OPNI
ffi[#^"#illlT5]#"*r*
xx,r
ruo,sg)
"KEDAu'r'ffiT^il;
Kenffia
Perempuan
ke
Parlemen
8 Maret 2017 genap 107 ta-hun peringatan
Hari
PerempuanSe-dunia. Meski sudah 107
tahun dunia
mdmperingati, namun s-aglpai saat
ini
masih
menunjukkan
rendahnya peranaktif
an. Halini
berakibat fatal, karena perempuanseakan menjadi
timpang. Misalnya
ketika
perempuan disakiti dan ditinggalkan
laki-laki,
mereka
menjadi
gamangbahkan
cenderung menyalahkandiri
sendiri. Perempuan di masa Orba tidak berani menyuarakan i<etidakadilanyang mereka
alami.
Belum adadalil
hukum
yang
kuat
yang dapat melindungi
hak-hakmereka. Poligami dan perceraian masih
meqja-di momok yang mengerikan bagi perempuan
karena di autaia mereka sendiri belum
tirnbul
rasa solidaritas. Mereka memilih diam karena mereka meng€rnggap hal
itu
sebagai aib yangbisa mencoreng wajah mereka
Setelah Orde Baru mntuh, perempuan ke lu-ar kandang. Mereka berjuang
.".rdl.i
tb"t."
diajukan
olehpe4erintah
lagi) lewat partai
politik,
namun jumlahnya
tetap
kurang
memadai.
Dalam Pemilu
2014terdapat
97perempuran caleg.
Artinya
andaikata semua terpilih,itu
saj abar-a 17 % percmpuan yangber-ada dalam bber-adan Iegislatif. Dengan demikian,
yangjadi calon sqjamasihjauh di bawahkuota,
apalagr yang terpilih.
Diinventarisasi
Bertolak dari rendahnya ripresentasi
perem-puan
di
parlemen selamaini,
perlu
diinven-tarisasi kendala-kedalanya agar kuota minimal
keterwakilan
perempuandi
parlemen men-datang terpenuhi. Adapun kendala-kendala ter-sebutantara lain:
(1)faktor
ideologi::adanyaanggapzm perempuan tidak cocok masuk dunia politik; (2) faktor
politik
perempuEur susah ma-suk dalam atmosfer klubpatriarkal;
(B)faktor
sosial: tingkat pendidikan perempuan lebih ren-'dah atau beban domestik. Juga (4) faktor
ekdno-mi:
tiadanya,sumber
ekonomiuntuk
modal kampanye (ddta seluruh dunia menunjukka_n-.perempuEul lebih miskin daripada laki-laki) dan
(5) faktor
kultural:
yang mendahulukanlaki-la-ki, pada hal kedudukan perempuan sejajar
de-ngan
lakilaki.
Lebihdari
250 perdadiskrimi-natif
terhadap perempua.n Indonesia telahdi-hasilkan DPRD. Hal itu sehan:snya dapat
dihin-dari jika keterwakilan perempuan mencapai
mi-nmal
30Vo. Sebab, mereka harapan besar bagiperubahan proses pembuatan legislasi yang
berpihak pada kaum rentan.
Di
negara lain, komposisi 30%kursi
perem-puan di DPR
tidak
dapat diganggu gugat.Di
Indonesia,
kursi
307o perempuantidak
terpro-teksi
denganbaik.
Mudah-mudahan
dalamPemilu 2019
keterwakilan
perempuan sung-guh-sr:ngguh diutamakan aan terprotetsi..lila
tidak,
Indonesia akan menjadi negaraterbe-lakang dengan lieterwakilan peiempuan yang
selalurendah.l-c
Drc A
Kard.iyat
Wi.h.aryanto MM,Dose n (Jniuersitas Sanata Dharma Yogyaharta.
perempuan,Indonesia dalam kepemimpinan. Termasuk kepemimpinan
di
dunia
politik
di
negenuu.
Situasi yang
tak kondusifbagi
perempuan berkiprahdi
duniapolitik
di Indonesia sudahdiramalkan Perserikatan
Bangsa-Bangsa(PBB). Sejak merdeka, Indonesia belum
pe;uh
mencapai
307orepresentasi perempuan di
DPR.
Padapemihi
ter'akhir
(2074),jumlah
keterwakilan perempuan b,alrkan jebldk lagi
di
argkaT{Vo dibandinCkim dengan Pemitu ZbOS yan$hampif 1 9Vo. PgdahaT.,sesuai deriganhlsil
penelitian di negara-negara di seluruh dunia,
307o adalah angka mihimal unhrk dapat meng-ubah kebijakan hingga lebih
re.po*ift""n.a"!
kesejaliterdtrnralryat;
-,:,
,-.-,.
,,ordeBaru
Dari
masa ke masa, keterwakilanperempu-an dhlam parleme4 memperempu-ang mengalami pa-sang-surut. Pada masa Orde Baru, keberadaan
lelaki
sebagai penguasa yang agung dantang-guh telah menempatkan perempu€ul hanya
se-bagai peridukung dan penggembira.,IGberada. an perempuan hanya diharapkan secara biolo-gis
:
melayani suami, melahirkan dan menga-suh.anak, jugamengurus rumah tangga.Bah-kan Dharma Waaita yang ii6tabene
merupa-''kan
badagresmi
pemberduyump"."-pri..,
ternyata hanya merupakan kedok. IGrena ke-nyataanriS4a
malah
menjadi wadah
.pemer-dayaan'perempuan. Di sini tugas utama mere-ka hanyalah menjadi medium atau alat untul< -mendukung
karil
suami mereka. Hak danke-pandaianmereka sebagai perempuan dan
indi-- vidu.tidak
diha,rgai sama pekali- Dalam ideologi negara keibuan'mereka
dituntut uhtuk
patuhmembantu suami mereka datram
menjaga.keu-.
tuhan
dan
keharmonisan negara meskipunharus
mengorb"rr.*r
p".r"rr"--""[u
."iil.
',
Se,bagai penguasadan
penentu kebijak.