• Tidak ada hasil yang ditemukan

d-ALJABAR - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "d-ALJABAR - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

v

ABSTRAK

Sebuah -aljabar merupakan perumuman dari -aljabar, sehingga setiap -aljabar merupakan -aljabar. Setiap d-aljabar yang memenuhi sifat transitif disebut d-transitif. Setiap d-transitif edge d-aljabar adalah BCK-aljabar. Dengan mendefinisikan operasi biner baru, pada sebarang d-aljabar dapat dibentuk suatu edge d-aljabar yang disebut edge d-aljabar perluasan. Jika pada BCK-aljabar terdapat konsep homomorfisma BCK-aljabar, maka pada d-aljabar juga terdapat konsep d-morfisma.

(2)

vi

ABSTRACT

A -algebra is a generalization of BCK-algebra, so every algebra is

-algebra. A d-algebra which holds transitive characteristic is called d-transitive. Every d-transitive edge d-algebra is a BCK-algebra. By define a new binary operation, for an arbitrary d-algebra can be constructed an edge d-algebra which is called the extended edge d-algebra. On BCK-algebra there is concept about homomorphism, it also on d-algebra happen.

Referensi

Dokumen terkait

Dengan menggunakan sifat dan konsep dari derivasi tersebut akan dipelajari sifat derivasi yang ada pada kelas BCK -aljabar dan BCI -aljabar p - semisederhana.. Kata

Hal yang akan dibahas lebih lanjut adalah derivasi dari BCI -aljabar, yaitu pada suatu kelas BCI -aljabar yang disebut BCI -aljabar positif semisederhana atau yang biasa

Dengan memanfaatkan sifat yang berlaku di BCK -aljabar dan unsur yang ada di BCI -aljabar medial, dapat diperlihatkan adanya keterkaitan antara BCI -aljabar

Karena soft set dan pada khususnya soft BCH-aljabar merupakan himpunan, maka sifat-sifat dan operasi-operasi yang berlaku pada himpunan juga berlaku pada soft BCH-aljabar

Dengan menggunakan konsep dan sifat dari derivasi -aljabar akan dipelajari pula sifat-sifat derivasi yang berlaku pada -aljabar 0-komutatif.. Kata kunci : -aljabar,

Dapat diperlihatkan bahwa setiap -ideal pasti –subaljabar, tetapi tidak berlaku sebaliknya.. Kemudian dengan menerapkan konsep ∗ -ideal dapat dibentuk -

Suatu � -aljabar hiper disebut � -aljabar hiper atomik jika setiap elemen dari � -aljabar hiper merupakan atom dan himpunan bagian dari � -aljabar hiper yang setiap elemennya

Jika adalah unsur identitas pada dan untuk setiap di didefinisikan operasi sedemikian sehingga operasi tersebut merupakan operasi biner dan