• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENERAPAN WELL-BEING THERAPY

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENERAPAN WELL-BEING THERAPY"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

PENERAPAN WELL-BEING THERAPY

UNTUK MENINGKATKAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING

PADA PENDERITA KANKER PAYUDARA

(Application Well-Being Therapy To Improve Psychological Well-Being In

Breast Cancer Survivors)

TESIS

Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Magister Psikologi Profesi dalam Program Pendidikan Magister Psikologi Profesi Universitas Sumatera Utara

OLEH

MAQHFIRAH DR

NIM. 107029006

MAGISTER PSIKOLOGI PROFESI

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(2)
(3)
(4)

UCAPAN TERIMA KASIH

Bismillahirrahmanirrahim

Segala puji hanya milik Allah yang telah berkenan memberikan penulis kesehatan, kesempatan, dan kemudahan sehingga penulis dapat menyelesaikan Tesis ini. Tidak ada yang dapat mengubah takdir jika tidak berusaha dan tidak ada usaha yang tidak berhasil jika tidak dengan do‟a sebab do‟a merupakan kekuatan yang luar biasa dari seorang hamba. Teriring shalawat dan salam kepada Rasulullah SAW yang menjadi teladan bagi setiap umatnya.

Penulis menyadari bahwa banyak pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan Tesis ini. Pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada:

1. Kedua orangtuaku Darwin, SH dan Rahmiyaty, SH yang dengan penuh rasa cinta dan kasih sayang memberi semangat, nasehat, dan do‟a tiada henti kepada penulis. Tiada kata yang dapat mewakili rasa syukur dan bangga menjadi putri kalian.

2. Arliza Juairiani Lubis, M.Si. psikolog selaku Pembimbing dan Penguji I yang telah bersedia dengan sabar membimbing penulis. Terima kasih atas waktu, saran, dukungan, canda dan pengertian dan juga nasehat yang kakak berikan. Semoga Allah membalas ketulusan dan kebaikan hati kakak. Amin.

3. Rodiatul Hasanah Siregar, M.Si, psikolog selaku Penguji II dan Ketua Kekhususan Klinis Dewasa Magister Psikologi Profesi Universitas Sumatera Utara yang telah bersedia menjadi penguji dalam Tesis ini. Terima kasih juga kepada ibu atas keluangan waktu yang diberikan, kesempatan, saran, nasehat dan dukungan, serta tawanya dalam membimbing perbaikan Tesis penulis. Semoga Allah membalas ketulusan dan kebaikan hati ibu. Amin.

4. Josetta M.R. Tuapattinaja, M.Si, psikolog, Juliana Irma Saragih, M.Psi, psikolog, dan Rahma Fauzia, M.Psi, psikolog selaku dosen di Kekhususan Klinis Dewasa dan seluruh dosen di program pendidikan Magister Psikologi Profesi Universitas Sumatera Utara yang telah berkenan memberikan ilmu kepada penulis selama ini. 5. Seluruh staf tata usaha program pendidikan Magister Psikologi Profesi Universitas

Sumatera Utara yang telah banyak membantu penulis dan memperlancar urusan akademik yang dibutuhkan penulis.

(5)

6. Terima kasih untuk abang sulungku dr. Zakirin DR yang menjadi panutan dan tiada lelah menjadi sandaran keluh kesah penulis, untuk kedua adikku Maulida Fitry DR dan Muhammad Rusydy DR yang tiada lelah berdo‟a dan memberi dukungan kepada penulis. Semoga kita berempat menjadi kebanggaan bagi orang tua.

7. Untuk Ama Zuhri, Bunda Ami, Encu Ani, dan Pakcik Mufti, terima kasih untuk do‟a dan semangat yang diberikan kepada penulis.

8. Terima kasih untuk canda tawa dan do‟a dari adik-adik kecilku, Ihya, Himam, Ihza, Alfin, Salsabila Azzura, Ifta, dan Almh.Wardatina.

9. Untuk Fahri, terima kasih atas keluangan waktu, dukungan, dan do‟a yang diberikan kepada penulis.

10. Keluarga istimewaku di tanah rantau, bunda Farida, ayah Bambang, Aci, Lira, Jehan, kak Reni, Lia, Icha, Laisa, Shinta, Linda, Risma, Amel, Ade, Ami, dan Ela. Terima kasih untuk kebaikan hati kalian

11. Untuk Aulia dan Rheina yang menjadi partisipan dalam penelitian ini. Terima kasih untuk kebaikan hati kalian untuk berbagi dengan penulis.

12. Kelima sahabatku Sry, Titin, Rahmi, Vrista dan Sisca, terima kasih atas persahabatannya selama ini. Tiada persahabatan yang lebih indah dan seistimewa persahabatan kita.

13. Untuk do‟a dan dukungan dari Ibunda Suryani Hardjo, S.Psi, MA, Kiki, Ayu, Hafiz, Ali, Dila, Fitri, dan teman-teman yang ada di Lembaga Psikologi Terapan Prima Personality yang selalu menanyakan kabar Tesis penulis.

14. Untuk Ernida, Elna, Kak Mayke, dan seluruh teman-teman angkatan V Magister Psikologi Profesi Universitas Sumatera Utara yang selalu berbagi ilmu, kisah suka dan duka di tengah perkuliahan yang akan selalu penulis ingat.

Penulis juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang turut membantu dalam proses penulisan Tesis ini yang tidak dapat penulis sertakan namanya satu persatu. Semoga Allah membalas segala kebaikan yang telah diberikan kepada penulis. Amin.

Medan, April 2013 Penulis

(6)

ABSTRAK Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara

2013

Maqhfirah DR : 107029006

Penerapan Well-Being Therapy Untuk Meningkatkan Psychological Well-Being pada Penderita Kanker Payudara

(xvii + 163 halaman + 31 tabel + 6 lampiran) Daftar bacaan : 48 (1989-2011)

Penyakit kanker payudara berkaitan dengan kualitas hidup penderitanya. Salah satu bentuk penurunan kualitas hidup yang banyak dialami penderita kanker payudara adalah penurunan kesejahteraan psikologis (psychological well-being). Psychological well-being merupakan gambaran kesehatan psikologis individu berdasarkan pemenuhan enam dimensi dari kriteria fungsi psikologis positif, yakni penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, kemandirian, penguasaan lingkungan, tujuan hidup dan pertumbuhan pribadi. Untuk meningkatkan level psychological well-being pada penderita kanker payudara, dilakukan well being therapy. Partisipan penelitian terdiri dari dua orang wanita penderita kanker payudara post mastectomy, mengalami metastase setahun terakhir, dan sedang menjalani pengobatan medis berupa kemoterapi. Well-being therapy dilakukan selama satu bulan, dengan lima kali sesi pertemuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa well-being therapy dapat meningkatkan psychological well-being pada kedua partisipan. Penerapan well-being therapy telah mengubah psychological well-being mereka menjadi lebih baik dari sebelumnya. Mereka sudah lebih bisa menerima kondisi kesehatan mereka dan sudah lebih baik dalam hubungan dengan orang-orang di sekitar mereka. Keberhasilan well-being therapy dalam penelitian ini dipengaruhi oleh motivasi yang dimiliki oleh kedua partisipan, dukungan dari orang-orang terdekat selama proses terapi dan pemanfaatan aspek religiusitas sebagai salah satu cara dalam pendekatan eudomanic pada well-being therapy. Selain itu, rapport yang terjalin antara peneliti dan kedua partisipan tergolong baik sehingga menunjung keberhasilan terapi.

(7)

ABSTRACT Faculty of Psychology University of North Sumatera

2013

Maqhfirah DR : 107029006

Application Well-Being Therapy To Improve Psychological Well-Being In Breast Cancer Survivors

(xvii + 163 halaman + 31 tabel + 6 lampiran) Daftar bacaan : 48 (1989-2011)

Breast cancer related quality of life of sufferers. One form of decreased quality of life experienced by many survivors with breast cancer is decreased psychological well-being. Psychological well-being is a picture of the psychological health of individuals based on the fulfillment of the six dimensions of positive psychological functioning criteria, ie, self-acceptance, positive relations with others, autonomy, environmental mastery, purpose in life and personal growth. To increase the level of psychological well-being in survivors with breast cancer, was well being therapy. Study participants consisted of two women with post-mastectomy breast cancer, metastases experienced last year, and is undergoing medical treatment such as chemotherapy. Well-being therapy performed during the month, with five sessions. Results of this study indicate that well-being therapy can improve psychological well-being in both participants. Application of being therapy has changed their psychological well-being to be better than ever. They were more accepting of their health condition and have better relationships with the people around them. The success of well-being therapy in this study is influenced by motivation owned by both participants, the support from the people closest to during the process of therapy and the utilization of aspects of religiosity as one way in eudomanic approach to well-being therapy. In addition, the rapport that exists between researchers and participants both quite good to supported therapeutic efficacy.

(8)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL... i

LEMBAR PENGESAHAN... ii

LEMBAR PERNYATAAN... iii

UCAPAN TERIMA KASIH... iv

ABSTRAK... vi

ABSTRACT………. vii

DAFTAR ISI………. viii

DAFTRA TABEL………... xi

DAFTAR LAMPIRAN………. xiii

BAB I. PENDAHULUAN... 1

A. Latar Belakang Masalah………. 1

B. Identifikasi Masalah………. 8 C. Tujuan Penelitian………... 8 D. Manfaat Penelitian……… 8 1. Manfaat Teoritis………. 9 2. Manfaat Praktis………. 9 E. Sistematika Penulisan……….. 10

BAB II. TINJAUAN TEORITIS……… 12

A. Kanker Payudara……….. 12

1. Definisi Kanker Payudara……….. 12

2. Penyebab Kanker Payudara……… 13

3. Gejala dan Stadium Kanker Payudara……… 15

4. Penanganan dan Pengobatan Kanker Payudara………. 17

5. Dampak Psikologis Individu dengan Kanker Payudara……… 24

B. Psychological Well-Being……...………... 26

1. Definisi Psychological Well-Being……….. 26

2. Dimensi Psychological Well-Being………. 27

3. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Psychological Well-Being….. 29

C. Well-Being Therapy………. 30

1. Definisi Well-Being Therapy……… 30

2. Struktur Well-Being Therapy……….. 31

(9)

4. Teknik-teknik Well Being Therapy……… 37

5. Penerapan. Well-Being Therapy Terhadap Individu dengan Kanker Payudara……… 39

D. Paradigma Penelitian……… 41

BAB III. METODE PENELITIAN……… 42

A. Pendekatan Penelitian………..………. 42

B. Partisipan Penelitian………... 43

C. Metode Pengimpulan Data……… 44

D. Instrumen Penelitian……….. 45

E. Prosedur Penelitian………. 46

1. Tahap Persiapan Penelitian………. 46

2. Tahap Pelaksanaan Penelitian……… 49

3. Tahap Evaluasi Data Penelitian……….……… 50

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN……… 52

A. Hasil ……….……… 52 1. Partisipan I………... 52 a. Identitas Diri……….. 52 b. Fase Baseline………. 52 c. Fase Pelaksanaan WBT……… 56 d. Follow-Up………. 83 e. Kredibilitas Data………. 85

f. Analisa dan Interpretasi Data Hasil Pelaksanaan WBT…… 86

2. Partisipan II……… 87 a. Identitas Diri……….. 87 b. Fase Baseline………. 88 c. Fase Pelaksanaan WBT……… 92 d. Follow-Up……… 119 e. Kredibilitas Data……….. 121

f. Analisa dan Interpretasi Data Hasil Pelaksanaan WBT…… 123

3. Analisa dan Interpretasi Data Hasil Pelaksanaan WBT pada Partisipan I dan II……….. 125

(10)

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN……….. 132

A. Kesimpulan………. 132

B. Saran………. 133

(11)

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Self Observation of Episodes of Well-Being... 32

Tabel 2.2 Modifikasi Enam Dimensi dari Psychological Well-Being……. 37

Tabel 3.1 Modul/Rancangan Pelaksanaan Well-Being Therapy…………. 48

Tabel 3.2 Waktu Pelaksanaan Well Being Therapy………. 50

Tabel 4.1 Identitas Diri Partisipan I………. 52

Tabel 4.2 Contoh Episodes of Well Being Partisipan I……… 59

Tabel 4.3 Hasil Observasi Diri Partisipan I………. 62

Tabel 4.4 Contoh Isian Lembar Potensiku Partisipan I……… 65

Tabel 4.5 Hasil Lembar Potensiku Partisipan I……… 67

Tabel 4.6 Contoh Isian Lembar Caraku Bersyukur Partisipan I………….. 69

Tabel 4.7 Hasil Lembar Caraku Bersyukur Partisipan I………... 71

Tabel 4.8 Contoh Isian Lembar Saling Memberi dan Menerima Partisipan I…………. ……….. 74

Tabel 4.9 Hasil Lembar Saling Memberi dan Menerima Partisipan I…….. 76

Tabel 4.10 Hasil Evaluasi Diri Partisipan I……… 77

Tabel 4.11 Rekapitulasi Hasil Pelaksanaan WBT Partisipan I……….. 79

Tabel 4.12 Hasi Follow-up I Partisipan I………. 83

Tabel 4.13 Analisis dan Interpretasi Data Penerapan WBT Partisipan I…… 86

Tabel 4.14 Identitas Diri Partisipan II……… 87

Tabel 4.15 Contoh Episodes of Well Being Partisipan II……… 95

Tabel 4.16 Hasil Observasi Diri Partisipan II………. 98

Tabel 4.17 Contoh Isian Lembar Potensiku Partisipan II………... 100

Tabel 4.18 Hasil Lembar Potensiku Partisipan II………... 103

Tabel 4.19 Contoh Isian Lembar Caraku Bersyukur Partisipan II………….. 105

Tabel 4.20 Hasil Lembar Caraku Bersyukur Partisipan II………... 108

Tabel 4.21 Contoh Isian Lembar Saling Memberi dan Menerima Partisipan II………….……….. 110

Tabel 4.22 Hasil Lembar Saling Memberi dan Menerima Partisipan II…….. 112

Tabel 4.23 Hasil Evaluasi Diri Partisipan II……… 114

(12)

Tabel 4.25 Hasil Follow Up I Partisipan II……… 120 Tabel 4.26 Analisis dan Interpretasi Data Hasil Penerapan Partisipan II…… 123 Tabel 4.27 Rekapitulasi Perubahan Partisipan I dan II……….. 125

(13)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran I Data Resume Partisipan I... 135

Lampiran II Data Resume Partisipan II……… 142

Lampiran III Modul/Rancangan Well-Being Therapy………. 150

Lampiran IV Pedoman Wawancara………... 158

Lampiran V Informed Consent Partisipan I………. 160

Referensi

Dokumen terkait

Oleh karena itu kepuasan pasien dihasilkan dari layanan yang diterima pasien sesuai dengan harapan yang diinginkannya (Supriyanto, 2010). Kepuasaan pasien menjadi

Penelitian dengan metode survai dilakukan di lokasi pengembangan Kambing Saburai di Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus pada 2016 dengan tujuan untuk mengetahui pejantan

ECC activity is a student activity unit which is an extra activity (outside of the course) that aims to improve the English speaking ability. The strategy used was

Tahapan ini merupakan tahapan yang sangat penting atau merupakan tahapan utama untuk mengetahui kemampuan praktikan dalam mengadakan pembelajaran didalam kelas.

Program loyalitas mempengaruhi probabilitas responden memilih melakukan pembelian kembali dan merekomendasikan kepada konsumen lain lebih tinggi dibandingkan dengan

Juga MSDOS tidak memiliki dukungan yang baik agar dapat berinteroperasi dengan sistem operasi lainnya, termasuk tidak tersedianya perangkat lunak network, program

Sementara di dalam Tafsir Ibnu Katsir ditandaskan bahwa ayat itu menggambarkan kekurangan manusia dalam dua keadaan, senang dan susah. Ketika diberi nikmat yang

(2003) dalam Yulianti (2004), beban pajak tangguhan adalah beban yang timbul akibat perbedaan temporer antara laba akuntansi (yaitu laba dalam laporan keuangan untuk kepentingan