• Tidak ada hasil yang ditemukan

108782499-Makalah-Pengolahan-Limbah-Sawit.docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "108782499-Makalah-Pengolahan-Limbah-Sawit.docx"

Copied!
31
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

BAB I

PENDAHULUAN

PENDAHULUAN

.1

.1.. LaLatatar r BeBelalakakangng

Dalam beberapa tahun terakhir bisnis dan investasi pengembangan Dalam beberapa tahun terakhir bisnis dan investasi pengembangan  perkebunan kelapa sawit di Indonesia telah terjadi booming. Permintaan  perkebunan kelapa sawit di Indonesia telah terjadi booming. Permintaan

atas minyak nabati dan penyediaan untuk biofuel telah mendorong atas minyak nabati dan penyediaan untuk biofuel telah mendorong  peningkatan permintaan minyak nabati yang

 peningkatan permintaan minyak nabati yang bersumber dari Crude Palmbersumber dari Crude Palm Oil (CPO). al ini disebabkan tanaman kelapa sawit memiliki potensi Oil (CPO). al ini disebabkan tanaman kelapa sawit memiliki potensi menghasilkan minyak sekitar ! ton " hektar bila dibandingkan dengan menghasilkan minyak sekitar ! ton " hektar bila dibandingkan dengan kedelai yang hanya # ton

kedelai yang hanya # ton " hektar. Indonesia memiliki potensi" hektar. Indonesia memiliki potensi  pengembangan perkebunan kelapa sawit y

 pengembangan perkebunan kelapa sawit yang sangat besar karenaang sangat besar karena memiliki $adangan lahan yang $ukup luas% ketersediaan tenaga kerja% memiliki $adangan lahan yang $ukup luas% ketersediaan tenaga kerja% dan kesesuaian agroklimat.

dan kesesuaian agroklimat.

&uas perkebunan kelapa sawit Indonesia pada tahun '! sekitar &uas perkebunan kelapa sawit Indonesia pada tahun '! sekitar %* juta hektar yang terdiri dari sekitar + diusahakan oleh perkebunan %* juta hektar yang terdiri dari sekitar + diusahakan oleh perkebunan  besar dan sisanya sekitar ,+ diusahakan oleh perkebunan raky

 besar dan sisanya sekitar ,+ diusahakan oleh perkebunan rakyat. &uasat. &uas  perkebunan kelapa sawit diprediksi akan meningkat menjadi

- perkebunan kelapa sawit diprediksi akan meningkat menjadi - juta juta hektar pada  tahun mendatang. /engingat pengembangan kelapa sawit hektar pada  tahun mendatang. /engingat pengembangan kelapa sawit tidak hanya dikembangkan di wilayah Indonesia bagian barat saja% tetapi tidak hanya dikembangkan di wilayah Indonesia bagian barat saja% tetapi telah menjangkau wilayah Indonesia bagian

telah menjangkau wilayah Indonesia bagian timur.timur.

 Perkembangan industri pengolahan kelapa sawit di Indonesia  Perkembangan industri pengolahan kelapa sawit di Indonesia  pada era pembangunan ini sangat pesat. Pada tahun

- pada era pembangunan ini sangat pesat. Pada tahun -00 di Indonesia00 di Indonesia dijumpai *, unit pabrik kelapa sawit yang mengolah - juta ton tandan dijumpai *, unit pabrik kelapa sawit yang mengolah - juta ton tandan  buah segar% d

 buah segar% dengan kapasitas yang bervariasi antara ' 1  ton tandanengan kapasitas yang bervariasi antara ' 1  ton tandan segar per jam.

segar per jam.

2elama proses pengolahan buah kelapa sawit menjadi minyak 2elama proses pengolahan buah kelapa sawit menjadi minyak sawit diperoleh limbah baik berupa limbah $air maupun limbah padat. sawit diperoleh limbah baik berupa limbah $air maupun limbah padat. &imbah padat berupa jajangan% serat1serat dan $angkang dapat diolah &imbah padat berupa jajangan% serat1serat dan $angkang dapat diolah menjadi bahan yang berguna. 3anjangan dibakar dan abu

menjadi bahan yang berguna. 3anjangan dibakar dan abu hasilhasil  pembakaran dapat dimanfaatkan sebagai pupuk. 2edang

(2)

dan sebagian kulit dibakar dan panas yang dihasilkan digunakan dan sebagian kulit dibakar dan panas yang dihasilkan digunakan

sebagai sumber energi. Cangkang yang tersisa dapat digunakan sebagai sebagai sumber energi. Cangkang yang tersisa dapat digunakan sebagai  bahan baku industri yang aktif maup

 bahan baku industri yang aktif maupun industri hard board.un industri hard board. &imbah yang dihasilkan dari pengolahan kelapa sawit ini &imbah yang dihasilkan dari pengolahan kelapa sawit ini tentunnya memiliki dampak negative bagi lingkungan jika tentunnya memiliki dampak negative bagi lingkungan jika tidaktidak

sesegera mungkin untuk dikelola se$ara berkelanjutan. Oleh karena itu sesegera mungkin untuk dikelola se$ara berkelanjutan. Oleh karena itu dalam makalah ini kami memaparkan usaha mengatasi keberadaan dalam makalah ini kami memaparkan usaha mengatasi keberadaan limbah padat dan $air dari industri kelapa sawit yang deapat

limbah padat dan $air dari industri kelapa sawit yang deapat

dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak% sebagai pupuk organi$% dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak% sebagai pupuk organi$% diogas dan sebagainya. asil yang didapat menunjukan bahwa dari diogas dan sebagainya. asil yang didapat menunjukan bahwa dari  pengelolaan limbah kelapa sawit ini dapat membantu mengu

 pengelolaan limbah kelapa sawit ini dapat membantu mengurangirangi timbunan limbah padatnya serta menambah nilai guna dari limbah $air timbunan limbah padatnya serta menambah nilai guna dari limbah $air yang diperoleh dari proses pengolahan minyak kelapa sawit.

yang diperoleh dari proses pengolahan minyak kelapa sawit. 1.

1.1.1.2.2. RuRumumusasan Masn Masalalahah

4dapun rumusan masalah dari penulisan makalah ini adalah% 4dapun rumusan masalah dari penulisan makalah ini adalah% antara lain5

antara lain5 -.

-. 6ag6agaimaimana ana defdefiniinisi si kelkelapa apa sawisawit.t. '.

'. 6ag6agaimaimana pana perkerkebuebunan nan kelkelapa sapa sawiawit.t. #.

#. 6ag6agaimaimana inana indusdustri mtri minyinyak keak kelaplapa sawa sawit.it. ,.

,. 4pa 4pa saja ksaja kompoomposisi ksisi kimia imia dalam dalam minyminyak keak kelapa slapa sawit.awit. .

. 6agaim6agaimana pana proses roses pengopengolahan lahan minyminyak kak kelapa elapa sawit.sawit. .

. 6ag6agaimaimana ana limlimbah bah indindustustri ri kelkelapa apa sawisawit.t. !.

!. 6agaim6agaimana koana komposimposisi limsi limbah kbah kelapa selapa sawit dawit dan peman pemanfaatananfaatannya.nya. *.

*. 6agaim6agaimana penana pengolahgolahan limban limbah $air bah $air buangauangan indun industri kelstri kelapa sawapa sawit.it. 0.

0. 6agaim6agaimana pana pengolengolahan ahan limbah limbah padat padat indusindustri ktri kelapa elapa sawit.sawit.

.3

.3.. TTuujujuan an PePenunullsasann

(3)

-dan sebagian kulit dibakar -dan panas yang dihasilkan digunakan dan sebagian kulit dibakar dan panas yang dihasilkan digunakan

sebagai sumber energi. Cangkang yang tersisa dapat digunakan sebagai sebagai sumber energi. Cangkang yang tersisa dapat digunakan sebagai  bahan baku industri yang aktif maup

 bahan baku industri yang aktif maupun industri hard board.un industri hard board. &imbah yang dihasilkan dari pengolahan kelapa sawit ini &imbah yang dihasilkan dari pengolahan kelapa sawit ini tentunnya memiliki dampak negative bagi lingkungan jika tentunnya memiliki dampak negative bagi lingkungan jika tidaktidak

sesegera mungkin untuk dikelola se$ara berkelanjutan. Oleh karena itu sesegera mungkin untuk dikelola se$ara berkelanjutan. Oleh karena itu dalam makalah ini kami memaparkan usaha mengatasi keberadaan dalam makalah ini kami memaparkan usaha mengatasi keberadaan limbah padat dan $air dari industri kelapa sawit yang deapat

limbah padat dan $air dari industri kelapa sawit yang deapat

dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak% sebagai pupuk organi$% dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak% sebagai pupuk organi$% diogas dan sebagainya. asil yang didapat menunjukan bahwa dari diogas dan sebagainya. asil yang didapat menunjukan bahwa dari  pengelolaan limbah kelapa sawit ini dapat membantu mengu

 pengelolaan limbah kelapa sawit ini dapat membantu mengurangirangi timbunan limbah padatnya serta menambah nilai guna dari limbah $air timbunan limbah padatnya serta menambah nilai guna dari limbah $air yang diperoleh dari proses pengolahan minyak kelapa sawit.

yang diperoleh dari proses pengolahan minyak kelapa sawit. 1.

1.1.1.2.2. RuRumumusasan Masn Masalalahah

4dapun rumusan masalah dari penulisan makalah ini adalah% 4dapun rumusan masalah dari penulisan makalah ini adalah% antara lain5

antara lain5 -.

-. 6ag6agaimaimana ana defdefiniinisi si kelkelapa apa sawisawit.t. '.

'. 6ag6agaimaimana pana perkerkebuebunan nan kelkelapa sapa sawiawit.t. #.

#. 6ag6agaimaimana inana indusdustri mtri minyinyak keak kelaplapa sawa sawit.it. ,.

,. 4pa 4pa saja ksaja kompoomposisi ksisi kimia imia dalam dalam minyminyak keak kelapa slapa sawit.awit. .

. 6agaim6agaimana pana proses roses pengopengolahan lahan minyminyak kak kelapa elapa sawit.sawit. .

. 6ag6agaimaimana ana limlimbah bah indindustustri ri kelkelapa apa sawisawit.t. !.

!. 6agaim6agaimana koana komposimposisi limsi limbah kbah kelapa selapa sawit dawit dan peman pemanfaatananfaatannya.nya. *.

*. 6agaim6agaimana penana pengolahgolahan limban limbah $air bah $air buangauangan indun industri kelstri kelapa sawapa sawit.it. 0.

0. 6agaim6agaimana pana pengolengolahan ahan limbah limbah padat padat indusindustri ktri kelapa elapa sawit.sawit.

.3

.3.. TTuujujuan an PePenunullsasann

(4)

-4dapun tujuan dari penulisan makalah ini antara lain5 4dapun tujuan dari penulisan makalah ini antara lain5 -.

-. /e/engngetetahahui deui defifininisisi kelapa sawit.kelapa sawit. '.

'. /en/engetagetahui hui perperkebkebunaunan ken kelapa lapa sawsawit.it. #.

#. /en/engetagetahui ihui indundustri mstri minyinyak keak kelapa slapa sawiawit.t. ,.

,. /enge/engetahui tahui kompkomposisi osisi kimia kimia dalam dalam minyminyak keak kelapa lapa sawit.sawit. .

. /enge/engetahui tahui proses proses pengpengolahan olahan minyaminyak k kelapa kelapa sawit.sawit. .

. /en/engetagetahui hui limlimbah bah indindustustri ri kelkelapa apa sawisawit.t. !.

!. /enge/engetahui tahui kompkomposisi losisi limbah imbah kelapa kelapa sawit dsawit dan peman pemanfaatananfaatannya.nya. *.

*. /enge/engetahui ptahui pengolengolahan liahan limbah $mbah $air buaair buangan ingan industndustri kelari kelapa sawitpa sawit.. 0.

0. /enge/engetahui tahui pengpengolahan olahan limbah limbah padat padat induindustri kstri kelapa elapa sawit.sawit. 1.

1.1.1.!.!. MaMan"n"aaaat Pt Penenululssanan

/anfaat yang diharapkan dari penulisan makalah ini adalah5 /anfaat yang diharapkan dari penulisan makalah ini adalah5 -.

-. /ahasi/ahasiswa(i) swa(i) mengetmengetahui ahui bagaimbagaimana pana poses oses pengelpengelolaan olaan limbahlimbah kelapa sawit.

kelapa sawit. '.

'. /emaha/emahami bemi berbagai rbagai jenis jenis sumber sumber dan jedan jenis 7 nis 7 jenis jenis limbah limbah yangyang dihasilkan dari proses industri pengolahan kelapa sawit.

dihasilkan dari proses industri pengolahan kelapa sawit. #.

#. /enge/engetahui btahui bagaimaagaimana teknna teknik penik pengolahagolahan limbn limbah indah industri kustri kelapaelapa sawit.

sawit. ,.

,. /enge/engetahui tahui pemanpemanfaatan faatan dari dari limbah limbah indusindustri ktri kelapa elapa sawit.sawit.

BAB II

BAB II

I#I

I#I

.1

.1.. DeDe""nns s $e$elala%a %a #a#a&t&t # #

(5)

8elapa 2awit adalah tumbuhan industri penting penghasil minyak masak% minyak industry% maupun bahan bakar (biodiesel). 9inggi kelapa sawit dapat men$apai ', meter. 6unga dan buahnya berupa tandan% serta  ber$abang banyak. 6uahnya ke$il dan apabila masak% berwarna merah

kehitaman. Daging buahnya padat. Daging dan kulit buahnya mengandungi minyak. /inyaknya itu digunakan sebagai bahan minyak goreng% sabun% dan lilin. ampasnya dimanfaatkan untuk makanan ternak% khususnya sebagai salah satu bahan pembuatan makanan ayam. 9empurungnya digunakan sebagai bahan bakar dan arang.

8elapa sawit didatangkan ke Indonesia oleh pemerintah india 6elanda pada tahun -*,*. 6eberapa bijinya ditanam di 8ebun :aya 6ogor % sementara sisa benihnya ditanam di tepi1tepi jalan sebagai tanaman hias di Deli% 2umatera ;tara pada tahun -*!1an. Pada saat yang bersamaan meningkatlah permintaan minyak nabati akibat :evolusi

Industri pertengahan abad ke1-0. Dari sini kemudian mun$ul ide membuat  perkebunan kelapa sawit berdasarkan tumbuhan seleksi dari 6ogor dan Deli%

maka dikenallah jenis sawit <Deli Dura<.

Pada tahun -0--% kelapa sawit mulai diusahakan dan dibudidayakan se$ara komersial dengan perintisnya di india 6elanda adalah 4drien

allet% seorang 6elgia% yang lalu diikuti oleh 8. 2$hadt. Perkebunan kelapa sawit pertama berlokasi di Pantai 9imur 2umatera (Deli) dan 4$eh. &uas areal perkebunan men$apai .-'# ha. Pusat pemuliaan dan penangkaran kemudian didirikan di /arihat (terkenal sebagai 4=:O2)% 2umatera

;tara dan di :antau Panjang% 8uala 2elangor % /alaya pada -0--1-0-'. Di /alaya% perkebunan pertama dibuka pada tahun -0-! di &adang 9enmaran%

(6)

8uala 2elangor menggunakan benih dura Deli dari :antau Panjang. Di 4frika 6arat sendiri penanaman kelapa sawit besar1besaran baru dimulai tahun -0-.

ingga menjelang pendudukan 3epang% india 6elanda merupakan  pemasok utama minyak sawit dunia. 2emenjak pendudukan 3epang%

 produksi merosot hingga tinggal seperlima dari angka tahun -0,.

;saha peningkatan pada masa :epublik dilakukan dengan program 6umil (buruh1militer) yang tidak berhasil meningkatkan hasil% dan pemasok utama kemudian diambil alih /alaya (lalu/alaysia).

6aru semenjak era Orde 6aru perluasan areal penanaman digalakkan% dipadukan dengan sistem PI: Perkebunan. Perluasan areal perkebunan kelapa sawit terus berlanjut akibat meningkatnya harga minyak bumi sehingga peran minyak nabati meningkat sebagai energi alternatif.

6eberapa pohon kelapa sawit yang ditanam di 8ebun 6otani 6ogor hingga sekarang masih hidup% dengan ketinggian sekitar -'m% dan

merupakan kelapa sawit tertua di 4sia 9enggara yang berasal dari 4frika.

.2. Perke'unan $ela%a #a&t

9anaman kelapa sawit merupakan komoditi perkebunan yang terkenal di Indonesia% dan sebagai tanaman penghasil minyak paling tinggi persatuan luas. Pemanenan sawit dapat dimulai pada umur #% sampai , tahun sejak  pembibitan.

Perkebunan kelapa sawit di Indonesia mayoritas dikelola oleh

 perusahaan >egara (6;/>) dan perkebunan besar swasta yang berlokasi diluar pulau 3awa% seperti 8alimantan% 2umatera ;tara% 4$eh dan :iau. 8hususnya di :iau dari tahun ketahun perkebunan kelapa sawit selalu mengalami peningkatan yang signifikan% terbukti dalam ' tahun terakhir (-0*1') pertumbuhan perkebunan kelapa sawit baik milik negara% swasta maupun perkebunan rakyat men$apai lima juta hektare atau meningkat sampai *# persen.

(7)

.3. In(ustr Mn)ak $ela%a #a&t

8elapa sawit sebagai tanaman penghasil minyak sawit dan inti sawit merupakan salah satu primadona tanaman perkebunan yang menjadi sumber   penghasil devisa non migas bagi Indonesia. Cerahnya prospek komoditi

minyak kelapa sawit dalam perdagangan minyak nabati dunia telah mendorong pemerintah Indonesia untuk mema$u pengembangan areal  perkebunan kelapa sawit.

6erkembangnya sub‐sektor perkebunan kelapa sawit di Indonesia

tidak lepas dari adanya kebijakan pemerintah yang memberikan berbagai insentif% terutama kemudahan dalam hal perijinan dan bantuan subsidi

investasi untuk pembangunan perkebunan rakyat dengan pola PI: ‐6un dan

dalam pembukaan wilayah baru untuk areal perkebunan besar swasta. ?ambar -. Peta @ilayah Penyebaran 8etersediaan &ahan Produksi

8elapa 2awit

.!. $*m%*ss $ma Mn)ak $ela%a #a&t

/inyak kelapa sawit dan inti minyak kelapa sawit merupakan susunan dari fatty acids, esterified , serta gly$erol yang masih banyak lemaknya. Didalam keduanya tinggi serta penuh akan fatty acids, antara + dan *+ dari masing‐masingnya. /inyak kelapa sawit mempunyai - nama $arbon

yang penuh asam lemak palmiti$ a$id berdasarkan dalam minyak kelapa minyak kelapa sawit sebagian besar berisikan lauri$ a$id. /inyak kelapa sawit sebagian besarnya tumbuh berasal alamiah untuk tocotrienol % bagian dari vitamin A. /inyak kelapa sawit didalamnya banyak mengandung

(8)

vitamin 8 dan magnesium. >apalm namanya berasal dari naphtheni$ a$id ,  palmiti$ a$id dan pyrote$hni$s atau hanya dari $ara pemakaian nafta dan

minyak kelapa sawit.

;kuran dari asam lemak (Bas) dalam minyak kelapa sawit sebagai a$uan5

.+. Pr*ses Peng*lahan Mn)ak $ela%a #a&t

Proses pengolahan minyak kelapa sawit menghasilkan dua produk% yaitu minyak mentah (Crude Palm Oil ) dan Inti 2awit yang dihasilkan melalui proses dan tahapan1tahapan sebagai berikut 5

-. Perebusan

Perebusan buan tandan segar (962) kelapa sawit dengan metode diberikan tekanan uap panas '%, sampai #%, kg"$m% dengan temperatur -#C 7 -,C selama  7 0 menit. 9ujuan perebusan adalah untuk sterilisasi bakteri% menonaktifkan enim yang dapat mengubah minyak menjadi asam lemak% dan melumatkan daging buah segar mudah dalam  proses selanjutnya. Pada proses perebusan ini dihasilkan air buangan yang  banyak mengandung minyak dan kotoran yang bersifat asam.

(9)

Proses pengeperasan merupakan tahap pemurnian minyak dengan memisahkan minyak dari kotoran air. 4lat yang digunakan adalah de$anter%  pada proses ini banyak memerlukan air panas sebagai media pemisah antara

CPO dengan Sludge. &imbah $air yang paling potensial sebagai sumber  pen$emar adalah air limbah ( sludge) dari proses pengeperasan.

#. 8ernel

Inti sawit dan $angkang dipisahkan dengan menggunakan separator% selanjutnya inti sawit masuk dalam alat pengering. Inti sawit yang sudah kering dipe$ah dan menghasilkan $angkang. ;ntuk memisahkan $a ngkah dari inti sawit diperlukan alat hidrocyclone% alat ini banyak memerlukan air untuk memisahkan dua komponen yang berbeda berat jenisnya% sehingga  banyak dihasilkan sisa air kotor.

6agan -. Proses Pengolahan /inyak 8elapa 2awit

.,. Lm'ah $ela%a #a&t

&imbah kelapa sawit adalah sisa hasil tanaman kelapa sawit yang tidak termasuk dalam product utama yang merupakan hasil ikutan pada  proses pengolahan kelapa sawit.

6erdasarkan tempat pembentukannya% limbah kelapa sawit dapat digolongkan menjadi dua jenis% yaitu limbah perkebunan kelapa sawit dan limbah industri kelapa sawit.

(10)

-. &imbah Perkebunan 8elapa 2awit

&imbah perkebunan kelapa sawit adalah limbah yang berasal dari sisa tanaman yang tertinggal pada saat pembukaan areal

 perkebunan serta peremajaansaat panen kelapa sawit. 3enis limbah ini antara lain kayu% pelepah daun% dan gulma. Dalam satu tahun setiap satu hektar perkebunan kelapa sawit rata1rata menghasilkan limbah  pelepah daun sebanyak -%, ton bobot kering.

'. &imbah Industri 8elapa 2awit

&imbah industri kelapa sawit adalah limbah yang dihasilkan  pada saat proses pengolahan kelapa sawit. &imbah dari industri dapat

membahayakan kesehatan manusia karena dapat merupakan pembawa suatu penyakit (sebagai vehi$le)% merugikan segi ekonomi karena dapat menimbulkan kerusakan pada benda"bangunan maupun tanam 7 tanaman dan peternakan% dapat merusak atau membunuh kehidupan yang ada di dalam air seperti ikan dan binatang peliharaan lainnya% dan dapat merusak keindahan (aestetika)% karena bau busuk dan  pemandangan yang tidak sedap dipandang terutama di daerah hilir

sungai yang merupakan daerah rekreasi (2ugiharto% -0*!) 2ebagian besar senyawa kimia dalam air termasuk dalam kategori kimia organik maupun anorganik. Parameter kimia paling dominan dalam mengukur kondisi badan air akibat buangan industri. 6arangkali parameter ini yang paling banyak men$iptakan ke$emaran dan bahaya terhadap lingkungan. Oksigen mempunyai peranan

 penting dalam air. 8ekurangan oksigen dalam air mengakibatkan tumbuhnya mikroorganisme dan bakteri. 6akteri berfungsi untuk merugikan at organik dalam air. Dalam air terjadi reaksi oksigen dengan at organik oleh adanya bakteri aerobik. 4tas dasar reaksi ini dapat diperkirakan bahan pen$emar oleh at organik (Perdana

?intings% -00'). &imbah ini digolongkan dalam tiga jenis yaitu limbah  padat% limbah $air% dan gas.

(11)

2alah satu jenis limbah padat industri kelapa sawit adalah tandan kosong kelapa sawit (9882). &imbah padat mempunyai $iri khas pada komposisinya. 8omponen terbesar dalam limbah  padat tersebut adalah selulosa% disamping komponen lain

meskipun lebih ke$il seperti abu% hemiselulosa dan linin. 2elain itu limbah padat lainnya adalah serat sisa perasan buah sawit dan tempurung"$angkang kelapa sawit.

 b. &imbah $air 

&imbah $air pabrik kelapa sawit merupakan salat satu produk samping berupa buangan dari pabrik pengolahan kelapa sawit yang  berasal dari 5

-. asil kondensasi uap air pada unit pelumatan ( digester) dan unit  pengempaan (pressure). Injeksi uap air pada unit pelumatan  bertujuan mempermudah pengupasan daging buah% sedangkan

injeksi uap bertujuan mempermudah pemerasan minyak. asil kondensasi uap air pada kedua unit tersebut dikeluarkan dari unit  pengempaan.

'. 8ondensat dari deperi$arper% yaitu untuk memisahkan sisa minyak  yang terikut bersama batok"$angkang.

#. asil kondensasi uap air pada unit penampung biji"inti. Injeksi uap kedalam unit penampung biji bertujuan memisahkan sisa minyak dan mempermudah peme$ahan batok maupun inti pada unit  peme$ah biji.

,. 8ondensasi uap air yang berada pada unit penampung atau  penyimpan inti.

. Penambahan air pada hydro$y$lone (claybath) yang bertujuan mempermudah pemisahan serat dari $angkang.

. Penambahan air panas dari saringan getar% yaitu untuk memisahkan sisa minyak dari ampas.

 4pabila limbah tersebut langsung dibuang ke sungai maka sebagian akan mengendap% terurai se$ara perlahan% mengonsumsi oksigen terlarut% menimbulkan kekeruhan% mengeluarkan bau yang sangat tajam% dan dapat merusak daerah pembiakan ikan. Oleh karena

(12)

itu industri kelapa sawit melakukan suatu perlakuan terhadap limbah $airnya sebelum dibuang kebadan air sehingga mengurangi

 pen$emaran limbah $air P82 pada badan air. &imbah $air P82 mengandung padatan melayang dan terlarut maupun emulsi minyak dalam air.

$. &imbah gas

Industri kelapa sawit selain menghasilkan limbah padat dan $air%  juga menghasilkan limbah bahan gas. &imbah bahan gas ini antara

lain dari gas $erobong dan buangan uap air pada saat perebusan.

.-. $*m%*ss Lm'ah $ela%a #a&t Dan Peman"aatann)a

&imbah kelapa sawit yang dapat dimanfaatkan sebagai berikut 5 a. 9andan kosong

9andan kosong merupakan limbah yang paling banyak dihasilkan oleh pabrik pengolahan sawit. 9andan kosong kelapa sawit dapat

dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk kompos dengan proses fermentasi dan dimanfaatkan kembali untuk pemupukan kelapa sawit itu sendiri. Penggunaan pupuk tandan kosong kelapa sawit dapat menghemat

 penggunaan pupuk kalium hingga ' +. 2atu ton tandan kosong kelapa sawit dapat menghasilkan 1 kg kompos. 2elain itu tandan kosong kelapa sawit mengandung ,-%# 1 ,% + selulose% '%# 7 ##%* +

hemiselulose dan '!% 7 #'% + lignin. 9ingginya kadar selulose pada  polisakarida tersebut dapat dihidrolisis menjadi gula sederhana dan

selanjutnya difermentasi menjadi bioetanol. 6ioetanol ini dapat digunakan sebagai bahan bakar yang ramah lingkungan dan dapat diperbaharui

dengan $epat (renewable). 2atu ton tandan kosong kelapa sawit dapat menghasilkan -' liter bioetanol (4nonymous% '0).

9andan kosong kelapa sawit juga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pulp untuk pembuatan kertas dan papan partikel. 2elain itu

(13)

dapat dimanfaatkan untuk pembuatan sabun dan media budidaya jamur% sehingga dapat menambah pendapatan dan mengurangi limbah padat.

9andan kosong ini juga mengandung protein #%! + sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan nilai giinya sama atau lebih baik dari pada jerami (Osman% -00*). 4kan tetapi% teksturnya keras seperti kayu% sehingga% tidak disukai oleh ternak ke$uali bahan ini diolah lebih dahulu dalam bentuk lain yang lebih disukai.

 b. Cangkang 2awit dan serat perasan buah

Cangkang dan serat kelapa sawit dapat dipergunakan sebagai sumber energi potensial. Cangkang dan serat kelapa sawit biasanya dibakar untuk menghasilkan energi. Anergi yang dihasilkan oleh pembakaran $angkang dan serat telah men$ukupi kebutuhan energi pengolahan pabrik kelapa sawit. >amun seiring dengan pelarangan pembakaran $angkang dan serat% maka serat dan $angkang dimanfaatkan untuk keperluan lain. Cangkang sawit mengandung selulosa sebesar ,+ dan hemiselulosa '+ yang baik untuk dimanfaatkan sebagai arang aktif% papan partikel dan bahan $ampuran  pembuatan keramik.

2erat sisa perasan buah sawit merupakan serabut berbentuk seperti  benang. 6ahan ini mengandung protein kasar sekitar ,+ dan serat kasar

#+. Dari komposisi kimia yang dimiliki% bahan ini mempunyai kandungan gii yang setara dengan rumput.

Penggunaan serat perasan buah sawit dalam ransum sapi telah diteliti oleh utagalung et al. (-0*). 6ahan ini mernpunyai nilai ke$ernaan sekitar ,!+. Penggunaan serat perasan dalam ransum sapi disarankan sekitar -+ dari konsumsi bahan kering. 2erat perasan ini kurang disukai oleh ternak sapi% oleh karena itu perlu pengolahan agar bahan ini dapat digunakan se$ara optimal. 2elain itu serat juga dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk% pulp untuk pembuatan kertas dan papan partikel.

$. Pelepah kelapa sawit dan batang kelapa sawit

&imbah yang dihasilkan oleh perkebunan kelapa sawit berupa pelepah kelapa sawit yang mengandung protein kasar 0%''+ dan lemak kasar #%#,+

(14)

dan batang kelapa sawit telah dimanfaatkan sebagai bahan pulp untuk  pembuatan kertas dan perabot. 2edangkan daun dan pelepah kelapa sawit

digunakan untuk pakan ternak ruminansia. d. &umpur sawit

Dalam proses pengolahan minyak sawit (CPO) dihasilkan limbah $airan yang sangat banyak% yaitu sekitar '% m#"ton CPO yang dihasilkan.

&imbah ini mengandung bahan pen$emar yang sangat tinggi% yaitu.

Ebio$hemi$al oFygen demandG (6OD) sekitar '.1. mg"l (@enten% ',). Pengurangan bahan padatan dari $airan ini dilakukan dengan

menggunakan suatu alat de$anter% yang menghasilkan solid Ede$anter atau lurnpur sawit. 6ahan padatan ini berbentuk seperti lumpur% dengan

kandungan air sekitar !+% protein kasar --1-,+ dan lemak kasar -1-,+. 8andungan air yang $ukup tinggi% menyebabkan bahan ini mudah busuk. 4pabila dibiarkan di lapangan bebas dalam waktu sekitar ' hari% bahan ini terlihat ditumbuhi oleh jamur yang berwarna kekuningan. 4pabila

dikeringkan% lumpur sawit berwarna ke$oklatan dan terasa sangat kasar dan keras. 6anyak penelitian telah dilaporkan tentang penggunaan lumpur sawit sebagai bahan pakan ternak ruminansia maupun non1ruminansia.

6erdasarkan per$obaan yang dilakukan pada ternak sapi% 2uharto (',) menyimpulkan bahwa kualitas lumpur sawit lebih unggul dan dedak padi. e. 2olid /embran

&imbah $airan yang dikeluarkan setelah pengutipan lumpur sawit% masih mengandung bahan padatan yang $ukup banyak. Oleh karena% itu%  bahan ini merupakan sumber kontaminan bagi lingkungan bila% tidak

dikelola% dengan baik. 2uatu metoda baru untuk memisahkan padatan dan $ahunH dengan menggunakan alat penyaring membran keramik sedang dikembangkan di P.9. 4gri$inal 16engkulu (@enten% ',). 4plikasi teknik ini dapat mengutip padatan dengan jumlah sekitar dua% kali lipat lebih  banyak dari padatan yang dikutip oleh de$anter. 6ahan ini disebut Gsolid

heavy phaseG atau Gsolid membranG% berbentuk pasta dengan kadar air sekitar  0+% dan berwarna ke$oklatan. 6ahan yang sudah dikeringkan mengandung  protein kasar sekitar 0 +% serat kasar -+ dan lemak kasar -+. Dari

(15)

kandungan giinya% kemungkinan bahan ini bukan hanya% $o$ok digunakan sebagai bahan pakan untuk temak ruminansia% tetapi kemungkinan juga.  baik untuk temak non1 nuninansia. 6elum ada% penelitian tentang

 penggunaan bahan ini sebagai bahan pakan temak% eksplorasi untuk ini sedang dilakukan di 6alai Penelitian 9emak 1 Ciawi.

f. &imbah Cair

&imbah $air pabrik kelapa sawit mengandung senyawa anorganik dan organi$ seperti karbohidrat% protein dan lemak yang dapat dan tidak dapat dirombak oleh mikroorganisme. &imbah yang mengandung senyawa organik umumnya dapat dirombak oleh bakteri dan dapat dikendalikan se$ara biologis. 2alah satu alternatif pengolahan limbah $air adalah dengan mengolahnya menjadi biodiesel. Pembuatan biodiesel dengan bahan baku CPO parit sebagai sumber energi terbarukan adalah suatu pemanfaatan yang relatif baru.

2. Peng*lahan Lm'ah /ar Buangan In(ustr $ela%a #a&t

&imbah buangan pabrik kelapa sawit terdiri dari limbah padat dan limbah $air. &imbah $air buangan pabrik kelapa sawit merupakan limbah yang mengandung padatan terlarut dan emulsi minyak di dalam air dan senyawa organik. &imbah $air buangan pabrik kelapa sawit dapat dikelompokkan5

1. Low polluted effluent

 Low polluted effluent adalah limbah $air yang tidak berdampak   pada lingkungan sehingga tidak memerlukan perlakuan khusus dalam  pengelolaannya. Dalam konteks pabrik kelapa sawit tersebut% hanya memiliki suhu di atas rata1rata (,1*C)% sedangkan parameter lain memenuhi persyaratan% sehingga limbah $air ini hanya membutuhkan  proses pendingin se$ara alami saja% sebelum di buang ke lingkungan.  Low polluted effluent bersumber dari kegiatan boiler (berupa air blow

(16)

down dan regenerasi)% turbin (sisa air pendingin)% serta kondensat sisa uap pemanas dan air dari proses pen$u$ian.

. !igh polluted effluent

 !igh polluted effluent adalah limbah $air yang sangat  berdampak terhadap lingkungan% sehingga memerlukan perlakuan khusus sebelum dibuang ke lingkungan. &imbah ini mempunyai karakteristik 6OD% COD% 922% p dan paramter lain yang tidak  memenuhi persayaratan. !igh polluted effluent bersumber dari proses sterilisasi (berupa kondesat rebusan)% klarifikasi (berupa air ber$ampur  lumpur dan minyak)% hydrocylone (air pemisah kernel dan $angkang).

2alah satu bentuk teknik pengendalian dan pengeporasian limbah $air  buangan pabrik kelapa sawit adalah dengan melakukan bio degradasi

terhadap komponen organik menjadi senyawa organik sederhana dalam kondisi anaerob sehingga baku mutu limbah $air dapat disesuaikan dengan daya dukung lingkungan. Proses pengolahan limbah $air s e$ara umum dapat dilakukan dalam beberapa metode atau sistem yaitu men$akup sistem

aplikasi lahan% sistem kolam dan sistem kolam dengan elektrokoagulasi5 -. 2istem 4plikasi &ahan ( Land "pplication)

2istem ini hanya menggunakan kolam limbah $air untuk proses  pengolahannya% selanjutnya hasil akhir dimanfaatkan ke areal tanaman

yang dapat dijadikan sebagai susitusi pemupukan kedalam lahan1lahan tanaman yang telah dibuat sedemikian rupa dalam bentuk sistem

distribusinya limbah $air.

(17)

?ambar '.-. Pengaliran &imbah Cair 6uangan P82 pada 4real 8ebun 8elapa 2awit dengan 2istem 4plikasi &ahan

Pada prinsipnya konsep pembuangan limbah $air pabrik kelapa sawit ke areal perkebunan kelapa sawit seperti di jelaskan diatas adalah suatu metode pemamfaatan limbah $air yang dapat berfungsi sebagai pupuk sehingga dapat menghemat dalam pemupukan terhadap tanaman kelapa sawit% dari aspek ekonomis metode ini sangat menguntungkan tetapi tetap harus memperhatikan aspek kesehatan lingkungan dengan berpegang pada  baku mutu sebelum dialirkan ke parit1parit didalam kebun% 9idak

dibenarkan pembuangan atau mengalirkan tanpa memperhatikan ketentuan yang berlaku dalam pengelolaan limbah $air dari hasil produksi kelapa sawit. Pemanfaatan metode ini meliputi pengawasan terhadap pemakaian limbah di areal% agar diperoleh keuntungan dari segi agronomis dan tidak menimbulkan dampak yang merugikan (Dirjen PP% '). Pemilihan teknik aplikasi yang sesuai untuk tanaman kelapa sawit sangat tergantung kepada kondisi maupun faktor berikut5

a.3enis dan volume limbah $air% topografi lahan yang akan dialiri%

 b. 3enis tanah dan kedalaman permukaan air tanah% umur tanaman kelapa sawit%

$.&uas lahan yang tersedia dan jaraknya dari pabrik% dekat tidaknya dengan air sungai atau pemukiman penduduk '. 2istem 8olam ( Ponding System)

(18)

Pengolahan limbah $air dengan menggunakan sistem kolam ini merupakan sistem yang laimnya digunakan oleh sejumlah pabrik  kelapa sawit di Indonesia. Penggunaan sistem ini bertujuan untuk  menanggulangi masalah limbah $air pada unit pengolahan limbah $air%  pengolahan limbah $air buangan pabrik kelapa sawit yang menggunakan sistem kolam ( Ponding System) se$ara umum membutuhkan lahan yang $ukup luas untuk proses tahapan sehingga dapat menghasilkan limbah $air akhir yang sesuai dengan nilai baku mutu air limbah yang direkomendasikan.

4dapun tahapan tersebut adalah5

a.  #at, fit ( 8olam Pengumpulan &osis /inyak)

Pada kolam ini minyak yang masih ada dan terikut pada limbah $air hasil proses klarifikasi dapat diambil kembali.

 b. Sludge $eco%ery Pons (8olam Pengendapan &umpur)

&umpur yang berasal dari pabrik kelapa sawit yaitu serat halus dari 9andan 6uah 2egar ikut serta dalam limbah $air% maka perlu dilakukan pengendapan.

$. Cooling &ower (/enara Pendingin)

/enara ini diperlukan untuk mendinginkan limbah $air   buangan agar proses selanjutnya lebih mudah dilakukan% dan  jika masih ada sisa minyak didalamnya% dapat diambil kembali  pada kolam pendingin dan juga untuk proses pada kolam

anaerob limbah $air yang masih panas. d. Cooling Pond (8olam Pendingin)

8olam ini merupakan lanjutan proses pendinginan dari menara pendingin% proses ini dilakukan agar menghasilkan suhu yang sesuai untuk proses anaerobik dengan memanfaatkan  bakteri.

e.  'iing Pond (8olam Pen$ampur)

4ir limbah pada kolam ini mengalami asidifikasi% sehingga air limbah yang mengandung bahan organik lebih mudah

(19)

mengalami biodegradasi dalam suasana anaerobik. 2etelah hidrolisis sempurna% p air limbah dinetralkan (p !%1!%)% dan kemudian diteruskan pada proses selanjutnya.

f.  Primary "n "erobi (8olam 4naerobik)

Pada kolam ini limbah $air buangan pabrik kelapa sawit yang mengandung senyawa organik kompleks seperti lemak% karbohidrat dan protein akan dirombak oleh bakteri an aerobi menjadi asam organik dan selanjutnya menjadi gas metana% karbohidrat dan air.

g. Secondary "n "erobi Pond (8olam Penyempurnaan 4naerobik)

Pada kolam ini proses an aerobik yang belum sempurna dari kolam an aerobik primer dilakukan penyempurnaan. h.  #acultati%e Pond (8olam Peralihan)

8olam ini merupakan kolam peralihan dari kolam an aerobik ke kolam aerobik. Pada kolam ini proses an aerobik masih tetap berlanjut% yaitu menyelesaikan proses yang belum terselesaikan pada an aerobik.

i.  "erobi Pond (8olam aerobik)

Pada kolam ini $airan limbah $air diperkaya kandungan oksigen dengan aerator% oksigen ini diperlukan untuk proses oksidasi (proses aerobik) yang dilakukan oleh bakteri aerobik.  j. Stabilisation

Pada kolam ini limbah $air sudah dibuang ke badan air% tetapi sebelumnya di stabilisasi baik sifat fisik maupun sifat kimianya.

#. 2istem 8olam dengan Alektrokoagulasi

2istem ini juga menggunakan kolam seperti pada sistem kolam diatas% namun dilakukan pengembangan untuk memfasilitasi jumlah  padatan terlarut yang menyebabkan limbah $air berwarna $oklat

(20)

kehitam1hitaman. Penggunaan elektrokoagulasi pada prinsipnya

adalah menggunakan sel dalam elektrolisis% dimana anoda merupakan tempat berlangsungnya reaksi oksidasi dan katoda sebagai tempat  berlangsungnya reaksi reduksi. Alektrolik berfungsi sebagai media

transportasi ioni$% sekaligus men$egah terjadinya hubungan singkat antara anoda dan katoda. Alektron yang dilepaskan pada reaksi anodic% dimana berpindahnya rangkaian listrik menuju sumber arus yang dipandang di luar sel.

Alektron dari sumber arus mengalir menuju katoda% sehingga  pada katoda terjadi reaksi reduksi. :eaksi elektrolisis merupakan

suatu proses kimia heteregon yang men$akup perpindahan muatan dari atau ke sebuah elektroda. ;ntuk men$egah terjadi akumulasi muatan positif dan muatan negatif di suatu tempat di dalam sel% maka  jumlah elektron yang digunakan untuk proses oksidasi pada anoda

harus sama.

Teknk Peng*lahan Lm'ah /ar Untuk B*(esel &imbah $air juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk  pengolahan biodiesel dengan dua proses% yaitu esterifikasi dan

transesterifikasi yang termasuk dalam proses alkoholisis.

2ebelum melakukan reaksi esterifikasi% limbah $air yang akan direaksikan terlebih dahulu dimasukkan ke dalam sentrifuse untuk memisahkan kotoran padat (total solid) dan air dari CPO parit sehingga tidak mengganggu reaksi esterifikasi nantinya.

Proses esterifikasi yaitu mereaksikan methanol (C#O) dengan limbah $air dengan bantuan katalis asam yaitu asam sulfat ('2O,). Dalam pen$ampuran ini% asam lemak bebas akan bereaksi dengan methanol membentuk ester. Pen$ampuran ini menggunakan  perbandingan rasio molar antara BB4 dan methanol yaitu - 5 '%

dengan jumlah katalis asam sulfat yang digunakan adalah %'+ dari BB4 (@arta PP82% '*). 8adar methanol yang digunakan adalah 0*+ (+ b) sedangkan kadar asam sulfat yaitu 0!+. :eaksi

(21)

 berlangsung selama - jam pada suhu # C dengan konversi 0*+ (@arta PP82% '*). 8emudian sebelum diumpankan ke reaktor transesterifikasi% hasil reaksi dipisahkan dalam sentrifuse selama - menit. &apisan ester% trigliserida% dan BB4 sisa diumpankan ke reaktor transesterifikasi sedangkan air% methanol sisa% dan katalis diumpankan ke methanol re$overy.

Pada proses transesterifikasi I dan II prinsip kerjanya sama yaitu men$ampurkan kalium hidroksida (8O) dan metanol (C#O) dengan hasil reaksi pada esterifikasi. Proses transesterifikasi ini melibatkan reaksi antara trigliserida dengan methanol membentuk metil ester. 4dapun perbandingan rasio molar trigliserida dengan methanol adalah - 5  dan jumlah katalis yang digunakan adalah -+ dari trigliserida (@arta PP82% '*). 8adar 8O yang digunakan untuk reaksi ini adalah 00+ (+ b) yang biasa dijual di pasar1pasar  bahan kimia. 2emakin tinggi kemurnian dari bahan yang digunakan

akan meningkatkan hasil yang di$apai dengan kualitas yang tinggi  pula. al ini berhubungan erat dengan kadar air pada reaksi

transesterifikasi. 4danya air dalam reaksi akan mengganggu jalannya reaksi transesterifikasi. &ama reaksi transesterifikasi adalah - jam% suhu #C dengan yield 0*+ (@arta PP82% '*). asil reaksi transesterifikasi I dimasukkan terlebih dahulu ke sentrifuse sebelum diumpankan ke reaktor transesterifikasi II. Di sini terjadi lagi

 pemisahan antara lapisan atas berupa metil ester% sisa BB4% sisa

trigliserida% dan sisa metanol dengan lapisan bawah yaitu gliserol% air% dan katalis asam maupun basa.

8emudian proses dilanjutkan ke tahap pen$u$ian biodiesel. 9emperatur air pen$u$ian yang digunakan sekitar C dan jumlah air yang digunakan #+ dari metil ester yang akan di$u$i. 9ujuan

 pen$u$ian itu sendiri adalah agar senyawa yang tidak diperlukan (sisa gliserol% sisa metanol% dan lain1lain) larut dalam air. 8emudian hasil

(22)

 pen$u$ian dimasukkan ke dalam $entrifuge untuk memisahkan air dan metal ester berdasarkan berat jenisnya.

2elanjutnya adalah proses pengeringan metil ester dengan menggunakan evaporator yang bertujuan untuk menghilangkan air yang ter$ampur di dalam metal ester. Pengeringan dilakukan lebih kurang selama - menit dengan temperature -C. 8eluaran

evaporator didinginkan untuk disimpan ke dalam tangki penyimpanan  biodiesel.

2.,.0 Peng*lahan Lm'ah Pa(at In(ustr $ela%a #a&t

&imbah padat yang dihasilkan oleh industri pengolahan kelapa sawit terdiri atas tandan kosong kelapa sawit ('1'#+)% serat (-1-'+)% dan tempurung " $angkang (!10 +). 9andan kosong kelapa sawit dapat dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk kompos% sebagai  biogas alam% untuk bahan pulp% sebagai energi potensial% sebagai  bahan $ampuran pembuatan keramik% sebagai pakan ternak 

ruminansia 6erikut akan dijelaskan beberapa pengolahan limbah  padat kelapa sawit.

a. 9andan 8osong 2awit (982) sebagai 8ompos dan Pupuk Organik 

8ompos merupakan limbah padat yang mengandung bahan organik yang telah mengalami pelapukan% dan jika pelapukannya berlangsung dengan baik disebut sebagai pupuk organik. &imbah yang dimanfaatkan sebagai bahan baku  pembuatan kompos disini adalah tandan kosong sawit. 4dapun teknik1teknik

dalam pengolahan pupuk organi$ adalah5

-. 2ebelum melakukan pengkomposan 9ankos (9andan 8osong)% bahan baku ini dirajang terlebih dahulu dengan ukuran antara #1 $m dengan memakai mesin rajang agar dekomposisi dapat diper$epat.

'. Penguraian bahan organik% dimana ini tergantung kepada kelembaban lingkungan. 8elernbaban optimum antara 1+% dan jika kadar air

(23)

 bahan J*+% perlu ditambahkan aktifator untuk mengurangi kadar air% agar masa fermentasi lebih $epat. 2elanjutnya dilakukan pengaturan p antara %*1!%.

#. Inokulum yang digunakan dapat berasal dari bakteri yang diisolasi atau kotoran ternak sebanyak -1'+% dan di$ampurkan dengan pupuk urea sebagai sumber nitrogen% lalu diaduk se$ara merata dengan 9ankos.

,. &imbah padat ini kemudian dimasukkan ke dalam fermentor yang disebut tromol dengan kapasitas # m#. @aktu fermentasi berlangsung $ukup lama

yaitu antara -,1'- hari dengan menggunakan bakteri mesofil dan termofil. 9romol diputar selama 1! jam perhari dengan ke$epatan '1# rpm% dan suhu fermentasi antara ,1oC. Pemutaran tromol bertujuan untuk

memper$epat homogenasi dan penguraian bahan organik majemuk menjadi bahan organik sederhana.

. 2etelah fermentasi% dan limbah mengalami biodegradasi menjadi kompos% lalu dikeluar1kan dari dalam tromol% dan selanjutnya ditimbun dengan ketinggian - meter% atau volume - m#. 9inggi rendahnya timbunan ini

 berpengaruh terhadap suhu fermentasi selama penimbunan. Bermentasi di tempat terbuka ini masih berlangsung antara 1! hari pada suhu antara 1 !C.

. 2elanjutnya timbunan kompos ditebarkan pada hamparan yang $ukup luas untuk menurunkan suhunya% dan diayak dengan ukuran tertentu dan

dikering anginkan.

 b. Pembuatan Papan Partikel dari 2abut 8elapa 2awit

2abut kelapa sawit merupakan salah satu limbah terbesar yang dihasilkan dalam proses pengolahan minyak sawit. 8ebanyakan limbah berupa sabut ini  biasanya hanya dijadikan bahan bakar% dibuang atau ditimbun di dalam tanah saja.

2abut kelapa sawit ini bisa dijadikan sebagai bahan pembuatan papan partikel yang berarti bisa mengatasi masalah pembuangan limbah sabut kelapa sawit sekaligus memberikan nilai tambah se$ara ekonomi. /inyak yang terdapat pada sabut kelapa sawit dapat mengganggu proses perekatan dalam pembuatan papan  partikel. Oleh karena itu kadar minyak harus dikurangi seminimal mungkin.

(24)

kelapa sawit dalam larutan >aO -+ selama - jam. 9ahapan pembuatan papan  partikel sebagai berikut5

• 2erat dari sabut kelapa sawit yang akan digunakan dalam pembuatan  papan partikel baik yang belum mengalami proses pengurangan kadar

minyak ataupun yang sudah mengalami proses pengurangan kadar minyak% dibilas dan di$u$i sampai bersih dan dikeringanginkan hingga kadar air maksimal -+.

• 9imbang sabut kelapa sawit sesuai kebutuhan.

• Perekat diteteskan sedikit demi sedikit pada sabut kelapa sawit dan diaduk se$ara merata. /asukan adonan ke dalam $etakan di atas plat besi dan dipa1datkan se$ara merata.

• 8emudian ditambahkan semen ke serat yang telah dibasahi tersebut% kemudian diaduk dengan $epat sampai $ampuran kelihatan homogen dan sempurna.

• Campuran tersebut kemudian dimasukan ke dalam $etakan yang telah diolesi dengan minyak pelumas% kemudian dikempa sampai ter$apai tebal  papan -%' $m.

• Papan dikempa selama ', jam

• Papan yang dihasilkan dibiarkan dalam ruangan yang sirkulasi udaranya  baik selama '* hari.

$. Pembuatan Pulp dari 2abut 8elapa 2awit

8ertas adalah salah satu kebutuhan pokok dalam kehidupan modern. Peranannya sangat penting baik dalam memenuhi kebutuhan pendidikan dan kebudayaan maupun untuk keperluan industri% rumahtangga serta keperluan lain yang sesuai dengan kemajuan aman. Pemanfaatan sabut kelapa sawit merupakan alternatif bahan baku bagi pabrik1pabrik kertas untuk hasilkan kertas =2%

doorslag% manila% karton% dupli$ator"$y$to style dll. 9ahapan pembuatan 5

• 2ediakan sabut kelapa sawit kurang lebih % kg yang bersih dari daunnya.

(25)

• 4mbil kurang lebih  gr sabut kelapa sawit yang telah bersih kemudian dipotong halus dengan pisau.

• 9imbang berat sabut kelapa sawit yang telah dihaluskan tadi dengan ketelitian , desimal.

• 9entukan kadar air dengan metode Oven (dipanaskan sekaligus selama ,  jam dan ditimbang beratnya).

• itung kadar air bahan dan persentase 6erat 6ahan 8ering (668).

• 4mbil serabut kelapa yang tersedia dari sabut kelapa sawit yang bersih (point -).

• itung kebutuhan >aO yaitu -'+ dari 668.

• itung kebutuhan air untuk pemasakan jika perbandingan bahan (668) dengan air (ratio pemasakan) - 5 -.

• itung kebutuhan air yang ditambahkan yaitu kebutuhan air sesungguhnya dikurangi dengan air dalam bahan.

• &arutkan >aO yang telah dipersiapkan ke dalam air (point -).

• /asak sabut kelapa sawit (point !) di dalam larutan >aO selama #% jam dalam suasana mendidih.

• Cu$i pulp yang diperoleh sampai netral.

• 2aring

• Peras air yang masih ada dalam pulp sekaligus pulp yang didapat dijadikan - gumpalan.

• 9imbang gumpalan pulp tersebut (ketelitian dua desimal).

• 4mbil - gr dari gumpalan pulp dan keringkan dalam Oven -oC (selama , jam"berat konstan).

• itung 668 yang diperoleh dalam persentase. Dengan bantuan angka  pada point di atas dapat diketahui berat pulp yang diperoleh sesungguhnya  pada point -.

(26)

• Proses 8arbonasi

9ujuan5 untuk menghilangkan senyawa1senyawa yang mudah menguap dalam bentuk unsur1unsur non karbon% hidrogen dan oksigen.

-. Cangkang kelapa sawit yang sudah kering dimasukkan kedalam drum atau kaleng yang telah dibuang tutup bagian atasnya

'. 6eri lubang sebanyak , buah dengan jarak yang sama pada tutup bagian  bawahnya. ;kuran lubang harus $ukup besar agar memungkinkan udara

masuk.

#. Drum ditempatkan pada ' pipa di atas tanah dan dibakar.

,. 2elama api menyala ditambahkan $angkang sawit sedikit demi sedikit sampai setingga permukaan drum atau kaleng.

. Penambahan dilakukan dengan api yang menyala ke$il.

. 2etelah itu drum"kaleng ditutup dengan pelepah pisang atau karung basah dan dilapisi dengan penutup dari logam yang ditutupkan rapat.

!. 6iarkan sampai menjadi dingin selama semalam.

Proses karbonasi dipengaruhi oleh pemanasan dan tekanan. 2emakin $epat  pemanasan semakin sukar diamati tahap karbonasi dan rendemen arang yang

dihasilkan lebih rendah sedangkan semakin tinggi tekanan semakin besar rendemen arang.

• Proses 4ktifasi

9ujuan5 ;ntuk meningkatkan keaktifan dengan adsorbsi karbon dengan $ara menghilangkan senyawa karbon pada permukaan karbon yang tidak dapat

dihilangkan pada proses karbonasi. Proses aktifasi dapat dilakukan se$ara kimia menggunakan aktifator >O# -+ atau dapat juga dilakukan proses dehidrasi

dengan garam mineral seperti /gC&' -+ dan KnCl' -+.

-.4rang hasil pembakaran dihaluskan dan diayak dengan ukuran -Lm. '.;ntuk aktifasi atau menghilangkan ion logam yang terdapat pada arang

$angkang sawit% material direndam dengan >O# -+ atau /gC&' -+

dan KnCl' -+ selama # jam.

#.8emudian di$u$i dengan auades hingga p netral.

(27)

/anfaat arang aktif diantaranya adalah 5 6ahan bakar alternative% Kat  penghilang bau% Pengontrol kelembaban yang efektif% Industri rumah tangga%

Pemanasan di industri peternakan.

e. 6atang dan pelepah sawit untuk pakan ternak

6atang dan pelepah dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak. asil  penelitian% menunjukkaan pelepah sawit menjadi produk silase tidak

meningkatkan ke$ernaan% namun jika menambahkan urea sebanyak # 1 + akan meningkatkan kandungan protein bahan dari % menjadi -'% atau '+. Pada prinsipnya terdapat tiga $ara pengolahan batang kelapa sawit untuk dijadikan pakan ternak% yaitu pertama pengolahan menjadi silase% kedua dengan perlakuan >aO dan yang ketiga adalah pengolahan dengan menggunakan uap.

-. Proses pembuatan silase dilakukan dengan men$a$ah bahan menjadi  partikel yang halus. Ca$ahan diberi salah satu bahan seperti 5 tepung

kanji% tepung jagung% onggok atau molases sebanyak #1+ dari berat  bahan. Dasar pemilihan bahan adalah murah dan mudah didapat.

tambahkan juga urea # 1 +% kemudian semua bahan dimasukkan kedalam drum

'. Padatkan dan tutup rapat untuk mempertahankan kondisi tanpa udara (anerob) selama '1# minggu baru bisa digunakan.

#. Pada saat silase dibuka% kering anginkan terlebih dulu baru diberikan kepada ternak.

f. 4sap Cair Dari Cangkang 8elapa 2awit

4sap $air merupakan hasil kondensasi dari pirolisis kayu yang mengandung sejumlah besar senyawa yang terbentuk akibat proses pirolisis konstituen kayu seperti selulosa% hemiselulosa dan lignin. Proses pirolisa melibatkan berbagai  proses reaksi yaitu dekomposisi% oksidasi% polimerisasi% dan kondensasi.

Pembuatan asap $air dilakukan dengan destilasi. 4dapun tahapan dalam mengolah asap $air yaitu5

(28)

-. 6ahan $angkang sawit sebelumnya dianalisa kadar hemiselulosa% selulosa dan lignin kemudian kadar airnya dibuat menjadi *+% -#+ dan -*+

dengan pengering kabinet.

'. 4sap $air dibuat dengan memasukkan - kg $angkang sawit ke dalam reaktor kemudian ditutup dan rangkaian kondensor dipasang.

#. 2elanjutnya dapur pemanas dihidupkan dengan mengatur suhu dan waktu yang dikehendaki. Pada penelitian ini suhu yang digunakan #C% ,C dan , C sedangkan waktu yang digunakan adalah , menit%  menit dan ! menit yang dihitung pada saat ter$apai suhu yang dikehendaki. ,. 4sap yang keluar dari reaktor akan mengalir ke kolom pendingin melalui

 pipa penyalur asap yang mana pada pipa ini terdapat selang yang

dihubungkan botol penampung untuk menampung tar % kemudian ke dalam kolom pendingin ini dialirkan air dengan suhu kamar menggunakan

aerator sehingga asap akan terkondensasi dan men$air. Ambunan berupa asap $air yang masih ber$ampur dengan tar ditampung kedalam

erlenmeyer% selanjutnya disimpan di dalam botol% sedangkan asap yang tidak terembunkan akan terbuang melalui selang penyalur asap

sisa.2elanjutnya asap $air M tar yang terdapat didalam botol dilakukan  pengendapan untuk memisahkan tar dan asap $air.

g. 6atang kelapa sawit untuk perabot dan papan artikel

6atang kelapa sawit yang sudah tua tidak produktif lagi% dapat dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai tinggi. 6atang kelapa sawit tersebut dapat dibuat sebagai bahan perabot rumah tangga seperti mebel% furniture%atau sebagai papan  partikel. Dari setiap batang kelapa sawit dapat diperoleh kayu sebanyak .#, m#.

h. Potensi Produksi Nylose dari tandan kosong

:ahman et.al (') meneliti bahwa tandan buah kosong kelapa sawit dapat dijadikan sumber yang potensial untuk produksi Fylosa. 6iomassa tandan kosong mengandung sellulosa% hemisellulosa dan lignin. Diperkirakan ',+ dari total  biomassa tandan kosong tersusun atas Fylan% polimer gula yang tediri dari gula  pentose yaitu Fylose. Nylosa dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan

senyawa lain melalui proses kimia dan bioteknologi%salah satunya adalah Fylitol. Penggunaan Fylitol sangat luas% mulai dari industri pangan (sebagai pemanis

(29)

alternative untuk penderita diabetes)% sebagai antikariogenik dalam formula pasta gigi%sebagai lapisan pembungkus tablet vitamin%dan sebagainya.

Pembuatan Fylose dengan $ara hirolisis asam%yaitu

-. merendam tandan kosong kelapa sawit dengan '2O,dengan

konsentrasi%suhu dan waktu tertentu.

'. 2etelah reaksi selesai%padatan yang dihasilkan dipisahkan dari liuid dengan $ara filtrasi. Disebutkan bahwa kondisi optimum yang

menghasilkan yield Fylose terbanyak adalah pada suhu --0C% waktu hidrolisis  menit%dengan konsentrasi asam sulfat '+.

(30)

PENUTUP

3.1. #IMPULAN

Perkembangan perkebunan kelapa sawit di Indonesia mengalami mengingkatan yang sangat signifikan. al ini disebabkan tingginya

 permintaan atas Crude Palm Oil  (CPO) sebagai sumber minyak nabati dan  penyediaan untuk biofuel. >amun industri pengolahan kelapa sawit

merupakan industri yang yang sarat dengan residu hasil pengolahan. 3ika tidak dilakukan pengolahan se$ara baik dan profesional% maka limbah industri merupakan sebuah potensi ben$ana bagi manusia maupun

lingkungan. 8onsep pengelolaan limbah sawit dilakukan dengan stra tegi  pengelolaan lingkungan yang bersifat preventif% terpadu% dan diterapkan

se$ara terus menerus pada setiap kegiatan mulai dari hulu hingga hilir yang terkait dengan proses produksi% produk% dan jasa untuk meningkatkan

efesiensi pemakaian sumberdaya alam% men$egah terjadinya pen$emaran lingkungan dan dan mengurangi terbentuknya limbah pada sumbernya.

&imbah indsutri kelapa sawit terdiri dari limbah $air% padat% dan gas. &imbah $air dimanfaatkan untuk pembuatan biodiesel dengan teknik esterifikasi dan transesterifikasi dan air sisanya dapat digunakan untuk pengairan bila telah memenuhi standar baku mutu lingkungan. 2ementara limbah padat dapat dimanfaatkan untuk produksi kompos% bahan pulp untuk pembuatan kertas%  pembuatan sabun dan media budidaya jamur% sumber energi% pembuatan  berikat arang aktif% bahan $ampuran pembuatan keramik% serta pakan ternak

ruminansia dengan teknik pengolahan yang berbeda1beda.

3.2. #ARAN

2aran yang dapat kami sampaikan setelah membuat makalah ini yaitu5 '0

(31)

-. 2ebaiknya dalam pengelolaan industri kelapa sawit jangan hanya memanfaatkan untuk memperoleh minyaknya saja melainkan harus memikirkan proses pengolahan limbahnya juga.

'. /engelola lahan industri kelapa sawit sebaik mungkin karena dari makalah ini terlihat bahwa begitu besar manfaat limbah pabrik kelapa sawit yang selama ini terkadang hanya terbuang per$uma dan malah sering merusak ekosistem sekitarnya jika tidak diolah dengan baik.

#. /elakukan beberapa kegiatan yang bersahabat dengan lingkungan% pengendalian hama tanaman se$ara hayati dan mengubah sampah organik menjadi pupuk merupakan sebuah langkah awal.

,. /enjaring pengetahuan sebanyak1banyaknay tentang pemanfaatan akan limbah industri kelapa sawit agar dapat memanfaatkan

limbah kelapa sawit seefisien mungkin.

. 3ika perlu untuk setiap indutri menjaring karyawan lagi untuk mengelola limbah hasil industri mereka menjadi pupuk kompos% arang% dan energi biodiesel sehingga dapat memakmurkan masyarakat sekitar.

Referensi

Dokumen terkait

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan semua kegiatan kurikuler yang harus dilakukan oleh mahasiswa praktikan, sebagai pelatihan untuk menerapkan teori yang

User dapat mengetahui nama anggota beserta alamat anggota yang belum mengembalikan buku beserta tanggal buku tersebut harus di kembalikan Sistem harus dapat melakukan

Berdasarkan perhitungan yang dilakukan dalam menyelesaikan permasalahan CVRP menggunakan algoritma sweep, diperoleh total jarak tempuh kendaraan yaitu 142.9 km

Proporsi tepung beras merah yang lebih tinggi menyebabkan kadar amilosa dalam adonan kerupuk menjadi lebih tinggi seperti yang dapat dilihat pada Tabel

Secara keseluruhan apa yang telah disajikan oleh para guru selama dua hari pelaksanaan lesson study, baik dari guru dari Jepang maupun dari Indonesia sangat bermanfaat bagi

 Teman-teman Teknik Sipil angkatan 2013 beserta kakak – kakak tingkat yang telah membantu saya dalam mengerjakan Laporan Akhir.  Sahabat – sahabatku di

Balai Penelitian Ternak P. The use of probiotic in the diet to improve carcass characteristics and meat quality of sheep. An experiment has been carried out to investigate the

Hasil uji chi square didapatkan nilai χ 2 sebesar 8,418 pada df 1 dengan taraf signifikansi (p) 0,004 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan dalam tingkatan