• Tidak ada hasil yang ditemukan

laporan_akhir

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "laporan_akhir"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

LAPORAN AKHIR LAPORAN AKHIR

PO

PONANARIRI KAKAYAYA DADAYAYA (P

(POMOMADADEE MIMINYNYAKAK KEKEMIMIRIRI KAKAYAYA EKEKSTSTRARAKK LILIDADAHH BUBUAYAYA)A)

 HOME INDUSTRY 

 HOME INDUSTRY BAHAN ALAMI DENGANBAHAN ALAMI DENGAN STYLE STYLE MASA KINIMASA KINI ala ala

MAHASISWA MAHASISWA BIDANG KEGIATAN : BIDANG KEGIATAN : PKM-KEWIRAUSAHAAN PKM-KEWIRAUSAHAAN Diusulkan Oleh Diusulkan Oleh Ketua Pelaksana Ketua Pelaksana B

Buunncciitt SSuulligigiyiyaannttoo 44331111441133005511 AAnnggkakattaan n 22001133 Anggota Pelaksana

Anggota Pelaksana O

Okktto o FFiirrmmaannttrrii 44331111441133005544 AAnnggkkaattaan n 22001133 M

M FFaattcchhuur r RRiizzaall 12120011441111006633 AAnnggkkaattaan n 22001111

UNIVE

UNIVERSITARSITASS NEGERNEGERI I SEMARSEMARANGANG SEMARANG

SEMARANG 2014 2014

(2)
(3)

PONARI KAYA DAYA

(POMADE MINYAK KEMIRI KAYA EKSTRAK LIDAH BUAYA)

 HOME INDUSTRY BAHAN ALAMI DENGAN STYLE MASA KINI ala

MAHASISWA

RINGKASAN

”PONARI KAYA DAYA (POMADE MINYAK KEMIRI DAN LIDAH BUAYA) HOME INDUSTRY  BAHAN ALAMI DENGAN STYLE MASA KINI ala MAHASISWA”. Sekilas judul dari makalah ilmiah yang penulis angkat dalam kesempatan kali ini. Pomade adalah salah satu produk penata rambut yang lebih dikenal di kalangan pria sejak tahu 1900-an. Pomade berbahan dasar minyak  kelapa,  lanolin, wax dan parfum atau  fragrance. Pomade ini membuat rambut tampak mengkilap, licin, rapih, lebat, dan tampak basah alami. Produk ini khas digunakan pria sejak zaman dahulu dan sampai sekarang. Pomade khas untuk  gaya rambut yang rapi dan tersisir Namun dari kelebihan itu, tersisip sebuah kelemahan yaitu pomade sulit untuk dihilangkan.

Banyak pandangan bahwa pomade hanyalah produk kuno. “Bagaikan mayat yang hidup kembali”, itulah anggapan yang mungkin tersirat pada setiap orang, padahal anggapan itu salah besar. Justru pomade sudah memberikan virus antusiasme pada kalangan anak muda. Inovasi berbagai pomade lokal maupun buatan luar negeri gencar membanjiri pasaran kosmetik. Sentuhan kemiri dan ekstrak lidah buaya memberikan efek yang berbeda pada inovasi gagasan ini. Namun masih menyisakan kelemahan yaitu sulit untuk dicuci karena berbahan dasar minyak. Bangsa Indonesia yang kaya rempah-rempah memberi identitas tersendiri sebagai inovasi anak negeri ini.

Melihat kondisi kekinian yang membuat berbagai masalah pada rambut mulai dari faktor usia dan pengaruh radikal bebas yang dapat menimbulkan kerontokan rambut maka pomade kemiri ini adalah satu dari inovasi yang dapat mengatasi permasalah tersebut. Melalui metode penulisan dengan menyimpulkan hasil observasi dan tinjauan pustaka yang relevan maka masalah di atas diangkat dan dibahas.

Perawatan rambut cukup memakan biaya banyak. Salah satu alternatif untuk  mengatasi permasalahan tersebut adalah PONARI KAYA DAYA (Pomade Minyak Kemiri Kaya Ekstrak Lidah Buaya) yang diharapkan bisa merawat mengatasi dan penunjang penampilan rambut khususnya pria kalangan anak  muda. Penggabungan berbagai pendekatan diantaranya pendekatan kelompok  sosial, pendekatan budaya dan pendekatan humanistik yang terpadu dalam strategi komunikasi personal yang dapat diaplikasikan secara maksimal.

(4)

BAB 1

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH

Pomade adalah salah satu produk penata rambut lebih dikenal di kalangan pria sejak tahun 1900-an. Pomade berbahan dasar minyak kelapa, lanolin, wax dan  parfum atau fragrance, Pomade ini membuat rambut tampak mengkilap, licin, rapi, lebat, dan tampak basah alami. Produk ini khas digunakan pria sejak jaman dahulu dan sampai sekarang. Pomade khas untuk gaya rambut yang rapi dan tersisir. Pomade merupakan produk yang mungkin sulit untuk dihilangkan dari rambut kepala dan perlu menggunakan air dan shampoo. (Wikipedia, 2014)

Indonesia sudah dikenal kaya akan jumlah palawija dan rempah-rempahnya antara lain adalah kemiri ( Aleurites moluccana). Kemiri ( Aleurites moluccana) adalah tumbuhan yang bijinya dimanfaatkan sebagai sumber minyak dan rempah-rempah. Tumbuhan ini masih sekerabat dengan singkong dan termasuk dalam suku Euphorbiaceae. Dalam perdagangan antarnegara dikenal sebagai candleberry, Indian walnut, serta candlenut. Pohonnya disebut sebagai  varnish tree atau kukui   nut tree. Minyak yang diekstrak dari bijinya berguna dalam industri untuk digunakan sebagai bahan campuran cat dan Bahama kosmetik. (Wikipedia, 2014)

Rambut dan kulit kepala merupakan sesuatu yang mempunyai arti penting bagi seseorang sebagai penunjang penampilan. Rambut mempunyai arti nilai positif bagi seseorang bahkan dapat mempengaruhi rasa percaya diri. Butuh banyak cara atau metode untuk merawat rambut, bukan hanya shampoo atau krim pelembab saja. Namun rambut juga memerlukan minyak sebagai nutrisi alami dalam perawatan rambut. Rambut yang terlalu sering terkena radikal bebas baik  asap, sinar matahari ,debu dapat menyebabkan rambut sering kali terlihat kusam dan kurang berminyak sebagaimana mestinya. (Rudi Hadisuwarno, 1997)

Banyak cara untuk merawat rambut dengan berbagai alat dan bahan. Namun harus diimbangi dengan biaya yang memang merogoh kocek dalam. Zaman sekarang banyak anak muda mempunyai gaya model rambut yang bervariasi dan  juga membutuhkan perawatan yang berbeda pula. Dengan harga yang ekonomis

minyak kemiri yang sudah dikenal dari orang-orang terdahulu sebagai penyubur rambut yang dapat mengatasi masalah rambat yang terjadi akibat faktor usia ataupun radikal bebas.

Inovasi Pomade Kemiri ini dirancang khusus untuk pria dimana bahan utama yang terkandung adalah minyak kemiri ( Aleurites moluccana) yang dipercaya dapat mengatasi berbagai masalah rambut. Sebagaimana penelitian terhadap pertumbuhan bulu pada kelinci setelah diberi minyak kemiri terdapat perbedaan yang signifikan (Endang, Eni & Dini n.d, p.186-192).

Visi Kewirausahaan

1. Mengedepankan ide tepat guna untuk menginovasi barang kosmetik dan meningkatkan potensi masyarakat menuju perkembangan industri kosmetik lokal yang tangguh dan kompetitif 

(5)

2. Menerapkan keilmuan dan mengembangkan kerja sama (linkage) dengan masyarakat dan industri

3. Sebagai usaha inovasi baru dengan   profit  tinggi sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mahasiswa.

4. Mengembangkan kampus sebagai inkubator industri bagi mahasiswa, pemuda, dan masyarakat pada umumnya

Aspek Inovasi

Ide usaha ini dilatarbelakangi dengan melihat potensi Indonesia dan lingkungan sekitar dengan permintaan akan minyak rambut di kalangan pria yang semakin meningkat dalam kegiatan-kegiatan umum maupun pribadi seseorang, maka usaha “Ponari Kaya Daya” mempunyai pangsa pasar prospektif dan lumayan tidak pernah surut. Oleh karena itu peluang usaha di bisnis ini bisa dikatakan cukup menjanjikan. “Ponari Kaya Daya” ini dinilai sangat prospektif, solutif, menarik minat masyarakat terhadap kepedulian kesehatan dan penampilan rambut serta perawatannya.

B. PERUMUSAN MASALAH

“Ponari Kaya Daya” merupakan inovasi minyak rambut yang siap membantu menyediakan kosmetik bagi kalangan pria. Selain investasi dan modal yang dibutuhkan untuk usaha ini terbilang sangat minim, usaha minyak rambut ini cocok juga dikembangkan di banyak segmen, dari mulai home industri, tempat usaha yang strategis seperti pusat keramaian, pusat perbelanjaan, online store dan sebagainya yang mungkin dilakukan sebuah transaksi tanpa menipu pelanggan.

Lokasi usaha di sekitar kampus UNNES Semarang merupakan tempat yang sangat strategis, selain berada di daerah dengan permintaan minyak rambut yang tinggi, lokasi ini juga menyatu dengan pemukiman penduduk yang cukup ramai. Hal ini merupakan potensi yang sangat mendukung dari usaha ini.

C. TUJUAN PENULISAN Segi Inovatif 

1. Membuat inovasi tentang perawatan rambut dengan gagasan Pomade Kemiri dan Lidah Buaya dan minyak kemiri sebagai bahan utamanya.

2. Mengaplikasikan kebiasaan merawat rambut dengan bahan alami yang aman bagi pertumbuhan rambut.

3. Mengembangkan jiwa wirausaha dan melatih kemandirian dengan membuka usaha sendiri.

Segi Produktif 

Mampu mengubah pandangan masyarakat bahwa perawatan rambut alami tidaklah sulit dan memakan biaya yang tinngi, serta tidak hanya menganggap tanaman yang tumbuh liar begitu saja tidak khasiatnya (Lidah Buaya), tetapi juga dapat dimanfaatka secara maksimal seperti dijadikan minyak rambut, selain itu  juga menciptakan peluang usaha baru yang berprospek dan berprofit tinggi serta

menjadi kosmetik yang diminati konsumen. D. LUARAN YANG DIHARAPKAN

1. Berguna untuk masyarakat

“Ponari Kaya Daya” diharapkan akan menjadi solusi bagi perawatan rambut alami karena pesatnya permintaan pomade oleh Pomade Enthusiast  saat ini dengan harga yang semakin meningkat, menyebabkan semakin banyak  masyarakat yang memakai minyak rambut pomade.

(6)

Dengan adanya inovasi ini dapat menambah lapangan kerja khususnya para mahasiswa.

3. Meningkatkan penampilan dan kesehatan rambut dengan bahan alami

Dengan adanya beberapa inovasi yang dilakukan untuk menciptakan pomade-pomade dapat meningkatan penghasilan dan uang saku bagi mahasiswa dan tetap mempertahankan segi keamanan dan kesehatan bagi pemakainya.

E. MANFAAT PROGRAM

1. Dapat dijadikan sebagai dasar teori untuk meningkatkan khasanah ilmu pengetahuan masyarakat dalam pemanfaatan minyak kemiri untuk rambut klimis dengan harga ekonomis.

2. Dapat dijadikan sebagai dasar teori untuk memberikan informasi di kalangan perindustrian untuk membuat inovasi pomade dengan bahan alami tanpa bahan kimia yang membahayakan pertumbuhan rambut.

3. Membuka kesempatan untuk diadakannya penelitian mengenai kandungan kemiri dan lidah buaya tingkat lanjut untuk mengetahui khasiatnya yang lebih luas dari sekadar tanaman.

BAB 2

GAMBAR UMUM RENCANA USAHA A. ANALISIS PASAR (Strategi Pemasaran)

Pada umumnya pasar yang menjadi sasaran para produsen “Ponari Kaya Daya” ini adalah seluruh kalangan masyarakat yang dikhususkan kepada para mahasiswa pria. “Ponari Kaya Daya” ini diharapkan tidak hanya membidik pasar tersebut namun juga membidik para pelajar yang tertarik untuk mengetahui keilmiahan lebih detail. Metode STP digunakan untuk menganalisis dan menentukan Segmentasi, Target, dan Posisi produk di pasar.

a. Segmentasi

“Ponari Kaya Daya” terdiri dari berbagai macam jenis bahan alami diantaranya minyak kemiri, lidah buaya, minyak VCO dll, serta membuka kelas bagi masyarakat umum yang ingin lebih tahu lagi tentang perawatan dan kesehatan rambut secara alami. Sehingga segmen pasar yang dibidik “Ponari Kaya Daya” ini dari kalangan bawah hingga kalangan atas, mulai dari para remaja, mahasiswa hingga para orang tua yang peduli penampilan rambut tanpa meninggalkan aspek  kesehatannya.

b. Target

Mahasiswa, khususnya yang memilki kesibukan atau menjadi aktifis di kampus sehingga tidak ada waktu untuk memperhatikan kesehatan rambutnya.

- Para mahasiswa yang tertarik pada dunia keilmiahan, gaya dan kesehatan. - Orang dewasa, termasuk di dalamnya para orang tua yang menginginkan

penampilan rambut dan mengetahui tata cara perawatannya. c. Posisi

1) Memposisikan “Ponari Kaya Daya” sebagai pomade inovatif yang diminati masyarakat semua umur dan semua kalangan.

2) Memposisikan “Ponari Kaya Daya” ini sebagai objek untuk   mengembangkan inovasi, keilmiahan dan kreativitas.

(7)

“Pomade Kaya Daya” pomade alami ini merupakan terobosan baru yang digunakan sebagai media perawatan rambut alami yang ilmiah . Pesaing pomade  Home Industry di wilayah Semarang belum terlalu banyak dan relatif jarang. Hanya saja produk luar negeri yang membludak yang dijual di distro-distro lokal. Kehadiran “Ponari Kaya Daya” memiliki kesempatan menembus pasar dengan menghadirkan keunikan dan inovasi baru yaitu bahan dasar alami yang sudah teruji secara klinis, harga lebih ekonomis, dan bergaransi yang diharapkan dapat menarik perhatian konsumen.

“Ponari Kaya Daya” memilki keunggulan lain yakni meningkatkan kreatifitas mahasiswa dalam keilmiahan yang selama ini belum termaksimalkan serta dapat mendorong mahasiswa agar dapat melakukan inovasi baru. Oleh karena itu “Ponari Kaya Daya” mempunyai kesempatan dan kekuatan untuk memasuki pasaran dengan mengandalkan keunggulan, manfaat, serta kreativitas yang maksimal.

C. RENCANA DAN STRATEGI PEMASARAN a. Rencana Pemasaran

Dimulai dengan pengenalan “Ponari Kaya Daya” ke pelanggan dengan menyebarkan brosur yang menjelaskan tentang “Ponari Kaya Daya”. Kegiatan tersebut diiringi dengan pengajuan kerjasama dengan   Barbershop di area Semarang dan   Distro Clothing area Pati agar memperkuat pemasaran. Setelah pelanggan mengenal “Ponari Kaya Daya” di pasaran, akan dibuat tempat khusus dan strategis yang digunakan sebagai tempat pameran dan demonstrasi pemakaian pomade yang benar. Selanjutnya dengan mengikuti pameran-pameran produk  kosmetik pria dan penyebaran informasi lewat jaringan antar organisasi mahasiswa dapat mempercepat pengenalan kepada pelanggan.

b. Strategi Pemasaran

1.   Placing (Penempatan)

a) Memasarkan “Ponari Kaya Daya” ke dalam organisasi mahasiswa di Universitas Negeri Semarang dan sekitarnya.

2.   Promotion (Promosi)

a) Melakukan penyebaran brosur produk secara meluas ke masyarakat khususnya mahasiswa.

b) Melakukan mediasi melalui radio, web, dan jejaring sosial facebook. c) Mempromosikan secara langsung ke konsumen, dengan

menggunakan penyebaran sms.

d) Berpartisipasi aktif dalam kegiatan pameran atau Campus Fair. 3.   Price (Harga)

Harga yang akan dipasarkan untuk 1 kaleng pomade adalah 65.000,00/100 gram dengan harga yang terjangkau dengan kualitas yang sama dibandingkan dengan harga pomade lokal lainnya maupun luar negeri pada umumnya yaitu seharga Rp 100.000,00/100 gram

BAB 3

METODE PELAKSANAAN A. WAKTU PELAKSANAAN

Dalam pelaksanaannya, terdapat sedikit perubahan dari jadwal pelaksanaan yang telah dicanangkan di proposal.Berikut adalah Bar-chart pelaksanaan dari

(8)

kegiatan ini secara faktual dibandingkan dengan apa yang telah ditulis pada proposal

Tabel 1. Pelaksanaan Program

No. Nama Kegiatan

Bulan

1 2 3 4 5

1 Observasi Lapangan

2 Observasi Pasar dan Target 3 Produksi “Ponari Kaya Daya” 4 Penginovasian Produk  

5 Pendistribusian dan Penjualan Produk  6 Pelaporan Perkembangan Program 7 Pelaporan Akhir Program

B. SURVEI

Sebelum memulai bisnis, PONARI KAYA DAYA (POMADE MINYAK KEMIRI KAYA EKSTRAK LIDAH BUAYA) melakukan pengembangan produk terlebih dahulu melalui survey terhadap sasaran bisnis kami yaitu remaja (khususnya anak sekolah) dan dewasa. Dengan sample sebanyak 10 remaja dan dewasa kami survey mengenai gaya rambut yang paling banyak  diminati. Serta melakukan survey terhadap   barbershop dan distro lokal mengenai gaya dan style rambut seperti apa yang paling sering diminta untuk  semua orang saat orang hendak memotong rambut. Hasilnya menunjukkan bahwa adanya pomade yang hadir dengan inovasi di tahun globalisasi ini sangat diminati terutama oleh kaum penggemar gaya hidup retro nun klasik.

C. MENDESAIN PRODUK DAN KUSTOMISASI PRODUK

Pada proses pendesainan ini memang diperlukan suatu keahlian khusus dalam merangkai imajinasi sesuai label pomade yang sedang beredar saat ini. Memang harus dipikirkan bahwa pemilihan ragam desain juga membantu dalam proses penjualan. Jika terlalu datar maupun rumit maka produk akan sulit dikenali.

D. MENYIAPKAN BAHAN BAKU

Penyiapan bahan ini terutama lilin lebah murni dan minyak kemiri grade kosmetik. Dalam pembuatan minyak rambut PONARI ini berusaha untuk  menggunakan bahan alami dari tumbuh-tumbuhan sebagai penyedia nutrisi alami

(9)

bagi rambut. Kemudian alat-alatnya cukup sederhana seperti   double boiler , kompor (pemanas) dan beberapa alat takar.

E. PRODUKSI

Proses produksi dilakukan secara industri rumahan ( homebrew = sebutan peracik pomade industri rumahan / skala rumahan). Untuk suplai lilin lebah diserahkan pada usaha dagang Gudang Lebah Tembalang, Semarang sebagai penyuplai produk - produk perlebahan alami. Selain berasal dari daerah yang sama, faktor biaya pendistribusian cukup memberi andil dalam usaha pembuatan pomade ini. Sedangkan pembuatan desain dilakukan secara pribadi oleh produsen Ponari dengan desain easy going untuk dipahami maksud dan tujuan penjualan sesuai dengan keadaan seperti saat ini. Pencetakan dilakukan di digital printing sehingga menghasilkan hasil cetak label yang optimal. Produksi dilakukan di kost dengan bantuan anggota pelaksana dan dilakukan sesuai standar pembuatan pomade rumahanseperti biasa. Selain mempertimbangkan faktor kualitas bahan, produsen juga sudah melakukan sampling pada Pomade Enthusiast  agar mendapatkan kritik dan saran yang sifatnya membangun untuk menghasilkan produk luaran yang mampu bersaing baik skala regional Semarang, nasional maupun internasional.

F. UJI PRODUK

Kualitas produk dan fungsi dari penggunaan produk perlu dikaji untuk  menghasilkan produk yang bermanfaat dan tidak membahayakan konsumen. Pengujian produk dilakukan di Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dengan berbagai parameter sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) seperti uji kadar air, uji kadar abu, uji cemaran logam Pb (Timbel), dan uji arsen. G. PEMASARAN

Proses pemasaran dilakukan dengan empat pilar yaitu facebook dengan membuat fanspage dan mengupload foto. Kemudian dengan memberikan free sampling sekali pakai kepada  pomade enthusiast  regional tertentu. Mengadakan kerja sama dengan pihak    barbershop dan distro   (clothing) yang padat pengunjungnya. Berikut daftar mitra penjualan :

- Red Shit Distro Pati

- Troxzer Independent Distro Pati - Dago Fashion Winong Pati

- Barbershop Patemon Gunungpati Unnes Semarang H. INSTRUMEN PELAKSANAAN

Instrumen yang digunakan dalam pelaksanaan PONARI KAYA DAYA dijelaskan sebagai berikut. Untuk keperluan promosi digunakan instrumen berupa poster, brosur dan leaflet. Adapun instrumen untuk operator meliputi handphone, nota transaksi, laptop, modem, serta peta Kota Semarng dan Kota Pati.. Sedangkan instrument untuk keperluan jual beli (pengantar) meliputi sepeda motor, tas, handphone, , tali tampar plastik (untuk mengikat barang bagian di belakang sepeda motor), nota transaksi, serta peta Kota Semarang dan Kota Pati.

(10)

I. RANCANGAN DAN REALISASI DANA

Rancangan biaya tertulis sebagaimana yang dicantumkan di dalam proposal pengajuan PKM-K 2014 pendanaan tahun 2015 sebagai berikut

Tabel 2. Rancangan Biaya - Peralatan Penunjang

No Nama Barang Jumlah Harga Satuan Jumlah Harga

1 Kompor 1 Rp 150.000 Rp 150.000

2 Tabung Gas

Elpiji 3 kg 1 Rp 260.000 Rp 260.000

3 Regulator Elpiji

dan Selang 2 set Rp 65.000 Rp 130.000

4 Panci Masak 5 Rp 25.000 Rp 125.000

5 Sendok Takar 4 Rp 5.000 Rp 20.000

6 Gelas Takar 5 Rp 10.000 Rp 50.000

SUB TOTAL Rp 735.000

- Barang Habis Pakai

No Nama Barang Jumlah Harga Satuan Jumlah Harga 1 Kaleng Souvenir 200 Rp 6.000 Rp 1.200.000

2 Stiker Label 200 Rp 2.000 Rp 400.000

3 Pengaduk Kayu 2 Rp 6.000 Rp 12.000

4 Bee’s Wax (Lilin

Lebah) 5 kg Rp 160.000 Rp 800.000 5 Minyak Kemiri 5 L Rp 300.000 Rp 1.500.000 6 Minyak VCO 5 L Rp 70.000 Rp 210.000 8 Lanolin 500 gram Rp 390.000 Rp 185.000 9 Minyak Jarak 5 L Rp 40.000 Rp 200.000 8 Minyak Essensial (Bibit Minyak) 500 mL Rp 1.500/mL Rp 750.000 9 Lidah Buaya 100 mL Rp 50.000 Rp 50.000 10 Pamflet 50 Rp 3.000 Rp 150.000 11 X Banner 50 x 100 cm 3 buah Rp 30.000 Rp 90.000 SUB TOTAL Rp 5.547.000

- Perjalanan dan Operasional

No Jenis Pengeluaran Harga (Rp)

1 Transportasi Rp 800.000

Perjalanan ke Pasar Rp 200.000 Perjalanan Mencari Link Rp 200.000

(11)

Distro

Ongkos Kirim Alat Rp 200.000 Ongkos Kirim Kaleng

Souvenir Rp 200.000

2 Penyewaan Ruang dan biaya MoU Rp 500.000

3 Publikasi Rp300.000

SUB TOTAL Rp 1.800.000

- Lain – Lain

No Jenis Pengeluaran Harga (Rp)

1 Dokumentasi (CD, Foto, Video,

Poster) Rp 500.000

2 Pelaporan Rp500.000

3 Alat Tulis Kerja dan kesekretariatan

(tinta, catridge, kertas) Rp 500.000

4 Internet Rp500.000

5 Dana lain-lain (obat, pakaian

keselamatan) Rp 313.000

SUB TOTAL Rp 2.313.000

TOTAL KESELURUHAN 10.395.000

Tabel 3. Realisasi Penggunaan Biaya

Bulan/Tanggal Rincian Debet Kredit Saldo

M A R 1 Dana Talangan 4500000 4500000 2 Alat Tulis 26000 4474000 3 Belanja Bahan 2400 117500 4471600 4354100 5 Servis Motor 146000 4208100 6 Cetak Leaflet Beeswax 300000 320000 3908000 3588100 9 Bensin Servis Laptop 20000 635000 3568100 2933100 10 Minyak 81300 2851800 11 Konsumsi 4800 2847000 17 Beeswax Pulsa Listrik  310000 50000 2537000 2487000

(12)

E T Kaleng 600000 1887000 18 Folio Bensin 40500 20000 1846500 1826000 19 Fragrance 600000 1226500 20 Sisir Kompor Stiker 20000 150000 24000 1206500 1056500 1032500 21 Fragrance 1 Fragrance 2 Panci 17500 32500 22000 1015000 982500 960500 22 Double Tape Bensin 2500 20000 958000 938000 23 Bensin Minyak Kemiri JNE Bolpoint 20000 294300 39000 20000 918000 623700 584700 582700 24 Bensin Kaleng Silver 20000 300000 562700 262700 26 Fogo Stiker 5000 49500 256700 207200 27 LPG 20000 187200 30 Folio 3500 183700 Sisa 183700

Bulan/Tanggal Rincian Debet Kredit Saldo

A 1 Saldo Maret Figura Bensin 187300 38000 20000 183700 149300 129300 3 Penjualan @ 4 Penjualan @ 1 Bensin Dispenser 260000 65000 22775 100000 389300 454300 431525 331525

(13)

P R I L 4 Obat Luka 21200 310325 6 Bensin Pot Lulur 20000 77000 290325 213325 7 Perlengkapan lab 12500 200825 8 Bensin Pembalut Luka 20000 7000 180825 173825 9 Peralatan Tulis Kuarto 20000 7500 153825 146325 10 Bensin 21815 124510 12 Bensin Lem 15000 5500 109510 104010 13 Penjualan @ 4 260000 364010 16 Pot Lulur 174000 190010 17 Bensin 20000 170010 20 Bensin 20000 150010 23 Bensin 20000 130010 26 Konsumsi 12300 117710 29 Bensin 20000 97710 30 Bensin 50000 47710 Sisa 47710

Bulan/Tanggal Rincian Debet Kredit Saldo

M E I 1 Saldo April 47010 47010 2 Dikti 70% Peralatan Konsumsi 7276000 54500 43500 7323010 7268500 7225000 5 Penjualan @ 4 260000 7485000 8 Penjualan @ 2 Leaflet 130000 270000 7615000 7345000 9 Bensin 20000 7325000 10 Penjualan @ 4 Penjualan @ 2 260000 130000 7585000 7715000 12 Stiker 37400 7677600 13 Konsumsi 52250 7625350 14 Bensin 20000 7605350 15 Fragrance Minyak Jeruk  300000 45000 7305350 7260350

(14)

Bneisn Alat Tulis 20000 3900 7240350 7236450 18 Uji Balabkes 120000 7116450 22 Bensin 20000 7096450 25 Penjualan @ 1 Bensin 65000 20000 7161450 7141450 29 Bensin 60000 7081450 31 Konsumsi 15850 7065600 Sisa 7065600

Bulan/Tanggal Rincian Debet Kredit Saldo

J U N I `1 Saldo Mei 7065600 7065600 4 Belanja Bensin 200000 20000 6865600 6845600 5 Penjualan @ 3 155000 7000600

8 Bayar Hutang Pulsa Bayar Hutang Internet

Bayar Transport Jasa Ekspedisi Obat-Obatan Kebersihan Bayar Talangan 500000 500000 500000 400000 50000 100000 4500000 6500600 6000600 5500600 5100600 5050600 4950600 450600 Sisa 450600 BAB 4

HASIL DAN PEMBAHASAN

Berdasarkan keterangan berbagai kegiatan yang telah dilakukan dan tercatat rapih di dalam logbook, maka dapat diketahui bahwa Ponari Kaya Daya telah melakukan kegiatan sesuai jadwal kegiatan pada proposal awal. Hanya pada realitanya, kegiatan promosi dan pengujian produk terkendala biaya sehingga menunggu dana talangan turun. Proses produksi dilakukan lebih sering untuk mengejar profit dan permintaan konsumen.

(15)

Dari sini target luaran Ponari Kaya Daya untuk menjadi unit bisnis di bidang kosmetik dan penyuplai kebutuhan pria dalam hal penampilan bisa dikatakan tercapai. Hal ini terbukti dengan banyaknya permintaan dan antusiasme dari semua orang (Pomade Enthusiast ) dan bersedia melakukan kerjasama untuk menggunaan produk Ponari Kaya Daya.

Sedangkan ketercapaian Ponari Kaya Daya dalam menciptakan produk  inovatif dan alternatif, dapat dilihat dari pendapat para konsumen kami. Menurut pendapat para pengguana pomade dan   shopkeeper  distro, Ponari Kaya Daya mampu menjadikan produk pomade lokal yang mampu bersaing dengan produk lainnya.

Walaupun dalam masa promosi ini Ponari Kaya Daya ini masih menggunakan harga promo dengan tujuan menarik sebanyak mungkin minat masyarakat terhadap pomade lokal yang fungsional. Namun nantinya setelah pasar mulai tertarik dengan produk Ponari Kaya Daya, sedikit demi sedikit harga produk akan dinaikkan sesuai dengan kualitas yang ditawarkan.

Rencana yang akan dicapai berikutnya - Sistem Administrasi

Hingga saat ini Ponari Kaya Daya belum menemukan masalah yang berarti dibidang administratif. Hanya saja waktu untuk tatap muka dengan personal kurang padat karena terkendala waktu kuliah.

- Teknis

Permasalahan dibidang teknis yang dialami oleh Ponari Kaya Daya :

a. Manajemen waktu yang kurang baik serta agenda kuliah yang padat menyebabkan sering terjadi kemunduran deadline progres.

b. Kurangnya   quality control pada proses pembuatan produk saat produksi pertama, menyebabkan perlu beberapa kali perbaikan produk  dan desain.

c. Kurangnya bahan baku seperti lilin lebah yang sering kali bermasalah pada peternak/pemyuplai produk   –  produk perlebahan yang tersedia di Semarang.

Penyelesaian yang diambil dari pemasalahan diatas adalah :

a. Perbaikan manajemen waktu dengan mengoptimalkan rencana usaha yang telah dibuat sebelumnya.

b. Untuk acara pameran yang bertabrakan dengan jadwal kuliah atau  jauh dengan lokasi universitas, maka lebih baik menggunakan sistem penitipan barang dagangan di   stand  yang sudah ada kemudian bagi hasil, sehingga tidak perlu melakukan penjagaan full time.

c. Mencari tempat untuk diajak kerjasama dengan kampus sehingga proses quality control menjadi lebih intensif dan mudah. Sehingga, proses produksi dapat berjalan dengan lancar.

d. Melakukan pengembangan produk dengan lebih memanfaatkan bahan baku yang banyak tersedia dan cukup murah di pasaran Indonesia.

(16)

Permasalahan : Terbatasnya waktu pelaksanaan, sering terjadi permasalahan menentukan jadwal untuk progres Ponari Kaya Daya karena perbedaan kesibukan dari tiap anggota.

Penyelesaian : Menjalin komunikasi yang intens dengan setiap anggota Ponari Kaya Daya, adanya pertemuan rutin untuk membahas progres kedepan. Komitmen dan prioritas masing-masing terhadap Ponari Kaya Daya ditingkatkan kembali.

- Keuangan

Tidak ada masalah dalam hal keuangan Ponari Kaya Daya, karena sebelumnya kami pun telah memiliki kas sehingga modal yang belum turun dari DIKTI dapat lebih dulu ditutupi dengan peminjaman modal dari kas. Walaupun dalam masa promosi ini Ponari Kaya Daya masih menggunakan harga promo dengan tujuan menarik sebanyak mungkin minat masyarakat terhadap minuman fungsional ini. Namun nantinya setelah pasar mulai tertarik dengan produk Ponari Kaya Daya, sedikit demi sedikit harga produk  akan dinaikkan sesuai dengan kualitas yang ditawarkan.

BAB 5

KESIMPULAN DAN SARAN A. KESIMPULAN

Dari hasil telaah dapat di ambil kesimpulan bahwa kemiri tidak hanya digunakan sebagai bumbu dapur tetapi minyak kemiri bisa dimanfaatkan menjadi minyak rambut yang sekarang sedang tenar di kalangan remaja dengan harga jual Rp 65.000 per pcs dengan ukuran 100 gram. Strategi pemasaran merupakan kunci utama dalam usaha oleh karena itu untuk memperkenalkan Ponari Kaya Daya memerlukan media promosi berupa pamflet, penyebaran informasi dari mulut ke mulut, penjualan langsung ke pasar dan lingkungan kampus.Sebuah inovasi baru dalam pengolahan minyak kemiri sebagai mninyak rambut yaitu dengan adanya Pomade Minyak Kemiri ini merupakan peluang usaha baru yang dapat dikembangkan mahasiswa sebagai perwujudan jiwa kewirausahaan. Usaha ini mempunyai prospek yang menjanjikan karena jarang ada di pasaran, hanya membutuhkan pengelolaan yang baik dan strategi pemasaran yang tepat guna memperkenalkan pada masyarakat. Usaha ini akan lebih maju jika dari pihak-pihak terkait berpartisipasi untuk mengembangkan dan terus melakuan suatu terobosan-terobosan untuk kearah perbaikan dan kesempurnaan.

B. SARAN

- Desain yang asli (original) dan unik dari tim PONARI KAYA DAYA sebaiknya dipatenkan di Direktorat Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) untuk memproteksi hasil inovasi.

- Sebaiknya desain produk diperkaya dengan menekankan pada budaya Indonesia dan sumber daya alamnya.

- Lingkup pemasaran produk diperluas hingga ke para turis domestik  dan mancanegara.

(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)

Gambar

Tabel 1. Pelaksanaan Program
Tabel 3. Realisasi Penggunaan Biaya

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan data-data yang diperoleh penulis dalam penelitian ini Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian di AKBID Ibrahimy dapat dibuat dengan dirancang menggunakan

Dalam analisis ini peneliti memasukkan hasil perolehan nilai Tes tentang pemahaman mata pelajaran pendidikan agama islam dan hasil nilai angket tentang

Penilaian aspek penyajian digunakan untuk meninjau tampilan modul pembelajaran. Aspek penyajian memuat kebenaran organisasi penyajian, kebernaran organisasi penyajian per

Kepadatan campuran CPHMA yang telah dipadatkan, seperti yang ditentukan dalam SNI 03-6757-2002, tidak boleh kurang dari 97% kepadatan standar kerja ( job standard density )

Graf lobster adalah suatu graf pohon yang mengandung lintasan dengan panjang maksimum dimana setiap simpul lain dari graf tersebut memiliki jarak maksimum t terhadap

Kesalahan pada waktu memasuki pasar, karena pada waktu itu situasi ekonomi tidak mendukung ( terjadi krisis ekonomi ). Perusahaan tidak memiliki kemampuan untuk

Besaran pokok Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan yang terutang dihitung dengan cara mengalikan tarif sebagaimana dimaksud Pasal 56, dengan dasar pengenaan

Jumal Teknologi Informasi diterbitkan dua kali dalam setahun dan terbuka bagi masyarakat ilmiah dalam bidang ICT baik dari dalam maupun dari luar Politeknik Telkom.. DEW