• Tidak ada hasil yang ditemukan

DESAIN JALAN RAYA PALEMBANG-BETUNG KM. 61+500-KM. 67+216 PROVINSI SUMATERA SELATAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "DESAIN JALAN RAYA PALEMBANG-BETUNG KM. 61+500-KM. 67+216 PROVINSI SUMATERA SELATAN"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

DESAIN JALAN RAYA PALEMBANG-BETUNG KM. 61+500-KM. 67+216 PROVINSI SUMATERA SELATAN

TUGAS AKHIR

Dibuat untuk memenuhi persyaratan dalam menyelesaikan Pendidikan Diploma IV Jurusan Teknik Sipil

Prodi Perancangan Jalan dan Jembatan Politeknik Negeri Sriwijaya

Oleh :

IMAM DWI CAHYA 0612 4011 1446

MUHAMMAD FAHJRI RAMADHAN 0612 4011 1452

POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA PALEMBANG

(2)

ii

DESAIN JALAN RAYA PALEMBANG-BETUNG KM. 61+500-KM. 67+216 PROVINSI SUMATERA SELATAN

TUGAS AKHIR

Disetujui Oleh Pembimbing Tugas Akhir Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Sriwijaya

Pembimbing I Pembimbing II

Indrayani, S.T., M.T Drs. Arfan Hasan, M.T

NIP. 197402101997022001 NIP. 195908081986031002

Mengetahui,

Ketua Program Studi D-IV Ketua Jurusan Teknik Sipil

Drs. Raja Marpaung, M.T Drs. Arfan Hasan, M.T

(3)

iii

DESAIN JALAN RAYA PALEMBANG-BETUNG KM. 61+500-KM. 67+216 PROVINSI SUMATERA SELATAN

TUGAS AKHIR

Disetujui Oleh Penguji

Tugas Akhir Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Sriwijaya

Nama Penguji Tanda Tangan

1. Indrayani, S.T., M.T

NIP. 197402101997022001 ...

2. Drs. Arfan Hasan, M.T

NIP. 195908081986031002 ...

3. Drs. Mochamad Absor, M.T.

NIP. 195801121989031008 ...

4. Ir. Puryanto, M.T.

NIP. 195802161988111001 ...

5. Amiruddin, S.T., M.Eng.Sc.

NIP. 197005201995031001 ...

6. Sri Rezki Artini, S.T., M.Eng.

(4)

iv

PERSEMBAHAN

Motto

:

“Good things take time”.

Terima Kasih Kepada:

The One who has power all over, Allah SWT.

The one and only my sweetheart, Ayah dan Ibu.

My lovely, Ayuk dan Adek.

My paragon, Dosen Pembimbing

My bro, Patner TA.

Teman-teman.

(5)

v

PERSEMBAHAN

Motto

:

“Do your best,

and get the best”.

Dengan sangat berbangga hati, kupersembahkan laporan ini kepada:

Allah SWT, yang telah memberikan rahmat dan ridhoNya kepada kami sehingga dapat

membuat dan menyelesaikan laporan ini tepat waktu.

Papa, Mama, adik-adikku, serta keluarga

besar yang selalu memberikan do’a, motivasi,

nasihat serta bantuan baik secara langsung ataupun tidak langsung selamamasa

pendidikanku di Politeknik Negeri Sriwijaya.

Ibu. Hj. Indrayani., S.T.,M.T. dan Bapak Drs. H. Arfan Hasan, M.T. yang telah memberikan

bimbingan dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini.

Para Dosen dan Staff Teknik Sipil Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang.

Patner seperjuanganku, Imam Dwi Cahya

Teman-teman yang telah banyak membantu dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini,

khususnya teman-teman PJJ A 2012.

Seseorang yang sangat spesial, yang penuh dengan kesederhanaan yang selalu

memotivasiku dan memberiku semangat, H.R.

Almamaterku Politeknik Negeri Sriwijaya, Tanah Airku Indonesia.

(6)

vi ABSTRACT

THE DESIGN OF PALEMBANG-BETUNG HIGHWAY KM. 61+500 – 67+216 SOUTH SUMATERA PROVINCE

Palembang-Betung highway is the road that connects the region in southern Sumatra particularly between Palembang, Betung, Jambi and Sekayu. This road has an important role improving the grewth of economy around the region, and also improving people’s life prosperous in all of the aspect. In this design did a calculation to get a good design so that this street could give the user safe, comfortable, and economic. In the planning of geometric design, the design got from many references such as calculation of horizontal alignment, vertical alignment, classify of road, and deciding the pavement.

(7)

vii ABSTRAK

DESAIN JALAN RAYA PALEMBANG-BETUNG KM. 61+500 – 67+216 PROVINSI SUMATERA SELATAN

Jalan raya Palembang-Betung adalah ruas jalan yang menghubungkan Wilayah di Sumatera selatan terutama penghubung antara Kota Palembang, Kota Betung, Kota Jambi serta Kota Sekayu. Ruas jalan ini memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah sekitar serta memajukan kesejahteraan masyarakat di segala bidang. Pada perencanaan ini dilakukan perhitungan untuk mendapatkan perencanaan jalan yang baik sehingga jalan yang akan dilaluinya dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan ekonomis. Di dalam merencanakan desain geometrik jalan raya, hal-hal yang menjadi acuan dalam perencanaan meliputi perhitungan alinyemen horizontal, alinyemen vertikal, kelas jalan, serta menetapkan perkerasan apa yang digunakan.

(8)

viii

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur kami haturkan atas kehadirat Allah SWT, karena dengan

rahmat dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan Tugas Akhir kami yang berjudul

Desain Jalan Raya Palembang–Betung Km. 58+650–67+216,569 Provinsi Sumatera Selatan

tepat pada waktunya. Tugas akhir ini dibuat guna memenuhi persyarat menyelsaikan

Diploma IV pada Jurusan Teknik Sipil Prodi Perancangan Jalan dan Jembatan Politeknik

Negeri Sriwijaya Palembang.

Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya

kepada pihak yang ikut membantu penyusunan Tugas Akhir ini baik secara langsung

maupun tidak langsung, khususnya kepada:

1. Bapak Dr. Ing. Ahmad Taqwa., Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya yang telah

memberikan kesempatan menggunakan segala fasilitas selama masa pendidikan.

2. Bapak Drs. H. Arfan Hasan, M.T., Ketua Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Sriwijaya yang telah memberikan segala sesuatu dalam pendidikan dan penggunaan

fasilitas.

3. Bapak Drs. Raja Marpaung, S.T., M.T., Ketua Program Studi Diploma IV

Perancangan Jalan dan Jembatan Politeknik Negeri Sriwijaya yang telah memberikan

segala sesuatu dalam pendidikan dan penggunaan fasilitas.

4. Ibu Hj. Indrayani, S.T., M.T., Dosen Pembimbing yang telah memberikan bimbingan

dan pengarahan dalam penyusunan Tugas Akhir ini.

5. Bapak Drs. H. Arfan Hasan, M.T., Dosen Pembimbing yang telah memberikan bimbingan dan pengarahan dalam penyusunan Tugas Akhir ini.

6. Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumatera Selatan, yang telah memberikan data-data

proyek.

Demikianlah laporan ini kami buat semoga bermanfaat bagi pembaca khususnya

mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Sriwijaya.

Palembang, Juli 2016

(9)

ix

1.3Permasalahan dan Pembatasan Masalah ... 2

1.4Sistematika Penulisan ... 2

BAB II TINJAUAN UMUM 2.1Tinjauan Umum ... 4

2.1.1 Klasifikasai jalan ... 4

2.1.2 Bagian-bagian jalan ... 6

2.2Perencanaan Geometrik ... 10

2.2.1 Kriteria perencanaan ... 11

2.2.2 Alinyemen horizontal ... 22

2.2.3 Alinyemen vertikal ... 36

2.3Perkerasan ... 41

2.3.1 Jenis-jenis konstruksi perkerasan ... 41

2.3.2 Perkerasan lentur ... 42

(10)

x

2.3.4 Kriteria perencanaan perkerasan lentur ... 45

Metode perencanaan perkerasan ... 50

2.4Drainase... 60

2.4.1 Fungsi drainase pada perkerasan ... 61

2.4.2 Tipe-tipe drainase jalan ... 61

2.4.3 Metode desain drainase Pd.T-02-2006 ... 62

2.5RAB dan Manajemen Proyek... 68

2.5.1 Daftar harga satuan dan upah ... 68

2.5.2 Analisa satuan harga pekerjaan ... 68

2.5.3 Perhitungan volume pekerjaan ... 69

2.5.4 Perhitungna rencana anggaran biaya ... 69

2.5.5 Rekapitulasi biaya ... 70

3.2Perhitungan Geometrik Jalan ... 77

3.2.1 Perhitungan alinyemen horizontal... 77

3.2.2 Perhitungan alinyemen vertikal... 110

3.3Perencanaan Perkerasan Jalan ... 116

3.3.1 Analisis tanah ... 116

3.3.2 Analisis lalu lintas ... 116

3.3.3 Perhitungan perkerasan lentur ... 117

3.4 Perencanaan Drainase Jalan ... 120

3.4.1 Analisis curah hujan ... 121

3.4.2 Perhitungan debit aliran rencana (Q) ... 125

3.4.3 Desain saluran ... 131

3.4.4 Desain gorong-gorong ... 135

(11)

xi BAB IV MANAJEMEN PROYEK

4.1Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS) ... 140

4.1.1 Syarat-syarat umum ... 140

4.1.2 Syarat-syarat administrasi ... 158

4.2Syarat-syarat Teknik ... 164

4.2.1 Penejelasan umum ... 164

4.2.2 Ringkasan pekerjaan ... 165

4.2.3 Pekerjaan drainase ... 168

4.2.4 Pekerjaan tanah ... 170

4.2.5 Bahu jalan... 174

4.2.6 Pekerasan lentur ... 175

4.2.7 Perkerasan aspal ... 177

4.2.8 Pengendalian kondisi dan pekerjaan minor ... 182

4.3Perhitungan Volume Galian dan Timbunan ... 184

4.4Perhitungan Kuantitas Pekerjaan ... 187

4.5Perhitungan Analisa Harga Satuan ... 191

4.6Perhitungan Harga Sewa Alat ... 242

4.7Perhitungan Durasi Pekerjaan ... 261

4.8Rencana Anggaran Biaya ... 264

4.9Rekapitulasi Biaya ... 265

BAB V PENUTUP 5.1Kesimpulan ... 266

5.2Saran ... 266

(12)

xii

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Klasifikasi Jalan Menurt Kelas, Fungsi, Dimensi Kendaraan

dan Muatan Sumbu Terberat ... 4

Tabel 2.2 Lebar Lajur dan Bahu Jalan ... 8

Tabel 2.3 Dimensi Kendaraan Rencana ... 12

Tabel 2.4 Kecepatan Rencana, Sesuai Spesifikasi Fungi dan Klasifikasi Medan Jalan... 15

Tabel 2.5 Penentuan Faktor-K dan Faktor-F Bedarasarkan Volume Lalu Lintas Harian Rata-rata ... 17

Tabel 2.6 Jarak Pandang Henti (Jh) Minimum ... 19

Tabel 2.7 Besaran d3 (m) ... 21

Tabel 2.8 Panjang Jarak Pandangan Mendahului ... 21

Tabel 2.9 Panjang Bagian Lurus Maksimum ... 22

Tabel 2.10 Panjang Jari-jari Minimum... 23

Tabel 2.11 Jari-jari Tikungan yang Tidak Memerlukan Lengkungan Peralihan ... 25

Tabel 2.12 Panjang Lengkung Peralihan (Ls) dan Panjang Superlevasi (Le) untuk Jalan 1 Jalur-2Lajur-2Arah ... 25

Tabel 2.13 Nilai p* dan K* ... 31

Tabel 2.14 Kelandaian Maksimum yang Diizinkan ... 36

Tabel 2.15 Nilai R untuk Menghitung CBRSegmen ... 47

Tabel 2.16 Skala Indeks Permukaan (IP) ... 49

Tabel 2.17 Indeks Permukaan Akhir Umur Rencana (IPt) ... 49

Tabel 2.18 Indeks Permukaan Awal Umur Rencana (IPo) ... 49

Tabel 2.19 Umur Rencana Perkerasan Baru ... 50

Tabel 2.20 Klasifikasi Kendaraan dan Nilai VDF Standar ... 52

Tabel 2.21 Faktor Distribusi Lajur (DL) ... 53

Tabel 2.22 Faktor Pertumbuhan Lalu Lintas ... 53

Tabel 2.23 Perkiraan Nilai CBR Tanah Dasar ... 54

(13)

xiii

Tabel 2.25 Desain Perkerasan Lentur ... 56

Tabel 2.26 Koefisien Drainase m untuk Tanah Dasar dengan Drainase Buruk ... 58

Tabel 2.27 Pemilihan Bahu Jalan ... 60

Tabel 2.28 Koefisien Manning (n) ... 64

Tabel 2.29 Kecepatan Aliran yang Diizinkan Berdasarkan Bahan ... 66

Tabel 2.30 Kemiringan Saluran yanf Diizinkan ... 66

Tabel 2.31 Bentuk Penampang Saluran Samping Jalan ... 67

Tabel 3.1 Data Lalu Lintas Tahun 20113 dan Tahun 2015 ... 74

Tabel 3.2 Data Lalu Lintas Harian Rata-rata Tahun 2013 ... 74

Tabel 3.3 Data Lalu Lintas Harian Rata-rata Tahun 2015 ... 74

Tabel 3.4 LHR Awal Umur Rencana ... 75

Tabel 3.5 LHR Akhir Umur Rencana ... 76

Tabel 3.6 Titik Koordinat ... 77

Tabel 3.7 Perhitungan Sudut α dan ∆ ... 80

Tabel 3.8 Perhitungan Golongan Medan Jalan ... 81

Tabel 3.9 Hasil Perhitungan Kebebasan Samping Tikungan ... 107

Tabel 3.10 Hasil Perhitungan Pelebaran pada Tikungan ... 109

Tabel 3.11 Hasil Perhitungan Elevasi x (Ex) pada PPV2 ... 111

Tabel 3.12 Hasil Perhitungan Elevasi x (Ex) pada PPV3 ... 114

Tabel 3.13 Hasil Perhitungan Alinyemen Vertikal ... 115

Tabel 3.14 Data CBR Tanah Dasar dari Km. 61+500 – Km. 67+216,570 116

Tabel 3.15 Perhitungan LHRT ... 117

Tabel 3.16 Perhitungan ESA4 ... 118

Tabel 3.17 Pemilihan Jenis Perkerasan ... 119

Tabel 3.18 Desain Pondasi Jalan ... 119

Tabel 3.19 Desain Perkerasan Lentur Opsi Biaya Minimum ... 120

Tabel 3.20 Data Curah Hujan Maksimum Daerah Betung ... 121

Tabel 3.21 Data Curah Hujan Maksimum Daerah Palembang ... 121

Tabel 3.22 Curah Hujan Selama 10 Tahun ... 122

(14)

xiv

Tabel 3.24 Reduce Variate (Yt) ... 123

Tabel 3.25 Curah Hujan Selama 10 Tahun ... 123

Tabel 3.26 Hubungan Antara Yn dan Sn dengan n ... 124

Tabel 3.27 Reduce Variate (Yt) ... 124

Tabel 3.28 Hasil Perhitungan Debit Aliran Rencana (Q) untuk Gorong-gorong... 129

Tabel 3.29 Hasil Perhitungan Gorong-gorong ... 138

Tabel 4.1 Perhitungan Volume Galian dan Timbunan ... 184

(15)

xv

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Tipikal Potongan Melintang Jalan 2-Lajur-2Arah Tak Terbagi.. 6

Gambar 2.2 Kemiringan Melintangn Jalur dan Bahu Jalan (RSNI T-14-2004) dan Contoh Tampang Melintang Kerb ... 9

Gambar 2.3 Dimensi Kendaraan Kecil... 12

Gambar 2.4 Dimensi Kendaraan Sedang ... 12

Gambar 2.5 Dimensi Kendaraan Besar ... 13

Gambar 2.6 Jari-jari Manuver Kendaraan Kecil ... 13

Gambar 2.7 Jari-jari Manuver Kendaraan Sedang ... 14

Gambar 2.8 Jari-jari Manuver Kendaraan Besar ... 14

Gambar 2.9 Grafik Jumlah Jam dengan Volume/Jam Rencana ... 16

Gambar 2.10 Jarak Pandang Mendahului... 20

Gambar 2.11 Bentuk Tikungan Full Circle ... 26

Gambar 2.12 Bentuk Tikungan Spiral Circle Spiral ... 28

Gambar 2.13 Bentuk Tikungan Spiral Spiral ... 29

Gambar 2.14 Daerah Bebas Samping di Tikungan Untuk Jh<Lt ... 33

Gambar 2.15 Daerah Bebas Samping di Tikungan, Untuk Jh>Lt ... 34

Gambar 2.16 Metode Pencapaian Superelevasi pada Tikungan Tipe FC ... 34

Gambar 2.17 Metode Pencapaian Superelevasi pada Tikungan Tipe SCS ... 35

Gambar 2.18 Metode Pencapaian Superelevasi pada Tikungan Tipe SS ... 35

Gambar 2.19 Tipikal Lengkung Vertikal Bentuk Parabola ... 37

Gambar 2.20 Jh<L ... 38

Gambar 2.21 Jh>L ... 38

Gambar 2.22 Grafik Panjang Lengkung Vertikal Cembung Berdasarkan Jarak Pandang Henti (Jh) ... 39

Gambar 2.23 Untuk Jh<L ... 39

Gambar 2.23 Untuk Jh>L ... 39

Gambar 2.25 Grafik Panjang Lengkung Vertikal Cengkung Berdasarkan Jarak Pandang Henti (Jh) ... 40

(16)

xvi

Gambar 2.27 Aliran Air di Sekitar Sturktur Perkerasan Jalan ... 47

Gambar 2.28 Skala Nilai Ip Sesuai AASHTO ... 48

Gambar 2.29 Dukungan Terhadap Tepi Perkeraan ... 59

Gambar 2.30 Sketsa Network Planning ... 70

Gambar 2.31 Simbol Kejadian ... 72

Gambar 3.1 Sketsa Trase Jalan Rencana ... 77

Gambar 3.2 Sketsa Perhitungan Jarak dan Sudut Tangen ... 78

Gambar 3.3 Offset Trase Jalan Rencana ... 80

Gambar 3.4 Tikungan 1 (Full Circle) ... 84

Gambar 3.5 Superelevasi Tikungan 1 (Full Circle) ... 84

Gambar 3.6 Tikungan 2 (Full Circle) ... 86

Gambar 3.7 Superelevasi Tikungan 2 (Full Circle) ... 86

Gambar 3.8 Tikungan 3 (Spiral Spiral)... 89

Gambar 3.9 Superelevasi Tikungan 3 (Spiral Spiral) ... 89

Gambar 3.10 Tikungan 4 (Spiral Circle Spiral)... 92

Gambar 3.11 Superelevasi Tikungan 4 (Spiral Circle Spiral) ... 93

Gambar 3.12 Tikungan 5 (Spiral Circle Spiral)... 96

Gambar 3.13 Superelevasi Tikungan 5 (Spiral Circle Spiral) ... 96

Gambar 3.14 Tikungan 6 (Spiral Circle Spiral)... 99

Gambar 3.15 Superelevasi Tikungan 6 (Spiral Circle Spiral) ... 99

Gambar 3.16 Tikungan 7 (Spiral Spiral)... 102

Gambar 3.17 Superelevasi Tikungan 7 (Spiral Spiral) ... 103

Gambar 3.18 Kebebasan Samping pada Tikungan ... 105

Gambar 3.19 Pelebaran Perkerasan pada Tikungan ... 107

Gambar 3.20 Lengkung Vertikal PPV2 (Cekung) ... 112

Gambar 3.21 Lengkung Vertikal PPV3 (Cembung) ... 114

Gambar 3.22 Tebal Lapis Perkerasan... 120

Gambar 3.23 Catchment Area Gorong-gorong Pada Sta. 0+400 ... 129

Gambar 3.24 Catchment Area Gorong-gorong Pada Sta. 0+800 ... 130

Gambar 3.25 Catchment Area Gorong-gorong Pada Sta. 1+000 ... 130

(17)

xvii

Gambar 3.27 Catchment Area Gorong-gorong Pada Sta. 2+100 ... 130

Gambar 3.28 Catchment Area Gorong-gorong Pada Sta. 2+700 ... 130

Gambar 3.29 Catchment Area Gorong-gorong Pada Sta. 3+500 ... 131

Gambar 3.30 Catchment Area Gorong-gorong Pada Sta. 4+125 ... 131

Gambar 3.31 Catchment Area Gorong-gorong Pada Sta. 5+000 ... 131

Gambar 3.32 Dimensi Saluran Samping ... 133

Gambar 3.33 Dimensi Saluran Tengah ... 135

Gambar 3.34 Dimensi Gorong-gorong Saat Muka Air = 0,8 d ... 136

Gambar 3.35 Dimensi Gorong-gorong Saat Muka Air = d ... 137

(18)

xviii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran I

Lampiran II

Referensi

Dokumen terkait

Transformasi Persepsi Publik Terhadap Pertunjukan Teater Dul Muluk Di Kota Palembang – Sumatera Selatan Universitas Pendidikan Indonesia | Repository.Upi.Edu..

Perencanaan Jalan Lingkar Selatan Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan Sta 0+000 s/d 8+263 “.. Adapun tujuan penulisan laporan ini adalah untuk memenuhi syarat dalam

sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan akhir ini dengan judul “ Perencanaan Sistem Saluran Drainase Sungai Bendung Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan ” tepat

Tugas Akhir ini adalah perencanaan desain geometrik dan tebal perkerasan kaku pada jalan batas kota Palembang – Tanjung Api-Api STA 41+500 – STA 50+000. Proyek ini terletak pada

sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan akhir ini dengan judul “Perencanaan Sistem Saluran Drainase Sungai Bendung Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan” tepat

Oleh karena itu, karyawan Bank Perkreditan Rakyat Sumatera Selatan Kota Palembang seharusnya memberikan layanan yang baik kepada nasabah seperti memberikan tindakan yang cepat

Dapat dikatakan bahwa ini merupakan kesadaran sebagai bentuk upaya yang dilakukan oleh komunitas Peduli Generasi Sumatera Selatan di kota Palembang tersebut tidak

PERENCANAAN GEOMETTIK DAN TEBAL PERKERASAN KAKU PADA RUAS JALAN BATAS KOTA KAYU AGUNG – SIMPANG PENYANDINGAN STA 102+650 – STA 109+750 PROVINSI SUMATERA SELATAN SKRIPSI Dibuat