• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERATURAN DAERAH KOTA TERNATE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERATURAN DAERAH KOTA TERNATE"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

PERATURAN DAER

A

H KOTA TE

RNATE

NOMOR 04 TAHUN 2002

TENTA

NG

PEDOMAN PEM

BERIAN IZI

N USAHA JASA KONSTRUKSI (IUJK)

DA

LAM D

A

E

RAH KOTA TERNATE

DENGAN R

AH

MAT T

UH

AN YANG MAHA ESA

W

ALIKO

T

A

T

ERNATE

Menimbang a. bahwa sebagai tindak lanjut Keputusan Menteri Pemukiman dan Prasarana Wilayah Republik Indonesia Nomor : 369/Kpts/M/2001 tentang Pedoman Pemberian Izin Usaha Jasa Konstruksi Nasional, dipandang perlu menetapkan Pedoman Pemberian Izin Usaha Jasa Konstruksi Dalam Daerah Kota Ternate.

b. Bahwa berdasarkan maksud sebagaimana tersebut pada huruf a diatas, perlu ditetapkan dengan Peraturan Daerah.

Mengingat 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi [Lembarast<J.i!-gara'Iahun.1999'1{gmor54)i

2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kota Madya Daerah Tingkat II Ternate (Lem6aran <J.i!-gara'Iahu« 1999 9I{p.45,'Iambahan. Lembaran <J.i!-gara9I{p.3824) i

3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah [Lembarast !}.(Jgara 'Iahun. 1999 9I{pmor 60 Tambahar: Lem6aran <J.i!-gara9I{pmor3839) i

4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (Lem6aran 9{!.gara 'Iahun.19999{omor 7·2,'Iambahan.Lembaran. 9{!.gara 9{omor 3848)i

5. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian (Lembaran.<J.i!-gara'Iahun.19999{omor 169)i

(2)

6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2000 tentang Usaha dan Peran Masyarakat Jasa Konstruksi ;

7. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi ;

8. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 105 Tahun 2000 tentang Pengelolaan dan Pertanggung Jawaban Keuangan Daerah {Lembaran 'Jo&gara 'Iahun.2000 <J..[orrwr202) i

9. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1999 tentang Teknik Penyusunan Peraturan Perundang-undangan, Bentuk Undang-Undang dan Rancangan Peraturan Pemerintah, Rancangan Keputusan Presiden [Lembaran 'Jo&gara'Tahun1999'l{snnor 70)i

10. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2000 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang I Jasa Instansi Pemerintah [Lembaratt 'Jo&gara'Iahun.2000 9\f9mor 15)i

11. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 020-595 Tahun 1980 tentang Manual Administrasi Barang Daerah ;

12. Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah Republik Indonesia Nomor : 369/Kpts/M/2001 tentang Pedoman Pemberian Izin Usaha Jasa Konstruksi Nasional;

13. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 1998 tentang Tata Cara Pengadaan Barang dan Jasa Dalam Lingkungan Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah ;

14. Keputusan Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah Nomor 21 Tahun 2001 tentang Teknik Penyusunan dan Materi Muatan Produk-Produk Hukum Daerah;

15.Keputusan Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah Nomor 22 Tahun 2001 tentang Bentuk Produk-Produk Hukum Daerah ;

16.Keputusan Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah Nomor 23 Tahun 2001 tentang Prosedur Penyusunan Produk Hukum Daerah ;

17. Keputusan Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah Nomor 24 Tahun 2001 tentang Lembaran Daerah dan Berita Daerah;

18.Peraturan Daerah Nomor 30 Tahun 2000 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Dinas-Dinas Daerah Kota Ternate [Lembaran 'Jo&garaTahun.2001 9\f9mor 33)i

19. Peraturan Daerah Kota Ternate Nomor 01 Tahun 2002 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Ternate (Lem6aran 'Daerah. 'l(pta 'Iernate 'Iahun.2002 9If9mor 01)i

(3)

a

tentang

a

tentang

a

tentang

ran :Jo.f!gara

tentang Undang-putusan tentang erintah tentang pubJik an Izin a Cara Dalam Tahun roduk Tahun ahun ahun isasi 2001 mate Dengan Persetujuan

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KOTA TERNATE MEMUTUSKAN

lenetapkan

PERATURAN DAERAH KOTA TERNATE TENTANG PEDOMAN

PEMBERIAN IZIN USAHA JASA KONSTRUKSI (IUJK) DALAM DAERAH KOTA TERNATE.

BABI

KETENTUAN UMUM

Bagian Pertama Pengertian

Pasal1

DalamPeraturanDaerah ini, yang dimaksud dengan :

a. Daerahadalah Kota Ternate

b. PemerintahDaerah adalah Kepala Daerah beserta perangkat daerah otonom yang lain sebagai badaneksekutif daerah.

c.

KepalaDaerah adalah Walikota Ternate

d. Pejabatadalahpegawai yang diberi tugas tertentu sesuai dengan peraturan perundang-undangan yangberlaku.

e.

Dinasadalah Dinas Pekerjaan Umum dan Prasarana Pemukiman Kota Ternate

f. BadanUsaha adalah perusahan yang melakukan pekerjaan konstruksi secara keseluruhan atau sebagian rangkaian kegiatan perencanaan dan atau pelaksanaan beserta pengawasan yang mencakuppekerjaan arsitektur, sipil, mekanikal, electrical dan tata lingkungan masing-masing beserta kelengkapannya untuk mewujudkan suatu bangunan atau bentuk fisik lain. g. Domisiliadalah tempat pendirian dan kedudukan badan usaha

h. IzinUsaha Jasa Konstruksi yang selanjutnya disingkat IUJK adalah izin untuk melakukan usaha

dibidang jasa konstruksi yang diterbitkan oleh Pemerintah Kota Ternate yang dilaksanakan oleh unitkerja dan atau Pejabat yang ditunjuk.

Lembaga adalah lembaga sebagaimana dimaksud oleh Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1999

-tentangJasa Konstruksi.

Bagian Kedua Maksud dan Tujuan

Pasal2

(1.)Maksud Pedoman ini adalah untuk memberikan acuan bagi Pemerintah Kota Ternate dalam pemberian IUJK.

(2.)Tujuannya adalah untuk melindungi kepentingan masyarakat dan pembinaan dibidang Jasa Konstruksi.

(4)

BAB II

WEWENANG PEMBERIAN IUJK

DAN BESARNYA BIAYA PENERBITAN IZIN

Pasal3

(1.) Pemberian IUJK diterbitkan oleh Pemerintah Kota Ternate dimana tempat Badan Usaha

tersebut berdomisili.

(2.) Kepala Daerah dapat menunjuk unit kerja / pejabat untuk menerbitkan IUJK dalam rangka

pelaksanaan pemberian izin usaha jasa konstruksi.

(3.) Unit kerja sebagaimana dimaksud ayat (2) pasal ini adalah Dinas Pekerjaan Umum dan

Prasarana Pemukiman Kota Ternate.

Pasal4

(1.) Pemberian IUJK kepada Badan Usaha Jasa Konstruksi dikenakan biaya penerbitan izin.

(2.) Biaya penerbitan izin sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) pasal ini, adalah ditetapkan

sebagai berikut :

a. Klasifikasi K sebesar Rp. 150.000,00,

-b. Klasifikasi M sebesar Rp. 350.000,00,

-c. Klasifikasi B sebesar Rp. 500.000,00,

-BAB III

SYARAT -SYARAT PEMBERIAN IUJK

Pasal5

(1.) Badan usaha yang ingin memperoleh IUJK harus mengajukan permohonan kepada Kepala

Daerah dengan mengisi formulir yang telah disediakan.

(2.) Setiap badan usaha yang mengajukan permohonan harus melengkapi permohonan dengan

lampiran dokumen sebagai berikut :

a. Surat Permohonan Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK)

b. Rekaman Sertifikat Badan Usaha (SBU)

c. Rekaman Tanda Bukti Pembayaran Penerbitan Izin.

(3.) Persyaratan administrasi lainnya akan diatur dan ditetapkan kemudian dengan Keputusan

Kepala Daerah.

(4.) Setiap IUJK yang dikeluarkan akan diberikan Nomor Kode Izin sesuai dengan pedoman

pemberian nomor IUJK.

BABIV

JANGKA WAKTU DAN WILAYAH OPERASIIZIN

Pasal6

(1.) Masa berlaku IUJK yang diberikan pada Badan Usaha berlaku selama 3 (tiga) tahun dan dapat

diperpanjang lagi, setelah masa berlakunya berakhir.

(2. (3 D

kE

s~

M

c

p (

(5)

ha ka

:

i

n

la n n t

(2.) Guna pengawasan dan tertib administrasi, maka setiap Badan Usaha Jasa Konstruksi setiap tahun diwajibkan melakukan registrasi IUJK pada Dinas Pekerjaan Umum dan Prasarana

Pemukiman Kota Ternate.

(3.) Wilayah operasi IUJK yang diterbitkan oleh Pemerintah Kota Ternate berlaku untuk seluruh Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

BABV

TANGGUNG JAWAB

Pasal7

DinasPekerjaan Umum dan Prasarana Pemukiman yang berwenang melaksanakan pemberian IUJK kepadaBadan Usaha diwajibkan melaporkan seluruh hasil kegiatan sebagai pertanggung jawaban setiap6 (enam) bulan sekali kepada Kepala Daerah dengan tembusan kepada Gubernur Propinsi

MalukuUtara dan Menteri Pemukiman dan Prasarana Wilayah. BABVI

PENGAWASAN

Pasal8

DinasPekerjaan Umum dan Prasarana Pemukiman Kota Ternate melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pemberian IUJK kepada Badan Usaha Jasa Konstruksi dalam Daerah Kota Ternate.

BAB VII

KETENTUAN SANKSI

Pasal9

(1.) Setiap Badan Usaha Jasa Konstruksi yang telah mempunyai IUJK yang diterbitkan oleh Pemerintah Kota Ternate, harus mentaati seluruh Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

(2.) Bagi Badan Usaha Jasa Konstruksi yang dengan sengaja maupun tidak sengaja melanggar ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku akan dikenakan sanksi.

(3.) Sanksisebagaimana dimaksud pad a ayat (2) pasal ini, adalah sebagai berikut :

a.-Peringatan tertulis

b.Pembekuan izin usaha, dan atau c. Pencabutan izin usaha.

BAB VIII

KETENTUAN PERALIHAN

Pasal10

Dengan diberlakukannya Peraturan Daerah ini, maka ditetapkan masa peralihan bagi SIUJK yang berlakusebelumnya selama 1(satu) tahun.

(6)

Pasal12

Peraturan Daerah ini mulai berlaku pad a tanggal diundangkan.

Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini

dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Kota Ternate.

Ta

~

Pasal11

Hal-hal yang belum diatur dalam Peraturan Daerah ini, sepanjang mengenai teknis pelaksanaannya

akan diatur lebih lanjut dengan Keputusan Kepala Daerah.

BABIX KETENTUANPENUTUP Ditetapkan di :Ternate Padatanggal :27Mei2002 WALIKOTA TERNATE TTD DRS. H. SYAMSIR ANDILI

Diundangkan di : Ternate

Pad a tanggal :27 Mei 2002

SEKRETARIS DAERAH KOTA TERNATE

TTD

DRS. FACHRY AM MARl

(Lem6artm 'iJaeraii 'l(pta'Iernate 'Taliun2002 9{smwr 04Seri 'E)

Kepala Bagian Hukum

Setda Ternate

-M. ARIF ABD. GANI, SH PENATA NIP. 630 008 535 I. II.

(7)

annya

ah ini

TAMBAHAN LEMBARAN

DAERAH KOTA TERNATE

SERlE

Tangga

l27 Mei 20

0

2

Tahun 2002

PE

NJELASAN

ATAS

P

E

RATUR

AN DAERAH KOTA TERNATE

NOMOR 04 TAHUN 2002

TENT

AN G

PEDOMAN P

EMBERIAN IZIN USAHA JASA KONSTRUKSI (IUJK)

DALAM DAERAH KOTA TERNATE

J. PENJELASAN UMUM

Dalam rangka mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2002 tentang

PemerintahanDaerah dalam mendukung penyelenggaraan otonomi daerah yang nyata, luas

danbertanggungjawab, maka ditetapkan Peraturan Daerah untuk lebih memberikan kepastian

hukumdankeadilan yang mengatur tentang Pedoman Pemberian Izin Usaha Jasa Konstruksi

(IUJK). Disamping itu dengan semakin meningkatnya pelaksanaan pemerintahan dan

pembangunan dalam kegiatan penyediaan jasa konstruksi oleh Pemerintah Daerah Kota

Ternateuntuk tujuan dan pemanfaatan umum lebih diarahkan agar tidak menghambat bahkan

sebaliknyadapat menunjang usaha peningkatan pertumbuhan perekonomian daerah.

PeraturanDaerah Kota Ternate ini ditetapkan untuk lebih meningkatkan Pengaturan (Iegislasi)

danPengawasan dalam penyelenggaraan bidang Jasa Konstruksi Dalam Daerah Kota Ternate.

II. PENJELASAN PASAL OEMI PASAL

(8)

Pasal'4 ayat (2) Klasifikasi K adalah KeciJ,Klasifikasi M adalah Menengah

dan Klasifikasi B adalah Besar.

Pasal 5 ayat (3) Persyaratan administrasi /ainnya akan diatur dan

ditetapkan kemudian dengan Keputusan Kepala Daerah, dimaksudkan agar Peraturan Daerah ini lebih f1eksibel dan

dapat mengikuti perkembangan bidang Jasa Konstruksi

kedepan.

Pasal 6 sampai dengan 12 Cukup Jelas

Referensi

Dokumen terkait

Munjidah Wahab adalah seorang putri dari salah satu Kyai besar di Jombang, yaitu KH.Wahab Hasbullah, seorang perempuan yang lahir pada tanggal 22 Mei 1948, yang dalam

Berdasarkan hasil Jembatan Dana P.APBD Kab Biaya sebagaimana tersebut 2017, Pejabat Pengadaan Ba Asahan T.A 2017,

[r]

Dengan adanya kombinasi perlakuan dapat memberikan hasil kadar karbon terikat yang jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan nilai kadar karbon terikat pada bungkil biji jarak

Slripsi yang berjudul &#34; Hubungan Kesepian dan Agresi Pada Anak Jalanan Usia Remaja', telah diujikan dalam sidang skripsi Fahltas Psikologi Universitas Mercu

Adapun komunitas adalah kumpulan dari berbagai populasi yang saling berinteraksi dan hidup menetap pada daerah

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY (PENEMUAN TERBIMBING) PADA PEMBELAJARAN HUKUM KIRCHOFF.. Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu

DAFTAR MENU NASI KOTAK 15.0001. Nasi