• Tidak ada hasil yang ditemukan

Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Metode Pemberian Tugas pada Kelompok B di TK Al-Khairaat Lolu | Labonati | Bungamputi 1940 5657 1 PB

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Metode Pemberian Tugas pada Kelompok B di TK Al-Khairaat Lolu | Labonati | Bungamputi 1940 5657 1 PB"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar siklus Alur PTK Kemmis dan MC Taggart
Tabel 1 Rekapitulasi Hasil Pengamatan Pra Tindakan
Tabel 3 Rekapitulasi Hasil Pengamatan Tindakan Siklus II

Referensi

Dokumen terkait

Setelah dilakukan tindakan Siklus II rata-rata kemampuan motorik halus anak meningkat 84% artinya kemampuan motorik halus anak berkembang sangat baik.Kesimpulan dari

Setelah dilakukan tindakan Siklus II rata-rata kemampuan motorik halus anak meningkat 89,64% artinya kemampuan motorik halus anak berkembang sangat baik.Kesimpulan dari

Setelah dilakukan tindakan Siklus II rata-rata kemampuan motorik halus anak meningkat 89,64% artinya kemampuan motorik halus anak berkembang sangat baik.Kesimpulan dari

Setelah dilakukan tindakan maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui metode kerja kelompok dapat meningkatkan kemampuan interaksi sosial anak, terbukti

Dari hasil analisis data peningkatan kemampuan motorik halus anak dengan menggunakan metode pemberian tugas melalui kegiatan menganyam pada siklus I diperoleh data 74,7%.. Hal

Penerapan metode pemberian tugas berbantuan media gambar dengan teknik mozaik untuk meningkatkan kemampuan motorik halus yang menggunakan capaian perkembangan

Peningkatan kemampuan keterampilan motorik halus diakibatkan karena adanya penerapan metode pemberian tugas, dengan media bentuk-bentuk geometri merangsang anak TK

Dapat disimpulkan bahwa ada peranan metode pemberian tugas terhadap peningkatan kemandirian anak terbukti adanya peningkatan dari minggu pertama sampai minggu