• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I: PENDAHULUAN Latar Belakang.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I: PENDAHULUAN Latar Belakang."

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I: PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Sebagai bentuk implementasi dari Arah Kebijakan sesuai dalam RPJMD,

Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta membuat Program Pembangunan

Daerah Provinsi DKI Jakarta dan merupakan Program Dedicated Bidang

Kesehatan adalah Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat melalui

kemudahan akses masyarakat luas terhadap fasilitas kesehatan khususnya

Rumah Sakit.

Saat ini Pemerintah Daerah DKI Jakarta mempunyai 6 Rumah Sakit Umum

Daerah ( RSUD ) dan 1 Rumah Sakit Khusus Daerah ( RSKD ) yang tersebar

di 4 wilayah kota administrasi dan 1 wilayah kabupaten, yaitu di :

1. Kota Administrasi Jakarta Timur : RSUD Pasar Rebo; RSUD Budhi

Asih; RSKD Duren Sawit.

2. Kota Administrasi Jakarta Pusat : RSUD Tarakan

3. Kota Administrasi Jakarta Barat : RSUD Cengkareng

4. Kota Administrasi Jakarta Utara : RSUD Koja

5. Kabupaten Kepulauan Seribu : RSUD Kepulauan Seribu

Terlihat bahwa Wilayah Kota Adminstrasi Jakarta Selatan belum mempunyai

RSUD sebagai pelayanan masyarakat dibidang kesehatan padahal Wilayah

Jakarta Selatan dengan luas sekitar± 145,73 km2 merupakan wilayah terluas

kedua di Provinsi DKI Jakarta setelah Jakarta Timurserta mempunyai jumlah

penduduk sekitar yang sudah cukup padat yaitu sekitar ± 2.057.080jiwa,

merupakan jumlah penduduk terbanyak ketiga di Provinsi DKI Jakarta setelah

(2)

Jakarta Timurdan Jakarta Barat, dan akan terus bertambah sejalan dengan

pembangunan perumahan dan infrastruktur lainnya.

Hal tersebut di atas merupakan pertimbangan awal bahwa Wilayah Kota

Administrasi Jakarta Selatan perlu dibangun fasilitas kesehatan berupa

Rumah Sakit Daerah, ditambah dengan pertimbangan-pertimbangan lain

seperti:

1. Kebutuhan masyarakat Wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan akan

akses pelayanan kesehatan yang aman, bermutu dan terjangkau untuk

lapisan menengah bawah yang berjumlah sekitar ± 171.568 jiwa;

2. Sudah terjadi overload pada Rumah Sakit milik Pemerintah Daerah

Provinsi DKI Jakarta yang berdekatan dengan Wilayah Kota

Administrasi Jakarta Selatan, seperti RSUD Pasar Rebo; Kerangka

Acuan Kerja - Desain Gedung RUMAH SAKIT Jakarta Selatan

3. Pemenuhan Rasio Fasilitas Kesehatan dan Populasi untuk melihat

kecukupan sarana yang tersedia di masyarakat seperti rasio tempat tidur

rumah sakit dan populasi dimanauntuk Wilayah Kota Administrasi

Jakarta Selatan yang berpenduduk sekitar ± 2. 057.080 jiwa menurut

Rasio WHO 1 : 500 harus mempunyai 4.115 tempat tidur dimana saat ini

dari rumah sakit-rumah sakit yang ada di Wilayah Kota Administrasi

Jakarta Selatan baru tersedia sekitar ± 3.250 tempat tidur sehingga

masih dibutuhkan sekitar ± 865 tempattidur.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan Provinsi DKI

Jakarta sebagai penanggung jawab regional bidang kesehatan menyediakan

alokasi anggaran untuk Kegiatan Perencanaan Pembangunan Rumah Sakit

Jakarta Selatan. Dalam perencanaan pembangunan Rumah Sakit Jakarta

Selatan ini Pemerintah DKI mengajak partisipasi masyarakat agar

masyarakat luas terlibat langsung serta ikut merasa memiliki fasilitas yang

akan dibangun. Salahsatu kegiatan keikutsertaan masyarakat adalah dengan

menyelenggarakan Sayembara Desain Bangunan RS Jakarta Selatan.

Untuk mencapai tujuan tersebut, maka Pemerintah DKI melalui Dinas

Kesehatan Provinsi DKIJakarta bekerja sama dengan Ikatan Arsitek

(3)

Indonesia ( IAI ) Jakarta akan menyelengarakan kegiatan Sayembara Desain

Gedung RS Jakarta Selatan.

A. PROGRAM UMUM

Tujuan dari pembangunan Rumah Sakit ini adalah menunjang program

pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah

Jakarta Selatan pada khususnya dan wilayah sekitarnya. Serta diharapkan

dapat menjadi Rumah Sakit yang mampu menyediakan layanan kesehatan

bagi masyarakat di daerah yang akan berkembang menjadi kawasan industri

dan permukiman.

B. SASARAN LAYANAN KESEHATAN

1. Meningkatkan cakupan dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi setiap

anggota masyarakatyang membutuhkannya;

2. Meningkatkan mutu layanan kesehatan dan mampu memberikan tingkat

pelayanan kesehatan sesuai fungsi dan perannya sebagai Rumah Sakit

Rujukan bagi fasilitas kesehatan dibawahnya;

3. Mengembangkan fasilitas yang standar pada pelayanan kepada

masyarakat tanpa membeda-bedakan kemampuan finansial masyarakat

C. WILAYAH JAKARTA SELATAN

Wilayah Jakarta Selatan menempati hampir 21,8 % ( 4089 ) jumlah tempat

tidur yang ada, yang terbagi atas 85% tempat tidur rumah sakit umum dan

15% tempat tidur Rumah Sakit Khusus bersalin.

Demikian pula gambaran distribusi tempat tidur rumah sakit dan rumah

bersalin pada keempat wilayah yang rata-rata 72,7% adalah tempat tidur

rumah sakit dan sisanya tempat tidur rumah bersalin ( tahun

2010 ).

(4)

Kerangka Acuan Kerja :

Kotamadya

Umum

Khusus

Jumlah

RS

tt

RS

tt

RS

tt

Jakarta Selatan

18

2335

7

287

25

2622

Jakarta Timur

18

2814

5

216

23

3030

Jakarta Pusat

15

5413

13

802

28

6215

Jakarta Barat

8

1444

5

1016

13

2460

Jakarta Utara

9

1195

2

165

11

1360

68

13201

32

2486

100

15687

Jakarta Selatan

21

3085

21

1004

42

4089

Jakarta Timur

22

3694

14

669

36

4363

Jakarta Pusat

15

4374

15

644

30

5018

Jakarta Barat

12

1656

9

1311

21

2967

Jakarta Utara

14

1884

6

385

20

2269

Kep. Seribu

1

15

0

0

1

15

85

14708

65

4013

150

18721

Tumbuh 2009 - 2010

1,19

0,00

0,00

0,63

0,67

0,13

Jumlah 2010

85

14708

65

4013

150

18721

Jumlah 2009

84

14708

65

3988

149

18696

Jumlah 2008

84

14506

64

3963

148

18469

Tumbuh 2008 -2009

0,00

1,39

1,56

0,63

0,68

1,23

Tumbuh 1998 - 2008

2,35

0,99

10,00

5,94

4,80

1,77

Jumlah 1998

68

13201

32

2486

100

15687

Jumlah 1997

65

12619

34

2658

99

15277

Jumlah 1996

64

12321

34

2655

98

14976

Jumlah 1995

64

12210

35

2801

99

15011

Jumlah 1994

65

12256

34

2599

99

14855

Tumbuh 1994 - 1998

1,6%

1,89%

-1,45%

-0,95%

0,26%

1,38%

(5)

Jumlah rumah sakit di wilayah Jakarta Selatan menempati sekitar 24,71 %

dari jumlah rumah sakit di DKI dengan jumlah tempat tidur sebesar 20,97%.

Persentase dan jumlah ini menunjukkan bahwa ditinjau dari jumlah fasilitas,

wilayah ini menempati peringkat ke-3 dari kelima wilayah yang ada. Untuk

menunjang kemajuan dan keberhasilan Pemerintah Propinsi DKI Jakarta

dalam bidang layanan kesehatan, Pemda DKI Jakarta berencana untuk

membangun sebuah Rumah Sakit Kelas B di Jakarta Kerangka Acuan Kerja -

Sayembara Desain Gedung RUMAH SAKIT Jakarta Selatan

Pembangunan RSUD Jakarta Selatan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan

layanan kesehatan bagi masyarakat di Jakarta Selatan. Rumah Sakit Jakarta

Selatan harus bertanggung jawab atas kesehatan masyarakatnya dalam

memberikan layanan kesehatan. Masalah yang sangat mendesak sekali yaitu

untuk segera mewujudkan membangun Rumah Sakit representatif,

mengingat RS yang ada disekitar wilayah Jakarta Selatan saat ini dinilai

dirasakan tidak mampu melayani kebutuhan tempat tidur khususnya bagi

kalangan menengah kebawah. RS Jakarta Selatan nantinya diharapkan

dapat memberikan pelayanan kesehatan yang baik dengan standar akreditasi

dengan fasilitas sarana dan prasarana pendukung RS dengan teknologi

terbaru.

Dengan kondisi tersebut diperlukan pembangunan Rumah Sakit dengan

perencanaan yang terencana dan memadai untuk fasilitas 400 bed / tempat

tidur dengan single class dengan luas bangunan ± 28.000 m2 ( 70 m2 / tt ).

Pembangunan RS Jakarta Selatan direncanakan untuk menjawab kebutuhan

akan pelayanan kesehatan masyarakat DKI Jakarta khususnya Wilayah

Jakarta Selatan yang semakin maju dengan permasalahan kesehatan yang

semakin kompleks.

Untuk mencapai hal tersebut diperlukan perencanaan program RS Jakarta Selatan,

antara lain :

1. Pembangunan Fasilitas Gedung

2. Penyediaan Fasilitas Peralatan

(6)

3. Sumber Daya Manusia yang Profesional

4. Pergeseran pelayanan menjadi lebih spesialistik / sub spesialistik

5. Rencana Pembangunan yang green hospital

6. Peningkatan standar pelayanan dengan menyediakan fasilitas rawat inap

4 tempat tidur / kamar.

MAKSUD DAN TUJUAN

1. Maksud dari perencanaan Desain Gedung Rumah sakit Jakarta Selatan

adalah salah satu syarat menyelesaikan Tugas Akhir mahasiswa/i Teknik

Arsitektur Universitas Mercu Buana untuk dapat turut serta mengekpresikan

diri dalam berkarya di negeri sendiri dengan mendesain Gedung RS Jakarta

Selatan ini.

2. Tujuan Perencangan Desain Arsitektur Gedung Rumah Sakit Jakarta selatan

untuk mendapatkan gagasan desain terbaik dengan fungsi dan bangunan

yang berwawasan green architecture.

Kebutuhan Ruang Rumah Sakit Jakarta Selatan

No Ruangan Vol Satuan Ukuran

Standard Satuan

Kebutuhan

Ruang Satuan Sumber

Dari (KAK)

m2

I. Emergency 24 jam 835

1 Triase 4 bed 7.2 m2 28.8 m2 DEPKES

2 Observasi / Pemeriksaaan

10

bed 7.2 m2 72 m2 DEPKES

3 Resusitasi 2 bed 7.2 m2 14.4 m2 DEPKES

4 Ruang Tindakan Bedah 2 bed 7.2 m2 14.4 m2 DEPKES

5 Ruang Tindakan Non Bedah

2

bed 7.2 m2 14.4 m2 DEPKES

6 Ruang Tindakan Anak 2 bed 7.2 m2 14.4 m2 DEPKES

7 Ruang Tindakan Kebidanan 2 bed 7.2 m2 14.4 m2 DEPKES 8 Ruang Tindakan Jantung 2 bed 7.2 m2 14.4 m2 DEPKES 9 Ruang Persiapan bencana massal 60 orang 3 m2 180 m2 DEPKES

10 Farmasi 1 unit 3 m2 3 m2 DEPKES

11 Ruang Linen Steril 1 unit 4 m2 4 m2 DEPKES

12 Lemari Alat Medis 1 unit 8 m2 8 m2 DEPKES

13 Laboratorium IGD 1 unit 4 m2 4 m2 DEPKES

14 Radiologi IGD 1 unit 6 m2 6 m2 DEPKES

15 Pendaftaran (RM dan Kasir)

4

(7)

16 Pantry 1 tempat 4 m2 4 m2 ASS

17 Pos Keamanan 1 tempat 5.5 m2 5.5 m2 ASS

18 Stretcher Bay 4 unit 3 m2 12 m2 DEPKES

19 Ramp Ambulace 1 tempat 20 m2 20 m2 DEPKES

20 Parkir Ambulance 4 mobil 10.35 m2 41.4 m2 ND

21 Ruang Tunggu 20 orang 1.5 m2 30 m2 COHD

22 Lounge 1 tempat 150 m2 150 m2 ASS

23 Toilet 6 buah 3 m2 18 m2 DEPKES

24 Kafetaria 1 tempat 60 m2 60 m2 ASS

SUB TOTAL 753.10 m2

II. Klinik 1796

1 Klinik Peny Dalam

Ruang Pemeriksaan Dokter

4

ruang 24 m2 96 m2 DEPKES

Anamnesa/ Perawat 3 orang 5 m2 15 m2 AD

2 Klinik Anak

Ruang Pemeriksaan Dokter

4

ruang 24 m2 96 m2 DEPKES

Anamnesa/ Perawat 3 orang 5 m2 15 m2 AD

Ruang Imunisasi 1 ruang 12 m2 12 m2 ASS

3 Ruang Senam Diabetes

Ruang Senam Diabetes 1 ruang 76 m2 76 m2 ASS

Anamnesa/ Perawat 2 orang 5 m2 10 m2 AD

4 Klinik Kebidanan

Ruang Pemeriksaan Dokter

4

ruang 24 m2 96 m2 DEPKES

Anamnesa/ Perawat 1 orang 5 m2 5 m2 AD

Ruang

Tindakan/Diagnostik

1

ruang 24 m2 24 m2 DEPKES

5 Ruang Senam Hamil

Ruang Senam Hamil 1 ruang 34 m2 34 m2 ASS

Anamnesa/ Perawat 2 orang 5 m2 10 m2 AD

6 Klinik Bedah Umum

Ruang Pemeriksaan Dokter

4

ruang 24 m2 96 m2 DEPKES

Anamnesa/ Perawat 3 orang 5 m2 15 m2 AD

Ruang

Tindakan/Diagnostik

1

ruang 24 m2 24 m2 DEPKES

7 Klinik Bedah Ortopedi

Ruang Pemeriksaan Dokter

1

ruang 25 m2 25 m2 DEPKES

Anamnesa/ Perawat 2 orang 5 m2 10 m2 AD

8 Klinik Bedah Urologi

Ruang Pemeriksaan Dokter

(8)

Anamnesa/ Perawat 3 orang 5 m2 15 m2 AD

Ruang

Tindakan/Diagnostik

1

ruang 24 m2 24 m2 DEPKES

9 Klinik Bedah Onkologi

Ruang Pemeriksaan Dokter

1

ruang 24 m2 24 m2 DEPKES

Anamnesa/ Perawat 2 orang 5 m2 10 m2 AD

10 Klinik Bedah Saraf

Ruang Pemeriksaan Dokter

1

ruang 24 m2 24 m2 DEPKES

Anamnesa/ Perawat 2 orang 5 m2 10 m2 AD

11 Klinik Saraf

Ruang Pemeriksaan Dokter

1

ruang 24 m2 24 m2 DEPKES

Anamnesa/ Perawat 2 orang 5 m2 10 m2 AD

12 Klinik Jantung

Ruang Pemeriksaan Dokter

2

ruang 24 m2 48 m2 DEPKES

Anamnesa/ Perawat 3 orang 5 m2 15 m2 AD

Ruang Tindakan/Diagnostik 1 ruang 24 m2 24 m2 DEPKES 13 Klinik Paru Ruang Pemeriksaan Dokter 4 ruang 24 m2 96 m2 DEPKES

Anamnesa/ Perawat 3 orang 5 m2 15 m2 AD

14 Klinik THT Ruang Pemeriksaan Dokter 2 ruang 25 m2 50 m2 DEPKES Ruang Tindakan/Diagnostik 1 ruang 24 m2 24 m2 DEPKES

Anamnesa/ Perawat 3 orang 5 m2 15 m2 AD

15 Klinik Mata Ruang Pemeriksaan Dokter 2 ruang 24 m2 48 m2 DEPKES Ruang Tindakan/Diagnostik 1 ruang 24 m2 24 m2 DEPKES

Anamnesa/ Perawat 3 orang 5 m2 15 m2 AD

16 Kulit Kelamin

Ruang Pemeriksaan Dokter

2

ruang 12 m2 24 m2 DEPKES

Anamnesa/ Perawat 3 orang 5 m2 15 m2 AD

17 Klinik Gigi & Mulut

Ruang Pemeriksaan Dokter 6 ruang 30 m2 180 m2 DEPKES

Anamnesa/ Perawat 4 orang 5 m2 20 m2 AD

18 Klinik Psikologi

Ruang Pemeriksaan Dokter

1

ruang 12 m2 12 m2 DEPKES

Anamnesa/ Perawat 2 orang 5 m2 10 m2 AD

19 Klinik Psikiatri

Ruang Pemeriksaan Dokter

1

(9)

Anamnesa/ Perawat 2 orang 5 m2 10 m2 AD 20 Klinik Anastesi Ruang Pemeriksaan Dokter 1 ruang 25 m2 25 m2 DEPKES

Anamnesa/ Perawat 2 orang 5 m2 10 m2 AD

21 Klinik Gizi/ Edukasi

Ruang Konsultasi Ahli Gizi/Dokter 1 ruang 24 m2 24 m2 DEPKES 22 Klinik Kecantikan Ruang Pemeriksaan Dokter 2 ruang 24 m2 48 m2 DEPKES

Anamnesa/ Perawat 1 orang 5 m2 5 m2 AD

23 Klnik Andrologi

Ruang Pemeriksaan Dokter

2

ruang 24 m2 48 m2 DEPKES

Anamnesa/ Perawat 1 orang 5 m2 5 m2 AD

24 Klnik Akupuntur

Ruang Pemeriksaan Dokter

2

ruang 24 m2 48 m2 DEPKES

Anamnesa/ Perawat 2 orang 5 m2 10 m2 AD

25 Apotik

Apotik Sentral 24 jam 1 ruang 78 m2 78 m2 ASS

Apotik Klinik 1 ruang 40 m2 40 m2 COHD

Apotik Askes 1 ruang 40 m2 40 m2 COHD

27 Registrasi

Registrasi Lt 1 6 ruang 5 m2 30 m2 DEPKES

Registrasi Lt 2 4 ruang 5 m2 20 m2 DEPKES

Verifikasi Jaminan 3 orang 5 m2 15 m2 DEPKES

Verifikasi Askes 3 orang 5 m2 15 m2 DEPKES

28 Lounge 1 ruang 60 m2 60 m2 ASS

29 Toilet 2 ruang 3 m2 6 m2 DEPKES

30 Kafetaria 1 ruang 60 m2 60 m2 ASS

31 Ruang Tunggu & Konsesi

60

orang 1.5 m2 90 m2 DEPKES

32 Stretcher Bay 1 ruang 3 m2 3 m2 DEPKES

SUB TOTAL 2161 m2

III. Fisioterapi 226

1 Tindakan fisiotherapi 3 ruang 25 m2 75 m2 DEPKES

2 Terapi lainnya 4 ruang 25 m2 100 m2 DEPKES

3 Registrasi 6 orang 5 m2 30 m2 DEPKES

5 Toilet 2 ruang 3 m2 6 m2 DEPKES

7 Ruang Tunggu & Konsesi

10

orang 1.5 m2 15 m2 DEPKES

SUB TOTAL 226 m2

(10)

IV. Hemodialisis 237

1 Tindakan 20 bed 7.2 m2 144 m2 DEPKES

2 RO unit 1 ruang 0.9 m2 0.9 m2 DEPKES

3 Toilet 1 ruang 3 m2 3 m2 DEPKES

4 Nurse 8 orang 5 m2 40 m2 AD

5 Coffee 1 ruang 10 m2 10 m2 ASS

6 Gudang 1 ruang 6 m2 6 m2 ASS

7 Ruang Tunggu & Konsesi

20

orang 1.5 m2 30 m2 DEPKES

8 Pantry 1 ruang 6 m2 6 m2 ASS

SUB TOTAL 239.9 m2

V. Medical Check Up 148

1 Pemeriksaan 6 ruang 12 m2 72 m2 DEPKES

2 Reception 6 ruang 5 m2 30 m2 AD

3 Toilet 2 ruang 3 m2 6 m2 DEPKES

4 Coffee corner 1 ruang 12 m2 12 m2 ASS

5 Pantry 1 ruang 6 m2 6 m2 ASS

SUB TOTAL 126 m2 VI. Radiology 354 1 Rontgen 2 ruang 17.5 m2 35 m2 GH 2 Panoramic 1 ruang 8.75 m2 8.75 m2 GH 3 Ro Gigi 2 ruang 8.75 m2 17.5 m2 GH

4 CT-Scan 1 ruang 65.3 m2 65.3 m2 COHD

5 Ruang baca 2 ruang 7.2 m2 14.4 m2 ASS

6 USG 2 ruang 9 m2 18 m2 DEPKES

7 Toilet 3 ruang 3 m2 9 m2 DEPKES

8 Registrasi 4 orang 5 m2 20 m2 AD

9 Simpan film 1 ruang 40 m2 40 m2 ASS

10 Coffee corner 1 ruang 12 m2 12 m2 ASS

11 Ruang Tunggu & Konsesi

8 orang 5 m2 40 m2 DEPKES

12 Gudang 1 ruang 6 m2 6 m2 ASS

SUB TOTAL 285.95 m2

VII. Lab. Klinik 376

1 Hematologi 2 unit 18.8 m2 37.6 m2 DEPKES

2 Urine+Feces 1 unit 18.8 m2 18.8 m2 DEPKES

3 Kimia Klinik 3 unit 18.8 m2 56.4 m2 DEPKES

(11)

5 Mikrobiologi + Resistensi

2

unit 18.8 m2 37.6 m2 DEPKES

6 Patologi Anatomi 1 unit 24 m2 24 m2 DEPKES

7 Ambil sampel 2 unit 12 m2 24 m2 ASS

8 Registrasi / Terima bahan

1

unit 5 m2 5 m2 DEPKES

9 Ambil hasil 1 unit 12 m2 12 m2 ASS

10 Sistem info 1 unit 15 m2 15 m2 ASS

11 Kantor 3 unit 5 m2 15 m2 AD

12 Toilet 1 unit 3 m2 3 m2 DEPKES

13 Pemeriksaan 3 unit 7.2 m2 21.6 m2 DEPKES

14 Coffee corner 1 unit 12 m2 12 m2 ASS

15 Ruang Tunggu & Konsesi

1

unit 25 m2 25 m2 DEPKES

SUB TOTAL 325.8 m2

VIII. Diagnostik Unit 312

1 Cath Lab 1 unit 36 m2 36 m2 DEPKES

2 Endoscope 3 unit 36 m2 108 m2 DEPKES

3 Bronchofiberscope 3 unit 36 m2 108 m2 DEPKES

4 Toilet 1 unit 3 m2 3 m2 DEPKES

5 Register 4 orang 5 m2 20 m2 AD

6 Ruang Tunggu & Konsesi

1

unit 25 m2 25 m2 DEPKES

7 Pantry 1 unit 6 m2 6 m2 ASS

SUB TOTAL 306 m2

IX. Rawat Inap (432 bed) 4858

1 Floor @ 48 bed 448 1 lantai 12 bed

Room @ 4 bed 12 unit 37.46 m2 449.52 m2 GH

Bed 4 bed

Toilet 1 unit 3 m2 3 m2 DEPKES

LUAS 1 LANTAI 452.52

8 lantai 452.52 m2 3620.16 m2

2 Nurse Station 16 unit 6.48 m2 103.68 m2 AD

3 Tindakan 16 unit 20 m2 320 m2 DEPKES

4 Lounge 8 unit 12 m2 96 m2 ASS

5 Functional 8 unit 15 m2 120 m2 ASS

6 Gudang 16 unit 6 m2 96 m2 ASS

7 Toilet 8 unit 3.5 m2 28 m2 AD

8 Farmasi 8 unit 20 m2 160 m2 ASS

(12)

11 Dirty Utility 16 unit 6 m2 96 m2 DEPKES

12 Stretcher Bay 16 unit 3 m2 48 m2 DEPKES

13 Coffee corner 8 unit 12 m2 96 m2 ASS

15 Ruang Tunggu & Konsesi 8 unit 25 m2 200 m2 DEPKES SUB TOTAL 5031.84 m2 X. Kamar Operasi 494

1 OK besar 4 unit 64 m2 256 m2 DEPKES

2 OK kecil 2 unit 42 m2 84 m2 DEPKES

3 Cuci tangan 4 unit 3 m2 12 m2 DEPKES

4 Persiapan 1 unit 9 m2 9 m2 DEPKES

5 Pasca Operasi 1 unit 25 m2 25 m2 DEPKES

6 Ganti baju 2 unit 6 m2 12 m2 ASS

7 Coffee corner 1 unit 40 m2 40 m2 ASS

8 Gudang 2 unit 6 m2 12 m2 AD

9 Dirty Utility 2 unit 6 m2 12 m2 DEPKES

10 Ruang Tunggu & Konsesi 1 unit 25 m2 25 m2 COHD SUB TOTAL 487 m2 XI. CSSD 120

1 Receiving 1 unit 25 m2 25 m2 DEPKES

2 Cuci 1 unit 30 m2 30 m2 DEPKES

3 Bungkus 1 unit 9 m2 9 m2 DEPKES

4 Steril 2 unit 16 m2 32 m2 DEPKES

5 Simpan 1 unit 16 m2 16 m2 DEPKES

6 Distribusi 1 unit 25 m2 25 m2 DEPKES

7 Trolley bay 1 unit 6 m2 6 m2 DEPKES

8 Toilet 2 unit 3 m2 6 m2 DEPKES

SUB TOTAL 149 m2

XII. ICU 210

1 Bed 10 bed 16 m2 160 m2 DEPKES

2 Dirty utility 1 unit 6 m2 6 m2 DEPKES

3 Nurse station 1 unit 12.5 m2 12.5 m2 COHD

4 Equipment 1 unit 8 m2 8 m2 DEPKES

5 Linen 1 unit 11.6 m2 11.6 m2 COHD

6 Ganti Baju 1 unit 6 m2 6 m2 ASS

7 Toilet 4 unit 3 m2 12 m2 DEPKES

(13)

XIII. ICCU 220

1 Bed 10 bed 16 m2 160 m2 DEPKES

2 Dirty utility 1 unit 6 m2 6 m2 DEPKES

3 Nurse station 1 unit 12.5 m2 12.5 m2 COHD

4 Equipment 1 unit 8 m2 8 m2 DEPKES

5 Linen 1 unit 11.6 m2 11.6 m2 COHD

6 Ganti baju 1 unit 6 m2 6 m2 ASS

7 Ruang Tunggu 1 unit 25 m2 25 m2 COHD

8 Toilet 4 unit 3 m2 12 m2 DEPKES

SUB TOTAL 241.1 m2

XIV. Cafe ( bersama ) 40

Rg Tunggu 1 unit 40 m2 40 m2 ASS

SUB TOTAL 40 m2

XV. Delivery 268

1 Partus 6 unit 14.2 m2 85 m2 DEPKES

2 Delivery 4 unit 8.75 m2 35 m2 DEPKES

3 Toilet 4 unit 7 m2 28 m2 DEPKES

4 Baby room 1 unit 35 m2 35 m2 DEPKES

5 Nurse station 1 unit 30 m2 30 m2 DEPKES

6 Linen + equip 2 unit 27.5 m2 55 m2 DEPKES

SUB TOTAL 268 m2

XVI. Perina/NICU 272

1 Bed 20 bed 2.25 m2 45 m2 DEPKES

2 Nurse station 2 unit 23.5 m2 47 m2 DEPKES

3 Nursery 1 unit 30 m2 30 m2 DEPKES

4 Linen + equip 1 unit 48 m2 48 m2 DEPKES

5 Toilet (joint) 4 unit 4 m2 16 m2 DEPKES

6 Dirty utility (joint) 1 unit 10 m2 10 m2 DEPKES

7 Coffee (joint) 1 unit 36 m2 36 m2 DEPKES

8 Ruang Tunggu 1 unit 40 m2 40 m2 DEPKES

SUB TOTAL 272 m2

XVII. Cathlab 242

1 Ruang Cathlab 1 unit 81 m2 81 m2 DEPKES

(14)

3 Persiapan 1 unit 16 m2 16 m2 DEPKES

4 Konsultasi 2 unit 9 m2 18 m2 DEPKES

5 Pasca Tindakan 1 unit 25 m2 25 m2 DEPKES

6 Ganti baju 2 unit 9 m2 18 m2 DEPKES

7 Cuci Tangan 1 unit 6 m2 6 m2 DEPKES

8 UPS 1 unit 9 m2 9 m2 DEPKES

9 Dirty Utility 2 unit 6 m2 12 m2 DEPKES

10 Ruang Tunggu & Konsesi

1 unit 20 m2 20 m2 DEPKES

11 Nurse station 1 unit 20 m2 20 m2 DEPKES

12 Toilet 2 unit 4 m2 8 m2 DEPKES

SUB TOTAL 242 m2

XVIII

. Patient Record 148

1 Penerimaan 1 unit 20 m2 20 m2 DEPKES

2 Pengeluaran 1 unit 12 m2 12 m2 DEPKES

3 Office 1 unit 23 m2 23 m2 DEPKES

4 Asembling 1 unit 9 m2 9 m2 DEPKES

5 Penulisan 1 unit 12 m2 12 m2 DEPKES

6 Penyimpanan 1 unit 72 m2 72 m2 DEPKES

SUB TOTAL 148 m2

XIX. Server Room 40

1 Server 1 unit 12 m2 12 m2 DEPKES

2 Office 1 unit 16 m2 16 m2 DEPKES

3 Developt Lab 1 unit 9 m2 9 m2 DEPKES

4 Toilet 1 unit 3 m2 3 m2 DEPKES

SUB TOTAL 40 m2

XX. Dapur 188

1 Penerimaan 1 unit 9 m2 9 m2 DEPKES

2 Penyimpanan 1 unit 16 m2 16 m2 DEPKES

3 Persiapan 1 unit 25 m2 25 m2 DEPKES

4 Kitchen 3 unit 14.3 m2 43 m2 DEPKES

5 Packaging 2 unit 6 m2 12 m2 DEPKES

6 Distribusi 2 unit 8 m2 16 m2 DEPKES

7 Cold storage 1 unit 12 m2 12 m2 DEPKES

8 Bahan kering 1 unit 16 m2 16 m2 DEPKES

9 Lemari makan bay 1 unit 12 m2 12 m2 DEPKES

(15)

11 Coffee corner 1 unit 9 m2 9 m2 DEPKES

12 Toilet 2 unit 3 m2 6 m2 DEPKES

SUB TOTAL 188 m2

XXI. Laundry 192

1 Penerimaan 1 unit 16 m2 16 m2 DEPKES

2 Pembersihan 2 unit 16 m2 16 m2 DEPKES

3 Cuci 2 unit 30 m2 30 m2 DEPKES

4 Pengeringan 2 unit 12.5 m2 25 m2 DEPKES

5 Setrika 2 unit 10 m2 20 m2 DEPKES

6 Simpan 2 unit 18 m2 36 m2 DEPKES

7 Distribusi 1 unit 16 m2 16 m2 DEPKES

8 Stretcher bay 1 unit 8 m2 8 m2 DEPKES

9 Jahit 1 unit 16 m2 16 m2 DEPKES

10 Coffee 1 unit 9 m2 9 m2 DEPKES

SUB TOTAL 192 m2

XXII. Mortuari 152

1 registrasi 1 unit 12 m2 12 m2 DEPKES

2 Pemeriksaan 1 unit 16 m2 16 m2 DEPKES

3 km mandi jnzh 1 unit 25 m2 25 m2 DEPKES

4 persiapan 1 unit 16 m2 16 m2 DEPKES

5 cold storage @4 storage 1 unit 36 m2 36 m2 DEPKES

6 gudang 1 unit 20 m2 20 m2 DEPKES

7 Coffee corner 1 unit 9 m2 9 m2 DEPKES

8 rg tunggu 1 unit 12 m2 12 m2 DEPKES

9 toilet 2 unit 2 m2 4 m2 DEPKES

10 parkir kendaraan jenazah 1 mobil 12.5 m2 12.5 m2 ND SUB TOTAL 162.5 m2 XXIII . Locker Karyawan 790

1 Putri 400 loker 1.52 m2 608 m2 ASS

2 Putra 100 loker 1.52 m2 152 m2 ASS

3 Ruang Ganti 10 unit 3 m2 30 m2 ASS

SUB TOTAL 790 m2

XXI

V. Maintenance 136

1 Office 1 unit 8 m2 8 m2 DEPKES

(16)

3 workshop 3 unit 16 m2 48 m2 DEPKES

4 Coffee corner 1 unit 3 m2 3 m2 ASS

5 gudang 1 unit 4 m2 4 m2 DEPKES

6 Teras 1 unit 4 m2 4 m2 ASS

7 Toilet 2 unit 3 m2 6 m2 DEPKES

SUB TOTAL 76 m2

XXV

. Front Office 198

1 Information 1 unit 9 m2 9 m2 DEPKES

2 Registrasi 2 unit 9 m2 18 m2 DEPKES

3 Safe deposit box 1 unit 3 m2 3 m2 DEPKES

4 Functional 3 unit 3 m2 9 m2 DEPKES

5 Toilet 2 unit 3 m2 6 m2 DEPKES

6 Patient relation 1 unit 12 m2 12 m2 DEPKES

SUB TOTAL 57 m2 XXV I. Security 50 1 Pos 4 unit 2.5 m2 10 m2 ND 2 Office 1 unit 2.5 m2 2.5 m2 ND

3 Toilet 2 unit 3 m2 6 m2 DEPKES

4 Coffee corner 1 unit 2.5 m2 2.5 m2 ND

SUB TOTAL 21 m2

XXV

II. CCTV 19

1 Ruang Monitor 1 unit 12 m2 12 m2 ASS

2 Toilet 1 unit 3 m2 3 m2 DEPKES

SUB TOTAL 15 m2

XXV

III. Gas Medik 24

1 Ruang Tabung gas 1 unit 8 m2 8 m2 DEPKES

2 Staf 1 unit 5 m2 5 m2 DEPKES

SUB TOTAL 13 m2

XXI

X. Manajemen 408

1 Direktur 1 jiwa 12 m2 12 m2 AJM

staf 1 jiwa 2.25 m2 2.25 m2 ASS

2 General Manajer 1 jiwa 12 m2 12 m2 AJM

staf 1 jiwa 2.25 m2 2.25 m2 ASS

(17)

staf 2 jiwa 2.25 m2 4.5 m2 ASS

4 Manajer Keperawatan 1 jiwa 12 m2 12 m2 AJM

staf 6 jiwa 2.25 m2 13.5 m2 ASS

5 Manajer Farmasi 1 jiwa 12 m2 12 m2 AJM

staf 1 jiwa 2.25 m2 2.25 m2 ASS

6 Manajer Marketing 1 jiwa 12 m2 12 m2 AJM

staf 5 jiwa 2.25 m2 11.25 m2 ASS

7 Manajer Keuangan 1 jiwa 12 m2 12 m2 AJM

staf 9 jiwa 2.25 m2 20.25 m2 ASS

8 Manajer Akuntasi 1 jiwa 12 m2 12 m2 AJM

staf 9 jiwa 2.25 m2 20.25 m2 ASS

9 Manajer Pemeliharaan 1 jiwa 12 m2 12 m2 AJM

staf 4 jiwa 2.25 m2 9 m2 ASS

10 Sekretariat 1 jiwa 12 m2 12 m2 AJM

staf 6 jiwa 2.25 m2 13.5 m2 ASS

SUB TOTAL 219 m2 XXX . Sirkulasi 6600 1 Lantai 1 1 unit 15%(4242 ) m2 636 m2 2 Lantai 2 1 unit 15%(4242 ) m2 636 m2 3 Lantai 3 1 unit 15%(4242 ) m2 636 m2 4 Lantai 4 1 unit 15%(4242 ) m2 636 m2 5 Lantai 5 1 unit 15%(4242 ) m2 636 m2 6 Lantai 6 1 unit 15%(4242 ) m2 636 m2 7 Lantai 7 1 unit 15%(4242) m2 636 m2 8 Lantai 8 1 unit 15%(4242 ) m2 636 m2 9 Lantai 9 1 unit 15%(4242 ) m2 636 m2 10 Lantai 10 1 unit 15%(4242 ) m2 636 m2 11 Lantai 11 1 unit 15%(4242 ) m2 636 m2 12 Lantai 12 1 unit 15%(4242) m2 636 m2 XXX I. Core Bangunan 12

1 Lift 13 paket 44 572 ASS

2 Tangga Darurat 13 paket 26 338 ASS

3 Ramp 12 paket 153 1836 ASS

4 Ruang ME 12 paket 13.5 162 ASS

5 Shaft Sampah 12 paket 10.8 129.6 ASS

(18)

XXX

II. Ruang Utylity 256

1 Server sentral 1 unit 80 m2 80 m2 ASS

2 Boiler 1 unit 25 m2 25 m2 ASS

3 Water Treatment 1 unit 60 m2 60 m2 ASS

4 Panel Listrik 1 unit 4 m2 4 m2 DEPKES

5 Ruang Pompa 1 unit 30 m2 30 m2 ASS

6 Genset 1 unit 40 m2 40 m2 ASS

7 Ground tank air bersih 1 unit 60 m2 60 m2 ASS

8 Bak Solar 1 unit 30 m2 30 m2 ASS

9 Insenerator 1 unit 4 m2 4 m2 DEPKES

10 Ruang Kepala IPSRS 1 unit 12 m2 12 m2 AJM

11 Ruang ADM IPSRS 1 unit 8 m2 8 m2 AJM

SUB TOTAL 353 m2

XXX

III. Fasilitas

1 Musholah 40 orang 2 m2 80 m2 ASS

2 STP 1 unit 30 m2 30 m2 DEPKES

3 Kantin Karyawan 88 orang 1.7 m2 149.6 m2 DEPKES

4 ATM Center 6 unit 1.2 m2 7.2 m2 ND

5 Retail 2 unit 30 m2 60 m2 ASS

SUB TOTAL 326.8 m2 XXX IV. Parkir 10000 300 Mobil 12.5 m2 3750 m2 ND 500 Motor 2 m2 1000 m2 ASS SUB TOTAL 4750 m2 Jumlah Luas Bangunan TOTAL 29391.69 m2 3020 9 Sumber : DEP KES : DEPARTEMEN KESEHATAN AD : ARSITEK DATA ASS : ASUMSI CO HD : CONSARADATION OF HOSPITOL DESIGN ND : NEUFRET DATA

AMJ : AJ METRIC HANDBOOK

(19)

1.1.1. Penulisan Referensi

 Tabel Kerangaka Acuan Kerja oleh ( IAI, 2011)

 Tabel kebutuhan Ruang oleh (IAI, 2011 )

 Gambar konsep fasade luar (Arsitekinterior.com, 2014 )

 Gambar konsep interior ( homecarejogja.com,2014 )

1.2. Permasalahan

Selama ini banyak bangunan atau gedung kantor pemerintah dibangun

dengan hanya mempertimbangkan fungsi dari bangunan tersebut. Sementara

saat ini kemajuan di bidang arsitektur tentunya sangat mempertimbangkan

segi keindahan bangunan, kerapihan tatanan bangunan, ramah terhadap

lingkungan atau Green Building, keserasian terhadap bangunan di sekitarnya

dan memperhatikan aksesibilitas bagi penyandang cacat. Oleh sebab itu

dibutuhkan desain gedung yang berfungsi untuk pelayanan publik yang paling

baik dan berfungsi sebagai Rumah Sakit.

Perbaikan pada standar pelayanan khususnya di rawat inap dengan jumlah

tempat tidurnya 4 (empat) tempat tidur per kamar adalah bentuk komitmen

Pemerintah Daerah dalam peningkatan pelayanan kesehatan terhadap

seluruh lapisan masyarakat, tanpa perbedaan kelas perawatan yang

terkadang menimbulkan kesan bahwa kelas yang rendah pelayanannya juga

kurang dibanding dengan kelas yang lebih tinggi. desain ini terbatas pada

desain bangunan Rumah Sakit tampak luar sampai fungsi ruang setiap lantai.

1.3. Tujuan

Adapun tujuan dari perancangan Rumah Sakit Jakarta Selatan ini adalah :

1. Sebagai salah satu syarat kelulusan PERANCANGAN ARSITEKTUR AKHIR

( PAA ) di Fakultas Teknik Perencanaan dan Desain Universitas Mercubuana,

Jurusan Teknik Arsitektur.

2. Untuk memperoleh desain perancangan Rumah Sakit Umum Daerah type B

Jakarta Selatan sehingga dapat menjadi Rumah Sakit Rujukan / Unggulan.

(20)

3. Menjadi acuan untuk rumah sakit lainnya dalam penerapan bangunan yang

berwawasan green architecture

4. Mengantisipasi perkembangan wilayah Jakarta selatan, dalam hal kebutuhan

akan pelayanan kesehatan.

1.4. Sistimatika Penulisan

Sistematika Penulisan laporan ini terbagi kedalam 4 (empat) bab, antara lain :

BAB I : PENDAHULUAN

Dalam bab ini dijelasakan mengenai Latar Belakang, Penulisan

Referensi, Gambar, Tabel, Permasalahan, Tujuan dan Sistematika

Penulisan.

BAB II : TINJAUAN PUSTAKA DAN STUDI BANDING

Dalam bab ini menguraikan tentang tanggapan terhadap KAK, studi

pustaka dan studi banding yang dilakukan.

BAB III : DATA DAN ANALISA

Dalam bab ini menguraikan tentang data fisik dan non fisik

perancanagan, selanjutnya di analisa data dan analisa zoning.

BAB IV : KONSEP

Bab ini menguraikan konsep dasar dn konsep pengembangan yang

selanjutnya dilampirkan data gambar dan pengembangan design.

(21)

1.5. Judul Sub-Bab

BAB I : PENDAHULUAN

Dalam bab ini dijelasakan mengenai Latar Belakang, Penulisan

Referensi, Gambar, Tabel, Permasalahan, Tujuan dan Sistematika

Penulisan.

BAB II : STUDI PUSTAKA DAN STUDI BANDING

Dalam bab ini menguraikan tentang tanggapan terhadap KAK, studi

pustaka dan studi banding yang dilakukan.

BAB III : DATA DAN ANALISA

Dalam bab ini menguraikan tentang data fisik dan non fisik

perancanagan, selanjutnya di analisa data dan analisa zoning.

BAB IV : KONSEP

Bab ini menguraikan konsep dasar dn konsep pengembangan yang

selanjutnya dilampirkan data gambar dan pengembangan design.

Gambar

Tabel 1.2 Kerangka Acuan Kerja
Tabel 1.3  Kebutuhan Ruang

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penilaian dapat diketahui bahwa Bank Muamalat Indonesia pada periode 2007- 2009 termasuk dalam Peringkat Faktor Finansial 2 yang mencerminkan bahwa kondisi

Dalam penelitian ini gempa yang terjadi pada tanggal 11 April 2012 dijadikan subjek untuk melihat pergeseran salah satu stasiun SuGAr (UMLH) yang terletak di Provinsi

Berdasarkan hasil observasi, evaluasi, dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan hasil penelitaian tentang kemampuan menulis puisi melalui media gambar

Menyusun mekanisme penelusuran kinerja pelayanan SOP Penilaian kinerja Menyusun struktur organisasi penanggung jawab upaya puskesmas yang efektif Struktur organisasi tiap

Hal ini sesuai dengan apa yang dikemukakan oleh Koch et al., (2011) dan Lindpaintner et al., (2013) bahwa apabila pada hasil amplifikasi menggunakan primer

Wilayah Potensi Pasar Lingkup Pelayanan Tingkat Potensi Sifat Kegiatan Waktu Kegiatan 1 Cipulir Selatan A Kota Berkembang Grosir Siang 2 Bata Putih Selatan C Kota Tumbuh

Hasil yang didapat, disimpulkan bahwa fraksi etil asetat ekstrak etanol daun sidaguri ( Sida rhombifolia Linn.) dosis 1 dan 1,5 g/kg BB memiliki efek antipiretik, serta

Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika 2016 ~ Universitas Kanjuruhan Malang | 267 konteks pemecahan masalah; (d) Kemampuan berkomunikasi dan bekerjasama (Communication and