• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penyelidikan Geologi dan Geokimia daerah panas bumi Sampuraga Sumut

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penyelidikan Geologi dan Geokimia daerah panas bumi Sampuraga Sumut"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Hasil Perhitungan Kehilangan Energi Panas
Gambar 2 Peta geomorfologi daerah penyelidikan
Gambar 4.  Diagram segitiga Cl-SO4-HCO3
Gambar 5.  Diagram segitiga Na-K-Mg
+3

Referensi

Dokumen terkait

Artinya menunjukkan bahwa mata air panas Sebau berasal dari reservoar dalam yang telah mengalami pengenceran di dekat permukaan, sedangkan air hangat Orok termasuk ke dalam

Suplai fluida berasal dari daerah resapan yang berasal dari lereng Gunung Kaba dan juga dari daerah luar komplek Kaba yang meresap jauh ke bawah permukaan membentuk sistem

Air panas yang muncul pada mata air panas Batuputih dan Tanggari merupakan air bertipe bikarbonat, berada di daerah immature waters, diperkirakan sebagai fluida

Fluida panas yang muncul pada mata air panas Banda merupakan air bertipe klorida, namun hasil pengukuran daya hantar listrik (DHL) dan kandungan klorida yang tinggi

Manifestasi panas bumi permukaan berupa mata air panas Kura dengan temperatur 58-81°C dan batuan ubahan di Kawah Karitemang pada bagian tengah daerah penyelidikan diindikasikan

Sistem panas bumi yang terdapat di Kabupaten Kampar dan Kabupaten Kuantan Singingi dicirikan oleh pemunculan tiga lokasi manifestasi panas bumi berupa mata air panas,

Metode penyelidikan terdiri dari: Pengamatan pada jenis manifestasi panas bumi, diantaranya berupa: mata air panas, air rembesan, tanah panas, temperatur manifestasi dan

Tahanan jenis rendah yang diperkirakan ber- hubungan dengan pembentukan sistem panas bumi dan merupakan daerah prospek panas bumi tersebar di sekitar mata air panas Sumani