• Tidak ada hasil yang ditemukan

Arah dan Tantangan Fintech Syariah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Arah dan Tantangan Fintech Syariah"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

Isyu Legalitas, Akuntansi, Audit, Tata Kelola dan Etika Fintech Syariah

Dr. Murniati Mukhlisin, M.Acc, Wakil Ketua STEI Tazkia Dipresentasikan di Acara Seminar Nasional Fintech Syariah

dan Launching Pusat Studi Fintech Syariah Tazkia Kampus Tazkia, Sentul City, Bogor

(2)

Lanjutan Cerita

• Artikel ini adalah sambungan dari artikel sebelumnya yang berjudul Fintech Syariah yang telah

dibentangkan di seminar fintech syariah di Kampus Tazkia, Bogor, bulan Agustus yang lalu.

(3)
(4)

Peraturan OJK

• Peraturan OJK Nomor 77/POJK.01/2016 tanggal 29 Des 2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi.

• Layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi adalah penyelenggaraan layanan jasa keuangan untuk

(5)

Definisi Syariah

• Walaupun belum ada definisi secara syariah, namun peraturan ini dapat dimaknai juga sebagai peraturan untuk layanan jual beli/kemitraan/pembiayaan/sewa menyewa syariah sebagai penyelenggaraan layanan jasa keuangan untuk mempertemukan

penjual/mitra/pemilik modal/pemilik aset dengan pembeli/mitra/pekerja/penyewa dalam rangka

melakukan jual beli/pembiayaan secara syariah dalam mata uang rupiah secara langsung melalui sistem

elektronik dengan menggunakan jaringan internet.

(6)

Peraturan Bank Indonesia

• PBI 18/40/PBI/2016 tanggal 14 November 2016 tentang Penyelanggaraan pemrosesan transaksi pembayaran

• Peraturan secara syariah; Penyelanggaraan pemrosesan transaksi pembayaran secara syariah

(7)
(8)

Standar

• Standar akuntansi untuk bisnis syariah selalu merujuk fatwa Dewan Syariah Nasional –Majlis Ulama Indonesia (DSN-MUI) sebelum mengeluarkan standar – standar akuntansi. Dari

tahun 2000 hingga saat ini sudah dikeluarkan 109 fatwa keuangan syariah.

• Fatwa dikeluarkan karena diminta oleh lembaga keuangan syariah baik itu bank, asuransi, pasar modal, maupun entitas syariah lainnya. Adapun dengan kehadiran bisnis FinTech

(9)
(10)

Jurnal Akuntansi

• Pengelola (Mudharib) melakukan permohonan

pembiayaan Mudharabah, melengkapi persyaratan yang diperlukan kepada Penyedia Jasa FinTech (Marketplace). Kemudian tim FinTech melakukan analisa pengajuan

pembiayaan Mudharabah oleh Pengelola (Mudharib) dan menawarkan ke Investor (Shahibul Maal).

• Pada tahapan ini, tidak ada jurnal baik dari sisi

(11)

Jurnal

• Investor (Shahibul Maal) menyetujui dan memberikan investasi modal pembiayaan Mudharabah kepada

Penyedia Jasa Fintech Pengelola (Mudharib) dengan nisbah bagi hasil yang disepakati. Pada saat Investor (Shahibul Maal) memberikan modal kepada Pengelola melalui Penyedia Jasa Fintech, maka jurnal yang dibuat oleh Shahibul Maal:

• Dana Investasi Mudharabah pada Kas. Jurnal di sisi

(12)

Jurnal

• Jasa FinTech (Marketplace) menyertakan modal

pembiayaan Mudharabah sesuai nisbah yang disepakati kepada Mudharib (Shahibul Maal). Jurnal pada saat

Penyedia Jasa Fintech menyertakan modal Mudharabah ke Pengelola (Mudharib), maka jurnal yang dibuat oleh Penyedia Jasa Fintech:

• Dana Inevstasi Mudharabah pada Kas. Jurnal di sisi

Pengelola (Mudharib): Kas pada Dana Syirkah Temporer.

(13)

Jurnal

• Pemberian bagi hasil pendapatan investor dari Pengelola kepada Penyedia Jasa Fintech dari hasil

keuntungan. Pada saat Pengelola (Mudharib) membagi keuntungan kepada Penyedia Jasa Fintech, jurnal yang dibuat oleh Penyedia Jasa Fintech:

(14)

Jurnal

• Pemberian bagi hasil pendapatan dari Penyedia Jasa Fintech kepada Investor dari hasil keuntungan. Pada saat Penyedia Jasa Fintech membagi keuntungan

kepada Investor, jurnal yang dibuat oleh Penyedia Jasa Fintech:

(15)

Jurnal..

• Pengembalian modal kepada Penyedia Jasa FinTech (Marketplace) oleh Pengelola (Mudharib). Pada saat Pengelola (Mudharib) mengembalikan Penyedia Jasa Fintech, jurnal yang dibuat oleh Penyedia Jasa Fintech: • Dana Investasi Mudharabah pada Kas. Jurnal di sisi

(16)

Jurnal

• Jasa FinTech (Marketplace) mengembalikan investasi modal kepada Investor (Shahibul Maal). Pada saat

Penyedia Jasa Fintech mengembalikan modal kepada Investor (Shahibul Maal), jurnal yang dibuat oleh

Penyedia Jasa Fintech:

(17)
(18)

• Dalam hal audit, peranan audit elektronik (Electronic Data Process - EDP) akan makin penting ketika

(19)
(20)

TARIF

• Transparency, Accountability, Responsibility, Independence dan Fairness (disingkat TARIF).

(21)

Tranparansi

• Informasi yang disediakan oleh bisnis FinTech harus memenuhi karakteristik informasi yang baik yaitu

akurat, relevan, memadai, real time, jelas dan mudah

(22)

Akuntabilitas

• Bisnis FinTech harus dapat mempertanggungjawabkan kinerjanya secara transparan dan adil kepada pemangku kepentingan. Bentuk pertanggungjawaban berupa

laporan secara berkala kepada OJK dalam bentuk

(23)

Responsibilitas

• Bisnis FinTech juga harus mematuhi peraturan

(24)

Independen

• Bisnis FinTech harus bebas dari kepentingan pihak tertentu sehingga pengambilan keputusan dapat

dilakukan secara objektif. Benturan kepentingan juga dapat mengancam prinsip dasar etika bisnis syariah.

• Dewan Pengawas Syariah

(25)

Kewajaran dan kesetaraan

• Setiap individu yang berminat untuk bertransaksi

dengan bisnis FinTech memiliki kesamaan dalam hak, perlakuan dan kesempatan. Bisnis FinTech harus bersifat

tawazun (seimbang/adil) dalam memberikan layanan,

(26)
(27)

Jujur-Adil-Amanah-Ihsan

• 1. Jujur. Bisnis FinTech harus mampu menjaga kerahasiaan data pemangku kepentingan.

• 2. Adil. Bisnis FinTech harus memperhatikan

kepentingan semua pemangku kepentingan, tidak

(28)

Jujur-Adil-Amanah-Ihsan

• 3. Amanah. Bisnis FinTech harus mengedepankan

amanah, dimulai dari visi misi bisnis tersebut sehingga tujuan yang akan dicapai menjadi jelas. Tidak ada

konflik kepentingan ketika menjalankan tugas maka dari itu harus ada hak dan kewajiban yang jelas sesuai

dengan konsep TARIF dalam tata kelola.

• 4. Ihsan. Bisnis FinTech juga harus mengedepankan konsep berbagi bukan berlomba – lomba hanya untuk mencari keuntungan yang tidak peduli apabila

merugikan orang lain. Maka dari itu, para startup harus menyisihkan sebagian keuntungan untuk kegiatan

(29)

Referensi

Dokumen terkait

Kementerian Percepatan Pembangunan Daerah tertinggal, Kementerian Luar Negeri, BNPP, dan Pemerintah Daerah segera mengambil langkah- langkah yang kongrit,

Untuk melihat hasil dari sikap politik anggota DPRD Kota Bandar Lampung apakah mendukung, menolak, netral, dan tindakan apa yang akan mereka lakukan sebagai

Hasil penelitian untuk jumlah tunas menunjukkan bahwa eksplan pada media ½ MS dengan konsentrasi BAP 2,5 ppm mengalami peningkatan pada semua umur pengamatan dan

Mit dieser Methodik können Aussa- gen über Parameter nicht mehr nur als wahr oder falsch („0“ oder „1“) klassifiziert werden, diese können nun auch teilweise wahr bzw..

Berdasarkan uraian di atas belum ada laporan yang menyatakan bahwa ekstrak segar rimpang Curcuma yang terbaik dalam menghambat pertumbuhan mikroba uji dan pada

sangat penting untuk melakukan penelitian tentang “Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Melalui Media Alat Musik Perkusi pada Anak Kelompok B 2 RA.

Maklumat yang diperuntukkan di sini mungkin tidak mengambil kira kesan disebabkan keperluan peraturan tambahan (contohnya, untuk bahan memenuhi definisi sesuatu buangan merbahaya

Mengingat lokasi TPA sampah sowi merupakan lokasi yang layak dipertimbangkan berdasarkan kriteria SNI dan kriteria hasil analisis kritis terhadap SNI, maka