• Tidak ada hasil yang ditemukan

Building a Super-TEAM. Learning Facilitator: Imam Wijoyo

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Building a Super-TEAM. Learning Facilitator: Imam Wijoyo"

Copied!
45
0
0

Teks penuh

(1)

Building a Super-TEAM

Learning Facilitator: Imam Wijoyo

(2)

Building Super-Team

(3)

Building Super-Team

• Memiliki Superman adalah hebat

• Seringkali membuat lupa bahwa para supermen tsb bisa beraksi dan berhasil karena ada dukungan super-team dibelakangnya

(4)

Building Super-Team

• Superman dapat memberikan dampak yang besar dan perubahan yg positif

• Dengan Super-Team dampak yang dihasilkan akan memberikan ledakan dahsyat melebihi hasil seorang superman

• Tantangannya adalah bagaimana para

(5)

Building Super-Team

• Super-team bukanlah sebuah team yg memiliki kualitas yg luar biasa, dan bukan karena

anggotanya adalah oragn2 yg luar biasa & sempurna,

• melainkan para anggotanya adalah orang2 yg dari luar terlihat biasa2 & banyak kekurangannya

namun kekurangan satu individu dapat ditutupi oleh kelebihan yang dimiliki oleh individu lain dalam satu team tsb

• Ini prinsip dalam menciptakan kekuatan super-team

(6)

Building Super-Team

D – Dream

A - Attitude

R - Relationships

E - Excellent

(7)

D

(8)

D – Dream

Sebuah target yg dikomunikasikan pd semua anggota team & dapat diterima utk menjadi sasaran yg ingin dituju

(9)

2 Pertanyaan penting utk Dream

• Bagaimana caranya semua anggota team mau menerima mimpi tsb sebagai mimpi mereka juga

• Dream itu mulai dari gambaran global hingga pengaruhnya thd diri pribadi setiap individu didlm organisasi tmsk para anggota tim

Shared

Vision

• Bagaimana men-share-kan mimpi tsb kepd semua anggota team

• Dimulai dari share visi misi

perusahaan dg vision & mission

statement yg senantiasa diingatkan, dihafalkan & dihayati, serta dihidupi bersama

Share

Vision

(10)

The Key Success of Dream

• Dream harus benar2 menjadi mimpi & impian setiap anggota tim & individu perusahaan

• Impian itu menjadi alasan & motor penggerak utk bekerja dg lebih baik

(11)

A

(12)

A - Attitude

• Peran attitude dalam proses kerjasama/

Teamwork menjadi sangat penting & sangat

dibutuhkan dlm menjamin keberhasilan bekerja sama

• Kinerja yg saling mengisi kekurangan sesama anggota team, dimulai dari pemahaman

kekurangan serta kelebihan setiap anggota team & untuk itu dieprlukan attitude yg positif utk

saling menunjang & bukan saling menyalahkan & menjatuhkan

(13)

R

(14)

R - Relationships

• Hubungan yang harmonis & mantap

diperlukan dalam menciptakan super-team yg saling memahami & menutupi kelemahan

• Hubungan yg harmonis ibarat oli yang melicinkan hubungan yg produktif,

menekankan pada kelebihan masing2 dan

(15)

Tantangan Relationships

• Seringkali, kita tidak bisa memilih dg bebas siapa yg menjadi anggota team kita

(16)

R - Relationships

Interpersonal

Skills

• Terciptanya suasana bhwsetiap individu itu penting & memiliki peranan masing2 yg berbeda & menguatkan dalam team

Saling Menghargai

• Menghasilkan suasana bersahabat, hanya akan cenderung berperan utk situasi

sama2 kerja, belum kerjasama

Saling

Mempercayai

• Menciptakan proses kerjasama yg sesungguhnya & menciptakan tim yg utuh & solid

(17)

E

(18)

E - Excellent

• Pekerjaan & hasil yg sempurna dari teamwork • Kesempurnaan dicapai justru bukan krn

anggota team adalah individu yg sempurna, melinkan karena akibat proses saling

menghardai & mempercayai yg semnantiasa dipupuk & dikembangkan sbg atmosfir positif yg menciptakan attitude yg positif dalam

(19)

E - Excellent

Kesempurnaan Sementara

• Kesempurnaan hari ini tidak sama dg kesempurnaan esok Mengejar Kesempurnaan • Rasa tanggungjawab dalam mengerjakan tugas • Memberdayakan diri terus menerus Berproses dlm kesempurnaan • Kesempurnaan tidak hanya berasal dari tercapainya tujuan, tapi juga pada proses

(20)

Menjaga & memelihara Super-Team

C Commitment A Attention R Responsibility E Enthusiasm

(21)

Commitment

• Organisasi yg berhasil pasti mempunyai

anggota yg memiliki komitmen thd team-nya • Kekuatan dari komitmen mampu menjaga

anggota team utk tetap fokus thd proses

pencapaian tujuan yg menjadi mimpi mereka

C

(22)

Commitment

• Komitmen akan menguatkan bila terjadi kegagalan dlm proses pencapaian tujuan

• Komitmen ini menjadi motor & kekuatan yg senantiasa menjada anggota tim utk tetap

bersemangat & berpikir positif dlm menyikapi kegagalan yg ada

• Kegagalan hari ini bisa dipandang menjadi

sebuah batu loncatan utk meraih keberhasilan yg jauh lebih tinggi dari yg diperkirakan

C

(23)

Attention

• Menjaga perhatian utk tetap fokus thd tugas2 & tujuan yg telah ditetapkan menjadi sasaran

utama kelompok

• Sikap saling memperhatikan thd tugas maupun sesama tim akan menciptakan positive mental attitude yg sehat & mjd kekuatan utama dlm mengatasi kesulitan2 yg muncil

• Perhatian yg muncul menjadikan kehidupan tim penuh makna & warna, kedinamisan sebuah

team sering digerakkan karean adanya perhatian yg positif dari anggota tim

A Attention

(24)

Responsibility

• Tanggungjawab bukan mjd miliki sati pribadi individu tapi harus dipikul bersama

• Tanggungjawab bukan berarti Kamu yang menanggung, saya yg menjawab, tp lebih ditekankan pd proses jawaban thd tanggungan yg dihadapi

• Tanggungjawab adalah buah positif yg dihasilkan dari beban yg harus dicapai dlm proses pencapaian tujuan

• Tanpa tanggunjawab maka tidak akan ada hasul pencapaian yg optimal & mendukung thd peningkatan kemampuan

individu team

• Semakin berat tanggungjawab yg dipikul, semakin besar kesempatan utk meloncat naik pd kapasitas yg lebih besar, karena tanggungjawab yg besar diberikan atas

pertimbangan kapasitas tim yg ada & yg ingin dicapai

R

(25)

Enthusiasm

• Enhusiasm lebih ditekankan pd atmosfer kondusif team • Sekalipun tim memiliki tanggungjawab yg besar, tapi

didukung oleh antusiasime yg tinggi maka proses pencapaian tujuan akan terasa menyenangkan & penuh makna

• Antusiasime menumbuhkna sifat2 positif seperti saling menghargai & saling mempercayai

• Antusiasme jg menjadi energi utk bekerja secara menyenangkan & akan menghacurkan 5 L, Lemah, Letih, Lesu, Lemes, & Loyo, shg hasil yg dicapai akan lebih baik

E

(26)

17 Essential Qualities of a Team Player

(John C.Maxwell) • Mampu beradaptasi • Mampu berkolaborasi • Berkomitmen • Mampu berkomunikasi • Kompeten • Dapat diandalkan • Berdisiplin • Memperbesar (nilai tambah) • Antusias • Bertekad

• Sadar akan misi • Siap

• Pandai

• Mau memperbaiki diri • Tidak mementingkan diri

sendiri

• Berorientasi pada solusi • Ulet

(27)

Manfaat/ hasil Team building – Bagi

Pemimpin

• Pemimpin tim akan menjadi lebih kuat & lebih efektif • Pemimpin tim mampu menyesuaikan gaya

kepemimpinannya dg lebih memperhatikan kepentingan dan tanggungjawab kelompok dibandingkan kepentingan pribadi

• Terdapat apresiasi yg lebih besar dari pimpinan tim thd kebutuhan anggota tim & bagian2 dlm tim

• Pimpinan menjadi lbh mampu utk berkomunikasi scr

langsung kpd anggota tim shg terjadi hubungan pengertian yg lebih baik antara pimpinan & anggota tim

• Pimpinan tim memiliki inisiatif untuk lebih memahami prakarsa anggota nya

• Pimpinan mempunyai komitmen yg lebih tinggi thd sasaran kerja & memiliki harapan yg lebih besar

(28)

Manfaat/ hasil Team building – Bagi

individu anggota tim/ kelompok

• Sebagian besar individu memiliki pendekatan yg lebih persuasif, toleransi menjadi lebih tinggi, dan memiliki kepercayaan utk mengajukan argumentasi tanpa terikat oleh hirarki

• Komunikasi & dialog antar sesama anggota kelompok yg selama ini menjadi salah satu hambatan utama dlm

perkembangan kelompok bisa menjadi lebih bebas & terbuka

• Terdapat ‘ruang’ yg lebih terbuka utk mengakui beberapa kelemahan2 pribadi, bhkn kadangkala tidak jarang yg

mengundurkan diri krn kesadaran diri (ini bukan penyelesaian yg diharapkan)

• Banyak masalah antarpribadi sesama anggota tim/

kelompok yg selama ini mengganjal dpt dipecahkan dg lebih mudah krn keterbukaan semua anggota tim

(29)

Manfaat/ hasil Team building – Bagi

pelaksanaan kerja tim/ kelompok

• Pertemuan tim/ kelompok mjd lebih terstruktur & efektif • Hasil yg diperoleh lbh dpt diterima & terdistribusi dg baik

kpd sesama peserta

• Terjadi perbaikan kerja dlm mencapai sasaran, peningkatan kemampuan dlm mengevaluasi individu dan kelompok dg cara yg lebih profesional

• Tingkat komunikasi dlm dan antar kelompok mjd lebih

komprehensif & efektif walaupun dlm kondisi lingkungan yg kurang menguntungkan

• Komitmen yg lebih kuat thd sasaran2 baru

• Tercipatanya otonomi yg lebih besar pd tingkat manajer • Lebih banyak waktu digunakan utk bekerja sama dg kolega

(30)

Proses membangun TEAM

1 Membentuk Struktur Team 2 Mengumpulkan Informasi 3 Membicarakan kebutuhan 4 Merencanakan sasaran & menetapkan cara pencapaiannya 5 Mengembangkan ketrampilan

(31)

1. Membentuk Struktur Team

• Setiap tim harus bekerja dg suatu struktur yg memadai agar berdaya menangani isu2 berat & memecahkan persoalan2 yg rumit

(32)

1. Membentuk Struktur Team

• Terdiri atas manajer2 tingkat atas, pimpinan serikat pekerja,

manajer lini, penyelia, pimpinan tim, dan orang2 penting lainnya • Spt pilot, kelompok tsb menetapkan seperangkat tindakan &

berperan sbg narasumber & pemberi umpan balik atas kegiatan tim

Tim

Pengarah

• Merupakan tim lintas sektoral yg mencakup anggota2 dari semua jenjang & fungsi dlm organisasi

• Anggotanya terdiri dari para penyelia & para manajer

Perancang

Tim

• Merupakan unsur penting bagi keberhasilan tim

• Pemilihan pemimpin merupakan faktor pentin, mereka harus yg bergaya partisipatif

(33)

1. Membentuk Struktur Team

• Merupakan aktifitas yg terpenting

• Agenda ini harus difasilitasi & dilakukan relatif sering

• Pemimpin harus dilatih utk mengelola proses rapat & proses terjadinya hubungan antar pribadi

• Proses rapat antara lain mencakup perencanaan & penggunaan agenda, mengelola jalannya rapat, mendistribusikan notulen rapat, mengatur bahan & waktu rapat

Rapat2

• Kehadiran pihak ketiga dlm upaya membimbing, mengajar, membantu menyelesaikan konflik, kdg sangat diperlukan • Bukan anggota tim, tp dapat memberikan tantangan bagi

anggota tim

• Bisa lbih objective, lebih bebas bekerja, berpendapat ketika membantu tim

Proses

Konsultasi

(34)

Rapat2

• Saat rapat berlangsung pimpinan rapat harus mampu meningkatkan partisipasi semua

anggota utk mengeluarkan gagasannya, mengatasi pertentangan akibat adanya

perbedaan pendapat, menangani anggota2 yg ‘sulit’ dan menciptakan suasana rapat yg

(35)

Proses Konsultasi

• Konsultan jg bisa membantu membangun aturan2 & cara2 kerja

• Mereka bisa diminta utk mendidik anggota2 tim dlm menggunakan peralatan, metode

kerja, dan memecahkan masalah agar tim bisa lebih produktif

(36)

2. Mengumpulkan Informasi

• Membangun tim harus dimulai dg penilaian masing2 diri anggota kelompok (self-assessment) utk

mengetahui kelemahan & kekuatan yg dimiliki oleh setiap anggota

• Pengembangan tim dpt ditetapkan berdasarkan data yg diperoleh dari survei tentang sikap, wawancara dg

anggota tim, dan pengamatan atas diskusi2 kelompok • Cara2 tsb bermanfaat utk menilai sejumlah hal, antara

lain iklim komunikasi, rasa saling percaya, motivasi, kemampuan memimpin, pencapaian konsensus, dan nilai kelompok

(37)

3. Membicarakan kebutuhan

• Informasi yg diperoleh dlm langkah 2 harus dirangkum & diumpan-balikkan kepada

anggota tim

• Tim harus mendiskusikannya secara terbuka, dan mencoba menginterpretasikannya

• Melalui proses ini akan ditemukan sejumlah kebutuhan; kekuatan yg ada harus dicoba

dipertahankan dan dikembangkan sedangkan kelemahan harus segera diatasi

(38)

3. Membicarakan kebutuhan

• Proses ini bisa berlangsung dlm beberapa kali pertemuan guna menemuka hal2 yang

memang sangat dibutuhkan

• Proses ini sangat penting dlm upaya utk menetapkan tujuan tim

• Melalui pemahaman atas kekuatan &

kelemahan diri sendiri, tim sudah dalam kondisi siaga utk mendiagnosis masalah & menemukan jalan keluarnya

(39)

4. Merencanakan Sasaran &

Menetapkan Cara Pencapaiannya

• Perhaps most importantly, a team must have a shared sense of mission. Whether We are

talking about a temporary work improvement team, or branch, all members must share the sense of mission

(40)

4. Merencanakan Sasaran &

Menetapkan Cara Pencapaiannya

• Hal paling utama yg diakukan oleh team adalah bekerja pd isu yg oleh anggota dianggap paling penting

• Dengan agenda yg ditetapkan sendiri maka

team akan lebih komit pd proses pelaksanaan & pengembangannya

• Kelompok harus mengembangkan jadwal tentatif & rencana tindakan guna mencapai tujuan

(41)

5. Mengembangkan Ketrampilan

• Sebagian besra proses team building akan memusatkan kegiatannya pada

pengembangan ketrampilan yg diperlukan utk menciptakan tim yg berkinerja tinggi

• Seperti halnya para atlet olah raga, setiap

anggota tim harus belajar bermain, bergerak, dan mempraktekkan ketrampilan mereka

(42)

5. Mengembangkan Ketrampilan

Kesadaran utk mengembangkan kelompok

• Tahapan kemajuan team, Fase orientasi, Fase evaluasi, fase kontrol

Klarifikasi Peran

• Memahami peran masing2, apa yg harus dikerjakan serta batas kewenangannya

Pemecahan masalah

• Memahami teknik2 pemecahan masalah utk menunjang keberhasilan kerja team

Konsensus dlm mengambil keputusan

• Sepakat dg keputusan walaupun tidak 100% setuju, namun tetap mendukungnya

(43)
(44)

Thank GOD

Thank YOU

SEMANGAT BERJUANG !!!

Live Love Learn

Lead

(45)

Further Reading

• Lensufiie, Tikno, Leadership untuk Profesional dan

Mahasiswa, Esensi, 2010

• Maxwell, John C., The 17 Indisputable Laws of

Teamwork, MIC Publishing, 2009

• Tjihardjadi, Semuil, dkk, To be a Great Effective

Leader, Penerbit Andi, 2012

• Yount, Shane.A; Pyecha, John.M, Leading Your

Referensi

Dokumen terkait