• Tidak ada hasil yang ditemukan

MEMAHAMI MACAM-MACAM TUTURAN DIREKTIF DALAM GAMBAR IMBAUAN PADA KRL JABODETABEK: TINJAUAN PRAGMATIK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MEMAHAMI MACAM-MACAM TUTURAN DIREKTIF DALAM GAMBAR IMBAUAN PADA KRL JABODETABEK: TINJAUAN PRAGMATIK"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar  yang  terlihat  seperti  orang  yang  sedang  mengantri  dan  keluar  dari  kereta  itu  menjelaskan bahwa penumpang kereta api dianjurkan untuk mempersilahkan penumpang yang  akan turun terlebih dahulu untuk bergegas meninggalkan kereta api
Gambar  di  atas  pada  (Data  3)  dapat  ditemukan  di  jendela  gerbong  bagian  dalam  KRL  Jabodetabek
Gambar di atas pada (Data 4) dapat ditemukan di atas pintu otomatis KRL Jabodetabek.

Referensi

Dokumen terkait

Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian tuturan yang mengandung tindak tutur direktif dan ekspresif pada harian Solopos yang terdapat dalam RKS yang terbit pada

Hasil penelitian ini menunjukkan (1) bentuk-bentuk tindak tutur ilokusi direktif pada tuturan khotbah salat Jumat di lingkungan masjid kota Sukoharjo yaitu direalisasikan

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana bentuk-bentuk tindak tutur direktif bahasa Jawa yang terdapat pada acara berita TA TV dan fungsi tindak tutur direktif bahasa

Dengan kata lain tindak tutur direktif menyatakan apa yang menjadi keinginan penutur (Yule 2006:93).Sesuai dengan judul dalam penelitian ini, yaitu tuturan direktif dalam

Data dalam penelitian ini adalah tuturan yang mengandung tindak tutur direktif, i mplikatur, dan daya pragmatik yang terdapat dalam rubrik “Rakyat. Bicara” dalam harian

Sehingga tindak tutur (2) termasuk ke dalam Tindak Tutur Ilokusi Direktif ajakan fungsi menantang, karena tindak tutur digunakan untuk mengekspresikan tuturan

Data di atas masuk ke dalam tindak tutur direktif menyuruh karena pada tuturan di atas memiliki makna perintah mengenai permintaan untuk rajin olahraga yang dikeluarkan

Tindak tutur direktif merupakan tuturan yang ditujukan kepada orang lain untuk melakukan atau tidak melakukan sesuai dengan permintaan penurut.. Tidak hanya mmerintah secara perintah