• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (ISSN ) Volume I No 3, Juli 2015

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (ISSN ) Volume I No 3, Juli 2015"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 3. Persentase Peningkatan Hasil Belajar IPA  Fisika Tiap Sub Materi pada Kedua Sampel  Sub Materi  N-Gain Kelas  Eksperimen  Kelas  Kontrol  Definisi Kalor  89%  42%  Pengaruh Kalor  terhadap Suhu  Benda  59%  61%  Pengaruh Kalor

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan peningkatan pemahaman konsep peserta didik kelas eksperimen dengan menggunakan metode Problem Based Learning lebih

Variabel bebas pada penelitian ini adalah model problem based learning dengan metode eksperimen pada kelas eksperimen dan model pembelajaran konvensional pada kelas

(8) pemecahan masalah dapat mengembangkan kemampuan siswa untuk berpikir kritis dan menyesuaikan dengan pengetahuan baru.. 56 Model pembelajaran Problem Based

Aktivitas siswa dalam kelas eksperimen yang menerapkan metode diskusi kelompok tutor sebaya memiliki nilai rata-rata mencapai 76,68 dengan kategori aktif. Persentase paling tinggi

Hasil tersebut sejalan dengan hasil penelitian Anik Soffiyati (2008) yaitu kelas yang dibelajarkan dengan model PBL melalui metode eksperimen memiliki

Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar fisika siswa yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing degan metode eksperimen memberikan pengaruh lebih baik

Dengan melihat nilai rata-rata kelas kontrol dan eksperimen dari 79.84375 menjadi 90.46875, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model Reciprocal Teaching

Walaupun kedua kelas mendapat perlakuan yang berbeda pada penerapan model pembelajaran tetapi siswa dengan sikap ilmiah tinggi mendapatkan hasil belajar yang lebih baik