• Tidak ada hasil yang ditemukan

PROGRAM PENGUATAN PROGRAM STUDI PANDUAN PENYUSUNAN RENCANA IMPLEMENTASI TAHUN 2011/2012 (REVISI)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PROGRAM PENGUATAN PROGRAM STUDI PANDUAN PENYUSUNAN RENCANA IMPLEMENTASI TAHUN 2011/2012 (REVISI)"

Copied!
41
0
0

Teks penuh

(1)

PANDUAN PENYUSUNAN

RENCANA IMPLEMENTASI TAHUN 2011/2012

(REVISI)

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

MEI 2011

(2)

DAFTAR ISI

Daftar Isi ... 1

Kata Pengantar ... 2

I. PENDAHULUAN ... 3

II. TUJUAN ... 5

III. KOMPONEN DAN BESARAN DANA PENGEMBANGAN ... 5

IV. PERSYARATAN PENGUSUL ... 7

V. MEKANISME IMPLEMENTASI ... 7

VI. KOMPONEN PEMBIAYAAN... 9

VII. FORMAT RENCANA IMPLEMENTASI TAHUN 2011/2012 ... 11

VIII. ORGANISASI PELAKSANA PROGRAM ... 14

IX. JADWAL PELAKSANAAN TAHUN 2011/2012 ... 16

Daftar Lampiran 1. Kode Mata Anggaran UMS ... 18

2. Kode Butir Penilaian Akreditasi BAN PT untuk program studi (Sheet a1) ... 20

3. Kode Butir Penilaian Akreditasi BAN PT untuk fakultas (Sheet a2) ... 23

4. Stratifikasi Jabatan Struktural di UMS ... 25

5. Ketentuan tarif perjalanan dinas UMS ... 26

6. Ketentuan tarif sopir dan BBM dalam pelayanan perjalanan dinas UMS ... 28

7. Ketentuan tarif kepanitiaan pengadaan barang UMS ... 31

8. Ketentuan tarif rapat UMS ... 34

9. Ketentuan tarif seminar dan workshop/pelatihan ... 34

10. SK Rektor UMS No 049/IV/2011 Tentang Tim Pelaksana Penguatan Program Studi UMS ... 36

11. Format Halaman Judul ... 37

12. Contoh Surat Pernyataan ... 38

(3)

KATA PENGANTAR

Assalaamu’alaikum Wr. Wb.

Program penguatan program studi yang sudah diawali pada tahun 2010/2011, dipandang memberikan dampak yang signifikan bagi perkembangan sebuah program studi. Evaluasi terhadap program ini menunjukkan besarnya keinginan dari hampir semua program studi agar program ini dilanjutkan dan dikembangkan tidak hanya pada bidang akademik, namun juga mencakup bidang keuangan, sarana dan prasarana, kemahasiswaan maupun bidang kerjasama. Selain hal itu, pimpinan universitas juga menilai bahwa program ini dapat menjadi salah satu jalan bagi UMS untuk mewujudkan visi dan misi UMS yang sudah disusun dalam bentuk Renstra tahun 2009-2013. Walaupun masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan program, namun secara keseluruhan program ini mampu membawa perubahan dalam dinamika pengembangan UMS, terutama dimulainya budaya perencanaan dan pelaporan secara sistematis.

Panduan Rencana Implementasi Tahun 2011/2012 ini disusun untuk memberikan petunjuk yang lebih detail dan lebih terarah bagi unit pengusul. Tim penyusun sudah mempertimbangkan beberapa aspek yang dinilai perlu untuk disampaikan dalam panduan, sehingga program studi atau fakultas dapat lebih mudah menyusun rencana implementasinya. Pemanfaatan sistem pengajuan dan pelaporan kegiatan secara online, merupakan salah satu upaya dari universitas untuk menuju kepada tata kelola berbasis elektronik (e-governance) yang diharapkan mampu membawa UMS menjadi organisasi yang modern dan efisien.

Selaku pimpinan UMS, saya mengapresiasi semua upaya dan peran serta aktif dari segenap pihak yang terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan program ini, utamanya kepada semua dosen, pimpinan program studi/fakultas, pimpinan lembaga-lembaga pendukung, dan tim pelaksana. Semoga semua kegiatan yang kita laksanakan akan membawa manfaat yang besar bagi UMS khususnya, serta untuk umat pada umumnya. Amiin.

Wassalaamu’alaikum Wr. Wb.

Surakarta, Mei 2011 Rektor

(4)

PANDUAN PENYUSUNAN

RENCANA IMPLEMENTASI TAHUN 2011/2012

I. PENDAHULUAN

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) didirikan pada Tahun 1981 hasil penggabungan IKIP Muhammadiyah Surakarta dan Institut Agama Islam Muhammadiyah. Peralihan tersebut disahkan dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. No : 0330/O/ DIKTI/1981. Penyelenggara pendidikan tinggi UMS, yaitu Persyarikatan Muhammadiyah, memiliki status badan hukum berdasar Besluit Pemerintah Hindia Belanda No. 81 Tahun 1914, No. 40 Tahun 1920 dan No. 36 Tahun 1921, serta Surat Dirjen Pembinaan Hukum Departemen Kehakiman RI No. J.A.5/160/4 Tanggal 8 September 1971.

UMS memiliki komitmen yang tinggi dalam menjalankan aktivitas pendidikan tinggi. UMS bertekad menjadikan Wacana Keilmuan dan KeIslaman sebagai filosofi penyelenggaraan dan pengembangan institusi pendidikan tinggi. Penjabarannya dalam Visi UMS untuk menjadi Pusat Pendidikan Islam dan pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (Ipteks) yang Islami dan memberikan arah perubahan. Misi UMS adalah: (1) mengembangkan Ipteks sebagai bagian dari ibadah kepada Allah (integrated); dan (2) mengembangkan sumberdaya berdasarkan nilai-nilai keIslaman dan memberi arah perubahan dalam rangka mewujudkan masyarakat utama.

Visi Misi UMS mengarahkan keberadaan UMS secara spesifik, yaitu dengan tujuan UMS untuk (Tujuan 1) menjadi universitas yang unggul di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dan menghasilkan lulusan berkualitas yang mengamalkan nilai-nilai Islam; dan (Tujuan 2) menjadi universitas yang sustainable (berkelanjutan) dengan tata kelola yang baik. Selanjutnya dari kedua tujuan, dijabarkan dalam bentuk sasaran sebagai berikut:

1. Penguatan reputasi pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat untuk menuju universitas terbaik di Indonesia (Tujuan 1)

2. Mewujudkan proses pembelajaran berbasis penelitian dan ketrampilan (Tujuan 1) 3. Membangun pondasi menuju universitas berkelas internasional (Tujuan 1)

4. Sebagai pelopor pendidikan Islami dan pengembangan umat (Tujuan 1) 5. Pemantapan pengelolaan asset (Tujuan 2)

6. Penataan kelembagaan dan kepegawaian (Tujuan 2) 7. Optimalisasi IT untuk pengelolaan lembaga (Tujuan 2)

8. Peningkatan transparansi dan akuntabilitas tata kelola keuangan (Tujuan 2)

Komitmen UMS untuk mewujudkan dua tujuannya, direpresentasikan dengan kebijakan dan sasaran mutu yang bertumpu pada program studi. Kebijakan Mutu UMS adalah UMS berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dalam keilmuan dan ketrampilan, serta mengembangkan riset bidang IPTEKS yang dikenal secara internasional, sesuai dengan nilai-nilai ke-Islaman dan perundangan yang berlaku dengan mengupayakan peningkatan mutu secara berkesinambungan.

Sasaran Mutu UMS adalah standar mutu yang diturunkan dari kebijakan mutu UMS yang bersifat strategis, spesifik, dapat diukur, realistis, dan dapat dicapai dalam kurun waktu tertentu. Sasaran Mutu yang ditetapkan secara internal oleh UMS tertera sebagai berikut:

1. Mahasiswa lulus tepat waktu (≤ 4 tahun untuk S-1) minimal 10%.

2. Lulusan bekerja pada bidang yang relevan dengan waktu tunggu 1 tahun minimal 40%, dan bekerja sebagai wirausahawan (menciptakan lapangan kerja) dalam satu tahun pertama minimal 5%.

(5)

3. Lulusan memiliki skor Tes Kompetensi Bahasa Inggris ≥ 450 minimal 50%.Skor yang digunakan berdasar skala skor TOEIC (Test of English International Communication).

4. Lulusan bisa mengaplikasikan Paket Office (Word Processor, Spread Sheet, Software Presentasi) minimal 95%.

5. Lulusan memiliki IPK ≥ 3,00 minimal 65%.

6. Lulusan memiliki nilai AIK (Al-Islam Kemuhammadiyahan) ≥ B Minimal 90%.

7. Dosen melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat ≥ 1 kali dalam 1 tahun minimal 50%. 8. Dosen melakukan publikasi ilmiah dalam media terakreditasi ≥ 2 kali dalam 1 tahun minimal

25%.

Universitas Muhammadiyah Surakarta sebagai sebuah institusi pendidikan tinggi, memiliki karakteristik seperti terlihat pada Gambar 1 di bawah ini:

Gambar 1. Karakteristik institusi Pendidikan Tinggi (UMS)

Program studi dan fakultas adalah bagian dari institusi yang secara langsung melaksanakan proses perubahan input (calon mahasiswa) menjadi output (lulusan), sedangkan unit yang lain yang berada di bawah koordinasi manajemen tiap bidang berfungsi sebagai pendukung pelaksanaan proses. Dibutuhkan koordinasi yang intensif dan selaras agar pelaksanaan proses dapat sesuai dengan sasaran mutu yang telah ditetapkan. Perbaikan proses harus terus dilakukan secara berkesinambungan.

Rapat Kerja Pimpinan (RAKERPIM) Bidang Akademik UMS Tahun 2011 telah mengamanatkan untuk melanjutkan program penguatan program studi yang diperluas ke semua bidang. Selain hal tersebut, juga diperlukan perubahan pada tata kelola pelaksanaan agar dapat berjalan lebih baik.

Untuk mewujudkan dari kedua tujuan yang ada dalam Renstra, UMS menentukan beberapa prioritas program pengembangan, meliputi:

1. Program Peningkatan Akreditasi Program Studi 2. Program Kerja Sama dan Pembinaan Sekolah Mitra

(6)

4. Program Riset Unggulan Program Studi

5. Program Peningkatan Kualitas Pembelajaran berbasis Elektronik (E-Learning) 6. Program Peningkatan Soft Skill Mahasiswa dan lulusan

Progam Peningkatan Akreditasi Program Studi telah dimulai tahun 2010 dengan dicanangkannya program Penguatan Program studi tahun 2010-2014 yang berlanjut hingga sekarang. Terkait dengan peningkatan akreditasi ditargetkan

1. semua program studi yang belum terakreditasi atau terakreditasi terakreditasi C, dapat memperoleh akreditasi B pada tahun 2013,

2. semua program studi yang sudah terakreditasi A, maka harus dapat mempertahankan status akreditasinya

3. semua program studi yang saat ini mendapatkan status akreditasi B, diharapkan mampu meraih status akreditasi A pada pengajuan selanjutnya.

Sedangkan untuk program 2-6 akan dimulai tahun 2011, yang akan dijadikan sebagai program khusus pengembangan oleh unit-unit terkait. Diharapkan dengan model sinergi antara program studi /fakultas dan unit-unit pendukung, proses pengembangan UMS dapat lebih terarah. Semua unit pendukung, dalam waktu dekat juga akan diminta untuk membuat Rencana Pengembangan Unit (RPU), yang mencakup pengembangan unitnya sendiri maupun untuk mendukung pengembangan program studi dan fakultas.

II. TUJUAN

Program Penguatan Program Studi bertujuan untuk mendapatkan luaran (output) berupa: 1. tersusunnya evaluasi diri Fakultas dan Program Studi yang menunjukkan kesenjangan kondisi

ideal yang dituju dengan yang ada saat ini,

2. berjalannya program Fakultas dan Program Studi yang berbasis aktivitas untuk mengatasi akar permasalahan yang ada.

Program Penguatan dan Pemberdayaan Program Studi diarahkan untuk mencapai dampak (outcome):

1. keunggulan fakultas dan program studi yang diukur dari pencapaian Sasaran Mutu internal dan eksternal utama (akreditasi BAN-PT), dan

2. daya saing fakultas dan program studi sehingga mendapatkan pengakuan nasional dan internasional atas nilai produk maupun kualitas lulusan yang dihasilkan.

III. KOMPONEN DAN BESARAN DANA PENGEMBANGAN

Pagu dana pengembangan yang akan diberikan kepada setiap program studi terdiri atas :

1. Dana Pengembangan lembaga, digunakan untuk keperluan konsolidasi organisasi dan melaksanakan aktivitas kelembagaan. Aktivitas yang dapat didanai dari anggaran tetap antara lain: rapat rutin, rapat kerja, workshop, mengadakan seminar, kuliah umum, kuliah tamu, studi banding, peningkatan kerja sama, pengembangan website, promosi, pengembangan sistem: dibedakan berdasarkan Strata dan status akreditasi.

Pembagian berdasarkan strata:

a. Program Studi Sarjana, Magister, dan Doktor maksimum sebesar Rp 75.000.000,- (tujuh puluh lima juta rupiah) per tahun

b. Program Studi Diploma, maksimum sebesar Rp 55.000.000,- (lima puluh lima juta rupiah) per tahun

(7)

c. Fakultas yang hanya memiliki 1 program studi, maksimum sebesar Rp 110.000.000,- (seratus sepuluh juta rupiah) setiap tahun, dana ini sudah termasuk dana untuk program studinya.

d. Fakultas yang memiliki 2 atau lebih program studi akan mendapatkan anggaran tetap maksimum sebesar Rp 75.000.000,- (tujuh puluh lima juta rupiah) per tahun.

Pembagian berdasarkan status akreditasi :

a. Akreditasi A, maksimum sebesar Rp 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) per tahun b. Akreditasi B, C dan belum terakreditasi maksimum sebesar Rp 40.000.000,- (empat

puluh juta rupiah) per tahun

Setiap program studi akan mendapatkan tambahan anggaran pengembangan lembaga berdasarkan variabel jumlah dosen aktif mengajar (dosen tetap dan kontrak), dengan pagu maksimum Rp 800.000,- (delapan ratus ribu rupiah) per dosen per tahun. Dana ini digunakan untuk aktivitas pengembangan lembaga yang membutuhkan peran serta langsung dosen, seperti rapat rutin dan rapat kerja.

2. Dana Pengembangan Khusus (Kelas Internasional, Profesi, Akreditasi, Kurikulum, Pusat Studi) a. Kelas Internasional, maksimum Rp 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah) per tahun b. Program Profesi, maksimum Rp 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) per tahun c. Akreditasi, maksimum Rp 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) per aktivitas pengajuan

akreditasi

d. Pengembangan kurikulum, maksimum Rp 30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah) per aktivitas pengembangan kurikulum.

e. Pengembangan Pusat Studi, maksimum Rp 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) per tahun

3. Dana Pengembangan Proses Belajar Mengajar dan Pengembangan Akademik Mahasiswa (berdasarkan jumlah Mahasiswa aktif). Dana ini dapat digunakan untuk mendanai perbaikan sarana PBM, pengadaan dan pengembangan bahan ajar, pengadaan sarana pendukung PBM, pengembangan mahasiswa di bidang akademik.

a. Dana tetap sebesar Rp 5.000.000 (lima juta rupiah) tiap program studi, ditambah dengan Rp 75.000,- (tujuh puluh lima ribu rupiah) per tahun, dikalikan dengan jumlah mahasiswa aktif pada program studi

b. Pengembangan di tingkat fakultas maksimum sebesar Rp 15.000,- (lima belas ribu rupiah) per tahun dikalikan dengan jumlah mahasiswa aktif pada fakultas

4. Dana Pengembangan Dosen dan karyawan (berdasarkan jumlah dosen aktif)

a. Penelitian kolaboratif, maksimum sebesar Rp 2.000.000,- (dua juta rupiah) per tahun dikalikan dengan jumlah dosen aktif yang akan melaksanakan penelitian kolaboratif pada semua jenjang.

b. Pengabdian masyarakat kolaboratif, maksimum sebesar Rp 750.000,- (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) per tahun dikalikan dengan jumlah dosen aktif yang akan melaksanakan pengabdian masyarakat kolaboratif.

c. Presentasi / Pemakalah dalam seminar, maksimum sebesar Rp 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah) per tahun dikalikan dengan jumlah dosen aktif yang merencanakan untuk mempresentasikan karya ilmiahnya.

d. Pelatihan/Sertifikasi khusus keahlian, maksimum sebesar Rp 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah) per tahun dikalikan dengan jumlah dosen aktif.

e. Pelatihan umum, maksimum sebesar Rp 500.000,- (lima ratus ribu rupiah) per tahun. Khusus dana ini akan dikelola oleh fakultas.

(8)

5. Dana Pengembangan Laboratorium (berdasarkan karakteristik laboratorium dan proporsional dengan dana pengembangan yang diperoleh dari mahasiswa baru).

IV. PERSYARATAN PENGUSUL

Usulan program dari fakultas dan program studi dapat disetujui untuk dijalankan bila memenuhi persyaratan kelayakan berikut:

1. kepatuhan kepada peraturan dan kebijakan akademik yang berlaku di UMS dengan ditandai oleh:

• secara tertib dan lengkap menyampaikan Laporan Monitoring Penjaminan Mutu Program Studi tiap semester dan Jurnal Kuliah online, serta

• telah secara lengkap menyampaikan penilaian dosen atas hasil belajar mahasiswa ke dalam Sistem Administrasi Akademik ANUMS,

2. bersedia mengikuti sistem dan prosedur pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan dan pengadaan barang/jasa UMS sebagai bagian kontrak pelaksanaan pengembangan program studi atau fakultas,

3. sudah menyelesaikan SPJ keuangan sampai dengan bulan Desember 2010,

4. sudah melaporkan kegiatan dan penggunaan anggaran secara online sampai bulan Maret 2011.

V. MEKANISME IMPLEMENTASI TAHUN 2011/2012

1. Penyusunan Laporan Kegiatan tahun 2010/2011 sampai dengan akhir bulan Mei 2011. Laporan lengkap kegiatan (Juli 2010 – Juni 2011) disampaikan paling lambat pada tanggal 25 Juli 2011 kepada Tim Pelaksana Penguatan Program Studi, sebagai syarat pencairan anggaran Bulan Agustus 2011.

2. Penyusunan Rencana Implementasi Tahunan (RIT).

a. Dosen menyusun Rencana Pengembangan Individual Dosen secara Online (RPID), mulai tanggal 10 Juni 2011

b. Rencana implementasi berisi jadwal kegiatan beserta kebutuhan anggaran nyata dan detail yang dibutuhkan dalam waktu satu tahun

c. RIT dibuat dengan periodisasi bulanan

3. Review dilaksanakan dalam bentuk desk evaluation oleh reviewer. 4. Penyampaian hasil review, revisi dan negosiasi anggaran

a. Reviewer menyampaikan hasil review kepada program studi/fakultas, dan langsung dilakukan proses klarifikasi.

b. Program studi/fakultas melakukan revisi yang diminta oleh reviewer c. Dokumen hasil revisi dijadikan sebagai acuan untuk proses negosiasi.

d. Proses penyampaian hasil review, revisi dan negosiasi akan dilakukan dalam waktu 1 hari.

e. Kesepakatan negosiasi akan dituangkan dalam bentuk Berita Acara Negosiasi yang ditandatangani oleh Reviewer dan Pimpinan Program Studi/Fakultas.

f. Anggaran yang diberikan akan disesuaikan dengan pagu anggaran DAU untuk setiap program studi atau fakultas

g. Dalam hal kasus khusus, program studi memiliki kebutuhan dana mendesak yang melebihi DAU, terbuka kemungkinan menggunakan DAK (kebijakan masing-masing wakil rektor terkait)

5. Penandatanganan Kontrak.

a. Penandatangan kontrak dilakukan setelah hasil revisi mendapatkan persetujuan dari reviewer

(9)

b. Dokumen yang sudah disetujui, selanjutnya dijilid soft cover warna biru (untuk program studi) dan warna putih (untuk fakultas), serta dikumpulkan paling lambat tanggal 7 hari setelah negosiasi.

c. Dokumen kontrak ditandatangani oleh Pimpinan Universitas dengan Pimpinan Program Studi/Fakultas.

6. Pencairan anggaran

a. Pencairan anggaran untuk program studi tetap harus mendapat otorisasi dari pimpinan Fakultas dan pimpinan universitas, sebagai bagian dari pengendalian dan monitoring aktivitas dan keuangan.

b. Pengajuan pencairan anggaran dilakukan setiap 3 bulan, tetapi proses pencairan akan dilakukan secara bulanan.

c. Pencairan dana akan dilakukan jika program studi/fakultas sudah menyelesaikan SPJ keuangan sampai dengan 3 bulan sebelum bulan pencairan. Misalnya, untuk pencairan bulan Juli 2011, program studi/fakultas telah menyelesaikan SPJ sampai dengan bulan Maret 2011.

d. Jika sebuah aktivitas memiliki durasi pelaksanaan lebih dari 1 bulan, maka pencairan anggaran dibuat secara bertahap sesuai kebutuhan.

7. Pelaksanaan kegiatan pengembangan

a. Kegiatan dilakukan berdasarkan RIT yang telah disepakati

b. Dalam hal kegiatan tidak bisa terlaksana sesuai jadwal, maka dimungkinkan untuk menggantinya hingga akhir tahun

c. Semua kegiatan harus terdokumentasi 8. Pelaporan

a. Keuangan

i. Pelaporan keuangan dilakukan oleh setiap program studi dengan mempertimbangkan peraturan penyusunan SPJ dari Kantor Keuangan ii. Pelaporan keuangan oleh program studi harus dikoordinasikan dengan

fakultas b. Kegiatan

i. Secara periodik (setiap bulan), program studi harus melaporkan kegiatan bulanan ke dalam jurnal kegiatan program studi yang direncanakan dilakukan secara online

ii. Dosen yang menggunakan dana pengembangan dosen juga berkewajiban melaporkan kegiatan yang telah dilakukan secara online.

iii. Laporan kegiatan akan terbagi menjadi 3 lapis: internal manajemen, internal manajemen + dosen + mahasiswa, publik (dapat diakses lewat website) oleh masyarakat luas.

iv. Pada akhir tahun, semua program studi atau fakultas harus melaporkan secara tertulis keseluruhan aktivitas pengembangan program studi pada tahun yang bersangkutan.

9. Monitoring, Evaluasi dan Audit.

a. Untuk menjamin keterlaksanaan kegiatan, maka akan diadakan monitoring pada pertengahan periode anggaran (Januari)

b. Evaluasi dilakukan secara periodik setiap tahun, dengan membandingkan indikator yang tercapai dengan target, dan keterserapan anggaran.

c. Anggaran yang tidak terserap akan dikembalikan ke Universitas.

d. Audit dilakukan pada akhir tahun anggaran untuk mengetahui pemakaian anggaran secara benar berdasarkan ajuan yang telah dibuat dalam RIT

(10)

VI. KOMPONEN PEMBIAYAAN 1. Pengembangan Lembaga

a. Rapat rutin

Komponen yang dibiayai meliputi: transport peserta, konsumsi b. Rapat Kerja Tahunan

Komponen yang dibiayai meliputi: transport peserta, konsumsi, bahan habis pakai, kepanitiaan, tim perumus.

c. Kuliah Umum/Kuliah Tamu

Komponen yang dibiayai meliputi: honor pembicara, transportasi dan akomodasi pembicara, moderator, konsumsi (snack), dokumentasi, dekorasi dan perlengkapan, kesekretariatan, panitia

d. Studi Banding

Komponen yang dibiayai meliputi transport pulang-pergi peserta studi banding, penginapan, kenang-kenangan, lumpsum peserta (meliputi transport lokal, uang makan dan uang saku)

e. Perintisan dan Pelaksanaan Kerja Sama

Komponen yang dibiayai meliputi: transport pulang-pergi peserta, penginapan, kenang-kenangan, lumpsum peserta (meliputi transport lokal, uang makan dan uang saku), perumusan dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Selain itu dimungkinkan untuk mengundang lembaga/instansi yang terkait, dengan komponen biaya: konsumsi, transport dan akomodasi tamu.

f. Seminar

Komponen yang dibiayai meliputi: honor pembicara, transportasi dan akomodasi pembicara, moderator, konsumsi (snack), seminar kit standar (map, blocknote, dan ballpoint), dekorasi dan perlengkapan, kesekretariatan, kepanitiaan. Jika kegiatan seminar membutuhkan dana tambahan untuk pencetakan prosiding, promosi seminar, konsumsi (makan) peserta, seminar kit non standar (misal: tas, map ekslusif), maka biayanya harus diambilkan dari kontribusi peserta atau sponsor.

g. Pertemuan Ilmiah Rutin

Komponen yang dibiayai meliputi: honor pembicara, konsumsi peserta (snack), foto copy bahan

h. Promosi

Komponen yang dibiayai meliputi: leaflet, stiker, kalender, brosur, pin, merchandise. Selain itu dimungkinkan melakukan kegiatan yang melibatkan lembaga/instansi yang menjadi target promosi. Kegiatan promosi ini merupakan kegiatan yang harus dilakukan oleh setiap program studi dan fakultas, dan untuk selanjutnya tidak ada dana promosi dari panitia PMB kepada program studi dan fakultas. Promosi dengan menggunakan media massa (koran, radio, internet dan televisi) menjadi tanggung jawab panitia PMB UMS dan Pascasarjana.

i. Pengembangan dan Pemeliharaan Website

Komponen yang dibiayai meliputi: pembuatan website (bagi yang belum memiliki, dengan besaran dana maksimum Rp 1.000.000,-), pemeliharaan/update web (besarnya dana ditentukan berdasarkan frekuensi update, dengan besaran dana setiap update content adalah Rp 20.000,-). Komponen ini bersifat wajib untuk semua program studi dan fakultas. Bagi yang belum memiliki, maka harus mengembangkan, sedangkan yang sudah memiliki harus melakukan pemeliharaan konten web secara rutin.

j. Workshop

Komponen yang dibiayai meliputi: biaya fasilitator (honor, transportasi dan akomodasi), transport peserta, konsumsi, dekorasi dan perlengkapan, workshop kit, kesekretariatan, kepanitiaan

(11)

k. Aktivitas Asosiasi Program Studi

Komponen yang dibiayai meliputi: iuran anggota, transportasi dan akomodasi untuk pertemuan asosiasi, lumpsum peserta (meliputi transport lokal, uang makan dan uang saku), dan biaya lain-lain yang timbul dari aktivitas asosiasi.

l. Tracer Alumni

Komponen yang dibiayai meliputi: pembuatan instrumen, penggandaan instrumen, distribusi, analisis, temu alumni.

2. Pengembangan Khusus

Secara umum pengembangan khusus diperkenankan untuk melakukan aktivitas pada:

a. Kelas Internasional, kegiatan yang diperkenankan adalah penyesuaian kurikulum ke dalam bahasa asing, pembuatan panduan dalam bahasa asing (panduan praktikum, kerja praktik, tugas akhir, kuliah lapangan, dsb), penyelenggaraan tutorial, dan promosi kelas internasional (leaflet dan website).

b. Program Profesi, kegiatan yang diperkenankan adalah pengembangan kurikulum profesi, rapat rutin, promosi, perintisan dan pelaksanaan kerja sama, kegiatan asosiasi profesi, pembuatan buku panduan, dan pendampingan kuliah lapangan.

c. Pengembangan kurikulum. Dana digunakan untuk membiayai pelaksanaan pengembangan kurikulum yang meliputi: studi banding tentang kurikulum, mengundang/mendatangi stakeholder (alumni, pengguna lulusan, organisasi profesi, lembaga/industri terkait), penyusunan draft (visi dan misi Prodi, profil lulusan, kompetensi lulusan, peta kompetensi, struktur kurikulum dan beban belajar mahasiswa, peraturan transisi dan konversi kurikulum), sesuai dengan SOP Pengembangan Kurikulum Nomer Kode PPK-UMS-01.

d. Pengajuan Akreditasi. Dana ini digunakan untuk proses penyusunan evaluasi diri, borang program studi dan borang fakultas/pengelola, serta proses visitasi akreditasi.

e. Penguatan Pusat Studi

Komponen yang dibiayai meliputi: operasional dan diskusi ilmiah perumusan proposal penelitian dan pengabdian.

3. Pengembangan PBM dan Akademik Mahasiswa

a. Pengadaan dan perbaikan sarana pembelajaran, meliputi meja, kursi, papan tulis, sound system, Personal Computer (tidak boleh laptop/notebook) beserta perangkat

pendukungnya.

b. Pengadaan bahan habis pakai PBM, spidol, tinta, kapur, penghapus, map.

c. Pengadaan bahan ajar (kaset, CD, software), panduan (tugas akhir, kerja praktik, kuliah lapangan) dan alat peraga kuliah.

d. Penyusunan bahan ajar dalam bentuk soft file yang diupload ke website program studi masing-masing.

e. Peningkatan kompetensi dosen dalam pelaksanaan PBM (dalam bentuk in-house training) f. Pengembangan akademik non kurikuler mahasiswa, meliputi kegiatan kompetisi

mahasiswa dalam bidang ilmunya, pendampingan dan pembimbingan kegiatan penalaran mahasiswa.

4. Pengembangan Dosen

a. Penelitian kolaboratif adalah penelitian yang dilakukan oleh dosen dan melibatkan mahasiswa. (Ketentuan dan panduan rinci akan disusun oleh unit LPPM)

b. Pengabdian kolaboratif hanya diperuntukkan pengabdian masyarakat kolaboratif yang dilakukan bersama dengan minimal 2 orang mahasiswa

c. Presentasi/Pemakalah dalam seminar nasional, komponen biaya ini dapat digunakan untuk membiayai pendaftaran, prosiding, uang saku. transportasi dan akomodasi. Uang

(12)

saku, transportasi dan akomodasi, mengacu kepada standar biaya perjalanan dinas UMS. Komponen ini tidak berlaku untuk pemakalah pada seminar internasional dan insentif pemakalah, dimana keduanya masih harus diajukan secara terpisah ke Wakil Rektor I. d. Pelatihan/sertifikasi khusus keahlian, dimaksudkan untuk meningkatkan kepakaran dosen

dalam bidang ilmu yang ditekuni.

e. Pelatihan umum digunakan untuk membiayai pelatihan atau workshop yang dapat mencakup semua dosen dalam sebuah fakultas, misalnya workshop penyusunan buku ajar atau pelatihan metodologi penelitian dan lainnya.

5. Pengembangan Laboratorium

Pengembangan laboratorium dapat digunakan untuk a. Pengadaan alat baru

b. Perawatan dan perbaikan alat yang sudah ada

c. Pelatihan dosen atau laboran yang bersesuaian dengan alat yang dimiliki oleh laboratorium tersebut.

d. Pelatihan internal untuk asisten e. Pengembangan modul praktikum

Tidak termasuk untuk bahan habis pakai praktikum.

VII. FORMAT RENCANA IMPLEMENTASI TAHUN 2011/2012

Dokumen Rencana Implementasi tahun 2011/2012 dibuat dengan sistematika sebagaimana di bawah ini. Khusus BAB III (Usulan Kegiatan dan Anggaran), proses pembuatannya dilakukan secara online, baru kemudian dicetak.

HALAMAN JUDUL HALAMAN PERNYATAAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI

RANGKUMAN EKSEKUTIF

SUSUNAN TIM PENYUSUN DAN DESKRIPSI TUGASNYA

BAB I : Ringkasan Rencana Pengembangan selama 4 Tahun

1.1 Ringkasan pengembangan awal (dari tabel b1 pada panduan terdahulu)

RENCANA PENGEMBANGAN PROGRAM STUDI / FAKULTAS PROGRAM STUDI ... FAKULTAS ... No Aktivitas Pengembangan 2010/2011 2011/2012 2012/2013 2013/2014 Unit Terkait

Ganjil Genap Ganjil Genap Ganjil Genap Ganjil Genap

I. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN

1

2

II. TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SYSTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU

1 QAC

(13)

III. MAHASISWA DAN LULUSAN

1 BAA

2 ACEC

3 ... PMB

IV. SUMBER DAYA MANUSIA

1

Perpusta Kaan

2 HRD

V. KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK

1 P3AI

2 LC

VI. PEMBIAYAAN, SARANA DAN PRASARANA SERTA SYSTEM INFORMASI

1 IT

2

VII. PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DAN KERJA SAMA

1 LPPM

2

KERJA SAMA

1.2 Jika Program Studi/Fakultas melakukan perbaikan terhadap RPPS/RPF, maka harus disertakan Ringkasan pengembangan perbaikan (Tabel b1-perbaikan)

RENCANA PENGEMBANGAN PROGRAM STUDI / FAKULTAS (PERBAIKAN) PROGRAM STUDI ... FAKULTAS ... No Aktivitas Pengembangan 2010/2011 2011/2012 2012/2013 2013/2014 Unit Terkait Keterangan*

Ganjil Genap Ganjil Genap Ganjil Genap Ganjil Genap

I. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN

1 Perbaikan

2

II. TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SYSTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU

1 QAC Tambahan

2

III. MAHASISWA DAN LULUSAN

1 BAA Dibatalkan

2 ACEC Tetap

IV. SUMBER DAYA MANUSIA

1

Perpusta

kaan Tetap 2 HRD Tambahan

V. KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK

1 P3AI

2 LC

VI. PEMBIAYAAN, SARANA DAN PRASARANA SERTA SYSTEM INFORMASI

1 IT

2

VII. PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DAN KERJA SAMA

1 LPPM

2

KERJA SAMA

(14)

1.3 Perkembangan indikator kinerja pengembangan yang sudah ditetapkan dalam Rencana Pengembangan Program Studi/Fakultas (Sheet B2)

INDIKATOR KINERJA PENGEMBANGAN PROGRAM STUDI / FAKULTAS PROGRAM STUDI ... FAKULTAS ... No Indikator Kinerja Base line

Capaian Target Akhir

2010/2011 2010/2011 2011/2012 2012/2013 2013/2014 I. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN

1

2 ...

II. TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SYSTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU

1

2 ...

III. MAHASISWA DAN LULUSAN

1

2 ...

IV. SUMBER DAYA MANUSIA

1

2 ...

V. KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK

1

2 ...

VI. PEMBIAYAAN, SARANA DAN PRASARANA SERTA SYSTEM INFORMASI

1

2 ...

VII. PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DAN KERJA SAMA

1

2 ...

BAB II : Rekapitulasi Pelaksanaan Tahun 2010/2011 2.1 Rekapitulasi Pelaksanaan Kegiatan

Setiap kegiatan harus memuat nama kegiatan, tujuan, pelaksanaan kegiatan, keluaran dan dampak kegiatan, serta kendala. Semua kegiatan yang diusulkan harus dilaporkan, baik terlaksana atau tidak.

Nama Kegiatan (1) Tujuan Kegiatan (2) Pelaksanaan (waktu, tempat, materi, peserta dsb) (3)

Keluaran dan Dampak (4) Kendala (5) Rapat rutin Juli 2010 (contoh) Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan sebelumnnya dan Merencanakan kegiatan bulan selanjutnya. 5 Juli 2010, 6 orang dosen, di ruang sidang, membahas rencana perkuliahan semester gasal 201. 1. Daftar pengampu Mata kuliah dan beban mengajar dosen 2. Dosen dapat

menyiapkan kuliah lebih awal, sehingga

diharapkan pelaksanaan PBM lebih baik.

1. Tidak semua dosen datang pada saat rapat 2. Belum mengetahui secara rinci jumlah mahasiswa baru.

(15)

2.2 Rekapitulasi Penggunaan Anggaran

Setiap penggunaan anggaran harus dibuat rekapitulasi penggunaan yang memuat antara lain: nama kegiatan, anggaran yang diajukan, anggaran yang digunakan, saldo, dan status (pengembalian sisa dan SPJ).

Nama Kegiatan (1) Anggaran yang diajukan (2) Anggaran yang digunakan (3) Saldo (4)=(2)-(3)

Status (pengembalian sisa dan SPJ) Rapat rutin bulan Juli 2010 350.000 300.000 50.000 Belum SPJ Belum dikembalikan .... .... Total ... ... ...

BAB III : Usulan Kegiatan dan Anggaran

Pengajuan usulan kegiatan dan anggaran dilakukan secara online, dengan mengisi formulir online yang telah disediakan. Tiap kegiatan yang diusulkan memuat informasi sebagai berikut:

1. Nama Kegiatan 2. Latar Belakang 3. Tujuan

4. Rencana Pelaksanaan Kegiatan 5. Output/Dampak

6. Usulan Anggaran

7. Referensi butir akreditasi 8. PIC

Khusus untuk kegiatan yang bersifat rutin (misalnya: rapat rutin, kegiatan RPID, Pertemuan Ilmiah Bulanan) dapat dituliskan dalam 1 ajuan kegiatan, dengan usulan anggaran sebesar anggaran setiap kegiatan dikalikan dengan frekuensi kegiatan selama 1 tahun.

Lampiran

1. Daftar dosen tetap dan kontrak

2. Ringkasan Rencana Pengembangan Individu Dosen 3. Rencana Pengembangan Laboratorium (jika ada)

Dokumen keseluruhan ditulis dengan menggunakan huruf Times new Roman atau Arial atau Calibri, ukuran 12, spasi 1 dan dicetak di atas kertas ukuran A4 dan disusun menggunakan perwajahan dan tata tulis yang konsisten. Dokumen dicetak rangkap 2, dan ditata dalam binder clip yang dimasukkan ke dalam map plastik warna merah (untuk Program Studi) dan warna kuning (untuk Fakultas). Dokumen dikumpulkan paling lambat Kamis, 30 Juni 2011, sebelum jam 16.00 WIB ke kantor Tim Pelaksana Penguatan Program Studi (Sebelah Timur QAC). Softcopy dokumen dikirimkan dalam bentuk CD, dalam format *.doc dan *.xls (kecuali BAB III, dalam format *.pdf).

Jika program studi/fakultas tidak bisa menyerahkan dokumen RIT pada waktu yang telah ditetapkan di atas maka akan diikutkan dalam mekanisme review dan negosiasi bagi yang terlambat dengan konsekuensi berupa pemotongan anggaran pengembangan lembaga sebesar 10% untuk setiap bulan keterlambatan. Jika keterlambatan lebih dari 3 bulan (lebih dari tanggal 30 September 2011) maka universitas tidak akan memberikan alokasi anggaran pengembangan (meliputi pengembangan lembaga, dosen, khusus, PBM dan laboratorium) ke program studi atau fakultas untuk tahun anggaran 2011/2012.

(16)

VIII. ORGANISASI PELAKSANA PROGRAM

Untuk melaksanakan Program Penguatan Program Studi, dibutuhkan peran serta aktif dari segenap civitas akademika program studi, pimpinan program studi, pimpinan fakultas, lembaga-lembaga pendukung serta pimpinan universitas. Adapun peran dan tanggung jawab dari tiap-tiap elemen adalah sebagi berikut:

1. Ketua Program Studi

a. Bertanggung jawab dalam penyusunan RPPS dan RIT

b. Mengkoordinir pelaksanaan aktivitas pengembangan di tingkat program studi c. Melaporkan semua aktivitas pengembangan setiap bulan

2. Sekretaris Program Studi

a. Membantu aktivitas penyusunan RPPS dan RIT

b. Membantu kaprodi dalam pelaksanaan aktivitas pengembangan c. Melaporkan keuangan berkoordinasi dengan WD II

3. Kepala Laboratorium

a. Membantu aktivitas penyusunan RPPS dan RIT, terutama untuk pengembangan laboratorium

b. Melaporkan kegiatan laboratorium 4. Ketua Penjaminan Mutu Program Studi

a. Bersama dengan kaprodi menyusun RPPS dan RIT b. Memonitor pelaksanaan aktivitas di program studi c. Melaporkan hasil monitoring ke QAC

5. Dosen

a. Membuat rencana pengembangan akademik individual

b. Melaksanakan rencana pengembangan yang telah disusun oleh dosen (individu), program studi, dan fakultas

c. Melaporkan aktivitas pengembangan akademik yang telah dilakukan 6. Dekan

a. Bertanggung jawab dalam penyusunan Rencana Pengembangan Fakultas dan RIT b. Mengkoordinir pelaksanaan RPF di tingkat fakultas, berkoordinasi dengan kaprodi c. Memonitor semua aktivitas pengembangan di tingkat program studi di bawahnya 7. Wakil Dekan I

a. Bersama dengan Dekan menyusun RPF dan RIT b. Membantu Dekan dalam pelaksanaan RPF

c. Melaporkan aktivitas pengembangan di tingkat fakultas 8. Wakil Dekan II

a. Bersama dengan Dekan menyusun RPF dan RIT

b. Membantu Dekan dalam pelaksanaan RPF, terutama untuk pengadaan dan perbaikan fasilitas

c. Melaporkan keuangan 9. Wakil Dekan III

a. Bersama dengan Dekan menyusun RPF dan RIT

b. Membantu Dekan dalam pelaksanaan RPF, terutama untuk kegiatan pengembangan kemahasiswaan dan alumni

c. Melaporkan aktivitas pengembangan kemahasiswaan di tingkat fakultas 10. Pembantu Bendahara Fakultas

a. Membantu proses pencairan dan pelaporan anggaran, baik oleh fakultas maupun program studi

11. Quality Assurance Center (QAC)

a. Mengkoordinir proses pelaksanaan program di tingkat universitas, sejak dari aktivitas penyusunan RPPS hingga pelaporan

(17)

b. Melakukan monitoring pelaksanaan pada pertengahan periode c. Mengevaluasi kinerja program studi pada akhir tahun

d. Melakukan audit terhadap aktivitas yang dilakukan 12. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

a. Memonitor aktivitas penelitian dan pengabdian kolaboratif untuk semua program studi

b. Memberi masukan kepada program studi terkait dengan penelitian dan pengabdian kolaboratif

c. Menyediakan panduan penelitian dan pengabdian kolaboratif d. Mengkoordinir Program Pembinaan Sekolah Mitra

e. Melakukan pengawasan dan pembinaan pengelolaan jurnal ilmiah f. Mengelola program hibah Riset Unggulan Program Studi

13. Pusat Peningkatan dan Pengembangan Aktivitas Pembelajaran (P3AI) a. Memonitor aktivitas pengembangan kurikulum dan PBM

b. Memberikan masukan kepada program studi untuk aktivitas pengembangan kurikulum dan PBM

c. Menyediakan panduan pengembangan pembelajaran d. Mengelola program hibah E-Learning

14. Language Center (LC)

a. Memonitor aktivitas pengembangan bahasa asing, terutama peningkatan kemampuan bahasa Inggris

b. Memberikan masukan kepada program studi untuk aktivitas pengembangan kemampuan bahasa asing dosen dan mahasiswa

15. Biro Administrasi Akademik (BAA)

a. Menyediakan data-data akademik pendukung penyusunan dan pelaksanaan kegiatan

b. Mengkoordinir penyusunan kompilasi laporan 16. Unit Information Technology (IT)

a. Menyediakan perangkat lunak pendukung pelaporan dan monitoring secara online

b. Memberikan dukungan layanan perawatan dan perbaikan system monitoring dan evaluasi online

c. Menyediakan panduan pelaporan dan monitoring online 17. Lembaga Pengembangan Ilmu-ilmu Dasar (LPID)

a. Memonitor pelaksanaan pengembangan ilmu-ilmu dasar oleh program studi b. Mengkoordinir pelaksanaan pengembangan materi ajar Mata Kuliah Dasar di

tingkat universitas 18. Perpustakaan

a. Melakukan pengadaan bahan pustaka, sesuai dengan permintaan program studi atau fakultas

b. Memberi masukan dan informasi kepada berkaitan dengan pengadaan bahan pustaka baik yang buku maupun jurnal

19. Biro Administrasi Umum

a. Mengkoordinir proses pengadaan barang dan jasa di tingkat universitas b. Menginventaris aset yang dibeli baik oleh program studi, fakultas maupun unit 20. Biro Keuangan

a. Melakukan proses pencairan anggaran berdasarkan ajuan dari program studi, fakultas dan unit

b. Mengevaluasi laporan penggunaan anggaran dari program studi, fakultas dan unit 21. Biro Pengembangan PESMA KHMM, Kantor Internasional, Pengembangan SDM

(18)

a. Mengkoordinir pelaksanaan pelatihan karyawan dan dosen (khusus bahasa Inggris)

b. Membuat standar pengembangan kelas internasional

c. Mengkoordinir pelaksanaan perintisan kerja sama internasional 22. Unit Maintenance

a. Mengkoordinir pelaksanaan perbaikan dan perawatan ruang dan gedung

Untuk memperlancar pelaksanaan Program Penguatan Program Studi, universitas telah membentuk Tim Pelaksana Penguatan Program Studi sebagaimana terlampir. Sekretariat Tim Pelaksana berada di Gedung A Lt 1 (sebelah timur QAC), No Ekstensi : 234 atau 365; Email: [email protected]

IX. JADWAL PELAKSANAAN TAHUN 2011/2012

KEGIATAN W A K T U

Sosialisasi Panduan 27 Mei 2011

Raker Fakultas dan Prodi 28 Mei – 29 Juni 2011 Pengumpulan Proposal (RIT) Kamis, 30 Juni 2011

Desk Evaluation Jum’at & Sabtu, 1-2 Juli 2011 Revisi Proposal dan Negosiasi Selasa & Rabu, 5-6 Juli 2011

Kontrak Awal Juli 2011

Pengajuan Pencairan Awal Juli 2011, Akhir September 2011, Akhir Desember 2011, dan Akhir Maret 2012 Pencairan Anggaran Sebelum tanggal 10 setiap bulan

Pelaporan Kegiatan dan Keuangan (on line) Tiap akhir kegiatan

Pelaporan SPJ Keuangan Tiap akhir bulan (baik terlaksana atau tidak) Pengumpulan Laporan Akhir Kegiatan

2010/2011

Akhir Juli 2011

Monev Pelaksanaan 2010/2011 Agustus 2011 Tindak Lanjut Monev Agustus 2011

Monev ½ Tahun Januari 2012

Perubahan Kegiatan dan Anggaran Januari 2012 Persetujuan Perubahan Februari 2012 Monev Pelaksanaan 2011/2012 Agustus 2012 Tindak Lanjut Monev Agustus 2012

(19)

LAMPIRAN 1. KODE MATA ANGGARAN UMS

KODE MA Rutin/Non Bidang NAMA MATA ANGGARAN

1.01.03.01 Rutin 1 Pemeliharaan Alat Lab. 1.01.04.01 Rutin 1 Promosi Mahasiswa Baru

1.01.06.02 Rutin 1 Pengembangan dan Updating website 1.01.07.00 Rutin 1 Perjalanan Dinas Bidang I

1.02.01.01 Non Rutin 1 Diskusi Ilmiah

1.02.01.02 Non Rutin 1 Seminar/Lokakarya Nasional, Kuliah Tamu, Kuliah Umum 1.02.01.03 Non Rutin 1 Seminar/Lokakarya Internasional

1.02.01.04 Non Rutin 1 Workshop/Pelatihan

1.02.01.05 Non Rutin 1 Pengiriman Seminar/Lokakarya Akademik 1.02.01.06 Non Rutin 1 Pengiriman Workshop/Pelatihan

1.02.01.07 Non Rutin 1

Penyempurnaan Kurikulum / Sarana Pengajaran (GBPP, SAP, SILABI, TRANSPARAN SHEET MENGAJAR, dll)

1.02.01.08 Non Rutin 1 Penyusunan Buku Ajar 1.02.01.10 Non Rutin 1 Rekruitmen Dosen 1.02.01.11 Non Rutin 1 Pelantikan Guru Besar 1.02.01.12 Non Rutin 1 Pendirian Program Studi 1.02.02.01 Non Rutin 1 Akreditasi Jurnal/Majalah 1.02.02.02 Non Rutin 1 Penerbitan Jurnal/Majalah

1.02.02.03 Non Rutin 1 Pemuatan karya dosen di media massa 1.02.03.01 Non Rutin 1 Pengadaan Komputer (untuk kelas/lab) 1.02.03.02 Non Rutin 1 Pengadaan LCD Viewer / TV (untuk kelas/lab) 1.02.03.03 Non Rutin 1 Pengadaan Sound System (untuk kelas/lab) 1.02.03.04 Non Rutin 1 Pengadaan AC (untuk kelas/lab)

1.02.03.05 Non Rutin 1 Pengadaan Buku

1.02.03.06 Non Rutin 1 Pengadaan Meja & Kursi Perkuliahan / Praktikum 1.02.03.07 Non Rutin 1 Pengadaan White Board/Papan Tulis

1.02.03.08 Non Rutin 1 Pengadaan Alat Lab

1.02.05.01 Non Rutin 1 Penyusunan Sistem Penjaminan Mutu 1.02.05.02 Non Rutin 1 Audit Mutu/Akreditasi

1.02.07.01 Non Rutin 1 Penelitian Dosen (kolaboratif Dosen & Mahasiswa) 1.02.07.02 Non Rutin 1 Penelitian Reguler

1.02.07.03 Non Rutin 1 Pengabdian kepada masyarakat 1.02.07.04 Non Rutin 1 Pengabdian Kolaboratif

1.02.08.00 Non Rutin 1 Konsolidasi Organisasi Bidang I 2.01.04.01 Rutin 2 Pengadaan Alat Tulis Kantor 2.01.04.02 Rutin 2 Pengadaan Barang Cetakan 2.01.04.03 Rutin 2 Pengadaan Pos & Telekomunikasi 2.01.06.01 Rutin 2 Pemeliharaan Gedung & Lingkungan

2.01.06.02 Rutin 2 Pemeliharaan Alat Kantor-Komputer dan Peripheralnya 2.01.06.03 Rutin 2 Pemeliharaan Alat Kantor-Non Komputer

2.01.06.04 Rutin 2 Pemeliharaan Sarana Kantor & Kelas - Furniture 2.01.06.05 Rutin 2 Pemeliharaan Sarana Kantor - Alat Komunikasi

(20)

2.01.09.00 Rutin 2 Perjalanan Dinas Bidang II 2.01.10.00 Rutin 2 Operasional Bidang II

2.02.02.01 Non Rutin 2 Kursus/Pelatihan/Baitul Arqom 2.02.02.02 Non Rutin 2 Pengiriman Kursus/Pelatihan karyawan

2.02.03.01 Non Rutin 2 Pengadaan Alat Kantor-Komputer & Pheriperalnya 2.02.03.02 Non Rutin 2 Pengadaan Alat Kantor-Non Komputer

2.02.03.03 Non Rutin 2 Pengadaan Alat Kantor-Furniture 2.02.05.01 Non Rutin 2 Pembayaran Iuran Asosiasi 2.02.07.00 Non Rutin 2 Konsolidasi Organisasi Bidang II 3.01.01.01 Rutin 3 Program Pengenalan Akademik 3.01.02.00 Rutin 3 Perjalanan Dinas Bidang III 3.02.02.01 Non Rutin 3 Diskusi Ilmiah Mahasiswa

3.02.02.02 Non Rutin 3 Seminar/Lokakarya Regional / Nasional Akademik Mahasiswa 3.02.02.03 Non Rutin 3 Seminar/Lokakarya Nasional Akademik Mahasiswa

3.02.02.04 Non Rutin 3 Pengiriman Diskusi Ilmiah Mahasiswa 3.02.02.05 Non Rutin 3

Pengiriman Seminar/Lokakarya Regional /Nasional Akademik Mahasiswa

3.02.02.06 Non Rutin 3 Pengiriman Seminar/Lokakarya Nasional Akademik Mahasiswa 3.02.02.07 Non Rutin 3 Pembentukan Kelompok Studi

3.02.02.08 Non Rutin 3 Workshop/Pelatihan Mahasiswa 3.02.02.09 Non Rutin 3 Penelitian Reguler Mahasiswa 3.02.02.10 Non Rutin 3 Penelitian Kompetisi Mahasiswa

3.02.02.11 Non Rutin 3 Penerbitan Karya Ilmiah & Informasi Mahasiswa 3.02.04.01 Non Rutin 3 Pelacakan informasi alumni

3.02.04.02 Non Rutin 3 Pemberdayaan alumni dalam rangka promosi 3.02.07.00 Non Rutin 3 Konsolidasi Organisasi Bidang III

4.01.01.01 Rutin 4 Mentoring Al Islam Kemuhammadiyahan (Baitul Arqom) 4.01.02.00 Rutin 4 Perjalanan Dinas Bidang IV

4.02.01.02 Non Rutin 4 Promosi

4.02.02.01 Non Rutin 4 Kerjasama dengan Amal Usaha Muhammadiyah 4.02.03.01 Non Rutin 4 Perintisan kerjasama dengan PT

4.02.03.02 Non Rutin 4 Penandatanganan MoU dengan PT 4.02.03.03 Non Rutin 4 Pelayanan Tamu Universitas dari PT lain

4.02.04.01 Non Rutin 4 Perintisan kerjasama dengan pemda/swasta lain 4.02.04.02 Non Rutin 4 Penandatanganan MoU dengan pemda/swasta lain 4.02.04.03 Non Rutin 4 Pelayanan Tamu Universitas dari pemda/swasta lain 4.02.05.00 Non Rutin 4 Konsolidasi Organisasi Bidang IV

(21)

LAMPIRAN 2. KODE BUTIR PENILAIAN AKREDITASI BAN PT UNTUK PROGRAM STUDI (SHEET A1)

No. No. Butir

Penilaian Aspek Penilaian

I. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN

1 1.1.a Kejelasan dan kerealistikan visi, misi, tujuan, dan sasaran program studi. 2 1.1.b Strategi pencapaian sasaran dengan rentang waktu yang jelas dan didukung

oleh dokumen. 3 1.2

Sosialisasi visi-misi. Sosialisasi yang efektif tercermin dari tingkat

pemahaman seluruh pemangku kepentingan internal yaitu sivitas akademika (dosen dan mahasiswa) dan tenaga kependidikan.

II. TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SYSTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU

4 2.1

Tata pamong menjamin terwujudnya visi, terlaksananya misi, tercapainya tujuan, berhasilnya strategi yang digunakan secara kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab, dan adil.

5 2.2 Karakteristik kepemimpinan yang efektif (kepemimpinan operasional, kepemimpinan organisasi, kepemimpinan publik).

6 2.3 Sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi mencakup:

planning, organizing, staffing, leading, controlling yang efektif dilaksanakan.

7 2.4 Pelaksanaan penjaminan mutu di program studi. 8 2.5 Penjaringan umpan balik dan tindak lanjutnya.

9 2.6

Upaya untuk menjamin keberlanjutan (sustainability) program studi. Mencakup : (a) upaya peningkatan animo calon mahasiswa (b) upaya peningkatan mutu manajemen (c) upaya peningkatan mutu lulusan (d) upaya pelaksanaan dan hasil kerjasama kemitraan

III. MAHASISWA DAN LULUSAN

10 3.1.1.a Rasio calon mahasiswa yang ikut seleksi terhadap daya tampung. 11 3.1.1.b Rasio mahasiswa baru reguler yang melakukan registrasi terhadap calon

mahasiswa baru reguler yang lulus seleksi.

12 3.1.1.c Rasio mahasiswa baru transfer terhadap mahasiswa baru regular. 13 3.1.1.d Rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) selama lima tahun terakhir. 14 3.1.2 Penerimaan mahasiswa non-reguler (selayaknya tidak membuat beban

dosen sangat berat, jauh melebihi beban ideal sekitar 12 sks).

15 3.1.3 Penghargaan atas prestasi mahasiswa di bidang nalar, bakat dan minat. 16 3.1.4.a Persentase kelulusan tepat waktu.

17 3.1.4.b Persentase mahasiswa yang DO atau mengundurkan diri. 18 3.2.1

Layanan dan kegiatan kemahasiswaan (ragam, jenis, dan aksesibilitasnya) yang dapat dimanfaatkan untuk membina dan mengembangkan penalaran, minat, bakat, seni, dan kesejahteraan.

19 3.2.2 Kualitas layanan kepada mahasiswa.

20 3.3.1.a Upaya pelacakan dan perekaman data lulusan.

21 3.3.1.b Penggunaan hasil pelacakan untuk perbaikan: (1) proses pembelajaran, (2) penggalangan dana, (3) informasi pekerjaan, (4) membangun jejaring. 22 3.3.1.c Pendapat pengguna lulusan terhadap mutu alumni.

23 3.3.2 Profil masa tunggu kerja pertama (dalam bulan).

24 3.3.3 Profil kesesuaian bidang kerja dengan bidang studi (keahlian) lulusan. 25 3.4.1 Bentuk partisipasi lulusan dan alumni dalam mendukung pengembangan

akademik program studi.

26 3.4.2 Bentuk partisipasi lulusan dan alumni dalam mendukung pengembangan non-akademik program studi.

(22)

IV. SUMBER DAYA MANUSIA

27 4.1

Pedoman tertulis tentang sistem seleksi, perekrutan, penempatan, pengembangan, retensi, dan pemberhentian dosen dan tenaga kependidikan.

28 4.2.1 Pedoman tertulis tentang sistem monitoring dan evaluasi, serta rekam jejak kinerja akademik dosen dan kinerja tenaga kependidikan.

29 4.2.2 Pelaksanaan monitoring dan evaluasi kinerja dosen di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

30 4.3.1.a Dosen tetap berpendidikan (terakhir) S2 dan S3 yang bidang keahliannya sesuai dengan kompetensi PS.

31 4.3.1.b Dosen tetap yang berpendidikan S3 yang bidang keahliannya sesuai dengan kompetensi PS.

32 4.3.1.c Dosen tetap yang memiliki jabatan lektor kepala dan guru besar yang bidang keahliannya sesuai dengan kompetensi PS.

33 4.3.1.d Dosen yang memiliki Sertifikat Pendidik Profesional.

34 4.3.2 Rasio mahasiswa terhadap dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan bidang PS.

35 4.3.3 Rata-rata beban dosen per semester, atau rata-rata FTE (Fulltime Teaching

Equivalent).

36 4.3.4 & 4.3.5 Kesesuaian keahlian (pendidikan terakhir) dosen dengan mata kuliah yang diajarkannya.

37 4.3.4 & 4.3.5 Tingkat kehadiran dosen tetap dalam mengajar.

38 4.4.1 Rasio jumlah dosen tidak tetap, terhadap jumlah seluruh dosen.

39 4.4.2.a Kesesuaian keahlian dosen tidak tetap dengan mata kuliah yang diampu. 40 4.4.2.b Pelaksanaan tugas atau tingkat kehadiran dosen tidak tetap dalam mengajar. 41 4.5.1 Kegiatan tenaga ahli/pakar sebagai pembicara dalam seminar/pelatihan,

pembicara tamu, dsb, dari luar PT sendiri (tidak termasuk dosen tidak tetap). 42 4.5.2 Peningkatan kemampuan dosen tetap melalui program tugas belajar dalam

bidang yang sesuai dengan bidang PS. 43 4.5.3

Kegiatan dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan PS dalam seminar ilmiah/ lokakarya/ penataran/ workshop/ pagelaran/

pameran/peragaan yang tidak hanya melibatkan dosen PT sendiri.

44 4.5.4

Prestasi dalam mendapatkan penghargaan hibah, pendanaan program dan kegiatan akademik dari tingkat nasional dan internasional; besaran dan proporsi dana penelitian dari sumber institusi sendiri dan luar institusi. 45 4.5.5 Reputasi dan keluasan jejaring dosen dalam bidang akademik dan profesi. 46 4.6.1.a Pustakawan: jumlah dan kualifikasinya.

47 4.6.1.b Laboran, analis, teknisi, operator: jumlah, kualifikasi, dan mutu kerjanya. 48 4.6.1.c Tenaga administrasi: jumlah dan kualifikasinya.

49 4.6.2 Upaya PS dalam meningkatkan kualifikasi dan kompetensi tenaga kependidikan.

V. KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK

50 5.1.1.a Struktur kurikulum (harus memuat standar kompetensi lulusan yang terstruktur dalam kompetensi utama, pendukung dan lainnya ). 51 5.1.1.b Orientasi dan kesesuaian kurikulum dengan visi dan misi PS. 52 5.1.2.a Kesesuaian mata kuliah dengan standar kompetensi.

53 5.1.2.b Persentase mata kuliah yang dalam penentuan nilai akhirnya memberikan bobot pada tugas-tugas (PR atau makalah) ≥ 20%.

54 5.1.2.c Matakuliah dilengkapi dengan deskripsi matakuliah, silabus dan SAP. 55 5.1.3 Fleksibilitas mata kuliah pilihan.

56 5.1.4 Substansi praktikum dan pelaksanaan praktikum.

(23)

58 5.2.b Penyesuaian kurikulum dengan perkembangan Ipteks dan kebutuhan.

59 5.3.1.a

Pelaksanaan pembelajaran memiliki mekanisme untuk memonitor, mengkaji, dan memperbaiki secara periodik kegiatan perkuliahan (kehadiran dosen dan mahasiswa), penyusunan materi perkuliahan, serta penilaian hasil belajar. 60 5.3.1.b Mekanisme penyusunan materi perkuliahan.

61 5.3.2 Mutu soal ujian.

62 5.4.1 Rata-rata banyaknya mahasiswa per dosen Pembimbing Akademik per semester.

63 5.4.2.a Pelaksanaan kegiatan pembimbingan akademik.

64 5.4.2.b Jumlah rata-rata pertemuan pembimbingan akademik per mahasiswa per semester.

65 5.4.2.c Efektivitas kegiatan pembimbingan akademik. 66 5.5.1.a Ketersediaan panduan, sosialisasi, dan penggunaan. 67 5.5.1.b Rata-rata mahasiswa per dosen pembimbing tugas akhir.

68 5.5.1.c Rata-rata jumlah pertemuan/pembimbingan selama penyelesaian TA. 69 5.5.1.d Kualifikasi akademik dosen pembimbing tugas akhir.

70 5.5.2 Rata-rata waktu penyelesaian penulisan tugas akhir.

71 5.6 Upaya perbaikan sistem pembelajaran yang telah dilakukan selama tiga tahun terakhir.

72 5.7.1 Kebijakan tentang suasana akademik (otonomi keilmuan, kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik).

73 5.7.2 Ketersediaan dan jenis prasarana, sarana dan dana yang memungkinkan terciptanya interaksi akademik antara sivitas akademika.

74 5.7.3 Program dan kegiatan akademik untuk menciptakan suasana akademik (seminar, simposium, lokakarya, bedah buku, penelitian bersama dll). 75 5.7.4 Interaksi akademik antara dosen-mahasiswa.

76 5.7.5 Pengembangan perilaku kecendekiawanan.

VI. PEMBIAYAAN, SARANA DAN PRASARANA SERTA SYSTEM INFORMASI

77 6.1 Keterlibatan program studi dalam perencanaan target kinerja, perencanaan kegiatan/ kerja dan perencanaan/alokasi dan pengelolaan dana.

78 6.2.1 Besarnya dana (termasuk hibah) yang dikelola dalam tiga tahun terakhir. 79 6.2.2 Dana penelitian dalam tiga tahun terakhir.

80 6.2.3 Dana yang diperoleh dalam rangka pengabdian kepada masyarakat dalam tiga tahun terakhir.

81 6.3.1 Luas ruang kerja dosen 82 6.3.2

Prasarana (kantor, ruang kelas, ruang laboratorium, studio, ruang perpustakaan, kebun percobaan, dsb. kecuali ruang dosen) yang dipergunakan PS dalam proses pembelajaran.

83 6.3.3 Prasarana lain yang menunjang (misalnya tempat olah raga, ruang bersama, ruang himpunan mahasiswa, poliklinik).

84 6.4.1.a Bahan pustaka yang berupa buku teks.

85 6.4.1.b Bahan pustaka yang berupa disertasi/tesis/ skripsi/ tugas akhir. 86 6.4.1.c Bahan pustaka yang berupa jurnal ilmiah terakreditasi Dikti. 87 6.4.1.d Bahan pustaka yang berupa jurnal ilmiah internasional .

88 6.4.1e Bahan pustaka yang berupa prosiding seminar dalam tiga tahun terakhir. 89 6.4.2 Akses ke perpustakaan di luar PT atau sumber pustaka lainnya.

90 6.4.3

Ketersediaan, akses dan pendayagunaan sarana utama di lab (tempat praktikum, bengkel, studio, ruang simulasi, rumah sakit, puskesmas/balai kesehatan, green house, lahan untuk pertanian, dan sejenisnya).

91 6.5.1 Sistem informasi dan fasilitas yang digunakan PS dalam proses pembelajaran (hardware, software, e-learning, dan perpustakaan).

(24)

VII. PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, DAN KERJA SAMA

93 7.1.1 Jumlah penelitian yang dilakukan oleh dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan PS per tahun, selama 3 tahun.

94 7.1.2 Keterlibatan mahasiswa yang melakukan tugas akhir dalam penelitian dosen. 95 7.1.3 Jumlah artikel ilmiah yang dihasilkan oleh dosen tetap yang bidang

keahliannya sesuai dengan PS per tahun, selama tiga tahun.

96 7.1.4 Karya-karya PS/institusi yang telah memperoleh perlindungan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) dalam tiga tahun terakhir.

97 7.2.1 Jumlah kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilakukan oleh dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan PS.

98 7.2.2 Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. 99 7.3.1 Kegiatan kerjasama dengan instansi di dalam negeri dalam tiga tahun

terakhir.

100 7.3.2 Kegiatan kerjasama dengan instansi di luar negeri dalam tiga tahun terakhir.

LAMPIRAN 3. KODE BUTIR PENILAIAN AKREDITASI BAN PT UNTUK FAKULTAS (SHEET A2)

No. No. Butir

Penilaian Aspek Penilaian

I. VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN

1 1.1.1 Kejelasan dan kerealistikan visi, misi, tujuan, dan sasaran Fakultas/Sekolah Tinggi.

2 1.1.2 Strategi pencapaian sasaran dengan rentang waktu yang jelas dan didukung oleh dokumen.

3 1.2 Pemahaman visi, misi, tujuan, dan sasaran Fakultas/ Sekolah Tinggi oleh seluruh pemangku kepentingan internal (internal stakeholders): sivitas akademika (dosen dan mahasiswa) dan tenaga penunjang.

II. TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SYSTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU

4 2.1 Tatapamong menjamin terwujudnya visi, terlaksanakannya misi, tercapainya tujuan, berhasilnya strategi yang digunakan secara kredibel, transparan, akuntabel, bertanggung jawab, dan adil.

5 2.2 Kelengkapan dan efisiensi dalam struktur organisasi, serta dukungan struktur organisasi terhadap pengelolaan program-program studi di bawahnya. 6 2.3 Kepemimpinan Fakultas/Sekolah Tinggi memiliki karakteristik: kepemimpinan

operasional, kepemimpinan organisasi, kepemimpinan publik.

7 2.4 Sistem pengelolaan fungsional dan operasional Fakultas/Sekolah Tinggi mencakup: planning, organizing, staffing, leading, controlling yang efektif dilaksanakan.

8 2.5.1 Keberadaan dan efektivitas unit pelaksana penjaminan mutu. 9 2.5.2 Memiliki standar mutu.

III. MAHASISWA DAN LULUSAN

10 3.1.1 Sistem rekrutmen dan seleksi mahasiswa baru dan efektivitas implementasinya. 11 3.1.2 Rasio mahasiswa reguler dan transfer.

12 3.1.3 Motivasi penerimaan mahasiswa transfer. 13 3.2.1 Rata-rata masa studi lulusan dan IPK rata-rata.

14 3.2.2 Upaya pengembangan dan peningkatan mutu lulusan: jenis program yang dilakukan dan efektivitas pelaksanaannya.

(25)

IV. SUMBER DAYA MANUSIA

15 4.1.1 Kecukupan dan kualifikasi dosen tetap pada Fakultas/Sekolah Tinggi. 16 4.1.2.a Upaya pengembangan dan peningkatan mutu dosen tetap.

17 4.1.2.b Dosen yang tugas belajar.

18 4.1.3 Upaya fakultas dalam mengembangkan tenaga dosen tetap. 19 4.2 Kecukupan dan kualifikasi tenaga kependidikan.

V. KURIKULUM, PEMBELAJARAN DAN SUASANA AKADEMIK

20 5.1 Peran Fakultas/Sekolah Tinggi dalam penyusunan, implementasi, dan pengembangan kurikulum untuk program studi dibawahnya.

21 5.2 Peran Fakultas/Sekolah Tinggi dalam memonitor dan mengevaluasi proses pembelajaran.

22 5.3 Peran Fakultas/Sekolah Tinggi dalam penciptaan suasana akademik yang kondusif.

VI. PEMBIAYAAN, SARANA DAN PRASARANA SERTA SYSTEM INFORMASI

23 6.1.1.a Penggunaan dana untuk operasional (pendidikan, penelitian, pengabdian pada masyarakat) di Fakultas/Sekolah Tinggi

24 6.1.1.b Dana penelitian dalam tiga tahun terakhir di Fakultas/ Sekolah Tinggi

25 6.1.1.c Dana yang diperoleh dalam rangka pelayanan/ pengabdian kepada masyarakat dalam tiga tahun terakhir di Fakultas/Sekolah Tinggi

26 6.1.2.a Kecukupan dana yang diperoleh Fakultas/Sekolah Tinggi.

27 6.1.2.b Upaya pengembangan dana (upaya penanggulangan jika terdapat kekurangan, atau upaya mencari tambahan dana).

28 6.2.1 Investasi untuk pengadaan sarana dalam tiga tahun terakhir dibandingkan dengan kebutuhan saat ini.

29 6.2.2 Rencana investasi untuk pengadaan sarana dalam lima tahun ke depan. 30 6.3.1 Mutu dan kecukupan akses prasarana yang dikelola Fakultas/Sekolah Tinggi

untuk keperluan PS.

31 6.3.2 Rencana pengembangan prasarana oleh Fakultas/Sekolah tinggi untuk program studi.

32 6.4.1.a Sistem informasi dan fasilitas yang digunakan Fakultas dalam proses pembelajaran (hardware, software, e-learning, dan perpustakaan). 33 6.4.1.b Sistem informasi dan fasilitas yang digunakan Fakultas dalam administrasi

(akademik, keuangan, personil, dll.). 34 6.4.2 Aksesibilitas data dalam sistem informasi.

35 6.4.3 Media/cara penyebaran informasi/kebijakan untuk sivitas akademika di fakultas/sekolah tinggi.

36 6.4.4 Rencana strategi pengembangan sistem informasi jangka panjang: mempertimbangkan perkembangan teknologi informasi, dan komitmen Fakultas/Sekolah Tinggi dalam hal pendanaan.

VII. PENELITIAN, PELAYANAN/PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, DAN KERJA SAMA

37 7.1.1.a Banyaknya kegiatan penelitian (rata-rata jumlah penelitian per dosen per tiga tahun).

38 7.1.1.b Besar dana penelitian.

39 7.1.2 Upaya pengembangan kegiatan penelitian oleh pihak Fakultas/ Sekolah Tinggi. 40 7.2.1.a Banyak kegiatan PkM.

41 7.2.1.b Besar dana PkM. 42 7.2.2 Upaya pengembangan.

43 7.3.1 Jumlah dan mutu kerjasama dengan instansi di luar negeri dalam tiga tahun terakhir.

44 7.3.2 Jumlah dan mutu kerjasama dengan instansi di dalam negeri dalam tiga tahun terakhir.

(26)

LAMPIRAN 4. STRATIFIKASI JABATAN STRUKTURAL DI UMS No Strata JABATAN 1 I a Rektor I b Wakil Rektor 2 II a.1 a Dekan b Direktur Pascasarjana c Ketua LPPM

d Direktur Program Internasional/ Pondok KH Mas Mansur e Kepala Biro & Direktur Keuangan

f Ketua LPID

II a.2

g Ketua QAC

h Kepala Perpustakaan i Ketua Internal Auditor j Ketua LWT

k Ketua Dana Pensiun l Ketua IT

II b

a Wakil Direktur Pascasarjana b Ketua MEU

c Wakil Dekan/Bid. Pondok HNS/Direktur PGSD d Kaprodi (D3, S1 & Pasca)

e Ketua LC

f Ketua /Kepala Prog. Profesi g Ketua P3AI

h Wakil Ketua LPPM

i Wakil Kepala/Sekretaris LPID j Sekretaris Fakultas

k Manajer

l Sekretaris Bidang PHMM m Sekretaris Prog. Pascasarjana n Sekretaris LPPM

o Kepala Bagian

p Kepala Sekretariat Rektorat q Kepala Humas

r Wakil Kepala Perpustakaan

3 III a

a Sekretaris Program Studi b Sekretaris Program Profesi c Sekretaris LC

d Koord. Bidang Audit QAC

4 IV a

a Sekretaris MEU & Ka. Lab. Terpadu Kedokteran b Kepala Puskom Pascasarjana

c Kepala Seksi LPID d Kepala Laboratorium e Ka. Penjaminan Mutu Progdi f Sekretaris Lab. Fakultas g Kasubag

h Asisten Manajer IV b

a Kepala Urusan b Kepala Biro Skripsi

(27)

LAMPIRAN 5. KETENTUAN TARIF PERJALANAN DINAS UMS a. Pengertian Perjalanan Dinas

1. Yang dimaksud perjalanan dinas adalah perjalanan pejabat struktural, karyawan edukatif (dosen) dan atau karyawan administratif Universitas Muhammadiyah Surakarta ke luar kota dalam rangka melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai pejabat, dosen dan atau karyawan administratif Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2. Tugas, kewajiban dan lamanya perjalanan dinas sebagaimana dimaksud pada nomor 1 di atas, ditetapkan dengan surat tugas yang dikeluarkan oleh pimpinan unit/fakultas/program studi yang bersangkutan.

b. Transportasi Perjalanan Dinas

1. Transportasi perjalanan dinas pada dasarnya menggunakan kendaraan dinas milik Universitas Muhammadiyah Surakarta (kendaraan kampus) atau kendaraan yang disiapkan oleh UMS.

2. Apabila tidak menggunakan kendaraan kampus, maka transportasi perjalanan dinas dapat dilakukan dengan menggunakan angkutan umum (darat, laut maupun udara). c. Jarak dan Jenis Transportasi Perjalanan Dinas

1. Perjalanan dinas dengan jarak tempuh sampai dengan ± 650 km dan memungkinkan ditempuh dengan jalan darat, dapat menggunakan kendaraan dinas (kendaraan kampus) atau menggunakan kendaraan angkutan umum darat (bus atau kereta api). 2. Perjalanan dinas dengan kendaraan angkutan umum darat dapat menggunakan Kereta

Api sekelas Argo atau Bus dengan fasilitas VIP.

3. Perjalanan dinas dengan angkutan laut dapat menggunakan kapal laut dengan kelas satu tingkat di atas kelas ekonomi.

4. Perjalanan dinas dengan menggunakan angkutan udara (pesawat terbang) dapat ditempuh, selama angkutan umum darat dan laut tidak memungkinkan (tidak ada kendaraan angkutan umum darat atau laut).

d. Perjalanan Dinas dengan Angkutan Udara (Pesawat Terbang)

1. Dengan mempertimbangkan kemampuan Universitas, perjalanan dinas dengan menggunakan angkutan udara (pesawat terbang) hanya dapat diberikan kepada pejabat struktural Strata Ia, Ib dan IIa.1 serta Guru Besar golongan IVe.

2. Jarak tempuh perjalanan dinas sebagaimana dimaksud pada nomor 1 di atas, sekurang-kurangnya 300 km.

e. Tarif Perjalanan Dinas

Biaya-biaya yang timbul akibat perjalanan dinas (per hari) diatur sebagaimana tabel berikut:

1. Tidak Menginap (jarak PP s.d. 300 km atau maksimum 10 jam)

No. STRATA

Satuan Biaya (Lumpsum)

(Rp)

RINCIAN (Rp) Uang Makan Uang Saku

1. Strata Ia 250.000 70.000 180.000 2. Strata Ib 225.000 70.000 155.000 3. Strata IIa.1 200.000 70.000 130.000 4. Strata IIa.2 175.000 70.000 105.000 5. Strata IIb 150.000 70.000 80.000 6. Strata IIIa 125.000 50.000 75.000 7. Strata IVa 100.000 50.000 50.000 8. Strata IV b 75.000 25.000 50.000

(28)

2. Menginap

1. Jakarta/Banten/Bandung/Luar Jawa (sampai dengan 650 km)

No. STRATA Penginapan (at cost) (Rp) Lumpsum (Rp) Keterangan Uang Makan Transport Lokal Uang Saku 1 Strata Ia 600.000 100.000 150.000 200.000 ditambah Transport PP at cost (sesuai aturan perjalanan dinas point c dan d) 2 Strata Ib 525.000 100.000 100.000 175.000 3 Strata IIa.1 450.000 100.000 100.000 150.000 4 Strata IIa.2 450.000 100.000 75.000 125.000 5 Strata IIb 375.000 75.000 75.000 100.000 6 Strata IIIa 350.000 75.000 75.000 100.000 7 Strata IVa 300.000 75.000 75.000 75.000 8 Strata IV b 300.000 75.000 75.000 75.000

2. Surabaya/Malang/Jember dan sekitarnya (sampai dengan 350 km)

No. STRATA Penginapan (at cost) (Rp) Lumpsum (Rp) Keterangan Uang Makan Transport Lokal Uang Saku 1 Strata Ia 500.000 100.000 100.000 150.000 ditambah Transport PP at cost (sesuai aturan perjalanan dinas point c dan d) 2 Strata Ib 425.000 100.000 100.000 125.000 3 Strata IIa.1 400.000 75.000 75.000 100.000 4 Strata IIa.2 400.000 75.000 75.000 100.000 5 Strata IIb 325.000 70.000 70.000 75.000 6 Strata IIIa 300.000 60.000 60.000 75.000 7 Strata IVa 275.000 60.000 60.000 50.000 8 Strata IV b 275.000 60.000 60.000 50.000

3. Semarang/DIY dan sekitarnya (sampai dengan 200 km) No. STRATA Penginapan (at cost) (Rp) Lumpsum (Rp) Keterangan Uang Makan Transport Lokal Uang Saku 1 Strata Ia 475.000 75.000 100.000 150.000 ditambah Transport PP at cost (sesuai aturan perjalanan dinas point c dan d) 2 Strata Ib 425.000 75.000 100.000 100.000 3 Strata IIa.1 375.000 75.000 90.000 100.000 4 Strata IIa.2 375.000 50.000 60.000 75.000 5 Strata IIb 300.000 50.000 60.000 50.000 6 Strata IIIa 275.000 50.000 60.000 50.000 7 Strata IVa 250.000 50.000 60.000 50.000 8 Strata IV b 250.000 50.000 60.000 50.000

Gambar

Gambar 1. Karakteristik institusi Pendidikan Tinggi (UMS)

Referensi

Dokumen terkait

hidram untuk menyediakan air yang ekonomis dan berkelanjutan. Pompa hidram mempunyai pola kerja yang sangat ekonomis karena untuk menaikan air tidak perlu memgunakan input

1969, Hukum Perdata Internasional Indonesia, Jakarta, Kinta Hadikusuma, Hilman, 2003, Hukum Waris Adat, Bandung, Citra Adytia Bakti Harsojo, 1972, Pengantar Antropologi,

Dari pembahasan tersebut dapat ditarik simpulan bahwa dalam memahami makna, amanat atau pesan teks kedua bahasa ini, penerjemah dituntut untuk menguasai dan memahami unsur-unsur

Agar dapat melaksanakan pembelajaran pada sub tema pemanfaatan energi dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning maka diperlukan adanya peningkatan

Biogas sebagai sumber Energi Alternatif .... Perumusan Analisa Biogas

[r]

Mengenal teks cerita diri/personal tentang keberadaan keluarga dengan bantuan guru atau teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah

[r]