• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penulisan Tinjauan Pustaka. Consulting Others...

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Penulisan Tinjauan Pustaka. Consulting Others..."

Copied!
55
0
0

Teks penuh

(1)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Penulisan Tinjauan Pustaka

(2)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Struktur Tinjauan Pustaka

• Telaah Pustaka

• Kerangka Teori

• Kerangka Konsep

(3)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Fungsi Tinjauan Pustaka

• Memperluas pengetahuan yang relevan, spesifik,

dengan tujuan penelitian

• Menyajikan, mengklasifikasi dan mengevaluasi

apa yang ditulis oleh peneliti lain berkaitan

dengan tujuan penelitian (ini fokus bab 2)

• Menyusun kerangka teori/konsep

• Memberikan jawaban sementara

(4)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Literature Review bukan…

• Deskripsi satu per satu studi atau artikel sebelumnya

• Gambaran singkat suatu studi atau artikel

• Deskripsi setting rumah sakit atau apa yang telah dilakukan oleh rumah sakit

(5)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Jawaban tentatif berdasarkan

penelitian sebelumnya

• Pengetahuan dan pemahaman sebelumnya

• Bagaimana mereka menjawab pertanyaan penelitian

tersebut? Teori (bab 2), dan masukan rancangan (bab 3) • Apa yang diukur dan bagaimana mengukurnya?

Kerangka konsep (bab 2), dan masukan untuk Variabel dan cara pengukuran (di bab 3)

• Apa hasilnya? Apakah ada kesenjangan penelitian? (untuk pembahasan, bab 4)

(6)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Langkah menyusun bab 2

(Polit & Hungler, 1997)

• Identifikasi kata kunci/konsep

• Menemukan referensi melalui penelusuran elektronik • Mengunduh referensinya

• Memilih referensi yang relevan

• Membaca referensi dan membuat catatan • Mengidentifikasi referensi baru melalui sitasi • Mengorganisir referensi (Mendeley, Bibus atau Endnote)

• Mensintesis materi

• Menulis tinjauan pustaka

(7)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

(8)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Literature analysis Chart

Citation Information (or Author) Purpose (has author formulated a problem or issues?)

Subjects

Methodology

Design and anaysis Conclusion and Result Implication

Weaknesses Strengths

Others (for example, has relevant literature been evaluated?,

(9)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Mulai dari mana?

• Lihatlah tujuan penelitian di bab 1

• Identifikasi kata kunci pada pernyataan tujuan

penelitian

• Tinjauan Pustaka merupakan elaborasi yang

sistematis dari kata kunci pada tujuan

(10)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Tujuan

• Mengukur hubungan antara gaya kepemimpinan dan pilihan strategi dalam manajemen konflik. Keywords • Gaya kepemimpinan • Strategi dalam manajemen konflik Struktur telaah pustaka • Gaya kepemimpinan • Strategi dalam manajemen konflik • Hubungan antara gaya kepemimpinan dan pilihan strategi manajemen konflik

(11)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Improving your Google Search

Too many results? • Adding words

• Using specific phrase • Limiting file type

• Limiting language • Limit date

• Limit country

Too few results? • Removing words • Using general term • Broadening file type • Translate search term • Remove date range • Cover entire web

(12)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Presenting search results

(13)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Rules dalam Menulis Tinjauan Pustaka

• Rule 1: Beri jawaban

• Rule 2: Jangan memulai terlalu luas

• Rule 3: Berpikir kritis

• Rule 4: Hindari semua ditulis, kecuali yang

penting!

(14)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Contoh Penulisan Bab 2:

Efektivitas pelatihan TQM terhadap

peningkatan KAP dan komitmen petugas

1.

1.

Subjudul di bab 2 Jumlah Hal

1 TQM 17 hal

2 Pelatihan TQM 12 hal

3 Hubungan antara pelatihan TQM dengan peningkatan KAP dan

komitmen

(15)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Parafrase: Menulis dengan bahasa sendiri

Tulisan asli:

• Temuan utama lainnya dari studi ini adalah maksimum 75% dari total risiko infeksi TB dalam setahun mungkin dapat dijelaskan dari

interaksi antara anak dengan orang dewasa yang tinggal serumah. Anak pra-sekolah sangat peka terhadap infeksi TB terutama akibat terpapar dari orang dewasa yang terinfeksi TB. Oleh karenanya, faktor risiko utama dalam penularan adalah jumlah orang dewasa yang tinggal serumah yang dapat menyebabkan paparan ke anak (Wood et al.

2010)

Hasil parafrase:

• Jumlah orang dewasa yang

menderita TB dalam satu rumah menjadi faktor risiko utama

penularan TB pada anak. Hal ini dijelaskan dalam teori model risiko infeksi tuberkulosis dari Wood et al., yang menemukan bahwa 75% dari total annual risk of tuberculosis infection (ARTI) dapat dijelaskan dengan

interaksi antara anak dengan orang dewasa yang tinggal serumah (Wood et al., 2010).

(16)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Sintesis

• Mengklarifikasi ruang lingkup, isu atau pertanyaan;

• Mengelompokkan hasil penelitian yang serupa dan yang saling bertolak belakang;

• Melakukan analisis kritis makalah terhadap penelitian sebelumnya;

• Membandingkan hasil-hasil penelitian di artikel satu dengan lainnya;

• Memperhatikan dan mengidentifikasi ketidaksepakatan; • Menunjukkan kesenjangan yang memerlukan penelitian

(17)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Melakukan Sintesis

Artikel 1

• Tidak ada indikasi bahwa

angka TB pada anak semakin menurun. Dengan

meningkatnya jumlah

penderita TB dewasa dan penyebaran penularan HIV, infeksi TB pada anak sangat mungkin meningkat.

(Mukherjee et al., 2010).

Artikel 2:

• Akan tetapi, di Karonga dan tempat lainnya, risiko

relatif TB pada mereka yang terinfeksi HIV lebih tinggi pada usia anak

dibanding kelompok

dewasa. (Crampin et al., 2009)

(18)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Contoh Sintesis

Artikel 1

• Tidak ada indikasi bahwa angka TB pada anak semakin menurun. Dengan meningkatnya jumlah penderita TB dewasa dan penyebaran penularan HIV, infeksi TB pada anak sangat mungkin meningkat. (Mukherjee et

al., 2010).

Artikel 2:

• Akan tetapi, di Karonga dan tempat lainnya, risiko relatif TB pada mereka yang terinfeksi HIV lebih tinggi pada usia anak dibanding kelompok

dewasa. (Crampin et al., 2009)

Hasil Sintesis:

• Di era infeksi HIV ini,

diperkirakan kasus TB pada anak akan terus meningkat di negara-negara berkembang, terutama karena risiko

menderita TB pada penderita HIV lebih tinggi pada anak-anak dibanding penderita dewasa (Crampin et al.,

(19)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Contoh Penulisan Bab 2:

• Judul: Evaluasi rekam medis elektronik di RS X

• Struktur tinjauan pustaka:

– Rumah sakit

– Sistem Informasi – Rekam medik

(20)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Cara menulis daftar pustaka:

Use Mendeley

• ICMJE

(

http://www.nlm.nih.gov/bsd/uniform_requir

ements.html

.

• Daftar kata kunci:

http://www/nlm.nih.gov/tsd/serials/lji

.

html

(21)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Kriteria untuk mengevaluasi bab 2:

• Apakah komprehensif?

• Apakah relevan terhadap tujuan

penelitiannya?

• Apakah dilakukan critical appraisal?

• Apakah hasil penelitian sebelumnya

dibandingkan?

• Apakah sistematik penulisannya?

• Apakah terdapat landasan teori, kerangka

konsep dan hipotesis penelitian?

(22)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Variabel, Hipotesis dan

Skala pengukuran

(23)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Faktor-faktor apa yang

mempengaruhi kecepatan mobil?

(24)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Faktor yang mempengaruhi

kecepatan mobil:

• Rem diinjak atau tidak • Jumlah silinder mesin • Kondisi jalan • Kualitas jalan • Keterampilan pengemudi • Angin • Ban • Dll.

(25)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Variabel

• Segala sesuatu yang bervariasi

• Faktor yang mempengaruhi (independent V)

• Faktor yang dipengaruhi (dependent V)

(26)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Variabel Independen

• Variabel yang mendahului, mempengaruhi

atau memprediksi suatu outcome

• Diawali dengan huruf I (saya), sehingga:

– Saya dapat memilih variabel mana yang akan diukur atau dimanipulasi/diintervensi

– Saya mempunyai kontrol (kendal) dalam

menetapkan atau memilih variabel Independen – I(Independen) = I (saya)

(27)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Variabel Dependen atau Outcome

• Variabel yang menjadi fokus masalah yang

diteliti

• Apa yang dipelajari oleh peneliti

• Apa yang diukur sebagai hasil intervensi

• Contoh sebelumnya: kecepatan mobil

(28)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Contoh variabel dependen

• Perilaku pemanfaatan pelayanan kesehatan

• Perilaku menulis rekam medik

• Kepuasan karyawan

• Loyalitas pelanggan

• Retensi dokter spesialis

• Turn-over perawat

(29)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

In Practice..

• Peneliti umumnya menetapkan satu variabel

dependen dengan beberapa variabel

independen

• Peneliti menetapkan:

– Yang ingin dipelajari: Variabel dependen

– Yang mempengaruhinya: Variabel independen – dan mencantumkan VD dan VI pada judul

(30)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Variabel Confounding

• Variabel lain, selain yang dipelajari dalam suatu penelitian, yang dapat mempengaruhi hasil

penelitian • Tiga jenis:

– Intervening atau moderator – Mediating atau mediator – Extraneous

(31)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Definisi Operasional Variabel

• Menjelaskan bagaimana variabel tersebut

akan dioperasionalkan dalam suatu penelitian:

definisi, alat ukur dan skala pengukurannya

• Contoh: usia, pendidikan, kinerja klinis,

motivasi, turn-over

(32)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Skala Pengukuran

• Apa skala pengukurannya?

– Nominal – Ordinal – Interval – Ratio

• Skala pengukuran menentukan cara

(33)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Skala Nominal (Nama)

• Data kategorikal, klasifikasi, penamaan

– Jenis karyawan – Spesialisasi dokter – Jenis kelamin

– Nama komite di RS

• Pada waktu analisis, data tersebut diberi kode angka: 1 = Laki 2 = Perempuan

(34)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Skala Ordinal (Order, urutan)

• Urutan, jenjang

– A, B, C, D, F

– Status sosial ekonomi

– Tingkat keparahan penyakit

• Jarak antar jenjang dianggap tidak sama • Data tersebut dapat diberi kode angka:

– Status sosek tinggi = 1

– Status sosek menengah = 2 – Status sosek rendah = 3

(35)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Skala Interval

• Jarak antar jenjang dianggap sama • Tidak mempunyai angka 0 absolut

– IQ

– Temperatur (temperatur 0 artinya bukan tidak ada suhunya, tetapi suhunya adalah 0 derajat)

• Angka bukan merupakan kode, tetapi

(36)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Skala Rasio

• Mempunyai nilai 0 absolut (0 berarti tidak mempunyai sesuatu)

– Gaji, insentif – Jumlah anak – Jarak

• Angka merupakan angka yang sesungguhnya (bukan kode atau simbol)

(37)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Ringkasan Skala Pengukuran

Skala Operasi matematis Statistik inferensi Peringkasan data Penyajian data

Nominal Tidak ada

Non-parametrik

Proporsi Modus

Pie chart

Ordinal Tidak ada Batang

Interval + - Parametrik Median Mean

Histogram

(38)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Time to Think

• Apa skala pengukuran yang akan digunakan

dalam variabel ibu dan bapak?

(39)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Hipotesis

• Hypo (bertaraf rendah); Thesa

(kebenaran)

• Kesimpulan/dugaan/rumusan

sementara

• Perlu dibuktikan lebih lanjut

secara empirik

(40)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Jenis Hipotesis

Hipotesis

Research H

Directional

Non-directional

Statistical

H

Null H

(41)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Directional Hypothesis

• Menunjukkan arah hipotesis tersebut

• Jika A terjadi, maka B juga akan terjadi atau

jika A meningkat, maka B akan meningkat

• “Apabila gas diinjak, maka mobilnya akan lebih

tinggi kecepatannya”

(42)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Non-directional Hypothesis

• Tidak menunjukkan arah yang jelas

• “Apabila proses pembelajarannya lebih

student-directed, maka kompetensinya akan

berbeda”

(43)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Hipotesis Null

• Digunakan untuk tujuan uji statistik

• Menyatakan “tidak ada perbedaan atau hubungan” antara variabel yang dicantumkan

(44)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran Isi hipotesis Hypothesis of difference Hypothesis point prevalence Hypothesis association

(45)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Format Dasar Hipotesis

• Jika A ..., maka B ... atau

Ada hubungan antara A dengan B

• Tidak ada perbedaan antara A dan B

dalam hal C

• Kejadian turn-over pada perawat kamar bedah

adalah ...

(46)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Penerapan QI dan kepuasan pelanggan:

Bagaimana Kerangka Teorinya?

Infrastruktur

Manajemen mutu

Kepuasan pelanggan

(47)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Penerapan QI dan kepuasan pelanggan:

Kerangka Teori

Infrastruktur

Manajemen mutu

Kepuasan pelanggan Aspek utama dalam

Implementasi

manajemen mutu

Kinerja mutu

(48)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Penerapan QI dan kepuasan pelanggan:

Kerangka Konsep

Infrastruktur

Manajemen mutu

Kepuasan pelanggan

Aspek utama dalam Implementasi manajemen mutu Peran manajemen puncak Peran tim QI Hubungan staf Pelatihan Peran Fungsional Aspek manusia Desain produk Proses manajemen

Kualitas data dan pelaporan

Suplier manajemen mutu

Kepuasan pelanggan

(49)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Kerangka Konsep

Quality Improvement

Hasil Pengukuran

PSI

Senior management participating in QI teams Unit involvement on QI teams Physician participation in QI teams

(50)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Hipotesis

• Hypothesis 1: Hospitals that report more extensive involvement of hospital units in QI efforts will exhibit better values on hospital-level PSIs.

• Hypothesis 2: Hospitals that report higher

participation of hospital staff in QI teams will exhibit better values on hospital-level PSIs.

• Hypothesis 3: Hospitals that report higher

participation of senior managers in QI teams will exhibit better values on hospital-level PSIs.

(51)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Quality management and hospital outcome

• Glickman et al, (2007)

(52)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Ciri Hipotesis yang Ideal

• Berupa kalimat pernyataan • Singkat dan mudah dipahami • Jelas dan spesifik

• Operasional atau dapat diukur

• Menyatakan sifat dan arah hubungan atau perbedaan

(53)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

• Sekolah S2 lebih enak

• Matahari terbit dari Timur

• Cuaca selalu mendung pada saat pemberian insentif karyawan karena kehendak Tuhan

• Insentif mempengaruhi kinerja

• Bagaimana pengaruh kepemimpinan terhadap kerja tim?

(54)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Hipotesis: Ini lebih baik..

• Apabila manajer rumah sakit diberi

keterampilan manajerial selama

pendidikan pascasarjana, maka mereka

lebih besar kemungkinannya untuk

melakukan perubahan dibanding

dengan yang tidak diberi materi

tersebut

• Apabila lansia terlatih menggunakan

internet, maka rasa kesepian akan lebih

rendah (apabila disediakan free access

dan peralatannya!)

(55)

MMR-UGM Blok 6: Desain dan Pengukuran

Hipotesis dan Pertanyaan Penelitian

Pertanyaan penelitian Hipotesis

Kalimat tanya Kalimat pernyataan Bagaimana hubungan/kaitan

antara A dan B?

Jika A ..., maka B ... Bagaimana A dan B

mempengaruhi C?

Jika A dan B ..., maka C ... Mengapa terjadi perbedaan

antara A dan B pada kondisi C?

Tidak ada perbedaan A dan B pada kondisi C

Apa strategi yang paling sering dipilih untuk mengatasi konflik?

Frekuensi penggunaan strategi mengatasi konflik adalah X.

Referensi

Dokumen terkait

Sedang  Tersedia prosedur pengelo-laan flora tetapi tidak mencakup seluruh jenis yang dilindungi dan/atau langka, jarang, terancam punah dan endemik yang terdapat

Keistimewaan yang nyata dalam sistem komposit adalah: (1) Penghematan berat baja, (2) Penampang balok baja yang digunakan lebih kecil, (3) kekakuan lantai

Beradasarkan hal tersebut maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah pertama, Apakah ada pengaruh gaya hidup, kelompok acuan, produk, harga, dan promosi terhadap

Terkait dengan hal tersebut, untuk meningkatkan Derajat Desentralisasi Fiskal Kabupaten Gresik perlu dilihat faktor-faktor yang mempengaruhi, utamanya faktor non PAD yang meliputi

1) Tebal minimum selubung beton yang menyelimuti baja tidak kurang dari pada 50 mm, kecuali yang disebutkan pada butir ke-2 di bawah.. 49 3) Selubung beton harus diberi kawat

Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit I Labuhan

egala Puji Syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan Rahmat dan HidayahNya sehingga dapat kami susun dan terbitkan sebuah Prosiding hasil

Pilih kembali Assigned Load Case, masukan informasi besar serta arah beban seperti pada gambar dibawah dan pastikan setiap input tipe beban dilakukan dan SELALU diakhiri dengan