• Tidak ada hasil yang ditemukan

Integrated Data Management System dengan Standard Professional Petroleum Data Management

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Integrated Data Management System dengan Standard Professional Petroleum Data Management"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Integrated Data Management System dengan Standard Professional

Petroleum Data Management

Suwarta

1

, Y. Sunardi

1

, Mardhani Riasetiawan

2

1Upstream Technology Center, PT Pertamina, Jakarta 10110, Indonesia

2Jurusan Ilmu Komputer dan Elektronika, FMIPA, Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada, Indonesia

ABSTRAK / ABSTRACT

Data manajemen terintegrasi bagi PT PERTAMINA menjadi salah satu instrumen manajemen untuk mengelola aset data dan informasi. Aset data dan informasi tersebut memerlukan penanganan tidak hanya fisik tetapi pengelolaan informasinya. Setiap objek data memiliki metadata yang beragam sesuai dengan karakteristik data berasal. Proses pengelolaan meliputi proses pemasukan data, kategorisasi, klasifikasi, dan pencarian yang berorientasi pada proses bisnis yang berjalan baik dalam sudut pandang korporat dan anak perusahaan. Data dan informasi sebagai objek secara internasional diatur pengelolaannya dengan standar internasional Open Archival Information System (OAIS) dan Petroleum Professional Data Management (PPDM). Standar OAIS mengatur proses manajemen data untuk keperluan klasifikasi dan kategorisasi. PPDM mengatur alur proses penanganan data sehingga dapat berorientasi jangka panjang dalam penggunaanya. Data manajemen terintegrasi yang dibangun di PUDC PT PERTAMINA menggunakan standar OAIS dan PPDM. Proses pengembangan yang dilakukan dengan menganalisa attribut setiap objek menjadi metadata yang detail. Klasifikasi dan pembersihan data referensi yang digunakan secara bersama-sama. Transformasi data dari metadata umum yang dimiliki setiap objek menjadi metadata yang dinamik mengikuti tipe dan jenis data. PPDM yang digunakan dalam Integrated Data Management ini adalah versi PPDM 3.90. Hasil dari penelitian dan proses pengembangan menghasilkan struktur data manajemen yang dapat dipakai tidak hanya

untuk menangani data-data pada area upstream tetapi dapat melebar ke data-data produksi dan bisnis. Data Management Terintegrasi ini menjadi pondasi dasar bagi terwujudnya single source of data and services untuk melayani berbagai keperluan di masa depan bagi PT PERTAMINA.

Keywords: Data Manajemen Terintegrasi, OAIS, PPDM, Metdata, Transformasi, Single source of Data

PENDAHULUAN / INTRODUCTION

Meningkatnya permintaan global untuk minyak dan gas menempatkan premi pada operasi hulu sukses. Perusahaan Eksplorasi dan produksi (E & P) mencari untuk mengoptimalkan dan mengelola operasi hulu secara efektif dari sisi biaya tanpa mengorbankan keselamatan dan operasional secara integritas. Untuk melakukannya, mereka secara efisien harus mengelola kompleksitas eksplorasi, pengeboran dan produksi proses dan mengubah data dalam jumlah besar yang dihasilkan oleh teknik pencarian modern ke sumur produksi minyak. Setelah sumur dibor dan diselesaikan, produksi harus dioptimalkan menggunakan alat pengawasan produksi yang mengintegrasikan informasi teknis, operasional dan keuangan. Informasi, solusi aplikasi, dan infrastruktur bidang sejalan dengan kebutuhan fungsional tradisional, tetapi tidak mengintegrasikan informasi yang cukup untuk memberikan perspektif manajemen aset yang komprehensif. Perusahaan tengah dan hilir mengalami masalah serupa, yang mempengaruhi kelincahan, efisiensi dan manajemen risiko.

(2)

Industri energi yang memiliki proses dari

upstream, midstream dan downstream sangat

membutuhkan adaptasi terkait akses dan penggunaan data (MDM Oracle, 2012). Hal ini dibutuhkan karena perusahaan energi menginginkan kesesuaian dengan industri dan memenuhi kebutuhan akses dan penggunaan data di masa depan. Upstream meliputi proses pada data product life cycle management, service

and supply, drilling, equipment dan

collaboration. Upstream juga meliputi proses

exploration, drilling and development,

production optimization, dan oilfield

maintenance. Midstream meliputi proses

referinery operations, lubes and petroleum

specialities, dan petrochemical operations.

Downstream meliputi sales and account

management, price-order-and contract

management, partner management, dan call

center.

Pada setiap proses akan menjalankan data mentah dan menghasilkan data baru sesuai proses yang dilewati. Perubahan terjadi dapat pada tipe data yang menyesuaikan pada aplikasi yang dpakai dalam tahap pemrosesan. Data bisa sama tetapi berbeda dalam metadatanya karena penambahan interprestasi yang dilakukan. Perubahan ini perlu dikelola untuk memastikan pengguna tidak kehilangan jalur proses data yang nantinya juga akan mempengaruhi proses interprestasi. Tetapi data tidak hanya dapat disimpan dalam konteks isi, tipe data dan metadatanya saja. Pendekatan yang lebih detail diperlukan untuk memastikan data tersebut meski melalui proses akan tetap terjaga kualitas sehingga bisa diakses dan digunakan kapan saja (A. Chervenak et al, 2000).

PT Pertamina (Persero) memiliki desain pengembangan untuk menyediakan single

source of data (Pertamina, 2013). Konsep ini

ditujukan untuk memastikan proses pengolahan data akan berkualitas melalui pendekatan manajemen dan preservasi data yang baik. Pendekatan Master Data Model yang dikeluarkan oleh Oracle memberikan solusi pada level integrasi data yang baik (Oracle, 2013). Petroleum Profesional Data Model (PPDM) menjelaskan standar metadata yang harus dimiliki oleh setiap data (PPDM, 2013). Open

Archival Information System (OAIS)

memberikan panduan item metadata yang bisa diakses ke pengguna untuk kolaborasi

menghasilkan data diproses berikutnya (OAIS, 2013).

DATA DAN METODE / DATA AND METHOD

Pendekatan yang dilakukan dalam melakukan analisis dan desain metadata data-data ke dalam standar PPDM dilakukan dalam beberapa tahapan, yaitu:

1. Analisis terhadap Metadata dan Data yang saat ini ada di UTC PT

PERTAMINA

2. Analisis terhadap parameter PPDM 3. Analisis terhadap parameter OAIS 4. Desain tranformasi metadata

5. Desain metadata untuk Manajamen Data Terintegrasi

6. Implementasi pada Database Management System

Pada tahap awal, analisis terhadap

Metadata dan Data yang saat ini ada di UTC PT PERTAMINA meliputi, sebaga berikut:

a. Informasi Struktur 2. Structure Information 3. B. G &G a. G & G Map b. Well Correlation 4. Production

a. Production Structure Monitoring b. Production Structure

Performance 5. Reserve

a. Oil

b. Non Associate Gas c. Dissolved Gas d. Condensate e. Gas Cap 6. E. Report / Study a. GGR Report b. Other Report c. Detail Informasi Sumur

i. Basic Well Information

1. Basic Well Information 2. Well History / Profile 3. Perforation And Production

History ii. Production

1. Production Monitoring 2. Study Report

(3)

b. Production Test c. Well Pulling iii. Reservoir 1. Core Analysis 2. Fluid Analysis a. Lab Analysis b. PVT Analysis i. Characterist ic Analysis ii. Hydrocarbo n Analysis Of SeparatorGa s Sample iii. Hydrocarbo n Analysis Of SeparatorOi l Sample iv. Calculated Of Wellstream Compositio n 3. Pressure Analysis a. Pressure Chart b. UKL Test c. Well Test i. PBU ii. PDD iii. Back Pressure iv. Isochronal v. Other d. Study Report i. Completion Report ii. Pressure Analysis iii. PVT Analysis iv. Reservoir Report v. Well Test Report 4. Drilling a. Drilling Equipment b. Drilling Mud c. Drilling Report d. Well Trajectory e. Drilling Activity Summary f. Study / Report i. Cementing ii. Drilling Program / Proposal iii. Drilling Problem iv. Drilling Report v. Drilling Cost vi. Final Report vii. Mud 5. G & G a. Check Shot b. Marker c. Master Log d. Well Log e. Petrophysical Analysis f. Study / Report i. Core Analysis ii. Geological g. Workover i. Acidizing ii. Fracturing iii. KUPL iv. Reparation h. EOR i. Injection Report ii. Injection Equipment i. Other Report iv. Detail Informasi Surface Facility

v. MDetail Informasi Seismic Line vi. Detail Informasi Miscellaneous d. Data Warehouse

i. Penggunaan Fasilitas di Lingkungan Data Warehouse

e. Topography

i. Fasilitas di LingkunganTopography f. Sistem Informasi Eksekutif (SIE)

i. Penggunaan Fasilitas di Lingkungan SIE

ii. Key Performance Indicator iii. Production Summary g. Low&Off.

h. Reserve Summary

i. Production Report ii. Rig Activity

(4)

Metadata tersebut kemudian, dilakukan transformasi dan pemetaan dengan

menggunakan standar PPDM Gambar 1, sebagai berikut:

1. Applications and Areas 2. Business Associates 3. Contracts

4. Entitlements 5. Facilities 6. Fields and Pools 7. Financial 8. Interest Sets 9. Land 10. Licenses 11. Meta Model 12. Production 13. Projects 14. Project components 15. Records Management 16. Reserves 17. Seismic Sets 18. Spatial Components 19. Spatial Descriptions 20. Support Facilities 21. Wells Gambar 1. PPDM Stucture

Desain tranformasi dilakukan untuk memetakan metadata yang dapat distandarisasi oleh PPDM. Proses ini mengunakan proses mapping per metadata untuk mendapatkan hasil yang valid. Gambar 3 menunjukan peta metadata dalam proses yang dimaksudkan.

P

roses transformasi metadata dilakukan dengan menggunakan tools bantu Pentaho Data Integrtation. Proses juga menghasilkan desain database uang diimplementasikan pada aplikasi MDT yang ditampilkan pada Gambar 3.

Gambar 3. Database Implementation berbasis PPDM

HASIL DAN DISKUSI / RESULT AND DISCUSSION

(5)

Proses penyusunan metadata dengan standar PPDM membutuhkan beberapa tahapan krusial yang detail. Pada penelitian ini menghasilkan tahapan yang harus dilalui sebagai berikut:

1. Transformas metadata dalam konteks operasional menjadi metadata standar 2. Transofrmasi rules metadata

3. Transformasi value dari metadata

Metadata yang dihasilkan dari proses ini kemudian di implementasikan pada aplikasi Manajemen Data Terintegrasi UTC PT PERTAMINA.

KESIMPULAN / CONCLUSION

Aplikasi Manajemen Data Terintegrasi yang dimiliki dan operasional di Upstream Technology Center PERTAMINA sudah selesai dibangun dan memasuki masa operasional. Aplikasi sudah dapat mengelola dan mengatur aset perusahaan dalam bentuk data fisik dan digital yang dihasilkan dari proses eksplorasi dan eksploitasi dengan standar PPDM yang digunakan. Upstream Technology Center menjadi pusat pengembangan yang me-lead dan mengintegrasikan kebutuhan data menjadi single

source of data bagi PERTAMINA.

PUSTAKA / REFERENCES

OAIS.tersedia  di  www.oais.org.    

Oracle.tersedia  di  www.oracle.com.    

PETRIS  OSM.tersedia  di  www.petris.com    

PPDM.tersedia  di  www.ppdm.org.  

PT  Pertamina  (Persero),www.pertamina.com.   akses  pada  20  Mei  2013  jam  08.51.  

R  Manne,  N  Ram.2010.Master  Data  

Management  for  E&P.  PPDM  Calgary  Fall   Conference.  

R  Negro.2011.Oracle  Site  Master  Data  

Management  for  Mastering  Wells  and  other  

PPDM  entities  in  a  digital  Oilfield  Context.   Oracle  White  Paper

Gambar

Gambar 3. Database Implementation berbasis  PPDM

Referensi

Dokumen terkait