• Tidak ada hasil yang ditemukan

SISTEM INFORMASI MONITORING DAN EVALUASI PENJAMINAN MUTU PADA FAKULTAS TEKNIK DAN SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS YAPIS PAPUA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SISTEM INFORMASI MONITORING DAN EVALUASI PENJAMINAN MUTU PADA FAKULTAS TEKNIK DAN SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS YAPIS PAPUA"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

21

SISTEM INFORMASI MONITORING DAN EVALUASI PENJAMINAN MUTU

PADA FAKULTAS TEKNIK DAN SISTEM INFORMASI

UNIVERSITAS YAPIS PAPUA

Hasrida Iriani1, Siti Nurhayati2, Mursalim Tonggiroh3

1,2,3Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik Dan Sistem Informasi, Universitas Yapis Papua

Jl. Dr. Sam Ratulangi no. 11 Dok V Atas, Telp (0967) 534012, 550355, Jayapura-Papua Email: hasridairiani13@gmail.com1, nurhayatist.siti21@gmail.com2, mursalim.t@gmail.com3

Abstrak

Universitas Yapis Papua adalah salah satu universitas di Provinsi Papua, dimana mempunyai fakultas-fakultas yang telah menghasilkan lulusan yang berkualitas, termasuk Fakultas Teknik dan Sistem Informasi yang hingga saat ini syarat-syarat mutu pada masing-masing Program Studi masih terus dikembangkan. Namun sayangnya dari segi pengolahan data masih menggunakan pengolahan konvensional yaitu menggunakan Microsoft Word dan

Microsoft Excel, sehingga menghasilkan berkas-berkas berupa hard-file yang menumpuk dan memakan banyak

tempat atau lemari untuk penyimpanannya, serta hilangnya berkas atau tercecer yang sewaktu-waktu bisa terjadi juga menjadi kendala. Hal ini tentunya menyulitkan Program Studi dalam hal mengelola dan mengolah data, serta Pusat Penjaminan Mutu dalam meninjau dan mengevaluasi.

Penelitian ini mengunakan metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan studi pustaka, metode analisis yaitu metode PIECES, sedangkan metode pengembangan menggunakan metode Rapid Application

Development (RAD) dan perancangan model proses menggunakan Unified Modeling Language (UML). Bahasa

pemrograman menggunakan PHP, menggunakan database MySQL dan pengujian sistem menggunakan metode

Black box.

Sistem Informasi yang dihasilkan berbasis web yang dapat membantu Program Studi dalam mengelola dan mengolah data, serta membantu Pusat Penjaminan Mutu memantau dan mengevaluasi standar-standar mutu Fakultas Teknik dan Sistem Informasi Universitas Yapis Papua.

Kata Kunci: Sistem Informasi, Monitoring dan Evaluasi, PIECES, Rapid Application Development

Abstract

Universitas Yapis Papua is one of the universities in Papua, where it has faculties that have produced qualified graduates, including the Faculty of Engineering and Information Systems which up to now the quality requirements of each Study Program are still being developed. But unfortunately in terms of data processing is still using conventional processing that is using Microsoft Word and Microsoft Excel, resulting in the files in the form of hard-files that accumulate and eat a lot of places or cabinets for storage, and the loss of files or scattered that at any time can happen become an obstacle. This is certainly difficult for the Study Program in terms of managing and processing data, as well as Quality Assurance Center in monitoring and evaluating.

This research uses data collection method that is observation, interview and literature study, analysis method that is PIECES, while development method use Rapid Application Development (RAD) method and designing process models using Unified Modeling Language (UML). Programming language using PHP, using MySQL database and system testing using Black box method.

Web-based generated information system that can assist the Study Program in managing and processing data, as well as helping the Quality Assurance Center monitor and evaluate the quality standards of the Faculty of Engineering and Information Systems of Yapis University of Papua. Keywords: Information System, Monitoring and Evaluation, PIECES, Rapid Application Development

1. Pendahuluan

Teknologi sistem informasi berkembang sangat pesat seiring adanya teknologi komputer karena semakin besarnya kebutuhan terhadap informasi. Indonesia menjadi salah satu negara dengan tingkat perkembangan teknologi yang cukup tinggi. Di daerah seperti Papua terutama Jayapura,

perkembangan teknologi sistem informasi sangat dibutuhkan bagi suatu organisasi maupun lingkungan pendidikan. Banyak peluang dan nilai tambah yang bisa diperoleh khususnya berkaitan dengan peningkatan mutu internal di bidang pendidikan khususnya pada Universitas Yapis Papua.

(2)

22 Universitas Yapis Papua adalah salah satu

universitas di Provinsi Papua, dimana mempunyai fakultas-fakultas yang telah menghasilkan lulusan yang berkualitas, termasuk Fakultas Teknik dan Sistem Informasi. Fakultas Teknik dan Sistem Informasi memiliki dua program studi, yaitu Teknik Sipil dan Sistem Informasi yang hingga saat ini syarat-syarat mutu pada masing-masing program studi masih terus dikembangkan.

Fakultas Teknik dan Sistem Informasi sebagai unit kerja di Universitas Yapis Papua secara rutin telah melakukan evaluasi penjaminan mutu secara berkala dengan pengolahan konvensional yaitu menggunakan Microsoft Word dan Microsoft Excel. Pengolahan ini menghasilkan berkas-berkas berupa hard-file yang menumpuk dan memakan banyak tempat atau lemari untuk penyimpanannya. Hilangnya berkas atau tercecer yang sewaktu-waktu bisa terjadi juga menjadi kendala dalam mengevaluasi standar-standar penjaminan mutu.

Pusat Penjaminan Mutu berperan sebagai pihak yang memberikan indikator berupa standar-standar penjaminan mutu kepada instansi yaitu Fakultas, kemudian Fakultas memberikan kepada masing-masing Program Studi. Program Studi memberikan hasil yang telah diisi kepada Fakultas dan Fakultas memberikan kepada pihak Pusat Penjaminan Mutu untuk dievaluasi. Masalah tersebut membuat kegiatan evaluasi memakan waktu yang cukup lama dan keakuratan data dinilai kurang optimal.

Berdasarkan uraian diatas, maka perlu adanya suatu sistem informasi monitoring dan evaluasi penjaminan mutu pada Fakultas Teknik dan Sistem Informasi Universitas Yapis Papua yang dapat membantu dalam melakukan pengelolaan penjaminan mutu. Selain itu dapat membantu Pusat Penjaminan Mutu dalam melakukan monitoring dan evaluasi penjaminan mutu.

2. Tinjauan Pustaka 2.1 Penelitian Terdahulu

Permasalahan pada penelitian yang dilakukan oleh Rudianto dan Fitro pada Kelembagaan Himpunan Petani Pengguna Air Jawa Timur (HIPPA) yaitu membutuhkan waktu yang relatif lebih lama untuk mendapatkan informasi terkait kondisi kelembagaan HIPPA dan harus melakukan pengecekan terlebih dahulu terhadap dokumen-dokumen yang tersedia dan menunggu laporan dari masing-masing Tim Pendamping Masyarakat yang tersebar di daerah Kabupaten/Kota. Metode perancangan sistem menggunakan Diagram Konteks dan Data Flow Diagram (DFD), untuk perancangan database menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD). Hasil dari penelitian berupa sistem monitoring dan evaluasi yang dapat diakses secara on-line. Sistem ini digunakan untuk mengolah data hasil monitoring dan evaluasi secara on-line, dengan

tujuan agar dapat memberikan informasi tidak hanya cepat namun juga tepat [1].

Penelitian selanjutnya memiliki masalah yaitu sistem saat ini masih dilakukan secara konvensional seperti prosedur dan kebijakan yang ada diarsipkan secara konvensional, disosialisasikan hanya melalui rapat sehingga adanya keterbatasan akses bagi pihak-pihak yang membutuhkan. Selain itu monitoring dan evaluasi perkuliahan juga dilakukan secara konvensional sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan hasilnya. Metode pengembangan menggunakan metode Prototype dan perancangan sistem menggunakan metode Unified Modeling Language (UML) yaitu Use Case, Class, Sequence dan Activity Diagram. Hasil dari penelitian berupa sistem informasi penjaminan mutu yang dapat membantu pelaksanaan sistem penjaminan mutu, mempermudah pihak-pihak terkait khususnya Ketua Program Studi dalam melaksanakan monitoring dan evaluasi proses perkuliahan, dan mempermudah lembaga penjaminan mutu dalam melaksanakan tugas penjaminan mutunya dengan menyediakan berbagai informasi yang dibutuhkan [2].

Permasalahan pada penelitian yang dilakukan oleh Risnandar yaitu sistem saat ini belum dapat mendukung kegiatan kemahasiswaan sehingga tidak dapat dikontrol dan dipantau secara terperinci, sebab pengontrolan hanya dilakukan oleh badan pengawas masing-masing himpunan mahasiswa jurusan melalui laporan pertanggungjawaban dipertengahan dan diakhir masa kepengurusan secara hard-file dan penumpukkan data hard-file tersebut akan membutuhkan tempat penyimpanan seperti lemari yang banyak. Sedangkan ruangan tidak akan efektif apabila terlalu banyak tumpukan data. Metode perancangan sistem menggunakan Activity Diagram dan Data Flow Diagram (DFD), dan untuk perancangan database menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD). Hasil dari penelitian berupa aplikasi sistem informasi monitoring sebagai sarana yang dapat mendapatkan informasi tentang kegiatan dan anggaran dengan lebih efisien, cepat, dan akurat [3].

Penelitian selanjutnya membahas masalah sistem informasi evaluasi yang belum memenuhi kriteria yang tepat sebagai evaluasi penilaian kinerja dosen karena hanya menilai indikator tridharma bidang pengajaran sedangkan bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat belum dijadikan indikator. Rektor, Dekan dan Prodi kesulitan untuk mengetahui progress penelitian dan pengabdian kepada masyarakat karena pada SIMEP belum ada fasilitas monitoring pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Rektor, Dekan, Prodi dan Dosen juga kesulitan untuk mengetahui peningkatan hasil penilaian kinerja dosen dari semester ke semester selanjutnya karena pada SIMEP belum ada line chart yang menunjukan peningkatan hasil penilaian kinerja dosen dari

(3)

23 semester ke semester selanjutnya. Metode

pengembangan menggunakan metode Prototyping, metode perancangan sistem menggunakan metode Unified Modeling Language (UML) yaitu Use Case, Activity, Sequence dan Class Diagram dan metode pengujian menggunakan metode Black-box. Hasil penelitian berupa sistem informasi monitoring dan evaluasi yang dapat memudahkan pengguna untuk meninjaur dan melakukan evaluasi kegiatan dosen meliputi kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan aktivitas penunjang lainnya sehingga lebih cepat dan efektif [4].

Penelitian yang dilakukan Choirunnisa memiliki permasalahan dalam pengelolaan data perencanaan strategi dan operasional pada Jurusan Teknik Elektro masih dilakukan secara manual belum menggunakan teknologi sistem informasi, sehingga dirasa kurang efisien dari segi waktu dan keakuratan data. Metode perancangan sistem menggunakan Diagram Konteks dan untuk perancangan database menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD). Hasil dari penelitian berupa sistem informasi perencanaan strategi dan operasional berbasis web yang dapat mengelola dan memanajemen informasi rencana strategi dan rencana operasional untuk jurusan Teknik Elektro sehingga lebih efisien dari segi waktu dan keakuratan data [5].

2.2 Landasan Teori

Sistem informasi adalah suatu sistem yang dibuat oleh manusia untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan informasi serta berisi sekumpulan prosedur organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil keputusan dan atau untuk mengendalikan organisasi [6].

Monitoring didefinisikan sebagai siklus

kegiatan yang mencakup pengumpulan, peninjauan ulang, pelaporan, dan tindakan atas informasi suatu proses yang sedang diimplementasikan [7]. Penilaian (evaluasi) merupakan tahapan yang berkaitan erat dengan kegiatan monitoring, karena kegiatan evaluasi dapat menggunakan data yang disediakan melalui kegiatan monitoring. Evaluasi diarahkan untuk mengendalikan dan mengontrol ketercapaian tujuan. Evaluasi berhubungan dengan hasil informasi tentang nilai serta memberikan gambaran tentang manfaat suatu kebijakan. Evaluasi dapat menjawab pertanyaan “Apa perbedaan yang dibuat” [8]. Mutu adalah kemampuan serangkaian karakteristik yang dimiliki produk untuk memenuhi persyaratan/kebutuhan [9].

Rapid Application Development (RAD) adalah suatu pendekatan berorientasi objek terhadap pengembangan sistem yang mencakup suatu metode pengembangan serta perangkat lunak. RAD bertujuan mempersingkat waktu yang biasanya diperlukan dalam siklus hidup pengembangan sistem tradisional antara perancangan dan penerapan suatu

sistem informasi. Pada akhirnya, RAD sama-sama berusaha memenuhi syarat-syarat bisnis yang berubah secara cepat [10].

3. Metodologi 3.1 Metode Penelitian

Metode penelitian terdiri dari metode pengumpulan data yaitu menggunakan observasi, wawancara, dan studi pustaka. Metode penelitian selanjutnya yaitu metode analisis yang menggunakan metode PIECES, metode perancangan menggunakan metode Unified Modeling Language (UML), metode pengembangan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) dan Metode pengujian menggunakan metode black-box. 3.2 Analisis Sistem

Dari langkah-langkah analisis yang dilakukan, didapat alur sistem yang sedang berjalan. Alur sistem yang sedang berjalan dijelaskan melalui flowmap pada gambar 1 berikut:

Formulir Borang

Pusat Jaminan Mutu Fakultas Teknik dan Sistem

Informasi Program Studi

Formulir Borang Formulir Borang

Memeriksa Mengisi

Formulir Borang Formulir Borang

Formulir Borang

Evaluasi Borang Mengevaluasi

Evaluasi Borang Evaluasi Borang

Gambar 1 Flowmap Sistem yang sedang berjalan

Gambar 1 menunjukkan flowmap sistem yang sedang berjalan yaitu Pusat Jaminan Mutu (PJM) memberikan formulir borang kepada Fakultas Teknik dan Sistem Informasi. Setelah Fakultas menerima formulir borang Fakultas memeriksa formulir borang dan memberikannya kepada Program Studi. Program Studi mengisi formulir borang dan memberikan kembali formulir tersebut kepada Pusat Jaminan Mutu. Setelah menerima formulir, Pusat Jaminan Mutu mengevaluasi formulir borang tersebut dan memberikan hasilnya kepada fakultas yang kemudian diberikan lagi kepada masing-masing Program Studi. Metode analisis yang digunakan untuk menjabarkan alur sistem yang sedang berjalan dan sistem yang diajukan adalah dengan menggunakan metode PIECES (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, and Services) dapat dilihat pada tabel 1 sebagai berikut:

(4)

24

Tabel 1 Hasil Analisis PIECES

Jenis Analisis Sistem Lama Sistem Baru

Performance (Kinerja)

Proses pemberian formulir borang membutuhkan waktu yang cukup lama karena Pusat Jaminan Mutu harus memberikan formulir kepada Fakultas, kemudian Fakultas memberikannya kepada masing-masing prodi. Setelah formulir borang diisi, prodi memberikan formulir kepada Pusat Jaminan Mutu untuk

mengevaluasi formulir tersebut. Formulir borang dapat berupa dokumen atau softcopy.

Pengisian formulir dapat dilakukan dengan cepat karena Program Studi cukup mengakses sistem informasi dan memasukkan data yang dibutuhkan. Dengan sistem informasi website prodi tidak perlu memberikan kembali formulir, prodi hanya perlu memasukkan data dan Pusat Jaminan Mutu akan mengevaluasi melalui sistem tersebut.

Information (Informasi)

Ketika prodi ingin melihat data-data borang

sebelumnya, maka prodi harus mencari dokumen data borang semester sebelumnya yang diarsipkan kedalam bentuk dokumen atau kertas, apabila kertas tersebut itu hilang atau rusak maka akan terjadi ketidaksesuaian informasi sehingga informasi menjadi tidak relevan.

Prodi hanya perlu mengakses website sistem informasi dan bisa melihat data-data sebelumnya.

Economy (Ekonomi)

Sistem yang berjalan saat ini masih konvensional, sehingga biaya operasionalnya tinggi terutama biaya kertas, lemari, dan alat tulis lainnya.

Dapat menghemat biaya operasional karena data monitoring dan evaluasi dimasukkan ke dalam komputer.

Kendali (Control)

1. Rentan terhadap hilangnya dokumen karena dokumen-dokumen tersebut disimpan dilemari, sehingga dapat mengakibatkan dokumen tersebut tercecer bahkan hilang.

2. Belum adanya keamanan pada borang, data-data tersebut dapat diakses dan dilihat oleh siapa saja sehingga manipulasi data dapat terjadi.

1. Data-data borang dimasukkan oleh Prodi ke dalam sistem dan tersimpan di database, sehingga lebih aman dan tidak mudah hilang.

2. Terdapat pembatasan hak akses berupa

password, sehingga data tidak dapat

dimanipulasi. Efisiensi

(Efficiency)

Waktu dan biaya yang dikeluarkan lebih banyak.Terutama pendataan borang terbaru membutuhkan waktu yang cukup lama terutama pencarian data-data borang sebelumnya.

Dapat meminimalisir waktu dan biaya karena proses pendataan borang menggunakan sistem informasi.

Layanan (Service)

Terjadi keterlambatan dalam memberikan atau mendapatkan informasi karena pendataan dan pencarian data-data borang sebelumnya.

Proses pendataan borang dapat dilakukan dengan cepat karena menggunakan sistem informasi, sehingga tidak terjadi

keterlambatan.

3.3 Perancangan Sistem

1. Use Case Diagram

Use case diagram sistem dimana Prodi merupakan aktor yang memerlukan login untuk masuk di halaman Podi. Setelah login Prodi dapat melihat identitas prodi, menambah identitas prodi, mengubah identitas prodi, menghapus identitas prodi, mencetak laporan identitas prodi, melihat standar 1, menambah standar 1, mengubah standar 1, menghapus standar 1, mencetak laporan standar 1, melihat standar 2, menambah standar 2, mengubah standar 2, menghapus standar 2, mencetak laporan standar 2, melihat standar 3, menambah standar 3, mengubah standar 3, menghapus standar 3, mencetak laporan standar 3, melihat standar 4, menambah standar 4, mengubah standar 4, menghapus standar 4, mencetak laporan standar 4, melihat standar 5, menambah standar 5, mengubah standar 5, menghapus standar 5, mencetak laporan standar 5, melihat standar 6, menambah standar 6,

mengubah standar 6, menghapus standar 6, mencetak laporan standar 6, melihat standar 7, menambah standar 7, mengubah standar 7, menghapus standar 7, mencetak laporan standar 7, melihat profil prodi, mengubah profil prodi, melihat evaluasi dan mencetak laporan evaluasi.

Aktor PJM dapat masuk ke halaman PJM apabila telah melakukan login. Setelah login, PJM dapat melihat melihat identitas prodi, mencetak laporan identitas prodi, melihat standar 1, mencetak laporan standar 1, melihat standar 2, mencetak laporan standar 2, melihat standar 3, mencetak laporan standar 3, melihat standar 4, mencetak laporan standar 4, melihat standar 5, mencetak laporan standar 5, melihat standar 6, mencetak laporan standar 6, melihat standar 7, mencetak laporan standar 7, melihat profil PJM, mengubah profil PJM, melihat evaluasi, menambah evaluasi, mengubah evaluasi, menghapus evaluasi dan mencetak laporan evaluasi. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar 2.

(5)

25

Gambar 2 Use Case Diagram

2. Class Diagram

Adapun class diagram yang diusulkan dapat dilihat pada gambar 3 sebagai berikut:

Gambar 3 Class Diagram

Gambar 3 menunjukkan class diagram sistem dimana class user memiliki relasi generalisasi dengan class Prodi dan PJM, artinya hubungan antara class yang bersifat umum yaitu class user

dengan class yang bersifat khusus seperti class Prodi dan PJM. Class PJM dan evaluasi memiliki relasi asosasi dengan multiplicity satu dan satu yang artinya satu PJM melakukan satu evaluasi.

Class Prodi, class identitas prodi dan class standar 1, memiliki relasi asosiasi dengan multiplisitas satu dan satu yang artinya satu Prodi memiliki satu identitas prodi dan standar 1.

Class prodi, class standar 2, class standar 3, class standar 4, class standar 5, class standar 6, dan class standar 7, memiliki relasi asosiasi dengan multiplisitas satu dan satu atau banyak yang artinya satu Prodi memiliki satu atau banyak standar 2, standar 3, standar 4, standar 5, standar 6, dan standar 7.

3. Entity Relationship Diagram

Entity Relationship Diagram (ERD)

menunjukkan satu Prodi memiliki satu identitas dan satu standar 1. Kemudian satu Prodi dapat mengisi banyak standar 2, standar 3, standar 4, standar 5, standar 6 dan standar 7. Selanjutnya satu Prodi juga dapat melihat banyak evaluasi.

Relasi antar entitas pada sistem informasi

monitoring dan evaluasi penjaminan mutu

ditunjukkan pada gambar 4.

ubah standar 3 ubah standar 2 ubah standar 1 ubah identitas prodi

ubah standar 5

ubah standar6

ubah standar 7 ubah standar 4

ubah evaluasi

Prodi tambah standar 3 << extend> > hapus standar 3 tambah standar 2 << extend> > tambah standar 1 << extend> > tambah identitas prodi

<< extend> > hapus standar 4 tambah standar 5 << extend> > hapus standar 5 tambah standar 6 << extend> > hapus standar 6 tambah standar 7 << extend> > hapus standar 7 tambah standar 4 << extend> > tambah evaluasi << extend> > lihat standar 3 cetak laporan standar 3 lihat standar 2 cetak laporan standar 2 cetak laporan standar 1 lihat identitas prodi

cetak laporan identitas prodi lihat standar 4 cetak laporan standar 4 lihat standar 5 cetak laporan standar 5 lihat standar 6 cetak laporan standar 6 lihat standar 7 cetak laporan standar 7 lihat standar 1 hapus identitas prodi

hapus standar 2 hapus standar 1 lihat profil prodi

ubah profil prodi lihat evaluasi cetak laporan evaluasi hapus evaluasi ubah profil pjm PJM login << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > << include> > lihat profil pjm << include> >

(6)

26 Memiliki Identitas Prodi Standar 1 Standar 2 Standar 3 Standar 5 Standar 6 Standar 7 Standar 4 Prodi Mengisi 1 1 m Mengisi 1 program _studi no_prodi Username Password fakultas no_sk_ pendirian pjbat_penan dtgn tgl_sk_ pendirian tgl_dimulai_ ps no_sk_ijin_ op tgl_sk_ijin_ op akreditasi_ trakhir no_sk_ banpt alamat_ps telp_ps faksimili_ps homepage_ ps email_ps visi

misi pamongtata_ id_s3 thn_ akdemik daya_ tampung calon_maba _ikt_sleksi calon_maba _lls_sleksi maba_ reg maba_ tran ttl_mhswa_ reg ttl_mhswa_ tran jmlh_llusan _reg jmlh_llusan _tran min_ipk_llus an rat_ipk_ llusan max_ipk_ llusan kd_275 _ipk_llusan 275_s_350_i pk_llusan ld_350_ipk_ llusan id_s5 jmlh_mhsswa_ bmbingan rta_prtmua n_persmstr nama_ dosen nidn tgl_lahir jabatan_ akdmik gelar_ akdmik pnddikan_ s1 bdg_keahlia n_s1 pnddikan_ s2 bdg_keahlia n_s2 pnddikan_ s3 bdg_keahlia n_s3 id_s6 jnis_ prasarana jmlh_unit total_luas kpmilikan_sd kpmilikan_ sw kondsi_ trawat tdk_trawat utilitasi_jam _permggu judul dipublikasik an thn_pblikasi

tgkat_lokal nasionaltgkat_ tgkat_intern asional id_s7 id_s2 no_prodi no_prodi id_s1 id_ps no_prodi no_prodi m Memiliki 1 1 Mengisi m 1 Mengisi 1 m Mengisi Mengisi m no_prodi no_prodi nama_ prodi 1 1 1 m no_prodi no_prodi nidn nidn Evaluasi Melihat standar id_evaluasi keterangan no_prodi 1 m

Gambar 4 Entity Relationship Diagram

4 Hasil dan Pembahasan

4.1 Tampilan Halaman Utama Login

Halaman utama merupakan halaman yang pertama kali terbuka saat Prodi dan PJM mengakses sistem, dimana pada halaman ini terdapat form login untuk Prodi dan PJM. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada gambar 5.

Gambar 5 Tampilan Halaman Utama Login

4.2 Tampilan Halaman Identitas

Halaman identitas Prodi tampil setelah Prodi berhasil login ke sistem. Halaman ini menampilkan data identitas Prodi, tambah, ubah, hapus dan cetak identitas Prodi. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada gambar 6.

Gambar 6 Tampilan Halaman Identitas

4.3 Tampilan Halaman Tambah Identitas Prodi Halaman tambah identitas prodi merupakan halaman yang hanya bisa diakses oleh Prodi ketika Prodi memilih menu tambah data pada halaman identitas prodi. Halaman ini menampilkan data identitas prodi yang akan dimasukkan oleh Prodi. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada gambar 7.

Gambar 7 Tampilan Halaman Tambah Identitas Prodi

4.4 Tampilan Halaman Standar 1

Halaman standar 1 hanya dapat diakses oleh Prodi. Halaman ini menampilkan data standar 1, tambah, ubah, hapus dan cetak standar 1. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar 8.

Gambar 8 Tampilan Halaman Standar 1

4.5 Tampilan Halaman Tambah Standar 1 Halaman tambah standar 1 merupakan halaman yang hanya bisa diakses oleh Prodi ketika

(7)

27 Prodi memilih menu tambah data pada halaman

standar 1. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada gambar 9.

Gambar 9 Tampilan Halaman Tambah Standar 1

4.6 Tampilan Halaman Evaluasi

Halaman evaluasi merupakan halaman yang hanya bisa diakses oleh PJM. Halaman ini menampilkan data evaluasi, tambah, ubah, hapus dan cetak laporan evaluasi. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada gambar 10.

Gambar 10 Tampilan Halaman Evaluasi

4.7 Tampilan Halaman Tambah Evaluasi Halaman tambah evaluasi merupakan halaman yang hanya bisa diakses oleh PJM ketika PJM memilih menu tambah data pada halaman evaluasi. Halaman ini menampilkan data evaluasi yang akan dimasukkan oleh PJM. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada gambar 11.

Gambar 11 Tampilan Halaman Tambah Evaluasi

5. Penutup 5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil dan pembahasan pada bab sebelumnya, maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut:

1. Dengan adanya Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi ini dapat membantu Program Studi dalam mengelola dan mengolah data. 2. Membantu Pusat Penjaminan Mutu meninjau

standar-standar yang telah memenuhi syarat pada Program Studi Teknik Sipil dan Sistem Informasi, serta mengevaluasi hasil penjaminan mutu sehingga informasi yang dihasilkan lebih optimal.

5.2 Saran

Berdasarkan hasil pembahasan dan kesimpulan di atas, maka saran yang dalam penelitian ini sebagai berikut:

1. Sistem ini perlu penambahan fitur penginputan berdasarkan semester dan seluruh standar penjaminan mutu agar sistem menjadi lebih optimal.

2. Sistem yang telah dibangun perlu pengembangan seperti menambahkan grafik untuk melihat peningkatan dan penurunan beberapa standar penjaminan mutu.

Referensi

[1] Rudianto, dan Fitro A., 2013, Sistem

Informasi Monitoring Dan Evaluasi

(Simonev) Keberlanjutan Kelembagaan Himpunan Petani Pengguna Air Jawa Timur, Jurnal Monitor, Vol. 2, No. 2, Juli 2013.

[2] Kisbianty, D., 2013, Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Penjaminan Mutu Pada STIKOM Dinamika Bangsa Jambi, Jurnal Media Sistem Informasi, Vol. 7, No.3, September 2013.

[3] Risnandar, E., 2015, Pembuatan Aplikasi Sistem Informasi Monitoring Kegiatan Mahasiswa Berbasis Web Dan Android Client, Jurusan Matematika Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang, Skripsi, Agustus 2015.

[4] Fadilah, L., 2015, Sistem Informasi Monitoring Dan Evaluasi Kinerja Dosen

Berdasarkan Pelaksanaan Tridharma

Perguruan Tinggi Pada Universitas

Komputer Indonesia, Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia Bandung, Skripsi, Bandung.

[5] Choirunnisa, A., Mardiyono, Hestiningsih, I., 2016, Sistem Informasi Renstra Dan Renop Jurusan Teknik Elektro Politeknik

(8)

28 Negeri Semarang, SINERGI Vol. 20, No. 3,

Oktober 2016: 186-193, ISSN: 1410-2331. [6] Ladjamudin, A. B., 2005, Analisis dan

Desain Sistem Informasi, Graha Ilmu, Yogyakarta.

[7] Corps, Mercy., 2005, Design, Monitoring and Evaluation Guidebook, Mercy Corps, Portland, USA.

[8] Dunn, W. N., 2003, Pengantar Analisis

Kebijakan Publik (terjemahan),

Gajahmada University press, Yogyakarta. [9] Hoyle, David., 2007, Quality

Management Essentials, Elsever, United States of America.

[10] Kendall, K. E., dan Kendall, J. E, 2010, Analisis dan Perancangan Sistem, Indeks, Jakarta.

Gambar

Gambar 1 Flowmap Sistem yang sedang berjalan   Gambar  1  menunjukkan  flowmap  sistem yang  sedang  berjalan  yaitu  Pusat  Jaminan  Mutu  (PJM)  memberikan  formulir  borang  kepada  Fakultas  Teknik  dan  Sistem  Informasi
Gambar 3 menunjukkan  class diagram sistem  dimana  class  user  memiliki  relasi  generalisasi  dengan  class  Prodi  dan  PJM,  artinya  hubungan  antara  class  yang  bersifat  umum  yaitu  class  user
Gambar 6 Tampilan Halaman Identitas
Gambar 9 Tampilan Halaman Tambah Standar 1 4.6  Tampilan Halaman Evaluasi

Referensi

Dokumen terkait

Faktor-faktor penyebab tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) adalah serangkaian indikator-indikator yang menyebabkan terjadinya kekerasan dalam rumah tangga yang

Kelebihan yang terjadi apabila prosedur diatas telah berjalan sesuai aturan yang berlaku dan sesuai dengan bagiannya mulai dari tahap kelengkapan dokumen sampai pemeriksaan

bergantung pada buku teks. Selain itu media Pop- Up Book praktis untuk digunakan, mudah dibawa, tampilan berbentuk dua dan tiga dimensi yang dapat menambah semangat belajar

Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini dilatarbelakangi oleh perlunya dilakukan penerapan metode pembelajaran yang menyenangkan dan lebih bermakna dalam menyampaikan suatu konsep

Nama Dosen : P. Wisnu Anggoro, ST., MT. Tonny Yuniarto, ST., MEng. Deskripsi Mata Kuliah : Cakupan materi dalam mata kuliah ini adalah konsep pengukuran dan alat bantu

Penulis mengambil judul “Hubungan Kualitas Komunikasi Interpersonal dengan Kepuasan Relasi Antara Customer Service Officer dan Pelanggan Mal Malioboro Yogyakarta.” Pengambilan judul

Sistem pemeliharaan ternak yang dilakukan masih bersifat tradisional. Model pemeliharaan ternak secara tradisional dilakukan dengan dua cara yaitu ternak sapi

303 Praktikum Studi Kelayakan Bisnis Properti PP51 Sufitri, Dra., MM/Bahrul Bachtiar Fauzi, SE.. 45 Lab.Kom1 Praktikum Studi Kelayakan Proyek PD51 Ibnu Subiyanto,