• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan Variabilitas Mixed Layer Depth Terhadap Sebaran Tuna Di Samudera Hindia Bagian Timur.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Hubungan Variabilitas Mixed Layer Depth Terhadap Sebaran Tuna Di Samudera Hindia Bagian Timur."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi ukuran dan nisbah jenis kelamin ikan madidihang yang tertangkap oleh armada rawai tuna di Samudera Hindia bagian timur..

Sebaran frekuensi panjang ikan tuna mata besar yang tertangkap pada bulan Maret sampai Oktober 2008 terdapat pada selang ukuran panjang cagak antara 98-153 cm FL (rata-rata 127,1

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi ukuran dan nisbah jenis kelamin ikan madidihang yang tertangkap oleh armada rawai tuna di Samudera Hindia bagian timur..

Pola angin permukaan pada Musim Timur (Juni, Juli, Agustus) dan Musim Peralihan 2 (September, Oktober, November) di perairan Samudera Hindia bagian Timur Laut sebelah Barat

Upwelling yang terjadi mengakibatkan terjadinya variabilitas lapisan termoklin, upwelling yang terjadi juga mempengaruhi tinggi rendahnya parameter pendukung dalam

Hal ini menunjukkan bahwa pada bulan setelahnya (November) terjadi pemijahan karena menurut Widodo (1986), dalam Mardijah dan Patria (2012), bahwa musim pemijahan terjadi kira-kira

Sebaran frekuensi panjang ikan tuna mata besar yang tertangkap pada bulan Maret sampai Oktober 2008 terdapat pada selang ukuran panjang cagak antara 98-153 cm FL (rata-rata 127,1

Upwelling yang terjadi mengakibatkan terjadinya variabilitas lapisan termoklin, upwelling yang terjadi juga mempengaruhi tinggi rendahnya parameter pendukung dalam