• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Praktikum Isolasi DNA, Teknik PCR dan Elektroforesis Agarose

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Laporan Praktikum Isolasi DNA, Teknik PCR dan Elektroforesis Agarose"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Foto Hasil Elektroforesis Agarose
Gambar 2. Grafik Jarak vs Basepairs Hasil Elektroforesis Agarose Marker
Gambar 1. Foto Hasil Elektroforesis SDS-PAGE
Gambar 2. Grafik Jarak dan Berat Molekul Hasil Elektroforesis SDS-PAGE
+2

Referensi

Dokumen terkait

Band/pita yang tampak pada gambar menunjukkan DNA sudah terisolasi dengan benar Ada satu mahasiswa (nomor 3) yang pita DNAnya tidak terlihat (kosong), hal ini

**Kalau tidak bisa diambil dengan batang kaca, cobalah buang etanol sampai ke lapisan putih dan ambil bagian yang dianggap berisi DNA ke dalam tabung reaksi sentrifugasi.. Pakai

Hasil isolasi DNA sampel darah dan sel epithelial mukosa manusia dilanjutkan dengan teknik PCR untuk proses replikasi dan dielektroforesis agarose dengan hasil seperti

HASIL PRAKTIKUM ISOLASI DNA DENGAN ELEKTROFORESIS AGAROSE Hasil pita DNA didapatkan melalui beberapa tahap diantaranya isolasi DNA darah dan DNA epitel kemudian melakukan

Jadi berapa faktor harus ditentukan untuk memaksimalkan pemisahan protein-protein melalui teknik SDS-PAGE (antara lain: kadar SDS, konsentrasi gel akrilamide dan ukuran gelnya,

Dengan hati-hati ambil 1 ml supernatan dari atas tabung sentrifus klinik dan masukkan ke dalam tabung reaksi mikrosentrifus yang 2mlI. Tandai tabungnya dan letak

Inkubasi tabung mikrosentrifus kedua selama 10 menit pada temperatur ruang (bolak-balikkan tabung 2-3 kali selama masa inkubasi) untuk melisis sel-sel darah

Diukur absorbansi pada panjang gelombang 260 nm -Etanol dingin: tidak bewarna -Larutan sampel isotonik: keruh + -Larutan sampel aquades: keruh -NaCl: larutan tidak bewarna Setelah