Volume : 6, No. 2, Bulan Agustus, hal. 39-47 ISSN : 2460-6286 (Print)
ISSN : 2579-3624 (Online)
Jurnal : http://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/sciencetech Eksplorasi Hasil Belajar Mahasiswa melalui
Penggunaan Kuis dan Tugas pada E-learning Edmodo di Era Pandemi Covid-19
Exploration of Student Learning Outcomes through The Use of Quizzes and Assignments in Edmodo E-learning in The Covid-19 Pandemic Era
*Trisniawati1, Nelly Rhosyida2, Mahmudah Titi Muanifah3
Fakultas Ilmu Pendidikan dan Keguruan, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa1 *[email protected]1
Fakultas Ilmu Pendidikan dan Keguruan, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa2 [email protected]2
Fakultas Ilmu Pendidikan dan Keguruan, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa3 [email protected]3
Info Artikel Abstract
Naskah diterima: 30/6/2020
This study aims to describe student learning outcomes through quizzes and assignments on e-learning edmodo in the covid-19 pandemic era. This study also aims to determine the implementation of learning through edmodo by utilizing features in edmodo such as uploading material, videos, poll, quiz, and assignment. The subjects of this study were the second semester student’s elementary school education program of the Sarjanawiyata Tamansiswa University who were taking elementary school mathematics classes. The instrument used was in the form of multiple choice questions, essay, and true false statements. The results obtained by the 2D class obtained an average quiz score of 78.81 and an average grade of 72.85; Class 2E obtained an average quiz score of 83.14 and an average grade of 70.23; and grade 2I obtained an average quiz score of 92.23 and an average grade of assignments of 73.12. Student learning outcomes in all three classes namely 2D, 2E and 2I are included in both categories so that learning using edmodo can be implemented well and can further be modified with other e-learning platforms.
Naskah direvisi: 9/7/2020
Naskah disetujui: 20/7/2020
Keywords: Edmodo, Learning outcome, Mathematics Korespondensi Penulis:
[email protected] Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar mahasiswa melalui kuis dan tugas pada e-learning edmodo di era pandemi covid-19. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui
40
implementasi pembelajaran melalui edmodo dengan memanfaatkan fitur-fitur dalam edmodo seperti mengunggah materi, video, jajak pendapat, kuis, dan penugasan. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester dua program studi pendidikan guru sekolah dasar Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa yang mengambil mata kuliah matematika sekolah dasar. Instrumen penelitian ini adalah soal pilihan ganda, esai, dan pernyataan salah yang benar. Hasil yang diperoleh oleh kelas 2D diperoleh rata-rata nilai kuis 78,81 dan rata-rata nilai tugas 72,85; Kelas 2E memperoleh rata-rata nilai kuis 83,14 dan rata-rata nilai tugas 70,23; dan kelas 2I memperoleh rata-rata nilai kuis 92,23 dan nilai rata-rata nilai tugas 73,12. Hasil belajar siswa di ketiga kelas yaitu 2D, 2E dan 2I termasuk dalam kategori baik sehingga pembelajaran menggunakan edmodo dapat diimplementasikan dengan baik dan selanjutnya dapat dimodifikasi dengan platform e-learning lainnya.
Kata Kunci: Edmodo, Hasil belajar, Matematika Pendahuluan
Pandemi covid-19 yang terjadi mengakibatkan perubahan kebijakan secara mendasar dalam dunia pendidikan di Indonesia. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Anwar Makarim telah mengeluarkan beberapa kebijakan untuk mengatur kegiatan pembelaran selama masa pandemi ini. Hal tersebut dikeluarkan melalui Surat edaran Nomor 4 Tahun 2020, yaitu tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19), tertanggal 24 Maret 2020. Terdapat 6 (enam) kebijakan yang dipaparkan dengan jelas. Namun, yang paling mendasar ialah merubah cara belajar mengajar siswa dan guru adalah kebijakan belajar dari rumah. Kebijakan belajar dari rumah ini sangat merubah kebiasaan, ataupun perilaku guru dan siswa selama ini. Bagaimana tidak, selama ini guru mengajar di kelas dalam artian mengajar di sebuah banguanan sekolah yang memiliki fungsi belajar mengajar, dengan didukung oleh sarana penunjang proses belajar mengajar tersebut. Dengan kebijakan baru ini guru mengalami kesulitan karena masih mencari pola yang tepat bagaimana pembelajaran dari rumah itu bisa dilakukan. Sisi positif kesulitan yang dialami pendidik maka mau tidak mau pendidik harus belajar pembelajaran daring (e-learning). Menurut (Ompusunggu & Sari, 2019) e-learning adalah suatu kemajuan penting dalam sistem pendidikan modern. E-learning ini membawa pengaruh terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional ke dalam bentuk digital, baik secara isi (contents) maupun sistemnya. Pembelajaran daring adalah pembelajaran pendidik dan mahasiswa tidak berhadapan langsung, melainkan terjadi secara jarak jauh yang memungkinkan guru dan siswa berada pada tempat yang berbeda. Menurut (Widiyasari, 2017) e-learning memungkinkan peserta didik untuk aktif dan kreatif dalam mengelola pendidikan agar bisa mendapatkan banyak manfaat, di antaranya fleksibilitas program dan bahan pembelajaran yang menarik. Secara positif pembelajaran ini sangat membantu keberlangsungan pembelajaran di masa pandemi ini. Pendidik dan mahasiswa akan tetap aman berada pada tempat atau rumahnya masing-masing tanpa harus keluar rumah dan bertatap muka secara langsung. Selain itu menurut (Dewantara, 2018) pada perkuliahan yang menggunakan e-learning mahasiswa berusaha menemukan suatu ide untuk memecahkan suatu masalah dan mempertahankan pendapatnya tentang ide tersebut
kepada rekannya. Senada dengan hal tersebut menurut (Najah, 2014) dalam e-learning tersedia materi pembelajaran, video pembelajaran, dan buku digital. Interaksi dosen dan mahasiswa bisa dilaksanakan setiap saat secara online tanpa batas ruang dan waktu sehingga metode pembelajaran dengan e-learning dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa (Hatip & Listiana, 2018). Salah satu platform e-learning yang dapat digunakan adalah Edmodo.
Edmodo adalah salah satu website microblogging pendiriannya tahun 2008 oleh Nicolas Brog dan Jeff O’Hara (Hutagalung, 2019). Edmodo adalah platform pembelajaran berbasis jejaring sosial yang diperuntukan untuk guru, siswa dan orang tua (Safitri, 2020). Lebih lanjut menurut (Trisniawati, Muanifah, Widodo, & Ardiyaningrum, 2019) “Edmodo can be applied in one class, one school, between schools in a city or district, Edmodo can be used for students, teachers, and parents. Edmodo is used to communicate using social media models, learning materials, and evaluation”. Edmodomerupakan alat bantu belajar yang bisa menjadi platform online untuk mendorong pembelajaran pendidik atau dapat menjadi cara lebih kreatif untuk melibatkan peserta didik dalam pembelajaran. Selain pemberian materi, Edmodobisa digunakan untuk memberikan tugas, kuis, dan penilaian pada peserta didik. Menurut (Amalia & Siregar, 2019) Edmodo memiliki kode grup yang memungkinkan pendidik menaruh bahan pembelajaran, memberikan tugas, dan mengadakan ujian. Edmodo menggunakan desain yang mirip dengan Facebook, dan menyediakan guru dan siswa tempat yang aman untuk menghubungkan, berkolaborasi dan berbagi konten (Nu’man, 2013). Hal ini senada dengan (Balasubramanian, Jaykumar, & Fukey, 2014) yang mengatakan “Edmodo which is a form of SNS is commonly called as “Facebook” for the higher education. This is because of the interface of Edmodo is somewhat similar to Facebook. The purpose of this is to create a sense of familiarity among the users of Edmodo since most students have a Facebook account and to ensure that it is user friendly”. Guru juga dapat mengirim nilai, tugas dan kuis untuk siswa/mahasiswa. Siswa dapat mengajukan pekerjaan rumah dan melihat nilai-nilai mereka dan komentar guru/dosen mungkin telah diposting tentang tugas mereka. Guru/dosen juga dapat membuat jajak pendapat dan topik posting untuk diskusi di kalangan siswa.
Dalam pembelajaran dengan Edmodo ini sangat diperlukan mahasiswa untuk terampil belajar secara mandiri karena pada saat proses belajar, mahasiswa akan mencari, menemukan dan menyimpulkan yang telah dipelajari secara mandiri (Hasanah, Sri Lestari, Rahman, & Danil, 2020). Menurut Kongchan dalam (Trisniawati et al., 2019) “further Edmodo is a free and secure learning platform available at www.edmodo.com”. Pembelajaran daring dalam memiliki beberapa kelebihan sebagai berikut, (1) Tersedianya fasilitas e-moderating di mana dalam kegiatan pembelajaran guru dan siswa dapat berkomunikasi secara mudah melalui teknologi internet secara reguler atau kapan saja kegiatan berkomunikasi itu dilakukan dengan tanpa dibatasi oleh jarak, tempat, dan waktu. (2) Guru dan siswa dapat menggunakan bahan ajar atau petunjuk belajar yang terstuktur dan terjadwal melalui internet, sehingga keduanya saling mengetahui sampai seberapa jauh bahan ajar dipelajari, (3) Siswa dapat belajar atau mengulang bahan pelajaran yang sudah dipelajari setiap saat di mana saja kalau diperlukan, mengingat bahan ajar tersimpan di komputer. (4) Bila peserta didik memerlukan informasi yang berkaitan dengan bahan yang dipelajarinya, ia dapat melakukan akses di internet secara lebih mudah sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan (5) Baik guru dan siswa dapat melakukan diskusi terhadap masalah pembelajaran melalui internet yang dapat diikuti dengan jumlah peserta yang lebih banyak, sehingga menambah ilmu pengetahuan wawasan yang lebih luas, (6) Berubahnya peran siswa menjadi aktif dan lebih mandiri dalam kegiatan pembelajaran, (7) Relatif lebih efisien bagi siswa yang bertempat tinggal jauh karena siswa dapat mengikuti kegiatan
42
Lebih lanjut menurut (Cahyono, 2015) terdapat beberapa keunggulan e-learning dalam hal ini Edmodo yaitu pertama fleksibilitas waktu, mahasiswa dapat menyesuaikan waktu belajar, misalnya mereka dapat menyisihkan waktu belajar. Mahasiswa mudah mengakses e-learning, ketika waktu sudah tidak memungkinkan atau ada hal lain yang lebih mendesak mereka dapat meninggalkan e-learning saat itu juga. Kedua fleksibilitas tempat yaitu mahasiswa dapat mengakses e-learning dimanapun dan tidak harus di kelas, dapat di rumah, karena tidak ada batasan tempat, selama ada atau terkoneksi dengan jaringan internet. Ketiga fleksibilitas kecepatan pembelajaran yaitu masing-masing mahasiswa memiliki gaya belajar yang berbeda-beda, sehingga menjadi wajar jika di dalam suatu kelas ada mahasiswa yang dapat mengerti dengan cepat dan ada yang harus mengulang pelajaran untuk memahaminya. Dalam suatu kegiatan pembelajaran pendidik mengajar dengan kecepatan yang sama untuk semua mahasiswa, sehingga mahasiswa yang lambat akan sulit dalam memahami. Melalui e-leraning mahasiswa dapat disesuaikan dengan kecepatan belajar. Dalam hal ini mahasiswa mengatur sendiri kecepatan dalam mengikuti materi pembelajaran. Jika belum mengerti siswa dapat mempelajari materi yang terdapat di dalamnya dengan mengunduhmodul maupun artikel terkait dan mengulanginya di rumah. Pada penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar mahasiswa melalui penggunaan kuis dan tugas pada e-learning Edmodo di era pandemi covid-19.
Metode
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan langkah mendalam dalam pengumpulan data dilakukan pada natural setting (kondisi yang alamiah), sumber data primer, dan teknik pengumpulan data lebih banyak pada observasi berperan serta (participant observation), wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester II PGSD Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa yang mengambil mata kuliah Matematika SD kelas bawah.
Instrumen yang digunakan adalah tes yang berupa soal-soal pada kuis di Edmodo dan soal ujian tengah semester pada penugasan di Edmodo. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data model interaktif. Analisis tersebut terdiri atas tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Data atau dokumen yang diperoleh dalam penelitian kualitatif perlu diperiksa keabsahannya. Menurut (Moleong, 2005) ada empat macam standar atau kriteria keabsahan data kualitatif, yaitu; (1) derajat kepercayaan (credibility), (2) keteralihan (transferability), (3) kebergantungan (dependability), dan (4) kepastian (confirmability). Hasil dan Pembahasan
Hasil
Pembelajaran daring melalui Edmodo sudah dilaksanakan bahkan sebelum pandemi covid-19 yaitu dengan memberikan materi, video pembelajaran, topik diskusi, kuis, serta tugas namun bedanya masih blended learning yaitu online dengan Edmodo dan tatap muka di kampus. Namun karena pandemi covid-19 maka pembelajaran full daring di rumah sehingga sebagian besar menggunakan Edmodo dan masih dipadu dengan video conference. Pembelajaran yang menggunakan Edmodo dibagi sesuai dengan kelas tatap muka, masing-masing mahasiswa diberikan kode kelas. Kuis diberikan setiap selesai pembelajaran untuk mengetahui pemahaman materi mahasiswa dan ujian tengah semester menggunakan fitur tugas pada Edmodo. Mahasiswa yang mengikuti kelas mata kuliah matematika SD kelas bawah adalah mahasiswa semester II yaitu kelas 2D, 2E, dan 2I. Banyaknya mahasiswa semester 2 D ada sebanyak 32
mahasiswa, 2E ada sebanyak 30 mahasiswa, 2I ada sebanyak 35 mahasiswa. Berikut ini adalah rekapan hasil kuis dan tugas mahasiswa.
Tabel 1. Rekapan Hasil Kuis dan Tugas Mahasiswa
Semester/
Kelas Rata-rata nilai kuis Rata-rata nilai tugas Keterangan
2/D 78.81 72.85 Kategori Baik
2/E 83.14 70.23 Kategori Baik
2/I 92.23 73.12 Kategori Baik
Berdasarkan tabel 1. diperoleh bahwa kelas 2I memperoleh rata-rata tertinggi diantara tiga kelas lainnya baik dalam nilai kuis ataupun tugas. Namun demikian ketiga kelas berada dalam kategori baik berdasarkan nilai rata-rata kuis dan tugas.
Pembahasan
Pembelajaran edmodo pada mata kuliah matematika SD kelas bawah dilaksanakan pada semester genap diawali dengan membentuk kelas sesuai dengan kelas tatap muka. Kemudian dosen memberikan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), pembagian tugas kelompok, materi ajar serta video pembelajaran. Selanjutnya mahasiswa yang telah terbagi dalam setiap kelompok membuat materi yang akan di share di Edmodo, materi dan video pembelajaran tersebut terlebih dahulu dikonsultasikan kepada dosen. Mahasiswa lainnya mempelajari materi dan video pembelajaran dan mengerjakan soal di kolom komentar bisa dengan mengetik secara langsung atau mengupload foto hasil jawaban dari soal yang telah dikerjakan. Kelompok dan dosen memberikan feedback atau masukan apakah jawaban tersebut benar atau masih belum benar, apabila ada yang belum benar maka mahasiswa lain dapat memberikan jawaban yang benar. Berikut ini beberapa contoh diskusi yang ada dalam Edmodo:
44
Kegiatan diskusi dapat melatih kedisiplinan dan keaktifan mahasiswa. Hal tersebut dapat dilihat pada gambar. 1 bahwa mahasiswa aktif dan bahkan ada yang beberapa kali mengerjakan soal yang diberikan oleh kelompok di kolom komentar di Edmodo, sehingga diskusi kelas berjalan lancar dan mahasiswa memahami materi pembelajaran. Hal ini senada dengan (Rahim, 2018) yang mengemukakan bahwa siswa aktif dalam mempelajari bahan ajar melalui Edmodo dan lebih suka belajar menggunakan Edmodo. Lebih lanjut (Thongmak, 2013) mengatakan “Student participation, student engagement, complexity of discussion, and the effectiveness of Edmodo platform are discussed, nevertheless, none of these researches investigate influences of instructor characteristics, student characteristics, and past behaviour factors on private social networks’ adoption in education”. Setelah kegiatan diskusi berlangsung kemudian dosen memberikan kuis kepada mahasiswa, kuis yang dibuat berbentuk soal dengan pernyataan jawaban benar atau salah dan soal pilihan ganda. Mahasiswa diberikan waktu 1x24 jam dengan kesempatan satu kali menjawab. Kuis yang telah dikerjakan mahasiswa ada enam kuis yaitu dengan materi pecahan biasa, bilangan desimal, kelipatan dan faktor, KPK dan FPB, aritmetika modular, dan aritmetika sosial. Berikut ini contoh kuis yang diberikan pada pembelajaran menggunakan Edmodo:
Gambar 2. Contoh Pemberian Kuis di Edmodo
Pelaksanaan kuis pada Edmodo juga melatih kemandirian belajar mahasiswa, hal itu dibuktikan pada gambar. 2 bahwa mahasiswa mengerjakan kuis tepat waktu dan apabila ada yang tidak jelas maka akan bertanya pada kolom komentar. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian (Hadi & Rulviana, 2018) pembelajarn geometri dengan menggunakan media Edmodo diyakini telah berhasil membuat pembelajaran matematika yang menarik dan interaktif bagi mahasiswa serta membuat pembelajaran di kelas menjadi lebih menarik. Berdasarkan tabel.1 nilai kuis yang rata-rata nilainya paling rendah adalah kuis pada aritmetika modular. Pada materi ini mempelajari mengenai bilangan jam dan bilangan modulo, materi ini baru pertama kali diperoleh mahasiswa, sehingga masih banyak yang belum menguasai konsep bilangan jam dan bilangan modulo. Dosen kemudian memberikan bantuan dengan video conference dan memberikan video pembelajaran agar mahasiswa yang belum paham dapat mengetahui konsep bilangan jam, tabel cayley, dan bilangan modulo.
Selain memberikan kuis, dosen juga memberikan polling misalnya terhadap pelaksanaan ujian tengah semester dan memanfaatkan fitur tugas pada Edmodo. Pelaksanaan UTS dengan mekanisme dosen membagikan soal UTS di Edmodo pada kolom tugas dengan mengatur waktu sesuai dengan waktu ujian, kemudian mahasiswa mengerjakan soal UTS di kertas dan diberi nama, selanjutnya di
foto dan dijadikan satu dalam file word atau pdf dan diunggah melalui fitur tugas. Kendala yang dihadapi pada saat pelaksanaan UTS yaitu mahasiswa yang sudah waktunya selesai namun gagal upload karena pengaturan terkunci ppada bagian tugas. Dosen memberikan kebijakan dan memberikan kesempatan upload ulang, ada juga mahasiswa yang susah sinyal sehingga jawaban dikirimkan melalui WhatsApp. Kendala lain yang dihadapi yaitu foto jawaban dari soal yang diupload oleh mahasiswa blur atau tidak fokus, sehingga dosen meminta foto ulang jawaban dan upload kembali di edmodo. Berdasarkan tabel. 1 hasil rata-rata tugas pada ketiga kelas pada kategori baik dan kendala yang dihadapi juga dapat diselesaikan dengan baik karena adanya komunikasi yang baik dari dosen dan mahasiswa. Hal ini senada dengan hasil penelitian (Sumianingrum, Wibawanto, & Haryono, 2017) pengunaan Edmodo menjadikan distribusi materi pembelajaran yang tidak terpusat hanya pada guru. Budaya belajar yang dikembangkan adalah keaktifan peserta didik dalam membangun sendiri keingintahuannya, membangun karakter keinginan membantu teman yang kesulitan, serta pemanfaatan waktu yang bisa optimal di kelas karena kegiatan sudah terstruktur. Kesimpulan
Pembelajaran menggunakan Edmodo dilaksanakan dengan mengupload materi ajar, video, diskusi dengan mahasiswa, pembagian kelompok, kuis dan tugas. Mahasiswa secara rutin sesuai dengan jadwal perkuliahan mengikuti di Edmodo dan aktif diskusi di kolom komentar, mengerjakan kuis, dan tugas yang ada di Edmodo. Kuis diberikan di akhir pembelajaran dan rata-rata nilai kuis pada ketiga kelas pada kategori baik. Mahasiswa aktif, komitmen, dan disiplin mengikuti perkuliahan dan mengerjakan kuis. Pada pelaksanaan ujian tengah semester menggunakan tugas pada edmodo mahasiwa juga disiplin dan aktif bertanya jika ada petunjuk yang belum jelas. Hasil rata-rata nilai tugas pada ketiga kelas juga pada kategori baik. Diharapkan dengan pembelajaran Edmodo dosen dapat lebih mempelajari lebih lanjut mengenai fitur kuis yang ada pada Edmodo, misalkan tidak hanya menggunakan pilihan ganda, uraiaan atau pernyataan benar salah tetapi menggunakan soal dengan tipe yang berbeda-beda. Pembelajaran Edmodo yang selanjutnya juga tetap dilaksanakan dengan berbgai modifikasi platform pembelajaran online lainnya.
Ucapan Terima Kasih
Ucapan terima kasih kepada Program Studi PGSD dan LP3M Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa yang memfasilitasi kegiatan dan mendukung penelitian ini.
Daftar Pustaka
Amalia, R., & Siregar, R. U. (2019). Penggunaan Edmodo pada Pembelajaran Matematika di Perguruan Tinggi, 2. Retrieved from https://ejurnalunsam.id/index.php/JDM.
Balasubramanian, K., Jaykumar, V., & Fukey, L. N. (2014). A Study on “Student Preference towards the Use of Edmodo as a Learning Platform to Create Responsible Learning Environment.” Procedia - Social and Behavioral Sciences, 144, 416–422. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.07.311.
Cahyono, Y. D. (2015). E-learning (Edmodo) sebagai Media Pembelajaran Sejarah. Jurnal Penelitian, 18(2), 102–112. Retrieved from https://e-journal.usd.ac.id/index.php/JP/article/view/813.
46
Dewantara, D. (2018). Perbedaan Kemampuan Analisis Mahasiswa Antara Pembelajaran Berbantuan Schoology dan Edmodo pada Mata Kuliah Fisika Biologi. Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram, 6(1), 1. https://doi.org/10.33394/j-ps.v6i1.826.
Dwiharja, L. M. (2015). Memanfaatkan Edmodo sebagai Media Pembelajaran Akuntansi. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi FE UNY" Profesionalisme Pendidik dalam Dinamika Kurikulum Pendidikan di Indonesia pada Era MEA" (pp. 332–344). Hadi, F. R., & Rulviana, V. (2018). Jurnal Bidang Pendidikan Dasar (JBPD)
http://ejournal.unikama.ac.id/index.php/JBPD Vol. 1 No. 2 Juli 2017, 2(1). Retrieved from http:ejournal.unikama.ac.id/index.php/JBPD.
Hasanah, A., Sri Lestari, A., Rahman, A. Y., & Danil, Y. I. (2020). Analisis Aktivitas Belajar Daring Mahasiswa Pada Pandemi COVID-19, 4–8. Retrieved from http://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/30565.
Hatip, A., & Listiana, Y. (2018). Pengaruh E-Learning Berbasis Edmodo terhadap Minat, Kemandirian dan Hasil Belajar Mahasiswa.
Hutagalung, S. N. (2019). Media Pembelajaran Pembuatan Quiz Fisika (Wondershare Quizcreator Dan Edmodo). Seminar Nasional Sains & Teknologi Informasi (SENSASI), 626–629.
Moleong, M. . (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Najah, C. (2014). Studi Perbandingan Hasil Belajar Matematika Siswa Yang Belajar
Menggunakan Strategi Pembelajaran Aktif Everyone Is Ateacher Here Berbantuan E-Learning Edmodo Dan Peer Lesson Berbantuan E-E-Learning Di Kelas Vii Smpn 7 Kota Jambi. Universitas Jambi, 1–10.
Nu’man, A. Z. (2013). Efektifitas Penerapan E-Learning Model Edmodo dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap Hasil Belajar Siswa (Studi Kasus : Smk Muhammadiyah 1 Sukoharjo). Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004.
Ompusunggu, V. D. K., & Sari, N. (2019). Efektifitas Penggunaan E-Learning Berbasis Edmodo Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematika. Jurnal Curere, 3(2), 58–66. https://doi.org/10.36764/jc.v3i2.250.
Rahim, F. (2018). Pengajaran Membaca di Sekolah Dasar. Jakarta: Bumi Aksara.
Rachmadtullah, R., Setiawan, B., Fanny, A. M., Pramulia, P., Susiloningsih, W., Tur, C., ... & Ardhian, T. The Challenge of Elementary School Teachers to Encounter Superior Generation In The 4.0 Industrial Revolution: Study Literature.
Safitri, M. (2020). Penerapan Edmodo dalam Pembelajaran Matematika untuk Melatih Kemandirian Belajar Siswa. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Pgri Palembang 10 Januari 2020, 103–110.
Sumianingrum, N., Wibawanto, H., & Haryono. (2017). Efektivitas Metode Discovery Learning Berbantuan E-Learning di SMA Negeri 1 Jepara. Innovative Journal of Curriculum and Educational Technology, 6(1), 27–35. https://doi.org/10.15294/ijcet.v6i1.15573.
Thongmak, M. (2013). Social Network System in Classroom: Antecedents of Edmodo © Adoption. Journal of E-Learning and Higher Education, 2013, 1–15. https://doi.org/10.5171/2013.657749.
Trisniawati, Muanifah, M. T., Widodo, S. A., & Ardiyaningrum, M. (2019). Effect of Edmodo towards Interests in Mathematics Learning. Journal of Physics: Conference Series, 1188(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1188/1/012103.
Widiyasari, R. (2017). Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Mahasiswa Menggunakan Mind Map Berbantuan E - Learning Increasing Students ’ Learning Activity, 27–43.