PENGARUH VARIASI PENAMBAHAN TEMBAGA (Cu) DAN JENIS CETAKAN PADA PROSES PENGECORAN TERHADAP TINGKAT KEKERASAN PADUAN ALUMUNIUM SILIKON (Al-Si)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Dari hasil analisa dapat diketahui bahwa peningkatan variasi tekanan dan penambahan Cu berpengaruh terhadap kekerasan hasil coran aluminium paduan pada proses
Adanya paduan tembaga dengan silikon atau perunggu silikon (CuSi) sebagai pengganti perunggu timah putih (CuSn) untuk mendapatkan sifat mekanik yang lebih baik,
Penambahan persentase tembaga pada pengujian kekuatan mekanik paduan alumunium tembaga dalam hal ini adalah kekuatan tarik, kekerasan dan kelelahan dapat kita
Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variasi penambahan kadar unsur pemadu yaitu 5%, 10%, 15%, 20% dan 25% silikon dengan aluminium murni. Menyiapkan cetakan
ALUMUNIUM PADUAN DENGAN VARIASI CETAKAN LOGAM, CETAKAN PASIR CO2 DAN CETAKAN PASIR“ yang dibuat sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan gelar sarjana pada
Struktur mikro pada Gambar 3 hingga 7 menunjukkan bahwa dengan setiap penambahan unsur tembaga pada paduan akan membentuk morfologi struktur mikro yang
Proses pengecoran menggunakan bahan baku paduan Al-Si dengan komposisi silikon sebesar 5% serta menggunakan cetakan logam yang sebelumya dipanaskan terlebih dahulu
Tugas Akhir yang berjudul “PENGARUH VARIASI DIMENSI SCRAP ALUMUNIUM PADA HASIL CORAN TERHADAP KEKERASAN DENGAN CETAKAN PASIR MERAH” disusun untuk memenuhi