• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 23 TAHUN 2001 T E N T A N G

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 23 TAHUN 2001 T E N T A N G"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBAK NOMOR 23 TAHUN 2001

T E N T A N G

SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA CABANG DINAS PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH KABUPATEN LEBAK

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI LEBAK

Menimbang : a. bahwa Pembentukan Cabang Dinas Permkiman dan Prasarana Wilayah Kabupaten Lebak telah ditetapkan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Lebak Nomor 22 Tahun 2001; b. bahwa berdasarkan Pasal 2 Peraturan Daerah Kabupaten

Lebak Nomor 22 Tahun 2001 termaksud, perlu menetapkan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Cabang Dinas

Permukiman dan Prasarana Wilayah Kabupaten Lebak dengan Peraturan Daerah.

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang

Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 60, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3839);

2. Undang-undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok – Pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3890);

3. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2000 tentang Pembentukan Provinsi Banten (Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 182, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4010);

4. Peraturan Pemerintah Nomor 84 Tahun 2000 tentang Pedoman Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Tahun 2001 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4090);

5. Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pembinaan dan Pengawasan atas Penyelenggaraan

Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2001 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4090);

6. Peraturan Daerah Kabupaten Lebk Nomor 4 Tahun 2000 tentang Tata Cara dan Teknik Penyusunan Peraturan Daerah dan Penerbitan Lembaran Daerah (Lembaran Negara

(2)

7. Peraturan Daerah Kabupaten Lebak Nomor 45 Tahun 2000 tentang Tata Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah Kabupaten Lebak (Lembaran Daerah Kabupaten Lebak Tahun 2001 Nomor 7 Seri D;

8. Peraturan Daerah Kabupaten Lebak Nomor 22 Tahun 2001 tentang Pembentukan Cabang Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah Kabupaten Lebak (Lembaran Daerah Kabupaten Lebak Tahun 2001 Nomor … Seri D).

Dengan persetujuan

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN LEBAK

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN DAERAH KABUPATEN LEBAK TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA CABANG DINAS PERMUKIMAN DAN PRASARANA WILAYAH KABUPATEN LEBAK. BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1

Dalam Peraturan Daerah ini, yang dimaksud dengan: 1. Daerah adalah Kabupaten Lebak;

2. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Kabupaten Lebak;

3. Bupati adalah Bupati Lebak;

4. Sekretaris Daerah adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak;

5. Dinas adalah Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah Kabupaten Lebak;

6. Kepala Dinas adalah Kepala Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah

Kabupaten Lebak;

7. Cabang Dinas adalah Cabang Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah

Kabupaten Lebak yang mempunyai wilayah Kerja meliputi satu Kecamatan atau beberapa Kecamatan;

8. Kepala Cabang Dinas adalah Kepala Cabang Dinas Permukiman dan

Prasarana Wilayah Kabupaten Lebak.

BAB II

KEDUDUKAN, TUGAS DAN FUNGSI Bagian Pertama

Kedudukan Pasal 2

(3)

(1) Cabang Dinas adalah unsur pelaksana sebagian tugas dan fungsi Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah di Kecamatan

(2) Cabang Dinas dipimpin oleh seorang Kepala Cabang Dinas yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Dinas

Bagian Kedua Tugas Pasal 3

(1) Cabang Dinas mempunyai tugas melaksanakan penyelenggarakan

Permikiman dan Prasarana Wilayah di Kecamatan, sesuai dengan peraturan perundang-undanganyang berlaku

(2) Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Pasal ini, Cabang Dinas mempunyai fungsi:

a. Pelaksanaan pemberian kewenangan di bidang Permukiman dan

Prasarana Wilayah Kecamatan yang meliputi sarana dan prasarana permukiman, pengairan pedesaan, jalan, tata ruang serta pengelolaan kebersihan dan pertamanan;

b. Pelaksanaan pengawasan, pengendalian, pengembangan, rehabilitasi

peningkatan pengembangan operasi serta pemeliharaan dan pembangunan bidang pengairan pedesaan, jalan, sarana dan prasarana permukiman dan pengembangan wilayah tata ruang di Kecamatan;

c. Pemberian rekomendasi reknis perajinan penggunaan sumber daya air

(SDA), penambangan golongan C, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), perajinan jalan dan pemeliharaan jalan dan jembatan, perajinan dan pelayanan di bidang pemakaman serta registrasi ulang pemakaman; d. Pelaksanaan penanggulangan cepat/langsung terjadinya bencana alam

yang menimpa permukiman dan prasarana wilayah di Kecamatan;

e. Pengelolaan administrasi umum, meliputi ketatalaksanaan, kepegawaian

dan peningkatan kapabilitas karyawan yang potensial serta peralatan dan perlengkapan kantor dan keuangan;

f. Pengelolaan kebersihan dan pertamanan.

BAB III ORGANISASI Bagian Pertama Unsur Organisasi Pasal 4

Unsur Organisasi Cabang Dinas terdiri dari: a. Pimpinan adalah Kepala Cabang Dinas;

(4)

c. Pelaksana adalah para Petugas Pelaksana Cabang Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah. Bagian Kedua Susunan Organisasi Pasal 5

(1) Susunan Organisasi Cabang Dians terdiri dari: a. Kepala Cabang Dinas;

b. Petugas Administrasi;

c. Petugas Pelaksana Permukiman/Tata Ruang dan Bangunan;

d. Petugas Pelaksana Pengairan;

e. Petugas Pelaksana Jalan;

f. Petugas Pelaksana Kebersihan dan Pertamanan.

(2) Bagan Susunan Organisasi Cabang Dinas sebagaimana tercantum dalam

Lampiran, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Daerah ini.

Bagian Ketiga

Bidang Tugas Unsur Organisasi

Paragraf 1 Kepala Cabang Dinas

Pasal 6

Kepala Cabang Dinas mempunyai tugas memimpin, mengkoordinasikan dan mengendalikan Cabang Dinas dalam melaksanakan sebagian urusan rumah tangga Daerah di bidang permukiman dan prasarana wilayah Kecamatan serta tugas pembantuan yang ditugaskan kepada Dinas.

Pasal 7

Untuk menyelenggarakan tugas pada pasal 6, Kepala Cabang dinas mempunyai fungsi:

a. Penyusunan program kerja dalam rangka pelaksanaan kegiatan tugasnya;

b. Pengkoordinasian dan pengendalian semua kegiatan Cabang Dinas;

c. Pelaksanaan pengumpulan data awal dalam bidang permukiman, pengairan,

kebinamargaan dan kebersihan;

d. Pelaksanaan hubungan kerja sama dengan semua instansi baik Pemerintah

maupun swasta untuk kepentingan pelaksaanan tugasnya di bawah koordinasi Kepala Dinas;

(5)

e. Pemberian rekomendasi teknis perizinan penggunaan sumber daya air (SDA),

perizinan penambangan golongan C, perininan IMB, perizinan jalan dan pemeliharaan jalan dan jembatan, perizinan dan pelayanan bidang pemakaman serta registrasi ulang pemakaman;

f. Pelaksanaan penaggulangan cepat/langsung terjadinya bencana alam yang

menimpa permukiman dan prasarana wilayah di Kecamatan;

g. Pembinaan dan penungkatan terus menerus kemampuan berprestasi para

pegawai dan penilaian pegawai (DP3) dalam lingkungan Cabang Dinas; h. Pengelolaan, pemberian, pengendalian administrasi umum, ketatalaksanaan

serta peralatan kantor di Cabang Dinas;

i. Pengelolaan kebersihan dan pertamanan di wilayah Kecamatan;

j. Pertanggung jawaban tugas Cabang Dinas secara teknis administratif kepada

Kepala Dinas. Paragraf 2 Petugas Administrasi Pasal 8

Petugas Administrasi mempunyai tugas membantu dan bertanggung jawab kepada Kepala Cabang Dinas dalam hal:

a. Menyelenggarakan ketatausahaan;

b. Menyiapkan dan menyusun rencana anggarn;

c. Melaksanakan pengelolaan administrasi kepegawaian, keuangan dan

perlengkapan di lingkungan Cabang Dinas;

d. Mengusahakan terciptanya tertib administrasi dan tertib kerja bagi seluruh

satuan organisasi di lingkungan Cabang Dinas.

Paragraf 3

Petugas Pelaksna Permukiman/Tata Ruang dan Bangunan

Pasal 9

Petugsa Pelaksana Permukiamn/Tata Ruang dan Bangunan mempunyai tugas membantu dan bertanggung jwab kepada Kepala Cabang Dinas dalam hal; a. Melaksanakan penyusunan perencanaan tata rung, survey dan rekomendasi

teknis perizinan tata ruang;

b. Melaksanakan kebijakan di bidang perencanaan teknis, bantuan teknis

pelaksanaan kegiatan pemetaan bangunan, rekomendasi teknis perizinan IMB dan pengawasan, pengujian bahan bangunan;

c. Melaksanakan perumusan petunjuk teknis fasilitas penyediaan perumahan

rakyat dan peningkatan kualitas lingkungan, pengembangn permukiman

pedesaan baru dan kawasan tertinggl serta fasilitas permukiman secar swadaya, pelaksanaan kebijakan di bidang pengembangan permukiman, pemberian

(6)

bimbingan teknis dan evaluasi pelaksanaan kebijakan dibidang pengembangan permukiman pedesaan, perkotaan, daratan atau pantai atau pinggiran sungai (danau), waduk (situ), mata air/jalan raya di luar garis sempadan.

Paragraf 4

Petugas Pelaksana Pengairan

Pasal 10

Petugas Pelaksana Pengairan mempunyai tugas membantu dan bertanggung jawab kepad Kepala Cabang Dinas dalam hal:

a. Melaksanakan penyusunan program, perencanaan teknis, pengujian,

pengawasan pembangunan, rehabilitasi dan peningkatan sarana dan prasarana pengairan serta penelitian dn pengembangan sumber daya air (SDA);

b. Melaksanakan pembangunan baru, rehabilitasi irigasi teknis maupun tdah

hujan;

c. Melaksanakan pengukurn curah hujan harian;

d. Melaksanakan penelitian dan pengembangan potensi sumber daya air (SDA0;

e. Melaksanakan penanggulangan cepat/langsung terjadinya bencana alam di

Kecamatan tersebut;

f. Melaksanakan kegiatan pengendalian, pengoperasian dan pemeliharaan sarana

dan prasarana pengairan, membuat rekomendasi teknis pengelolaan galian golongan C dan pemanfaatan sumber daya air, monitoring pencemaran lintas sungai/waduk/situ/mata air.

Paragraf 5

Petugas Pelaksana Jalan

Pasal 11

Petugas Pelaksana Jalan mempunyai tugas membantu dan bertanggung jawab kepada Kepala Cabang Dinas dalam hal;

a. Melaksanakan penyusunan program, perencanaan teknis dan leger jalan,

pengujian tanah dan jalan;

b. Melaksanakan kegiatan pengendalian, pembangunan dan peningkatan jalan

serta penggantian jembatan;

c. Melaksanakan kegiatan pemanfaatan rekomendasi teknis, perizinan jalan dan

pemeliharaan jalan dan jembatan.

Paragraf 6

Petugas Pelaksana Kebersihan dan Pertamanan

Pasal 12

(7)

Petugas Pelaksana Kebersihan dan Pertamanan mempunyai tugas membantu dan bertanggungjawab kepada Kepala Cabang Dinas dalam hal:

a. Melaksanakan pengumpulan, pengolahan dan penyajian data serta

melaksanakan identifikasi dan analisis masalah dibidang kebersihan dan pertamanan;

b. Menyelenggarakan pencegahan dan penanggulangna sampah, air kotor,

pengangkutan sampah dan TPS ke TPA serta pemusnahan, pengolahan pemanfaatan sampah;

c. Melaksanakan kegiatan pembibitan tanaman pangan, kegiatan penghijauan

kota, pembangunan taman dan peralatan, memberikan rekomendasi perizinan dan pelayanan di bidang pemakaman sert registrsai ulang pemakaman.

BAB IV TATA KERJA Bagian Pertama Umum Pasal 13

(1) Hal-hal yang menjadi tugas Cabang Dinas merupakan satu kesatuan yang satu

sama lain tidak dapat dipisahkan.

(2) Pelaksanaan tugas dan fungsi Cabang Dinas serta kegiatan operasionalnya

dilaksanakan oleh Para Petugas Pelaksana menurut pembidangan tugasnya masing-masing.

(3) Kepala Cabang Dinas baik teknis operasional maupun teknis administratif

berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.

(4) Dalam melaksanakan tugasnya Kepala Cabang Dinas, Petugas Administrasi

dan para Petugas Pelaksana wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan simplikasi.

Bagian Kedua Pelaporan Pasal 14

(1) Kepala Cabang Dinas memberikan laporan tentang pelaksanaan tugasnya secara berkala kepada Kepala Dinas

(2) Pengaturan mengenai jenis laporan dan tata cara penyampaiannya berpedoman kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bagian Ketiga Hal Mewakili

(8)

(1) Apabila Kepala Dinas berhalangan, maka Kepala Cabang Dinas dapat menunjuk Petugas Administrasi.

(2) Dalam hal Petugas Administrasi berhalangan, maka Kepala Cabang Dinas dapat menunjuk salah satu Petugas Pelaksana berdasarkan senioritas

kepangkatan dan sesuai dengan bidang tugasnya.

BAB V KEPEGAWAIAN

Pasal 16

(1) Kepala Cabang Dinas diangkt dan diberhentikan oleh Bupati atas usul Kepala Dinas.

(2) Kepala Cabang Dinas wajib membuat Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjan (DP3) dan Daftr Urut Kepangkatan (DUK) pegawai bawahannya sesuai dengan peraturaan perundang-undanganyang berlaku.

(3) Kepala Cabang Dinas wajib memperhatikan pelaksanaan kenaikan pangkat dan gaji pegawai bawahannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(4) Petugas – petugas di lingkungan Cabang Dinas diangkat dan diberhentikn oleh Pejabat yang berwennga sesuai dengan perturan

perundang-undanganyang berlaku.

BAB VI PEMBIAYAAN

Pasal 17

Pembiayaan Cabang Dinas bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Lebak dan penerimaannya lainnya yang sah.

BAB VII

KETENTUAN LAIN DAN PENUTUP

Pasal 18

(1) Perincian tugas Petugas Administrasi dan Petugas Pelaksana ditetapkan dengan Keputusan Bupati.

(2) Hal-halyang belum cukup diatur dalam Peraturan Dearah ini sepanjang mengenai teknis pelaksanaanya diatur lebih lanjut oleh Keputusan Bupati.

Pasal 19

Dengan berlakunya Peraturan Daerah ini, maka segala ketentuan yang bertentangan dengan Peraturan Daerah ini dinyatakan tidak berlaku lagi.

(9)

Peraturan Daerah ini mulai berlaku sejak tanggal diundangkan.

Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Kabupaten Lebak.

Disahkan di Rangkasbitung Pada tanggal Januari 2001

BUPATI LEBAK Ttd.

H. MOCH YAS’A MULYADI

Diundangkan di Rangkasbitung Pada tanggal 22 Januari 2001

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN LEBAK TAHUN 2002 NOMOR 53 SERI A

Referensi

Dokumen terkait

Kepala Pelaksana BPBD mempunyai tugas pokok menyusun dan melaksanakan sebagian tugas Bupati dalam merumuskan, memimpin, mengkoordinasikan, membina dan mengendalikan

(1) Kepala Dinas mempunyai tugas pokok memimpin, merumuskan kebijakan teknis operasional, mengkoordinasikan, melaksanakan kerja sama dan mengendalikan pelaksanaan

(1) Kepala Dinas mempunyai tugas pokok memimpin, merumuskan kebijakan teknis operasional, mengkoordinasikan, melaksanakan kerja sama dan mengendalikan pelaksanaan

(1) Kepala Dinas mempunyai tugas membantu Wali Kota dalam memimpin, mengendalikan, dan mengkoordinasikan perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan fungsi urusan

Kepala Dinas mempunyai tugas pokok memimpin, mengendalikan dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas Dinas dalam penyelenggaraan kewenangan rumah tangga kabupaten

(2) Kepala Satpol PP mempunyai tugas pokok memimpin, mengatur, merumuskan, membina, mengendalikan, mengkoordinasikan dan mempertanggungjawabkan kebijakan teknis

Kepala KPMPT mempunyai tugas pokok menyusun dan melaksanakan sebagian tugas Bupati dalam memimpin, merumuskan, mengkoordinasikan, membina dan mengendalikan

(1) Kepala Badan mempunyai tugas membantu Walikota dalam memimpin, mengendalikan, dan mengkoordinasikan perumusan kebijakan teknis dan pelaksanaan urusan Pemerintahan