Building a Super-TEAM
Learning Facilitator: Imam Wijoyo
Building Super-Team
Building Super-Team
• Memiliki Superman adalah hebat
• Seringkali membuat lupa bahwa para supermen tsb bisa beraksi dan berhasil karena ada dukungan super-team dibelakangnya
Building Super-Team
• Superman dapat memberikan dampak yang besar dan perubahan yg positif
• Dengan Super-Team dampak yang dihasilkan akan memberikan ledakan dahsyat melebihi hasil seorang superman
• Tantangannya adalah bagaimana para
Building Super-Team
• Super-team bukanlah sebuah team yg memiliki kualitas yg luar biasa, dan bukan karena
anggotanya adalah oragn2 yg luar biasa & sempurna,
• melainkan para anggotanya adalah orang2 yg dari luar terlihat biasa2 & banyak kekurangannya
namun kekurangan satu individu dapat ditutupi oleh kelebihan yang dimiliki oleh individu lain dalam satu team tsb
• Ini prinsip dalam menciptakan kekuatan super-team
Building Super-Team
D – Dream
A - Attitude
R - Relationships
E - Excellent
D
D – Dream
Sebuah target yg dikomunikasikan pd semua anggota team & dapat diterima utk menjadi sasaran yg ingin dituju
2 Pertanyaan penting utk Dream
• Bagaimana caranya semua anggota team mau menerima mimpi tsb sebagai mimpi mereka juga
• Dream itu mulai dari gambaran global hingga pengaruhnya thd diri pribadi setiap individu didlm organisasi tmsk para anggota tim
Shared
Vision
• Bagaimana men-share-kan mimpi tsb kepd semua anggota team
• Dimulai dari share visi misi
perusahaan dg vision & mission
statement yg senantiasa diingatkan, dihafalkan & dihayati, serta dihidupi bersama
Share
Vision
The Key Success of Dream
• Dream harus benar2 menjadi mimpi & impian setiap anggota tim & individu perusahaan
• Impian itu menjadi alasan & motor penggerak utk bekerja dg lebih baik
A
A - Attitude
• Peran attitude dalam proses kerjasama/
Teamwork menjadi sangat penting & sangat
dibutuhkan dlm menjamin keberhasilan bekerja sama
• Kinerja yg saling mengisi kekurangan sesama anggota team, dimulai dari pemahaman
kekurangan serta kelebihan setiap anggota team & untuk itu dieprlukan attitude yg positif utk
saling menunjang & bukan saling menyalahkan & menjatuhkan
R
R - Relationships
• Hubungan yang harmonis & mantap
diperlukan dalam menciptakan super-team yg saling memahami & menutupi kelemahan
• Hubungan yg harmonis ibarat oli yang melicinkan hubungan yg produktif,
menekankan pada kelebihan masing2 dan
Tantangan Relationships
• Seringkali, kita tidak bisa memilih dg bebas siapa yg menjadi anggota team kita
R - Relationships
InterpersonalSkills
• Terciptanya suasana bhwsetiap individu itu penting & memiliki peranan masing2 yg berbeda & menguatkan dalam team
Saling Menghargai
• Menghasilkan suasana bersahabat, hanya akan cenderung berperan utk situasi
sama2 kerja, belum kerjasama
Saling
Mempercayai
• Menciptakan proses kerjasama yg sesungguhnya & menciptakan tim yg utuh & solid
E
E - Excellent
• Pekerjaan & hasil yg sempurna dari teamwork • Kesempurnaan dicapai justru bukan krn
anggota team adalah individu yg sempurna, melinkan karena akibat proses saling
menghardai & mempercayai yg semnantiasa dipupuk & dikembangkan sbg atmosfir positif yg menciptakan attitude yg positif dalam
E - Excellent
Kesempurnaan Sementara
• Kesempurnaan hari ini tidak sama dg kesempurnaan esok Mengejar Kesempurnaan • Rasa tanggungjawab dalam mengerjakan tugas • Memberdayakan diri terus menerus Berproses dlm kesempurnaan • Kesempurnaan tidak hanya berasal dari tercapainya tujuan, tapi juga pada proses
Menjaga & memelihara Super-Team
C Commitment A Attention R Responsibility E EnthusiasmCommitment
• Organisasi yg berhasil pasti mempunyai
anggota yg memiliki komitmen thd team-nya • Kekuatan dari komitmen mampu menjaga
anggota team utk tetap fokus thd proses
pencapaian tujuan yg menjadi mimpi mereka
C
Commitment
• Komitmen akan menguatkan bila terjadi kegagalan dlm proses pencapaian tujuan
• Komitmen ini menjadi motor & kekuatan yg senantiasa menjada anggota tim utk tetap
bersemangat & berpikir positif dlm menyikapi kegagalan yg ada
• Kegagalan hari ini bisa dipandang menjadi
sebuah batu loncatan utk meraih keberhasilan yg jauh lebih tinggi dari yg diperkirakan
C
Attention
• Menjaga perhatian utk tetap fokus thd tugas2 & tujuan yg telah ditetapkan menjadi sasaran
utama kelompok
• Sikap saling memperhatikan thd tugas maupun sesama tim akan menciptakan positive mental attitude yg sehat & mjd kekuatan utama dlm mengatasi kesulitan2 yg muncil
• Perhatian yg muncul menjadikan kehidupan tim penuh makna & warna, kedinamisan sebuah
team sering digerakkan karean adanya perhatian yg positif dari anggota tim
A Attention
Responsibility
• Tanggungjawab bukan mjd miliki sati pribadi individu tapi harus dipikul bersama
• Tanggungjawab bukan berarti Kamu yang menanggung, saya yg menjawab, tp lebih ditekankan pd proses jawaban thd tanggungan yg dihadapi
• Tanggungjawab adalah buah positif yg dihasilkan dari beban yg harus dicapai dlm proses pencapaian tujuan
• Tanpa tanggunjawab maka tidak akan ada hasul pencapaian yg optimal & mendukung thd peningkatan kemampuan
individu team
• Semakin berat tanggungjawab yg dipikul, semakin besar kesempatan utk meloncat naik pd kapasitas yg lebih besar, karena tanggungjawab yg besar diberikan atas
pertimbangan kapasitas tim yg ada & yg ingin dicapai
R
Enthusiasm
• Enhusiasm lebih ditekankan pd atmosfer kondusif team • Sekalipun tim memiliki tanggungjawab yg besar, tapi
didukung oleh antusiasime yg tinggi maka proses pencapaian tujuan akan terasa menyenangkan & penuh makna
• Antusiasime menumbuhkna sifat2 positif seperti saling menghargai & saling mempercayai
• Antusiasme jg menjadi energi utk bekerja secara menyenangkan & akan menghacurkan 5 L, Lemah, Letih, Lesu, Lemes, & Loyo, shg hasil yg dicapai akan lebih baik
E
17 Essential Qualities of a Team Player
(John C.Maxwell) • Mampu beradaptasi • Mampu berkolaborasi • Berkomitmen • Mampu berkomunikasi • Kompeten • Dapat diandalkan • Berdisiplin • Memperbesar (nilai tambah) • Antusias • Bertekad• Sadar akan misi • Siap
• Pandai
• Mau memperbaiki diri • Tidak mementingkan diri
sendiri
• Berorientasi pada solusi • Ulet
Manfaat/ hasil Team building – Bagi
Pemimpin
• Pemimpin tim akan menjadi lebih kuat & lebih efektif • Pemimpin tim mampu menyesuaikan gaya
kepemimpinannya dg lebih memperhatikan kepentingan dan tanggungjawab kelompok dibandingkan kepentingan pribadi
• Terdapat apresiasi yg lebih besar dari pimpinan tim thd kebutuhan anggota tim & bagian2 dlm tim
• Pimpinan menjadi lbh mampu utk berkomunikasi scr
langsung kpd anggota tim shg terjadi hubungan pengertian yg lebih baik antara pimpinan & anggota tim
• Pimpinan tim memiliki inisiatif untuk lebih memahami prakarsa anggota nya
• Pimpinan mempunyai komitmen yg lebih tinggi thd sasaran kerja & memiliki harapan yg lebih besar
Manfaat/ hasil Team building – Bagi
individu anggota tim/ kelompok
• Sebagian besar individu memiliki pendekatan yg lebih persuasif, toleransi menjadi lebih tinggi, dan memiliki kepercayaan utk mengajukan argumentasi tanpa terikat oleh hirarki
• Komunikasi & dialog antar sesama anggota kelompok yg selama ini menjadi salah satu hambatan utama dlm
perkembangan kelompok bisa menjadi lebih bebas & terbuka
• Terdapat ‘ruang’ yg lebih terbuka utk mengakui beberapa kelemahan2 pribadi, bhkn kadangkala tidak jarang yg
mengundurkan diri krn kesadaran diri (ini bukan penyelesaian yg diharapkan)
• Banyak masalah antarpribadi sesama anggota tim/
kelompok yg selama ini mengganjal dpt dipecahkan dg lebih mudah krn keterbukaan semua anggota tim
Manfaat/ hasil Team building – Bagi
pelaksanaan kerja tim/ kelompok
• Pertemuan tim/ kelompok mjd lebih terstruktur & efektif • Hasil yg diperoleh lbh dpt diterima & terdistribusi dg baik
kpd sesama peserta
• Terjadi perbaikan kerja dlm mencapai sasaran, peningkatan kemampuan dlm mengevaluasi individu dan kelompok dg cara yg lebih profesional
• Tingkat komunikasi dlm dan antar kelompok mjd lebih
komprehensif & efektif walaupun dlm kondisi lingkungan yg kurang menguntungkan
• Komitmen yg lebih kuat thd sasaran2 baru
• Tercipatanya otonomi yg lebih besar pd tingkat manajer • Lebih banyak waktu digunakan utk bekerja sama dg kolega
Proses membangun TEAM
1 Membentuk Struktur Team 2 Mengumpulkan Informasi 3 Membicarakan kebutuhan 4 Merencanakan sasaran & menetapkan cara pencapaiannya 5 Mengembangkan ketrampilan1. Membentuk Struktur Team
• Setiap tim harus bekerja dg suatu struktur yg memadai agar berdaya menangani isu2 berat & memecahkan persoalan2 yg rumit
1. Membentuk Struktur Team
• Terdiri atas manajer2 tingkat atas, pimpinan serikat pekerja,manajer lini, penyelia, pimpinan tim, dan orang2 penting lainnya • Spt pilot, kelompok tsb menetapkan seperangkat tindakan &
berperan sbg narasumber & pemberi umpan balik atas kegiatan tim
Tim
Pengarah
• Merupakan tim lintas sektoral yg mencakup anggota2 dari semua jenjang & fungsi dlm organisasi
• Anggotanya terdiri dari para penyelia & para manajer
Perancang
Tim
• Merupakan unsur penting bagi keberhasilan tim
• Pemilihan pemimpin merupakan faktor pentin, mereka harus yg bergaya partisipatif
1. Membentuk Struktur Team
• Merupakan aktifitas yg terpenting• Agenda ini harus difasilitasi & dilakukan relatif sering
• Pemimpin harus dilatih utk mengelola proses rapat & proses terjadinya hubungan antar pribadi
• Proses rapat antara lain mencakup perencanaan & penggunaan agenda, mengelola jalannya rapat, mendistribusikan notulen rapat, mengatur bahan & waktu rapat
Rapat2
• Kehadiran pihak ketiga dlm upaya membimbing, mengajar, membantu menyelesaikan konflik, kdg sangat diperlukan • Bukan anggota tim, tp dapat memberikan tantangan bagi
anggota tim
• Bisa lbih objective, lebih bebas bekerja, berpendapat ketika membantu tim
Proses
Konsultasi
Rapat2
• Saat rapat berlangsung pimpinan rapat harus mampu meningkatkan partisipasi semua
anggota utk mengeluarkan gagasannya, mengatasi pertentangan akibat adanya
perbedaan pendapat, menangani anggota2 yg ‘sulit’ dan menciptakan suasana rapat yg
Proses Konsultasi
• Konsultan jg bisa membantu membangun aturan2 & cara2 kerja
• Mereka bisa diminta utk mendidik anggota2 tim dlm menggunakan peralatan, metode
kerja, dan memecahkan masalah agar tim bisa lebih produktif
2. Mengumpulkan Informasi
• Membangun tim harus dimulai dg penilaian masing2 diri anggota kelompok (self-assessment) utk
mengetahui kelemahan & kekuatan yg dimiliki oleh setiap anggota
• Pengembangan tim dpt ditetapkan berdasarkan data yg diperoleh dari survei tentang sikap, wawancara dg
anggota tim, dan pengamatan atas diskusi2 kelompok • Cara2 tsb bermanfaat utk menilai sejumlah hal, antara
lain iklim komunikasi, rasa saling percaya, motivasi, kemampuan memimpin, pencapaian konsensus, dan nilai kelompok
3. Membicarakan kebutuhan
• Informasi yg diperoleh dlm langkah 2 harus dirangkum & diumpan-balikkan kepada
anggota tim
• Tim harus mendiskusikannya secara terbuka, dan mencoba menginterpretasikannya
• Melalui proses ini akan ditemukan sejumlah kebutuhan; kekuatan yg ada harus dicoba
dipertahankan dan dikembangkan sedangkan kelemahan harus segera diatasi
3. Membicarakan kebutuhan
• Proses ini bisa berlangsung dlm beberapa kali pertemuan guna menemuka hal2 yang
memang sangat dibutuhkan
• Proses ini sangat penting dlm upaya utk menetapkan tujuan tim
• Melalui pemahaman atas kekuatan &
kelemahan diri sendiri, tim sudah dalam kondisi siaga utk mendiagnosis masalah & menemukan jalan keluarnya
4. Merencanakan Sasaran &
Menetapkan Cara Pencapaiannya
• Perhaps most importantly, a team must have a shared sense of mission. Whether We are
talking about a temporary work improvement team, or branch, all members must share the sense of mission
4. Merencanakan Sasaran &
Menetapkan Cara Pencapaiannya
• Hal paling utama yg diakukan oleh team adalah bekerja pd isu yg oleh anggota dianggap paling penting
• Dengan agenda yg ditetapkan sendiri maka
team akan lebih komit pd proses pelaksanaan & pengembangannya
• Kelompok harus mengembangkan jadwal tentatif & rencana tindakan guna mencapai tujuan
5. Mengembangkan Ketrampilan
• Sebagian besra proses team building akan memusatkan kegiatannya pada
pengembangan ketrampilan yg diperlukan utk menciptakan tim yg berkinerja tinggi
• Seperti halnya para atlet olah raga, setiap
anggota tim harus belajar bermain, bergerak, dan mempraktekkan ketrampilan mereka
5. Mengembangkan Ketrampilan
Kesadaran utk mengembangkan kelompok
• Tahapan kemajuan team, Fase orientasi, Fase evaluasi, fase kontrol
Klarifikasi Peran
• Memahami peran masing2, apa yg harus dikerjakan serta batas kewenangannya
Pemecahan masalah
• Memahami teknik2 pemecahan masalah utk menunjang keberhasilan kerja team
Konsensus dlm mengambil keputusan
• Sepakat dg keputusan walaupun tidak 100% setuju, namun tetap mendukungnya
Thank GOD
Thank YOU
SEMANGAT BERJUANG !!!
Live Love Learn
Lead
Further Reading
• Lensufiie, Tikno, Leadership untuk Profesional dan
Mahasiswa, Esensi, 2010
• Maxwell, John C., The 17 Indisputable Laws of
Teamwork, MIC Publishing, 2009
• Tjihardjadi, Semuil, dkk, To be a Great Effective
Leader, Penerbit Andi, 2012
• Yount, Shane.A; Pyecha, John.M, Leading Your