• Tidak ada hasil yang ditemukan

IV.PEMBAHASAN MASALAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "IV.PEMBAHASAN MASALAH"

Copied!
66
0
0

Teks penuh

(1)

1. AN ALISA PERSEPSI DAN PERMINTAAN

Data yang dianalisa ini merupakan hasii yang diperoleh dari pemakai sandal jepit jenis Swalo baik yang bukan merek Ardiles maupun yang merek Ardiles meialui daftar pertanyaan (kuisioner) yang diajukan.

Dalam menyebarkan kuisioner ini , penulis terjun langsung untuk

memberikan kuisioner sambil menjelaskan kepada mereka yang

mengisi kuisioner tersebut. Kuisioner ini disebarkan mulai tanggal 25

Februari 1997 s/d 25 Maret1997, dengan jumlab kuisioner yang

disebarkan adalah sebanyak 312 dan ternyata ada 300 kuisioner yang

penulis anggap memenuhi syarat. Daerah penyebaran kuisioner ini

adalah Kecamatan wonocolo meliputi daerah Siwalankerto, Jemur

Wonosari, Margorejo.Bendul Merisi , dan Sidosermo. Tempat-tempat

yang penulis sebarkan kuisioner adalah Sinar Margorejo, Sinar Jemur,

(2)

beberapa pertanyaan yang penulis anggap dapat mewakili dalam proses analisa selanjutnya adalah sebagai berikut:

1.1. Deskripsi Tentang Jenis kelamin

Jenis Kelamin Frekuensi Persentase (Orang) (%)

Pria 154 51.3

Wanita 146 48.7

S u m te r; Kuisioner dio ah

Pengujian : Hipotesa;

a =0.05 Statistik Uji

Daerah Penolakan

Perhitungan

Ho : Pi=P2

Hi :Pi<P2

hitung

P.-P^

n-

• Zhitung ^1 -645

Zhitung ” 0.513-0.487

^ 13(1 - 0.513) 0.4870 - 0.487^

T

5 4

J46

= 0.186

(3)

Kesimpulan : Karena Zhitung <Za maka terima Ho yang artinya secara statistik jumlah frekuensi yang memberikan pendapat antara pria dan wanita tidak ada perbedaan.

1.2. Pekerjaan

Pekerjaan Frekuensi

(Orang)

Persentase

(% )

95% Ci

Pelajar 49 16.3 (0.121 ;0.205)

Mahasiswa 130 43.3 (0.377:0.489)

Ibu Rumah Tanngga 38 12.7 (0.089:0.165)

Pegawai Negeri /Swasta 66 22 (0.173:0.267)

Lain-lain 17 5.7 (0.031:0.083)

Sumber: Kuisioner diolah

Pengujian :

Hipotesa : Ho = Pi=P2=P3=P4=Ps = 1/5 Hi =Ada salah satu

a = 0.05

Daerah Penolakkan :

Statistik Uji

Perhitungan :

X h.tun g - ^ -

,=i

Pekerjaan Pelajar Mahasiswa Ibu Rumah Peaawaj Lain-lain

Frekuensi (Oi) 49 130 38 66 17

Probabilitas 1/5 1/5 1/5 1/5 1/5

60 60 60 60 60

... A

2.02 81,7 8.06 0.60 30.8

(4)

X hilling — 1 2 j . 18

X label = = 9 . 4 8 7 3

Karena 123.18 > 9.4873 maka tolak atau frekuensi dalam memberikan pendapat berdasarkan pekerjaan ada perbedaan..

Plot 95% C l ;

a. Uji proporsi untuk Pelajar (Pi) dan Ibu rumah Tangga (P

2

) Pengujian ;

Hipotesa : Ho ; Pi = P

2

Hi ; P i> P 2 a = 0.05

Statistik Uji ;Z, P - P

r , T j

Daerah Penolakan : Zhitung ^1 -645

(5)

0.163(1-0.163)^0.127(1-0.127)

\ 49 38

= 0.476

Kesimpulan : Karena Zhitung < Za maka terima Ho yang artinya secara statistik jumlah frekuensi yang memberikan pendapat antara pelajar dan ibu rumah tangga tidak ada perbedaan.

b. Uji Proporsi untuk Peiajar (Pi) dan Pegawai negeri/swasta (P

2

).

Pengujian ;

Hipotesa : Ho; Pi = P

2

Hi ;P i > P 2 a = 0.05

Statistik Uji ; Zhitung =

n,

1

I

2

Daerah Penolakan : Zhitung ^ -1 -645

0.163-0.22 -Perhitungan ; Zhitung =

0.163(1-0.163)^0.22(1-0.22)

V 49 66

= -0.776

Kesimpulan ; Karena Zhitung >-Za maka terima Ho yang artinya secara

statistik jumlah frekuensi yang memberikan pendapat antara pelajar

dan pegawai negeri/swasta tidak ada pertjedaan.

(6)

1.3. Deskripsi Tentang Usia

Usia Frekuensi

(Orang)

Persentase (%)

95% Cl

13Th-18Th 49 16.3 (0.121;0.205)

19Th-25Th 137 45.7 (0.401;0.513)

>25 Th 114 38 (0.325;0.435)

Sumber: Kuisioner diolah Pengujian;

Hipotesa : Ho = Pi=P2=P3=1/3 Hi =Ada salah satu a = 0.05

Daerah Penolakkan :

Statistik Uji

Perhitungan :

■.

^2 _ y

Z T.

(=I

Usia 13Th-18 19Th-25 >25 Th

Frekuensi (Oi) 49 137 114

Probabilitas 1/3 1/3 1/3

E ,= Y ,n p 100 100 100

(^, - F /

/E :

26.01 13.69 1.96

5(^*hihing — 41.66

label = 0.05(2) = 5.99147

Kesimpulan : Karena 41.66 > 5:99147 maka tolak H„, yang berarti

frekuensi yang memberikan pendapat berdasarkan usia ada

perbedaan.

(7)

Plotting 95% Cl

0.5

±

13 th-18th

±

19th-25th >25th

Uji Proporsi antara usia 19 th-25 th (Pi) dan usia >25 th (P

2

) Pengujian ;

Hipotesa ; Ho ; Pi = P

2

Hi :P i> P 2 a = 0.05

Statistik Uji

Zhitung “ P.-P2

Daerah Penolakan : Zhitung -645

Perhitungan :Z 0.457-0.38

hitung

ll

0.457(1-0.457)^0.38(1-0.38)

137 114

= 1.236

(8)

Kesimpulan : Karena Zhuung <Za maka terima Ho yang artinya secara statistik jumlah frekuensi yang memberikan pendapat antara usia 19 th - 25 th dan usia > 25 th tidak ada perbedaan.

Dari hasil plotting 95 % Cl maka persepsi berdasarkan usia dapat dibagi menjadi dua(2) kelompok yaitu kelompok I yaitu kelompok usia 13th-18th, Kelompok II yaitu kelompok usia 19th-25th dan usia >25 th.

1.4. Deskripsi Berdasarkan Pengeluaran

Pengeluaran Frekuensi

(Orang)

Persentase (%)

i 95% Cl 1 i

<Rp.200.000 52 17.3 (0.130;0.216)

Rp.200.000-Rp.500.000 200 66.7 (0.614;0.720) 1 Rp. 500.000-1.000.000 48 16 (0.118:0.201)

Pengujian:

Hipotesa ; Ho = Pi=P2=P3=1/3 Hi =Ada salah satu a = 0.05

Daerah Penolakkan ;

Statistik Uji

X

. , 2

hilung - -

i=l

(9)

Perhitungan :

Pengeluaran <Rp.200.000 Rp.200.000- Rp.500.000

Rp.500.000- Rp. 1.000.000

Frekuensi (0,) 52 200 48

Probabilitas 1/3 1/3 1/3

100 100 100

( O .- F - .W / £ ,

23.04 100 27.04

X^hi,ung = 150.08

Z^lohel = J^0.05(2) = 5.99147

Kesimpulan ; Karena 150.08 > 5.9S147 maka tolak yang berarti frekuensi yang memberikan pendapat berdasarkan pengeluaran ada perbedaan.

Plotting 95% Cl

(10)

Uji Proporsi untuk pengeluaran < Rp. 200.000(Pi) dan Pengeluaran Rp. 200.000 - 500.000(P2)

P e n g u jia n ;

Hipotesa ; Ho : Pi = P

2

Hi : P i > P 2 a = 0.05

S tatistikU ji ;Zhitung=

n,

Daerah Penolakan : Zhttung^ 1-645

0.173-0.16 Perhitungan ; Zuitung

0.173(1-0.173)^0.16(1-0.16)

52 48

= 0.174

Kesimpulan : Karena Zhitung < Za maka terima Ho yang artinya secara statistik jumlah frekuensi yang memberikan pendapat untuk pengeluaran

< Rp. 200.000 dan pengeluaran antara RP. 200.000 - Rp. 500.000 tidak ada perbedaan.

Untuk pengeluaran Rp. 200 ribu - Rp. 500 ribu dan pengeluaran

> Rp. 1 juta tidak dilakukan pengujian proporsi karena sudah terlihat perbedaan.

Dari hasil plotting 95 % Cl maka persepsi berdasarkan usia dapat

dibagi menjadi tiga (3) kelompok yaitu kelompok I yaitu kelompok

(11)

pengeluaran Rp200 ribu, Rp 500 ribu-1 juta , Rp. 1 juta; Kelompok II yaitu kelompokyang mempunyai pengeluaran Rp 200 ribu-Rp 1 juta .

1.5 Deskripsi Tentang Tempat Membeli

Tempat Membeli Frekuensi

(Orang)

Persentase (%)

95% Cl

Toko/ Kios sandal/sepatu (1) 262 45.3 (0.412:0.494) Supermaket/plaza(2) 285 49.3 (0.452;0.534) Pedagang kaki lima (3) 31 5.4 (0.0356:0.0724)

Sumber: Kuisloner diolah

Pengujian :

Hipotesa : Ho = Pi=P2=P3=1/3

Hi =Ada salah satu Pi?^1/3 a = 0.05

Daerah Penolakkan

Statistik Uji

• X - Z («X«-0

X

2

hnung - 2_I ~

;=1 i-i

Temoat 1 2 3

Frekuensi 262 285 31

Probabilitas 1/3 1/3 1/3

E, = 192.7 192.7 192.7

24.9 49.2 135.7

Z h,.uag = 204.8

label = X^0 05(.1) = 7.81473

(12)

Kesimpulan : Karena 204.8 > 7.81473 make tolak H(,yang berarti frekuensi yang memberikan pendapat tentang kebiasaan membeli ada perbedaan.

Plotting 95% Cl

Ujl proporsi untuk yang membeli di toko/kios sepatu/sandal(Pi) dan yang memtoeli di supermaket/plaza (P

2

).

Pengujian ;

Hipotesa ; Ho ; Pi = P

2

Hi ; P i< P 2 a = 0.05

Statistik Uji P

1

-P

2

Daerah Penolakan : Zhitung ^ -1 -645

Perhitungan 0.453 - 0.493

hitung ~

0.453(1-0.453) 0.493(1-0.493)

I 262 285

= -0.936

(13)

Kesimpulan : Karena Zhitung > - Za maka terima Ho yang artinya secara statistik jumlah frekuensi yang memberikan atara yang membeli ditoko/kios sandal dan kebiasaan membeli di supermaketn/plaza tidak ada perbedaan.

Dari hasil plotting 95% Cl maka persepsi berdasarkan usia dapat dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok I yaitu kelompok yang biasanya membeli di toko kios sandal dan kelompok yang membeli di supermaket sendangkan kelompok II yaitu kelompok yang membeli dipedagang kaki lima.

1.6. Deskripsi Tentang Penggunaan Sandal Merek Ardiles

Menggunakan Frekuensi (Orang)

Persentase (%)

Ya 194 64,7

Tidak 106 35.3

Sumber; Kuisioner diolah Pengujian :

Hipotesa ; Ho : Pi=P

2

Hi :Pi>P2 a= 0.05

Statistik Uji

Z h it u n g ~

P. -P

2

II

Daerah Penoiakan ■ Z h i t u n g -645

(14)

Perhitungan :Zi 0.647-0,353

hitung

0.647(1-0.647) 0.353(1 - 0.353)

194 106

= 5.093

Kesimpulan : Karena Zhitung ) Za maka tolak Ho yang artinya secara statistik jumlah frekuensi pendapat dari pria lebih banyak dari wanita..

U.Deskripsi Tentang Barang Yang Tersedia Saat Dicari

Barang Tersedia Frekuensi (Orang)

Persentase (%)

Selalu tersedia 43 21.9

Tidak selalu tersedia 153 78.1

Sumber; Kuisioner diolah Pengujian ;

Hipotesa ; Ho : Pi=P

2

Hl :Pl< P2

a= 0.05

Statistik Uji P.-P2

f p . 0 7 P i ) ^ M - P 2 )

Daerah Penolakan Perhitungan

Z h it u n g — “ 1 - 6 4 5

Zhi

0 . 2 1 9 - 0 . 7 8 1

hitung

j O . 2 1 9 ( 1 - 0 . 2 1 9 ) ^ 0 7 8 1 ( 1 - 0 . 7 8 1 )

43 153

= -7.873

(15)

Kesimpulan : Karena Zhitung < - Za maka tolak Ho yang artinya secara statistik jumlah frekuensi pendapat tentang barang yang tersedia saat dicari lebih sedikit dari pada pendapat tentang tersedianya barang yang dicari pada saat membeli.

1.8. Deskripsi Tentang Keberadaan Promosi

Promosi Frekuensi (Orang)

Persentase

(% )

Terdengar/Terlihat 33 16.8

Tdk Terdengar/terlihat 163 83.2

Sumber Kuisioner diolah Peigujian ;

Hipotesa : Ho ; Pi= P

2

Hi :Pi (P

2

a= 0.05

Statistik Uji

Daerah Penolakan Perhitungan

P - P

P, ( 1 ^ , ) ^ P ,(l - P, )

\ n,

0.168-0.832,

33 163

= -9.304

Kesimpulan : Karena Z^tung < - Za maka tolak H q yang artinya

secara statistik jumlah frekuensi pendapat tentang promosi tidak

(16)

terdengar/terlihat lebih besar dibandingkan dengan pernyataan promosi yang terdengar /terlihat.

1.9. Deskripsi Tentang Kepuasan

Puas Frekuensi

(Orang)

Persentase (%)

Ya 88 44.9

Tidak 108 55.1

Sumber: Kuisioner diolah Pengujian:

Hipotesa : Ho : Pi=P

2

Hi : Pi <P2

a= 0.05

Statistik Uji

Daerah Penolakan Perhitungan

^hitung i---

P , ( | - P , ) , P ; ( | - P , )

i ",

Zhitung — "1-645

Z h it u n q ~

+

I1-,

0 .4 49-0.551

0,449(1 - 0.449) ^ 0.551(1 - 0.551)

88 108

= -1.427

Kesimpulan ; Karena Zhitung ) - Za maka terima Ho yang artinya

secara statistik jumlah frekuensi yang mengatakan rasa tidak puas

dalam menggunakan sandal merek Ardiles dan yang mengatakan

puas tidak ada perbedaan.

(17)

1.10. Deskripsi Tentang Harga Sandal

Harga Frekuensi (Orang)

Persentase (%)

Murah 33 16.8%

Mahal 163 83.2

Sumber: Kuisioner diolah Pengujian;

Hipotesa : Ho : Pi=P

2

Hl :Pl <P2

a= 0.05

Statistik Uji

Daerah Penolakan Perhitungan

Zhh

hitung

P.-P

2

\ n

G. 168 - 0.832

0.168(1-0.168) 0.832(1-0.832)

V 33 163

= -9.304

Kesimpulan : Karena Zhitung < - Za maka tolak Ho yang artinya

secara statistik jumlah frekuensi pendapat tentang harga sandal lebih

mahal lebih besar dibandingkan yang mengatakan harga sandal

murah.

(18)

1.11. Deskripsi Tentang Kekuatan/Daya Tahan Bagian Spons Alas

Kekuatan Frekuensi

(Orang)

Persentase (%)

Kuat Adk cepat tipis (^) 89 45.4

Tdk kuat/cepat tipis (2) 107 54.6

Sumber: Kuisioner diolah Pengujian :

Hipotesa : Ho : Pi=P

2

Hi :Pi (P

2

a= 0.05

Statistik Uji

Daerah Penolakan Perhitungan

Zhitunq ~ P,-P .

• Zhitung ^ “1.645

Zhitung ~

I

0.454-0.546

0.454(1-0.454) 0.546(1-0.546)

89" 107

= -0.028

Kesimpulan ; Karena Zhitung ) - Za tnaka tolak Ho yang artinya

secara statistik jumlah frekuensi pendapat tentang sandal yang

mempunyai daya tahan spons alas yang tidak kuat /cepat tipis lebih

besar dibandingkan dengan yang mengatakan spons alas kuat/tidak

cepat tipis.

(19)

1.12. Deskripsi Tentang Warna Sandal

Warna Frekuensi

(Orang)

Persentase (%)

95% Ci

Terlalu banyak corak/wama( 1) 36 13 (0.0903;0.17 Terlalu polos/kurang banyak 118 42.8 (0.370;0.486)

Tidak cepat hilang (3) 30 10.9 (0.0722:0.14

Cepat hilang (4) 92 33.3 (0.278:0,389)

Sumber; Kuisioner diolah Pengujian:

Hipotesa ; Ho = Pi=P2=P3=l/3

Hi =Ada salah satu Pj?t1/3 a = 0.05

Daerah Penolakkan : ^ hilufig ^ ^

Statistik Uji - f { o . ~ K , y

/ h.tung - 2_i J.

,=l Perhitungan;

Warna 1 2 3 4

Frekuensi (Oj) 36 118 30 92

Probabilitas 1/4 1/4 MA 1/4

69 69 69 69

A

15.8 34.8 22 7.7

X hitung — 80.J

5C label — X 0.05(.^) — 7.81473

(20)

Kesimpulan : Karena 80.3 > 7.81473 maka tolak yang berarti frekuensi pendapat tentang permintaan warna ada perbedaan.

Plotting 95% Cl

a. Uji proporsi antara pendapat warna sandal terlalu poios (Pi) dan cepat hilang (Pa).

Pengujian : Hipotesa:

a= 0.05

Statistik Uji

Daerati Penolakan Perhitungan

Ho : Pi=P 2

Hi :Pl )?2

:Z,

hitung

P ,-P 2

n.

Z h it u n g

> 1.645

Z h it u n g ~

0.428-0.333

0.428(1 - 0.428) 0.333(1 - 0.333)

118 92

= 1.417

(21)

Kesimpulan ; Karena Zhitung < Za maka terima Ho yang artinya secara statistik jumlah frekuensi pendapat tentang warna sandal terlalu polos dan warna sandal cepat hilang tidak ada perbedaan

b. Uji proporsi antara pendapat warna sandal terlalu banyak warna (Pi) dan tidak cepat hilang (P

2

).

Pengujian:

Hipotesa : Ho : Pi=P

2

Hl :Pi )P2

a= 0.05

P. - P,

V "

Daerah Penolakan : Zhitung > 1 -645

0.13-0.10 Perhitungan ; Zhitung =

10.13(1-0.13)^0.10(1-0.10)

V 36 30

= 0.396

Kesimpulan : Karena Zhitung < Za maka terima Ho yang artinya secara statistik jumlah frekuensi pendapat tentang warna sandal yang terlalu banyak warna dan warna sandal tidak cepat hilang tidak ada perbedaan

Dari hasil plotting 95 % Cl maka persepsi tentang warna dapat

dibagi menjadi dua (2) kelompok yaitu kelompok I : Kelompok yang

(22)

mengatakan bahwa warna sandal terlalu polos dan cepat hilang sedangkan kelompok II yaitu kelompok yang mengatakan warna sandal terlalu berwarna-warni dan tidak cepat hilang.

1.13. Deskripsi Tentang Ketebalan Spons Alas

Ketebalan Frekuensi (Orang)

Persentase (%)

95% Cl

Terlalu tebal( 1) 3 1.5 (0.00202:0.0320)

Cukup tebal (2) 54 28.1 (0.212,0.338)

Kurang tebal( 3) 139 70.9 (0.645;0.773)

Sumber: Kuisioner diolah Pengujian ;

Hipotesa ; Ho = Pi=P2=P3=1/3 Hi =Ada salah satu a = 0.05

Daerah Penolakkan :

Statlstik Uji

Perhitungan

Ketebalan 1 2 3

Frekuensi (Oi) 2 54 139

Probabilitas 1/3 1/3 1/3

65 65 65

61.06 1.86 84.24

(23)

/ hllung — 147.16

X label = X 0.05(2 i = 5 .9 9 1 4 7

Kesimpulan ; karena 147.16 > 5.99147 maka tolak Hp, yang berarti ada perbedaan pendapat tentang ketebalan sandal.

Plotting 95% Cl

0.5

Z J

1— 1---2 r— 1---3

Dari hasil plotting 95 % Cl maka persepsi berdasarkan usia dapat dibagi menjadi tiga (3) kelompok yaitu Kelompok I yang mengatakan bahwa ketebalan terlalu tebal; Kelompok II yaitu kelompok yang mengatakan ketebalan cukup tebal dan kelompok III yaitu kelompok yang mengatakan ketebalan kurang tebal.

1.14. Deskripsi Tentang Kenyamanan Saat Pakai

Kenyamanan Pakai Frekuensi (Orang)

Persentase (%)

Nyaman/enak/empuk {1) 85 43.4

Tdk nyamanAdk enakAdk 111 56.6

empuk f2)

Sumber; Kuisioner dio ah

(24)

Hipotesa : Ho : Pi=p

2

H i : P l < P 2

a= 0.05

Statistik Uji

Daerah Penolakan Perhitungan

Pengujian;

P. -P .

• Z h it u n g ^

-1.645

Zhitung ~ 0.434-0.566

0.434(1 -0.434) 0.566(1 - 0.566)

85 111

= -1.847

Kesimpulan : Karena Zhitung ) - Za maka tolak Ho yang artinya secara statistik jumlah frekuensi pendapat tentang kenyamanan saat pakai lebih banyak dari pada yang menyatakan bahwa dalam menggunakan sandal merek ardiles terasa tidak nyaman/tidak enak .

1.15. Deskripsi Tentang Daya Tahan/Kekuatan Tali

Kekuatan Frekuensi

(Orang)

Persentase (%)

KuatAdk cepat putus 0 ) 125 63.8

Tdk kuat/tdk cepat putus (2) 71 36.2

S u m b er; Kuisioner diolah

(25)

Hipotesa ; Ho : Pi=P

2

H l : P l > P 2

a= 0.05

Statistik Uji ; Zi

Daerah Penolakan Perhitungan

Pengujian :

P .-P

2

• Zhitung > *I -645

• Z h it u n g ~ . —

0.638-0.362

0.638(1 - 0.638) ^ 0.362(1 - 0.362)

V 125 71

= 3.864

Kesimpulan : Karena Zhitung ) Za maka tolak Ho yang artinya secara statistik jumlah frekuensi pendapat tentang kekuatan tali lebih banyak yang mengatakan tali sandal merek Ardiles kuat/tidak cepat putus.

1.16. Deskripsi Tentang Warna Tali

Warna Frekuensi

(Orang)

Persentase (%)

95% Cl

Sesuai dgn spons alas (^) 56 22.1 (0.17Q;0.27

Tdk sesuai dgn spons-alas( 2) 9 3.6 (0.0130;0.0

Tdk cepat hilang (3) 90 35.6 (0.297;0.41

Cepat hilang ^4) 98 36.7 (0.327;0.44

S u m b er; Kuisioner diolah

(26)

Hipotesa : Ho = Pi=P2=P3=1/3

Hi =Ada salah satu P{^M3 a = 0.05

Daerah Penolakkan ; ^

Pengujian :

Statistik Uji

Perhitungan :

X hitung - 2_, - /=!

Warna 1 2 3 4

Frekuensi 56 9 90 98

Probabilitas 1/4 1/4 1/4 1/4

E ,=Y ,np 63.25 63.25 63.25 63.25

( q - A ^ ) y 0.83 46.53 11.31 19.09

X hitung = 77.76

X ^ la b c l

=

X ^ 0 .05(.1)

= 7.81473

Kesimpulan ; Karena 77.76 > 7.781473 maka tolak Hp, yang berarti frekuensi pendapat tentang permintaan warna tali ada perbedaan.

Plotting 99% Cl

(27)

a. Uji proporsi antara pernyataan warna tali sandal tidak cepat hilang (Pi) dan cepat hilang (P

2

) .

Pengujian :

Hipotesa : Ho : Pi=p

2

Hi :Pl <P2 a- 0.05

Statistik Uji : Zhitung = P>-P2

n, n,

Daerah Penolakan : Zhitung < -1.645

0.356-0.387 Perhitungan ; Zhitung=

0.356(1 -0.356) 0.387(1 - 0.387)

I

= -0.439

Kesimpulan : Karena Zhitung ) Z a maka tolak Ho yang artinya secara statistik jumlah frekuensi pendapat tentang warna tali sandal cepat hilang lebih besar dari pernyataan warna tali yang tidak cepat hilang.

Dari hasil ploting 95% Cl maka persepsi tentang wanna tali

sandal dapat dibedakan dalam tiga (3) kelompok yaitu : Ketompok [

yang mengatakan bahwa warna tali sandal sesuai- dengan spons alas;

(28)

Kelompok II yaitu yang mengatakan bahwa warna tali sandal tidak sesuai dengan spons alas, sendangkan pernyataan warna tali yang tidak cepat hilang dan cepat hilang dapat dijadikan satu dalam kelompok III.

1.17. Deskripsi Tentang Permintaan Model A. Pekerjaan Dan Permintaan Model.

1. Analisa Ketergantungan Antara Pekerjaan Dengan Permintaan Model.

Pekerjaan IVodel

1 2

3 4

1

5 Jumlah

Pelalar 36 26 21 14 1 21 98

Mahasiswa 76 97 21 70 2 266

Ibu Rumah Tangga 25 20 2 7 1 55

Pgw Swasta/Negeri 49 39 12 29 1 130

Wiraswasta | 11

9 1

3

8 1

1 32

.Jiimlah

1

1. 157,,

1

191 1 59 128

II 6

581

<eterangan :

3= Merek terlihat jelas 4= Mereka tidak terlihat 1= Dapat dipakai disegala situasi

2= Bagus dan menarik jelas

5= Lain-lain , misalnya ada gambar yang lucu pada spons alas, dan Iain-lain.

Minimum frekuensi tiap sel adalah 5, maka frekuensi yang

lebih kecil dari 5 akan digabungkan dengan sel lain yang memiliki

kategori sejenis. Sehingga bentuk tabel akan berubah menjadi sebagai

berikut:

(29)

Pekerjaan

1

Model

Jumlah

Pelajar Mahasiswa

Ibu Rumah Tangga Pgw Swasta/Negeri Wiraswasta

Jumlah

36 (38.61)

76 (87.05)

25 (18.32)

49 (42.54)

11 (10.47

47 (42,73)

99 (96.33)

22 (20.28)

40 (47.08)

10 (11.59)

197 191

21 (11.56)

21 (26.07)

2 (5.49)

12 (12.74)

3 (3.14)

59

14 (25.09)

70 (56.56)

7

(

11

.

10

)

29 (27.64)

8 (6.80)

128

98 266

55 130

32 581

df= 12 a= 0.05

xLun, : 27.8944

H q = Tidak ada ketergantungan antara pekerjaan dengan permintaan model

HI = Ada ketergantungan antara pekerjaan dengan permintaan model.

Dari analisis tersebut, perhltungan komputer menujukan nilai chi-Square (xLmg) sebesar 27.8994. Sedangkan nilai chi-Square tabel (xubei) I®''®! significant 0.05 dan degree of freedom (df) 12 adalah 21.0261.

Oleh karena xLung^ xLiC 27.8994>21.0261) maka tolak Hal ini

menunjukan bahwa pekerjaan dan model ada ketergantungan.

(30)

2. Uji Proporsi Untuk Pekerjaan Dengan Permintaan Model.

a. Uji proporsi untuk pelajar antara permintaan model dapat dipakai disegala situasi (Pi) dengan permintaan model bagus dan menarik (P

2

).

Pengujian :

Hipotesa ; Ho : Pi=P

2

Hi :Pi>P2 a = 0.05

Statistik Uji : Zhit,

-h itu n g “

“ ‘ P. - P

1 * 2

n, n.

Daerah Penolakan ; Zuitung -645

0.182-0.136 Perhitungan : Zhitung =

0.182(1-0.182)^0.136(1-0.136)

V 197 191

= 1.242

Kesimpulan : Karena Zhitung < Za maka terima Ho yang artinya secara

statistik untuk pelajar permintaan model dapat dipakai disegala situasi

sama dengan permintaan model bagus dan menarik.

(31)

b. Uji proporsi untuk mahasiswa antara permintaan model dapat dipakai disegala situasi (Pi) dengan permintaan model bagus dan menarik (P

2

).

Pengujian :

Hipotesa : Ho ; Pi=P

2

Hi : Pi < P2 a = 0.05

P,-P.

StatistikUji : Zhitung = ^

\ n, n,

Daerah Penoiakan : Zhitung ^-1-645

0.385-0.507 Perhitungan : Z|

|0.385(1 - 0.385) ^ 0.507(1 - 0.507)

V i97 191

= -1.941

Kesimpulan : Karena Zhitung < -Za maka terima Ho yang artinya secara statistik untuk mahasiswa permintaan model dapat dipakai disegala situasi dan permintaan model bagus dan menarik tidak ada perbedaan.

c. Uji proporsi ibu rumah tangga antara permintaan model dapat dipakai disegala situasi (Pi) dengan permintaan model bagus dan menarik (P

2

).

Pengujian :

Hipotesa : Ho : Pi=P

2

Hi:Pi>P2

(32)

«=0.05

StatistikUji ; Zhit,

-hitung ~

- P, - P

P,(1-P,)^P,(1-P,) V "i "2

Daerah Penolakan ; Zhttung ^1 -645

0.126-0.104 Perhitungan ; Zhitung =

|0.126(1-0.126) 0.104(1-0.104)

197 ^ 191

= 0.685

Kesimpulan : Karena Zhitung < Za maka terima Ho yang artinya secara statistik untuk ibu rumah tangga permintaan model dapat dipakai disegala situasi sama dengan permintaan model bagus dan menarik.

d. Uji proporsi untuk pegawai swasta/negeri antara permintaan model dapat dipakai disegala situasi (Pi) dengan permintaan model bagus dan menarik (P

2

).

Pengujian ;

Hipotesa ; Ho ; Pi=P

2

Hi :Pi>P2 a =0.05

StatistikUji ;Zhrtung=

P,(1 -P,)^ P,(1 -P,) V

Daerah Penolakan : Zhitung>1-645

(33)

0.248(1 - 0.248) 0.204(1 - 0.204) Y

9 7

+ -

=1.038

Kesimpulan : Karena Zhitung < Za maka terima Ho yang artinya secara statistik untuk pegawai negeri/swasta permintaan model dapat dipakai disegala situasi sama dengan permintaan model bagus dan menarik.

e. Uji proporsi untuk wiraswasta (yang menjawab iain-lain) antara permintaan model dapat dipakai disegala situasi(Pi) dengan permintaan model bagus dan menarik (P

2

).

Pengujian :

Hipotesa : Ho : Pi=P

2

Hi :P i> P 2 a =0.05

P. -P,

Statistik Uji : Zhuung = '

V

‘ *2

n.

Daerah Penolakan ; Zhitung ^1.645

0 .0 i5 -0.047 Perhitungan ; Zhitung =

0.055(1 - 0.055) ^ 0.04-7(1 - 0.04)

V 197 191

= 0.291

(34)

Kesimpulan ; Karena Zhitung < Za maka terima Ho yang ailinya secara statistik untuk wiraswasta permintaan model dapat dipakai disegala situasi sama dengan permintaan model bagus dan menarik.

B. Usia Dan Permintaan Model.

1. Analisa Ketergantungan Antara Usia Dengan Permintaan Model.

Usia Model 1

1 2

3 1

1

4 5 Jumlah

13 th -1 9 th 36 32 21 14 1 98

I S th - 25 th 76 100 22 77 2 266

> 25 th 24 66 16 31 3 55

Jumlah 1

1

186 198 59

1 2 2

6 581

Keterangan :

3= Merek terlihat jelas 4= Mereka tidak terlihat 1= Dapat dipakai disegala situasi

2= Bagus dan menarik jelas

5= Lain-lain , misalnya ada gambar yang lucu pada spons alas, dan lain-lain.

Minimum frekuensi tiap sel adalah 5, maka frekuensi yang

lebih kecil dari 5 akan digabungkan dengan sel lain yang memiliki

kategori sejenis. Sehingga bentuk tabel akan berubah menjadi sebagai

berikut;

(35)

>25 th Jumlah

(90.23) 74 (61.89)

(98.96) 69 (67.88)

186 198

(28.62) 16 (19.63)

59

(59,18) 31 (40.60)

1 2 2

55 581

df =

6

a= 0.05

28.404

H() = Tidak ada ketergantungan antara usia dengan permintaan model

H, = Ada ketergantungan antara usia dengan permintaan model.

Dari analisis tersebut, perhitungan komputer menujukan nilai chi-Square (xLng) sebesar 28.404. Sedangkan nilai chi-Square tabel pada level significant 0.05 dan degree of freedom (df)

6

adalah 12.5916

Oleh karena xLung^ maka tolak H^,. Hal ini menunjukan bahwa usia dan model ada ketergantungan.

2. Uji Proporsi Untuk Usia dan Permintaan Model

a. Uji proporsi untuk usia 13 th -19 th antara permintaan model dapat

dipakai disegala situasi (Pi) dengan permintaan model bagus dan

menarik (P

2

).

(36)

Pengujian :

Hipotesa : Ho : Pi=P

2

Hl Pi>P

2

a =0.05

Statistik Uji : Zhrtung = P - P

|P,{

1

- P ,) ^ P ,(

1

-P ,)

n, n.

Daerah Penolakan : Zhuung^ 1-645

0.20-0.16 Perhitungan ; Zhitung =

0

.

2 0

(

1

-

0

.

2 0

) 0.16(1-0.16) ' 180 ~ ^ 198

= 0.984

Kesimpulan : Karena Zhitung < Za maka terima Ho yang artinya secara statistik untuk usia 13 th -19 th permintaan model dapat dipakai disegala situasi sama dengan permintaan model bagus dan menarik.

b Uji proporsi untuk usia 19 th - 25 th antara permintaan model bagus dan menarik (Pi) dengan permintaan model merek yang tidak perlu jelas(P

2

).

Pengujian :

Hipotesa : Ho : Pi=P

2

Hi :Pi<P

2

a =0.05

(37)

Statistik Uji : Zh - ‘

1 * 2

P, - P.

-h itu n g ■

P,(1-P,)^P,(1-P,)

n, n.

Daerah Penolakan : Zhitung <-1-645

0.505-0.631 Perhitungan ; Zhitung =

0.505(1-0,505) 0.631(1-0.631)

198 ^ 122

= -2.237

Kesimpulan : Karena Zhitung <- Za maka toiak Ho yang artinya secara statistik untuk usia 19 th - 25 th permintaan merek tidak perlu jelas/keiihatan lebih besar dibandingkan dengan permintaan model bagus dan menarik

c.Uji proporsi untukusia > 25 th antara permintaan model bagus dan menarik (Pi) dengan permintaan merek tidak perlu jelas (P

2

).

Pengujian :

Hipotesa ; Ho ; Pi=Pa Hl Pl>P

2

«=0.05

Statistik Uji : Zhitung =

P,(1-P,)^P,(1-P,) n,

Daerah Penolakan : Zhitung ^1 -645

(38)

Perhitungan :Zi 0.33-0.254

hitung

0.33(1-0.33) 0.254(1-0.254)

' 198 ^ 122

= 1.553

Kesimpulan ; Karena Zhitung < Za maka terima Ho yang artinya secara statistik untuk usia >25 th permintaan model bagus dan menarik dan permintaan nnerek tidak perlu terlihat jelas tidak ada perbedaan.

118. Deskripsi Tentang Permintaan Warna A. Perkerjaan dan Permintaan Warna.

1. Analisa Ketergantungan Antara Pekerjaan Dengan Permintaan Warna .

Pekerjaan Warna

1 2 3 4 5 Jumla

Pelaiar 29 5 4 15 3 81

Mahasiswa 69 29 21 74 3 196

Ibu Rumah Tangga 17 13 4 19 1 54

Pgw Swasta/Negeri 39 11 8 45 2 105

Wiraswasta 8 3 3 13 0 27

1 JumlatL 162 ..61 J1 40 1 191 9 ...463

Keterangan :

1= Corak warna-warni 3= Bercorak pada bagian tali 2= Polos/tianya satu warna 4= Bercorak pada bagian alas 5= Lain-lain , misalnya warna tali bening, serasi dengan spons alas.

Minimum frekuensi tiap sel adalah 5, maka frekuensi yang

lebih kecil dari 5 akan digabungkan dengan sel lain yang memiliki

kategori sejenis. Sehingga bentuk tabel akan berubah menjadi sel?agai

berikut:

(39)

’ ekerjaan

Pelajar Mahasiswa

Ibu Rumah Tangga Pgw Swasta/Negeri Wiraswasta

Warna 1

29 (20.71)

69 (72.49)

17 (19.97)

39 (38.84)

8 (9-97)

5 (7.80)

29 (27.30)

13 (7,52)

11 (14.02)

3 (3.76)

7 (6.26)

24 (21.93)

5 (6.04)

10 (11.75)

3 (3.02)

15

(

21

.

22

)

74 (74.28)

19 (20.47)

45 (39.80)

13 (10.23)

Jumlah

81 196

54 105

27

Jumlah 162 61 40 191 463

df=

1 2

a =0.05

x U : 21.7013

Ho= Tidak ada ketergantungan antara pekerjaan dengan permintaan warna.

H| = Ada ketergantungan antara pekerjaan dengan permintaan warna.

Dari analisis tersebut, perhitungan komputer menujukan nilai chi- Square (xLng) sebesar21.7013. Sedangkan nilai chi-Square tabel ( x L „ ) pada level significant 0.05 dan degree of freedom (df) 12 adalah 21.0261.

Oleh karena xLng^ *^akatolak H(,. Hal ini menunjukan bahwa

pekerjaan dan warna ada ketergantungan.

(40)

2. Uji Proporsi Untuk Pekerjaan dan Permintaan Warna.

a. Uji proporsi untuk pelajar antara permintaan warna bercorak warna- warni pada bagian tali dan alas (Pi) dengan permintan warna bercorak warna-warni hanya pada bagian alas (P

2

).

Pengujian;

Hipotesa : Ho : Pi=P

2

Hi :P i> P 2 a =0.05

Statistik Uji : Zhitung = P .-P

2

n, n;

Daerah Penolakan Zhitung ^1-645

0.179 - 0.078 Perhitungan : Zhitung =

0.179(1-0.179) 0.078(1-0.078) ' 162 " 19]'

= 2.818

Kesimpulan ; Karena Zhitung > Za maka toiak Ho yang artinya secara

statistik untuk pelajar permintaan warna yang bercorak warna-warni

pada bagian tali dan alas (keseluruhan) lebiti besar dari permintaan

sandal yang warna-warni hanya pada bagian alas.

(41)

b. Uji proporsi untuk mahasiswa antara permintaan warna bercorak warna-warni pada bagian tali dan alas (Pi) dengan permintan warna bercorak warna-warni hanya pada bagian alas(P

2

).

Pengujian :

Hipotesa : H o; Pi=Pz

Hi : P i>P 2 a =0.05

StatistikUji ;

-hitung ~

P .- P .

P , 0 - P ,) ^ P ^ 1 - P ,) n,

Daerah Penolakan : Zhitung -645

0.425-0.387 Perhitungan ; Z|

hitung

10.425(1 - 0.425) 0.425(1 - 0.425)

V 162 191

^ 0.724

Kesimpulan ; Karena Zhitung < Za maka terima Ho yang artinya secara

statistik untuk mahasiswa permintaan warna yang bercorak warna-

warni pada bagian tali dan alas (keseluruhan) dan permintaan sandal

yang warna-warni hanya pada bagian alas tidak adaperbedaan.

(42)

c. Uji proporsi untuk ibu rumah tangga antara permintaan warna bercorak warna-warni pada bagian tali dan alas(Pi) dengan permintan warna bercorak warna-warni hanya pada bagian alas(P

2

).

Pengujian ;

Hipotesa : Ho : Pi=P

2

Hi :Pi>P2 a =0.05

Statistik Uji ; Zhitung = P ,-P

2

( P , ( 1 - P , ) ^ P , ( 1 - P , ) n,

Daerah Penolakan : Zhitung >1 645

0.240-0.235 Perhitungan ; Zhitung =

0.425(1-0.425) 0.387(!-0.387)

162 19T

I

= 0.109

Kesimpulan : Karena Zhitung < Za maka terima Ho yang artinya secara

statistik untuk ibu rumati tangga permintaan warna yang bercorak

warna-warni pada bagian tali dan alas (keseluruhan) dan permintaan

sandal yang warna-warni hanya pada bagian alas tidak ada perbedaan.

(43)

d. Uji proporsi untuk pegawai negeri/swasta antara permintaan warna bercorak warna-warni pada bagian tali dan alas(Pi) dengan permintan warna bercorak warna-warni hanya pada bagian alas(P

2

).

Pengujian :

Hipotesa : Ho : Pi=P

2

H i:P i< P

2

a =0.05

Statistik Uji : Zu ~ * P '-P

1 * 2 -h itu n g ~

n, ii 2

Daerah Penolakan : Zhitung <-1.645

0.049-0.068 Perhitungan : Z|

hitung

0.049(1 - 0.049) ^ 0.049(1 - 0.049)

162 191

= -0.763

Kesimpulan : Karena Zhitung >- Za maka terima Ho yang artinya secara

statistik untuk pegawai negeri/swasta permintaan warna yang^bercorak

warna-warni .pada bagian tali dan alas (keseluruhan) dan permintaan

sandal yang warna-warni hanya pada bagian alas tidak ada perbedaan.

(44)

B. Usia dan Permintaan Warna

1. Analisa Ketergantungan Antara Usia dan Permintaan Warna

Keterangan ;

1= Corak warna-warni 3= Bercorak pada bagian tali 2= Poios/hanya satu warna 4= Bercorak pada bagian alas 5= Lain-lain , misalnya warna tali bening, serasi dengan spons alas.

Minimum frekuensi tiap set adalah 5, make frekuensi yang lebih kecil dari 5 akan digabungkan dengan sel lain yang memiliki kategori sejenis. Sehingga bentuk tabei akan berubah menjadi sebagai berikut;

sia Warna

r .

1 1

.

2

3 4 Jumlah

13 th -1 9 th 1 29 1 5 4 43 81

19 th -25 th 84 32 22 81 219

>25 th 1 62 1 24 1

1

14 83 183

JMBlgb---

II

175

II

61 1 1 40. t1 198 1 483 J

df =

6

a =0.05

H q = Tidak ada ketergantungan antara usia dengan permintaan warna

H, = Ada ketergantungan antara usia dengan permintaan warna

(45)

Dari analisis tersebut, perhitungan komputer menujukan nilai chi-Square (xLmg) sebesar 14.127. Sedangkan nilai chi-Square tabel pada level significant 0.05 dan degree of freedom (df)

6

adalah 12.5916.

Oleh karena friaka tolak H^. Hal ini menunjukan bahwa pekerjaan dan warna ada ketergantungan.

2

. Uji Proporsi Usia dan Permintaan Warna

a. Uji proporsi untuk usia 13 th - 19 th antara permintaan warna bercorak warna-warni pada bagian tali dan alas (Pi) dengan permintan warna bercorak warna-warni hanya pada bagian alas (P

2

).

Pengujian :

Hipotesa : Ho : Pi=P

2

:Pi<P

2

«=0.05

Statistik Uji : Zhitung =

P ,(1 -P ,)'P ,( ]- P ,) ]l n,

Daerah Penolakan : Zhitung <-1-645

0.165-0.202 Perhitungan ; Zw

•hitung

0.1.65(1-0.165) 0.165(1-0.202)

V 175 198

= -0.924

(46)

Kesimpulan : Karena Zhitung >- Za maka terima Ho yang artinya secara statistik untuk usia 13 th - 19 th permintaan warna yang bercorak warna-warni pada bagian tali dan alas (keseluruhan) dan permintaan sandal yang warna-warni hanya pada bagian alas tidak

ada perbedaan.

b. Uji proporsi untuk usia 19 th - 25 th antara permintaan warna bercorak wama-warni pada bagian tali dan alas (Pi) dengan permintan warna bercorak warna-warni hanya pada bagian alas(P

2

).

Pengujian :

Hipotesa : Ho ; Pi=P

2

Hi :P l> P 2 a =0.05

Statistik Uji ; Zh ~ V Daerah Penolakan : Zhitung ^1 645

0.48-0.388 Perhitungan : Zhitung =

0.480 - 0.48) 0.388(1 - 0.3'88)

I '

= 1.795

Kesimpulan : Karena Zhitung > Za maka tolak Ho yang artinya secara

statistik untuk usia 19 th - 25 th permintaan warna yang bercorak

warna-warni pada bagian tali dan alas (keseluruhan) lebih besar dari

permintaan sandal yang-warna-warni hanya pada bagian alas.

(47)

c. Uji proporsi untuk usia > 25 th antara permintaan warna bercorak warna-warni pada bagian tali dan alas(Pi) dengan permintan warna bercorak warna-warni hanya pada bagian alas(P

2

).

Pengujian :

Hipotesa : Ho : Pi=P

2

Hi P l< P 2 a =0.05

P ,(l-P .) ^ P,(1-P,) n,

Daerah Penolakan : Zhitung <-1.645

0.354-0.409 Perhitungan ; Zhitung =

|0.3i4(l - 0.354) 0.409(1 - 0.409)

V 175 198

= -1.093

Kesimpulan ; Karena Zhitung >- Za maka terima Ho yang artinya secara

statistik untuk usia > 25 th permintaan warna yang bercorak warna-

warni pada bagian tali dan alas (keseluruhan) dan permintaan sandal

yang warna-warni hanya pada bagian alas tidak ada-perbedaan.

(48)

2. ANALISA FAKTOR

2.1 Faktor-Faktor Kepentinqan Konsumen

Analisa faktor kepentingan konsumen ini merupakan analisa dengan menggunakan uji mean dimana akan diketahui faktor-faktor mana yang lebih dipentingkan pada saat membeli sandal jepit jenis swallo. Adapun urutan faktor-faktor setelah dilakukan ujia mean secara berurutan setelah dilakukan uji statistiknya adalah sebagai berikut:

label 4.1 Faktor-Faktor Kepentingan Konsumen

VARIABEL MEAN STD

DEVIASI

N LABEL

D6 6.88 0.44 300 KENYAMANAN PAKAl

D1 6.77 0.83 300 HARGA

D3 6.55 0.65 300 WARNA

D2&D4 6.39/6.31 0.79/0.54 300 MODEL&KEKUATAN

D10 6.14 0.61 300 BARANG YG TERSEDIA

D7 5.77 0.78 300 FUNGSI

D9 5:64 1.09 300 UKURAN

D5 4.87 1.18 300 -BAHAN

D8 4.46 1.21 300 PROMOSI

Sumber: Kuisioner diolah UJI MEAN ANTAR VARIABEL.

a. Uji mean variabel D

6

dan variabel D

1

Diketahui : =

6

.

8 8

;X , = 6 .7 7 ;^\^ = 0.1936; = 0.6889 Hipotesa : Ho =

: Hi = a = 0.05

Daerah penolakan : Zhitung >1.645

(49)

Statistikuji :

2 2

( T o <T I

\ " n

0.1936 0.6889 300 ^ 300

= 2.0281

Kesimpulan ; Karena Zhitung> Ztabei maka tolak Ho yang artinya mean variabel Di> mean Variabel D

3

. Dari uji mean dapat disimpulkan bahwa kenyananan pakai lebih penting dibandingkan dengan harga suatu produk.

b. Uji mean variabel D1 dan variabel D3

Diketahui : X, = 6.55; X, - 6.77;( j \ = 0.4225;( j \ = 0.6889 Hipotesa ; Ho = //, -

: Hi = ;/,)//, a = 0.05

Daerah penolakan : Zhitung > 1-645 ( X , - X , ) - / / „ Statistik uji : Z

hitimg

0.6889 0.4225 300 300

= 3.614

(50)

Kesimpulan : Karena Zhitung> Ztabei maka tolak Ho yang artinya mean variabel Di> mean Variabel D

3

. Dari uji mean dapat disimpulkan bahwa harga lebih penting dibandingkan warna.

c. Uji mean variabel D3 dan variabel D2

Diketahui : X, =6.55; X, = 6.39; , = 0.4225; ( t / = 0.624 Hipotesa : Ho = /y, -

: Hi = cr=0.05

Daerah penolakan : Zhitung > 1 -645

Statistik uji :

0.6889 0.624 300 ^ 300

= 2.709

Kesimpulan : Karena Zhitung> Ztabei maka tolak Ho yang artinya mean variabel D

3

> mean Variabel D

2

. Dari uji mean dapat disimpulkan bahwa warna lebih penting dibandingkan model.

d. Uji mean variabel D2 dan variabel D4

Diketahui : X^ = 6.31; X, = 6.39; = 0.292; c r/ = 0.624

(51)

Hipotesa : Ho =

Hl = /V2)/^4 a = 0.05

Daerah penolakan : Zhitung >1.645

Statistik uji : Z

hitune

2 2

(y 2 ^ cr 4

V n n

10.624 ^ 0.292 f 300 ^ 3 0 0

= 1.447

Kesimpulan : Karena Zhitung< Ztabei make terima Ho yang artinya mean variabet D

2

= mean Variabel D

4

. Dari uji mean dapat disimpulkan bahwa model dan kekuatan sama-sama penting.

e. Uji mean variabel D4dan variabel D10

Diketahui : X, =6.31;X,o =6.!4;cr,'=0.292;o-,„'=0.372 Hipotesa :H o = /y ,-/v ,,,

« = 0.05

Daerah penolakan : Zhuung > 1 -645 (X

4

- X ,, Statistik uji ; Z

hitung

cy

4

(J

10

/? n

(52)

D . ^ (6.31-6.14)-0 Perhitungan : = - ;---■ =

' 0.292 0.372 V 300 "^ 300

= 3.613

Kesimpulan ; Karena Zhitung> Ztabei maka tolak Ho yang artinya mean variabel D

4

> mean Variabel Dio. Dari uji mean dapat disimpulkan bahwa kekuatan lebih penting dari pada barang yang tersedia.

f. Uji mean variabel DIOdan variabel D7

Diketahui : =5.77; =6.14; =0.608; (j,o '=0.372 Hipotesa : Ho = //,o -

'■ Hl = /V,o)y«7 0.05

Daerah penolakan ; Zhitung >1.645 ( X , „ - X , ) - ^ „ Statistik uji ; =

2 2

O’

10

(y 1

n n

n U-. ^ (6.14-

5

.

7 7

) - 0 Perhitungan : = - v = = = = ^ =

I 0 . 3 J 2 ^ 0 ^ 6 0 8

V 3 0 0 ^ 300

= 6.474

Kesimpulan : Karena Zhitung> Ztabei maka tolak Ho yang artinya mean

variabel D

10

> mean Variabel D 7 . Dari uji mean dapat disimpulkan bahwa

ketersediaan barang lebih penting dari fungsi pakai.

(53)

g. Uji mean variabel D7dan variabel D9

Diketahui : X, =4.87; X,, = 5.64; o - / = 1.392; ct , , '= 1.188 Hipotesa ; Ho = /v., - /v,

a =0.05

Daerah penolakan : Zhitung >1.645

Statistik uji :

2 2

<y 9 , c r

n n

/ l. 118^1.392 V 300 ^ 300

= 8.303

Kesimpulan : Karena Zhitung> Ztabei maka tolak Ho yang artinya mean variabel Dg > mean Variabel D

5

. Dari uji mean dapat disimpulkan bahwa ukuran sandal lebih penting dari pada bahan sandal.

h. Uji mean variabel D5dan variabel D

8

Diketahui : X

5

=4.87; X, = 4.46;

0

-

3

' = 1.392; a , ' = 1.464 Hipotesa : Hq =

: Hi = a= 0.05

Daerah penolakan : Zhitung >1.645

(54)

S ta tistik uji ; '

~

r, ^ (4.87-4.46)-0

Perh.tungan :

V 300 ^ 300

= 4.202

Kesimpulan : Karena Zhitung> Ztabei maka tolak Ho yang artinya mean variabel Ds > mean Variabel Ds. Dari uji mean dapat disimpulkan batiwa bahan sandal lebih panting dari promosi.

3. INOVASI PRODUK SANDAL

Karena proses inovasi produk ini ditinjau dari segi produk maka berdasarkan hasil olahan kuisioner maka penulis akan meninjau beberapa varibel yaitu warna, kenyamanan pakai, kekuatan/daya tahan.

Untuk masaiah ukuran yang tersedia, stock barang yang ada pada saat dicari, promosi tidak akan dibahas walaupun faktor-faktor ini juga merupakan faktro utama yang penting dalam mempengaruhi kustomer dalam membeli sandal jepit swallo tersebut. Hal ini karena penulis menganggap bahwa hal-hal tersebut diatas merupakan masaiah manajemen perusahaan .

Didalam proses inovasi, variabel-variabel yang akan diolah

tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu : untuk warna maka

akan dipengarui oleh jumlah pemakaian bahan pewarna, sedangkan

(55)

untuk kenyamanan pakai dan kekuatan akan dipengaruhi oleh bagaimana menggunakan bahan baku dan bahan penolong pada pencampuran awal.

Adapun dibawah ini merupakan besarnya pemakaian tiap jenis bahan baku, bahan penolong yang pakai perusahaan sebelum proses inovasi dan setelah proses inovasi.

3.1 Pemakaian Bahan Baku dan Penolong sebelum proses inovasi Pemakaian bahan baku dan bahan penolong yang digunakan untuk produksi sebelum proses inovasi dan setelah inovasi seperti ditujukan pada tabel dibawah in i:

label 4.1 Data Pemakaian Bahan Baku Per Pasang (Kilogr_am)

Ukuran Jenis Bahan Baku

Kalsjum Karet Sier Bahan Eva PE

Besar 0.1164 0.291 0.1455 0.1067

Sedana 0 0873 02425 0 1358 0097

Kecii 0.0679 0.1455 0.0776 0.0582

Tabel 4.2 Data: Pemakaian Bahan PenoJong Per Pasang (Kilogram)

Ukuran Bahan Penolong

Blowing STR.400 D.O.B Pewarna

Besar 0.005044 0.006208 0.00717 0.006305

Sedanq 0.004656 0.00582 0.00669 0.0056256

Kecil 0.005335 0,00485 0.00485 0.004365

(56)

3.2 Kebutuhan Bahan Baku dan Bahan Penolonq Proses Inovasi Proses mendapatkan jumlah kebutuhan bahan baku dan bahan penolong ini dilakukan dengan menambahkan sebesar

2

% (penambahan harus antara 1%-3%) dari bahan baku dan bahan penolong sebelumnya.

label 4.3 Data Kebutuhan Bahan Baku Per Pasang Untuk lnovasi{Kllogram)

Ukuran Jenis Bahan Baku

1

Kalsium Karet Sier Bahan Eva PE

Besar 0.120 0.30 0.15 0.11

Sedana 0.090 0?5 n 14 Q 10

Kecil 0.07 0.15 0.08 0.06

label 4.4 Data Standar Pemakaian Bahan Penolong Per Pasang Untuk Inovasi(Kilogram)

Ukuran Bahan Penolona

1

Blowina STR.400 D O B Pewarna

Besar OO05P onnfi4 0 0074 0 0065

Sedanq 0.0048 0.0060 0.0069 0.0058

Kecil 0.00055 0.0058 0.0050 0.0045

3.3 Produk Inovasi

Produk inovasi yang penulis buat (lihat gambar) merupakan

hasil dari olahan kuisioner yang penulis angkat secara umum. Dari

hasil jawaban kuisioner yang didapat dengan dipadukan dengan pola

pikir dari penulis maka tercipta suatu produk sandal swallo yang

penulis anggap telah memenuhi selera konsumen.

(57)

4. PENENTUAN HARGA JUAL SANDAL

4.1 Perhitunqan Rencana Volume Peniualan Tahun 1997

Untuk mengetahui rencana volume penjualan yang dapat dicapai oieh perusahaan pada tahun 1996 dapat dihitung dengan menggunakan metode simple exponential smoothing berdasarkan data penjualan mulai tahun 1985 sampai 1996. Adapun metode yang digunakan untuk meramalkan volume penjualan untuk periode yang akan datang adalati sebagai berikut:

A’ , - + (1 - a ) X , _

Dimana :

Nilai yang dicapai

Nilai dicapai tahun sebelumnya Faktor Smoothing

= A",

= a, dimana :

0

<a

< 1

secara teori tetapi praktek yang dbiasa dipakai adalah 0.01<a< 0.3

4.1.1 Perhitungan Ramalan Penjualan Tahun 1997. Berdasarkan

volume penjualan tahun 1985 sampai dengan 1996 maka perhitungan

volume penjualan nampak pada tabel berikut in i:

(58)

1Tahun X, (1- a).\, ,

1985 902.500 902.500

1986 995,997 298.799 930.549 631.750 1987 1.100.890 330.267 981.651 651.384 1988 1.056.200 316.860 1.00.016 687.156 1989 1.199.600 359.880 1.062.691 702.811 1990 1.245.879 373.764 1.117 648 743.884 1991 1.290.500 387.150 1.169.503 782.353 1992 1.205.230 361.569 1.180 221 818.652 1993 1,218,480 365.544 1.191 699 826.155 1994 1.241.520 372.456 1.206 645 834.189 1995 1,220.630 366.189 1.210 841 844.652 1996 1.190.560 357.168 1.204 756 847.588

Keterangan : a yangdipakai adalah 0.3. (Pemillhan a llhat lampiran)

Diadjusmen ramalan tahun 1985 = nilai volume penjualan tahun 1985 (t=1)adalah sebesar 902.500 unit maka akan didapat;

Tahun 1986 (t=2) ; 0.3(995.997) + 0.7(902.500) = 930.549

Tahun 1987 (t=3) : 0.3<1.100.890) + 0.7(930.500) = 981.651

Tahun 1988 (t=4) ; 0.3(1.056.200) + 0.7(981.651) = 1.004.016

Tahun 1989 (t=5) : 0.3(1.196.6.00) + 0.7(1.004.016) = 1.062.691

Tatiun 1990 (t=

6

) : 0.3(1.245.879) + 0.7(1.062.691) = 1.117.648

Tahun 1991 (t=7) : 0.3(1.290.500) + 0.7(1.117.648) = 1.169.503

Tahun 1992 (t=

8

) : 0.3(1.205.230) + 0.7(1.169.503) = 1.180.221

Tahun 1993 (t=9) : 0.3(1.218.480) + 0.7(1.180.221) = 1.191.699

Tahun 1994 (t=10) ; 0.3(1.241.520) + 0.7(1.191.699) = 1.206.645

Gambar

Tabel 4.2 Data: Pemakaian  Bahan  PenoJong  Per Pasang  (Kilogram)
Tabel 4.8  Rencana Alokasi Biaya  Prod;uksi Tak Langsung.Tahun  1997 Jenis Jumlah  Produksi

Referensi

Dokumen terkait

Teori Hukum Pembangunan, Teori Hukum Progresif, dan Teori Hukum Integratif jika ditarik benang merah pada suatu titik konvergensi, maka akan memunculkan Teori Hukum Pancasila

Dalam meningkatkan keterlibatan dan menciptakan kemandirian anggota kelompok tani pada pelaksanaan program PKM dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal

Karena pengelolaan data kesiswaan tidak hanya dilakukan oleh sistem informasi manajemen Kanwil Depdikbud propinsi Sumatera Barat yang ditangani oleh Bagian Perencanaan tetapi

Close dan Exit merupakan dua perintah yang berbeda, Close adalah menutup file yang sedang diedit namun tidak keluar dari program ms.word, sedangkan Exit adalah keluar dari

Dengan waktu yang tidak menentu tersebut akan membuat wartawan tertekan, tetapi karena memiliki commitment yang tinggi maka seorang tersebut tetap melibatkan dirinya

Nilai EPP terendah adalah perlakuan D sebesar 48,13±4,22%, diduga karena pada dosis tersebut ikan bandeng ( C. chanos ) tidak bisa lagi memanfaatkan hasil penguraian oleh

Penetapan kebijakan harga yang terjangkau dari kemampuan yang dimiliki konsumen serta tingkat harga yang sesuai dengan kualitas dan manfaat barang atau jasa yang

• “Gugatan yang Dilepaskan” berarti setiap dan semua bentuk gugatan, termasuk “Gugatan yang Tidak Dikenal”, sebagaimana didefinisikan dalam Penyelesaian, sebab