Mokhamad Fakhrul Ulum
http://ulum.staff.ipb.ac.id
[email protected]
Continuing Professional Development ASLIQEWAN
Fakultas Kedokteran Hewan - Institut Pertanian Bogor; Bogor, 07 Mei 2015
Diagnosa Pencitraan Ultrasonografi
Organ Internal Hewan
Materi
:
1. Dasar-dasar pencitraan USG
2. USG sistem muskulo-skeletal
3. USG sistem cardiovaskular
4. USG sistem hepato-biliari & limpa
5. USG sistem pencernaan
6. USG sistem urogenital
1.
Dasar-dasar
Pencitraan
a) Definisi,
b) Prinsip,
c) Tipe USG,
d) Tipe Transduser,
e) Membaca Citra,
f) Artefak
Diagnosa Pencitraan Ultrasonografi
•
Definisi
: suatu teknik
mendiagnosa gambaran
organ (sonogram) yang
dihasilkan oleh interaksi
antara gelombang suara
berfrekuensi tinggi
dengan organ tersebut
•
Prinsip
: pulse-echo
1. Dasar-dasar Pencitraan
Noviana et al., 2012. Diagnosis Ultrasonografi pada Hewan Kecil. First edited by Deni Noviana, 11/2011; IPB Press., ISBN: 978-979-493-387-9
Tipe
Transduser
& Membaca
Citra
Hipoekhoik:
ABU-ABU
Hiperekhoik:
PUTIH
Anekhoik:
HITAM
“kekuatan atau intensitas ekho”
Lurus
Array
Kurva
1. Dasar-dasar Pencitraan
An
ekhoik
Hal ini menunjukkan
complete transmission
, contoh
cairan
Sedangkan kehadiran suatu partikulat di dalam cairan akan
menyebabkan terbentuknya echo
A. Vesica urinaria B. Kantung empedu
Hypoechoic menunjukkan
intermediate reflection/ transmission
,
seperti pada kebanyakan jaringan lunak.
A. Parenkim limpa B. Hati
Hipo
ekhoik
Hiper
ekhoik
1. Dasar-dasar Pencitraan Kapsula ginjal: hyperechoic Udara di intestin: hyperechoic Feses di colon: hyperechoic Os costae fetus: hyperechoic
- Hyperechoic menunjukkan
highly-reflective interfaces
,
seperti
collagen, lemak, udara, benda keras dan tulang.
Renal medulla < Cortex < Liver < Spleen < Prostat
Less echogenic
More echogenic
Prostate Liver C M Renal
Terminology “Echo”
• Semakin kuat echo ditunjukkan dot warna putih
• Tidak ada echo yang dihasilkan ditunjukkan warna hitam
Relative
eckhogenitas Citra
Artefak
#1
Acoustic shadowing
1. Dasar-dasar Pencitraan
Batu/udara
dalam
organ/jaringan tampak
massa
hyperechoic
dan
tidak ada jaringan apapun
yang dapat dideteksi di
bawah bagian tersebut
Artefak
#2
Acoustic
enhancement
1. Dasar-dasar PencitraanCitra organ-organ
berbentuk
“
kantung
” dan berisi
cairan
Artefak
#3
Reverberation
1. Dasar-dasar Pencitraan
Citra jaringan derajat
refleksi interface
tinggi, seperti pada
interface jaringan
lunak-udara
atau
cairan-udara
Artefak
#4
Mirror image
1. Dasar-dasar Pencitraan
Citra jaringan
lunak-udara
atau
cairan-udara
, misalnya
diafragama dengan
paru-paru
2. USG
Muskulo-skeletal
a) Kulit
b) Otot
c) Tendon
d) Tulang
e) Sendi
Pencitraan USG lemak
kulit
pada babi
McEvoy et al., Changes in the relative thickness of individual subcutaneous adipose tissue layers in growing pigs. Acta veterinaria Scandinavica , 49: 32
Lapisan lemak
(adipose layer)
pada babi:
(a) Skin,
(b) Outer fat
(c)Middle fat
(d) Inner, fat.
http://www.australianmedicalsystems.com/Pencitraan USG
otot
pada Sapi
USG perototan untuk prediksi karkas pada Sapi Bali C=kutan; M=otot; F=fasia otot; B=tulang; S=shadow (artefak)
M
B
S C
openwaterchicago.com
Ulum et al. 2014. Citra Ultrasonografi Otot Punggung (Longisimus dorsi) pada Sapi Bali. Proseding KIVNAS ke-XIII 2014 PDHI, ISBN: 978-602-97906-2-7. Hal 368-369
Pencitraan USG
tendon
pada kuda
www.vetmed.ucdavis.edu
Perdarahan
Pencitraan USG tendon
Fleksor digitalis
pada kuda
Longitudinal view Transversal view
www.vetmed.ucdavis.edu
USG Pelvis
tulang
Tuber ischii
pada kuda
fraktur
normal
Fetlock joint
Collateral ligament injury pada kuda
www.vetmed.ucdavis.edu
normal
collateral ligament “ “
USG sendi
Stifle
pada Bull
www.vetmed.ucdavis.edu
3. USG
Cardio-vaskular
a) Jantung RPS-LA
b) Jantung RPS-SA
c) Jantung LPS-LA
d) Jantung LPS-SA
e) Efusi
f) Cacing jantung
Miring Kiri (
Left
Parasternal
)
Miring Kanan (Right
Parasternal)
short axis (SAx) Long axis (LAx)
USG Jantung domba
Ulum & Noviana, 2015. Brightness-mode ekhokardiografi jantung domba jantan ekor tipis Jawa. Jurnal Kedokteran Hewan, [Under Review], Vol 9, No 2: XX-XX
potongan pada aorta. Right parasternalshort axis view (RPS-SAx).
potongan pada daerah pulmonary trunk
Right parasternallong axis view (RPS-LAx)
potongan dengan empat kamar jantung terlihat jelas
potongan dengan ventrikel kiri pada outflow tract Ulum & Noviana, 2015. Brightness-mode ekhokardiografi jantung domba jantan ekor tipis Jawa. Jurnal Kedokteran Hewan, [Under Review], Vol 9, No 2: XX-XX
potongan pada ventrikel kanan
potongan pada appendage
atrium kanan potongan dengan empat kamar jantung terlihat jelas
potongan dengan ventrikel kiri pada outflow tract Left parasternallong axis view (LPS-LAx). Left parasternalshort axis view (LPS-SAx).
Ulum & Noviana, 2015. Brightness-mode ekhokardiografi jantung domba jantan ekor tipis Jawa. Jurnal Kedokteran Hewan, [Under Review], Vol 9, No 2: XX-XX
Efusi
perikardium & pleura kucing
Cacing
jantung pada kucing
• Lee & Atkins. 2010. Understanding Feline Heartworm Infection: Disease, Diagnosis, and Treatment. doi:10.1053/j.tcam.2010.09.003
4. USG
Hepato-biliari
&
Limpa
a) Hati
b) Efusi
c) Kantung empedu
d) Peradangan & batu empedu
e) Limpa
f) Pembesaran limpa
Transversal
Sagital
4. USG Hepato-biliari
Noviana et al., 2012. Diagnosis Ultrasonografi pada Hewan Kecil. First edited by Deni Noviana, 11/2011; IPB Press., ISBN: 978-979-493-387-9
4. USG Hepato-biliari
Hepatomegali dan
hydropascites
(efusi)
Kasus
Feline Infectious Peritonitis
pada kucing
(A) dan (B) Sonogram hepatomegali dan hydropascites (efusi) kasus feline infectious peritonitis pada kucing. Pemeriksaan dilakukan dengan arahtransduser transversal. Kedua sonogram menunjukkan ukuran hati terlihat membesar dan dikelilingi oleh efusi perinoteum. Ekhogenitas hati pada kasus feline infectious peritonitis bervariasi mulai dari hipoekhoik sampai hiperekhoik. Bar=1 cm.
Kantung Empedu
4. USG Hepato-biliari
Gambaran normal
•
Kantung empedu biasanya
telihat pada sisi kanan dari garis
tengah, diantara parenkim hati
•
Gambarannya halus, jelas
berbeda, bulat atau oval
dengan dinding yang tipis dan
anekoik
•
Ukuran kantung empedu sangat
bervariasi tergantung waktu
hewan terakhir kali makan
Noviana et al., 2012. Diagnosis Ultrasonografi pada Hewan Kecil. First edited by Deni Noviana, 11/2011; IPB Press., ISBN: 978-979-493-387-9
4. USG Hepato-biliari
Cholelithiasis
&
cholecystitis
pada anjing
(a) Cholelithiasis terletak di lumen kantung empedu ditunjukan dengan massa hiperekhoik yang terbentuk dari kumpulan mineral.
(b) Acoustic shadowing yang terbentuk karena gelombang suara tertahan oleh kumpulan mineral sehingga struktur di bagian bawahnya tidak dapat terdeteksi.
(c) Dinding kantung empedu terlihat menebal dan tidak beraturan berupa garis hiperekhoik pada dinding kantung empedu.
Noviana et al., 2012. Diagnosis Ultrasonografi pada Hewan Kecil. First edited by Deni Noviana, 11/2011; IPB Press., ISBN: 978-979-493-387-9
Limpa
4. USG Hepato-biliari Limpa Kapsula Hilus Lambung BDBagian hilus limpa anjing. BD, Buluh darah limpa;
Lambung, dengan permukaannya yang
hyperechoic.
Lambung
Acoustic shadowing Hilus
Bagian hilus dengan tampilan aplikasi color flow Doppler untuk mengetahui aliran darah di lumen buluh darah arteri dan vena limpa.
Artifact berupa acoustic shadowing terbentuk di ventral lambung.
Transversal
Noviana et al., 2012. Diagnosis Ultrasonografi pada Hewan Kecil. First edited by Deni Noviana, 11/2011; IPB Press., ISBN: 978-979-493-387-9
Pembesaran Limpa
4. USG Hepato-biliari
Pembesaran limpa di bagian
kranial atau kepala limpa.
Limpa pada bagian ini
berbentuk bulat, dimana
seharusnya dalam kondisi
normal sonogram limpa
berbentuk seperti segitiga.
Integritas kapsula masih
terlihat jelas. Bar= 1cm.
Noviana et al., 2012. Diagnosis Ultrasonografi pada Hewan Kecil. First edited by Deni Noviana, 11/2011; IPB Press., ISBN: 978-979-493-387-9
5. USG
Pencernaan
a) Lambung
b) Peradangan lambung
c) Usus
d) Hiperperistaltik usus
e) Pankreas
f) Peradangan pankreas
g) Kolon
Tampilan USG
Normal Lambung
Anjing
Lapisan dari dinding GI LM, Lumen mukosa Hiperekhoik M, Mukosa Hipoekhoik 5 1 4 3 2
Noviana et al., 2012. Diagnosis Ultrasonografi pada Hewan Kecil. First edited by Deni Noviana, 11/2011; IPB Press., ISBN: 978-979-493-387-9
SM, Submukosa Hiperekhoik TM, Tunika muskularis Hipoekhoik S, Subserosa Hiperekhoik
Gastritis & Distensi
Lambung Anjing
Noviana et al., 2012. Diagnosis Ultrasonografi pada Hewan Kecil. First edited by Deni Noviana, 11/2011; IPB Press., ISBN: 978-979-493-387-9
USG Organ Abdominal Kambing
Left paralumbar fossa
Rumen (A)
Right 6th intercostal space
contracted reticulum (B) relaxed reticulum (C)
Right 8th intercostal space
omasum and liver (D)
Ventral part of right 7th intercostal space
abomasum and related structures (E)
Ventral part of left flank
abomasal folds (F) Alsafy, et al., 2013. Contrast Radiographic, Ultrasonographic and Computed Tomographic Imaging Studies on the Abdominal Organs and Fatty
Liver Infiltration of Zaraibi Goat. Journal of Medical Sciences, 13: 316-326.
(E) (F)
(D)
(B) (C)
(A)
1: Rumen, 2: Left abdominal wall, 3: Dorsal side, 4: Ventral side, 5: Medial side, 6: Reticulum, 7: Liver, 8: Omasum, 9: Right abdominal wall, 10: Abomasum and 11: Omasal folds
11 10 8 7 7 6 6 1 6 5. USG Pencernaan
4. TM, Tunika muskularis Hipoekhoik
5. S, Subserosa Hiperekhoik
Lapisan dari dinding GI
1.
LM, Lumen mukosa Hiperekhoik
2.
M, Mukosa Hipoekhoik
3.
SM, Submukosa Hiperekhoik
Noviana et al., 2012. Diagnosis Ultrasonografi pada Hewan Kecil. First edited by Deni Noviana, 11/2011; IPB Press., ISBN: 978-979-493-387-9
Pencitraan USG
usus halus
pada kuda
Usus kecil kondisi Normal; F=feses normal dalam usus halus Usus kecil kondisi Abnormal; L-F=lumen
berisi feses cair, tampilan multifocal
ekhoik dengan aliran fluida UC Davis Equine Ultrasound
Tampilan
usus halus
pada kuda
L-F
F
Tampilan usus halus pada kuda
Normal Abnormal
Teknik Pencitraan Pankreas Kucing
Posisi dorsal rekumbensi
Pankreatitis
pada anjing
a) Menunjukkan
pankreas yang
mengalami
pembesaran dan
lebih ekhogenik.
b) Duodenum.
Hasil pengukuran
lebar pankreas di
salah satu bagian
ditandai oleh garis
putus-putus kuning.
Bar=1 cm.
Noviana et al., 2012. Diagnosis Ultrasonografi pada Hewan Kecil. First edited by Deni Noviana, 11/2011; IPB Press., ISBN: 978-979-493-387-9
Kolon
5. USG Pencernaan
Noviana et al., 2012. Diagnosis Ultrasonografi pada Hewan Kecil. First edited by Deni Noviana, 11/2011; IPB Press., ISBN: 978-979-493-387-9
6. USG
Uro-genital
a) Ginjal
b) Kista ginjal
c) Kelenjar adrenal
d) Pembesaran kelenjar adrenal
e) Kantung kemih
f) Peradangan kantung kemih
g) Batu urin
h) Kelenjar prostat
Ginjal: Longitudinal
6. USG Uro-genital
Sonogram ginjal anjing kiri dengan
arah
transducer
sagital. Kp,
Kapsula; K, Korteks; M, Medulla;
DG, Divertikulum ginjal; BI, Buluh
darah
interlobar
; BA, Buluh darah
arkuata
; L, Limpa.
Noviana et al., 2012. Diagnosis Ultrasonografi pada Hewan Kecil. First edited by Deni Noviana, 11/2011; IPB Press., ISBN: 978-979-493-387-9
Sonogram ginjal anjing kiri dengan arah transduser transversal.
K, Korteks; M, Medulla; BA, Buluh darah arkuata; U, Ureter.
Ginjal: Tranversal
Noviana et al., 2012. Diagnosis Ultrasonografi pada Hewan Kecil. First edited by Deni Noviana, 11/2011; IPB Press., ISBN: 978-979-493-387-9
BI
BI
BI
Sonogram ginjal anjing kanan dengan arah
transducer sagital dan tampilan aplikasi power flow Doppler untuk mengetahui vaskularisasi buluh darah kecil di dalam ginjal. Berbeda dengan color flow Doppler, Power flow Doppler tidak mebedakan antara aliran darah yang mendekati atau menjauhi transducer.
Sonogram ginjal anjing kanan dengan arah
transducer sagital dan tampilan aplikasi color flow Doppler untuk mengetahui vaskularisasi di dalam ginjal. BI, Buluh darah interlobar.
Doppler Ginjal Anjing Normal
Ukuran normal:
•
Kucing
3,8 - 4,4cm
[Walter e colt, Am J Vet Res 1987]
3,2 - 4,2cm
[Widmer e colt, J Am Vet Med Assoc 2004]
•
Anjing
Barr, J Small Anim Pract 1990
Ukuran Ginjal Longitudinal
Polisistik
ginjal (
polycystic kidney disease
)
pada kucing
a. Massa kista berbatas jelas,
berupa struktur anekhoik.
b. Acoustic enhancement
.
c. Korteks ginjal yang hiperekhoik
dibanding struktur sekitarnya.
d. Pembuluh darah (aorta).
Polycystic kidney disease
merupakan salah satu penyakit
genetik utama di kucing, dan
terutama terjadi pada kucing
persia.
Bar=1 cm.
Noviana et al., 2012. Diagnosis Ultrasonografi pada Hewan Kecil. First edited by Deni Noviana, 11/2011; IPB Press., ISBN: 978-979-493-387-9
•
Berupa massa tipis
triangular
•
Memiliki echogenisitas
sedang
•
Secara umum: gambaran
adrenal anjing dan kucing
sulit diidentifikasi karena
terlalu kecil dan tertutupi
lemak
•
Ukuran normal di anjing
panjang 15-25 mm
Kelenjar
Adrenal
Noviana et al., 2012. Diagnosis Ultrasonografi pada Hewan Kecil. First edited by Deni Noviana, 11/2011; IPB Press., ISBN: 978-979-493-387-9
Adrenal hyperplasia
pada anjing
Kondisi seperti ini
sering ditemukan
pada kasus
pituitary-dependent
hyperadrenocorticism
.
Gi, Ginjal
Bar=1 cm.
Noviana et al., 2012. Diagnosis Ultrasonografi pada Hewan Kecil. First edited by Deni Noviana, 11/2011; IPB Press., ISBN: 978-979-493-387-9
Kantung Kemih
6. USG Uro-genital
Kolon Vesika urinaria
Sonogram vesika urinaria anjing
dengan arah transduser
sagital
.
Posisi tranduser sagital
memperlihatkan orificium urethra
Noviana et al., 2012. Diagnosis Ultrasonografi pada Hewan Kecil. First edited by Deni Noviana, 11/2011; IPB Press., ISBN: 978-979-493-387-9Peradangan kantung kemih anjing
Noviana et al., 2012. Diagnosis Ultrasonografi pada Hewan Kecil. First edited by Deni Noviana, 11/2011; IPB Press., ISBN: 978-979-493-387-9
Peradangan kantung kemih + kalkuli anjing
Noviana et al., 2012. Diagnosis Ultrasonografi pada Hewan Kecil. First edited by Deni Noviana, 11/2011; IPB Press., ISBN: 978-979-493-387-9
Prostat normal anjing bentuknya
halus dan bervariasi hampir
berbentuk buah pear atau
bilobed
Jaringan parenkim yang normal
echoic sedang
Saluran urethra prostat
umumnya tidak kelihatan pada
anjing dalam keadaan sadar
Variasi ukuran prostat
tergantung dari umur hewan
dan sejarah kastrasi pada hewan
Noviana et al., 2012. Diagnosis Ultrasonografi pada Hewan Kecil. First edited by Deni Noviana, 11/2011; IPB Press., ISBN: 978-979-493-387-9
Kelenjar
Prostat
anjing
Normal vs pembesaran
prostat
anjing
Noviana et al., 2012. Diagnosis Ultrasonografi pada Hewan Kecil. First edited by Deni Noviana, 11/2011; IPB Press., ISBN: 978-979-493-387-9