• Tidak ada hasil yang ditemukan

ASPEK BIOLOGI IKAN KURISI (Nemipterus japonicus) DI PERAIRAN TELUK BANTEN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ASPEK BIOLOGI IKAN KURISI (Nemipterus japonicus) DI PERAIRAN TELUK BANTEN"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Produksi ikan kurisi di Indonesia tahun 2001-2011.
Gambar 3. Sebaran frekuensi panjang total ikan kurisi di Perairan Teluk Banten.
Gambar 4. Hubungan panjang berat ikan kurisi jantan (a) dan betina (b).
Gambar 6. Frekuensi kumulatif dari distribusi frekuensi panjang ikan kurisi di Perairan Teluk Banten.

Referensi

Dokumen terkait

Gambar9Indeks kematangan gonad ikan kurisi bulan April – Agustus Hal yang sama ditemukan pada penelitian Nolaila (2013), bahwa nilai IKG ikan kurisi betina lebih tinggi

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan model pengelolaan pemanfaatan sumberdaya ikan teri di Perairan Teluk Banten pada berbagai kondisi pemanfaatan, aktual,

Fekunditas rata-rata ikan samgeh betina ( P. anea ) dengan rata-rata ukuran panjang yang berbeda (x) pada setiap waktu penelitian di perairan Teluk Jakarta. Wootton

Pengelolaan ikan kurisi yang didaratkan di PPN Karangantu dapat dilakukan dengan pengaturan upaya penangkapan, pengaturan daerah tangkapan, memperbesar ukuran

Hasil pengamatan tingkat kematangan gonad 62 ekor contoh ikan kurisi di Blanakan menunjukkan bahwa 42 ekor adalah ikan betina yang mempunyai tingkat kematangan gonad (TKG) I - VI

Penilaian rasa pada sosis ikan kurisi dan ikan nila mempunyai rata-rata tiap produk sosis mempunyai nilai rata-rata sosis ikan kurisi K0% sebesar 7.87 sedangkan untuk K2,5%

Kajian mengenai keadaan stok sumberdaya ikan kurisi di PPP Labuan mulai dari sebaran kelopok umur ikan, pola pertumbuhan, TKG (Tingkat Kematangan Gonad), laju mortalitas

Berdasarkan hasil penelitian, pendugaan rata-rata ukuran panjang pertama kali tertangkap (Lc) ikan layur yang didaratkan di Binuangeun, Lebak-Banten dari hasil tangkapan pancing