RENCANA KINERJA TAHUNAN PERUBAHAN TAHUN 2018
DINAS SOSIAL KOTA DEPOK
Jl. Margonda Raya No.54 Gedung Dibaleka 2 lt.6 tlp. 021-29402283 Fax (021) 29402280 Kode Pos 16431
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Dalam Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Perubahan merupakan dokumen perencanaan untuk jangka waktu 1 (satu) tahun sebagai penjabaran dari sasaran dan program yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis (RENSTRA). Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Perubahan bersifat strategis karena berfungsi menjembatani perencanaan strategis jangka menengah dengan perencanaan strategis jangka pendek.
Dengan demikian Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Perubahan berperan memelihara konsistensi antara capaian tujuan perencanaan strategis jangka menengah (RENSTRA) dengan perencanaan strategis jangka pendek (RKT) Perubahan. Penyusunan Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Perubahan dilakukan seiring dengan agenda penyusunan dan kebijakan anggaran, serta merupakan komitmen bagi Dinas Sosial Kota Depok untuk mencapainya dalam tahun tertentu.
1.2 Dasar Hukum
Dasar hukum penyusunan RKT Perubahan Dinas Sosial Kota Depok Tahun 2018 adalah sebagai berikut :
1. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Cilegon dan Kotamadya Daerah Tingkat II Depok (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3828);
2. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999, tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Lembar Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851);
3. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003, tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47,
RKT PERUBAHAN TAHUN 2018
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
4. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);
5. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004, tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);
6. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007, tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741);
7. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008, tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);
8. Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2010, tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2010-2104;
9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;
10. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 6 Tahun 2009 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat;
11. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 25 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 2 Tahun
2009, tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2008-2013;
12. Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 01 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah Kota Depok Tahun 2006- 2025 (Lembaran Daerah Kota Depok Tahun 2008 Nomor 01);
13. Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 07 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintahan Wajib dan Pilihan yang Menjadi Kewenangan Pemerintah Kota Depok (Lembaran Daerah Kota Depok Tahun 2008 Nomor 07);
14. Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 06 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 08 Tahun 2008 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Daerah Kota Depok Tahun 2010 Nomor 06);
15. Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 7 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Depok Tahun 2016-2021 (Lembaran Daerah Kota Depok Tahun 2016 Nomor 7);
16. Peraturan Walikota Depok Nomor Nomor 104 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Sosial Kota Depok.
1.3 Dasar Pemikiran
Dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) yang meliputi aspek kelembagaan, sumber daya manusia aparatur, ketatalaksanaan, akuntabilitas dan pelayanan publik dibutuhkan penerapan sistem pertanggungjawaban yang tepat, jelas, terukur, dan legitimate sehingga dapat terwujud sebuah penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Dinas Sosial Kota Depok dalam hal pengguna anggaran di daerah mempunyai kewajiban akan hal tersebut.
Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Perubahan disusun sebagai dasar acuan dalam pencapaian tujuan dan kegiatan yang akan dilaksanakan sehingga dapat lebih terarah dan berjalan dengan baik. Dengan adanya Rencana Kinerja Tahunan ini diharapkan akan dapat mengatasi permasalahan yang ada serta meningkatkan fungsi dan hasil penggunaan anggaran.
RKT PERUBAHAN TAHUN 2018
1.4 Permasalahan yang Dihadapi
Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, Dinas Sosial Kota Depok dihadapkan pada permasalahan dan faktor-faktor penyebab permasalahan sebagai berikut :
1. Faktor SDM :
a) Jumlah Personil yang belum memadai;
b) Peningkatan standar kualifikasi aparatur melalui diklat maupun bintek yang masih kurang.
2. Faktor Sarana dan Prasarana :
a) Jumlah mobil operasional dan peralatan yang belum memadai;
b) Jumlah peralatan kantor yang minim.
3. Faktor Penganggaran : Masih rendahnya proporsi pengganggran Dinas Sosial Kota Depok untuk memenuhi standar minimal diberikan sesuai dengan ketentuan.
4. Factor Kinerja :
a) Data PMKS dan PSKS yang tidak mendukung;
1.5 Prioritas Pembangunan
Sesuai dengan Misi Pertama yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Depok Tahun 2016- 2021 yang berbunyi: “Meningkatkan kualitas pelayanan publik yang professional dan transparan” dan Misi kedua “Mengembangkan sumber daya manusia yang kreatif dan berdaya saing”, Dinas Sosial Kota Depok selaku pembantu Walikota mempunyai peran dalam mensukseskan misi tersebut dalam penyelenggaraan pemerintah di bidang sosial.
Oleh karena itu Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Perubahan Dinas Sosial Kota Depok disusun berdasarkan prinsip smart planning yakni perencanaan yang spesifik, terukur, dapat dicapai, ketersediaan sumber daya dan cukup waktu. Atas hal tersebut, RKT Perubahan Dinas Sosial Kota Depok memuat indikator dan target kinerja berdasarkan sasaran dan program terpilih untuk memudahkan dalam pengukuran kinerja selama satu tahun. Indikator dan target kinerja yang akan
dicapai, disusun berdasarkan skala prioritas dengan tetap memperhatikan sumber daya yang tersedia. Penyusunan RKT Perubahan Dinas Sosial Kota Depok dilaksanakan melalui tahapan sebagai berikut :
1. Menentukan sasaran dan program berikut indikator kinerja yang hendak dicapai;
2. Mempertimbangkan kemampuan sumber daya yang tersedia;
3 Menetapkan tingkat kinerja yang hendak dicapai dalam bentuk target kinerja;
4. Mengintegrasikan Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Perubahan dengan rencana kerja yang lebih operasional.
1.6 Struktur Pemerintahan
Dinas Sosial Kota Depok dibentuk berdasarkan Peraturan Walikota Depok Nomor Nomor 104 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Sosial Kota Depok dengan tugas membantu Walikota dalam melaksanakan urusan pemerintahan bidang sosial. Dinas Sosial Kota Depok mempunyai Fungsi sebagai lembaga pemerintahan yang membantu Walikota Depok dalam bidang sosial dalam bentuk :
1. Penyelenggaraan perumusan, penetapan, pengaturan dan koordinasi pelaksanaan kebijakan teknis bidang sosial yang meliputi rehabilitasi sosial, perlindungan sosial dan jaminan sosial serta pemberdayaan sosial.
2. Penyelenggaraan fasilitasi dan pengendalian pelaksanaan tugas-tugas bidang sosial.
3. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan sesuai dengan lingkup tugasnya.
4. Pelaksanaan administrasi dinas.
Struktur Organisasi Dinas Sosial Kota Depok berdasarkan Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 104 Tahun 2016 adalah sebagai berikut:
RKT PERUBAHAN TAHUN 2018
STRUKTUR ORGANISASI DINAS SOSIAL
KEPALA DINAS
SEKRETARIAT
SUBAG UMUM DAN PEP SUBAG KEUANGAN
BIDANG PERLINDUNGAN DAN PEMBERDAYAAN BIDANG BIDANG REHABILITASI
JAMINAN
SOSIAL SOSIAL
SOSIAL
KELOMPOK SEKSI REHABILITASI SEKSI PERLINDUNGAN SEKSI PEMBERDAYAAN
JABATAN SOSIAL PENYANDANG DAN JAMINAN SOSIAL PENYANDANG MASALAH
FUNGSIONAL DISABILITAS KESEJAHTERAAN SOSIAL
SEKSI REHABILITASI SEKSI PERLINDUNGAN SEKSI PEMBERDAYAAN
TUNA SOSIAL KORBAN BENCANA POTENSI SUMBER
ALAM DAN SOSIAL KESEJAHTERAAN SOSIAL
UPTD
1.1 Sistematika Penulisan
Substansi yang tercakup dalam RKT Perubahan Dinas Sosial Kota Depok Tahun 2017 adalah sebagai berikut :
IKHTISAR EKSEKUTIF
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang 1.2 Landasan Hukum 1.3 Dasar Pemikiran
1.4 Permasalahan yg Dihadapi 1.5 Prioritas Pembangunan 1.6 Struktur Pemerintahan 1.7 Sistematika Penulisan
BABII RENCANA STRATEGIS
2.1 Visi 2.2 Misi 2.3 Tujuan
2.4 Sasaran dan Indikator Kinerja Sasaran 2.5 Kebijakan dan Program
BAB III RENCANA KINERJA TAHUN 2017 3.1 Sasaran yg Terpilih
3.2 Indikator Kinerja Sasaran yg Terpilih 3.3 Program yg Terpilih
BAB IV PENUTUP
LAMPIRAN-LAMPIRAN
RKT PERUBAHAN TAHUN 2018
BAB II
RENCANA STRATEGIS
2.1 Visi
Dinas Sosial Kota Depok berperan dalam mewujudkan visi Kota Depok sesuai tugas dan tanggung jawab di bidangnya sebagaimana diketahui bahwa Visi Kota Depok yaitu “Kota Depok yang Unggul, Nyaman dan Religius” maka untuk mewujudkan cita-cita tersebut salah satunya diperlukan suasana yang kondusif dan kehidupan sosial kemasyarakatan yang berkeadilan sosial serta ditandai dengan adanya kesejahteraan sosial masyarakat yang semakin meningkat dan pada gilirannya dapat menunjang peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan dan program pembangunan daerah.
Unggul mengandung pengertian Kota Depok sebagai kota yang terbaik dan terdepan dalam memberikan pelayanan public, memiliki Sumber Daya Manusia yang sejahtera, kreatif dan berdaya saing yang bertumpu pada Ketahanan Keluarga.
Nyaman mengandung pengertian sebagai upaya terciptanya suatu kondisi ruang kota yang bersih, sehat, asri, harmonis, berwawasan lingkungan, aman dan ramah bagi kehidupan masyarakat.
Religius mengandung pengertian terjaminnya hak-hak masyarakat dalam menjalankan kewajiban agama bagi masing-masing pemeluknya, yang terjamin dalam peningkatan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta kemuliaan dalam akhlak, moral dan etika serta berwawasan kenegaraan dan kebangsaan yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
2.2 Misi
Untuk mencapai Visi tersebut, Kota Depok merumuskan misi sebagai berikut : 1. Meningkatkan kualitas pelayanan publik yang professional dan transparan.
2. Mengembangkan sumber daya manusia yang kreatif dan berdaya saing.
3. Mengembangkan ekonomi yang mandiri, kokoh dan berkeadilan.
4. Membangun infrastruktur dan ruang publik yang merata, berwawasan lingkungan dan ramah keluarga.
5. Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melaksanakan nilai-nilai agama dan menjaga kerukunan antar umat beragama serta meningkatkan kesadaran hidup berbangsa dan bernegara.
Dinas Sosial Kota Depok sebagai Organisasi Perangkat Daerah yang menyelenggarakan pembangunan bidang kesejahteraan sosial ikut mewujudkan visi Kota Depok dengan mengacu pada 2 misi Kota Depok yaitu misi kesatu yaitu Meningkatkan kualitas pelayanan publik yang professional dan transparan dan misi kedua yaitu Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang kreatif dan berdaya saing.
2.3 Tujuan
Berbagai usaha penyelenggaraan pembangunan bidang kesejahteraan sosial yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kota Depok memiliki tujuan sebagai berikut : 1. Meningkatkan kualitas pelayanan perlindungan dan jaminan sosial pada saat
dan setelah bencana alam dan sosial
Sasaran : Peningkatan perlindungan terhadap korban bencana alam dan sosial 2. Meningkatkan kinerja dan akuntabilitas Pemerintahan
Sasaran : Peningkatan kualitas manajemen pemerintahan yang akuntabel 3. Terwujudnya kemandirian PMKS
Sasaran : Meningkatnya Pemberdayaan PMKS 4. Terpenuhinya hak hidup dasar Lansia
Sasaran : Meningkatnya Hak Hidup Dasar Lansia.
2.4 Sasaran dan Indikator Kinerja Sasaran
Dalam rangka mewujudkan hasil yang akan dicapai secara nyata oleh dalam rumusan yang spesifik dan terukur dalam kurun waktu yang lebih pendek dari tujuan visi tersebut, maka ditetapkanlah sasaran sebagai berikut :
RKT PERUBAHAN TAHUN 2018
Adapun sasaran yang ingin dicapai oleh Dinas Sosial Kota Depok, yang merupakan penjabaran dari tujuan penyelenggaraan pembangunan bidang kesejahteraan sosial sebagai berikut :
1) Peningkatan kualitas pelayanan perlindungan dan jaminan sosial pada saat dan setelah bencana alam dan sosial dengan indikator :
a. Persentase pemberian bantuan bagi korban bencana yang tersampaikan dalam waktu kurang dari 3 (tiga) hari.
b. Persentase TAGANA Aktif
2) Meningkatnya kualitas manajemen pemerintahan yang akuntabel dengan indicator :
a. Nilai SAKIP
b. Persentase menurunnya temuan material c. Persentase aset kondisi baik
3) Meningkatnya Pemberdayaan PMKS dengan indicator :
a. Prosentase keluarga miskin yang meningkat kualitas hidupnya b. Persentase Penyandang Disabilitas yang Mandiri
c. Persentase PMKS yang mengalami perubahan perilaku
d. Persentase PSKS yang berpartisipasi dalam peningkatan kesejahteraan sosial
4) Meningkatnya Hak Hidup Dasar Lansia dengan indicator : a. Ruang Lingkup Penyelenggaraan Kota Ramah Lansia
2.5 Kebijakan dan Program
Strategi dan arah kebijakan merupakan rumusan perencanaan komprehensif mengenai bagaimana Dinas Sosial Kota Depok mencapai tujuan dan sasaran Renstra dengan efektif dan efisien.
Tabel 2.1 Strategi dan Kebijakan Dalam Mewujudkan Visi Dan Misi
Misi Tujuan Sasaran Strategi dan Kebijakan
Meningkatkan Meningkatkan Peningkatan Mewujudkan kualitas kualitas kualitas kualitas pelayanan pemberian pelayanan publik pelayanan pelayanan bantuan bagi korban
perlindungan bencana alam dan sosial
yang terhadap korban
dan jaminan
professional dan bencana alam sosial pada saat transparan. dan sosial
dan setelah
bencana alam
dan sosial
Meningkatkan Peningkatan Meningkatkan tata kelola Kualitas kualitas lembaga melalui Penyelenggaraan manajemen peningkatan kualitas SDM
pemerintahan aparatur, sarana dan
Pemerintahan
yang akuntabel prasarana lembaga,
yang Akuntabel
kualitas data dan
perencanaan, monitoring,
evaluasi dan pelaporan
kinerja
Mengembangkan Terwujudnya Meningkatnya Meningkatkan pelayanan sumber daya kemandirian Pemberdayaan kepada Penyandang manusia yang PMKS PMKS Masalah Kesejahteraan kreatif dan Sosial (PMKS) melalui berdaya saing. upaya-upaya rehabilitasi
sosial, pemberdayaan
sosial, jaminan dan
perlindungan sosial bagi
PMKS.
Meningkatnya Dimensi Kota Meningkatkan upaya Hak Hidup Ramah Lansia kebijakan dan koordinasi
Dasar Lansia dalam pemenuhan Hak
Hidup Dasar Lansia
Sasaran ke-1: Peningkatan kualitas pelayanan perlindungan dan jaminan sosial pada saat dan setelah bencana alam dan sosial
Strategi : Meningkatkan kualitas pelayanan penanggulangan bencana alam, social dan kebakaran.
Kebijakan :Peningkatan profesionalisme layanan penanggulangan bencana alam, sosial dan kebakaran.
Program : Penanganan Kebakaran, Bencana Alam dan Sosial
Kegiatan : Tanggap Darurat Korban Bencana Alam dan Sosial.
RKT PERUBAHAN TAHUN 2018
Sasaran ke- 2: Peningkatan kualitas manajemen pemerintahan yang akuntabel Strategi : Meningkatkan tata kelola lembaga melalui peningkatan kualitas SDM
aparatur, sarana dan prasarana lembaga, kualitas data dan perencanaan, monitoring, evaluasi dan pelaporan kinerja.
Program : 1. Pelayanan Administrasi Perkantoran
Kegiatan : 1. Penyediaan Alat Tulis Kantor;
2. Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan;
3. Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor;
4. Penyediaan Peralatan Rumah Tangga;
5. Penyediaan Makanan dan Minuman;
6. Rapat-Rapat Koordinasi dan Konsultasi Dalam
&Luar Daerah;
2. Program Peningkatan sarana dan prasarana aparatur
Kegiatan : 1. Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Bermotor 2. Pemeliharaan Rutin/Berkala Perlengkapan Gedung
Kantor
3. Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor 3. Program Peningkatan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan
Keuangan
Kegiatan : 1 Penyusunan Pelaporan Keuangan dan Capaian Kinerja
4. Peningkatan Kualitas Perencanaan Pembangunan
Kegiatan : 1. Pelaksanaan Forum OPD dan Penyusunan Renja
Sasaran ke-3 : Meningkatnya Pemberdayaan PMKS
Strategi : Meningkatkan pelayanan kepada Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) melalui upaya-upaya rehabilitasi sosial, pemberdayaan sosial, jaminan dan perlindungan sosial bagi PMKS.
Kebijakan :
1) Pemberian Perlindungan dan Jaminan Sosial kepada PMKS;
2) Pemberian Rehabilitasi Sosial kepada PMKS;
3) Bimbingan dan penyuluhan, pelatihan ketrampilan serta upaya penjangkauan/rehabilitasi PMKS;
4) Penyediaan data PMKS penduduk berisiko sosial secara simultan sebagai rekomendasi penanganan.
Program : 1. Program Perlindungan dan Jaminan Sosial Kegiatan : 1. Pelayanan Santunan Kematian;
2 Penyelenggaraan Program Keluarga Harapan;
3. Pemeliharaan Taman Makam Pahlawan.
4. Verifikasi dan Validasi Data Penerima Jaminan Sosial
2. Program Rehabilitasi Sosial
Kegiatan : 1) Pelayanan PMKS dalam Panti/Rumah Singgah;
2) Penanganan Ketelantaran;
3) Rehabilitasi Sosial bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS);
4) Bimbingan Sosial & Pelatihan Ketrampilan bagi Disabilitas
5) Pemeliharaan Rumah Perlindungan Sosial 6) Pendataan PMKS
3. Program Pemberdayaan Sosial
Kegiatan : 1) Pelatihan Ketrampilan bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS);
2) PemberdayaanPenyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS);
3) Verifikasi Validasi Penerima Program Jaminan Sosial
4) Pengadaan Alat Bantu Penyandang Cacat
5) Pengawasan dan Pengendalian Lembaga Kesejahteraan Sosial Secara Bertahap
RKT PERUBAHAN TAHUN 2018
6) Pengembangan Potensi Sumber Potensi Kesejahteraan dan Pelatihan Kewirausahaan PSKS
7) Bimbingan dan Konseling bagi Keluarga Bermasalah Sosial Psikologis ( Melalui Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Sosial)
Sasaran ke-4 : Meningkatnya Perlindungan Hak Hidup Dasar Lansia
Strategi : Meningkatkan upaya kebijakan dan koordinasi dalam pemenuhan Hak Hidup Dasar Lansia
Kebijakan : Meningkatkan hak dasar hidup lansia Program : Pengembangan Kota Ramah Lansia
Kegiatan : 1. Pembinaan Lansia Potensial
2. Penyelenggaraan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 3. Pendataan Lansia.
BAB III
RENCANA KINERJA TAHUN 2018
3.1 Sasaran yang terpilih
Sesuai dengan kebijakan umum pembangunan daerah dalam RPJMD Kota Depok Tahun 2016-2021 dan Rencana Strategis Dinas Sosial Kota Depok Tahun 2017-2021, adapun yang menjadi sasaran yang terpilih dalam RKT Perubahan Tahun 2018 adalah sebagai berikut :
1. Peningkatan kualitas pelayanan korban bencana alam dan sosial;
2. Peningkatan kualitas manajemen pemerintahan yang akuntabel;
3. Meningkatnya Pemberdayaan PMKS;
4. Meningkatnya Hak Hidup Dasar Lansia.
3.2 Indikator Kinerja Sasaran yang Terpilih
Pada kebijakan umum pembangunan daerah dalam RPJMD Kota Depok Tahun 2016-2021 terdapat program pembangunan yang terkait dengan Dinas Sosial Kota Depok dengan Indikator Kinerja Sasaran sebagai berikut:
1. Prosentase pemberian bantuan bagi korban bencana yang tersampaikan dalam waktu kurang dari 3 (tiga) hari;
2. Persentase Tagana Aktif 3. Nilai SAKIP;
4. Persentase menurunnya temuan material;
5. Prosentase keluarga miskin yang meningkat kualitas hidupnya;
6. Persentase Penyandang Disabilitas yang Mandiri;
7. Persentase PMKS yang mengalami perubahan perilaku
8. Persentase PSKS yang berpartisipasi dalam peningkatan kesejahteraan social;
9. Ruang Lingkup Penyelenggaraan Kota Ramah Lansia.
Berkaitan dengan hal tersebut, untuk mencapai sasaran tersebut Dinas Sosial Kota Depok telah menetapkan target indikator kinerja sasaran Tahun 2018 sebagai berikut :
RKT PERUBAHAN TAHUN 2018
1. Prosentase pemberian bantuan bagi korban bencana yang tersampaikan dalam waktu kurang dari 3 (tiga) hari dengan target 100%.
2. Persentase Tagana Aktif dengan target 80%.
3. Nilai SAKIP dengan target Nilai B.
4. Persentase menurunnya temuan material sebesar 20%.
5. Persentase aset kondisi baik sebesar 100%.
6. Prosentase keluarga miskin yang meningkat kualitas hidupnya sebesar 10%
7. Persentase Penyandang Disabilitas yang Mandiri sebesar 15%.
8. Persentase PMKS yang mengalami perubahan perilaku sebesar 25%.
9. Persentase PSKS yang berpartisipasi dalam peningkatan kesejahteraan social sebesar 75%.
10. Ruang Lingkup Penyelenggaraan Kota Ramah Lansia sebanyak 4 ruang lingkup.
3.3 Program yang Terpilih
Adapun program yang terpilih untuk dilaksanakan pada Tahun 2018 adalah sebanyak 9 (sembilan) program yang terdiri dari :
1. Program Peningkatan Administrasi Perkantoran dengan pagu indikatif sebesar Rp. 787.338.000,- (tujuh ratus delapan puluh tujuh juta tiga ratus tiga puluh delapan ribu rupiah)
2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur dengan pagu indikatif menjadi Rp. 435.450.000.- (empat ratus tiga puluh lima juta empat ratus lima puluh ribu rupiah) bertambah sebesar Rp 65.000.000,- (enam puluh lima juta rupiah) dari pagu indikatif semula sebesar Rp.
370.450.000,- (tiga ratus tujuh puluh juta empat ratus lima puluh ribu rupiah);
3. Program Peningkatan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan ur dengan pagu indikatif sebesar Rp. 50.700.000,- (lima puluh juta tujuh ratus ribu rupiah);
4. Program Peningkatan Peningkatan Kualitas Perencanaan Pembangunan dengan pagu indikatif sebesar Rp. 52.750.000.- (lima puluh dua juta
tujuh ratus lima puluh ribu rupiah);
5. Program Penanganan Kebakaran, Bencana Alam dan Sosial dengan pagu indikatif sebesar Rp. 357.066.500,- (tiga ratus lima puluh tujuh juta enam puluh enam ribu lima ratus rupiah) berkurang Rp Rp 13.148.000,- ( tiga belas juta seratus empat puluh delapan ribu rupiah) dari pagu indikatif awal Rp 370.215.000,-(tiga ratus tujuh puluh juta dua ratus lima belas ribu rupiah;
6. Program Perlindungan dan Jaminan Sosial dengan pagu Indikatif sebesar Rp. 2.285.557.500,- (dua milyar dua ratus delapan puluh lima juta lima ratus lima puluh tujuh ribu lima ratus rupiah);
7.
Program Rehabilitasi Sosial dengan pagu indikatif sebesar Rp 1.320.866.000,- (satu milyar tiga ratus dua puluh juta delapan ratus enam puluh enam ribu rupiah)8.
Program Pemberdayaan Sosial dengan pagu indikatif sebesar Rp.1.819.950.000,- (satu milyar delapan ratus smbilan belas juta Sembilan ratus lma puluh ribu rupiah) berkurang sebesar Rp. 107.000.000,- (seratus tujuh juta rupiah) dari pagu indikatif semula sebesar Rp.
1.926.950.000,- (satu milyar sembilan ratus dua puluh enam juta Sembilan ratus lima puluh ribu rupiah);
9.
Program Pengembangan Kota Ramah Lansia dengan pagu indikatif sebesar Rp. 550.000.000,- (lima ratus lima puluh juta rupiah).RKT PERUBAHAN TAHUN 2018
TABEL 3.1. INDIKATOR TUJUAN, SASARAN INDIKATOR SASARAN DAN PROGRAM TAHUN 2018
INDIKATOR INDIKATO Kondisi
Target
TUJUAN TUJUAN SASARAN R SASARAN FORMULASI PERHITUNGAN PROGRAM/KEGIATAN KET Tahun 2017 2018
Meningkatka Penanganan Peningkatan Prosentase Program Peningkatan Kualitas Layanan Bencana IKU 100% 100%
n kualitas pada saat dan kualitas pemberian ( ℎ kejadian Bencana alam dan sosial - Tanggap Darurat Bencana Alam dan Sosial
pelayanan setelah bencana pelayanan bantuan bagi yang ditangani dalam waktu kurang dari 3
terhadap alam dan sosial perlindungan korban hari/( ℎ seluruh kejadian bencana alam
korban terhadap korban dan jaminan bencana yang dan sosial yang dibantu dalam satu tahun) x
bencana alam dalam waktu ≤ sosial pada saat tersampaikan 100 %
dan sosial 3 hari dan setelah dalam waktu
bencana alam kurang dari 3
dan sosial (tiga) hari
Pertsentase
(Jumlah TAGANA aktif berdasarkan kehadiran Program Peningkatan Kualitas Layanan Bencana IKU 75% 80%
TAGANA - Tanggap Darurat Bencana Alam dan Sosial
dan laporan kinerja) / ( ℎ Jumlah
Aktif
TAGANA ) x 100 %
Meningkatka Nilai SAKIP Meningkatnya Nilai SAKIP Nilai Evaluasi SAKIP Program Peningkatan Sistem Pelaporan Capaian Indikator D B
n Kualitas Kualitas Kinerja dan Keuangan Pendukung
Layanan pada Manajemen Kegiatan :
Dinas Sosial Pemerintahan - Kegiatan Penyusunan Pelaporan Keuangan dan
yang Akuntabel Capaian Kinerja
- Penyusunan Laporan Prognosis Keuangan
- Penyusunan Laporan Keuangan Akhir Tahun
Program Peningkatan Kualitas Data Dan Indikator 100 100
Perencanaan Pendukung
- Kegiatan Penyelenggaraan Forum OPD dan
Penyusunan Renja
Program Peningkatan Administrasi Perkantoran
Kegiatan :
- Penyediaan Alat Tulis Kantor
- Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan
- Penyediaan Komponen Instalasi
Listrik/Penerangan Bangunan Kantor
- Penyediaan Peralatan Rumah Tangga -
Penyediaan Makanan dan Minuman -
Rapat-Rapat Koordinasi dan Konsultasi Dalam dan
Luar Daerah
INDIKATOR INDIKATO Kondisi Target
TUJUAN TUJUAN SASARAN R SASARAN FORMULASI PERHITUNGAN PROGRAM/KEGIATAN KET Tahun 2018 2017
Persentase Jumlah Aset kondisi baik / Jumlah asset seluruhnya Program Peningkatan sarana dan prasarana aparatur Indikator 100 100
Aset dengan - Pemeliharaan Rutin Kendaraan Dinas Operasional Pendukung
kondisi baik - Pemeliharaan Rutin Pealatan perlengkapan
gedung kantor
- Pengadaan Peralatan dan perlengkapan kantor
Terwujudnya Persentase Meningkatkan Persentase Jumlah keluarga miskin yang meningkat kualitas Program Perlindungan dan Jaminan Sosial : IKU 10% 10%
Kemandirian PMKS yang Pemberdayaan keluarga hidupnya / jumlah keluarga miskin yang - Pelayanan Santunan Kematian
PMKS mandiri dan PMKS miskin yang memperoleh bantuan sosial x 100 % - Penyelenggaraan Program Keluarga Harapan
berubah meningkat - Verifikasi dan Validasi Penerima Program
perilaku kualitas Jaminan Sosial
hidupnya Pemeliharaan Taman Makam Pahlawan
Program Pemberdayaan Sosial
- Pelatihan Keterapilan bagi PMKS
Persentase Jumlah penyandang disabilitas yang mampu Program Peningkatan Rehabilitasi Sosial IKU 10% 10%
Penyandang hidup mandiri / jumlah penyandang disabilitas yang - Rehabilitasi Sosial Bagi Penyandang Masalah
Disabilitas mendapatkan penanganan Kesejahteraan Sosial (PMKS)
yang Mandiri - Bimbingan Sosial dan Pelatihan Ketrampilan bagi
Disabilitas
- Rehab Fasilitas Rumah Perlindungan Sosial
- Pendataan PMKS
Program Pemberdayaan Sosial
- Pelatihan Keterampilan bagi PMKS
RKT PERUBAHAN TAHUN 2018
Kondisi
TUJUAN INDIKATOR
SASARAN INDIKATOR
FORMULASI PERHITUNGAN PROGRAM/KEGIATAN KET awal Target
TUJUAN SASARAN (thn 2018
2017)
Persentase PMKS tuna sosial yang mengalami Program Peningkatan Rehabilitasi Sosial IKU 20% 25%
PMKS yang perubah an perilaku/Ju ℎ PMKS (tuna - Rehabilitasi Sosial Bagi Penyandang Masalah
mengalami sosial) yang dibimbing, direhabi dan Kesejahteraan Sosial (PMKS)
perubahan diberdayakan x 100 % Program Pemberdayaan Sosial
perilaku - Pelatihan Keterampilan bagi Penyandang
Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)
- Pengawasan dan Pengendalian terhadap
Lembaga Kesejahteraan Sosial Secara Bertahap
- Bimbingan dan Konselor Bagi PMKS
- Bimbingan dan Konseling bagi Keluarga
Bermasalah Sosial Psikologis ( Melalui
Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga ) -
Persentase Jumlah PSKS yang telah berperan Program Pemberdayaan Sosial IKU 70% 75%
PSKS yang aktif dalam penanggulangan masalah - Pengawasan dan Pengendalian terhadap
berpartisipasi sosial / jumlah PSKS yang dibina Lembaga Kesejahteraan Sosial Secara Bertahap
dalam - Pengembangan Potensi Sumberdaya dan
peningkatan Pelatihan Kewirausahaan PSKS
kesejahteraan - Bimbingan dan Konseling bagi Keluarga
sosial Bermasalah Sosial Psikologis ( Melalui
Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga )
Pengembangan Meningkatnya Dimensi Kota Program Pengembangan Kota Ramah Lansia IKU 2 4
Dimensi Kota Hak Dasar Ramah - Pembinaan Lansia Potensial
ruang ruang
Ramah Lansia Hidup Lansia Lansia - Penyelenggaraan Hari Lanjut Usia Nasional
(HLUN) lingku lingku
- Fasilitasi dan Pengembangan Depok Kota p p
Ramah Lansia
- Pendataan Lansia
Program Peberdayaan Sosial
BAB IV PENUTUP
Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Perubahan merupakan pedoman untuk melaksanakan pengukuran kinerja dalam rangka pencapaian visi dan misi Dinas Sosial Kota Depok selama periode satu tahun. Pengukuran atas kinerja Dinas Sosial Kota Depok yang mengindikasikan tingkat keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan kebijakan dan program yang telah ditetapkan merujuk kepada RKT Perubahan Sosial Kota Depok Tahun 2018. Selanjutnya sebagai tindak lanjut dari telah tersusunnya RKT Perubahan Dinas Sosial Kota Depok Tahun 2018 adalah sebagai berikut :
1. Dinas Sosial Kota Depok berkewajiban melaksanakan kebijakan dan program yang telah ditetapkan dalam RKT Perubahan untuk mencapai target kinerja yang telah ditetapkan;
2. Untuk menjaga efisiensi dan efektivitas pelaksanaan program, Dinas Sosial Kota Depok harus melakukan pengendalian pelaksanaan rencana program/kegiatan melalui upaya perbaikan dan melaporkannya secara berkala 3 (tiga) bulanan kepada Walikota Depok melalui Bappeda Kota Depok;
3. Pada akhir tahun 2018 Dinas Sosial Kota Depok berkewajiban menyampaikan laporan kinerja secara tertulis dalam bentuk Dokumen Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP).
RKT PERUBAHAN TAHUN 2018
DAFTAR ISI
IKHTSAR EKSEKUTIF ... 1
BAB I PENDAHULUAN ... 2
1.1 Latar Belakang ... 2
1.2 Dasar Hukum ... 2
1.3 Dasar Pemikiran ... 4
1.4 Permasalahan yang Dihadapi ... 5
1.5 Prioritas Pembangunan ... 5
1.6 Struktur Pemerintahan ... 6
1.7 Sistematika Penulisan ... 8
BAB II RENCANA STRATEGIS ... 9
2.1 Visi ... 9
2.2 Misi ... 9
2.3 Tujuan ... 10
2.4 Sasaran dan Indikator Kinerja Sasaran ... 10
2.5 Kebijakan dan Program ... 11
BAB III RENCANA KINERJA TAHUN 2017 ... 15
3.1 Sasaran yang Terpilih ... 15
3.2 Indikator Kinerja Sasaran yang Terpilih ... 15
3.3 Program yang Terpilih ... 16
BAB IV PENUTUP ... 17
LAMPIRAN