• Tidak ada hasil yang ditemukan

PUSAT LAYANAN PARIWISATA DI SEMARANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "PUSAT LAYANAN PARIWISATA DI SEMARANG"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

PROYEK AKHIR ARSITEKTUR

PERIODE LXXI, Semester Genap, Tahun 2016/2017

LANDASAN TEORI DAN PROGRAM

PUSAT LAYANAN PARIWISATA DI SEMARANG

Tema Desain

Arsitektur Kontekstual

Fokus Kajian

Desain yang Mewujudkan Citra Pariwisata Jawa Tengah

Diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh gelar Sarjana Teknik Arsitektur

Disusun oleh:

Eric Christianto Hantoro 13.11.0005

Dosen Pembimbing:

Dr. Ir. Antonius Ardiyanto, MT NIDN. 0629056301

PROGRAM STUDI ARSITEKTUR FAKULTAS ARSITEKTUR DAN DESAIN UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA

(2)
(3)
(4)
(5)

v

PRAKATA

Puji Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat, kesehatan, akal, budi dan karunia – Nya sehingga penulis dapat menuntaskan Landasan Teori dan Program proyek akhir arsitektur ini yang berjudul “Pusat Layanan Pariwisata di Semarang”. Laporan ini disusun sebagai persyaratan menempuh proyek akhir arsitektur pada program studi arsitektur Universitas Katolik Soegijapranata Semarang.

Penyusunan laporan Landasan Teori dan Program ini tak lepas dari bantuan, bimbingan serta dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis mengucapkan ucapan terima kasih kepada :

1. Dra. B. Tyas Susanti, MA., PhD. selaku Dekan Fakultas Arsitektur dan Desain.

2. MD. Nestri Kiswari, S. Mc., selaku Ketua Jurusan Program Studi Arsitektur.

3. Ir. Fx. Bambang Suskiyatno, MT. selaku koordinator Proyek Akhir Arsitektur 71 periode 2016 / 2017.

4. Dr. Ir. Antonius Ardiyanto, MT. selaku dosen pembimbing Proyek Akhir Arsitektur 71 periode 2016 / 2017.

5. Orang tua, keluarga dan teman-teman terkasih yang selalu memberikan semangat di dalam proses penyusunan laporan LTP ini.

6. Seluruh narasumber dan penyedia data yang menyediakan kebutuhan informasi sebagai dasar penyusunan laporan LTP.

Akhir kata, penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak.

Semarang, 23 Februari 2017

(6)

vi

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PENGESAHAN ... ii

HALAMAN PERNYATAAN ... iv

PRAKATA ... v

DAFTAR ISI ... vi

DAFTAR TABEL ... ix

DAFTAR DIAGRAM ... xii

DAFTAR GAMBAR ... xiv

BAB I: PENDAHULUAN ... 1

1.1. Latar Belakang Projek ... 1

1.2. Tujuan dan Sasaran ... 3

1.2.1. Tujuan ... 6

1.2.2. Sasaran ... 5

1.3. Lingkup Pembahasan ... 6

1.4. Metode Pembahasan ... 6

(7)

vii

1.4.2. Metode Penyusunan dan Analisis ... 9

1.4.3. Metode Pemrograman ... 11

1.4.4. Metode Perancangan Arsitektur ... 12

1.5. Sistematika Pembahasan ... 15

1.5.1. BAB I: Pendahuluan ... 15

1.5.2. BAB II: Tinjauan Projek ... 15

1.5.3. BAB III: Analisa Pendekatan Program ... 15

1.5.4. BAB IV: Program Arsitektur ... 15

2.2.3 Spesifikasi Dan Presyaratan Desain ... 31

2.2.4 Deskripsi Konteks Kota ... 34

2.2.5 Studi Banding ... 40

(8)

ix

3.2.3 Studi Sistem Utilitas ... 119

3.2.4 Studi Pemanfaatan Teknologi ... 123

3.3 Analisa Pendekatan Konteks Lingkungan ... 126

3.3.1 Analisa Pemilihan Lokasi ... 126

3.3.2 Analisa Pemilihan Tapak ... 131

3.3.2.1. Studi Luas Tapak ... 131

3.3.2.2. Alternatif Tapak ... 132

BAB IV: PROGRAM ARSITEKTUR ... 135

4.1 Konsep Program Arsitektur ... 135

4.1.1 Aspek Citra ... 135

4.1.2 Aspek Fungsi ... 136

4.1.3 Aspek Teknologi ... 136

4.2 Tujuan – Faktor – Penentu Faktor Persyaratan Perancangan136 4.2.1 Tujuan Perancangan ... 136

4.2.2 Faktor Penentu Perancangan ... 137

4.2.3 Faktor Persyaratan Perancangan ... 138

4.3 Program Arsitektur ... 140

4.3.1 Program Kegiatan ... 140

4.3.2 Program Sistem Struktur ... 145

(9)

viii

2.3 Kesimpulan, Batasan, dan Anggapan ... 48

2.3.1. Kesimpulan ... 48

2.3.2. Batasan ... 48

2.3.3. Anggapan ... 49

BAB III: ANALISA PROGRAM ARSITEKTUR ... 50

3.1 Analisa Pendekatan Program Arsitektur ... 50

3.1.1 Studi Aktifitas ... 50

3.1.1.1 Pengelompokan Kegiatan ... 50

3.1.1.2 Pola Aktivitas ... 56

3.1.1.3 Waktu Operasional Bangunan ... 59

3.1.2 Studi Fasilitas Dan Pengguna ... 61

3.1.2.1 Pendekatan Kebutuhan Ruang ... 61

3.1.2.2 Persyaratan Ruang ... 68

3.1.2.3 Pola Sirkulasi Ruang ... 72

3.1.2.4 Pendekatan Jumlah Pelaku ... 75

3.1.3. Studi Ruang Khusus ... 85

3.1.4. Studi Besaran Bangunan dan Lahan Parkir ... 88

3.1.5. Studi Citra Arsitektural ... 96

3.2 Analisa Pendekatan Sistem Bangunan ... 104

3.2.1 Studi Sistem Struktur Dan Enclosure ... 104

(10)

x

4.3.4 Program Lokasi Dan Tapak ... 151

BAB V: KAJIAN TEORI ... 159

5.1 Kajian Teori Penekanan/Tema Desain ... 159

5.1.1 Interpretasi Dan Elaborasi Tema Desain ... 159

5.1.2 Studi Preseden ... 165

5.1.3 Kemungkinan Penerapan Teori ... 168

5.2 Kajian Teori Permasalahan Dominan ... 168

5.2.1 Interpretasi Dan Elaborasi Permasalahan Dominan 168 5.2.2 Studi Preseden ... 171

5.2.3 Kemungkinan Penerapan Teori ... 172

DAFTAR PUSTAKA ... 173

LAMPIRAN... 176

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1. Banyaknya Pengunjung Daya Tarik Wisata dan Event Menurut Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Tahun 2013 ... 2

(11)

xi

Tabel 2.1. Banyaknya Pengunjung Daya Tarik Wisata dan Event Menurut

Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Tahun 2013 ... 19

Tabel 2.2. Banyaknya Pengunjung Daya Tarik Wisata dan Event Menurut Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Tahun 2014 ... 19

Tabel 2.3. Banyaknya kunjungan wisata dan kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB Tahun 2010 - 2015 ... 20

Tabel 2.4. Klasifikasi Jenis Tanah Semarang ... 36

Tabel 2.5. Klasifikasi Kemiringan Tanah Semarang ... 36

Tabel 2.6. Klasifikasi Ketinggian DPL Semarang ... 37

Tabel 3.1. Kelompok kegiatan pelayanan pariwisata Jawa Tengah... 50

Tabel 3.2. Kelompok kegiatan penunjang ... 52

Tabel 3.3. Kelompok kegiatan pengelola ... 54

Tabel 3.4. Kelompok kegiatan servis ... 55

Tabel 3.5. Waktu operasional bangunan ... 59

Tabel 3.6. Tabel analisis kebutuhan ruang ... 61

Tabel 3.7. Tabel analisis persyaratan ruang ... 68

(12)

xii

Tabel 3.9. Tabel jumlah rata-rata pengunjung TIC Jateng 2015 ... 78

Tabel 3.10. Tabel jumlah rata-rata pengunjung TIC Jateng 2016 ... 78

Tabel 3.11. Tabel jumlah rata-rata pengunjung Joglosemar Shuttle Bus 2014 ... 79

Tabel 3.12. Tabel jumlah rata-rata pengunjung Joglosemar Shuttle Bus 2015 ... 80

Tabel 3.13. Sampel event-event besar di Semarang dibawah Disbudpar tahun 2016 ... 83

Tabel 3.14. Analisis Luas Unit-Unit Kegiatan “Pusat Layanan Pariwisata di Semarang ... 88

Tabel 3.15. Kelebihan dan Kelemahan sub struktur footplate ... 105

Tabel 3.16. Kelebihan dan kelemahan pondasi batu kali ... 106

Tabel 3.17. Kelebihan Kelemahan Struktur atap konstruksi baja WF ... 109

Tabel 3.18. Kelebihan dan kekurangan Ceramic tiles ... 110

Tabel 3.19. Kelebihan dan kekurangan lantai tegel ... 112

Tabel 3.20. Kelebihan dan kekurangan lantai vinyl ... 112

Tabel 3.21. Kelebihan dan kekurangan plafond gypsum ... 113

(13)

xiii

Tabel 3.23. Klasifikasi Kuat Penerangan berdasarkan fungsi ... 117

Tabel 3.24. Kebutuhan air berdasarkan satuan fungsi bangunan ... 120

Tabel 3.25. Kriteria pemilihan BWK I, II, III Semarang ... 128

Tabel 3.26. Matriks kualitas lokasi BWK III Semarang ... 129

Tabel 3.27. Amenitas alami dan buatan tapak ... 133

Tabel 4.1. Perhitungan program ruang ... 140

Tabel 4.2. Program sistem struktur ... 145

Tabel 4.3. Kebutuhan air berdasarkan satuan fungsi bangunan ... 146

Tabel 4.4. Amenitas alami dan buatan tapak ... 154

Tabel 4.5. Ragam vegetasi untuk landscaping tapak ... 156

DAFTAR DIAGRAM

Bagan 1.1. Bagan penyusunan dan analisis data ... 11

Bagan 3.1. Pola aktivitas datang semua pelaku ... 56

Bagan 3.2. Pola aktivitas pulang semua pelaku ... 56

(14)

xiv

Bagan 3.4. Pola aktivitas layanan ASITA ... 57

Bagan 3.5. Pola aktivitas layanan biro travel & tour ... 57

Bagan 3.6. Pola aktivitas layanan shuttle bus ... 58

Bagan 3.7. Pola aktivitas layanan Semarang city tour ... 58

Bagan 3.8. Pola aktivitas layanan paspor ... 58

Bagan 3.9. Pola aktivitas penunjang ... 59

Bagan 3.10. Pola aktivitas pengelola ... 59

Bagan 3.11. Pola srikulasi kegiatan pelayanan pariwisata ... 72

Bagan 3.12. Pola sirkulasi kegiatan pelayanan penunjang ... 73

Bagan 3.13. Pola sirkulasi kegiatan pengelola ... 74

Bagan 3.14. Pola sirkulasi kegiatan servis ... 75

Diagram 3.1. Jumlah pengunjung kantor imigrasi Semarang ... 81

Diagram 3.2. Jumlah pengunjung kantor imigrasi Semarang ... 81

(15)

xv

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1. Peta Bagian Wilayah Kota Semarang ... 34

Gambar 2.2. Gerai Layanan Informasi, Tourist Information Centre (TIC) Jateng di Jl. Pemuda No 147 Semarang ... 40

Gambar 2.3. Ruang Wifi dan Ruang Tunggu Tourist Information Centre (TIC) Jateng di Jl. Pemuda No 147 Semarang ... 41

Gambar 2.4. Counter Pelayanan Tourist Information Centre (TIC) ... 41

Gambar 2.5. Kantin TIC ... 42

Gambar 2.6. Retail yang disewakan untuk tour dan travel ... 42

Gambar 2.7. Fasilitas Mushola dalam kompleks TIC Jateng ... 42

Gambar 2.8. Fasilitas Perpustakaan dalam kompleks TIC Jateng ... 42

Gambar 2.9. Counter Pelayanan ASITA Jateng. ... 44

Gambar 2.10. Counter Joglosemar Semarang ... 45

Gambar 2.11. Ruang Tunggu Joglosemar di Semarang ... 45

(16)

xvi

Gambar 2.13. Parkir Bus Ukuran Sedang Joglosemar di pinggir jalan

Pemuda ... 45

Gambar 2.14. Unit Layanan Paspor di Siliwangi dan Wisma HSBC Semarang. ... 46

Gambar 2.15. Unit Layanan Paspor di Wisma HSBC Semarang: R. Tunggu, dan loket-loketnya ... 46

Gambar 3.1. Layout Counter Info Pariwisata ... 85

Gambar 3.2. Layout Galeri di Semarang Art Gallery ... 86

Gambar 3.3. Layout Counter Info Shuttle ... 87

Gambar 3.4. Bentuk bangunan Kantor Gubernur Jawa Tengah ... 97

Gambar 3.5. Bentuk bangunan Balai Kota Semarang ... 97

Gambar 3.6. Bentuk bangunan Kantor Disbudpar Jateng ... 97

Gambar 3.7. Bentuk bangunan Kantor Kejaksaan Tinggi Jateng ... 97

Gambar 3.8. Bentuk bangunan Kantor Imigrasi kelas I Jateng ... 98

Gambar 3.9. Bentuk bangunan Kantor Polda Jateng ... 98

Gambar 3.10. Candi Borobudur sebagai ikon pariwisata Jawa Tengah ... 99

(17)

xvii

Gambar 3.12. Masjid Agung Jawa Tengah sebagai ikon pariwisata Jawa

Tengah ... 100

Gambar 3.13. Tugu Jogja sebagai ikon pariwisata Jawa Tengah ... 100

Gambar 3.14. Candi Prambanan di Jogja sebagai ikon pariwisata Jawa Tengah ... 101

Gambar 3.15. Keraton Surakarta sebagai ikon pariwisata Jawa Tengah . 101 Gambar 3.16. Tari-tarian Jawa Tengah sebagai ikon budaya Jawa Tengah ... 101

Gambar 3.17. GPIB Immanuel atau Gereja Blenduk ... 102

Gambar 3.18. Gedung Spiegel ... 103

Gambar 3.19. Gedung Marba ... 103

Gambar 3.20. Gedung Jiwasraya ... 103

Gambar 3.21. Gedung Stasiun Tawang, Semarang ... 104

Gambar 3.22. Pondasi Footplate ... 105

Gambar 3.23. Pondasi batu kali ... 106

Gambar 3.24. Struktur Rangka ... 107

(18)

xviii

Gambar 3.26. Ceramic tiles ... 110

Gambar 3.27. Ceramic tiles ... 111

Gambar 3.28. Plafond gypsum ... 113

Gambar 3.29. Dak beton ... 115

Gambar 3.30. Skylight ... 116

Gambar 3.31. Clading dan solid void untuk pencahayaan dan penghawaan alami ... 118

Gambar 3.32. Sistem AC Central ... 119

Gambar 3.33. Sistem Upfeed dan Downfeed ... 120

Gambar 3.34. Sistem limbah black water & grey water ... 121

Gambar 3.35. Rain harvesting system ... 122

Gambar 3.36. Sistem saluran pembuangan sampah ... 123

Gambar 3.37. Salah satu fasad bangunan di London waktu terkena sorotan projektor bangunan ... 124

Gambar 3.38. Outdoor Building LED Projector ... 125

Gambar 3.39. Touch screen public intractive information ... 125

(19)

xix

Gambar 3.41. Peta Kelurahan Tanjung Mas, BWK III Semarang ... 130

Gambar 3.42. Peta tapak terpilih di kelurahan Tanjung Mas (arsir) ... 132

Gambar 3.43. Tapak terpilih (diarsir) ... 134

Gambar 4.1. Sistem jaringan air bersih pada bangunan bertingkat ... 146

Gambar 4.2. Sistem limbah black water & grey water ... 148

Gambar 4.3. Shaft sampah (trash chute’) ... 149

Gambar 4.4. Fiber To The Office (FTTO) system ... 150

Gambar 4.5. Outdoor Projection salah satu bangunan di Buckingham Palace, London ... 151

Gambar 4.6. Touch screen public intractive information ... 151

Gambar 4.7. Peta tapak terpilih di kelurahan Tanjung Mas (arsir) ... 152

Gambar 4.8. Jl. Tawang arah menuju ke Jl. Cendrawasih ... 153

Gambar 4.9. Jl. Cendrawasih... 153

Gambar 4.10. Jl. Pengapon ... 153

Gambar 4.11. Jl. Merak ... 154

Gambar 5.1. Museum Louvre, Paris, Perancis ... 164

(20)

xx

Gambar 5.3. Kompleks perumahan bergaya Victoria di San Fransisco,

Amerika Serikat. ... 166

Gambar 5.4. Gedung DPRD Jawa Tengah di Jl. Pahlawan. ... 167

Gambar 5.5. Gedung PT. Telkom di Jl. Pahlawan ... 167

Gambar 5.6. Gedung Kantor Bank Indonesia di Jl. Imam Bardjo... 168

Gambar 5.7. Kampoeng Semarang. ... 171

Gambar 5.8. Lantai satu, Bangunan Kampoeng Semarang ... 172

Gambar

Tabel 1.1. Banyaknya Pengunjung Daya Tarik Wisata dan Event Menurut
Gambar 5.6. Gedung Kantor Bank Indonesia di Jl. Imam Bardjo.............. 168

Referensi

Dokumen terkait

Potensi Obyek Wisata Air Terjun Serdang Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Labuhan Batu Utara.. Program Pendidikan Non

MODEL REVITALISASI KAWASAN KOTA LAMA DITINJAU DARI ASPEK KEPARIWISATAAN UNTUK MEMACU DAYA TARIK WISATA DAN.. MENUMBUHKEMBANGKAN WISATA BUDAYA - SEJARAH: KASUS DI SEMARANG,

Siswanto 2006). Kota Semarang memiliki daya tarik wisata alam yang masih alami dan menarik, begitu juga Kabupaten Semarang yang merupakan salah satu wilayah Jawa

tarik wisata budaya, dan daya tarik wisata buatan/minat khusus. Tiga daya tarik wisata di atas, salah satunya adalah daya tarik wisata spiritual. Sampai saat ini

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN JASA WISATA DI KOTA BANDUNG (Survey Pada Pengunjung Objek Daya Tarik Wisata di Kota

Potensi Kampoeng Air Desa Watu Genuk Kelurahan Kragilan Kecamatan Mojosongo Sebagai Daya Tarik Wisata Di Kabupaten Boyolali Jawa Tengah.. Kampoeng Air terletak di Desa

Jenis burung yang dipilih untuk dijadikan sebagai objek wisata birdwatching ditentukan berdasarkan daya tarik dan keistimewaan menurut keinginan pengunjung yang diketahui

KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Penilaian Potensi dan Persepsi Pengunjung Terhadap Objek Daya Tarik Wisata Alam di Desa Baru Kecamatan Batu Benawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah ialah