• Tidak ada hasil yang ditemukan

IPTEK BAGI GURU SEKOLAH DASAR DALAM PELA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "IPTEK BAGI GURU SEKOLAH DASAR DALAM PELA"

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)

PROPOSAL

PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

IPTEK BAGI GURU SEKOLAH DASAR

DALAM PELAKSANAAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

DI KECAMATAN SUMBERSARI, JEMBER

Dr. Suparti, M.Pd / NIP. 196106151986032001 Dra. Hj. Iswati, M.Pd / NIP. 195807121983032001 Joko Isdianto, S.Sos, M.Si / NIP. 197512222006041001 Inneke Putri Widyani, SE, M.Si / NIP. 198202232008122001

UNIVERSITAS TERBUKA

2016

(2)

Nama Kegiatan : IPTEK BAGI GURU SEKOLAH DASAR DALAM PELAKSANAAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS

1. Mitra Kegiatan : ( ) Usaha Mikro/Kecil

( ) Kelompok Masyarakat Buta Aksara ( ) Pesantren

( ) Lainnya : Guru Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Sumbersari

2. Ketua Tim Pengusul : Dr. Suparti, M.Pd a. Nama Lengkap

3. Anggota Tim Pengusul : 1. Dra. Iswati, M.Pd 2. Joko Isdianto, S.Sos, M.Si 3. Inneke Putri Widyani, SE, M.Si a.Jumlah anggota

(3)

NIP 196102121986032001

A. Metode Intervensi yang Digunakan ……… 8

B. Prosedur Kerja ……… ………

9

C. Rencana Kegiatan ………

……… 11

D. Partisipasi Mtra Dalam Pelaksanaan Program ……… 11

E. Jenis Luaran ………

……… 12

Bab 3 Kelayakan Pelaksana Abdimas ………

……… 13

Bab 4 Biaya dan Jadwal Kegiatan

(4)

LAMPIRAN

1. Biodata Ketua dan Anggota Tim ……… 17

2. Denah Lokasi Kegiatan Abdimas ………

22

3. Surat Pernyataan Kesediaan Mitra ……… 24

(5)

RINGKASAN

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) merupakan sebagian tugas yang hendaknya dilakukan oleh guru secara professional dan terus menerus termasuk para guru SD di Kabupaten Jember. Berbagai kegiatan PKB dapat dilaksanakan oleh guru termasuk melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mulai merencanakan PTK, melaksanakan, dan menulis laporannya.

Tugas melaksanakan PTK tersebut belum dapat dilaksanakan dengan baik oleh semua guru termasuk guru SD di Kecamatan Sumbersari. Hal itu tampak pada kondisi saat dilaksanakan kegiatan pelatihan PPB PKIG. Dari sejumlah peserta belum semuanya mampu menyelesaikan laporan PTK sebagaimana yang diharakan, yakni dari sejumlah 43 orang yang mampu menyusun laporan PTK sebanyak 34 orang dan pada masa registrasi 2015.1 terdapat 12 orang peserta dari 24 prang belum mampu menyelesaikan laporan PTK-nya (sumber: Bagian Registrasi & Pengujian UPBJJ-UT Jember, 2016).

Berdasarkan kondisi tersebut Tim UPBJJ-UT Jember mengambil simpulan bahwa belum semua guru mampu melaksanakan dan menulis laporan PTK. Kemungkinan lain adalah para guru SD di Kecamatan Sumbersari belum mampu merencanakan PTK sesuai dengan panduan yang ada. Oleh karena itulah, Tim UPBJJ-UT Jember berinisiatif dan memandang perlu untuk melaksanakan Kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) bagi guru SD di Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember.

(6)

BAB I PENDAHULUAN

A. Analisis Situasi

Guru memiliki peranan sentral dalam mengelola pendidikan dan pembelajaran di dalam kelas (Pribadi, 2011). Bahkan dapat dikatakan bahwa keberhasilan pembelajaran sangat bergantung kepada guru yang mengampu dan membimbing para peserta didiknya. Dengan demikian seorang guru diharpakan selalu mengembangkan dirinya sesuai dengan tuntutan seorang guru yang profesional. Hal tersebut tertuang juga dalam Permen PAN dan RB No. 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya bahwa guru harus melaksanakan pengembangan keprofesian berkelanjutan diantaranya melaksanakan kegiatan ilmiah baik kajian ilmiah pustaka maupun kajian empirik sesuai dengan tugasnya di dalam kelas.

Merujuk pada Permen PAN dan RB tersebut seorang guru hendaknya selalu mengembangkan dirinya termasuk mengkaji pembelajarannya dalam konsep penelitian tindakan kelas (PTK). Hal itu sesuai dengan konsep PTK yakni untuk memperbaiki dan atau meningkatkan pembelajaran baik pada tataran proses ataupun hasil belajar. Hal itu juga mengingat bahwa mulai golongan IIIb bagi guru yantg ingin naik pangkat harus memiliki angka kredit Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) sebagai bukti bahwa guru merupakan jabatan professional. Guru professional pada prinsipnya telah melakukan PKB diantaranya melaksanakan PTK. Kewajiban tersebut termasuk juga bagi para guru Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember.

(7)

dan terakhir menyusun laporannya. Kondisi tersebut juga ditemui pada saat para guru SD Kecamatan Sumbersari mengikuti program yang diselenggarakan oleh Universitas Terbuka (UT) baik pada Program S-1 PGSD maupun Program Pendidikan Berkelanjutan (PPB) Penulisan Karya Ilmiah Bagi Guru (PKIG). Program Pembimbingan dalam bentuk tutorial tatap muka yang

Kantor UPTD Kecamatan Sumbersari dan SDN Sumbersari 3

dirancang dalam 8 minggu tampaknya belum mampu memahamkan para guru terhadap konsep PTK sehingga dapat melaksanakan dan menyusun laporannya dengan baik dan benar. Kondisi riil ini terjadi pada masa registrasi 2013.2 bahwa dari 43 orang peserta PPB PKIG yang mampu menyelesaikan laporan PTK sejumlah 34 orang peserta dan pada registrasi 2015.1 terdapat 24 orang peserta yang mampu menyelesaikan laporan PTK sebanyak 12 orang (sumber: Bagian Registrasi & Pengujian UPBJJ-UT Jember, 2016). Hal itu mengindikasikan bahwa masih banyak guru SD belum memiliki pemahaman yang baik tentang PTK sehingga mengalami kendala dalam penulisan laporan PTK.

(8)

Sumbersari, Jember hingga mendapatkan solusi terbaru atas permasalahan-permasalahan PBM yang dihadapinya. Misalnya: solusi permasalahan rendahnya minat baca siswa terhadap materi pembelajaran, solusi masalah rendahnya minat siswa terhadap mata pelajaran eksak, solusi masalah rendahnya daya tangkap siswa terhadap materi-materi yang bersifat menghafal, dan sebagainya. Oleh karena itulah dilakukan pelatihan IPTEK BAGI GURU SEKOLAH DASAR DALAM

PELAKSANAAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS DI KECAMATAN

SUMBERSARI, KABUPATEN JEMBER.

B. Permasalahan Mitra

Permasalahan utama dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan para guru SD di Kecamatan Sumbersari adalah dalam menulis karya ilmiah termasuk karya ilmiah hasil penelitian yang disarankan bagi para guru yakni laporan PTK. Karakteristik para guru SD di wilayah Kecamatan Sumbersari sebagai pelaksana Penelitian Tindakan Kelas di Kabupaten Jember adalah belum mampu mengidentifikasi dan memilih permasalahan yang layak dibuat PTK. Selain itu mereka belum mampu menganalisis secara lebih cermat item-item utama dari instrumen pengamatan dan penelitian di dalam situasi kelas yang sedang berlangsung. Dampak dari hal tersebut adalah belum terampilnya menerapkan secara nyata tindakan kelas yang seharusnya diberikan oleh guru kepada siswanya sehingga penelusuran terhadap proses dengan pedoman pengamatan belum terlaksana secara profesional. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas belum secara maksimal menggambarkan ciri-ciri dari kegiatan PTK itu sendiri.

(9)

seharusnya terpapar dan terlaksana sesuai konsep PTK juga belum teraplikasi dengan baik.

Masalah utama yang perlu menjadi kajian dalam kegiatan Abdimas ini adalah bagaimana merencanakan PTK sesuai dengan permasalahan yang dihadapi di dalam kelas, bagaimana melaksanakan PTK sesuai dengan rencana yang disusun, bagaimana mengobservasi dengan menggunakan lembar observasi yang sesuai, bagaimana menganalisis data sehingga diperoleh simpulan sementara sebagaimana solusi yang dipilih, serta bagaimana menyusun laporan PTK sesuai dengan panduan dan ejaan yang baik dan benar.

Prioritas dalam hal penyelesaian masalah PTK dalam PBM adalah pada alur penelitian Tindakan Kelas, meliputi metode yang digunakan, cara pengamatan atau instrument yang digunakan guna memperoleh realisasi tindakan kelas.

C. Prioritas

Berdasarkan analisis situasi dan permasalahan yang dihadapi mitra, kegiatan abdimas ini diprioritaskan pada peningkatan kompetensi pelaksanaan penelitian tindakan kelas mulai dari perencanaan sampai

terwujudnya proposal PTK, pelaksanaan PTK termasuk cara

mengobservasi, menganalisis hasil observasi, sampai penyusunan laporan PTK sesuai dengan panduan dan ejaan yang baik dan benar. Penelitian tindakan kelas yang akan dilakukan oleh para guru akan lebih difokuskan dalam beberapa tahapan kegiatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan beberapa hasil akhir yang diharapkan, antara lain: (1) terlihat sebagai upaya peningkatan mutu professional para guru, (2) upaya untuk meningkatkan mutu siswa, jadi subjeknya harus siswa, (3) dilakukan sendiri, bukan meminta bantuan orang/pihak lain.

(10)
(11)

BAB II

1. Pelatihan merencanakan PTK dan penyusunan proposal 2. Kerja individu dan kerja kelompok

3. Penerapan rencana PTK dalam praktik pembelajaran di kelas sesuai rancangan

4. Refleksi dan diskusi

5. Pelatihan penyusunan/penulisan laporan PTK.

Kegiatan pelatihan pengembangan Penelitian Tindakan Kelas (perencanaan dan penyusunan PTK) dilaksanakan di Ruang Pertemuan UPTD Kecamatan Sumbersari termasuk pelatihan penyusun laporan PTK setelah PTK dilaksanakan di sekolah tempat guru mengajar yakni beberapa SD di Kecamatan Sumbersari. PTK ditekankan pada penerapan jenis PTK Partisipan karena pada jenis PTK partisipan ini diharapkan akan dapat dikembangkan berbagai macam solusi berdasarkan permasalahan-permasalahan yang terjadi secara langsung dihadapan observer di dalam kelas ketika proses PBM sedang berlangsung.

PTK yang dilaksanakan oleh para guru kelas ini pada dasarnya diutamakan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sesuai dengan karakteristik deskriptif kualitatif yakni berusaha menggambarkan hasil-hasil temuan penelitian dari hasil pengamatan secara langsung di kelas selama PBM berlangsung kemudian diperkuat dengan menggunakan berbagai data temuan dan grafik hasil pengukuran dan observasi di lapangan.

(12)

kegiatan PTK, memberikan umpan balik atas pengamatan yang dilakukan oleh para guru terhadap para siswa di dalam kelas, menganalisa umpan balik secara berkelanjutan dalam beberapa hari atas perubahan-perubahan yang terjadi di dalam kelas, mengevaluasi secara langsung atas reaksi para siswa terhadap tindakan kelas yang dikenakan oleh para guru kelas, memberikan umpan balik atas beberapa reaksi yang muncul dalam tindakan kelas dan memberikan resume akhir atas segala pelaksanaan dan feed back PTK yang dilaksanakannya. Beberapa pertanyaan yang dapat diajukan guna menuntun pelaksanaan tahapan PTK adalah sebagai berikut ini: (1) Apa yang memprihatinkan dalam proses pembelajaran?; (2) Mengapa hal itu terjadi dan apa sebabnya?; (3) Apa yang dapat dilakukan dan bagaimana caranya mengatasi keprihatinan tersebut?; (4) Bukti-bukti apa saja yang dapat dikumpulkan untuk membantu mencari fakta apa yang terjadi?; (5) Bagaimana cara mengumpulkan bukti-bukti tersebut?

(13)

menyiapkan bahan pelatihan; (5) mengkoordinasikan rencana kegiatan kepada mitra; (6) melaksanakan kegiatan pelatihan di Aula UPTD; (7) melaksanakan pendampingan dan pembimbingan penyusunan proposal PTK dan pelaksanaan PTK di kelas, (8) refleksi dan diskusi hasil penelitian, (9) pelatihan penulisan laporan PTK.

Pada kegiatan pelaksanaan PTK peserta diajak untuk merancang pokok-pokok kegiatan penelitian Siklus I sebagai berikut: (1) Identifikasi masalah dan penetapan, (2) Merencanakan pembelajaran yang akan diterapkan dalam PBM, (3) Menentukan KD dan Materi alternatif pemecahan masalah Pokok, (3) Mengembangkan RPP, (4) Menyusun LKM, (5) Menyiapkan sumber belajar, (6) Mengembangkan format evaluasi, (7) Mengembangkan format observasi pembelajaran Tindakan, (8) Menerapkan tindakan mengacu pada RPP dan LKM Pengamatan, (9) Melakukan observasi dengan memakai format observasi, (10) Menilai hasil tindakan dengan menggunakan format LKM Refleksi, (11) Melakukan evaluasi tindakan yang telah dilakukan yang meliputi evaluasi mutu, jumlah dan waktu dari setiap macam tindakan, (12) Melakukan pertemuan untuk membahas hasil evaluasi tentang RPP, LKM dll. , (13) Memperbaiki pelaksanaan tindakan sesuai hasil evaluasi untuk digunakan pada siklus kedua. Berdasarkan hasil penelitian siklus pertama dilakukan penyempurnaan terhadap langkah pembelajaran sehingga diperoleh langkah pembelajaran yang lebih sempurna untuk diterapkan pada siklus kedua.

(14)

pengamatan 8. Adanya evaluasi tehadap hasil dengan menggunakan instrument yang relevan 9. Keberhasilan tindakan dilakukan dalam bentuk refleksi terhadap siswa yang dikenai tindakan.

Kegiatan Abdimas ini dilakukan dengan metode pelatihan yakni pemberian informasi dan latihan yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 16.00 (sore) sehingga diperlukan makan siang selain makanan ringan.

C. RENCANA KEGIATAN

Rencana kegiatan Abdimas ini sebagai berikut.

1 Analisis Situasi

2 Diskusi dengan guru dan mitra

3 Menyusun Program Kegiatan

4 Sosialisasi dan Koordinasi Program

5 Melaksanakan Kegiatan Pelatihan (Penyusunan

Proposal)

Pendataan / inventarisir masalah-masalah PBM di kelas

6 Pelaksanaan dan Monitoring kegiatan pembelajaran

di kelas.

7 Refleksi kegiatan.

Evaluasi dari hasil analisa kegiatan PTK di kelas dalam proses PBM

8 Melaksanakan kegiatan Pelatihan (Penyusunan

Laporan)

9 Monitoring Kegiatan Abdimas

10 Penulisan Laporan Kegiatan Abdimas

11 Evaluasi berkelompok tentang laporan dan diskusi

hasil kegiatan Abdimas.

12 Pengiriman Laporan hasil kegiatan Abdimas ke

LPPM.

D. PARTISIPASI MTRA DALAM PELAKSANAAN PROGRAM

(15)

Sedangkan mitra utama sebagai subjek Abdimas ini adalah para guru SD di Kecamatan Sumbersari yang berperan sebagai peserta kegiatan yang akan mengikuti pelatihan dalam rangka pemahaman konsep PTK. Pemahaman konsep ini penting sebab akan mengarahkan para guru dalam melaksanakan PTK di dalam kelas. Tak kalah pentingnya adalah perencanaan PTK yang dapat dituangkan dalam bentuk proposal PTK, penyusunan lembar observasi, panduan analisis data sebagai pedoman refleksi dan penyimpulan pelaksanaan pembelajaran. Ketepatan solusi yang dipilih sebagai upaya memecahkan permasalahan di dalam kelas sangat menetukan keberhasilan PTK ini.

E. JENIS LUARAN

Setelah mengikuti kegiatan Abdimas ini diharapkan peserta

mampu melaksanakan dan melaporkan PTK sehingga target luaran, yang diharapkan terwujud sebagai berikut.

1. Proposal PTK sesuai panduan dengan menggunakan program

Microsoft Word 2007/2010.

2. Pelaksanaan PTK dalam kelas pembelajarannya dengan

menerapkan tindakan/solusi yang dipilih berdasarkan masukan pendamping.

3. Laporan PTK sesuai dengan panduan dengan kalimat yang baik dan

benar dengan menggunakan program Microsoft Word 2007/2010 dalam bentuk print out dan softfile diserahkan kepada pelaksana abdimas.

4. Bahan pelatihan Pelaksanaan dan Pelaporan PTK sehingga

(16)

BAB III

KELAYAKAN PELAKSANA ABDIMAS

N

o Keahlian UtamaTenaga Ahli Pendidikan Pengalaman Tugas Umum

1 Dr. Suparti, M.Pd

S-2 10 th Pelaksana di lapangan

Memonitoring pelaksanaan dan pengumpulan data

Bersama Ketua dan tim mengembangkan desain

S-2 8 th  Pelaksana di lapangan

 Mengadministrasikan

S-1 10 th  Pendamping kegiatan pelaksanaan PTK

(17)

BAB IV

BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

A. TABEL JUSTIFIKASI

Kegiatan Abdimas ini dilakukan dengan metode pelatihan yakni pemberian informasi dan latihan yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 16.00 (sore) sehingga diperlukan makan siang selain makanan ringan.

B. KELAYAKAN USULAN BIAYA

No Komponen Pengeluaran Biaya yang diusulkan

1 Survey Lokasi/Need Assessment Rp. 1.264.000

(18)

3 Transport selama kegiatan Rp. 3.000.000

C. JADWAL KEGIATAN DALAM BAR CHART

JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

IPTEK BAGI GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN SUMBERSARI

2016

No KEGIATAN Maret April Mei Juni Juli Agustus Sept

embe r

Okto ber

1 Analisis Situasi/Observasi

2 Diskusi dengan guru dan mitra

3 Menyusun Program Kegiatan dan Persiapan pembuatan Handout

4 Sosialisasi dan Koordinasi Program

5 Melaksanakan Kegiatan Pelatihan ( Penyusunan Proposal). Pendataan / inventarisir masalah-masalah PBM di kelas

6 Pelaksanaan dan Monitoring kegiatan pembelajaran di kelas.

7 Refleksi kegiatan.

Evaluasi dari hasil analisa kegiatan PTK di kelas dalam proses PBM

8 Melaksanakan kegiatan Pelatihan (Penyusunan Laporan)

9 Monitoring Kegiatan Abdimas

10 Penulisan Laporan Kegiatan Abdimas

11 Evaluasi berkelompok tentang laporan dan diskusi hasil kegiatan Abdimas.

(19)

DAFTAR PUSTAKA

Elliot, J (1993). Action Research For Educational Change, Philadelphia: Open University

Press

IGAK Wardhani, Wihardit, K. (2012), Penelitian Tindakan Kelas, BMP IIDIK 4008,

Universitas Terbuka, Jakarta

Pribadi, B. (2011). Model Desain Sistem Pembelajaran, Dian Rakyat, Jakarta Sa’adah, R., (2005), Penelitian Tindakan Kelas bagi Guru, Ditjen

Dikdasmen, Jakarta

Suharsimi, A., (2002), Buku Penelitian Tindakan Kelas, Bumi Aksara, Jakarta Sumendar, T., (2008), Penelitian Tindakan Kelas, Lembaga Penjamin Mutu

(20)

Lampiran 1: Biodata Ketua dan Anggota Tim Pengusul

A. Biodata Ketua

Nama : Dr. Suparti, M.Pd NIP : 196106151986032001 Tempat, Tanggal Lahir : Jombang, 06 Januari 1961 Pangkat/Gol. : Pembina /IVa

Jabatan : Kepala UPBJJ-UT Jember Fakultas : Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi : Pendidikan Bahasa Indonesia

Mata Kuliah Ampuan : Bahasa Indonesia, Pragmatik, Keterampilan Menulis, Penulisan Karya Ilmiah

Pengalaman: :

A.Bidang Diklat 1. Penulisan Karya Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas

2. Pendidikan dan Pelatihan Tutor Inti 3. Pelatihan Pustakawan

4. Pelatihan Penulisan Artikel Jurnal

5. Pelatihan Tim Inti Pelatih Tutor Universitas Terbuka

B.Profesional 1. Pelatihan Penulisan Butir Soal 2. Pelatihan Bahasa Inggris 3. Pelatihan Tutorial Online

C.Lainnya 1. Pembinaan Penulisan Karya Ilmiah bagi Guru Berprestasi Jawa Timur 2. Pelatihan Penguatan Tim Kerja Sama

B. Biodata Anggota Tim Pengusul

Nama : Joko Isdianto, S.Sos, M.Si

NIP : 197512222006041001

Tempat, Tanggal Lahir : Surabaya, 22 Desember 1975 Pangkat/Gol. : Penata Tk I / IIIb

Jabatan : Dosen

(21)

Pengalaman: :

A.Bidang Diklat : 1... B.Profesional 1...

2...

C.Lainnya 1. Pelatihan Penguatan Tim Kerja Sama

Biodata Anggota Tim Pengusul

Nama : Inneke Putri Widyani, SE, M.Si

NIP : 198202232008122001

Tempat, Tanggal Lahir : Jember, 23 Februari 1982 Pangkat/Gol. : Penata Muda / IIIa

Jabatan : Tenaga Pengajar

Fakultas : .Fakultas Ekonomi

Program Studi : Akuntansi

Mata Kuliah Ampuan : Akuntansi Keuangan Lanjutan I

: Akuntansi Keuangan Lanjutan II

: Teori Portofolio dan Analisis Investasi

Pengalaman: :

A.Bidang Diklat : 1 Pelatihan Tim Inti Pelatih Tutor Universitas Terbuka 2...

B.Profesional 1. Pelatihan Tutorial Online

2.

C.Lainnya 1.

Biodata Anggota Tim Pengusul

Nama : Dra. Iswati, M.Pd

NIP : 195807121983032001

Tempat, Tanggal Lahir : Banyuwangi, 12 Juli 1958 Pangkat/Gol. : Penata / IIIc

Jabatan : Dosen

Fakultas : .Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi : Pendidikan Guru SD / PGSD Mata Kuliah Ampuan : Bimbingan dan Konseling AUD

: Profesionalisme Guru PAUD

Pengalaman: :

A.Bidang Diklat 1. Pelatihan Tim Inti Pelatih Tutor Universitas 2...

B.Profesional 3... 4...

(22)
(23)

Lampiran 2: Foto lokasi mitra, keadaan mitra

(24)
(25)

Lampiran 3: Peta Lokasi Wilayah Masyarakat Mitra

Denah detail lokasi kegiatan program abdimas:

1. Denah lokasi dari kantor UT ke lokasi mitra

Utara

Barat Timur

Selatan

Kantor UPBJJ-UT JEMBER

Jalan Kaliurang

Ke Surabaya Jalan Mastrip Jalan Tidar

Jl. RIAU Jalan Sumatera Jalan Jawa

Jalan Karimata

Jalan D I. Panjaitan

Arah Ke Banyuwangi

Jalan Let Jend Suprapto Jarak total: 5,38 km Jalan Singosari Jalan Let Jend Sutoyo

2. Jarak lokasi mitra dengan kantor UT : 5-10 Km (dalam Kota Jember)

(26)
(27)

Referensi

Dokumen terkait

pembelajaran dipengaruhi oleh intensitas pendidik mengikuti pelatihan, sharing dengan pendidik dalam MGMP, dan atau studi lanjut. Namun demikian, pendidik di Pondok Pesantren

Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh proporsi yang tepat antara bubuk jamur merang terfermentasi dengan tapioka teroksidasi, sehingga dihasilkan bubuk jamur

Pada desain pembelajaran, peserta belajar adalah hal terpenting. Apapun bentuk produk, model desain pembelajaran maka semua upaya diwujudkan demi kelancaran proses

MAJLIS DZIKIR BANDUNG AGAMIS KOTA

The article also featured a macro that will create a concordance, or list of all words used, from a Word document. In the next

Hasil analisis korelasi antara kondisi fisik dengan sosial ekonomi penghuni mengemukakan bahwa total pendapatan keluarga dan pendidikan terakhir yang ditempuh kepala

Dari hasil pengamatan, dapat dilihat salah satu aktivitas yang membuat perawat terbebani dalam hal kebutuhan fisik (PD) yaitu perawat harus bertanggung jawab dalam

Hasil: DidapatkanT6 pasien rinosinusitis tronis yang dilakukan pemeriksaan tomografi komputer sinus paranasal untuk persiapan- opirasi bedah sinus endoskopi , terdiri