BAGIAN 1
Penyelenggara Pemilihan Umum
A. Komisi Pemilihan Umum (KPU)
Menurut ketentuan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 Pasal 1 Ayat 1 bahwa yang dimaksud dengan Pemilihan Umum adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakn secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum menyebutkan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah lembaga Penyelenggara Pemilu yang bersifat nasional, tetap, dan mandiri yang bertugas melaksanakan Pemilu. KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota adalah Penyelenggara Pemilu di Provinsi dan Kabupaten/Kota. Wilayah kerja KPU meliputi seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
KPU menjalankan tugasnya secara berkesinambungan dan dalam menyelenggarakan Pemilu, KPU bebas dari pengaruh pihak manapun berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan wewenangnya. KPU berkedudukan di Ibu Kota Negara Republik Indonesia, KPU Provinsi berkedudukan di ibu kota provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota berkedudukan di ibu kota kabupaten/kota.
Dalam menjalankan tugasnya, KPU dibantu oleh Sekretariat Jenderal; KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota masing-masing dibantu oleh sekretariat. Jumlah anggota KPU sebanyak 7 (tujuh) orang; KPU Provinsi sebanyak 5 (lima) orang; dan KPU Kabupaten/Kota sebanyak 5 (lima) orang. Keanggotaan KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota terdiri atas seorang ketua merangkap anggota dan anggota. Adapun masa keanggotaaan KPU, KPU Provinsi, dan KPU
Kabupaten/Kota 5 (lima) tahun terhitung sejak pengucapan sumpah/janji dilakukan.
Sementara di tingkat bawah setiap KPU Kabupaten/Kota memiliki tugas dan wewenang untuk membentuk badan peyelenggara Adhoc di wilayah kerjanya masing-masing, yang terdiri dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk tingkat kecamatan, Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat desa/kelurahan, dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di tingkat TPS. Hal ini mengacu kepada ketentuan UU Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum Pasal 10 Ayat (1) Huruf c.
Pada pelaksanaan Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD tahun 2014 penyelenggara Adhoc di Kabupaten Kuningan meliputi 32 PPK, 376 PPS, dan 2.595 TPS. Sedangkan untuk pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2014 jumlah PPK dan PPS tetap sama, namun terjadi penyusutan jumlah TPS yang tadinya sebanyak 2.595 menjadi 2.271 TPS.
Adapun tugas dan wewenang KPU Kabupaten/Kota termasuk di dalamnya KPU Kabupaten Kuningan menurut ketentuan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 adalah sebagai berikut :
1. Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD
a. Menjabarkan program dan melaksanakan anggaran serta menetapkan jadwal di kabupaten/kota;
b. Melaksanakan semua tahapan penyelenggaraan di kabupaten/kota berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan;
c. Membentuk PPK, PPS, dan KPPS dalam wilayah kerjanya;
d. Mengoordinasikan dan mengendalikan tahapan penyelenggaraan oleh PPK, PPS, dan KPPS dalam wilayah kerjanya;
f. Memutakhirkan data pemilih berdasarkan data kependudukan yang disiapkan dan diserahkan oleh Pemerintah dengan memperhatikan data Pemilu dan/atau pemilihan gubernur, bupati, dan walikota terakhir dan menetapkannya sebagai daftar pemilih; g. Menetapkan dan mengumumkan hasil rekapitulasi
penghitungan suara Pemilu Anggota Dewan
Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota
berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara di PPK dengan membuat berita acara rekapitulasi suara dan sertifikat rekapitulasi suara;
h. Melakukan dan mengumumkan rekapitulasi hasil
penghitungan suara Pemilu Anggota Dewan
Perwakilan Rakyat, Anggota Dewan Perwakilan Daerah, dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat
Daerah Provinsi di kabupaten/kota yang
bersangkutan berdasarkan berita acara hasil rekapitulasi penghitungan suara di PPK;
i. Membuat berita acara penghitungan suara dan
sertifikat penghitungan suara serta wajib
menyerahkannya kepada saksi peserta Pemilu, Panwaslu Kabupaten/Kota, dan KPU Provinsi;
j. Menerbitkan keputusan KPU Kabupaten/Kota untuk
mengesahkan hasil Pemilu Anggota Dewan
Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota dan mengumumkannya;
k. Mengumumkan calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota terpilih sesuai dengan alokasi jumlah kursi setiap daerah pemilihan di kabupaten/kota yang bersangkutan dan membuat berita acaranya;
l. Menindaklanjuti dengan segera temuan dan laporan yang disampaikan oleh Panwaslu Kabupaten/Kota;
m. Mengenakan sanksi administratif dan/atau
menonaktifkan sementara anggota PPK, anggota PPS, sekretaris KPU Kabupaten/Kota, dan pegawai
sekretariat KPU Kabupaten/Kota yang terbukti
melakukan tindakan yang mengakibatkan
terganggunya tahapan penyelenggaraan Pemilu berdasarkan rekomendasi Panwaslu Kabupaten/Kota dan/atau ketentuan peraturan perundang-undangan;
n. Menyelenggarakan sosialisasi penyelenggaraan
Pemilu dan/atau yang berkaitan dengan tugas dan wewenang KPU Kabupaten/Kota kepada masyarakat; o. Melakukan evaluasi dan membuat laporan setiap
tahapan penyelenggaraan Pemilu; dan
p. Melaksanakan tugas dan wewenang lain yang diberikan oleh KPU, KPU Provinsi, dan/atau peraturan perundang-undangan.
2. Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
a. Menjabarkan program dan melaksanakan anggaran serta menetapkan jadwal di kabupaten/kota;
b. Melaksanakan semua tahapan penyelenggaraan di kabupaten/kota berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan;
c. Membentuk PPK, PPS, dan KPPS dalam wilayah kerjanya;
d. Mengoordinasikan dan mengendalikan tahapan penyelenggaraan oleh PPK, PPS, dan KPPS dalam wilayah kerjanya;
e. Memutakhirkan data pemilih berdasarkan data kependudukan yang disiapkan dan diserahkan oleh Pemerintah dengan memperhatikan data Pemilu dan/atau pemilihan gubernur, bupati, dan walikota terakhir dan menetapkannya sebagai daftar pemilih; f. Menyampaikan daftar pemilih kepada KPU Provinsi; g. Melakukan rekapitulasi hasil penghitungan suara
Pemilu Presiden dan Wakil Presiden di
kabupaten/kota yang bersangkutan berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara di PPK dengan
membuat berita acara penghitungan suara dan sertifikat hasil penghitungan suara;
h. Membuat berita acara penghitungan suara dan
sertifikat penghitungan suara serta wajib
menyerahkannya kepada saksi peserta Pemilu, Panwaslu Kabupaten/Kota, dan KPU Provinsi;
i. Menindaklanjuti dengan segera rekomendasi
Panwaslu Kabupaten/Kota atas temuan dan laporan adanya dugaan pelanggaran Pemilu;
j. Mengenakan sanksi administratif dan/atau
menonaktifkan sementara anggota PPK, anggota PPS, sekretaris KPU Kabupaten/Kota, dan pegawai sekretariat KPU Kabupaten/Kota yang terbukti
melakukan tindakan yang mengakibatkan
terganggunya tahapan penyelenggaraan Pemilu berdasarkan rekomendasi Panwaslu Kabupaten/Kota dan/atau ketentuan peraturan perundang-undangan; k. Melaksanakan sosialisasi penyelenggaraan Pemilu
dan/atau yang berkaitan dengan tugas dan wewenang KPU Kabupaten/Kota kepada masyarakat; l. Melakukan evaluasi dan membuat laporan setiap
tahapan penyelenggaraan Pemilu; dan
m. Melaksanakan tugas dan wewenang lain yang diberikan oleh KPU, KPU Provinsi, dan/atau peraturan perundang-undangan.
Agar terarah dan terencana secara sistematis, dalam menjalankan tugas dan wewenangnya KPU Kabupaten Kuningan memiliki Visi dan Misi sebagai berikut :
1. Visi
Terwujudnya Pemilukada 2013 dan Pemilu 2014 yang demokratis, langsung, umum, bebas dan rahasia, jujur dan adil, serta akuntabel.
2. Misi
a. Menyelenggarakan Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Kuningan;
b. Menyelenggarakan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di Kabupaten Kuningan;
c. Menyelenggarakan Pemilu untuk memilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Presiden dan Wakil Presiden di Kabupaten Kuningan;
d. Meningkatkan pemahaman tentang hak dan kewajiban politik masyarakat Kabupaten Kuningan untuk berpartisipasi aktif dalam Pemilu yang luber, jurdil, akuntabel, edukatif dan beradab;
e. Melayani dan memperlakukan peserta Pemilu di Kabupaten Kuningan secara adil dan setara, serta menegakkan peraturan Pemilu secara konsisten sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Komisioner KPU Kabupaten Kuningan Periode 2013-2018
Nama Jabatan Alamat
Hj.HENI SUSILAWATI, S.Sos.,MM
Ketua merangkap Anggota Kelurahan Windusengkahan RT 07 RW 02 Kec. Kuningan Kab. Kuningan
ASEP Z. FAUZI, S.Pd.I
Anggota Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Desa Kutaraja RT 03 RW 01 Kec. Maleber Kab. Kuningan
DADAN HAMDANI, S.E
Anggota Divisi Teknis Penyelenggaraan Desa Cirahayu RT 16 RW 08 Kec. Luragung Kab. Kuningan
AGUS ISMAIL Y., M.Pd.I
Anggota Divisi Logistik dan
Perencanaan
Desa Sindangsari RT 02 RW 10 Kec. Sindangagung
Kab. Kuningan
JAJANG ARIFIN, S.Sos
Anggota Divisi Hukum dan
Pengawasan
Desa Parung RT 07 RW 02 Kec. Darma Kab. Kuningan
Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kuningan
Nama Jabatan Alamat
UPI SOPHIAN, S.H Sekretaris KPU Jalan Siliwangi Desa Nanggela Kec. Mandirancan Kab. Kuningan JAJANG JAMALUDIN, S.Sos
Kepala Sub Bagian Teknis Pemilu dan
Hubungan Partisipasi Pemilih Jl. Paleben Kel. Cigadung RT 08 RW 02 Kec. Cigugur Kab. Kuningan
ASEP P. RUSPENDI, S.E
Kepala Sub Bagian Keuangan, Umum dan Ligistik Komplek Harmony Regency RT 05 RW 02 Desa Kedungarum Kec. Kuningan Dedi Fristiadi, S.H
Kepala Sub Bagian Hukum Gang Siaga VI RT 01 RW 01 Kelurahan Purwawinangun Kuningan
DUDUNG A. ROKHMAN, S.E
Kepala Sub Bagian Progam dan Data
Dusun. Manis Desa Kasturi RT 04 RW 01 Kec. Kuningan
Staf Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kuningan
Nama Jabatan Alamat
Jaja Zaenal Arifin
Pelaksana Kelurahan Cijoho RT 15 RW 03 Kec. Kuningan Kab. Kuningan Karmiati, S.Sos Pelaksana Desa Mandalajaya RT 03 RW 05 Kec. Maleber Kab. Kuningan
Yepi Yogantara, S.IP
Pelaksana
Perumahan Pesona Alam Kuningan Blok B1 No. 04 Kel. Cipari
Kec. Cigugur
Ifaj Fajar Aiman, S.H
Pelaksana
Tridaya Indah 2 Blok C9 No. 13 Desa Sumber Jaya
Tambun Selatan Kab. Bekasi
Yulvita Gumanti, S.E
Pelaksana Jl. Letnan Sule Burujul RT 02 RW 05 Kel. Setiaratu Kec. Cibeureum Kota Tasikmalaya
Nama Jabatan Alamat
Cecep Husni Mubarok, S.Kom
Pelaksana Jl. PHH Mustofa Gang Babakan Gempol No. 7 Bandung Sumarno Pelaksana Lingkungan. Lamepayung RT 05 RW 07 Kelurahan Kuningan
Oban Sarbini, A.Md
Pelaksana Dusun Pahing RT 08 RW 03 Desa Rambatan Kec. Ciniru Kuningan Rismayati, A.Md Pelaksana Jl. Pembangunan Barat RT 04 RW 07 Desa Tuk Kec. Kedawung Kab. Cirebon Iwan Hernawan Pelaksana Desa Karoya RT 17 RW 08 Kec. Cipicung Kab. Kuningan Rahmat Taofik Pelaksana Desa Karoya RT 16 RW 08 Kec. Cipicung Kab. Kuningan
Nama Jabatan Alamat Rinawati Pelaksana Lingkungan Lamepayung RT 05 RW 07 Kelurahan Kuningan Ade kusnandar Tenaga Pramubakti Desa Pancalang RT 01 RW 04 Kec. Pancalang Kab. Kuningan Muhammad Mucholidin Tenaga Pramubakti Jl. KH. Abdul Halim RT 01 RW 01 Desa Tonjong Kab. Majalengka Yan Ferdiana Tenaga Pramubakti Desa Susukan RT 02 RW 05 Kec. Cipicung Kab. Kuningan Helda Sintanesa Tenaga Pramubakti Jl. Siliwangi No. 10 Kelurahan Purwawinangun Kuningan Tenaga Pramubakti Jl. Moh. Toha No.10 RT 15 RW 02 Kel. Ciporang Kuningan
Nama Jabatan Alamat Dani Ramdani Tenaga Pramubakti Lingk. Ciarja RT 19 RW 03 Kel. Ciporang Kuningan Adi Sucipto Tenaga Pramubakti Desa Susukan RT 04 RW 02 Kec. Cipicung Kab. Kuningan Iyan Sudiaman Satpam Lingkungan Lamepayung RT 05 RW 07 Kelurahan Kuningan Dede Kurniadin Satpam Desa Susukan RT 02 RW 05 Kec. Cipicung Kab. Kuningan
Tenaga Outschorcing
Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kuningan Tahun 2014
Nama Jabatan Alamat
Yudi Kurniadi, S.Kom
Tenaga Outschorcing Tahun 2014 Desa Widarasari Kec. Kramatmulya Kab. Kuningan
Yudhi Maulana A., S.Kom
Tenaga Outschorcing Tahun 2014 Dusun Dua RT 06 RW 02 Desa Tanjungkerta Karangkancana Kuningan
Tya Mareta Ekaningrum, S.Pd
Tenaga Outschorcing Tahun 2014 Perum Korpri Cigintung Blok A No. 79 Kel. Cigintung Kec. Kuningan
Anggota dan Sekretariat
Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Kuningan Pemilihan Umum Tahun 2014
No PPK Anggota PPK Sekretariat PPK
1 KUNINGAN
1. Yanto Nopriyanto, S.Pd. 1. Indra Bayu P., S.STP 2. Muhamad Syahid, S.Ag. 2. Wahyu Ilahi 3. Yusuf Hermansyah, A.Md. 3. Rahmat 4. Agusty. HA.
5. Endang Wintarsa
2 CIGUGUR
1. Iwan Darwansyah, S.Pd. 1. Hj. Iin Hartini, S.Sos.,M.Si. 2. Ir. H. Dadan Supardan 2. Sukmarahmayani, S.AP. 3. Awan Purwadi, S.T. 3. Tatang Rustandi 4. Yaya Hudaya, S.H.
5. Taufik Syafaat, A.Ma.
3 GARAWANGI
1. Aman, A.Ma.Pd. 1. Iman Hardiman, S.Sos 2. D. Mahmudin Kosasih 2. Dudi Setiabudi Harto, SH 3. Mulyawan, S.Pd. 3. Deden Fachrudin, SE 4. Fahmi Antoni
5. Sa’an
4 SINDANGAGUNG
1. Memet Slamet 1. Hj. Ella Suswati, M.Si 2. Komarudin Sudana, S.H. 2. Sahabudin, S.Ag 3. Aas Solihan, S.Sos. 3. Engkos Kosasih, SE 4. H. Abdul Sidik, S.P.
5. Suryaman
5 CINIRU
1. Lukman, S.Pd., M.Si. 1. Udin, S.Pd. 2. Juhanab, S.Pd. 2. Arwi Suharyati, S.IP. 3. Tarsono, S.Pd.I. 3. Udin Samsudin, S.E. 4. Andi Kustandi, S.T.
5. Efa Septia Nurida, S.E.
6 HANTARA
1. Kusnaya, S.Pd. 1. Supriatna, Sm. HK. 2. Bobon Robinto, S.Pd. 2. Dudin Jamaludin, S.Pd. 3. Haerdianto 3. Kuswanto, S.E. 4. Ono Rukmana, S.Pd.I.
5. Pepen Supendi, S.Kom.
7 CILIMUS
1. Beni Baeturohman, SH 1. Drs. Dudi Sudiana 2. Asep Saiful Rohman, S.Pd.I 2. Totong Supiyanto 3. Abdul Bari, S.Pd. 3. Ferry Riand. E 4. Rudi Eka Suryadi
5. Abdullah Syukron, S.E.
8 JALAKSANA
1. Raslam 1. M. Suryamin, S.IP.
2. Evi Fitriyanti 2. Nono Darsono, S.E.
3. Masduki 3. Wawan Gunawan
4. Sahidi, S.Th.I. 5. Yulyanto, S.Kom.
No PPK Anggota PPK Sekretariat PPK
9 KARAMATMULYA
1. Indra Parlindra, S.Pd. 1. Ahmiani Sediapatmi, S.E. 2. Titi Sri Haryati 2. Apud S Bahtiar, S.Sos. 3. Dani Nurhamdani, S.Pd.I. 3. Dadang Gunawan, S.Sos. 4. Maman Ermawan P., SE
5. Tatang Kusnandar
10 JAPARA
1. Suhari, S.Pd.SD. 1. Entang Snatoni, S.Sos. 2. Hasan Bahri, S.Pd.I. 2. Arif Hidayat, S.E. 3. Hafied Juarsa 3. Ikin Asikin, S.Sos. 4. Saefudin, S.Ag.
5. Umar, S.Pd.
11 CIGANDAMEKAR
1. Oman Abdurahman, S.Ag. 1. H. Oom Sumarna, S.AP. 2. Maman Suherman, Ir. 2. Drs. Usep Yusef 3. Hambali, S.Pd.I., M.Pd.I 3. Efit Noviah, S.E. 4. Dulhalim
5. Hendri Gunawan, SE
12 PASAWAHAN
1. Azhari, S.Pd., M.Si. 1. Drs. Dadang Darmadji 2. Agus Sufendi, S.Pd. 2. Naning Nurnaningsih 3. Agus Saefudin, S.Sos. 3. Idi Rosidi
4. Kurnen
5. Nurul Hudaya, S.Pd.
13 PANCALANG
1. Ishaq Yakub, Drs., M.Pd.I. 1. Yusup Hermanto, S.AP. 2. Ima Ismawati, S.Pd.I. 2. Tatang Sutarna, M.Si. 3. Lukman Hakim, S.Pd. 3. Ucu, S.H.
4. Radiman, S.IP. 5. Cupredi
14 MANDIRANCAN
1. Suarna, S.Pd. 1. Sunandri, S.E., M.Si. 2. Ahmadi, S.Sos., M.M.Pub. 2. Winda Yuliantika, M.Si 3. Iwan Herawandi, S.Kom. 3. Sukarna
4. Yan Tresiyana, A.Md. 5. Dudung Abdurahman, S.Sos
15 CIAWIGEBANG
1. Badrudin, S.Ag. 1. Asikin, S.Pd.
2. Nana Maulana, S.Pd.I. 2. Setyo Handayani, A.Md. 3. Abdullah Amin, S.Pd.T. 3. Ade Bunyamin, S.E., M.Si. 4. Andi
5. Mamat Nurohmat, S.Pd.I.
16 CIPICUNG
1. Rusda, S.Pd. 1. Setia Gunadi, SH 2. Asep Gunawan, S.Pd.I. 2. Yani Nurbayani, SE 3. Agus Edi Rustandi 3. Sutisno
4. Hermanto, S.Pd. (alm) 5. Alek Kusuma
17 LEBAKWANGI
1. Udin Khaerudin, M.Pd. 1. Husein, A.Md., S.E. 2. Asep Supriadi 2. Dadang Sudiana, S.IP. 3. Dede Sulaeman, S.Pd. 3. Tasjuna
4. Iip Saepudin, S.Pd. 5. Yopi Lesmana, S.Pd.I.
No PPK Anggota PPK Sekretariat PPK
18 MALEBER
1. H. Suha, S.Ag., M.Pd.I. 1. Agung Gumelar, M.Si. 2. Didin Saepudin, S.Pd. 2. A. Kusnandar, S.E. 3. Didik Darmadi, S.Pd. 3. Rosid, S.E. 4. Aripuddin
5. Usman Yusup, S.Pd.
19 CIDAHU
1. Dadang Mardiana, M.Pd. 1. Karwiyana, S.Sos. 2. Agung M. Noer, M.Pd. 2. Andi, S.E. 3. Yopi A. Shopyudin, S.Pd. 3. Ahim 4. Yayat Sudrajat, S.Pd.
5. Memed Karmedi, S.Pd.
20 KALIMANGGIS
1. Rakim Sugiarto, S.Pd.SD. 1. Jana, S.Sos. 2. Komara, S.P. 2. Ono Narsono, S.E. 3. Hendra Irawan, S.Pd. 3. Alimudin 4. Momon Nurjaman
5. Muhidin
21 LURAGUNG
1. Tata Tajudin, A.Md. 1. Jaja Sutarja, S.E. 2. Ade Riki, A.Ma. 2. Haris Risnandar 3. Jamaludin, S.Pd.I. 3. Suhartono 4. Dedi Karsadi, S.Pd.I.
5. Dian Adi Rusdiadi, S.Pd.I.
22 CIMAHI
1. Eka Sofyan 1. Nana Rusdiana, S.Sos. 2. Kasum, S.Pd.I. 2. Emay Rosmayati, S.E. 3. Gugun H. Nugraha, S.Kom 3. Sunarto, S.E. 4. Amar
5. Surya, S.I.P.
23 KARANGKANCANA
1. Toto Rosmana, S.Pd., MM. 1. Drs. Asep Yuli Sudiana 2. H. Dedi Hidayat, M.M.Pd. 2. Yaya Waluya, S.E. 3. Gugun Sukma K., S.Pd. 3. Mashud 4. Sutarno
5. Maman Casman, S.Pd.
24 CIWARU
1. Sutarjo, S.Pd. 1. Nana Kusmana, S.Sos. 2. Depi Nur Rohmah, S.Pd. 2. Dulnusi
3. Aas Firmansyah, S.AP. 3. Taopik Rahmat 4. Tarim Suwardiman, A.Md.
5. Nosa Sugesa, S.P.
25 CIBINGBIN
1. Jojo Sujana, S.I.P. 1. Iwa Sukiwa, S.E. 2. Dadang Cunandar, S.Pd. 2. Dasman
3. Amas Mashuri, S.P. 3. Dede Rismadi, S.IP. 4. Muhammad Taufik, S.Pd.
5. Dedi Alimuradi, A.Md.
26 CIBEUREUM
1. Agas Suardi, M.M.Pd. 1. Hindun, S.IP. 2. Carib R, S.Pd. 2. Rohdi Hidayat, S.IP. 3. Andi Kusyono, S.Pd. 3. Sutarjo, S.E. 4. Wawan Adhikurnia, S.E.
No PPK Anggota PPK Sekretariat PPK
27 KADUGEDE
1. Engkos Kosasih, S.H. 1. Amin Sudirja, S.AP. 2. Asep Gani Nurjaman, S.Pd 2. Adang
3. Bambang Supriyadi, S.Pd. 3. Uyud, S.Hut. 4. Sukisna, S.Pd.
5. Asep Budi Hartono, M.Pd.
28 NUSAHERANG
1. Wawan Darmawan 1. Dindin Nurjaman, BA. 2. Kamus Hidayat, M.Pd. 2. Nana Hendiana 3. Tatin Yudha Febriyanti, SH 3. Mapud Maulana 4. Ryan Febriansyah
5. Rudiyanto, S.Pd.
29 DARMA
1. Jejen Jaenal Mutakin 1. Oting, S.AP. 2. Euis Mulyasari, S.E. 2. Emod Ependi, S.IP. 3. Ima Mutasim, S.Sos.I. 3. Suryana, S.IP. 4. Nono Sutriono, S.I.P.
5. Tatang A. Somantri, S.Pd.
30 SUBANG
1. Zainul Hikayat, S.Pd., M.P. 1. Drs. Asep Yuli Sudiana 2. Iwan Ridwan, S.Pd.I. 2. Kaspun, S.AP., MM 3. Arip Saripudin, S.Pd.I. 3. Ade Eli Siti Mufliaroh, S.AP 4. Waryo, S.Pd., MM.
5. Muhamad Wahyudi
31 CILEBAK
1. Iman Hilmansyah, S.Sos. 1. Abdulah, S.AP. 2. Dadang Sudarno, S.E. 2. Yaya Wahyudin 3. Didi Setiadi, S.A.P. 3. Asep Suwarno, S.AP. 4. Abidin, S.AP.
5. Rasim, S.Pd., M.M.
32 SELAJAMBE
1. Maman T.R., S.Pd., M.Si. 1. Rahman, S.Pd., M.Si. 2. Harry Sucipta, S.K.M. 2. Dede Herdiana, S.AP. 3. Khaerul Anwar, S.Pd. 3. Ukar Sukari, S.IP. 4. Meti Suciati, S.P.
B. Panitia Pengawas Pemilu (PANWASLU)
Dalam sejarah pelaksanaan Pemilu di Indonesia, istilah pengawasan Pemilu sebenarnya baru muncul pada era 1980-an. Pada pelaksanaan Pemilu yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia pada 1955 belum dikenal istilah pengawasan Pemilu. Pada era tersebut terbangun trust di seluruh peserta dan warga negara tentang penyelenggaraan Pemilu yang dimaksudkan untuk membentuk lembaga parlemen yang saat itu disebut sebagai Konstituante.
Kelembagaan Pengawas Pemilu baru muncul pada pelaksanaan Pemilu 1982, dengan nama Panitia Pengawas Pelaksanaan Pemilu (Panwaslak Pemilu). Pembentukan Panwaslak Pemilu pada Pemilu 1982 dilatari oleh protes-protes atas banyaknya dugaan pelanggaran dan manipulasi penghitungan suara yang dilakukan oleh para petugas pemilu pada Pemilu 1971. Karena palanggaran dan kecurangan pemilu yang terjadi pada Pemilu 1977 jauh lebih masif, akhirnya munculah gagasan memperbaiki undang-undang yang bertujuan meningkatkan kualitas Pemilu 1982.
Pada era reformasi, tuntutan pembentukan
penyelenggara Pemilu yang bersifat mandiri dan bebas dari
kooptasi penguasa semakin menguat. Untuk itulah dibentuk
sebuah lembaga penyelenggara Pemilu yang bersifat independen yang diberi nama Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal ini dimaksudkan untuk meminimalisasi campur tangan penguasa dalam pelaksanaan Pemilu mengingat penyelenggara Pemilu sebelumnya, yakni LPU, merupakan bagian dari Kementerian Dalam Negeri (sebelumnya Departemen Dalam Negeri). Di sisi lain lembaga pengawas pemilu juga berubah nomenklatur dari Panwaslak Pemilu menjadi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).
Perubahan mendasar terkait dengan kelembagaan Pengawas Pemilu baru dilakukan melalui Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2003. Menurut Undang-Undang ini dalam
lembaga adhoc yang terlepas dari struktur KPU yang terdiri dari Panitia Pengawas Pemilu, Panitia Pengawas Pemilu Provinsi, Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten/Kota, dan
Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan. Selanjutnya
kelembagaan pengawas Pemilu dikuatkan melalui Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu dengan dibentuknya sebuah lembaga tetap yang dinamakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Adapun aparatur Bawaslu dalam pelaksanaan pengawasan berada sampai dengan tingkat kelurahan/desa dengan urutan Panitia Pengawas Pemilu Provinsi, Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten/Kota, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan, dan Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) di tingkat kelurahan/desa.
Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007, sebagian kewenangan dalam pembentukan Pengawas Pemilu merupakan kewenangan dari KPU. Namun selanjutnya berdasarkan Keputusan Mahkamah Konstitusi terhadap judicial review yang dilakukan oleh Bawaslu terhadap Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007, rekrutmen pengawas Pemilu sepenuhnya menjadi kewenangan dari Bawaslu. Kewenangan utama dari Pengawas Pemilu menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 adalah untuk mengawasi pelaksanaan tahapan pemilu, menerima pengaduan, serta menangani kasus-kasus pelanggaran administrasi, pelanggaran pidana pemilu, serta kode etik.
Dinamika kelembagaan pengawas Pemilu ternyata masih berjalan dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu. Secara kelembagaan pengawas Pemilu dikuatkan kembali dengan dibentuknya lembaga tetap Pengawas Pemilu di tingkat provinsi dengan nama Badan Pengawas Pemilu Provinsi (Bawaslu Provinsi). Selain itu pada bagian kesekretariatan Bawaslu juga didukung oleh unit kesekretariatan eselon I dengan nomenklatur Sekretariat Jenderal Bawaslu. (sumber:
Tugas dan wewenang Panwaslu Kabupaten/Kota termasuk Panwaslu Kabupaten Kuningan menurut ketentuan Pasal 77 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 adalah : 1. Mengawasi tahapan penyelenggaraan Pemilu di wilayah
kabupaten;
2. Menerima laporan dugaan pelanggaran terhadap pelaksanaan peraturan perundang-undangan mengenai Pemilu;
3. Menyelesaikan temuan dan laporan sengketa
penyelenggaraan Pemilu yang tidak mengandung unsur tindak pidana;
4. Menyampaikan temuan dan laporan kepada KPU Kabupaten/Kota untuk ditindaklanjuti;
5. Meneruskan temuan dan laporan yang bukan menjadi kewenangannya kepada instansi yang berwenang; 6. Menyampaikan laporan kepada Bawaslu sebagai dasar
untuk mengeluarkan rekomendasi Bawaslu yang berkaitan dengan adanya dugaan tindakan yang mengakibatkan terganggunya tahapan penyelenggaraan
Pemilu oleh Penyelenggara Pemilu di tingkat
kabupaten/kota;
7. Mengawasi pelaksanaan tindak lanjut rekomendasi Bawaslu tentang pengenaan sanksi kepada anggota KPU Kabupaten/Kota, sekretaris dan pegawai sekretariat KPU Kabupaten/Kota yang terbukti melakukan tindakan yang mengakibatkan terganggunya tahapan penyelenggaraan Pemilu yang sedang berlangsung;
8. Mengawasi pelaksanaan sosialisasi penyelenggaraan Pemilu; dan
9. Melaksanakan tugas dan wewenang lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Adapun kewajiban Panwaslu Kabupaten/Kota
menurut ketentuan Pasal 78 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 adalah sebagai berikut :
1. Bersikap tidak diskriminatif dalam menjalankan tugas dan wewenangnya;
2. Melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas Panwaslu pada tingkatan di bawahnya;
3. Menerima dan menindaklanjuti laporan yang berkaitan
dengan dugaan adanya pelanggaran terhadap
pelaksanaan peraturan perundang-undangan mengenai Pemilu;
4. Menyampaikan laporan hasil pengawasan kepada Bawaslu Provinsi sesuai dengan tahapan Pemilu secara periodik dan/atau berdasarkan kebutuhan;
5. Menyampaikan temuan dan laporan kepada Bawaslu Provinsi berkaitan dengan adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh KPU Kabupaten/Kota yang mengakibatkan terganggunya penyelenggaraan tahapan Pemilu di tingkat kabupaten/kota; dan
6. Melaksanakan kewajiban lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kuningan
Nama Jabatan Alamat
UM. ABDU AZIZ, S.Pd., MH.
Ketua Divisi SDM dan Organisasi Desa Kertaungaran RT 06 RW 03 Kec. Sindangagung Kab. Kuningan ALI HANAFIAH, SH Anggota Divisi Hukum dan Hubungan Lembaga Desa Cikupa RT 03 RW 01 Kec. Darma Kab. Kuningan EDAH JUBAEDAH, SH Anggota Divisi Pengawasan dan Pelaporan Desa Kalapagunung RT 05 RW 01 Kec. Kramatmulya Kab. Kuningan DUDI SURYADI, SH Sekretaris Jalan Pramuka Gg. Tunas 2 No.307 Kelurahan Purwawinangun Kuningan
Galery Photo Kegiatan
Pelantikan Anggota KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat Periode 2013-2018
Galery Photo Kegiatan
Suasana Rapat Koordinasi Internal Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kuningan
Galery Photo Kegiatan
Kegiatan Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Kuningan