• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. Sumber Daya Manusia 2. Sarana prasarana dan Peralatan 3. Metode/sistem Manfaat MANFAAT PERUBAHAN a. Bagi Stakeholders. b.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "1. Sumber Daya Manusia 2. Sarana prasarana dan Peralatan 3. Metode/sistem Manfaat MANFAAT PERUBAHAN a. Bagi Stakeholders. b."

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

1/15

Sistem Pengelolaan Pengaduan Masyarakat untuk mewujudkan pelayanan berbasis Patient Centered Care di Rumah Sakit Umum Daerah Ambarawa. (SI PANDU MAS PACAR)

Nama Diklat : Diklatpim Tingkat IV Angkatan XVII

Tahun : 2018

Ruang lingkup inovasi : Kabupaten/Kota Cluster inovasi : Pelayanan Publik

Inovator : GOZI, SKM

Jabatan : Kasi Keperawatan pada RSUD Ambarawa Kab. Semarang Instansi : Pemerintah Kabupaten Semarang

Latar Belakang

Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna, menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Berdasarkan Undang-Undang Nomor. 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit pada pasal 29, menyebutkan bahwa Rumah Sakit

mempunyai kewajiban yaitu memberi pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, antidiskriminasi, dan efektif dengan mengutamakan kepentingan pasien sesuai dengan standar pelayanan Rumah Sakit; . dalam pasal 32 disebutkan bahwa setiap pasien mempunyai hak mengajukan pengaduan atas kualitas pelayanan yang didapatkan.

Rumah Sakit Umum Daerah Ambarawa Kabupaten Semarang merupakan Rumah Sakit Umum milik Pemerintah Daerah Kabupaten

3 Semarang yang dikelola dengan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK-BLUD), berdasarkan Keputusan Bupati Semarang Nomor. 445/0529/2011, tanggal 27 Oktober 2011, tentang Penetapan Penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) dengan Status Penuh kepada RSUD Ambarawa Kabupaten Semarang. Penetapan sebagai BLUD tersebut dalam upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang merupakan pola

pengelolaan keuangan yang memberikan fleksibilitas berupa keleluasaan untuk menerapkan praktek-praktek bisnis yang sehat. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ambarawa terletak di Kecamatan Ambarawa, Kab. Semarang yang merupakan satu dari 19 (Sembilan belas) Kecamatan yang ada di Kabupaten Semarang, atau tepatnya di Jl. Kartini No. 101 Ambarawa. Dari Ibu Kota Kabupaten Semarang, Kota Ungaran, RSUD Ambarawa berjarak kurang lebih 20 Km, dapat dicapai melalui Jalan Raya Semarag Yogyakarta, dari pusat kota Ambarawa ke arah utara kurang lebih 1 Km. RSUD Ambarawa berdiri di atas tanah seluas 17.000 m² (1,7 Ha) dengan luas bangunan 10.396 m². Dengan open space yang hanya 38,85% dari prosentase ideal sebesar 50% dari luas lahan, maka untuk mencapai angka ideal tersebut perlu penambahan lahan. Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Semarang, Nomor 3 Tahun 2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Inspektorat, Lembaga Teknis Daerah dan Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu Kabupaten Semarang, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ambarawa

Kabupaten Semarang mempunyai tugas pokok membantu Bupati dalam melaksanakan pelayanan perumahsakitan.

Pengelolaan komplain pelayanan keperawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ambarawa Kabupaten Semarang belum berjalan sesuai standar yang berlaku

(2)

2/15

karena terhambat dengan kondisi sebagai berikut :

1. Sumber Daya Manusia Rumah Sakit belum mempunyai sumber daya manusia (Tenaga Keperawatan) yang kompeten dalam bidang penanganan komplain.

2. Sarana prasarana dan Peralatan Untuk memfasilitasi pasien, keluarga dan masyarakat untuk menyampaikan pengaduan atau komplain, Rumah sakit memeiliki bebrapa fasilitas yang dapat digunakan, antara lain kotak saran, SMS Center dan web, namun belum adanya ruangan tempat pelayanan pengaduan yang representatif dan nyaman dengan fasilitas yang memadai.

3. Metode/sistem a. Belum adanya Standar Operasional Prosedur ( SPO ) penanganan komplain di ruang rawat inap dan rawat jalan. b. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ambarawa Kabupaten Semarang belum memiliki struktur/ alur dalam penanganan pengaduan. c. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ambarawa Kabupaten Semarang belum memiliki panduan dalam penanganan pengaduan.

10 d. Belum adanya sistem dokumentasi yang memadai dalam pengelolaan pengaduan masyarakat.

Manfaat

MANFAAT PERUBAHAN Manfaat dari proyek perubahan sistem pengelolaan penanganan komplain untuk mewujudkan peningakatan peleyanan keperawatan yang berorentasi pada patient-centered di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ambarawa Kabupaten Semarang ini adalah :

a. Bagi Stakeholders. 1) Bagi Direktur Rumah Sakit. Direktur dapat mengambil kebijakan dan tindak lanjut dengan lebih cepat apabila terjadi kondisi yang mengancam pelayanan keperawatan yang berorientasi pada patient-centered Care. 2) Bagi Penanggung Jawab Rawat Inap. Penanggung jawab rawat inap akan lebih mudah dan cepat

23 mengambil tindakan bila terjadi komplain dan evaluasi terhadap pelayanan.

b. Bagi Masyarakat Masyarakat dengan mudah mendapat akses dan fasilitas dalam meyampaikan komplain guna meningkatkan pelayanan keperawatan yang berorientasi pada patient-centered di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ambarawa Kabupaten Semarang .

c. Bagi Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Mendukung program kerja pemerintah dalam meningkatkan profesionalisme Sumber Daya Manusia yang terampil dan kompeten sesuai kompetesinya masing - masing.

d. Bagi Peningkatan Kinerja Organisasi. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan perawat dalam sistem pengelolaan komplain.

Milestone

Tabel 6.1.

Tahapan Kegiatan dan Capaian Jangka Pendek, Menengah, dan Panjang

(3)

3/15

NO TAHAPAN

TAHAPAN OUT PUT

JANGKA WAKTU

A JANGKA PENDEK

1.

Persiapan Pelaksanaan Proyek Perubahan :

a) Menyiapkan data pendukung yang diperlukan

b) Konsultasi dengan mentor dan direktur

Terbentuknya kesamaan pemahaman terkait tahapan rencana proyek perubahan

Minggu III Agustus 2018

18 Agustus 2018

(4)

4/15

2.

Membentuk Tim Efektif Proyek Perubahan

a. Persiapan pembentukan Tim Efektif

· Menyiapkan bahan materi

· Undangan

· Daftar hadir

· Notulen

· Snack

b. Penyusunan draff SK Tim Efektif

c. Perumusan Pembagian Tugas Tim Efektif

d. Penyusunan Jadwal Kegiatan Tim Efektif

Terbentuknya Tim Efektif dengan SK Direktur RSUD Ambarawa Kab. Semarang

Minggu IV

Agustus 2018

20 Agustus 2018

(5)

5/15

3.

Rapat Koordinasi Tim Efektif Proyek Perubahan

a. Menyiapkan Undangan

b. Menyiapkan bahan/ materi

c. Menyiapkan Daftrar hadir

d. Pelaksanaan Rapat

e. Menyiapkan Dokumentasi

- Terlaksananya rapat koordinasi tim Efektif

- Disepakati rencana kerja tim efektif.

Minggu IV Agustus 2018

23 Agustus 2018

4

Sosialisasi kepada Stakeholders internal dan eksternal

a. Menyiapkan Undangan

b. Menyiapkan Daftar hadir

c. Menyiapkan bahan / materi sosialisasi

d. Penentuan target / sasaran sosialisasi

e. Pelaksanaan sosialisasi.

- Terlaksananya sosialisasi

- hasil sosialisasi dipahami

Minggu IV

Agustus 2018

27 Agustus 2018

(6)

6/15

5

Pembuatan draf panduan dan SOP oleh tim efektif :

a. Menyiapkan undangan;

b. Menyiapkan daftar hadir

c. Menyusun notulen

d. Pelaksanaan Rapat

e. Dokumentasi

- Terselenggaranya pembuatan draff

Minggu IV Agustus 2018

29-31 Agustus

6

Perbaikan draf panduan dan SOP oleh tim efektif :

a. Menyiapkan undangan;

b. Menyiapkan daftar hadir

c. Menyusun Notulen

d. Pelaksanaan Rapat

e. Dokumentasi

- Terselenggaranya perbaikan draff

Minggu I

September 2018

3-4 Sep 2018

(7)

7/15

7

Membuat rancangan sistem pengelolaan komplain

a. Koordinasi dengan tenaga pelaksanan untuk tehnis dilapangan (manajer ruang, case manajer, supervisi, petugas duta pelayanan dan)

b. Koordinasi dengan bidang Sarana untuk penyiapan tempat dan fasilitas pendukung.

- Terlaksananyan koordinasi

Minggu I September 2018

5-8 September 2018

8

Pembuatan Ruangan Pengaduan dan penyediaan Fasilitas

a. Ruangan

b. AC

c. Meja petugas

d. Kursi Petugas

e. Sofa + Meja

f. Komputer

g. Dispenser set

h. Perlaengkapan lain.

(8)

8/15

Tersedianya Ruangan dan Fasilitas yang memadai.

Minggu II-III Sept 2018

10-29 September 2018

(9)

9/15

9

Pembuatan bahan informasi penyampaian komplain

a. Draff informasi

b. Pencetakan

c. Pemasangan

Adanya bahan informasi untuk penyampaian komplain

Minggu II-III

September 2018

10-22 Sep 2018

10

Sosialisasi Pelaksanaan sistem pengelolaan pengaduan kepada petugas kesehatan

a. Menyiapkan Undangan

b. Menyiapkan bahan

c. Menyiapkan daftar hadir

d. Menyusun Notulen

e. Pelaksanaan sosialisasi

f. Dokumentasi

Terselenggaranya sosialisasi pelaksanaan sistem pengelolaan pengaduan kepada petugas

Minggu III-IV September 2018

17-29 Sep 2018

(10)

10/15

11

Pelaksanaan sistem pengelolaan penanganan Komplain kepada pasien dan keluarga

a. Menyiapkan Undangan

b. Menyiapkan bahan

c. Menyiapkan daftar hadir

d. Pelaksanaan kegiatan

e. Notulen sosialisasi

f. Dokumentasi

Terselenggaranya Pelaksanaan sistem pengelolaan penanganan Komplain kepada pasien dan keluarga

Minggu I

Oktober 2018

1-10 Okto 2018

12

Melakukan Monitoring dan evaluasi pelaksanaan penanganan komplain yang meliputi :

a. Komunikasi

b. Soft skill

c. Kepatuhan pelaksanaan SPO.

Terselenggaranya penanganan komplain sesuai SPO

Minggu III

Oktober 2018

11-19 Okto 2018

B JANGKA MENENGAH

13

Sosilalisasi sistem penanganan komplain ke masyarakat Masyarakat dapat gambaran penanganan komplain

Adanya penambahan inovasi baru

November 2018 s/d November

Tahun 2019 C JANGKA PANJANG

14

(11)

11/15

Mereviuw kembali pelaksanaan sistem pengelolaan komplain untuk perbaikan dan penyempurnaan

(12)

12/15

Terlaksananya reviuw sertifikasi kompetensi

(13)

13/15

Tahun 2020

(14)

14/15

(15)

15/15

Sumber : Hasil Analisis, GOZI, SKM. 2018

Dicetak melalui website E-Proper BPSDMD Provinsi Jawa Tengah (https://bpsdmd.jatengprov.go.id/eproper) pada 28 Apr 2022 17:37:37

Powered by TCPDF (www.tcpdf.org)

Referensi

Dokumen terkait

 Alat penyambung berfungsi untuk dapat menahan dan mengalihkan gaya- gaya yang terjadi dari elemen batang yang satu terhadap elemen batang lain yang akan disambung.. Macam

Berdasarkan hasil penelitian tindakan ke- las yang dilaksanakan dalam tiga siklus de- ngan menggunakan media buku tulis halus untuk meningkatan keterampilan menulis

Berdasarkan hal tersebut, Telkom University sebaiknya melaku- kan integrasi terhadap pengelolaan teknologi informasi serta menerapkan lang- kah-langkah prioritas untuk proses

Atas Berkat Rahmat ALLAH Yang Maha Kuasa, Alhamdulillah penulis dapat menyelesaikan penelitian dan skripsi yang berjudul : “ Pengaruh Kualitas Layanan,

Dari hasil pengujian yang telah dilaksanakan, tingkat keakurasian yang didapat yaitu sekitar 97,3% untuk media pembanding Accurate Times dan 99,2% untuk media pembanding tabel

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah mengetahui kandungan klorofil-α, komposisi dan kelimpahan larva dan juvenil ikan serta di sungai, muara dan laut yang

Ketika penulis mengamati pada lingkungan Local Area Network di AMIK SIGMA,belum terdapat proxy server, filter konten untuk melindungi dari pornograpi,

Gayatri, & Mustanda (2014) dalam penelitiannya berjudul pengaruh struktur modal, keputusan investasi dan kebijakan dividen juga menyatakan bahwa Hasil