BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Konsep Dasar Sistem Informasi 2.1.1 Pengertian Sistem
Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan kegiatan atau untuk melakukan sasaran yang tertentu (Jeperson Hutahaean, 2015:2).
2.1.2 Pengertian Informasi
Informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih bagia penerimanya. Sumber informasi adalah data. Data kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. Kejadian-kejadian (event) adalah kejadian yang terjadi pada saat tertentu (Jeperson Hutahaean, 2015:9).
2.1.3 Pengertian Sistem Informasi
Sistem informasi adalah sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelolaan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat menajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang dibutuhkan (Jeperson Hutahaean, 2015:13).
2.2 Waterfall
Waterfall merupakan metodologi desain terstruktur yang sampai
saat ini masih digunakan. Dengan metodologi berbasis pengembangan air terjun (waterfall) para analis dan pengguna melanjutkan secara berurutan dari satu tahap berikutnya. Metodologi ini disebut sebagai pengembangan waterfall karena bergerak maju dari fase ke fase dalam cara yang sama seperti air terjun (Alan Dennis, 2012c:8).
Gambar 2.1 Waterfall Model
Pada skema waterfall terdapat beberapa tahapan-tahapan sebagai berikut:
1. Planning
Merupakan proses pokok pada pengertian mengapa sebuah sistem informasi akan dibangun dan faktor bagaimana tim proyek akan membangun.
2. Analysis
Suatu proses pengumpulan kebutuhan software untuk mengerti sifat-sifat program yang dibentuk software
engineering, atau analis harus mengerti fungsi software yang
diinginkan, performance dan interface terhadap elemen lainnya. Hasil dari analis ini didokumentasikan dan review atau dibahas atau ditinjau bersama-sama customer.
3. Design
Proses design menterjemahkan kebutuhan ke dalam representasi software yang dapat diukur kualitasnya sebelum
mulai coding. Hasil dari desain ini didokumentasikan dan menjadi bagian dari konfigurasi software.
4. Implementation
Pada tahap ini dilakukan kerja untuk membangun perangkat lunak berdasarkan analisa dan permodelan yang telah dilakukan. Sehingga hasil dari tahap ini adalah basis data dan source code perangkat lunak. Selama tahap ini, desain perangkat lunak disadari sebagai sebuah program lengkap atau unit program. Desain yang telah disetujui, diubah dalam bentuk kode-kode program. Tahap ini, kode-kode program yang dihasilkan masih pada pada tahap modul- modul. Diakhir tahap ini, tiap modul di testing tanpa diintergrasikan. Perancangan perangkat lunak direalisasikan sebagai serangkaian program.
5. System
Merupakan fase siklus yang paling lama, sistem diinstal dan dipakai. Perbaikan mencangkup koreksi dari berbagai error, perbaikan dan implementasi unit sistem dan pelayanan sistem. Proses pemeliharaan perangkat lunak dan keseluruhan sistem bila terjadi kesalahan pada program, atau terjadi perubahan lingkungan perangkat lunak dan juga bila terjadi perubahan requirements dan
maintenance yang bersifat preventif untuk mengantisipasi keadaan
yang tidak diinginkan.
2.3 UML (Unifed Modeling Language)
Unified Modeling Languageadalah kumpulan teknik dasar diagram yang
memberikan representasi grafis yang cukup kaya untuk model proyek pengembangan sistem dari analisis melalui implementasi. Saat ini sebagian besar analisa sistem berorientasi objek dan pendekatan desain menggunakan
berbagai pandangan sistem yang berkembang. Diagram dikelompokan menjadi dua klasifikasi, seperti:
a. Diagram struktur meliputi class, object, package, deployment,
component, dan composite structure diagrams.
b. Diagram perilaku meliputi activity, sequence, communication,
interaction overview, timing, behavior state machine, protocol state machine, dan usecase diagram (Alan Dennis, System Analysis & Design With UML Version 2.0 An Object Oriented Approach, 2012:43).
2.1.1 Use Case Diagram
Menurut Dennis (2012:173), “A use case diagram depicts a set of
actor activities performed to produce some output result.” Yang
terjemahannya: Use Case Diagram menggambarkan serangkaian kegiatan yang dilakukan actor untuk menghasilkan beberapa hasil
output. Jadi dapat disimpulkan bahwa Use Case Diagram adalah suatu
diagram atau notasi UML yang menggambarkan hubungan antara beberapa use case dan actor untuk menunjukkan berbagai macam peran dari user dan bagaimana peran mereka dalam penggunaan sistem. Ada dua hal utama pada use case yaitu:
a. Actors merupakan orang, proses, atau sistem lain yang berinteraksi dengan sistem informasi yang akan dibuat di laur sistem informasi yang akan dibuat, jadi walaupun simbol dari aktor adalah gambar orang, tapi aktor belum tentu merupakan orang.
b. Use case merupakan fungsionalitas yang disediakan sistem sebagai unit-unit yang saling bertukar pesan antar unit atau aktor.
Tabel 2.1 Simbol Use Case Diagram
Simbol Nama Simbol Keterangan
Actor Seorang atau sesuatu yang
berinteraksi dengan sistem.
Use Case Menggambarkan bagaimana
seseorang yang akan
menggunakan sistem.
Subject Merupakan lingkup subjek
misalnya sistem atau individu proses bisnis
* *
Association Relationship
Untuk mendokumentasikan aliran-aliran logika dalam setiap use case
<<extend>>
Extends Memungkinkan sesuatu use case
memiliki kemungkinan
memperluas fungsionalitas yang disediakan oleh usecase-nya.
<<include>>
Include Include memungkinkan usecase
untuk menggunakan fungsionalitas yang disediakan oleh use casenya
Generalization Digunakan memperlihatkan bahwa
beberapa actor atau use case memiliki sesuatu bersifat umum.
2.3.2 Activity Diagram
Activitydiagram digunakan untuk perilaku dalam independen proses
bisnis benda. Dalam banyak hal activity diagram dipandang sebagai data
flow diagram yang canggih digunakan dalam hubungannya dengan
analisis terstruktur. Namun, tidak seperti data flow diagram, activity
diagram termasuk notasi yang membahas permodelan paralel, kegiatan
bersama dan proses. (Alan Dennis, 2012:181)
Yang perlu diperhatikan disini adalah bahwa activity diagram menggambarkan aktivitas sistem bukan apa yang dilakukan aktor, jadi aktivitas yang dapat dilakukan oleh sistem. Activity diagram juga banyak digunakan untuk mendefinisikan hal-hal berikut:
a. Rancangan proses bisnis dimana setiap urutan aktivitas yang digambarkan merupakan proses bisnis sistem yang didefinisikan. b. Urutan atau pengelompokan tampilan dari sistem/ user interface
dimana setiap aktivitas dianggap memiliki sebuah rancangan anatar muka tampilan
c. Rancangan pengujian dimana setiap aktivitas dianggap memerlukan sebuah pengujian yang perlu didefinisikan kasus ujinya.
d. Rancangan menu yang akan ditampilkan pada perangkat lunak. Tabel 2.2 Simbol Activity Diagram
Simbol Nama Simbol Keterangan
Activity Merupakan sebuah gambaran
aktivitas yang terjadi.
Swimlane Memisahkan organisasi
bisnis yang bertanggung jawab terhadap aktifitas yang terjadi
Initial Node Merupakan tanda awal dari
sebuah aktivitas Activity
Tabel 2.2 Simbol Activity Diagram (Lanjutan)
Simbol Nama Simbol Keterangan
Final Activity Node Merupakan tanda
berakhirnya sebuah aktivitas
Control Flow Menunjukkan urutan
eksekuensi
Object Flow Menunjukkan aliran dari
suatu kegiatan (atau tindakan) untuk kegiatan lain (atau tindakan)
Decision Node Pilihan untuk
pengambilan keputusan
Merge Node Membawa kembali jalur
keputusan bersama yang berbeda yang dibuat dengan menggunakan keputusan simpul
Action Sederhananya, bagian
perilaku yang tidak terpisah. Ditandai dengan pemberian nama. Action
Tabel 2.2 Simbol Activity Diagram (Lanjutan)
Simbol Nama Simbol Keterangan
Object Node Digunakan untuk
mewakili sebuah benda yang terhubung ke satu set objek yang mengalir.
Final-Flow Node
Merupakan tanda menghentikan aliran kontrol yang spesifik atau aliran objek.
2.3.3 Class Digram
Class diagram adalah model statis yang menunjukkan kelas dan
hubungan di antara class yang tetap konstan dalam sistem dari waktu ke waktu. Class diagram menggambarkan class yang cukup baik perilaku dan keadaan dengan hubungan antar class. Pengikut bagian menyajikan unsur-unsur class diagram, pendekatan yang berbeda yang dapat digunakan untuk menyederhanakan class diagram dan diagram struktur alternative: diagram objek (Alan Dennis, 2012:208).
Tabel 2.3 Simbol Class Diagram
Simbol Nama Simbol Keterangan
Class
Merupakan jenis orang, tempat, atau hal tentang sistem yang akan perlu untuk menangkap dan menyimpan informasi.
Class 1 +atribut1
Class Name
Tabel 2.3 Simbol Class Diagram (Lanjutan)
Simbol Nama Simbol Keterangan
attribute name/derived
attribute name Attribute
Merupakan property yang menjelaskan keadaan objek.
operation name ()
Operation Merupakan tindakan atau
fungsi bahwa kelas dapat melakukan.
AssociatedWith
0..* I Association
Merupakan hubungan antara beberapa kelas, atau sebuah kelas dan dirinya sendiri.
Generalization Merupakan sebuah
hubungan antara beberapa kelas. 0..* IsPartOf I Aggregation Merupakan sebuah bagian logikadari hubunganantara
beberapa kelas atau sebuah kelas dan dirinya sendiri.
I..* IsPartOf I
Composition
Merupakan bagian fisik dari hubungan antara beberapa kelas atau sebuah kelas dan dirinya sendiri.
2.3.4 Sequence Diagram
Sequence diagram adalah salah satu dari dua jenis diagram interaksi. Mereka menggambarkan benda-benda yang berpartisipasi dalam kasus pengguna dan pesan yang melewati antara mereka dari waktu ke waktu untuk satu use case. Sebuah sequence diagram adalah model dinamis yang menunjukkan urutan eksplisit pesan lewat diantara objek dalam interaksi di definisikan. Karena urutan diagram menekankan pemesanan berbasis waktu kegiatan yang terjadi diantara set benda, mereka sangat membantu untuk memahami spesifikasi real time dan kompleks menggunakan kasus (Alan Dennis, 2012:238).
Tabel 2.4 Simbol Sequence Diagram
Simbol Nama Simbol Keterangan
Actor Orang atau sistem yang
berasal dari manfaat dan eksternal ke sistem yang berpartisipasi secara berurutan dengan mengirim dan/ atau menerima pesan
Object Berpartisipasi secara
berurutan dengan mengirim dan/ atau menerima pesan yang ditempatkan diatas diagram
Execcution Occurrence
Menyatakan objek dalam keadaan aktif dan berinteraksi pesan
Tabel 2.4 Simbol Sequence Diagram (Lanjutan)
Simbol Nama Simbol Keterangan
aMessage()
Retur Value
Message
Pesan yang
mengambarkan
komunikasi yang terjadi antar objek. Panggilan operasi ditandai dengan pesan yang dikirim sebuah panah yang tebal, sedangkan kembalinya ditandai dengan nilai yang akan dikembalikan dan ditampilkan sebagai panah putus-putus.
Lifeline Menyatakan kehidupan
suatu objek
(aGuardCondition): aMessage
Guard Condition Mewakili tes yang
harus dipenuhi untuk pesan yang akan dikirim.
For object destruction X adalah tempat di
akhir masa obyek untuk menunjukkan bahwa itu akan keluar dari eksistensi
Frame Menunjukkan isi dari
2.4 Database
Database adalah kumpulan data yang saling berhubungan dan didesain sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan informasi dari suatu organisasi.
Database adalah sebuah tempat penyimpanan dari data yang digunakan secara
bersamaan oleh banyak departemen dan pengguna. Database tidak lagi dimiliki oleh satu departemen tetapi menjadi sumber daya bersama dalam perusahaan. Database tidak hanya memegang data operasional organisasi tetapi juga deskripsi dari data tersebut. Untuk alasan ini, database juga diartikan sebagai sekumpulan data terintegrasi yang mejelaskan dirinya sendiri. (Connolly dan Begg, 2010, p14).
2.4.1 DBMS (Database Management System)
DBMS (Database Management System) adalah sebuah sistem
software yang memungkinkan pengguna untuk mendefinisikan, memuat,
memelihara, dan mengatur akses ke dalam database (Connolly dan Beg, 2010, p16). DBMS merupakan sebuah software yang berinteraksi dengan pengguna program aplikasi dan database. Sebuah DBMS menyediakan beberapa fasilitas sebagai berikut:
1. Data Definition Language (DDL)
DDL adalah sebuah bahasa yang mengijinkan Database
Administrator atau pengguna untuk menggambarkan dan
membernama dari entitas, attribute, dan relationship yang dibutuhkan untukaplikasi bersama dengan semua kepercayaan yang berhubungandengan batasan keamanan (Connolly dan Begg, 2010, p41). Contohdari operasi DDL adalah create, drop, dan alter tabel.
2. Data Manipulation Language (DML)
DML adalah sebuah bahasa yang menyediakan sekumpulan
operasi yang mendukung operasi manipulasi data di dalam database. (Connolly dan Begg, 2010, p41). Contoh dari operasi DML adalah
3. Menyediakan kontrol akses ke database, sebagai contoh:
a. Security system, dimana mencegah pengguna yang tidak
mempunyai hak untuk mengakses database.
b. Integrity system, dimana menjaga konsistensi dari data. c. Concurrency control system, dimana mengijinkan akses yang
terbagi dalam database.
d. Recovery control system, dimana mengembalikan kondisi database sebelum kegagalan hardware atau software.
e. User-accessible catalog, dimana berisi deskripsi dari data
dalam database.
2.5 Aplikasi
2.5.1 Pengertian Aplikasi
Menurut Nazruddin Safaat H (2012: 9) Perangkat lunak aplikasi adalah suatu subkelas perangkat lunak computer yang memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pengguna. Biasanya dibandingkan dengan perangkat lunak sistem yang mengintegrasikan berbagai kemampuan komputer, tapi tidak secara langsung menerapkan kemampuan tersebut untuk mengerjakan suatu tugas yang menguntungkan pengguna. Contoh utama perangkat lunak aplikasi adalah pengolah kata, lembar kerja, dan pemutar media.
Beberapa aplikasi yang digabung bersama menjadi suatu paket kadang disebut sebagai suatu paket atau suite aplikasi (application
suite). Contohnya adalah Microsoft Office dan Open Office.org, yang
menggabungkan suatu aplikasi pengolah kata, lembar kerja, serta beberapa aplikasi lainnya. Aplikasi-aplikasi dalam suatu paket biasanya memiliki antarmuka pengguna yang memiliki kesamaan sehingga memudahkan pengguna untuk mempelajari dan menggunakan setiap aplikasi. Sering kali, aplikasi ini memiliki kemampuan untuk saling
2.5.2 Web
Menurut Arief (2011a:7) “Web adalah salah satu aplikasi yang berisikan dokumen-dokumen multimedia (teks, gambar, animasi, video) didalamnya yang menggunakan protokol HTTP (Hypertext Transfer
Protocol) dan untuk mengaksesnya menggunakan perangkat lunak yang
disebut browser”.
Menurut Arief (2011a:8) Pengertian website adalah “kumpulan dari halaman web yang sudah dipublikasikan di jaringan internet dan memiliki domain/URL (Uniform Resource Locator) yang dapat diakses semua pengguna internet dengan cara mengetikan alamatnya”. Hal ini dimungkinkan dengan adanya teknologi World Wide Web (WWW) fasilitas hypertext guna menampilkan data berupa teks, gambar, animasi, suara dan multimedia lainnya data tersebut dapat saling pada web server untuk dapat di akses melalui jaringan internet. Agar data pada web dapat di baca kita harus menggunakan web server terlebih dahulu seperti
Mozila Firefox, Internet Explorer, Opera Mini atau yang lainnya.
Ditinjau aspek content atau isi, web dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu web statis dan web dinamis. Web Statis adalah web yang isinya
content tidak berubah-ubah. Maksudnya adalah isi dari dokumen web tersebut taidak dapat diubah secara cepat dan mudah. Ini karena
teknologi yang digunakan untuk membuat dokumen web ini tidak memungkinkan dilakukan perubahan isi atau data. Teknologi yang digunakan untuk web statis adalah jenis Client Side Scripting seperti HTML, Cascading Style Sheet (CSS). Contoh situs web statis diantaranya adalah web profil perusahaan yang lebih dominan menggunakan animasi flash atau HTML, web kumpulan produk
animasi.
Web Dinamis adalah jenis web yang content atau isinya dapat
berubah- ubah setiap saat. Untuk membuat web dinamis diperlukan beberapa komponen yaitu Client Side Scripting (HTML, Javascript,
Cascading Style Sheet), Server Side Scripting seperti PHP, program
situs web dinamis diantaranya adalah situs web berita, situs web e-Commerce dan situs web e-Banking.
2.5.3 Pengertian Yatim dan Dhuafa
Secara bahasa “yatim” berasal dari bahasa arab. Dari fi’il madli “yatama” mudlori’ “yaitamu” dan mashdar “yatmu” yang berarti: sedih. Atau bermakana: sendiri. Adapun menurut istilah syara’ yang dimaksud dengan anak yatim adalah anak yang ditinggal mati oleh ayahnya sebelum dia baligh. Batas seorang anak disebut yatim adalah ketika anak tersebut telah baligh dan dewasa.
Kaum dhuafa dan mustadh’afin adalah manusia-manusia yang hidup dalam kemiskinan, kesengsaraan, kelemahan, ketidakberdayaan, ketertindasan, dan penderitaan yang tiada putus. Adanya kaum dhuafa telah menjadi realitas dalam sejarah kemanusiaan. Sama halnya dengan keberadaan kaum aghniaa yang memilki kelebihan dan kelapangan. Hal ini menunjukkan bahwa kehidupan menusia tidak dapat dilepaskan dari aturan-aturan yang telah digariskan oleh Allah swt. Manusia hidup di bumi ini atas kehendaknya, dengan demikian adanya dhuafa dan mustadh’afin di satu sisi dan orang-orang kaya dan kuat di sisi lain juga tidak dapat dilepaskan dari kekuasaan-Nya (Dr. Faizah Ali Sibromalisi).
2.6 Software Pendukung 2.6.1 Xampp
Riyanto (2014:1), “XAMPP merupakan paket PHP dan MySQL berbasis open source, yang dapat digunakan sebagai tool pembantu pengembangan aplikasi berbasis PHP”.
Mulhim (2013:34), “XAMPP adalah paket instalasi program yang terdiri atas program Apache HTTP Server, MySQL Database,dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan
penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl. Nama XAMPP merupakan singkatan dari X berarti mendukung 4 sistem operasi, Apache, MySQL, PHP dan Perl.
2.6.2 Processor Hypertext Protocol (PHP)
Menurut Arief (2011c:43) PHP adalah Bahasa server-side-scripting yang menyatu dengan HTML untuk membuat halaman web yang dinamis. Karena PHP merupakan server-side-scripting maka sintaks dan perintah-perintah PHP akan diesksekusi diserver kemudian hasilnya akan dikirimkan ke browser dengan format HTML.
Dengan demikian kode program yang ditulis dalam PHP tidak akan terlihat oleh user sehingga keamanan halaman web lebih terjamin. PHP dirancang untuk membuat halaman web yang dinamis, yaitu halaman web yang dapat membentuk suatu tampilan berdasarkan permintaan terkini, seperti menampilkan isi basis data ke halaman web.
PHP juga dapat berjalan pada berbagai web server seperti IIS (Internet Information Server), PWS (Personal Web Server), Apache, Xitami. PHP juga mampu berjalan di banyak sistem operasi yang beredar saat ini, diantaranya: Sistem Operasi Microsoft Windows (semua versi), Linux, Mac Os, Solaris. PHP dapat dibangun sebagai modul web server Apache dan sebagai binary yang dapat berjalan sebagai CGI (Common Gateway Interface). PHP dapat mengirim HTTP header, dapat mengatur cookies, mengatur authentication dan redirect user.
Salah satu keunggulan yang dimiliki PHP adalah kemampuannya untuk melakukan koneksi ke berbagai macam software sistem manajemen basis data atau Database Management Sistem (DBMS), sehingga dapat menciptakan suatu halaman web dinamis. PHP mempunyai koneksitas yang baik dengan beberapa DBMS seperti Oracle, Sybase, mSQL, MySQL, Microsoft SQL Server, Solid, PostgreSQL, Adabas, FilePro, Velocis, dBase, Unix dbm, dan tidak terkecuali semua database ber-interface ODBC. Hampir seluruh aplikasi
berbasis web dapat dibuat dengan PHP. Namun kekuatan utama adalah konektivitas basis data dengan web. Dengan kemampuan ini kita akan mempunyai suatu sistem basis data yang dapat diakses
2.6.3 PhpMyAdmin
Menurut Arief (2011f:429) “phpMyAdmin adalah salah satu aplikasi GUI (Graphical User Interface) yang digunakan untuk mengelola
database MySQL”.PhpMyAdmin adalah suatu program open source
yang berbasis web yang dibuat menggunakan aplikasi PHP. Program ini digunakan untuk mengakses database MySQL. Program ini mempermudah dan mempersingkat kerja kita. Dengan kelebihannya, para pengguna awam tidak harus paham sintax- sintax SQL dalam pembuatan database dan table.
2.6.4 MySQL
MySql merupakan salah satu Relational Database Management
System bersifat Open Source. Struktur database disimpan dalam
table-tabel yang saling berrelasi. Karena sifat Open Source, MYSQL dapat dipergunakan dan didistribusikan baik untuk kepentingan individu maupun corporate secara gratis, tanpa memerlukan lisensi dari pembuatnya. MySql dapat dijalankan dalam berbagai platform sistem operasi antara lain Windows, Linux, Unix, Sun OS dan lain lain. Source dan dokumentasi lengkap dapat diperoleh melalui situs www.mysql.com. (Mukhamad Masrur, 2016).
2.6.5 Dreamweaver 8
Menurut (Bunafit Nugroho,2008) Dreamweaver MX (MX 6, MX 7, MX 2004 dan MX 8) adalah suatu bentuk program editor web yang dibuat oleh Macromedia dengan alamat Website www.macromedia.com.
dengan mudah membuat dan mendesain webnya, karena bersifat WYSIWYG (What You See is What You Get).
Dreamweaver MX dan 8 selain sebagai editor yang komplet juga dapat digunakan untuk membuat animasi sederhana yang berbentuk layer dengan bantuan Java Sricpt yang didukungnya. Dengan adanya program ini kita tidak akan susah untuk mengetik skrip-skrip format HTML, PHP, JSP, ASP,Java Script, CSS maupun bentuk program lainnya.
Sebagai editor, Dreamweaver mempunyai sifat yang WYSIWYG dibaca (wai-si-wig) yang artinya apa yang kita lihat pada halaman desain, maka semuanya itu akan kita peroleh pada browser. Dengan kelebihan ini sehingga seorang programmer (pembuat program) atau desainer (pembuat desain web) dapat langsung melihat hasil buatannya tanpa harus membukanya pada browser (aplikasi pengakses web seperti Internet Explorer, Mozilla, dll).
2.6.6 HTML (Hypertext Markup Language)
Hyper Text Markup Language (HTML) adalah format standar yang
digunakan untuk membuat halaman web. HTML merupakan subset dari Bahasa yang lebih luas, yaitu SGML (Standar Generalized Markup
Language. Selain HTML subset lain dari SGML antara lain XML
(eXtensible Markup Language), SMIL (Synchronized Multimedia
Integration Language) dan MathML (Mathematical Markup Language)
(Mukhamad Masrur, 2016). 2.7 Pengujian
Menurut Rod Stephend (2015:184), pengujian sistem adalah menjalankan sistem secara keseluruhan. Idealnya, setiap bagian sistem diuji untuk menemukan bugs sebanyak mungkin. Pengujian sistem secara menyeluruh menguji setiap kemungkinan yang bisa terjadi dalam sistem tersebut.
2.7.1 Black Box Testing
Menurut Rod Stephend (2015:187), Black Box Testing merupakan tipe pengujian sistem dimana penguji seperti tidak bisa mengintip kedalam sistem tersebut. Penguji tahu apa yang seharusnya dilakukan oleh sistem, tapi tidak tahu cara kerjanya. Penguji kemudian memasukan berbagai macam input untuk melihat apa yang akan dilakukan sistem tersebut. Penguji dapat memulai dengan memasukan nilai secara acak, kemudian melihat bagamina sistem merespon masukan tersebut, apakah terjadi error, data duplikat, dan sebagainya.