• Tidak ada hasil yang ditemukan

UNIVERSITAS JEMBER FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "UNIVERSITAS JEMBER FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

UNIVERSITAS JEMBER

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

SILABUS AKUNTANSI

PEMERINTAHAN

SEMESTER GASAL TAHUN 2016/2017

1.

Tim Pengajar

No

Nama Pengajar

Alamat Email

1.

Rochman Effendi [email protected]

2.

Deskripsi Mata Ajaran

Mata ajaran ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang konsep dan teknik – teknik yang digunakan dalam akuntansi pemerintahan. Akuntansi Pemerintahan merupakan salah satu bidang akuntansi yang memiliki kekhasan jika dibandingkan dengan akuntansi keuangan yang lebih berkembang. Beberapa perbedaan yang pokok terjadi antara akuntansi keuangan dan akuntansi pemerintahan disebabkan oleh penggunaan anggaran (budget) serta penggunaan akuntansi dana dalam pemerintahan, selain tentu saja oleh adanya motif institusi pemerintah yang tidak mencari keuntungan.

Di Indonesia, seiring dengan era reformasi dan pelaksanaan otonomi daerah, perkembangan akuntansi pemerintahan dewasa ini cukup signifikan dimana setiap instansi pemerintah baik pusat maupun daerah harus mengimplementasikan suatu sistem akuntansi double entry dari sistem single entry yang selama ini dipraktekkan. Di sisi lain, akuntansi pemerintahan merupakan area ilmu akuntansi yang sangat dinamis dimana perkembangannya sangat dipengaruhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di suatu negara. Saat ini perkembangan akuntansi pemerintahan di Indonesia memasuki periode yang sangat penting dengan keharusan untuk menggunakan basis akrual, dimana Standar Akuntansi Pemerintahan berbasis akrual telah ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2010. Berdasarkan hal tersebut maka pembelajaran dalam mata kuliah ini menekankan pada topik yang terkait dengan anggaran dan akuntansi pemerintahan basis akrual baik di Pemerintah Pusat maupun di Pemerintah Daerah.

3.

Tujuan

3.1. Tujuan Kognitif

1. Mahasiswa memperoleh pemahaman tentang karakteristik akuntansi pemerintahan, kekhususannya, dan perbandingannya dengan akuntansi sektor swasta.

(2)

2. Mahasiswa memperoleh pemahaman tentang sistem keuangan negara di Indonesia.

3. Mahasiswa memperoleh pemahaman tentang anggaran dan pengganggaran di Indonesia.

4. Mahasiswa memperoleh pemahaman tentang standar akuntansi pemerintahan.

5. Mahasiswa memperoleh pemahaman tentang laporan keuangan yang harus disajikan institusi pemerintahan baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

6. Mahasiswa memperoleh pemahaman tentang konsep akuntansi dana beserta contoh penggunaanya dalam pemerintahan.

7. Mahasiswa memiliki ketrampilan untuk melakukan teknik – teknik akuntansi yang dibutuhkan dalam suatu organisasi pemerintahan.

8. Mahasiswa memiliki wawasan tentang praktek dan perkembangan akuntansi pemerintahan di Indonesia dewasa ini.

4.

Bahan Bacaan

4.1. Wajib :

1. Akuntansi Pemerintahan, Deddi Nordiawan, Salemba Empat, 2007 (DN)

2. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. (PP71/2010)

3. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 190 Tahun 2012 tentang Tata cara Pembayaran Dalam Rangka Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. (PMK190/2012).

4. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 213 Tahun 2013 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Pusat. (PMK213/2013) 5. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 215 Tahun 2013 tentang Jurnal

Akuntansi Pada Pemerintah Pusat. (PMK215/2013)

6. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 219 Tahun 2013 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Pusat. (PMK219/2013)

(3)

7. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 270 Tahun 2014 tentang Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual Pada Pemerintah Pusat. (PMK270/2014)

8. Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah yang telah disempurnakan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 59 tahun 2007. (PMD13/2006)

9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 64 Tahun 2013 tentang Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual Pada Pemerintah Daerah. (PMD64/20013)

5.

Metode Pengajaran

Prose belajar dilakukan dengan pendekatan active learning (AL) dipadukan dengan metode experiential learning (EL). Untuk itu mahasiswa didorong untuk secara aktif dan mandiri membaca setiap tema bahasan perkuliahan, dan dibimbing untuk menulis, berdiskusi dan memecahkan permasalahan Hal inii berarti bahwa mahasiswa berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Untuk itu mahasiswa diharapkan sudah membaca bahan perkuliahan sebelum pertemuan dan siap melakukan diskusi didalam kelas. Mahasiswa dibimbing untuk berlatih berdasarkan pada suatu kasus atau transaksi keuangan yang terjadi dengan titik berat pemahaman pada kondisi riil di Indonesia.

Untuk mendorong mahasiswa agar secara mandiri aktif mempelajari bahasan maka mahasiswa dapat diberikan tugas, baik secara kelompok ataupun perorangan, untuk mengikhtisarkan setiap topik bahasan dan jika diperlukan memaparkannya di depan kelas.

Kelas akan dibagi menjadi beberapa kelompok (disesuaikan dengan kapasitas kelas). Tugas kelompok dapat berupa pengerjaan kasus atau bentuk – bentuk lain sesuai dengan sifat materi yang diberikan.

6.

Evaluasi Hasil Pembelajaran

Penilaian dilakukan dengan pendekatan proses pembelajaran sehingga nilai akhir mahasiswa merupakan kumulatif dari berbagai komponen penilaian sebagai berikut:

Komponen Penilaian Proporsi

Tugas / Presentasi 20% Partispiasi 10% Quiz 20% Ujian 50% Jumlah 100%

7.

Kebijakan Umum

Kode etik mahasiswa yang mencakup kejujuran akademik adalah hal yang sangat penting, tidak hanya bagi kredibilitas dan harga diri mahasiswa itu sendiri, namun juga mencerminkan nilai dan standar yang dianut oleh FEB UJ secara keseluruhan. Mahasiswa didorong untuk bekerja sama dalam proses pembelajaran, namun pengerjaan tugas-tugas tetap harus dilakukan secara jujur,

(4)

mandiri, bukan menyalin pekerjaan orang lain dan kemudian diakui sebagai karyanya.

7.1. Kehadiran

Sesuai dengan aturan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Jember (FEB UJ), ketidakhadiran tanpa keterangan maksimum 20%. Bagi mereka yang tingkat ketidakhadiran lebih dari 20% tidak diperbolehkan mengikuti ujian akhir. 7.2. Persiapan

Mahasiswa diasumsikan TELAH MEMBACA bahan ajar sebelum perkuliahan dimulai. Mahasiswa harus menunjukkan motivasi dan komitmen yang sungguh- sungguh untuk belajar secara mandiri. Pusat pembelajaran adalah diri mahasiswa sendiri, bukan dosen. Dosen berperan sebagai fasilitator dan nara sumber proses belajar.

7.3. Fotokopi Buku

Sesuai dengan Kode Etik di lingkungan FEB UJ yang menghormati hak atas kekayaan intelektual (HAKI), mahasiswa diharuskan membawa buku teks asli ke kelas; bukan fotokopi. Buku teks tidak harus edisi terbaru sesuai silabus, selama bisa menunjang pembelajaran. Mahasiswa yang tidak memiliki buku asli, dapat meminjam dari mahasiswa senior atau Perpustakaan FEB UJ.

7.4. Pedoman Penulisan

1. Penulisan makalah dilakukan dengan menggunakan standar huruf times new roman, font 12, spasi 1,5, kertas A4.

2. Bahan presentasi dapat dibuat dengan menggunakan aplikasi khusus untuk presentasi seperti Microsoft Power Point atau Prezi.

7.5. Plagiarisme

Plagiarisme adalah mengutip hasil karya orang lain (meliputi namun tidak terbatas pada kata-kata/data/ide/tabel/diagram), baik sebagian atau seluruhnya, tanpa menyebutkan sumbernya, atau menyajikan ulang hasil karya orang lain seakan-akan karya si penyaji. Plagiarisme termasuk juga menyalin sebagian atau seluruh pekerjaan mahasiswa lain atau menyalin dari buku, jurnal, Web, majalah, koran, dan lain-lain. Plagiarisme juga mencakup oto- plagiarisme yaitu memasukkan kata-kata/kalimat/ ide sendiri yang berasal dari tugas/makalah yang telah dikumpulkan untuk penilaian lainnya tanpa menyebutkan sumbernya.

8.

Jadwal dan Materi Perkuliahan

Minggu Topik Materi Referensi

1 Pendahuluan Penjelasan silabus dan Pendahuluan

(5)

2 Konsep Anggaran

 Jenis-jenis Anggaran.

 Siklus dan Pendekatan Anggaran. Tugas : Makalah / Presentasi / Kasus

DN Bab 2, UU17/2003, dan UU1/2004. 3 APBN dan APBD

 Proses penyusunan anggaran Pemerintah Pusat.

 Proses penyusunan anggaran Pemerintah Daerah.

 Standar biaya umum dan standar biaya khusus.

 Indikator kinerja.

Tugas : Makalah / Presentasi / Kasus

DN Bab 2, UU17/2003, UU1/2004, PP90/2010, PP58/2005, dan PMD13/2006. 4 Perbendaharaan Negara  Pelaksanaan APBN.  Pelaksanaan APBD.  Siklus Penerimaan.  Siklus Pengeluaran.

Tugas : Makalah / Presentasi / Kasus

DN Bab 3, UU 1/2004, PMK190/2012, PP58/2005, dan PMD13/2006. 5 Standar Akuntansi Pemerintahan  Pengertian Standar.  Perkembangan SAP.

 Basis kas dan basis akrual dalam SAP.

 Adopsi IPSAS dalam SAP.

Tugas : Makalah / Presentasi / Kasus

DN Bab 4, PP71/2010, dan IPSAS. 6 Standar Akuntansi Pemerintahan

 Kerangka konseptual SAP.

 Kerangka konseptual IPSAS. Tugas : Makalah / Presentasi / Kasus

PP71/2010, dan IPSAS. 7 Laporan Keuangan Pemerintahan  Komponen-komponen laporan keuangan sesuai SAP.

 Unsur-unsur laporan keuangan sesuai SAP.

Tugas : Makalah / Presentasi / Kasus

PP71/2010.

Ujian Tengah Semester (UTS)

8 Sistem Akuntansi Pemerintah Pusat

 Gambaran besar Sistem Akuntansi Pemerintah Pusat (SAPP).

 Entitas pelaporan dan entitas akuntansi dalam SAPP.

PP8/2006, dan PMK213/2013.

(6)

9 Sistem Akuntansi Pemerintah Daerah

 Gambaran besar Sistem Akuntansi Pemerintah Daerah (SAPD).

 Entitas pelaporan dan entitas akuntansi dalam SAPD.

Tugas : Makalah / Presentasi / Kasus

PP8/2006, PMD13/2006, dan PMD64/20013. 10 Akuntansi Pendapatan dan Belanja / Beban

 Definisi, Pengakuan dan Pengukuran Pendapatan dan Belanja / Beban.

 Transaksi pendapatan dan belanja / beban di SAPP.

 Transaksi pendapatan dan belanja / beban di SAPD.

Tugas : Makalah / Presentasi / Kasus

PP71/2010, PMK213/2013, PMK215/2013, PMK219/2013, PMK270/2014, PMD13/2006, dan PMD64/20013. 11 Akuntansi Persediaan

 Definisi, Jenis-jenis, Pengakuan dan Pengukuran Persediaan.

 Transaksi Persediaan di SAPP.

 Transaksi Persediaan di SAPD. Tugas : Makalah / Presentasi / Kasus

PP71/2010, PMK213/2013, PMK215/2013, PMK219/2013, PMK270/2014, PMD13/2006, dan PMD64/20013. 12 Akuntansi Investasi

 Definisi, Pengakuan dan Pengukuran Investasi.

 Transaksi Investasi di SAPP.

 Transaksi Investasi di SAPD. Tugas : Makalah / Presentasi / Kasus

PP71/2010, PMK213/2013, PMK215/2013, PMK219/2013, PMK270/2014, PMD13/2006, dan PMD64/20013. 13 Akuntansi Aset Tetap

 Definisi, Pengakuan dan Pengukuran Aset Tetap.

 Penyusutan Aset Tetap.

 Transaksi Aset Tetap di SAPP.

 Transaksi Aset Tetap di SAPD. Tugas : Makalah / Presentasi / Kasus

PP71/2010, PMK213/2013, PMK215/2013, PMK219/2013, PMK270/2014, PMD13/2006, dan PMD64/20013. 14 Akuntansi Kewajiban dan Ekuitas Dana

 Definisi, Pengakuan dan

Pengukuran Kewajiban dan Ekuitas Dana.

 Transaksi Kewajiban dan Ekuitas Dana di SAPP.

 Transaksi Kewajiban dan Ekuitas Dana di SAPD.

Tugas : Makalah / Presentasi / Kasus

PP71/2010, PMK213/2013, PMK215/2013, PMK219/2013, PMK270/2014, PMD13/2006, dan PMD64/20013.

(7)

Lampiran

Statement of Authorship

“Saya/kami yang bertandatangan dibawah ini menyatakan bahwa makalah/tugas terlampir adalah murni hasil pekerjaan saya/kami sendiri. Tidak ada pekerjaan orang lain yang saya/kami gunakan tanpa menyebutkan sumbernya.

Materi ini tidak/belum pernah disajikan/digunakan sebagai bahan untuk makalah/tugas pada mata ajaran lain kecuali saya/kami menyatakan dengan jelas bahwa saya/kami menyatakan dengan jelas menggunakannya.

Saya/kami memahami bahwa tugas yang saya/kami kumpulkan ini dapat diperbanyak dan atau dikomunikasikan untuk tujuan mendeteksi adanya plagiarisme.” Mata Ajaran : Judul Makalah/Tugas : Tanggal : Dosen : Nama : NPM : Tandatangan :

(Jika bentuknya tugas kelompok, tuliskan nama, NPM dan tanda tangan dari seluruh anggota kelompok)

Referensi

Dokumen terkait

Nilai N-Gain kelas yang menggunakan modul ikatan kimia berbasis inkuiri terbimbing adalah 0.55 dengan kategori sedang, sehingga dapat disimpulkan modul ikatan kimia berbasis inkuiri

Sedangkan kepatuhan pasien ditemukan pada tingkat sedang (30,4%) dan tinggi ( 69,6%) dan dari analisis korelasi product moment ditemukan korelasi antara skor kepatuhan

Starategi Pemasaran yang digunakan di BSM KC.Tegal sama dengan yang dilakukan oleh perusahaan lain, dan praktek marketing di Bank Syariah Mandiri KC.Tegal untuk mencapai

Tabel 2. PENGARUH ANESTESI TERHADAP METABOLISME GLUKOSA Efek zat anestesi terhadap metabolisma karbohidrat, lemak dan protein adalah belum dapat dijelaskan secara pasti. Hal

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan siswa terisolir, seperti faktor ekonomi, lingkungan dan bahkan faktor keluarga, dan terkadang juga sifat egois bisa menyebabkan

Komplikasi yang dapat terjadi pada PPOK adalah gagal napas kronik, gagal. napas akut pada gagal napas kronik, infeksi berulang, dan

Dari uji coba yang dilakukan dapat dilihat bahwa pada saat alat simulator mendeteksi adanya input yang menandakan adanya bahaya, maka segera akan dilakukan pengiriman

Berdasarkan hasil penelitian, selama berlangsungnya penelitian eksperimen ini dilaksanakan maka saran yang diberikan oleh peneliti adalah: (1)Penggunaan media video