• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROPOSAL ( RENCANA INVESTASI ) BAKSO PELANGI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PROPOSAL ( RENCANA INVESTASI ) BAKSO PELANGI"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

PROPOSAL ( RENCANA INVESTASI ) BAKSO PELANGI

Oleh :

Nama : Puspa Melati NPM : 10630779 Prodi : Akuntansi

BAB I

PENDAHULUAN

A. Judul Kegiatan Usaha :

Usaha pembuatan Bakso “PELANGI”.

B. Status Usaha :

Usaha yang saya akan jalani adalah usaha pertama kali saya buat.

C. Rasional Kegiatan :

Usaha industri pembuatan bakso “PELANGI” yang saya dirikan adalah jenis usaha industri makanan yang berskala sederhana yang khusus memproduksi bakso “PELANGI” dalam bentuk-bentuk

baksonya yang memiliki ciri khas warna-warni pelangi. Alasan saya memilih industri pembuatan bakso pelangi ini didasarkan atas pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut :

1) Bakso adalah makan yang sudah merakyat dan merupakan sebagai makanan favorit yang banyak disukai oleh berbagai kalangan, baik dari kalangan anak-anak, remaja, maupun orangtua.

2) Bahan baku pembuatan bakso pelangi adalah jenis bahan baku yang mudah diperoleh dimanapun, seperti daging sapi atau pun ikan,dan pewarna pelangi yang digunakan adalah alami dari kandungan warna buah-buah dan sayur-sayuran, yang dapat mudah saya peroleh dalam melakukan usaha. 3) Dalam pembuatan bakso pelangi saya dapat menerapkan sebuah pengalaman dalam pembuatan bakso pelangi yang pernah saya dapatkan dari buku resep, internet ataupun belajar dari seseorang yang sudah ahli dalam pembuatan bakso.

4) Dalam hal peluang bisnis, saya memiliki peluang yang baik untuk lokasi tempat yang akan saya gunakan untuk melakukan usaha, dan melihat belum adanya persaingan khusus dalam usaha pembuatan bakso “PELANGI”.

D. Tujuan Kegiatan

Tujuan dari didirikannya usaha pembuatan bakso pelangiadalah:

1) Untuk memperoleh penghasilan yang dapat saya gunakan untuk dapat menunjang dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

2) Untuk menerapkan manfaat dan pengetahuan tetang bakso pelangi yang alami dan sehat maupun menerapkan sistem rencana usaha yang pernah saya pelajari.

▸ Baca selengkapnya: proposal usaha bakso pedas

(2)

harapan.

4) Agar para penikmat bakso dapat merasakan sensai yang berbeda dari bakso yang lain nya, bakso “PELANGI” yang sehat,berwarna-warni, alami, dan lezat.

BAB II

METODE PELAKSANAAN

A. Produk

Produk olahan makan industri yang akan saya hasilkan adalah makanan bakso yang berwarna-warni ,yaitu salah satu jenis makan rakyat berbahan baku daging sapi dengan ciri khas nya warna PELANGI dan tanpa bahan kimia pewarna yang menggunakan pewarna alami dari kandungan pewarna alami disayuran dan buah-buahan, yang akan diproduksi dalam tahap awal sesuai dengan kapasitas peralatan dan wilayah lokasi pemasaran serta jumlah konsumen yang akan dilayani adalah (1500 bakso pelangi/ porsi) yang dihitung setiap bulan.

B. Bahan Baku :

Bahan baku utama pembuatan bakso “PELANGI” adalah daging sapi dengan campuran bahan-bahan baku lain nya, dan dengan menggunakan pewarna alami untuk menghasilkan bakso yang berwarna-warni pelangi dengan menjaga kealamian rasa dan warna bakso tersebut, dan jenis bahan baku yang berlimpah akan sangat mendukung untuk mempermudah dalam pembuatan bakso “PELANGI” yang sehat dan alami.

C. Proses Produksi :

Proses produksi pembuatan bakso “PELANGI” : (dimisalkan untuk 4 porsi bakso pelangi) Bahan Bakso : Bahan Pewarna Pelangi : 350 gram daging sapi giling warna hijau dari bayam 50 gram tepung kanji warna merah dari buah bit 100 ml air es warna orange dari wortel

1 butir telur

1 siung bawang putih ½ sdt merica

2 sdt garam

Pembuatan Pewarna Pelangi :

blender masing- masing sendiri bayam, buah bit, dan wortel campurkan air secukup nya, lalu blender sampai halus, setelah itu disaring pisahkan air dan ampas nya.

Kuah : ½ sdt merica 3 sdt garam 1 liter air

600 gram lutut sapi / tulang sapi 2 batang daun bawang, iris

(3)

10 batang kulit pangsit, goreng 150 gram mi kuning basah 10 tahu goreng, sayat sedikit Bawang goreng secukupnya

Pelengkap:

Kecap manis sedang Sambal rebus Bawang goreng Emping goreng

Cara Membuat Resep Masakan Bakso Pelangi :

1) Bakso: haluskan bawang putih, merica dan garam. Masukkan daging giling. Campur dengan tepung kanji, telur dan air es, dan pewarna masing-masing setiap adonan bakso (air warna dari bayam, buah bit, dan wortel ). Aduk rata sambil dipadatkan. Ambil 1/3 adonan untuk isian tahu. 2) Didihkan air, lalu matikan apinya. Bulat-bulatkan bakso dua ukuran, satu besar dan satu kecil. Celupkan air mendidih, lakukan sampai habis.

3) Masak kembali sampai bakso mengapung. Angkats, tiriskan. Masukkan 1/3 adonan bakso dalam tahu. Kukus sebentar.

4) Kuah: Haluskan bawang putih, merica dan garam. Rebus tulang dengan bawang putih yang sudah dihaluskan. Masak hingga mendidih, saring.

5) Siapkan mangkuk, tata mi, bakso pelangi dan tahu. Tuangkan dengan kuahnya,taburi dengan daun bawang dan bawang goreng.Sajikan dengan pangsit goreng dan sambal rebus.

D. Pemasaran

Pemasaran yang dibidik untuk sementara waktu adalah lokasi rumah sendiri. Bantuan pemasaran dengan membuat brosur-brosur untuk mempromosikan bakso “PELANGI”.

E. Strategi Pemasaran

Tidak hanya pemasaran dilokasi rumah,atau pembagian brosur, tetapi akan membuat rencana pemasaran seperti memesan bakso pelangi dengan cara telpon ( onlain ) atau pemesanan antar makan pada alamat memesan ( delivery ).

F. Tempat Produksi

Tempat produksi dilakukan dilokasi rumah sendiri :

Alamat : jalan yos-sudarso gang mangga no.4, mulyojati metro barat.

Luas lokasi : tempat produksi yang tersedia adalah 200 meter persegi, yang terdiri dari, 80 meter dapur untuk memproduksi bakso, dan 120 meter lokasi tempat pemasaran dan tempat konsumen menikmati makan.

Tempat produksi cukup strategis karena berada di perkotakan pemasaran metro dan tempat pencarian bahan pokok sehingga memudahkan dalam akses kelancaran pemasaran usaha, dan tempat produksi juga mudah terjangkau baik untuk pengiriman barang maupun pembeli yang akan

(4)

membeli langsung ditempat produksi.

G. Mempertahankan Merek

Cara mempertahankannya yaitu dengan melakukan kreasi terbaru baik dari segi bentuk, tampilan, dan rasa yang berbeda alami, bergizi, dan sehat.

BAB III

RENCANA BIAYA

A. Rencana Biaya Usaha

1 Biaya investasi a. Tempat usaha

- Tanah 200 m² @ Rp 100.000 = Rp 20.000.000,- - Bangunan 120 m2 @ Rp 400.000 = Rp 48.000.000,- b. Peralatan

- Kompor gas + tabung gas = Rp 200.000,- - Kulkas = Rp 500.000,-

- blender = Rp 150.000,-

- Peralatan lain-lain = Rp 1.000.000,- c. Biaya promosi = Rp 100.000,-

Jumlah biaya Investasi = Rp 69.950.000,-

2 Biaya operasi (per bulan)

-kebutuhan bahan baku 30 x Rp300.000 = Rp 9.000.000,- -Kebutuhan Bahan Pembantu 30 x Rp 50.000 = Rp 1.500.000,- -kebutuhan biaya operasional 30 x Rp 30.000 = Rp 900.000,- -gaji dan upah tenaga kerja 2 x Rp100.000 = Rp 200.000,-

Jumlah Biaya Operasi = Rp 11.600.000,-

TOTAL BIAYA = Rp 81.550.000,-

B Menghitung Harga Jual

- Biaya Operasi Per Bulan =Rp 11.600.000,- - Kapasitas Produk = 1500

(5)

- Margin Keuntungan Yang Diharapkan = 80%

- Harga Jual Produk Per/Unit Rp 7.300 + Rp 5.850 =Rp 13.140,- - Harga Jual Per/Bungkus =Rp 15.000,-

C Titik Impas Produksi (Balik Modal)

-Modal =Rp 81.550.000,- -Pendapatan Perbulan : (Rp 15.000 X 1500) =Rp 22.500.000,- -Modal Kembali : (Rp 22.500.000 X 4 Bulan) =Rp 90.000.000,- BAB IV ORGANISASI PELAKSANAAN A.Jadwal Pelaksanaan

Jadwal pelaksanaan usaha dan tahap kebutuhan anggaran disusun sebagai berikut : No. Uraian kegiatan Pelaksanaan

( bulan & tahun )

1 Pembelian bahan baku dan peralatan lain nya maret 2014 2 Tahap persiapan alokasi dan produksi April 2014

3 Pemasaran dan promosi April 2014 4 Penilaian dan evaluasi Mei 2014

B. Pelaksanan

Anggota dalam pengurusan rencana usaha bakso “PELANGI” : No Nama Tugas

1 Puspa Melati Manajer dan pemasaran 2 R.A. Mutiara Produksi

3 Mery Septiana Produksi 4 Pelangi Indah Produksi

(6)

CONTOH PROPOSAL USAHA KRIPIK PISANG

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar belakang

Kondisi ekonomi di jaman sekarang sedang dalam keadaan krisis ekonomi, krisis ekonomi yang sedang terjadi pada saat ini sangat berpengaruh pada segi kehidupan ekonomi masyarakat, sehingga masyarakat sangat kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, sehingga mengakibatkan rendahnya kehidupan ekonomi masyarakat dan itu sangat memprihatinkan. Selain itu dimana produksi perusahaan - perusahaan besar pun ikut menurun, banyak pula perusahaan - perusahaan yang berhenti berproduksi karena perusahaan tersebut juga tidak bisa lagi memproduksi dalam jumlah besar dan perusahaan banyak yang mengalami gulung tikar / kebangkrutan sehingga mengakibatkan penghentian karyawan - karyawan / yang lazim disebut phk (pemutusan hubungan kerja) sehingga menambah angka pengangguran dimana - mana semakin banyak dan khususnya di daerah saya sendiri karena sulitnya untuk mencari pekerjaan lagi.

Mengingat pentingnya perubahan ekonomi masyarakat di jaman sekarang ini, maka masyaraka di tuntut agar lebih semangat dan berusaha lagi untuk mencapai suatu pekerjaan dan mengalami perubahan yang lebih baik demi memenuhi kehidupan sendiri, keluarga, maupun untuk membantu orang lain yang mengalami kesusahan. Bukan hanya faktor tersebut saja melainkan juga masyarakat sekarang ini harus lebih kreatif lagi dalam mencari pekerjaan.

Lingkungan saya merupakan daerah yang agraris, masih banyak lahan pertanian dan lahan pertanian tersebut banyak digunakan untuk menanam pohon pisang karena kondisi tanah tersebut sangat cocok sekali untuk penanaman pohon pisang, namun pisang bukanlah kebutuhan pokok di daerah saya maka ketika mereka panen mereka kebingungan akan menjual pisang ini kemana, saya semakin prihatin dengan kondisi seperti itu, karena itu merupakan satu - satunya lahan pertanian yang bisa mereka jadikan sebagai mata pencahariannya.

Dengan melihat kondisi seperti itu saya akan membuat sebuah usaha yang pastinya dapat membantu kesulitan - kesulitan yang sedang terjadi di daerah saya yaitu dengan membantu masyarakat yang mempunyai lahan pertanian pohon pisang dan juga membantu masyarakat yang tidak mempunyai pekerjaan. Saya akan membuat keripik pisang, dengan seperti itu para petani yang menanam pohon pisang tidak akan lagi kebingungan untuk menjual hasil panennya dan dengan saya membuat keripik pisang ini saya juga dapat menarik tenaga kerja sehingga angka pengangguran dapat berkurang.

Pada saat ini banyak orang yang serba ingin praktis dalam makanan. Maka dari itu saya akan membuat keripik pisang ini dengan pembuatan yang berbeda agar orang yang menyukai makanan ini tidak merasa bosan karena banyaknya kalangan masyarakat yang menyukai cemilan ini, maka saya akan berusaha memberikan kualitas dan mutu yang baik yang harganya relatif murah bagi semua kalangan masyarakat.

(7)

B. Alasan

Pisang merupakan tumbuhan tropis yang biasa hidup di dataran rendah maupun di dataran tinggi. Sehingga banyak terdapat di berbagai daerah dan mudah mendapatkannya. Keripik pisang merupakan salah satu makanan jajanan yang sangat disukai oleh masyarakat. Cara pembuatannya sangat sederhana dan mudah dikerjakan oleh siapa pun. Dari pemahaman akan dunia usaha, sangat diharapkan produk yang sebaiknya dihasilkan untuk dapat bersaing dan diterima oleh kalangan masyarakat. Oleh karena itu, saya lebih memilih usaha untuk pengolahan keripik pisang. Karena usaha ini terbilang mudah dan cepat di terima oleh masyarakat. Karena keripik pisang sudah tidak asing lagi menjadi makanan ringan yang gurih dan enak ini di kalangan masyarakat, sehingga orang pun tak akan bosan untuk terus mencoba keripik pisang. Dari produk keripik pisang ini, saya akan menjamin kualitas produk ini. Dari kualitas ini saya dapat melihat bagus atau tidaknya keberhasilan dalam pengenalan wirausaha dari produk ini. Nantinya produk yang dihasilkan dapat menjadi produk yang berkembang dalam lingkungan masyarakat.

Bukan hanya itu saja, saya juga melihat bahwa dalam proses pembuatan keripik pisang ini sangatlah mudah maka semua kalangan masyarakat pasti bisa membuatnya, dengan seperti itu saya tidak akan kesulitan dalam mencari tenaga kerja untuk membantu saya dalam proses pembuatan keripik pisang ini.

Karena pisang merupakan bahan utuma dalam pembuatan keripik pisang ini maka saya akan memilih kualitas dan mutu pisang yang baik. Dalam pembuatannya pun mudah dan sederhana sehingga tidak mengurangi kualitas dan mutu produk. Selain itu juga saya akan melakukan pengemasan pada keripik pisang yang sudah di produksi dengan kemasan yang sederhana tetapi tidak mengurangi nilai dan rasa dari keripik pisang ini. Keripik pisang dapat menjadi salah satu alternanif makanan ringan yang praktis, dan hemat.

C. Tujuan

Adapun tujuan saya di dalam membuat usaha (makanan) ini adalah : 1. Untuk memenuhi kebutuhan ekonomi

2. Untuk menambah daya tampung tenaga kerja sehingga dapat mengurangi angka pengangguran.

3. Dapat membantu para petani yang menanam pohon pisang 4. Memasarkan produk hasil olahan kepada masyarakat sekitar

5. Memperkenalkan hasil olahan sendiri agar masyarakat mengetahui bahwa keripik pisang ini mempunyai nilai cita rasa yang tinggi.

(8)
(9)

BAB II

PERENCANAAN PEMASARAN

A. Target pasar

Semua proses produksi telah dilakukan, dari mulai pemilihan pisang yang baik sampai kepada packing, kemudian yang akan saya lakukan yaitu mencari target pasar. Dalam memulai usaha apapun, maka yang harus diketahui adalah peluang pasar yang dapat menerima produk saya ini. Target pasar sudah merupakan kunci penting dalam proses pemasaran karena pemasaran akan berjalan dengan lancar apabila sudah mendapatkan target pasar yang kita inginkan.

Sistem pemasaran saya akan mampu menganalisa keunggulan dan kelemahan pesaing saya dan sejauh mana kemampuan saya untuk bersaing dengan mereka dalam segala aspek, baik itu dari sisi harga, pelayanan maupun kualitas yang saya berikan kepada para konsumen. Saya akan mensurvei dan meneliti pesaing - pesaing saya bagaimana caranya membuat keripik pisang ini agar berbeda dengan keripik pisang lainnya yang sudah beredar di pasaran. Bukan hanya rasanya saja yang berbeda namun saya akan membuat keripik pisang ini berbeda dari segi packing, dan cara pemasarannya juga, yang pasti akan lebih unik dari pada yang lainnya, dengan seperti itu para konsumen tidak akan mengalami yang namanya kejenuhan dalam mengkonsumsi makanan ini. Saya akan menjual keripik pisang ini di tempat yang cukup ramai, yang banyak dikenal dan dilalui banyak orang, dengan seperti itu maka keripik saya ini akan lebih cepat dikenal banyak lapisan masyarakat.

B. Promosi

Promosi makanan yang cepat laku adalah pada tempat ramai seperti pasar, sekolah, kampus, kantor, itu adalah tempat yang paling strategis untuk mempromosikan barang dagangan. Berikut ini adalah beberapa cara promosi makanan yang akan saya lakukan :

1. Pertama adalah lewat brosur, cara ini cukup efektif untuk memperkenalkan makanan yang saya jual, biasanya makanan sampai di konsumen melalui pesan antar atau sering disebut delivery. 2. Melakukan penjualan langsung, cara ini lumayan efektif karena langsung bertemu dengan pembelinya dan bisa langsung promosikan makanan yang di jual.

3. Melalui internet cara ini efektif walau tak semua orang memakai internet tapi cara ini cukup memberikan informasi yang lebih kepada orang karena saat ini orang banyak membuka internet seperti facebook, twetter, yahoo, google dan lain - lain, tak ada salahnya bila dicoba.

4. Melalui iklan radio, cara ini cukup lumayan walau tak ada gambar visual yang dapat terlihat tapi setidaknya pesannya dapat tersampaikan kepada masyarakat.

C. Tips pemasaran Ø Tips sukses berdagang

(10)

1. Tetapkan impian (carilah impian yang sesuai dengan hobi dan kemampuan) atau menjual produk sesuai dengan kebutuhan pasar, diperlukan riset dahulu dengan membaca koran atau membuka buka internet.

2. Cari tahu tentang bisnis itu (bahan baku, pemasaran, cara produksi) 3. Turun ke lapangan dan perkenalkan produk

4. Cari pengusaha yang sukses di bidang sejenis untuk sharing informasi 5. Buat merek-logo produk

6. Silaturahim dengan dinas, departemen, kementrian terkait. Serahkan kartu nama, foto produk, dan company profile

7. Bermitra dengan bumn atau perusahaan swasta yang sudah memiliki manajemen, usaha berjalan minimal 2 tahun dan sertakan proposal.

8. Perbaiki diri, perkuat branding, tingkatkan pelayanan, profesional, dan perluas pemasaran 9. Berdoa dan bersedekah, ini adalah kunci sukses yang sering di lupakan orang

Ø Swot

v Strengths (kekuatan)

ü harga keripik pisang ini cukup terjangkau oleh kalangan masyarakat

ü kualitas dari keripik pisang ini sangat terjamin, karena dalam proses pembuatannya diutamakan kebersihan dan untuk kesehatan.

ü tersedia kemasan berbagai ukuran

ü keripik pisang ini mempunyai rasa yang gurih dan enak

ü keripik pisang dapat menjadi salah satu alternanif makanan ringan yang praktis, dan hemat.

v Weakness (kelemahan)

ü Bahan baku keripik pisang yang mudah rusak

ü Keripik pisang akan mudah rusak jika penyimpanan yang dilakukan sembarangan atau ditumpuk v Opportunity (peluang)

ü Kondisi masyarakat yang semakin konsumtif sehingga mempermudah saya untuk memasarkan produk.

ü Permintaan pasar yang semakin meningkat v Threats (ancaman)

(11)

ü Munculnya produk baru yang lebih unggul

(12)

BAB III

PROSES PEMBUATAN

Proses pembuatan keripik pisang ini cukup mudah dan sederhana, dalam proses pembuatannya dibutuhkan alat - alat dan bahan - bahan. Setelah alat dan bahannya telah siap maka proses pembuatannya pun dapat dilakukan. Alat - alat dan bahan - bahan pembuatan keripik pisang ini sederhana dan mudah didapatkan, tak lupa juga proses pembuatan keripik pisang ini mudah dan sederhana sehingga hampir semua lapisan masyarakat dapat membuatnya.

A. Alat dan bahan

Alat - alat yang digunakan dalam proses pembuatan keripik pisang ini diantaranya adalah :

1. Penggorengan (wajan) dan perlengkapan penggorengan lainnya digunakan untuk dalam proses penggorengan.

2. Parutan pisang atau pisau digunakan untuk memotong pisang

3. Tungku, penggunaan tungku karena agar dalam proses penggorengan dapat menghasilkan panas api yang cukup, karena jika menggunakan kompor gas bukan hanya karena boros saja melainkan api yang dihasilkannya pun kurang.

B. Bahan-bahan

Bahan-bahan yang digunakan dalam proses pembuatan keripik pisang ini adalah :

1. Pisang, secara umum pisang yang sering digunakan dalam pembuatan keripik pisang ini yaitu pisang nangka, karena pisang nangka apabila digoreng pisangnya dapat kering disbanding dengan pisang - pisang lainnya.

2. Minyak goreng, 3. Garam.

C. Langkah - langkah atau proses pengolahan

1. Langkah awal saya yaitu memilih pisang yang muda untuk dijadikan produk.

2. Kemudian, garam dicampurkan menjadi ke dalam wajan atau loyang yang berisi air bersih, lalu diaduk sampai tercampur merata.

3. Selanjutnya, pisang tersebut dikupas, diiris tipis - tipis dan dimasukkan ke dalam loyang yang berisi larutan tadi.

4. Setelah itu, pisang diangkat dari larutan dan dimasukkan ke dalam penggorengan yang berisi minyak goreng, tetapi sebelum dimasukkan pastikan dulu minyak goreng telah panas.

5. Selama di dalam penggorengan, pisang diaduk - aduk atau digerak - gerakkan agar semuanya merata.

(13)

6. Apabila sudah kekuning - kuningan, pisang dapat diangkat dari penggorengan dan ditiriskan dalam beberapa menit. Tunggu hingga dingin, kemudian dikemas didalam kantong plastik dan keripik pisang pun siap untuk dijual / dipasarkan.

(14)

BAB IV

PERENCANAAN BISNIS

Dalam berwirausaha tujuan yang paling utama ialah memperoleh keuntungan. Keuntungan di sini tergantung pada apa yang kita hasilkan dan bagaimana cara menjual produk tersebut. Dalam sehari saya dapat menghasilkan dan menjual keripik pisang ini sebanyak 30kg dengan membutuhkan bahan baku yaitu pisang sebanyak 50 kg, selain pisang yang sebagai bahan baku dari pembuatan keripik pisang ini dibutuhkan juga minyak untuk melakukan proses penggorengan dan yang dibutuhkan sebanyak 15 kg, agar rasa keripik pisang ini gurih, renyah dan enak maka dalam proses pembuatannya dibutuhkan bumbu – bumbu sebagai penyedap rasa dalam keripik pisang ini.

Dalam proses pembuatannya juga saya membutuhkan 3 orang sebagai tenaga kerja untuk membantu saya dalam memproduksi keripik pisang ini, dan setelah keripik pisang ini matang maka langkah selanjutnya adalah pengemasan maka saya membutuhkan kemasan untuk mengemas keripik pisang ini sebagai biaya pembungkus, setelah semuanya sudah siap maka keripik pisang tersebut tinggal dipasarkan / dijual, dengan itu maka saya membutuhkan biaya transportasi.

Adapun harga - harga dari bahan - bahan pembuatan keripik pisang dan biaya - biaya yang akan keluar dalam produksi keripik pisang ini yaitu :

1 Pisang Rp. 4.000 / Kg

2 Minyak Rp. 10.500 / Kg

3 Bumbu Rp. 10.000

4 Tenaga Kerja Rp. 20.000 / Orang

5 Biaya Pembungkus Rp. 10.000

6 Biaya Transportasi Rp. 10.000

7 Lain - Lain Rp. 10.000

Adapun perhitungan rugi / laba selama proses produksi hingga proses pemasaran keripik pisang ini, dari mulai modal 1 hari, 1 minggu hingga 1 bulan dan laba yang diperoleh selama 1 hari, 1 minggu hingga 1 bulan yaitu sebagai berikut :

Ø Pisang 50 kg x Rp. 4.000 = Rp. 200.000 Ø Minyak 15 kg x Rp. 10.500 = Rp. 157.500 Ø Bumbu = Rp. 20.000 Ø Tenaga kerja 3 x Rp. 20.000 = Rp. 60.000

(15)

Ø Biaya pembungkus = Rp. 10.000 Ø Biaya transportasi = Rp. 10.000 Ø Lain – lain = Rp. 20.000 + Rp. 477.500,-

Harga jual keripik pisang ini = Rp. 20.000 / kg

Maka dalam sehari = 30 x Rp. 20.000 = Rp.600.000 Jadi labanya = Harga Jual – Modal

600.000 – 477.500 = Rp. 122.500 / hari

Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : & Modal

§ Modal dalam 1 hari Rp. 477.500 § Modal dalam 1 minggu Rp. 3. 342.500 § Modal dalam 1 bulan Rp. 14.325.000

& Laba

§ Laba dalam 1 hari Rp. 122.500 § Laba dalam 1 minggu Rp. 857.500 § Laba dalam 1 bulan Rp. 3.675.000

Referensi

Dokumen terkait