• Tidak ada hasil yang ditemukan

PT Trias Sentosa Tbk dan entitas anaknya/and its subsidiaries

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PT Trias Sentosa Tbk dan entitas anaknya/and its subsidiaries"

Copied!
82
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Halaman/

Page

Daftar Isi Table of Contents

Laporan Auditor Independen Independent Auditors’ Report

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian……….. 1 - 3 …... Consolidated Statement of Financial Position

Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian…… 4 Consolidated Statement of Comprehensive Income

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian………….. 5 .…... Consolidated Statement of Changes in Equity

Laporan Arus Kas Konsolidasian……… 6 - 7 …..……….. Consolidated Statement of Cash Flows

Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian…….. 8 - 80 ….. Notes to the Consolidated Financial Statements

(3)

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian

secara keseluruhan.

The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these consolidated financial statements taken

as a whole.

ASET LANCAR CURRENT ASSETS

Kas dan bank 49.893.786.412

2c,2e,

2g,4,30,32 46.831.446.939 Cash on hand and in banks

Piutang usaha Trade receivables

Pihak ketiga, setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai sebesar Rp1.495.480.343 pada 31 Maret 2014 dan Rp1.596.366.514 pada 31

Desember 2013 491.043.734.530

2c,2e,

5,30,32 460.951.389.488

Third parties, net of allowance for impairment losses of Rp1,495,480,304 at Maret 31, 2014 and Rp1,596,366,514 at December 31, 2013 Pihak berelasi 16.050.089.639 2c,2d,

2e,6,30,32 14.715.485.823 Related party

Piutang lain-lain 218.165.915

2c,2e,

7,30,32 168.266.002 Other receivables

Persediaan, neto 486.625.524.127 2c,2h,8,13 558.872.700.036 Inventories, net

Pajak dibayar dimuka 49.388.197.399 2c,17a 57.566.579.980 Prepaid tax

Tagihan pajak 38.679.170.428 2c,17h 38.679.170.428 Claims for tax refund

Aset lancar lainnya 21.985.471.895 2c,2i,9 16.672.070.318 Other current assets

TOTAL ASET

LANCAR 1.153.884.140.345 1.194.457.109.014

TOTAL CURRENT ASSETS

ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS

Aset tetap, setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp2.203.883.225.575 pada 31 Maret 2014 dan Rp2.312.193.495.081 pada 31 Desember 2013 1.841.842.152.150 2c,2f, 2j,2k,2l, 10,13,18,19 1.991.932.354.350

Fixed assets, net of accumulated depreciation

of Rp2,203,883,225,575 at Maret 31, 2014 and Rp2,312,193,495,081 at December 31, 2013

Taksiran tagihan pajak 34.493.363.650 2c,2o,17h 34.493.363.650

Estimated claims for tax refund

Uang muka 52.691.920.620 2c,11 36.817.078.544 Advance payments

Aset tidak lancar lainnya 3.121.894.472 2c,2e,12,30 3.219.599.634 Other non-current assets

TOTAL ASET TIDAK

LANCAR 1.932.149.330.892 2.066.462.396.178

TOTAL NON-CURRENT ASSETS

(4)

LIABILITAS LIABILITIES LIABILITAS JANGKA

PENDEK CURRENT LIABILITIES

Pinjaman bank jangka

pendek 456.254.807.723

2c,2e,

13,30,32 576.219.657.222 Short-term bank loans

Utang Accounts payable

Usaha 456.723.731.341 2c,2e, 14,30,32 373.067.811.147 Trade Lain-lain 11.289.824.111 2c,2e, 15,30,32 6.195.493.828 Other Beban akrual 33.378.774.039 2c,2e,

16,29a,30,32 24.820.728.146 Accrued expenses

Utang pajak 6.402.395.429 2c,17b 6.254.470.237 Taxes payable

Uang muka pelanggan 0 2c 293.072.524 Advance from customers

Bagian liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun

Current maturities of long- term liabilities

Pinjaman bank jangka

panjang 45.117.553.488

2c,2e,

18,30,32 48.419.714.510 Long-term bank loans

Utang sewa pembiayaan 9.725.938.007

2c,2e,2j,

2k,19,30,32 9.802.737.652

Obligations under finance lease TOTAL LIABILITAS JANGKA PENDEK 1.018.893.024.138 1.045.073.685.266 TOTAL CURRENT LIABILITIES LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES

Liabilitas pajak tangguhan,

neto 188.361.307.612 2c,2o,17g 226.932.400.767 Deferred tax liabilities, net

Liabilitas jangka panjang, setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun

Long-term liabilities, net of current maturities

Pinjaman bank jangka

panjang 206.645.417.068

2c,2e,

18,30,32 242.098.572.306 Long-term bank loans

Utang sewa pembiayaan 0

2c,2e,2j,

2k,19,30 -

Obligations under finance lease

Liabilitas imbalan kerja

jangka panjang 35.262.007.353 2c,2n,20 36.112.695.683

Long-term employee benefits liability

Laba ditangguhkan atas transaksi jual dan

sewa-balik 639.331.390 2c,10 1.025.010.796

Deferred gain on sale and leaseback transaction TOTAL LIABILITAS JANGKA PANJANG 430.908.063.423 506.168.679.552 TOTAL NON-CURRENT LIABILITIES TOTAL LIABILITAS (dipindahkan) 1.449.801.087.561 1.551.242.364.818 TOTAL LIABILITIES (carried forward)

(5)

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian

secara keseluruhan.

The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these consolidated financial statements taken

as a whole.

(pindahan) 1.449.801.087.561 1.551.242.364.818 (brought forward)

EKUITAS EQUITY

Modal saham - nilai nominal Rp100 per saham

Capital stock - Rp100 par value per share

Modal dasar -

3.000.000.000 saham

Authorized - 3,000,000,000 shares

Modal ditempatkan dan disetor penuh -

2.808.000.000 saham 280.800.000.000 2c,21 280.800.000.000

Issued and fully paid - 2,808,000,000 shares

Tambahan modal disetor 79.881.910.211 2c,22 79.881.910.211 Additional paid-in capital

Selisih kurs karena penjabaran laporan

keuangan 317.969.657.999 2c 413.794.129.197

Exchange rate difference due to translation of financial statements

Saldo laba Retained earnings

Cadangan umum 3.000.000.000 21 3.000.000.000

Appropriated for general reserve

Belum ditentukan

penggunaannya 954.580.815.466 932.201.100.966 Unappropriated

TOTAL EKUITAS 1.636.232.383.676 1.709.677.140.374 TOTAL EQUITY

TOTAL LIABILITAS DAN

EKUITAS 3.086.033.471.237 3.260.919.505.192

TOTAL LIABILITIES AND EQUITY

(6)

Three Months) Notes Three Months)

PENJUALAN NETO 653.279.537.836

2c,2d,

2m,6,23 454.578.064.700 NET SALES

BEBAN POKOK PENJUALAN 584.698.171.516

2c,2m,

24,29a,29b 414.434.537.261 COST OF GOODS SOLD

LABA BRUTO 68.581.366.320 40.143.527.439 GROSS PROFIT

Beban penjualan dan distribusi (17.998.315.836) 2c,2m,25 (13.650.200.140)

Selling and distribution expenses

Beban umum dan administrasi (15.828.047.005) 2c,2m,25 (13.954.199.515)

General and administrative expenses

Beban operasi lain (464.250.000) 2c,2m,25 (745.394.017) Other operating expenses

Pendapatan operasi lain 13.102.826.857 2c,2m,25 4.559.839.219 Other operating income

LABA USAHA 47.393.580.336 16.353.572.986 OPERATING PROFIT

Pendapatan keuangan 44.800.593 2c,2m,26 27.581.033 Finance income

Beban keuangan (8.894.656.389)

2c,2m,

13,18,19,27 (4.746.088.649) Finance costs

LABA SEBELUM MANFAAT (BEBAN) PAJAK

PENGHASILAN 38.543.724.540 11.635.065.370

PROFIT BEFORE INCOME TAX BENEFIT (EXPENSE) MANFAAT (BEBAN) PAJAK

PENGHASILAN

INCOME TAX BENEFIT (EXPENSE)

Kini (18.182.386.200) 2c,2o,17c (3.712.894.400) Current

Tangguhan 2.018.376.160 2c,2o,17e (466.083.771) Deferred

TOTAL BEBAN PAJAK

PENGHASILAN (16.164.010.040) (4.178.978.171)

TOTAL INCOME TAX EXPENSE

LABA PERIODE BERJALAN 22.379.714.500 7.456.087.199 PROFIT FOR THE PERIOD

Pendapatan komprehensif lain - selisih kurs karena

penjabaran laporan keuangan (119.780.588.998) 2c 5.132.626.266

Other comprehensive income - exchange rate difference due to translation of financial statements

Pajak tangguhan terkait 23.956.117.800 - Related deferred tax

Pendapatan komprehensif lain,

setelah pajak (95.824.471.198) 5.132.626.266

Other comprehensive income, net of tax TOTAL LABA (RUGI)

KOMPREHENSIF PERIODE

BERJALAN (73.444.756.698) 12.588.713.465

TOTAL COMPREHENSIVE INCOME (LOSS) FOR THE PERIOD LABA PER

SAHAM DASAR 8,0 2q 2,7

BASIC EARNINGS PER SHARE

(7)

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.

The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these consolidated financial statements taken as a whole.

5 dan disetor penuh/ Tambahan modal disetor/ due to translation of umum/

Appropriated Belum ditentukan

Catatan/ Issued and fully Additional paid- financial for general penggunaannya/ Total ekuitas/ Notes paid capital in capital statements reserve Unappropriated Total equity

Saldo per 1 Januari 2013 280.800.000.000 79.881.910.211 61.995.000.570 2.000.000.000 928.315.548.607 1.352.992.459.388 Balance as of January 1, 2013 Total laba komprehensif tahun berjalan - - 351.799.128.627 - 32.965.552.359 384.764.680.986 Total comprehensive income for the year

Dividen tunai 28 - - - - (28.080.000.000) (28.080.000.000) Cash dividends

Pembentukan cadangan umum 21 - - - 1.000.000.000 (1.000.000.000) - Appropriation for general reserve

Saldo per 31 Desember 2013 280.800.000.000 79.881.910.211 413.794.129.197 3.000.000.000 932.201.100.966 1.709.677.140.374 Balance as of December 31, 2013 Total laba komprehensif periode berjalan - - (95.824.471.198) - 22.379.714.500 (73.444.756.698) Total comprehensive income for the period

(8)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES

Penerimaan kas dari pelanggan 612.907.285.579 436.064.219.803 Cash received from customers

Pembayaran kas kepada: Cash paid to:

Pemasok (388.549.438.557) (224.425.125.289) Suppliers

Karyawan (38.281.857.508) (22.975.584.591) Employees

Kas yang diperoleh dari

operasi 186.075.989.514 188.663.509.924

Cash generated from operations

Penerimaan dari penghasilan

bunga 45.943.556 27.581.033 Receipts of interest income

Penerimaan tagihan pajak (17.455.168.955) (67.385.400)

Receipts of claims for tax refund

Pembayaran untuk: Payments for:

Beban keuangan (10.213.617.820) (4.696.648.266) Finance costs

Pajak penghasilan (6.736.599.050) (4.215.043.008) Income taxes

Kas neto diperoleh dari

aktivitas operasi 151.716.547.245 179.712.014.282

Net cash provided by operating activities ARUS KAS DARI AKTIVITAS

INVESTASI

CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES

Pembelian aset tetap (38.063.339.173) (202.760.750.961) Acquisitions of fixed assets

Pembayaran uang muka

pembelian aset tetap (18.807.000.477) (1.840.739.554)

Payments in advance for purchase of fixed assets

Hasil penjualan aset tetap 40.707.986 10 90.000.000

Proceeds from sales of fixed assets Kas neto digunakan untuk

aktivitas investasi (56.829.631.664) (204.511.490.515)

Net cash used in investing activities ARUS KAS DARI AKTIVITAS

PENDANAAN

CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES

Pembayaran dividen (113.827.808) (351.000) Payments of dividends

Pembayaran utang sewa

pembiayaan - (3.857.135.030)

Payments of finance lease obligations

Pembayaran pinjaman bank

jangka pendek - (96.275.512.205)

Payments of short-term loans

Penambahan pinjaman bank

jangka pendek - 124.561.329.317

Additions in short-term bank loans

Penambahan pinjaman bank

jangka pendek (89.549.508.071) -

Additions in short-term bank loans Kas neto (digunakan)

diperoleh dari

aktivitas pendanaan (89.663.335.879) 24.428.331.082

Net cash (used) provided by financing activities PENURUNAN NETO KAS

DAN BANK (dipindahkan) 5.223.579.702 (371.145.151)

NET DECREASE IN CASH ON HAND AND IN BANKS (carried forward)

(9)

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian

secara keseluruhan.

The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these consolidated financial statements taken

as a whole.

Three Months) Notes Three Months)

PENURUNAN NETO KAS

DAN BANK (pindahan) 5.223.579.702 (371.145.151)

NET DECREASE IN CASH ON HAND AND IN BANKS (brought forward)

Pengaruh perubahan kurs terhadap kas dan bank serta selisih kurs karena

penjabaran laporan

keuangan, neto (2.161.240.229) 67.305.414

Net effect of changes in exchange rate on cash on

hand and in banks and exchange rate difference due to translation of financial statements, net KAS DAN BANK

AWAL TAHUN 46.831.446.939 44.289.307.964

CASH ON HAND AND IN BANKS AT BEGINNING OF YEAR KAS DAN BANK

AKHIR TAHUN 49.893.786.412 4 43.985.468.227

CASH ON HAND AND IN BANKS AT END OF YEAR

(10)

PT Trias Sentosa Tbk (“Perusahaan”) didirikan dalam rangka Undang-undang Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6/1968 berdasarkan akta yang dibuat di hadapan Notaris Drs. Gde Ngurah Rai, S.H. No. 37 tanggal 23 November 1979. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. Y.A.5/2/16 tanggal 2 Januari 1980 serta diumumkan dalam Berita Negara No. 55, Tambahan No. 872 tanggal 9 Juli 1982. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta yang dibuat di hadapan Notaris Dyah Ambarwaty Setyoso, S.H. No. 70 tanggal 20 Juni 2008 mengenai penyesuaian dengan UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan terbatas. Perubahan tersebut telah disetujui

oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi

Manusia dengan Surat Keputusan

No. AHU-64738 AH.01.02. Tahun 2008 tanggal 17 September 2008 dan telah diumumkan di Tambahan Berita Negara R.I. No. 41 tanggal 22 Mei 2009.

PT Trias Sentosa Tbk (the “Company”) was established under the Domestic Capital Investment Law No. 6/1968 based on Notarial Deed No. 37 of Drs. Gde Ngurah Rai, S.H., dated November 23, 1979. The deed of establishment was approved by the Ministry of Justice of the Republic of Indonesia in its Decision Letter No. Y.A.5/2/16 dated January 2, 1980 and was published in the State Gazette No. 55, Supplement No. 872 dated July 9, 1982. The Company’s Articles of Association has been amended from time to time, the last by Notarial Deed No. 70 of Dyah Ambarwaty Setyoso, S.H., dated June 20, 2008, concerning certain amendments to comply with the Corporate Law No. 40 Year 2007. The amendment was approved by the Ministry of Justice and Human Rights in its Decision Letter No. AHU 64738 AH.01.02. Year 2008 dated September 17, 2008 and has been published in the State Gazette of R.I. No. 41 dated May 22, 2009.

Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar

Perusahaan, ruang lingkup kegiatan

Perusahaan antara lain bergerak dalam bidang industri dan perdagangan polypropylene dan polyester film. Perusahaan dan pabriknya berlokasi di Jl. Raya Waru 1B, Waru, Sidoarjo dan Desa Keboharan Km. 26, Krian, Sidoarjo, Jawa Timur.

Based on Article 3 of the Company’s Articles of Association, the scope of activities of the Company comprises, among others, the manufacture and trading of polypropylene and polyester films. The Company and its plants are located at Jl. Raya Waru 1B, Waru, Sidoarjo and Desa Keboharan Km. 26, Krian, Sidoarjo, East Java.

Perusahaan memulai operasi komersialnya pada tahun 1986.

The Company started commercial operations in 1986.

b. Entitas anak yang dikonsolidasi b. Consolidated subsidiaries

Entitas anak yang dikonsolidasi dan persentase kepemilikan adalah sebagai berikut:

The consolidated subsidiaries and the percentage of equity held are as follows:

Total aset sebelum eliminasi (dalam jutaan rupiah)/

Total assets before elimination (in millions of Rupiah)

Entitas anak/ Subsidiaries Domisili/ Domicile Jenis usaha/ Nature of business Persentase kepemilikan/ Percentage of ownership Tahun operasi/ Year commencing of operation 31 Maret 2014/ March 31, 2014 2013

Astria Packaging Pte. Ltd. Singapura/

Singapore

Investasi, perdagangan umum, importir, eksportir, distributor, dll/ Investment, trading, importer, eksporter, distributor, etc

(11)

Pada tanggal 1 Maret 2007, Perusahaan mendirikan Astria Packaging Pte. Ltd. di Singapura. Pada tanggal 1 Juli 2007, Astria

Packaging Pte. Ltd. membeli 100%

kepemilikan saham Tianjin Sunshine Plastics Co., Ltd. dari pihak ketiga.

On March 1, 2007, the Company established a subsidiary located in Singapore namely Astria Packaging Pte. Ltd. On July 1, 2007, Astria Packaging Pte. Ltd. bought 100% of ownership Tianjin Sunshine Plastics Co., Ltd. from a third party.

Saat ini, Astria Packaging Pte. Ltd. tidak mempunyai aktivitas selain investasi di Tianjin Sunshine Plastics Co., Ltd.

Currently, Astria Packaging Pte. Ltd. has no activity other than its investment in Tianjin Sunshine Plastics Co., Ltd.

c. Karyawan, dewan komisaris dan direksi c. Employees, board of commissioners and directors

Pada tanggal 31 Desember 2013 dan 2012 susunan dewan komisaris, direksi dan komite audit Perusahaan adalah sebagai berikut:

As of December 31, 2013 and 2012, the composition of the Company’s board of commissioners, directors and audit committee are as follows:

Dewan Komisaris Board of Commissioners

Komisaris Utama Kindarto Kohar President Commissioner

Komisaris Dahryl Irxan Commissioner

Komisaris Independen Johanes Susilo Independent Commissioner

Direksi Directors

Direktur Utama Sugeng Kurniawan President Director

Direktur Jamin Tjandra Director

Direktur Santoso Handojo Director

Direktur Silvester Terisno Director

Komite Audit Audit Committee

Ketua Johanes Susilo Chairman

Anggota Hendro Luhur Member

Anggota Bing Hartono Poernomosidi Member

Pada tanggal 31 Maret 2014 dan 31 Desember 2013, Perusahaan memiliki masing-masing 1.000 dan 993 orang karyawan (tidak diaudit).

As of March 31, 2014 and December 31, 2013, the Company had a total of 1,000 and 993 employees, respectively (unaudited).

Gaji dan kompensasi kesejahteraan jangka pendek lainnya untuk komisaris dan direksi Perusahaan adalah sebesar Rp1.041.000.000 dan Rp4.579.381.845 masing-masing pada periode tiga bulan 2014 dan tahun 2013.

Salaries and other short-term compensation benefits incurred for the Company’s commissioners and directors amounted to Rp1,041,000,000 and Rp4,579,381,845 for the three monhs ended March 31, 2014, and year 2013, respectively.

Gaji dan kompensasi kesejahteraan jangka pendek lainnya untuk manajemen kunci Perusahaan adalah sebesar Rp2.334.037.500 dan Rp9.283.329.462 masing-masing pada periode tiga bulan 2014 dan tahun 2013.

Salaries and other short-term compensation benefits incurred for the Company’s key management amounted to Rp2,334,037,500 and Rp9,283,329,462 for the three monhs ended March 31, 2014, and year 2013, respectively.

(12)

efek yang diterbitkan

Pada tahun 1990, Perusahaan menawarkan 3.000.000 saham biasa kepada masyarakat melalui penawaran umum perdana saham sehingga jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh menjadi 16.000.000 saham. Tanggal efektif penawaran saham perdana Perusahaan tersebut adalah tanggal 22 Mei 1990.

In 1990, the Company offered 3,000,000 common shares to the public through initial public offering, which increased total issued and fully paid capital to 16,000,000 shares. The effective date of the initial public offering was May 22, 1990.

Pada bulan November 1992, Perusahaan

mengeluarkan saham bonus sebanyak

32.000.000 saham yang berasal dari tambahan modal disetor, sehingga modal ditempatkan dan disetor penuh menjadi 48.000.000 saham biasa.

In November 1992, the Company issued bonus shares of 32,000,000 shares from additional paid-in capital, which increased issued and fully paid capital to 48,000,000 common shares.

Pada tanggal 1 November 1993, para pemegang saham menyetujui penambahan

modal ditempatkan dan disetor penuh

sebanyak 48.000.000 saham biasa melalui Penawaran Umum Terbatas I, sehingga jumlah saham beredar menjadi 96.000.000 saham biasa.

On November 1, 1993, the shareholders approved the additional issued and fully paid capital of 48,000,000 common shares, which increased issued and fully paid capital to 96,000,000 common shares, through limited public offering I.

Pada bulan November 1996, Perusahaan merubah nilai nominal per saham dari Rp1.000 menjadi Rp500 (stock split) dan mengeluarkan saham bonus yang berasal dari tambahan modal disetor sebanyak 96.000.000 saham, sehingga modal ditempatkan dan disetor penuh menjadi 288.000.000 saham biasa.

In November 1996, the Company changed its shares’ nominal value from Rp1,000 to Rp500 per share (stock split) and issued bonus shares of 96,000,000 shares from the additional paid-in capital, which increased issued and fully paid capital to 288,000,000 common shares.

Pada bulan Mei 2000, Perusahaan

membagikan dividen saham sebanyak

144.000.000 saham baru yang berasal dari saldo laba dan merubah nilai nominal per saham dari Rp500 menjadi Rp100 (stock split), sehingga modal ditempatkan dan disetor penuh menjadi 2.160.000.000 saham biasa.

In May 2000, the Company distributed stock dividends of 144,000,000 new shares from retained earnings and changed its shares’ nominal value from Rp500 to Rp100 per share (stock split), which increased issued and fully paid capital to 2,160,000,000 common shares.

Pada tanggal 12 November 2003, Perusahaan melakukan Penawaran Umum Terbatas II dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebanyak 648.000.000 saham baru sehingga jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh menjadi 2.808.000.000 saham biasa.

On November 12, 2003, the Company conducted a Limited Offering II with preemptive rights of 648,000,000 new shares, which increased issued and fully paid capital to 2,808,000,000 common shares.

Seluruh saham biasa Perusahaan sebanyak 2.808.000.000 saham telah tercatat pada Bursa

All of the Company’s common shares of 2,808,000,000 shares were listed on the

(13)

Manajemen Perusahaan bertanggung jawab

atas penyusunan laporan keuangan

konsolidasian yang diotorisasi untuk terbit pada tanggal 18 Maret 2014.

The management of the Company is responsible for the preparation of the consolidated financial statements which were authorized for issue on March 18, 2014.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES

a. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian

a. Basis of preparation of the consolidated financial statements

Laporan keuangan konsolidasian telah

disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (“SAK”),

yang mencakup Pernyataan Standar

Akuntansi Keuangan (”PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (”ISAK”) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, serta Peraturan No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten dan Perusahaan Publik yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) (dahulu Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK)).

The consolidated financial statements have been prepared and presented in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards (“SAK”), which consists of the Statements of Financial Accounting Standards (“PSAK”) and Interpretations to Financial Accounting Standards (“ISAK”) issued by the Financial Accounting Standards Board of the Indonesian Institute of Accountants and the Regulations No. VIII.G.7 regarding Financial Statement Presentation and Disclosures for Issuers and Public Companies issued by the Financial Service Authority (OJK) (formerly Capital Market and Financial Institutions Supervisory Agency (BAPEPAM-LK)).

Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun atas dasar akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan

dalam catatan atas laporan keuangan

konsolidasian yang relevan.

The consolidated financial statements, except for the consolidated statement of cash flows, have been prepared on the accrual basis using the historical cost concept, except as disclosed in the relevant notes to the consolidated financial statements.

Laporan arus kas konsolidasian disusun

dengan menggunakan metode langsung,

menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan bank yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

The consolidated statements of cash flows, which have been prepared using the direct method, present receipts and disbursements of cash on hand and in banks classified into operating, investing and financing activities.

Mata uang fungsional Perusahaan adalah

Dolar AS. Entitas anak Perusahaan

menentukan mata uang fungsionalnya masing-masing dan mengukur transaksi serta saldo-saldo laporan keuangannya dalam mata uang fungsional tersebut. Mata uang penyajian yang

digunakan untuk penyusunan laporan

keuangan konsolidasian adalah mata uang Rupiah (Rp).

The functional currency of the Company is the US Dollar. Each of the Company’s subsidiaries determines its own functional currency and measures its transactions and financial statement balances in their respective functional currency. The presentation currency used in the preparation of the consolidated financial statements is the Indonesian Rupiah (Rp).

(14)

Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anak seperti yang disebutkan pada Catatan 1b,

yang dimiliki oleh Perusahaan (secara

langsung atau tidak langsung) dengan

kepemilikan saham lebih dari 50%.

The consolidated financial statements include the accounts of the Company and subsidiaries mentioned in Note 1b, in which the Company maintains (directly or indirectly) equity ownership of more than 50%.

Semua transaksi dan saldo akun yang signifikan antar perusahaan yang dikonsolidasi

(termasuk laba atau rugi yang belum

direalisasi) telah dieliminasi.

All significant intercompany transactions and account balances (including the related significant unrealized gains or losses) have been eliminated.

Entitas anak dikonsolidasi secara penuh sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal Perusahaan memperoleh pengendalian, sampai dengan tanggal entitas induk kehilangan pengendalian. Pengendalian dianggap ada ketika Perusahaan memiliki secara langsung atau tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari setengah hak suara entitas.

Subsidiaries are fully consolidated from the date of acquisitions, being the date on which the Company obtained control, and continue to be consolidated until the date such control ceases. Control is presumed to exist if the Company owns, directly or indirectly through subsidiaries, more than half of the voting power of an entity.

KNP atau Kepentingan Nonpengendali

mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung kepada Perusahaan, yang masing-masing disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian dan dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

NCI or Non-Controlling Interest represents the portion of the profit or loss and net assets of the subsidiaries attributable to equity interests that are not owned directly or indirectly by the Company, which are presented in the consolidated statements of comprehensive income and under the equity section of the consolidated statements of financial position, respectively, separately from the corresponding portion attributable to the equity holders of the parent company.

Rugi entitas anak yang tidak dimiliki secara

penuh diatribusikan pada Kepentingan

Nonpengendali (“KNP”) bahkan jika hal ini mengakibatkan KNP mempunyai saldo defisit.

Losses of a non-wholly owned subsidiary are attributed to the Non-Controlling Interest (“NCI”) even if that results in a deficit balance.

Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas

induk pada entitas anak yang tidak

mengakibatkan hilangnya pengendalian,

dicatat sebagai transaksi ekuitas. Jika

kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka Perusahaan:

A change in the parent’s ownership interest in a subsidiary, without a loss of control, is accounted for as an equity transaction. In case of loss of control over a subsidiary, the Company:

• menghentikan pengakuan aset (termasuk

setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak; •

derecognizes the assets (including goodwill) and liabilities of the subsidiary;

• menghentikan pengakuan jumlah tercatat

setiap KNP; •

derecognizes the carrying amount of any NCI;

(15)

• menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada;

derecognizes the cumulative translation

differences, recorded in equity, if any;

• mengakui nilai wajar pembayaran yang

diterima; •

recognizes the fair value of the consideration received;

• mengakui setiap sisa investasi pada nilai

wajarnya;

recognizes the fair value of any

investment retained;

• mengakui setiap perbedaan yang

dihasilkan sebagai keuntungan atau

kerugian sebagai laba rugi; dan

recognizes any surplus or deficit in profit

or loss; and

• mereklasifikasi bagian induk atas

komponen yang sebelumnya diakui

sebagai pendapatan komprehensif lain ke laba rugi, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba.

reclassifies the parent’s share of

components previously recognized in other comprehensive income to profit or loss or retained earnings, as appropriate.

c. Transaksi dan penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing

c. Foreign currency transactions and translation

Pembukuan Perusahaan diselenggarakan

dalam mata uang Rupiah.

The books of accounts of the Company are maintained in Indonesian Rupiah.

Transaksi-transaksi selama tahun berjalan dalam mata uang selain Rupiah dicatat dengan kurs yang berlaku pada saat terjadinya transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang selain Rupiah disesuaikan untuk mencerminkan kurs

yang berlaku pada tanggal tersebut.

Keuntungan atau kerugian kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan dalam laporan laba rugi tahun yang bersangkutan.

Transactions during the year involving currencies other than Indonesian Rupiah are recorded at the rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. At reporting date, monetary assets and liabilities denominated in currencies other than Indonesian Rupiah are adjusted to reflect the exchange rates prevailing at that date. The resulting gains or losses are credited or charged to current operations.

Pada setiap akhir periode pelaporan,

pembukuan Perusahaan yang diselenggarakan dalam Rupiah, dijabarkan ke dalam Dolar AS

(mata uang fungsionalnya) dengan

menggunakan prosedur sebagai berikut:

At the end of each reporting period, the books of accounts of the Company which are maintained in Indonesian Rupiah, are remeasured to US Dollar (its functional currency) using the following procedures:

(a) pos moneter mata uang asing dijabarkan menggunakan kurs penutup;

(a) foreign currency monetary items are translated using the closing rate;

(b) pos non-moneter yang diukur dalam biaya historis dalam mata uang asing dijabarkan

menggunakan kurs pada tanggal

transaksi; dan

(b) non-monetary items that are measured in terms of historical cost in a foreign currency are translated using the exchange rate at the date of the transaction; and

(c) pos non-moneter yang diukur pada nilai wajar dalam mata uang asing dijabarkan menggunakan kurs pada tanggal ketika nilai wajar ditentukan.

(c) non-monetary items that are measured at fair value in a foreign currency are translated using the exchange rates at the date when the fair value was determined.

(16)

keuangan dalam mata uang asing (lanjutan) translation (continued)

Akun-akun yang telah dijabarkan sebagaimana

disebutkan dalam paragraf sebelumnya

kemudian dijabarkan ke dalam Rupiah yang merupakan mata uang penyajian, dengan menggunakan prosedur sebagai berikut:

The remeasured accounts mentioned in the preceding paragraph are then translated into Indonesian Rupiah, being the presentation currency, using the following procedures:

(a) aset dan liabilitas untuk setiap laporan posisi keuangan yang disajikan (termasuk komparatif) dijabarkan menggunakan kurs penutup pada tanggal laporan posisi keuangan tersebut;

(a) assets and liabilities for each statement of financial position presented (i.e. including comparatives) are translated at the closing rate at the date of such statement of financial position;

(b) penghasilan dan beban untuk setiap laporan laba rugi komprehensif (termasuk komparatif) dijabarkan menggunakan kurs pada tanggal transaksi; dan

(b) income and expenses for each statement of comprehensive income presented (i.e. including comparatives) are translated at exchange rates at the dates of the transactions; and

(c) semua selisih kurs yang dihasilkan diakui dalam pendapatan komprehensif lain pada akun Selisih Kurs karena Penjabaran Laporan Keuangan.

(c) all resulting exchange rate differences are recognized in other comprehensive income under Exchange Rate Difference due to Translation of Financial Statements account.

Pembukuan entitas anak diselenggarakan dalam mata uang Dolar AS (US$) untuk Astria Packaging Pte. Ltd. dan mata uang Renminbi

Cina (RMB) untuk Tianjin Sunshine

Plastics Co., Ltd., yang mana merupakan mata uang fungsional entitas.

The book of accounts of Astria Packaging Pte. Ltd. are maintained in US Dollar (US$) while the books of accounts of Tianjin Sunshine Plastics Co., Ltd., are maintained in Chinese Renminbi (RMB), which are also the functional currency of the entities.

Transaksi dalam mata uang asing (mata uang selain mata uang fungsional) dicatat dalam mata uang fungsional berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan ke dalam mata uang fungsional berdasarkan kurs yang berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian. Laba atau rugi kurs yang terjadi dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun berjalan.

Transactions involving foreign currencies (currencies other than the functional currency) are recorded in functional currency at the rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. At statements of financial position date, monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are adjusted to functional currency using the prevailing rates of exchange as of the date of the consolidated statements of financial position. The resulting gains or losses are credited or charged to operations of the current year.

(17)

keuangan dalam mata uang asing (lanjutan) translation (continued)

Untuk tujuan konsolidasi, akun-akun entitas anak tersebut dijabarkan ke dalam Dolar AS dengan menggunakan mekanisme berikut:

For consolidation purposes, the accounts of those subsidiaries are translated into US Dollar using the following mechanism:

• Aset dan liabilitas dijabarkan dengan

menggunakan kurs pada tanggal

pelaporan;

Assets and liabilities are translated using

exchange rate at reporting date;

• Pendapatan dan beban dijabarkan dengan

menggunakan kurs rata-rata periode berjalan;

Revenues and expenses are translated at

the average rates of exchange for the period;

• Akun ekuitas dijabarkan dengan

menggunakan kurs historis; dan

Equity accounts are translated at

historical rates; and

• Selisih kurs yang terjadi disajikan sebagai

bagian dari ekuitas pada akun “Selisih

Kurs karena Penjabaran Laporan

Keuangan” pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

Any resulting foreign exchange is

presented as “Exchange Rate Difference Due to Translation of Financial Statements” and is shown as part of equity in the consolidated statement of financial position.

Kurs konversi yang digunakan mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal-tanggal pelaporan tersebut, adalah sebagai berikut:

The conversion rates refer to the middle rates of exchange quoted by Bank Indonesia on those reporting dates, are as follows:

2014 2013

GBP, Poundsterling Inggris 18.956 20.097 GBP, British Poundsterling

EUR, Euro Eropa 15.674 16.821 EUR, European Euro

US$, Dolar AS 11.404 12.189 US$, US Dollar

AUD, Dolar Australia 10.594 10.876 AUD, Australian Dollar

SGD, Dolar Singapura 9.050 9.628 SGD, Singapore Dollar

RMB, Renminbi Cina 1.855 1.999 RMB, Chinese Renminbi

HKD, Dolar Hong Kong 1.470 1.572 HKD, Hong Kong Dollar

THB, Baht Thailand 351 371 THB, Thai Baht

JP¥, Yen Jepang 112 116 JP¥, Japanese Yen

KRW, Won Korea 11 12 KRW, Korean Won

d. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi d. Transactions with related parties

Perusahaan dan entitas anak memiliki

transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana yang didefinisikan dalam PSAK No. 7 (Revisi 2010), “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.

The Company and subsidiaries have transactions with related parties as defined under PSAK No. 7 (Revised 2010), “Related Party Disclosures”.

Semua transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian.

All significant transactions with related parties are disclosed in the notes to the consolidated financial statements.

(18)

(i) Aset keuangan (i) Financial assets

Pengakuan awal Initial recognition

Aset keuangan dalam lingkup PSAK

No. 55 (Revisi 2011) diklasifikasikan

sebagai (i) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi, (ii) pinjaman yang diberikan dan piutang, (iii) investasi dimiliki hingga jatuh tempo, atau (iv) aset keuangan tersedia untuk dijual, mana yang sesuai. Perusahaan dan entitas anak menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada saat pengakuan awal dan, jika diperbolehkan dan sesuai, mengevaluasi kembali pengklasifikasian aset tersebut pada setiap akhir tahun buku.

Financial assets within the scope of PSAK No. 55 (Revised 2011) are classified as (i) financial assets at fair value through profit or loss, (ii) loans and receivables, (iii) held-to-maturity investments, or (iv) available-for-sale financial assets, as appropriate. The Company and subsidiaries determine the classification of their financial assets at initial recognition and, where allowed and appropriate, re-evaluate the designation of such assets at each financial year-end.

Semua aset keuangan Perusahaan dan

entitas anak diklasifikasikan sebagai

pinjaman yang diberikan dan piutang. Pinjaman yang diberikan dan piutang pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.

All the Company and subsidiaries’ financial assets are classified as loans and receivables. Loans and receivables are recognized initially at fair value plus directly attributable transaction costs.

Aset keuangan Perusahaan dan entitas anak mencakup kas dan bank, piutang usaha, piutang lain-lain dan aset tidak lancar lainnya tertentu.

The Company and subsidiaries’ financial assets include cash on hand and in banks, trade receivables, other receivables and certain other non-current assets.

Pengukuran setelah pengakuan awal Subsequent measurement

Pengukuran aset keuangan setelah

pengakuan awal tergantung pada

klasifikasinya.

The subsequent measurement of a financial asset depends on its classification.

Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset keuangan non derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan, yang tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif. Aset keuangan tersebut dicatat pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif (“SBE”). Keuntungan dan kerugian diakui dalam laba rugi pada saat pinjaman yang diberikan dan piutang dihentikan pengakuannya atau mengalami penurunan

Loans and receivables are non-derivative financial assets with fixed or determinable payments that are not quoted in an active market. Such financial assets are carried at amortized cost using the effective interest rate (“EIR”) method. Gains and losses are recognized in profit or loss when the loans and receivables are derecognized or impaired, as well as through the amortization process.

(19)

(i) Aset keuangan (lanjutan) (i) Financial assets (continued)

Penurunan nilai Impairment

Pada setiap tanggal pelaporan,

Perusahaan dan entitas anak

mengevaluasi apakah terdapat bukti yang obyektif bahwa aset keuangan atau kelompok aset keuangan mengalami penurunan nilai. Penurunan nilai atas aset keuangan atau kelompok aset keuangan dianggap telah terjadi, jika dan hanya jika, terdapat bukti yang obyektif mengenai penurunan nilai sebagai akibat dari satu atau lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset tersebut (“peristiwa yang merugikan”) dan peristiwa yang merugikan tersebut berdampak pada estimasi arus kas masa depan atas aset keuangan atau kelompok aset keuangan yang dapat diestimasi secara handal.

The Company and subsidiaries assess at each reporting date whether there is any objective evidence that a financial asset or a group of financial assets is impaired. A financial asset or a group of financial assets is deemed to be impaired if, and only if, there is an objective evidence of impairment as a result of one or more events that has occurred after the initial recognition of the asset (an incurred “loss event”) and that loss event has an impact on the estimated future cash flows of the financial asset or the group of financial assets that can be reliably estimated.

Bukti penurunan nilai dapat meliputi indikasi pihak peminjam atau kelompok pihak peminjam mengalami kesulitan keuangan signifikan, wanprestasi atau tunggakan pembayaran bunga atau pokok,

terdapat kemungkinan bahwa pihak

peminjam akan dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan lainnya

dan pada saat data yang dapat

diobservasi mengindikasikan adanya

penurunan yang dapat diukur atas

estimasi arus kas masa datang, seperti meningkatnya tunggakan atau kondisi

ekonomi yang berkorelasi dengan

wanprestasi.

Evidence of impairment may include indications that the debtors or a group of debtors is experiencing significant financial difficulty, default or delinquency in interest or principal payments, the probability that they will enter bankruptcy or other financial reorganization, and when observable data indicate that there is a measurable decrease in the estimated future cash flows, such as changes in arrears or economic conditions that correlate with defaults.

(20)

(i) Aset keuangan (lanjutan) (i) Financial assets (continued)

Penurunan nilai (lanjutan) Impairment (continued)

Untuk pinjaman yang diberikan dan piutang yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi, Perusahaan dan entitas anak pertama kali menentukan apakah terdapat bukti obyektif mengenai penurunan nilai secara individual atas aset keuangan yang signifikan secara individual, atau secara

kolektif untuk aset keuangan yang

jumlahnya tidak signifikan secara

individual. Jika Perusahaan dan entitas anak menentukan tidak terdapat bukti obyektif mengenai penurunan nilai atas

aset keuangan yang dinilai secara

individual, terlepas aset keuangan tersebut signifikan atau tidak, maka mereka memasukkan aset tersebut ke dalam kelompok aset keuangan yang memiliki karakteristik risiko kredit yang sejenis dan menilai penurunan nilai kelompok tersebut secara kolektif. Aset yang penurunan nilainya dinilai secara individual, dan untuk itu kerugian penurunan nilai diakui atau

tetap diakui, tidak termasuk dalam

penilaian penurunan nilai secara kolektif.

For loans and receivables carried at amortized cost, the Company and subsidiaries first assess whether objective evidence of impairment exists individually for financial assets that are individually significant, or collectively for financial assets that are not individually significant. If the Company and subsidiaries determine that no objective evidence of impairment exists for an individually assessed financial asset, whether significant or not, they include the asset in a group of financial assets with similar credit risk characteristics and collectively assess them for impairment. Assets that are individually assessed for impairment and for which an impairment loss is, or continues to be, recognized are not included in a collective assessment of impairment.

Jika terdapat bukti obyektif bahwa

kerugian penurunan nilai telah terjadi, jumlah kerugian tersebut diukur sebagai selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai kini estimasi arus kas masa datang (tidak termasuk ekspektasi kerugian kredit masa datang yang belum terjadi). Nilai kini estimasi arus kas masa datang didiskonto menggunakan suku bunga efektif awal dari aset keuangan tersebut. Jika pinjaman yang diberikan atau piutang yang memiliki suku bunga variabel, tingkat diskonto untuk mengukur kerugian penurunan nilai adalah suku bunga efektif terkini.

If there is objective evidence that an impairment loss has occurred, the amount of the loss is measured as the difference between the asset’s carrying amount and the present value of estimated future cash flows (excluding future expected credit losses that have not yet been incurred). The present value of the estimated future cash flows is discounted at the financial asset’s original effective interest rate. If a loan or receivable has a variable interest rate, the discount rate for measuring impairment loss is the current effective interest rate.

(21)

(i) Aset keuangan (lanjutan) (i) Financial assets (continued)

Penurunan nilai (lanjutan) Impairment (continued)

Nilai tercatat aset tersebut berkurang

melalui penggunaan akun cadangan

penurunan nilai dan jumlah kerugian diakui dalam laba rugi. Pendapatan bunga tetap diakui berdasarkan nilai tercatat yang telah dikurangi, berdasarkan suku bunga efektif awal dari aset tersebut. Pinjaman yang diberikan dan piutang, beserta dengan cadangan terkait, dihapuskan pada saat tidak terdapat kemungkinan pemulihan di masa depan yang realistik dan semua jaminan telah terealisasi atau telah dialihkan kepada Perusahaan dan entitas anak. Jika, pada tahun berikutnya, jumlah

taksiran kerugian penurunan nilai

bertambah atau berkurang karena suatu peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai tersebut diakui, maka kerugian penurunan nilai yang sebelumnya diakui

ditambah atau dikurangi dengan

menyesuaikan akun cadangan penurunan

nilai. Jika di masa mendatang

penghapusan tersebut dapat dipulihkan, maka pemulihan tersebut diakui dalam laba rugi.

The carrying amount of the asset is reduced through the use of an allowance for impairment account and the amount of the loss is recognized in the profit or loss. Interest income continues to be accrued on the reduced carrying amount based on the original effective interest rate of the asset. Loans and receivables, together with the associated allowance, are written off when there is no realistic prospect of future recovery and all collateral has been realized or has been transferred to the Company and subsidiaries. If, in a subsequent year, the amount of the estimated impairment loss increases or decreases because of an event occurring after the impairment was recognized, the previously recognized impairment loss is increased or reduced by adjusting the allowance for impairment account. If a future write-off is later recovered, the recovery is recognized in profit or loss.

Penghentian pengakuan Derecognition

Suatu aset keuangan (atau mana yang berlaku, bagian dari suatu aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan serupa) dihentikan pengakuannya pada saat: (1) hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau (2) Perusahaan dan entitas anak telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal dari aset atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga dalam perjanjian “pass-through”; dan baik (a) Perusahaan dan entitas anak telah secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat dari aset, atau (b) Perusahaan dan entitas anak secara substansial tidak mentransfer atau tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat suatu aset, namun telah mentransfer kendali atas aset tersebut.

A financial asset (or where applicable, a part of a financial asset or part of a group of similar financial assets) is derecognized when: (1) the rights to receive cash flows from the asset have expired; or (2) the Company and subsidiaries have transferred their rights to receive cash flows from the asset or have assumed an obligation to pay the received cash flows in full without material delay to a third party under a “pass-through” arrangement; and either (a) the Company and subsidiaries have transferred substantially all the risks and rewards of the asset, or (b) the Company and subsidiaries have neither transferred nor retained substantially all the risks and rewards of the asset, but have transferred control of the asset.

(22)

(i) Aset keuangan (lanjutan) (i) Financial assets (continued)

Penghentian pengakuan (lanjutan) Derecognition (continued)

Apabila Perusahaan dan entitas anak mentransfer hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan atau mengadakan kesepakatan penyerahan,

Perusahaan dan entitas anak

mengevaluasi sejauh mana Perusahaan dan entitas anak memiliki risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut. Pada saat Perusahaan dan entitas anak tidak mentransfer maupun tidak mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset

keuangan tersebut namun telah

mentransfer pengendalian atas aset

keuangan tersebut, maka suatu aset keuangan baru diakui oleh Perusahaan dan entitas anak sebesar keterlibatannya yang berkelanjutan dengan aset keuangan tersebut.

Where the Company and subsidiaries have transferred their rights to receive cash flows from a financial asset or have entered into a pass-through arrangement, they evaluate if and to what extent they have retained the risks and rewards of ownership. When they have neither transferred nor retained substantially all the risks and rewards of the financial asset but have transferred control of the financial asset, a new financial asset is recognized to the extent of the Company and subsidiaries’ continuing involvement in the asset.

Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer diukur sebesar jumlah terendah antara nilai aset yang ditransfer dan nilai maksimal dari pembayaran yang diterima yang mungkin harus dibayar kembali oleh Perusahaan dan entitas anak.

Continuing involvement that takes the form of a guarantee over the transferred asset is measured at the lower of the original carrying amount of the asset and the maximum amount of consideration received that the Company and subsidiaries could be required to repay.

Dalam hal ini, Perusahaan dan entitas anak juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas terkait diukur atas dasar yang merefleksikan hak dan kewajiban Perusahaan dan entitas anak yang ditahan.

In that case, the Company and subsidiaries also recognizes an associated liability. The transferred asset and the associated liability are measured on a basis that reflects the rights and obligations that the Company and subsidiaries has retained.

Pada saat penghentian pengakuan atas aset keuangan secara keseluruhan, maka selisih antara nilai tercatat dan jumlah dari (i) pembayaran yang diterima, termasuk aset baru yang diperoleh dikurangi dengan liabilitas baru yang ditanggung; dan (ii) keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah diakui secara langsung dalam ekuitas, harus diakui sebagai laba rugi.

On derecognition of a financial asset in its entirety, the difference between the carrying amount and the sum of (i) the consideration received, including any new asset obtained less any new liability assumed; and (ii) any cumulative gain or loss that has been recognized directly in equity, is recognized in the profit or loss.

(23)

(ii) Liabilitas keuangan (ii) Financial liabilities

Pengakuan awal Initial recognition

Liabilitas keuangan dapat dikategorikan sebagai (i) liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur pada

biaya perolehan diamortisasi, atau

(iii) derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang efektif, mana yang sesuai.

Financial liabilities are classified as (i) financial liabilities at fair value through profit or loss, (ii) financial liabilities at amortized cost, or as (iii) derivatives designated as hedging instruments in an effective hedge, as appropriate.

Perusahaan dan entitas anak menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.

The Company and subsidiaries determine the classification of their financial liabilities at initial recognition.

Liabilitas keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan, dalam hal liabilitas

keuangan yang diukur pada biaya

perolehan diamortisasi, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.

Financial liabilities are recognized initially at fair value and, in the case of financial liabilities at amortized cost, inclusive of directly attributable transaction costs.

Liabilitas keuangan Perusahaan dan entitas anak mencakup pinjaman bank jangka pendek, utang usaha, utang lain-lain, beban akrual, pinjaman bank jangka panjang dan utang sewa pembiayaan.

The Company and subsidiaries’s financial liabilities include short-term bank loans, trade payables, other payables, accrued expenses, long-term bank loans and obligations under finance lease.

Pengukuran setelah pengakuan awal Subsequent measurement

Pengukuran liabilitas keuangan tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:

The measurement of financial liabilities depends on their classification as follows:

Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi

Financial liabilities at amortized cost

Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur pada biaya

perolehan diamortisasi yang

dikenakan bunga selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode SBE.

Pada tanggal laporan posisi

keuangan, biaya bunga yang masih harus dibayar dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman sebagai bagian dalam liabilitas lancar.

After initial recognition, interest-bearing financial liabilities at amortized cost are subsequently measured at amortized cost using the EIR method. At statement of financial position dates, accrued interest is recorded separately from the associated borrowings within current liabilities section.

Laba atau rugi diakui dalam laba rugi ketika liabilitas tersebut dihentikan pengakuannya serta melalui proses

amortisasi menggunakan metode

SBE.

Gains and losses are recognized in profit or loss when the liabilities are derecognized as well as through the EIR method amortization process.

(24)

(ii) Liabilitas keuangan (lanjutan) (ii) Financial liabilities (continued)

Penghentian pengakuan Derecognition

Liabilitas keuangan dihentikan

pengakuannya pada saat liabilitas tersebut

dihentikan atau dibatalkan atau

kadaluwarsa.

A financial liability is derecognized when the obligation under the liability is discharged or cancelled or has expired.

Ketika suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan

persyaratan yang berbeda secara

substansial, atau modifikasi secara

substansial persyaratan dari suatu liabilitas yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai

penghapusan liabilitas awal dan

pengakuan liabilitas baru, dan selisih

antara nilai tercatat masing-masing

liabilitas diakui dalam laba rugi.

When an existing financial liability is replaced by another from the same lender on substantially different terms, or the terms of an existing liability are substantially modified, such an exchange or modification is treated as a extinguishment of the original liability and the recognition of a new liability, and the difference in the respective carrying amounts is recognized in profit or loss.

(iii) Saling hapus instrumen keuangan (iii) Offsetting of financial instruments

Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya disajikan

dalam laporan posisi keuangan

konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.

Financial assets and financial liabilities are offset and the net amount reported in the consolidated statements of financial position if, and only if, there is a currently enforceable legal right to offset the recognized amounts and there is an intention to settle on a net basis, or to realize the assets and settle the liabilities simultaneously.

(iv) Nilai wajar instrumen keuangan (iv) Fair value of financial instruments

Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan secara aktif di pasar keuangan yang terorganisasi, jika ada, ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga penawaran atau permintaan (bid or

ask prices) di pasar pada penutupan pasar

pada akhir tahun pelaporan. Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian.

The fair values of financial instruments that are actively traded in organized financial markets, if any, are determined by reference to quoted market bid or ask prices at the close of business at the end of the reporting year. For financial instruments where there is no active market, fair value is determined using valuation techniques.

Referensi

Dokumen terkait

KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari Entitas-entitas Anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung untuk

KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari Entitas-entitas Anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung oleh

KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung kepada Perusahaan,

Kepentingan non-pengendali mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung maupun tidak

mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari Entitas Anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung pada Entitas Induk,

Kepentingan nonpengendali mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung maupun tidak

KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari entitas anak yang dapat diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung oleh Perusahaan, yang

Kepentingan non-pengendali mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung maupun tidak