Verifikasi Data Curah Hujan dari Satelit TRMM dengan Pengamatan Curah Hujan BMKG Di Provinsi Kalimantan Selatan
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Setelah diketahui bahwa data curah hujan TRMM dapat memprediksi curah hujan observasi dengan baik, maka dilakukan analisis selanjutnya yaitu melihat hubungan antara curah
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa curah hujan yang terjadi di Indonesia didominasi oleh evening rain (12LT-21LT) Pergerakan curah hujan secara umum dapat
Selain itu juga dilakukan analisis validasi data curah hujan TRMM dengan data stasiun hujan di Sub DAS Lesti yang digunakan adalah Pos Poncokusumo, Tumpuk Renteng,
Selain itu, Nugroho, et al., (2014) melakukan penelitian mengenai verifikasi data estimasi curah hujan dari Satelit TRMM dan pos pengamatan hujan BMKG di
Dalam penelitian ini data curah hujan diambil dari beberapa stasiun hujan BMKG dan TRMM yaitu Stasiun Bogor, Stasiun Tangerang Selatan, Stasiun Kemayoran.Tujuan penelitian ini
Dari gambar tersebut ditunjukkan bahwa distribusi curah hujan rata-rata bulanan pada tahun 2009 memiliki intensitas curah hujan rata-rata bulanan lebih rendah dari intensitas
curah hujan stasiun Sukadana menunjukkan bahwa cukup jumlah faktor dengan akar elisih akar rataan Faktor yang digunakan 97.30% keragaman keempat data satelit TRMM Kriteria
Dari nilai korelasi yang menunjukan adanya hubungan yang baik antara data TRMM dan data BMKG, maka data TRMM dapat dipertimbangkan untuk dipergunakan di wilayah yang tidak terukur oleh