• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistem struktur pada Bangunan Bertingkat.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Sistem struktur pada Bangunan Bertingkat."

Copied!
84
0
0

Teks penuh

  • Sekolah: Universitas
  • Mata Pelajaran: Arsitektur
  • Topik: Sistem Struktur pada Bangunan Bertingkat
  • Tipe: tesis
  • Tahun: 2023
  • Kota: Jakarta

I. PENGANTAR

Bagian ini menjelaskan pentingnya memahami sistem struktur pada bangunan bertingkat, terutama di Indonesia yang terletak di daerah rawan gempa. Penekanan diberikan pada konsep desain berbasis kinerja yang memastikan bangunan dapat bertahan dalam berbagai intensitas gempa. Hal ini sangat relevan untuk tujuan pendidikan, karena mahasiswa arsitektur dan teknik sipil perlu memahami bagaimana desain bangunan harus beradaptasi dengan kondisi geologis dan lingkungan. Selain itu, klasifikasi bangunan bertingkat berdasarkan jumlah lantai juga menjadi fokus, memberikan gambaran tentang bagaimana arsitektur dapat memenuhi kebutuhan sosial dan ekonomi.

II.

Pendahuluan membahas posisi geografis Indonesia yang mempengaruhi desain struktur bangunan. Dengan adanya risiko gempa, penting untuk menerapkan desain yang mampu menahan beban dinamis. Konsep Performance Based Seismic Design diperkenalkan untuk menilai kinerja bangunan dalam menghadapi gempa, yang menjadi bagian integral dari kurikulum teknik sipil. Pemahaman ini membantu mahasiswa dalam merancang bangunan yang tidak hanya estetis tetapi juga fungsional dan aman.

III.

Bagian ini menguraikan dua fungsi utama struktur dalam arsitektur: sebagai elemen pendukung beban dan sebagai bagian integral dari desain. Mahasiswa diajarkan untuk memahami pentingnya hubungan antara struktur dan arsitektur, serta bagaimana elemen struktur dapat memperkuat fungsi ruang. Ini memberikan landasan bagi mereka untuk mengembangkan desain yang tidak hanya kuat tetapi juga menarik secara visual.

IV.

Konsep Performance-Based Seismic Design dijelaskan lebih dalam, dengan klasifikasi gempa yang berbeda. Mahasiswa belajar tentang pentingnya memahami karakteristik gempa untuk menciptakan desain yang aman. Ini menunjukkan relevansi teori dalam praktik, di mana pengetahuan tentang perilaku struktur di bawah beban dinamis sangat penting untuk perancangan bangunan yang tahan lama dan aman.

V.

Bagian ini menelusuri sejarah perkembangan struktur bangunan bertingkat, dari penggunaan material tradisional hingga inovasi teknologi modern. Mahasiswa diajak untuk memahami bagaimana sejarah mempengaruhi praktik arsitektur saat ini. Ini memberikan perspektif yang lebih luas tentang bagaimana desain bangunan harus mempertimbangkan faktor sosial, budaya, dan teknis.

VI.

Prinsip dasar struktur meliputi kekuatan, kestabilan, dan keseimbangan. Mahasiswa belajar bagaimana prinsip-prinsip ini diterapkan dalam desain untuk memastikan bangunan dapat bertahan terhadap berbagai gaya. Pengetahuan ini sangat penting untuk menghasilkan desain yang tidak hanya estetik tetapi juga aman dan fungsional.

VII. BEBAN PADA BANGUNAN

Bagian ini menjelaskan berbagai jenis beban yang harus dipertimbangkan dalam desain bangunan tinggi, termasuk beban statis dan dinamis. Mahasiswa belajar bagaimana menghitung dan mendistribusikan beban untuk memastikan struktur yang aman. Ini adalah keterampilan praktis yang penting dalam dunia teknik sipil dan arsitektur.

VIII.

Dalam sub-bagian ini, berbagai jenis beban yang mempengaruhi bangunan diuraikan, termasuk beban mati, beban hidup, dan beban dinamis. Mahasiswa diajarkan cara mengklasifikasikan dan menganalisis beban ini untuk memastikan bahwa desain bangunan dapat menahan gaya yang bekerja padanya. Ini adalah bagian penting dari kurikulum teknik sipil.

IX.

Bagian ini membahas bagaimana konfigurasi bangunan mempengaruhi perilaku struktur saat terkena beban. Mahasiswa diajarkan tentang mekanisme kegagalan yang mungkin terjadi dan bagaimana desain dapat mengatasi masalah ini. Ini memberikan wawasan praktis bagi mahasiswa tentang pentingnya desain yang cermat dan analisis struktural.

X.

Pendekatan ini menekankan pentingnya integrasi fungsi dalam bangunan tinggi. Mahasiswa belajar bagaimana desain dapat menciptakan ruang multifungsi yang efisien. Ini sangat relevan dalam konteks urbanisasi dan kebutuhan akan ruang yang lebih efisien di kota-kota besar.

XI. KOMPONEN DASAR STRUKTUR

Bagian ini menjelaskan komponen dasar dari struktur bangunan yang tinggi, termasuk elemen pendukung dan sistem yang digunakan untuk menyalurkan beban. Mahasiswa belajar tentang pentingnya pemilihan material dan desain yang tepat untuk memastikan kestabilan dan keamanan struktur. Ini adalah bagian kunci dari pendidikan teknik sipil dan arsitektur.

XII. MATERIAL STRUKTUR

Bagian ini membahas berbagai material yang digunakan dalam konstruksi, seperti beton dan baja. Mahasiswa diajarkan tentang sifat dan karakteristik material ini, serta bagaimana memilih material yang tepat untuk aplikasi tertentu. Pengetahuan ini sangat penting dalam proses perancangan dan konstruksi.

XIII. STRUKTUR CORE (INTI BANGUNAN)

Bagian ini menjelaskan konsep struktur inti dalam bangunan tinggi, termasuk bagaimana inti berfungsi untuk menyalurkan gaya lateral. Mahasiswa belajar tentang desain inti yang efisien dan bagaimana hal ini berkontribusi pada keseluruhan stabilitas bangunan. Ini menekankan pentingnya analisis struktural dalam desain bangunan bertingkat.

Referensi Dokumen

  • Struktur dan Arsitektur ( Angus McDonald )
  • Seismic Design of Buildings ( James Ambrose and Dimitry Vergun )
  • Building Configuration and Seismic Design ( Christopher Arnold )
  • Structure Systems ( Henrich Engel )
  • Engineering for Architecture ( Robert E. Fischer )

Gambar

Gambar 1. Prilaku Beban Lateral
Gambar 1. Prilaku Beban Horizontal
Gambar 1. Jenis Sistim Struktur pada Banguan Tinggi
Gambar 1. Kolom Beton
+7

Referensi

Dokumen terkait

Model no.3 dan no.4 tidak dapat digunakan karena menunjukkan deviasi yang terlalu besar sehingga tidak dapat digunakan dalam menunjukkan perilaku struktur

Pada penelitian ini, dirancang dan diimplementasikan sebuah sistem yang dapat memantau getaran dan amplitudo terbesar pada struktur bangunan yang diakibatkan oleh

Bangunan gedung bertingkat merupakan struktur portal yang merupakan gabungan dari elemen-elemen balok dan kolom. Dalam perencanaan struktur, tinjauan dasar yang digunakan

Pada penelitian ini, dirancang dan diimplementasikan sebuah sistem yang dapat memantau getaran dan amplitudo terbesar pada struktur bangunan yang diakibatkan oleh

Gambar 3.1 Diagram Alir Proses Perencanaan Struktur Bangunan Bertingkat Tinggi dengan Flat Plate-Core Wall Building

[r]

Dari hasil studi kasus didapat bahwa berat struktur dan deformasi hasil gabungan optimasi penampang dan konfigurasi pada rangka batang kantilver lebih kecil jika

Selain panjang penampang kolom, penelitian ini juga dilakukan dengan memvariasikan model denah persegi dan persegi panjang dengan maksud untuk mengetahui simpangan