• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

7

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1. Tinjauan Pustaka

Tinjauan pustaka yang digunakan penulis untuk membantu penyusunan skripsi ini sebagai berikut:

A. Konsep Dasar Sistem

Menurut Sutarman (2009:5), “Sistem adalah kumpulan elemen yang saling berhubungan dan saling berinteraksi dalam satu kesatuan untuk menjalankan suatu proses pencapaian suatu tujuan utama”.

Menurut Mulyanto (2009:2), sistem mempunyai karakteristik sebagai berikut:

1. Komponen Sistem (Component System)

Suatu sistem tidak berada dalam lingkungan yang kosong, tetapi sebuah sistem berada dan berfungsi di dalam lingkungan yang berisi sistem lainnya. Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, bekerja sama membentuk satu kesatuan. Apabila suatu sistem merupakan salah satu dari komponen sistem lain yang lebih besar, maka akan disebut dengan subsistem, sedangkan sistem yang lebih besar tersebut adalah lingkungannya.

2. Batasan Sistem (Boundary)

Batas sistem merupakan pembatas atau pemisah antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya.

(2)

3. Lingkungan Luar (Environment)

Lingkungan luar adalah apapun diluar batas dari sistem yang dapat mempengaruhi operasi sistem, baik pengaruh yang menguntungkan ataupun yang merugikan. Pengaruh yang menguntungkan ini tentunya harus dijaga sehingga akan mendukung kelangsungan operasi sebuah sistem. Sedangkan lingkungan yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan agar tidak mengganggu kelangsungan sebuah sistem.

4. Penghubung (Interface) Antar Komponen

Penghubung (interface) merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya. Penghubung inilah yang akan menjadi media yang digunakan data dari masukan (input) hingga keluaran (output).Dengan adanya penghubung, suatu subsistem dapat berinteraksi dan berintegrasi dengan subsistem yang lain membentuk satu kesatuan.

5. Masukan(Input)

Masukan atau input merupakan energi yang dimasukan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input), yaitu bahan yang dimasukkan agar sistem tersebut dapat beroperasi dan masukan sinyal (signalinput), yaitu masukan yang diproses untuk mendapatkan keluaran.

6. Pengolahan (Processing)

Pengolahan (process) merupakan bagian yang melakukan perubahan dari masukan untuk menjadi keluaran yang diinginkan.

(3)

7. Sasaran (Objective) & Tujuan

Suatu sistem pasti memiliki sasaran (objective) atau tujuan (goal).Apabila sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Tujuan inilah yang mengarahkan suatu sistem.Tanpa adanya tujuan, sistem menajdi tidak terarah dan terkendali.

8. Keluaran (Output) & Tujuan

Keluaran (output) merupakan hasil dari pemrosesan. Keluaran dapat berupa informasi sebagai masukan pada sistem lain atau hanya sebagai sisa pembuangan.

9. Umpan Balik (Feed Back)

Umpan balik diperlukan oleh bagian kendali (Control) sistem untuk mengecek terjadinya penyimpangan proses dalam sistem dan mengembalikannya kedalam kondisi normal.

B. Konsep Dasar Sistem Informasi

Menurut Coronel (2009:5), data adalah fakta mentah. Kata “mentah” menunjukkan bahwa fakta-fakta tersebut belum diproses untuk mengungkapkan makna mereka

Informasi merupakan data yang telah diproses sedemikian rupa sehingga meningkatkan pengetahuan seseorang yang menggunakan data tersebut. Informasi yang dihasilkan dari pengolahan suatu data oleh suatu sistem dapat menjadi sebuah data untuk sistem lain. (Mulyanto, 2009:17).

(4)

Menurut Maimunah (2012:57) “Informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang lebih berarti bagi penerimanya, dan bermanfaat dalam mengambil suatu keputusan”. Informasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian (event) yang nyata (fact) yang digunakan untuk pengambilan suatu keputusan.

Menurut Mulyanto (2009:20), kualitas informasi bergantung pada 3 (tiga) hal yang sangat domain yaitu:

1. Akurat

Sebuah informasi harus akurat karena dari sumber informasi hingga penerima informasi kemungkinan banyak terjadi gangguan yang dapat mengubah atau merusak informasi tersebut. Informasi dikatakan akurat apabila informasi tersebut tidak bias atau menyesatkan, bebas dari kesalahan-kesalahan dan harus jelas mencerminkan maksudnya.

2. Tepat Waktu

Informasi yang dihasilkan dari suatu proses pengolahan data, datangnya tidak boleh terlambat (usang). Informasi yang terlambat tidak akan mempunyai nilai yang baik, karena informasi merupakan landasan dalam pengambilan keputusan.

3. Relevan

Informasi dikatakan berkualitas jika relevan bagi pemakainya.Hal ini berarti bahwa informasi tersebut harus bermanfaat bagi pemakainya.Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda.

(5)

C. Konsep Sistem Informasi

Menurut Mulyanto (2009:31), “Sistem informasi terdiri dari lima sumber daya yang dikenal sebagai komponen sistem informasi. Kelima sumber daya tersebut adalah manusia, hardware, software, data, dan jaringan”.

D. Konsep Dasar Analisa Sistem

Analisa sistem adalah sebuah sebuah proses penelaahan sebuah sistem informasi dan membaginya ke dalam komponen-komponen penyusunnya untuk kemudian dilakukan penelitian sehingga diketahui permasalahan-permasalahan serta kebutuhan-kebutuhan yang akan timbul, sehingga dapat dilaporkan secara lengkap serta diusulkan perbaikan-perbaikan pada sistem tersebut”. (Wahana, 2010:27)

Tahap analisis merupakan tahap yang paling kritis dan sangat penting, karena kesalahan di tahapan ini akan menyebabkan kesalahan di tahap selanjutnya.

Menurut Sri Haryanti (2011:3) Tahap analisa sistem adalah tahap analisis bertitik-tolak pada kegiatan-kegiatan dan tugas-tugas dimana sistem yang berjalan dipelajari lebih mendalam, konsepsi dan usulan dibuat untuk menjadi landasan bagi sistem yang baru yang yang akan dibangun.

Sedangkan menurut Wahana (2010:27), Pada analisa sistem terdapat empat tahap yaitu identifikasi masalah, memahami cara kerja sistem, melakukan analisa dan melaporkan hasil analisan sistem.

E. Unified Modelling Language (UML)

Menurut Nugroho (2010:6), ”UML (Unified Modeling Language) adalah bahasa pemodelan untuk sistem atau perangkat lunak yang berparadigma (berorientasi objek).”

(6)

Menurut Nugroho (2010:7), UML menyediakan sembilan jenis diagram yang dapat dikelompokkan berdasarkan sifatnya statis atau dinamis. Kesembilan jenis diagram dalam UML itu adalah:

1. Class Diagram

Diagram ini bersifat statis yang memperlihatkan himpunan kelas-kelas, antarmuka-antarmuka, kolaborasi-kolaborasi, serta relasi-relasi.

2. Object Diagram

Diagram ini bersifat statis yang memperlihatkan objek-objek serta relasi-relasi antar objek. Diagram objek memperlihatkan instansiasi statis dari segala sesuatu yang dijumpai pada diagram kelas.

3. Use Case Diagram

Diagram ini bersifat statis yang memperlihatkan himpunan usecase dan aktor-aktor (suatu jenis khusus dari kelas).

4. Sequence

Diagram ini bersifat dinamis.Diagram urutan merupakan diagram interaksi yang menekankan pada pengiriman pesan (message) dalam suatu waktu tertentu.

5. Collaboration Diagram

Diagram ini bersifat dinamis.Diagram kolaborasi adalah diagram interaksi yang menekankan organisasi struktural dari objek-objek yang menerima serta mengirim pesan (message).

(7)

6. State Chart Diagram

Diagram ini bersifat dinamis. Diagram ini memperlihatkan state-state pada sistem memuat state, transisi, event, serta aktifitas.

7. Actifity Diagram

Diagram ini bersifat dinamis. Diagram ini adalah tipe khusus dari diagram state yang memperlihatkan aliran dari suatu aktifitas ke aktifitas lainnya dalam suatu sistem.

8. Component Diagram

Diagram ini bersifat statis yang memperlihatkan organisasi serta kebergantungan pada komponen-komponen yang telah ada sebelumnya.

9. DeploymentDiagram

Diagram ini bersifat statis yang memperlihatkan konfigurasi saat aplikasi dijalankan (saat run-time). Diagram ini memuat simpul-simpul (node) beserta komponen-komponen yang ada di dalamnya.

F. Internet dan Website

Menurut Shalahuddin (2008:3), internet atau internetwork adalah “Sekumpulan jaringan berbeda yang saling berhubungan bersama sebagai satu kesatuan dengan menggunakan berbagai macam protokol, salah satunya adalah protokol TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)”.

TCP/IP adalah protokol yang paling banyak digunakan di internet. Protokol TCP/IP merupakan cara standar untuk memaketkan dan mengalamatkan

(8)

data komputer (sinyal elektronik) sehingga data tersebut dapat dikirim ke komputer terdekat atau keliling dunia dan tiba dalam waktu yang cepat tanpa rusak dan hilang.

Secara umum internet dapat diartikan sebagai pertukaran informasi dan komunikasi.Semua informasi bisa didapatkan dengan mudah dan bebas di internet tanpa ada batasan.Perkembangan sejarah internet berawal dari tahun 1957, melalui Advanced Research Projects Agency (ARPA), Amerika Serikat bertekad mengembangkan jaringan komunikasi terintegrasi untuk keperluan militer.Awal kelahiran internet dimulai, berikut tiga perkembangan penting yang dianggap sebagai awal mula lahirnya internet sekaligus sebagai tahapan paling bersejarah yang membuat teknologi jaringan dan internet menjadi berkembang seperti sekarang ini.

1. Perkembangan Internet Pertama

Penemuan packet switching pada tahun 1960 oleh ARPA.Packet switching memungkinkan jaringan dapat digunakan secara bersamaan untuk melakukan banyak koneksi.

2. Perkembangan Internet Kedua

Salah satu perkembangan besar jaringan komputer yang dicatat dalam sejarah adalah pengembangan lapisan protokol jaringan yang paling banyak digunakan sekarang. Protokol ini dikembangkan oleh Robert kahn dan Vinton Cerf pada tahun 1974.

3. Perkembangan Internet Ketiga

Peristiwa paling bersejarah, dan membawa perubahan besar dalam dunia internet adalah ketika tergabungnya aplikasi World Wide Web (WWW) pada

(9)

tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee. WWW membuat semua pengguna dapat saling berbagi bermacam-macam aplikasi dan konten, serta saling mengaitkan materi-materi dan informasi yang terbesar di internet.

Menurut Andi (2008:1) “Website adalah suatu ruang informasi dimana sumber-sumber daya yang berguna diidentifikasikan pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier (URI) atau juga lebih dikenal dengan istilah Uniform Resource Locator (URL)”. Sedangkan menurut Ardhana (2012:1) “World Wide Web atau lebih sering dikenal sebagai Web adalah suatu layanan sajian informasi yang menggunakan konsep hyperlink(tautan), yang memudahkan surfer. Keistimewaan inilah yang telah menjadikan web sebagai layanan yang paling cepat pertumbuhannya.”

Web mengizinkan pemberian highlight pada kata-kata atau gambar dalam sebuah dokumen untuk menghubungkan atau menunjuk ke media lain seperti dokumen, frase, klip film, atau file suara. Web dapat menghubungkan dari sembarangan tempat dalam sebuah dokumen atau gambar kesebarangan tempat dokumen lain. Website mempunyai fungsi yang bermacam-macam, tergantung dari tujuan dan jenis website yang di bangun, tetapi secara garis besar dapat berfungsi sebagai :

1. Media Promosi

Sebagai media promosi dapat di bedakan menjadi promosi utama, misalnya website yang berfungsi sebagai mesin pecarian atau toko online, atau sebagai penunjang promosi utama,namunwebsite dapat berisi informasi yang lengkap daripada media promosi offline seperti koran atau majalah.

(10)

2. Media Pemasaran

Pada toko online atau sistem afiliasi, website merupakan media pemasaran yang cukup baik.

3. Media Informasi

Website portal dan radio atau TV online menyediakan informasi yang bersifat global karena dapat di akses dari mana saja selama dapat terhubung ke internet, sehingga dapat menjangkau lebih luas daripada media informasi konvensional.

4. Media Pendidikan

Ada komunitas yang membangun website khusus berisi informasi atau artikel yang sarat dengan informasi ilmiah.

5. Media komunikasi

Saat ini banyak terdapat website yang di bangun khusus untuk berkomunikasi seperti forum yang dapat memberikan fasilitas bagi para anggotanya untuk saling berbagi informasi atau membantu pemecahan masalah tertentu.

Intinya bahwa pengguna internet bisa mendapatkan berbagai macam fasilitas informasi dengan biaya murah tanpa harus datang secara langsung ke tempatnya.Informasi atau dokumen yang dapat di akses dapat berupa data teks, gambar, animasi, suara, video, atau kombinasi diantaranya dan bahkan komunikasi bisa dilakukan secara langsung dengan suara dan video sekaligus.

(11)

G. Bahasa Pemrograman

Untuk mendukung pengerjaan skripsi akhir ini penulis menggunakan bahasa pemrograman sebagai berikut :

1. Dreamweaver CS 3

Menurut Yeni (2011:9) “Dreamweaver CS3 adalah satu HTML Editor professional yang berfungsi untuk mendesain web secara visual dan mengelola situs atau halaman web”.

Seperti yang kita ketahui, Dreamweaver digunakan tidak hanya untuk mendesain web saja, tetapi juga dapat digunakan untuk menyuting kode serta membuat aplikasi web. Dengan Dreamwaver CS3, kita bias menggunakan berbagai bahasa pemrograman web, antara lain: PHP, ASP, XML, CSS, dan ColdFusion.

Dreamweaver CS3 merupakan software utama yang di gunakan oleh Web Desaigner maupun Web Programmer dalam mengembangkan suatu situs web. Hal ini disebabkan karena kemampuan Dreamweaver CS3 yang mampu meningkatkan produktivitas dan efektivitas dalam desain maupun membangun suatu website.

2. Personal Home Page (PHP)

Menurut Anhar (2010:3) ”PHP merupakan kependekan dari kata Hypertext Preprocessor yaitu bahasa pemrograman web server-side yang bersifat open source”. Pemrograman PHP sangat cocok dikembangkan dalam lingkungan web, karena PHP bisa diletakan pada script HTML atau sebaliknya.PHP

(12)

dikhususkan untuk pengembangan web dinamis.Hal tersebut tergantung pada permintaan client browser-nya (bisa menggunakan browser opera, Internet Explorer, Mozzila dan lain-lain). Pada umumnya, pembuatan web dinamis berhubungan erat dengan database sebagai sumber data yang akan ditampilkan.

Ada beberapa alasan yang menggunakan bahasa pemrograman PHP dalam membangun sistem.

a. Mudah di pelajari, alasan tersebut menjadi salah satu alasan utama untuk menggunakan PHP. Karena pemula mampu untuk menjadi webmaster.

b. Mampu lintas platform, artinya PHP dapat/mudah diaplikasikan ke berbagai platform OS(Operating System)dan hampir semua browser juga mendukung PHP.

c. Gratis karena bersifat Open Source. d. PHP memiliki tingkat akses yang cepat.

e. Didukung oleh beberapa macam Web Server, PHP mendukung beberapa web server, seperti Apache, IIS, Lighttpd, Xitami.

f. PHP mendukung beberapa basis data yang gratis maupun yang berbayar, seperti MySQL, PostgreSQL, mSQL, Informix, SQL Server, Oracle.

Secara prinsip server akan bekerja apabila ada permintaan dari client, yaitu kode-kode PHP. Client tersebut akan dikirimkan ke server, kemudian akan mengembalikan pada halaman sesuai instruksi yang diminta. Berikut uraian per pointnya :

a. Server membaca permintaan dari client

(13)

c. Server melakukan instruksi yang di berikan oleh PHP untuk melakukan modifikasi pada halaman

d. Selanjutnya hasil modifikasi tersebut akan di kembalikan kepada client.

3. Cascading Style Sheet (CSS)

Menurut Kurniawan (2008:1) ”CSS atau Cascading Style Sheet adalah dokumen yang berisi aturan yang digunakan untuk memisahkan isi dengan layout dalam halaman-halaman web yang dibuat”. CSS memperkenalkan template yang berupa style untuk dibuat dan mengijinkan penulisan kode yang lebih mudah dari halaman-halaman web yang dirancang.

4. Javascript

Menurut Prihartoni (2008:08) Javascript adalah suatu bahasa Pemrograman web yang berbasis scripting, artinya kita dapat menambahkan kode Javascript bersama dengan kode-kode HTML pada dokumen web yang sama. Sebagai penanda, diperlukan suatu tag khusus untuk membedakan antara kode Javascript dengan kode HTML. Dalam konteks web Javascript adalah bahasa pemrograman yang berjalan khusus untuk dibrowser atau halaman web agar halaman web menjadi lebih hidup. Dilihat dari suku katanya terdiri dari dua suku kata, yaitu Java dan Script. Java adalah Bahasa pemrograman berorientasi objek, sedangkan Script adalah serangkaian instruksi program. Secara fungsional, Javascript digunakan untuk menyediakan akses script pada objek yang dibenamkan (embedded). Contoh dari penggunaan Javascript adalah fungsi validasi pada form sebelum data dikirimkan ke server, merubah image kursor ketika melewati objek tertentu, dan lain lain.

(14)

5. HTML

Menurut Anhar (2010:40) memberikan penjelasan bahwa “HTML (Hyper Text Markup Language) merupakan bahasa pemograman web yang memiliki sintak atau aturan tertentu dalam menuliskan script atau kode-kode, sehingga browser dapat menampilkan informasi dengan membaca kode-kode HTML.”

Hypertext Markup Language (HTML) suatu sistem penulisan perintah dan formattinghypertext sederhana yang ditulis kedalam dokumen teks ASCIIagar dapat menghasilkan tampilan visual yang terintegrasi. Dengan kata lain, dokumen yang dibuat dalam aplikasi pengolah kata dan disimpan ke dalam format ASCII normal sehingga menjadi homepage dengan tambahan perintah-perintah HTML. Dokumen HTML disebut markup language karena mengandung tanda-tanda tertentu yang digunakan untuk menetukan tampilan suatu teks dan tingkat kepentingan dari teks tersebut dalam suatu dokumen.

HTML lebih menekankan pada penggambaran komponen-komponen, struktur dan formatting di dalam halaman web dari pada menentukan penampilannya. Sedangkan web browser digunakan untuk menginterpretasikan perintah-perintah HTML yang disisipkan ke dalam teks dan menampilkan susunan halaman ke style built inbrowser dengan menggunakan font, tab, warna, garis dan perataan teks yang dikehendaki ke komputer yang menampilkan halaman web. Struktur penulisan pemrograman HTML yang baik pada dokumen HTML adalah penulisan tag-tag yang ditempatkan pada dokumen yang terbagi ke dalam area deskriptif dan fungsional.

(15)

H. Basis Data

Menurut Wahana (2010:24), ”Database atau basis data sekumpulan daya yang memiliki hubungan secara logika dan diatur dengan susunan tertentu serta disimpan dalam media penyimpanan komputer”.

Secara umum pengertian basis merupakan dasar, ataupun gudang sedangkan data itu sendiri adalah representasi dari semua fakta yang ada pada dunia nyata. Database sering digunakan untuk melakukan proses terhadap data-data tersebut dan menghasilkan informasi tertentu.

Menurut Saputro (2008:1) “MySQL, termasuk dalam kategori basis data management sys, yaitu suatu basis data yang terstruktur dalam pengolahan dan penampilan datanya. MySQL merupakan basis data yang bersifat client server, dimana data di letakan di server yang bisa di akses melalui komputer client.”

MySQL dapat juga di katakan sebagai Relational Database Management System (RDBMS), yaitu hubungan antar table yang berisi data-data pada suatu basis data.Dengan demikian dapat mempercepat pencarian suatu data.Table-tabel tersebut di-link oleh suatu relasi yang memungkinkan kombinasi data dari beberapa tabel ketika user menginginkan tampilan informasi dari suatu basis data.

MySQL merupakan basis data yang di kembangkan dari bahasa SQL (Structured Query Languange). SQL merupakan bahasa terstruktur yang di gunakan untuk interaksi antar script program dengan basis dataserver dalam pengolahan data. Dengan SQL maka dapat di buat tabel yang akan di isi data, memanipulasi data seperti menambah, menghapus dan meng-update data, serta membuat suatu perhitungan berdasarkan data yang di temukan.

(16)

Sebuah model SQL terdiri dari tabel, baris, field dan elemen. Setiap user pada suatu sistem dapat memiliki basis data yang terpisah dan independent antara satu dengan yang lainnya.Suatu tabel pada basis data memiliki kolom dan baris yang berisi data. Pada tabel tersebut tidak boleh ada dua data atau lebih yang sama persis.

MySQL didesain agar dapat berjalan mencapai 100 akses secara berkesinambungan.MySQL di buat untuk berjalan dengan cepat, sehingga harus membuang beberapa kemampuan, misalnya partition table seperti yang digunakan basis data oracle.Dalam pemakaian sehari-hari fasilitas tersebut sangat jarang di gunakan karena lebih sering berinteraksi dengan basis data yang berukuran kecil.Namun demikian MySQL mampu berjalan pada basis data yang berukuran 100GB.Hal ini sangat menakjubkan karena hanya merupakan software gratis, namun memiliki kinerja cukup tinggi.

Ada beberapa alasan mengapa menggunakan MySQL menjadi basis data yang sangat popular dan digunakan oleh banyak orang, diantaranya ialah:

1. MySQL merupakan basis data yang memiliki kecepatan tinggi dalam pemrosesan data, dapat diandalkan, mudah digunakan dan mudah dipelajari. MySQL telah banyak digunakan sehingga jika ada masalah maka dapat bertanya langsung kepada banyak orang maupun melalui internet.

2. MySQL mendukung banyak bahasa pemrograman seperti C, C++, Perl, Python, Java, dan PHP. Bahasa pemrograman tersebut dapat di gunakan untuk interaksi maupun komunikasi dengan MySQL server. Selain itu, dapat juga digunakan sebagai komponen pembentuk antarmuka basis data MySQL. Pada

(17)

MySQL tersedia MyODBC untuk koneksi dengan aplikasi lain seperti MS Access, Visual Basic, Delphi dan lain-lain.

3. Koneksi, kecepatan, dan keamanannya, membuat MySQL sangat cocok di terapkan untuk pengaksesan basis data melalui internet dengan menggunakan bahasa pemrograman Perl atau PHP sebagai Interface

4. MySQL dapat melakukan koneksi dengan client menggunakan protocol TCP/IP, Unix socket(Unix), atau Named Pipes (NT).

5. MySQL dapat menangani basis data dengan skala sangat besar, dengan jumlah record lebih dari 50 juta, 60 ribu table, dan bisa menampung 5 milyar basis data. Selain itu, pada MySQL setelah versi 4.1.2, batas index pada tiap tabel dapat menampung sampai 64 index.

6. Dalam relasi antar tabel pada suatu basis data, MySQL menerapkan metode yang sangat cepat, yaitu dengan menggunakan metode one-sweep multijoin. MySQL sangat efisien dalam mengelola informasi yang diminta dari banyak tabel sekaligus.

7. Multiuser, yaitu dalam suatu basis data server pada MySQL dapat diakses oleh beberapa user dalam waktu yang sama tanpa menglami konflik atau crash. 8. Keamanan basis data MySQL terkenal baik, karena memiliki lapisan

sekuritas seperti level subnetmask, nama host dan izin akses user dengan sistem perizinan khusus serta password yang di miliki setiap user dalam bentuk data terenkripsi.

9. MySQL merupakan software basis data yang bersifat gratis. Jadi tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membayar lisensi pada pembuat software.

(18)

I. Model Pengembangan Perangkat Lunak

Metode yang digunakan pada pengembangan perangkat lunak ini menggunakan model water fall (sommerville, 2007:66) yang terbagi menjadi tiga tahapan, yaitu :

1. Analisis Kebutuhan

Tahapan ini sangat menekan pada masalah pengumpulan kebutuhan pengguna pada tingkatan sistem dengan menentukan konsep sistem beserta antarmuka yang menghubungkannya dengan lingkungan sekitar. Hasilnya berupa spesifikasi sistem.

2. Perancangan Sistem dan Perangkat Lunak

Proses perancangan sistem ini difokuskan pada empat atribut, yaitu struktur data, representasi antarmuka, arsitektur perangkat lunak, dan interaksi antar objek di dalam kelas.

3. Implementasi dan Pengujian Unit

Pada tahap ini, perancangan perangkat lunak direalisasikan sebagai serangkaian program atau unit program. Kemudian pengujian unit melibatkan verifikasi bahwa setiap unit program telah memenuhi spesifikasinya.

J. Entity Relationship Diagram (ERD)

Menurut Simarmata (2010:67) Entity Relationship Diagram (ERD)adalah alat pemodelan data utama dan akan membantu mengoganisasi data dalam suatu proyek kedalam entitas-entitas dan menentukan hubungan antar entitas. Proses

(19)

memungkinkan analis menghasilkan struktur basis data yang baik, sehingga data dapat disimpan dan diambil secara efisien. Adapun komponen dalam Entity Relationship Diagram adalah sebagai berikut:

a. Entitas

Adalah segala sesuatu yang dapat digambarkan oleh data. Entitas juga dapat diartikan sebagai individu yang mewakili sesuatu yang nyata (eksistensinya) dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain. Ada dua macam entitas yaitu entitas kuat dan entitas lemah.Entitas kuat merupakan entitas yang tidak memiliki ketergantungan dengan entitas lainnya.Contohnya entitas anggota. Sedangkan entitas lemah merupakan entitas yang kemunculannya tergantung pada keberadaaan entitas lain dalam suatu relasi.Entitas digambarkan dengan persegi panjang.

b. Atribut

Atribut merupakan pendeskripsian karakteristik dari entitas.Atribut digambarkan dalam bentuk lingkaran atau elips. Atribut yang menjadi kunci entitas atau key diberi garis bawah.

c. Relationship

Relasi menunjukkan adanya hubungan diantara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda.Dalam hal ini di gambarkan dengan garis lurus.

Drajat relationship yang menjelaskan jumlah entity yang berpartisipasi dalam suatu relationship. Dalam Derajat Relationship terbagi dari tiga tingkatan yakni

(20)

a. Unary Degree ( Derajat Satu )

Adalah satu buah relationship menghubungkan satu buah entity.

Contoh :

Sumber :Simarmata (2010:60)

Gambar II.1 Contoh Unary Degree Keterangan :

Manusia menikah dengan manusia, relationship menikah hanya menghubungkan entity manusia.

b. Binary Degree ( Derajat Dua )

Adalah satu buah relationship yang menghubungkan dua buah entity.

Contoh :

Sumber :Simarmata (2010:61)

Gambar II.2 Contoh Binary Degree

Keterangan :

Pegawai memiliki kendaraan, sebuah relationship memiliki mengubungkan entity Pegawai dan entity Kendaraan.

c. Ternary Degree (Derajat Tiga)

Adalah satu buah relationship menghubungkan tiga buah entity.

Pegawai Memiliki Kendaraan

(21)

Contoh :

Sumber :Simarmata (2010:63)

Gambar II.3. Contoh Ternary Degree

Keterangan :

Pegawai pada kota tertentu mempunyai suatu Proyek. Entity Bekerja mengubungkan Entity Pegawai, Proyek dan Kota.

Cardinality Ratio Constraint Menunjukkanjumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas yang lain. Jenis-jenis Cardinality :

a. One To One ( 1 : 1)

Yaitu perbandingan antara entity pertama dengan entity kedua berbanding satu berbanding satu.

Contoh :

Sumber :Simarmata (2010:64)

Gambar II.4. Contoh Cardinality One To One

Pegawai Proyek

Kota Bekerja

(22)

b. One To Many ( 1 : M )

Yaitu perbandingan antara entity pertama dengan entity kedua berbanding satu berbanding banyak.

Contoh :

Sumber :Simarmata (2010:65)

Gambar II.5. Contoh CardinalityOne To Many

c. Many To Many ( M : M )

Yaitu perbandingan antara entity pertama dengan entity kedua berbanding banyak berbanding banyak.

Contoh :

Sumber :Simarmata (2010:66)

Gambar II.6. Contoh CardinalityMany To Many

K. Logical Racord Structure (LRS)

Menurut Prihartoni (2008:81) Logical Record Structuredibentuk dengan nomor dari tipe record, beberapa tipe record digambarkan oleh kotak empat persegi panjang dan dengan nama yang unik. Perbedaan LRS dengan diagram E-R nama tipe record berada diluar kotak field tipe record ditempatkan.

Bagian 1 Mengerjakan M Pegawai

(23)

Logical Record Structure terdiri dari link-link diantara tipe record. Link ini menunjukkan arah dari satu tipe record lainnya. Banyak link dari LRS yang diberi tanda field-field yang kelihatan pada kedua link tipe record.Penggambaran LRS mulai dengan menggunakan model yang dimengerti.Dua metode yang dapat digunakan, dimulai dengan hubungan kedua model yang dapat dikonversikan ke LRS. Metode yang lain dimulai dengan ER-diagram dan langsung dikonversikan ke LRS.

L. Pengujian Web

Menurut Soetam (2011:265) “Black box testing adalah tipe testing yang memperlakukan perangkat lunak yang tidak diketahui kinerja internalnya”. Metode ini digunakan untuk mengetahui apakah perangkat lunak berfungsi dengan benar.Pengujian black box merupakan metode perancangan data uji yang didasarkan pada spesifikasi perangkat lunak.Data uji dieksekusi pada perangkat lunak dan kemudian keluar dari perangkat lunak dicek apakah telah sesuai yang diharapkan. Pengujian Black Box berusaha menemukan kesalahan dalam kategori:

1. Fungsi-fungsi yang tidak benar atau hilang 2. Kesalahan interface

3. Kesalahan dalam struktur data atau akses database eksternal 4. Kesalahan kinerja

(24)

2.2. Penelitian Terkait

Dalam Tinjauan Jurnal ini penulis menggunakan dua referensi jurnal yang berhubungan dengan manajemen dokumen jaminan untuk mendukung isi dari penulisan skripsi ini.

Menurut Rara Sri Artati Rejeki, dkk (2011: 150-159) E-commerce adalah bisnis dengan tujuan mengambil keuntungan seperti penjualan, pembelian, pelayanan, informasi, perdagangan melalui perantara yaitu melalui suatu jaringan komputer, terutama internet. Dengan adanya E-commerce ini memudahkan costumer untuk dapat melakukan transaksi jual beli tanpa harus datang ketempatnya. Manfaat dari penerapan penggunaan E-commerce akan memberikan gambaran tentang bagaimana teknik sistem penjualan yang dibutuhkan dalam menghadapi persaingan perusahaan diera globalisasi saat ini.

Diharap mampu memudahkan bagi penjual dalam membuat laporan rekapitulasi penjualan sehingga laporan dapat dihasilkan dengan cepat dan akurat.

Menurut Yan Andriariza AS (2013 : 131-144) Penelitian tindakan untuk melakukan perbaikan proses bisnis dan selanjutnya melakukan perancangan sistem informasi berbasis CRM, yang terdiri dari proses perancangan menggunakan DFD, perancangan basis data menggunakan ERD dan perancangan antar muka. Metode pengumpulan data digunakan adalah wawancara mendalam kepada pemilik toko Sepatu Bata Rose dan observasi langsung proses-proses yang terjadi di toko Sepatu Bata Rose studi literatur. Hasil dari penelitian ini adalah perancangan proses yang mempunyai 8 proses utama didalamnya, yaitu (1) Proses Pendaftaran Pelanggan, (2) Proses Login Pelanggan Lama, (3) Program Pemasaran, (4) Program Penjualan, (5) Pengisian Produk, (6) Laporan, (7)

(25)

Pelayanan Pelanggan, (8) Program Diskon. Pada hasil perancangan data sistem informasi CRM terdapat 8 buah entitas didalamnya, yaitu entitas tanya jawab, keluhan, barang belum sampai, garansi, pelanggan, transaksi, produk, produk pesanan. Sedangkan hasil perancangan antar muka pada dasarnya terdiri dari 2 tampilan, yaitu tampilan halaman login dan tampilan halaman setelah login.

Gambar

Gambar II.3. Contoh Ternary Degree

Referensi

Dokumen terkait

Tanyakan pada dokter atau apoteker Anda sebelum meminum KOMBIGLYZE XR - Jika Anda menderita diabetes tipe 1 (tubuh Anda tidak dapat menghasilkan insulin). KOMBIGLYZE XR tidak

“Pengaruh Loyalitas Pegawai Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Studi Pada Hotel Berbintang Di Yogyakarta.” Fakultas

Bagian materi yang sering ditanyakan adalah bagaimana memilih rumus yang tepat untuk menentukan kuartil data tunggal, simpangan baku, menafsirkan ukuran pemusatan, ukuran letak

Motivasi belajar peserta didik dapat terjadi jika guru mempunyai kompetensi pedagogi, kompetensi profesional dan kompetensi sosial.Untuk menjadi guru profesional

Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui perbandingan massa dan ukuran partikel biokoagulan (biji kelor) yang tepat terhadap jumlah air dalam proses

Pada tahap ini, Tim Konsultan dan Badan Promosi Pembangunan Daerah memfasilitasi Tim Pemasaran dengan melibatkan BKM, Perangkat Kelurahan/Desa dan masyarakat, untuk melakukan

bahwa ketentuan Pasal 27 ayat (1) huruf c Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 32 Tahun 2013 tentang Jabatan Fungsional Pemeriksa

Sementara itu, tokoh masyarakat (termasuk tokoh adat) dapat mensosialisasikan HIV/AIDS serta narkoba dalam kelompok keluarga untuk mendorong keterlibatan mereka dalam