• Tidak ada hasil yang ditemukan

ARTIKEL E-JOURNAL. Oleh IRA IRFANI NIM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ARTIKEL E-JOURNAL. Oleh IRA IRFANI NIM"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

1

UPAYA PENINGKATAN KEMAHIRAN MENYUSUN TEKS EKSPLANASI SECARA TERTULIS DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS TEMA PADA SISWA KELAS VII

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA PELITA NUSANTARA TANJUNGPINANG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ARTIKEL E-JOURNAL Oleh IRA IRFANI NIM 120388201257

JURUSANPENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI TANJUNGPINANG

(2)
(3)
(4)

4 ABSTRAK

Irfani Ira, 2016. Upaya Peningkatan Kemahiran Menyusun Teks Eksplanasi Secara Tertulis Dengan Model Pembelajaran Berbasis Tema Pada Siswa Kelas VII Sekolah Menengah Pertama Pelita Nusantara Tanjungpinang Tahun Pelajaran 2015/2016. Skripsi. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Keguruan dan ilmu pendidikan. Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang. Pembimbing I: Ibu Dra. Hj. Isnaini Leo Shanty, M.Pd. Pembimbing II: Ibu Siti Habibah Lc, M.Ag.

Kata kunci: Teks Eksplanasi, Model Pembelajaran Berbasis Tema.

Penelitian ini membahas tentang menyusun teks ekplanasi secara tertulis, kemahiran siswa masih terbatas pada menulis, khususnya menyusun teks esplanasi secara tertulis. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar yang belum sepenuhnya memenuhi Kriteria Kelulusan Minimum (KKM). Pada penelitian ini, penelitian melakukan satu model pembelajaran untuk meningkatkan kemahiran menyusun teks eksplanasi secara tertulis siswa yaitu dengan model pembelajaran berbasis tema. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemahiran menyusun teks eksplanasi secara tertulis pada siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama Pelita Nusantara Tanjungpinang dengan model pembelajaran berbasis tema dalam meningkatkan kemahiran menyusun teks eksplanasi secara tertulis dan proses belajar siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama Pelita Nusantara Tanjungpinang. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah 17 orang. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang pada tiap siklus terdapat empat komponen, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Tindakan yang diberikan kepada siswa berupa penerapan model pembelajaran berbasis tema untuk meningkatkan kemahiran menyusun teks eksplanasi secara tertulis pada siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama Pelita Nusantara Tanjungpinang. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan tes. Teknik analisis data berupa deskriptif kuantitatif. Analisis kuantitatif digunakan untuk data kuantitatif yang diperoleh siswa dari hasil tes tiap siklus.

Hasil Penelitian ini menunjukkan penerapan model pembelajaran berbasis tema dapat meningkatkan kemahiran dan proses belajar menyusun teks eksplanasi secara tertulis pada siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama Tanjungpinang.

Berdasarkan hasil tes, pada siklus I dengan nilai rata-rata 70,59 kemudian meningkat pada akhir siklus yaitu siklus I dengan nilai rata-rata 80,24. Dengan demikian, kemahiran menyusun teks eksplanasi secara tertulis pada siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama Pelita Nusantara Tanjungpinang telah mengalami peningkatan dalam proses pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran berbasis tema.Harapan peneliti, guru juga bisa dapat mengembangkan pembelajaran yang lain dengan model pembelajaran berbasis tema .

(5)

5 ABSTRACT

Irfani Ira, 2016. Efforts To Increase Compile Text Explanatory In Writing with Theme Based Learning Of Junior High School VII Pelita Nusantara Tanjungpinang. Skripsi. Indonesia language and Indonesian Literature. Teacher college and science education. Maritime University Raja Ali Haji Tanjungpinang. Leader I, Mrs. Dra. Hj. Isnaini Leo Shanty, M.Pd., and Leader II, Mrs. Siti Habibah, Lc. M.Ag.

Keyword: Text Explanatory, Theme Based Learning.

The researcher is about preparing ekplanasi written text, students are still limited proficiency in writing, especially composed texts written esplanasi. It can be seen from the results of learning are not yet fully meet the Minimum Graduation Criteria (KKM). In this study, the research did the study model to improve the skills of preparing explanatory texts written by the students is a theme-based learning model. This study aims to improve the skills of preparing explanatory texts written in class VII Junior High School Pelita Nusantara Tanjungpinang with theme-based learning model in improving the skills of preparing a text explanation in writing and learning class VII Junior High School Pelita Nusantara Tanjungpinang. This type of research is the Classroom Action Research (PTK). The research subjects in this study were 17 people. This research was conducted in two cycles in every cycle there are four components, namely planning, implementation, observation and reflection. Action is given to students in the form of theme-based learning model application to improve the proficiency compile explanatory texts written in class VII Junior High School Pelita Nusantara Tanjungpinang. Interview such data collection techniques and tests. Data analysis techniques in the form of quantitative descriptive. Quantitative analysis is used for the quantitative data obtained from the results of the test students each cycle.

The results of this study demonstrate the applicability of theme-based learning model can improve skills and learning prepare explanatory texts written in class VII Junior High School Tanjungpinang. Increased proficiency in writing explanatory text preparing students seen from the quality of the learning process, which can be seen in the enthusiasm of students in the implementation of the learning process, students are more active play an active role during the learning process.

Based on the test results, in the first cycle with an average value of 70.59 and then increased at the end of the cycle is the first cycle with an average value of 80.24. Thus, finesse compile explanatory texts written in class VII Junior High School Pelita Nusantara Tanjungpinang have improved in the learning process that uses a theme-based learning model. Hope researchers, teachers can also develop other learning with theme-based learning.

(6)

6 1. Pendahuluan

Kemahiran menulis sangat penting terhadap pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar Siswa Kelas VII Sekolah Menengah Pertama Pelita Nusantara Tanjungpinang. Peneliti menggunakan model pembelajaran berbasis tema untuk mengetahui kemahiran siswa dalam menyusun teks eksplanasi secara tertulis. Model pembelajaran berbasis tema lebih terpaku kepada topik atau tema yang akan dikembangkan siswa menjadi teks ekaplanasi. Tema yang digunakan pada saat penelitian yaitu tema tentang fenomena alam. Peneliti menggunakan model pembelajaran berbasis tema pada siklus I dan siklus II. Siswa ditugaskan untuk dapat menyususn teks eksplanasi secara tertulis sesuai tema yang telah ditentukan setiap siklusnya.

Penelitian ini membatasi masalah berkaitan dengan “Upaya Peningkatan Kemahiran Menyusun Teks Eksplanasi Secara Tertulis dengan Model Pembelajaran Berbasis Tema Pada Siswa Kelas VII Sekolah Menengah Pertama Pelita Nusantara Tanjungpinang Tahun Pelajaran 2015/2016”.

2. Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk memperbaiki pelaksanaan dan menyelesaikan kesulitan dalam kegiatan pembelajaran. Dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengajaran lebih baik dan memperbaiki kondisi pembelajaran. Menurut Arikunto, dkk, (2006: 2) penelitian tindakan kelas

(7)

7

merupakan suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan, yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama.

Subjek penelitian dalam penelitian ini sebanyak 17 siswa yang masih mengalami kesulitan dan kekurangan dalam menyusun teks ekplanasi secara tertulis sehingga peneliti berupaya untuk mengetahui ada atau tidaknya upaya peningkatan kemahiran menyusun teks eksplanasi secara tertulis dengan model pembelajaran berbasis tema pada siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama Pelita Nusantara Tanjungpinang Tahun pelajaran 2015/2016.

3. Hasil Penelitian dan Pembahasan

Pada siklus I terdapat tes yang ditugaskan untuk siswa agar dapat menyusun teks ekplanasi secara tertulis. Setiap hasil siswa akan mendapat skor setiap siklusnya sesuai dengan aspek penilaian. Skor yang diperoleh siswa siklus I secara keseluruhan dari lima aspek penilaian menyusun teks eksplanasi secara tertulis mencapai rata-rata 70,59 dengan kategori kurang. Sebanyak 5 orang yang memperoleh nilai 76-85 dengan kategori baik, Sebanyak 2 orang yang memperoleh nilai 74-75 dengan kategori cukup, Sebanyak 10 orang yang memperoleh nilai ≤73 dengan kategori kurang.

Tabel

Tingkat Ketercapaian Siswa Menyusun Teks Eskplanasi Secara Tertulis Siklus I

No. Kategori Rentang Nilai Jumlah Siswa

1. Sangat Baik 86-100 -

2. Baik 76-85 5 orang

3. Cukup 74-75 2 orang

(8)

8

Setelah siklus I telah terlaksanakan maka akan diketahui kekurangan dan kesulitan siswa dalam menyusun teks eksplanasi secara tertulis dengan model pembelajaran berbasis tema. Hasil tes pada siklus I dapat dijadikan sebagai perbaikan pada siklus II agar hasil tes kemahiran menyusun teks ekplanasi secara tertulis dapat meningkat. Adapun skor perolehan pada siklus II mengalami peningkatan.

Skor rata-rata pencapaian seluruh siswa dalam menyusun teks eksplanasi secara tertulis adalah 88,24 dengan kategori sangat baik (Berhasil). Pada siklus II pada penelitian tindakan kelas ini sudah mengalami peningkatan, sebanyak 5 orang siswa memperoleh nilai pencapaian 86-100, peningkatan pembelajaran menyusun teks eksplanasi secara tertulis termasuk dalam kategori sangat baik atau kategori berhasil, sedangkan ada 8 orang siswa memperoleh nilai pencapaian 76-85, termasuk dalam kategori baik atau kategori berhasil, ada 1 orang siswa memperoleh nilai 74-75, termasuk kategori cukup atau kategori berhasil, dan ada 3 orang siswa memperoleh nilai ≤73.

Tabel 6

Tingkat Kemahiran Menyusun Teks Eskplanasi Siklus II

No. Kategori Rentang Nilai Jumlah Siswa

1. Sangat Baik 86-100 5 orang

2. Baik 76-85 8 orang

3. Cukup 74-75 1 orang

4. Kurang ≤73 3 orang

Hasil peningkatan kemahiran menyusun teks ekplanasi secara tertulis dengan model pembelajaran berbasis tema setiap siklusnya dapat dijabarkan sebagai berikut:

(9)

9 Tabel 11

Perbandingan Hasil Siklus I Dan Siklus II

Kriteria Siklus I Siklus II Peningkatan Jumlah siswa yang belum

mencapai 73

10 orang 3 orang 7 Orang

Jumlah siswa yang sudah mencapai nilai 73

7 orang 14 orang 7 Orang

Nilai rata-rata

70,59

88,24

17,65

4. Simpulan dan Rekomendasi

Berdasarkan hasil pembahasan yang telah dilakukan pada Bab V, maka dapat disimpulkan bahwa kelas VII SekolahMenengah Pertama Pelita Nusantara Tanjungpinang memperoleh peningkatan dari siklus I dengan nilai rata-rata 70,59 menjadi 88,24 pada siklus II. Model pembelajaranyang digunakan pada pembelajaran menyusun teks eksplanasi secara tertulis yaitu modelpembelajaran berbasis tema cukup membantu siswa untuk mencari ide-ide.

Daftar Pustaka

Arikunto, Suharsimi. 2008. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian suatu pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Dalman. H. 2014. Keterampilan Menulis. Jakarta: Rajawali Pers

Kemendikbud. 2013. Buku Guru Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan

SMP/MTs KelasVII: Jakarta,Kemendikbud

Kemendikbud. 2014. Materi Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 Tahun Ajaran 2014/2015 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMP/MTs.

(10)

10

Mulyadi, Yadi. 2014. Bahasa Indonesia Untuk SMP/MTs Kelas VII. Bandung: Yrama Widya

Mulyadi, Yadi. 2013. Bahasa Indonesia Untuk SMP/MTs Kelas VII. Bandung: Yrama Widya

Noviana, Siska Ulfa. 2015. “Peningkatan Keterampilan Menyusun Teks

Eksplanasi Secara Tertulis Menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) pada Peserta Didik Kelas VII A SMP Negeri 19 Tegal Tahun Pelajaran 2014/2015”. Skripsi, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang, Semarang (Tidak diterbitkan).

Nurgiyantoro, Burhan. 2010. Penilaian Pembelajaran Bahasa: Berbasis Kompetensi. Bandung: IKAPI

Paizalludin, dkk. 2013. Penelitian Tindakan Kelas (Classrom Action Research). Bandung: Alfabeta

Priyatni, Tri Endah. 2014. Desain Pembelajaran Bahasa IndonesiaDalam Kurikulum 2013. Jakarta: PT Bumi Aksara

Sugiyono. 2007. Statistika Untuk Penelitian. Bandung: CV.Alfabeta

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif DanR&D.Bandung: Alfabeta

Sundayana, Wachyu. 2014. Pembelajaran Berbasis Tema. Jakarta:Erlangga Tarigan, Hendry Guntur. 2008. Menulis Sebagai Suatu Alat Keterampilan

Berbahasa. Bandung: Angkasa

(11)

11 Jakarta: Prestasi Pustaka

Utsman, 2014. Panduan Statistika Pendidikan. Jogjakarta: Diva Pres

Wahono, dkk. 2013. Mahir Berbahasa Indonesia Untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Erlangga.

Referensi

Dokumen terkait

Oleh karena itu, keberdaan zakat produktif merupakan instrumen penting dalam membantu pertumbuhan ekonomi dan masyarakat produktif, sehingga nantinya dalam

4.8.1 Semua markah Kerja Kursus teori atau praktikal, markah Projek Akhir (bagi DKM atau DLKM), keputusan NCS-Core Abilities dan LI (bagi DKM atau DLKM) yang telah

Simptom-simptom yang akan timbul setelah kita dijangkiti oleh hama Sarcoptes Scabiei ini adalah rasa gatal pada kawasan yang dijangkiti dan bertambah teruk rasa gatal pada waktu

terhadap teori atau prinsip pembelajaran sangat diperlukan seorang guru guna memperlancar kegiatan belajar mengajar sehingga apa yang diajarkan tidak akan akan sesuai

Pemilihan karir profesi akuntan publik dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain faktor intrinsik pekerjaan, penghargaan finansial, pertimbangan pasar kerja,

Namun, di sinilah letak keunikkan dari istilah yang digunakan oleh si penulis, karena penggunaan istilah kamu, lalu dalam penulisannya disingkat atau dipenggal, maka yang

Tujuan kasus meliputi penerapan asuhan kebidanan gangguan reproduksi mulai pengkajian, interpretasi data, diagnosa masalah/potensial identifikasi kebutuhan yang memerlukan

Reabilitas adalah suatu nilai yang menunjukkan konsistensi suatu alat pengukur dalam mengukur gejala yang sama. Uji reabilitas digunakan untuk mengukur keakuratan dan presisi