• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan KP Pemasangan CCTV

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Laporan KP Pemasangan CCTV"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN HASIL KERJA PRAKTEK

PUSAT TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (PUSTIKOM) UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

PEMASANGAN CCTV (Closed Circuit Television)

DI PUSAT TEKNOLOGI INFORMASI DAN

KOMUNIKASI (PUSTIKOM)

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

OLEH

ZULKARNAIN S. MODANGGU NIM. 521308037

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO 2013

(2)

LEMBAR PENGESAHAN PIMPINAN INSTANSI

Berdasarkan persetujuan dan pengesahan dari pimpinan PUSAT TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (PUSTIKOM), perihal pelaksanaan kerja praktek yang dilaksanakan dari tanggal 26 Maret 2012 sampai dengan 26 April 2012 atas nama Universitas Negeri Gorontalo Fakultas Teknik Program D-3 Jurusan Teknik Elektro, sebagai berikut :

Nama : Zulkarnain S. Modanggu NIM : 521308037

Gorontalo, 20 Juni 2012

Menyetujui:

a.n Direktur PUSTIKOM Pembimbing Lapangan

Kabag FIKK

Arif Rahman Hakim Abdul, S.Pd.,M.Pd Kusno Adiko, S.Pd

(3)

LEMBAR PENGESAHAN JURUSAN

Laporan Kerja Praktek ini telah diseminarkan dan memenuhi persyaratan penyelesaian mata kuliah Kerja Praktek pada jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo.

Gorontalo, 2013

Mengetahui:

Ketua Jurusan Dosen Pembimbing

Ervan Hasan Harun, ST.,MT Dedy DR Dako

(4)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunianya kepada kita semua dan dengan rahmat-Nyalah sehingga Penulis dapat menyelesaikan Laporan Kerja Praktek ini.

Dalam penyusunan laporan ini tentunya Penulis banyak mendapat hambatan terutama dalam mengumpulkan data-data dan informasi yang diperlukan dalam penyusunan laporan. Berkat kerja sama yang baik dari semua pihak yang terkait akhirnya makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya.

Dengan kerendahan hati Penulis mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Direktur Pustikom Universitas Negeri Gorontalo, seluruh staf terutama kepada bagian jaringan CCTV dan serta kepada Kabag dan seluruh Staf Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo yang telah memberikan kesempatan pada penulis untuk memperoleh segala informasi yang diperlukan.

Apabila dalam penyusunan makalah ini terdapat kesalahan ataupun kekhilafan sekiranya Penulis sangat mengharapkan masukan maupun kritikan yang bersifat membangun dari pembaca. Semoga laporan ini sekiranya memberikan sedikit manfaat untuk kita semua.

Gorontalo, 27 November 2012

(5)

DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN PIMPINAN INSTANSI ... LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING ... KATA PENGANTAR ... DAFTAR ISI ... BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang ... 1.2 Tujuan Kerja Praktek ... 1.3 Manfaat Kerja Praktek ... 1.4 Lokasi Kerja Praktek ... 1.5 Waktu Pelaksanaan Kerja Praktek ... 1.6 Jadwal Pelaksanaan Kerja Praktek ...

BAB II PROFIL PUSTIKOM UNG

2.1 Sejarah Singkat Pustikom ... 2.2 Perkembangan Pustikom ... 2.3 Visi dan Misi Pustikom ... 2.4 Struktur Organisasi Pustikom ...

BAB III PEMBAHASAN

3.1 Kamera CCTV (Closed Circuit Television) ... 3.2 Jenis Kamera ... 3.2.1 Kamera Analog ... 3.2.1.1 Kelebihan dan Kekurangan Kamera Analog ...

(6)

3.2.2 Kamera Network (IP Camera) ... 3.2.1.1 Kelebihan dan Kekurangan Kamera Network ... 3.3 Jaringan CCTV ... 3.4 Pemasangan CCTV ... 3.3 Perlengkapan CCTV ... 3.3.1 Jenis Kamera CCTV ... 3.3.2 Kamera CCTV TV-IP612WN ... 3.3.3 Penyimpanan Data ... BAB IV PENUTUP 4.1 Kesimpulan ... 4.2 Saran ... DAFTAR PUSTAKA

(7)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Universitas Negeri Gorontalo (UNG) adalah Universitas yang tertua dan terbesar di Provinsi Gorontalo. Seiring berjalannya waktu, dalam mencapai visinya yaitu sebagai Universitas Pelopor Peradaban (Pedoman Akademik 2010-2011, Universitas Negeri Gorontalo), Universitas Negeri Gorontalo selalu berbenah diri baik dari segi kuantitas maupun dari segi kualitasnya. Untuk menunjang hal tersebut, Rektor Universitas Negeri Gorontalo menerapkan Empat Pilar pengembangan UNG yakni Quality Assurance, Soft Skill, Information Technology, dan

Environment (ung.ac.id, 28/08/2012).

Dalam penerapan Information Technology (IT), UNG merevolusi seluruh sistemnya baik itu sistem informasi, sistem akademik, sistem kepegawaian hingga sistem keuangan yang dulunya serba manual kini telah dialihkan seluruhnya ke sistem online. Walaupun dalam penerapan sistem tersebut masih terdapat beberapa hal yang perlu penyesuaian. Hal ini tentu saja bisa dimaklumi karena masih dalam tahap transisi. Namun demikian hal tersebut tidak menjadi kendala yang berarti.

Dengan melihat perkembangan UNG dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang signifikan baik itu dalam jumlah mahasiswa maupun dalam peningkatan sarana prasarana. Maka perlunya pengawasan yang lebih besar lagi. Untuk mendukung hal tersebut, Universitas Negeri Gorontalo dalam hal ini Pusat Informasi dan Komunikasi (PUSTIKOM) telah memasang kamera CCTV disetiap sudut

(8)

kampus untuk mengawasi seluruh kegiatan kampus selama 1 X 24 jam. Dengan dipasangnya kamera CCTV ini tentu saja sangat membantu dalam hal pengawasan terutama dalam hal keamanan kampus itu sendiri.

Kamera CCTV (Closed Circuit Television) merupakan sebuah perangkat kamera video digital yang digunakan untuk mengirim sinyal ke layar monitor di suatu ruang atau tempat tertentu. Hal tersebut memiliki tujuan untuk dapat memantau situasi dan kondisi tempat tertentu, sehingga dapat mencegah terjadinya kejahatan atau dapat dijadikan sebagai bukti tindak kejahatan. Pusat data monitoring kamera CCTV berada di Pustikom UNG.

1.2 Tujuan Kerja Praktek

Kerja praktek bertujuan agar:

a. Mahasiswa dapat mengetahui prinsip dasar Camera Closed

Televisi (CCTV)

b. Mahasiswa dapat mengetahui jenis kamera yang digunakan dalam membangun CCTV.

c. Mahasiswa dapat mengetahui sistem jaringan CCTV khususnya di Pustikom (Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi) Universitas Negeri Gorontalo.

d. Mahasiswa dapat mengetahui cara pemasangan kamera CCTV khususnya di Pustikom Universitas Negeri Gorontalo

(9)

1.3 Manfaat Kerja Praktek

Adapun manfaat dari pelaksanaan kerja praktek yakni sebagai berikut:

a. Mahasiswa dapat mengenal dan mengetahui sistem kerja jaringan kamera CCTV (Closed Circuit Television) yang digunakan saat ini.

b. Menambah pengalaman kerja bagi peserta kerja praktek, khususnya di lingkungan Pustikom (Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi) Universitas Negeri Gorontalo.

c. Dapat beradaptasi dan membiasakan diri dengan lingkungan kerja yang memiliki disiplin tinggi.

1.4 Lokasi Kerja Praktek

Kerja praktek lapangan ini mengambil lokasi di Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Negeri Gorontalo dan ditempatkan di Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan dan Keolahragaan dengan berlamatkan di jalan John Ario Katili Nomor 40 Kota Gorontalo

1.5 Waktu Pelaksanaan Kerja Praktek

Kerja praktek ini dilaksanakan selama satu bulan terhitung sejak tanggal 26 Maret 2012 sampai dengan tanggal 26 April 2012.

(10)

1.6 Jadwal Pelaksanaan Kerja Praktek

Jadwal pelaksanaan kerja praktek disesuaikan dengan jam kantor yang berlaku di lingkungan Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (PUSTIKOM) Universitas Negeri Gorontalo, maka kerja praktek dilaksanakan setiap hari kerja Senin sampai Jumat dari jam 08.00 WITA sampai dengan jam 17.00 WITA.

(11)

BAB II

PROFIL PUSAT TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (PUSTIKOM)

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

2.1 Sejarah Singkat Pustikom

Pustikom (Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi) adalah salah satu UPT (Unit Pelaksana Tugas) yang berada dibawah naungan Universitas Negeri Gorontalo. Pada awalnya adalah bernama PUSKOM (Pusat Komputer), seiring dengan perkembangan dan kemajuan Universitas Negeri Gorontalo yang kian hari makin pesat maka, untuk memenuhi semua itu pada Tanggal 2 Desember Tahun 2011 Rektor Universitas Negeri Gorontalo secara resmi membentuk PUSTIKOM.

Adapun fungsi dan tugas pokok dari PUSTIKOM adalah untuk menyediakan berbagai pengelolaan data dan sistem informasi pendidikan penelitian, dan pengabdian pada masyarakat secara elektronik. Selain itu, PUSTIKOM juga menyediakan infrakstruktur jaringan internet yang mendukung kelancaran arus informasi.

Sesuai Surat Keputusan Rektor Nomor 561/H47.A2/LL/2010 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Negeri Gorontalo itu di pimpin oleh Direktur, Sekretaris PUSTIKOM dan terbagi atas 4 (empat) divisi. Yaitu, divisi pelatihan dan layanan TIK, divisi infrastruktur TIK, divisi sistem informasi, dan divisi administrasi keuangan dan rumah tangga (repository.ung.ac.id, 28/08/2012).

(12)

2.2 Visi dan Misi Pustikom 2.2.1 Visi

Diproyeksikan menjadi pusat pengelolaan, pelaksanaan dan pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan layanan program pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat berbasis Teknologi Informasi Komputer (Pedoman Akademik 2010-2011, Universitas Negeri Gorontalo).

2.2.2 Misi

Menyelenggarakan penataan, pengelolaan, penyebaran data dan informasi Universitas Negeri Gorontalo dalam rangka menunjang program pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat dengan memanfaaatkan sumber daya dan teknologi yang tersedia secara optimal, efisien dan efektif (Pedoman Akademik 2010-2011, Universitas Negeri Gorontalo).

(13)

2.3 Struktur Organisasi Pustikom

STRUKTUR ORGANISASI

PUSAT TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

DR. SUKARMAN KAMULI, M.Si DIREKTUR

ARBYN M. E. DUNGGA. ST SEKRETARIS ARIS UMAR

KASUBAG TU

DIVISI PELATIHAN & LAYANAN TIK Abd. Rahman Kuku, S.Pd Abul Hasan Banimal, A.Md Stephan A. Hulukati, ST Sutriadi Supu

Juwanly Senduk

DIVISI INFRASTRUKTUR TIK

Rizan Mahmud, S. Kom M.Si

Taufik Harun A.Md Wahidin Usulu A.Md Rusli Limonu

DIVISI SISTEM INFORMASI Bakri Usman

Isnaeni Nurdin, s.Kom Wirasto Karim, S.Kom Edi Johan Syah Djula, A.Md

DIVISI ADMINISTRASI KEUANGAN DAN RT Asna Lahinta, S.Kom Santi Huntu

Suryani Usman Yamin Tohopi

(14)

BAB III PEMBAHASAN

3.1 Kamera CCTV (Closed Circuit Television)

CCTV adalah suatu sistem yang menggunakan video camera untuk menampilkan dan merekam gambar pada waktu dan tempat tertentu dimana perangkat ini terpasang. CCTV merupakan kepanjangan dari

Closed Circuit Television, yang berarti menggunakan signal yang bersifat

tertutup, tidak seperti televisi biasa yang merupakan broadcast signal. Pada umumnya CCTV digunakan sebagai pelengkap sistem keamanan dan banyak dipergunakan di berbagai bidang seperti militer, bandara, toko, kantor dan pabrik. Bahkan pada perkembangannya, CCTV sudah banyak dipergunakan di dalam lingkup rumah pribadi.

3.2 Jenis Kamera CCTV

Jenis kamera CCTV terbagi atas 2 bagian yaitu kamera analog dan kamera network.

3.2.1 Kamera Analog

Kamera tipe ini merupakan jenis yang paling umum dipergunakan dan mudah untuk didapatkan karena harganya yang bervariatif (relatif terjangkau) dan instalasi yang mudah. Jenis kamera ini banyak dijumpai di berbagai pusat masyarakat (mall,hotel,restoran,pabrik).

Kamera analog mengirimkan signal video (gambar yang tertangkap oleh kamera CCTV) menggunakan format analog yang hanya bisa dilihat

(15)

dari monitor di lokasi yang sama. Media yang digunakan adalah Video Tape Recorder dimana media ini dapat merekam sinyal analog sebagai gambar.

3.2.1.1 Kelebihan dan Kekurangan Kamera Analog

Berikut adalah kelebihan dan dan kekurangan dari kamera analog: a. Kelebihan Kamera Analog:

Lebih hemat budget, karena pada umumnya kamera analog lebih murah dibandingkan IP kamera CCTV.

 Kompatibel dengan banyak perangkat pelengkap dari berbagai tipe dan model.

 Umumnya kamera CCTV analog lebih cocok untuk penggunaan di tempat yang minim cahaya, meskipun CCTV IP Camera saat ini telah mengakomodir akan kebutuhan ini. b. Kekurangan Kamera Analog:

 Biaya kabel dan pemasangan kabel yang rumit, terutama sekali untuk pemasangan dengan skala besar.

 Fitur-fitur yang terbatas, dimana tidak terdapat fitur-fitur seperti megapixel resolution, digital zoom, dan remote view atau moitoring jarak jauh dengan fasilitas Internet.

3.2.2 Kamera Network (IP camera)

Kamera network adalah kamera CCTV yang menggunakan internet protocol untuk mengirimkan sinyal gambar melalui jaringan fast ethernet. Tujuan dari kamera ini sama dengan jenis analog, yaitu sebagai alat penunjang pengawasan. Kamera ini memungkinkan pengguna untuk

(16)

melihat hasil pengawasan melalui jaringan internet komputer atau handphone.

kamera network dimana user dapat memonitor, memutar ulang (Recording) dari kamera langsung tanpa harus dedicated point to point (Coax cable) tapi cukup dengan satu kabel data (UTP Cable) yang disambungkan dengan jaringan komputer yang ada.

3.2.2.1 Kelebihan dan kekurangan Kamera Network (IP Camera) a. Kekurangan Kamera Network :

 High Cost (Harga lebih mahal dari kamera analog)

b. Kelebihan Kamera Network:

 Memiliki banyak format image compression antara lain dengan format kompresi MJPEG,MPEG4 dan H.264.  memiliki resolusi yang tinggi antara lain Megapixel,High

Definition Television (HDTV) resolusi saat ini bisa mencapai 20 Megapixel

 Transfer gambar yg real dengan Progressive scan sehingga menhasilkan gambar seperti gambar yg sesungguhnya (Real Image)

 memiliki fasilitas Inteligent,analitic atau forensik sebagai bahan untuk barang bukti tindakan kejahatan

 Lebih sederhana dalam hal Infrastruktur cabling/untuk instalasi karena hanya menggunakan satu kabel yaitu kabel data.

(17)

Adanya PoE (Power Over Ethernet) yaitu supply power didapat dari satu tarikan kabel data saja.

Adanya fasilitas Remote View dari jarak jauh baik melalui Internet ataupun Mobile device seperti Handphone, Iphone, Ipad, dan Blackberry.

3.3 Jaringan CCTV

Jaringan internet di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sudah sangat maju bahkan bisa dikatakan yang terbaik di seluruh universitas di Indonesia timur. Oleh karena itu, jenis kamera CCTV yang sesuai dengan jaringan internet yang sudah tersedia di UNG adalah jenis kamera network (IP Camera).

Untuk itu model jaringan CCTV di UNG lebih khususnya di Pustikom adalah seperti gambar dibawah ini :

b. Layer 2 c. Layer 3

a. Kamera CCTV

d. Server

Gambar 3.3 Bagan Jaringan CCTV a. Kamera CCTV

Kamera CCTV yang digunakan dalam perangkat CCTV adalah jenis kamera network (IP Camera). IP Camera bertugas menangkap gambar serta meneruskannya ke layer 2.

(18)

Adapun IP camera yang digunakan adalah Trendnet TV-IP612WN dan Trendnet TV-IP252P untuk tipe kamera indoor (dalam gedung) sedang untuk tipe kamera outdoor (luar gedung) adalah Trendnet TV-IP322P

b. Layer 2

Gambar yang dikirimkan oleh IP camera ke layer 2 akan diteruskan lagi ke layer 3.

c. Layer 3

Di layer 3 gambar-gambar tersebut diatur d. Server

3.3.1.1 Trendnet TV-IP612WN

Kamera CCTV Trendnet TV-IP612WN memiliki kemampuan sepuluh kali optical zoom dan didukung dengan enam belas kali digital zoom. Selain itu dapat fokus otomatis yang mendukung zoom kelas enterprise, dan dapat mempertahankan citra fokus tajam setiap saat.

(19)

Gambar 3.3.1.1 pemasangan kamera CCTV TV-IP612WN Kamera dapat berputar ke kiri dan ke kanan sebesar dan dapat bergerak ke atas dan ke bawah sebesar yang dapat dikendalikan melalui laptop atau PC yang terhubung dengan internet dimana saja kita berada.

Streaming empat profil video unik secara bersamaan, merekam kualitas tinggi H.264 704 x 480 Kontrol gambar termasuk kecerahan, kontras, ketajaman, saturasi, dan hitam dan putih. Ketika dipasang terbalik, gambar dapat membalik dan tercermin dalam rangka bagi pengguna untuk melihat gambar video yang tidak terbalik. Filter infra merah menyediakan night vision yang kuat. Dukungan Samba memfasilitasi pengambilan gambar yang tersimpan pada setiap perangkat penyimpanan. Dapat dibuat hingga dua jendela mendeteksi gerakan dari setiap bentuk atau ukuran.

LED indikator di bagian depan link display adalah kamera dan status daya, yang dapat dinonaktifkan. Sebuah slot kartu micro-SD memberikan alternatif untuk video menyimpan pada perangkat penyimpanan jaringan terpasang. Port Input / Output di bagian belakang kamera dapat didesain untuk sistem alarm yang ada. Kamera depan dengan built in microphone, port untuk menghubungkan speaker (untuk menggunakan fungsi audio 2 arah), dan port mikrofon tambahan. Sebuah plat di bagian bawah kamera memfasilitasi pemasangan kamera. Sebuah kit yang disertakan yang dapat dipasang pada dinding / langit-langit gedung (trendnet.com, 07/09/2012).

(20)

3.3.1.2 Trendnet TV-IP322P

Gambar 3.3.1.2 kamera CCTV TV-IP 322P

Kamera tipe TV-IP322P adalah kamera yang digunakan untuk instalasi luar gedung. TV-IP322P tahan terhadap segala cuaca dan terlindungi dari berbagai kerusakan dari luar. Kamera ini tidak perlu menggunakan sumber listrik, tetapi menggunakan POE (Power Over

Ethernet) sebagai sumber daya dan digunakan sebagai transmisi

pengiriman data.

Kamera TV-IP322 mempunyai resolusi 1280 X 1024 pixel (SXVGA) H.264 video dengan 15 fps atau 640 X 480 pixel (VGA) hingga 30 fps. Yang juga didukung dengan fitur canggih seperti mengambil gambar jika ada pergerakan obyek, sesi rekaman yang dapat diatur, kompresi gambar H.264/MPEG-4, dukungan 3GPP, input/port untuk jaringan sistem alarm, digital zoom dan sebuah pelindung dari matahari (trendnet.com, 07/09/2012).

(21)

Gambar 3.3.1.3 Pemasangan kamera CCTV IP252P

Kamera TV-IP252P ini dirancang untuk aplikasi dalam ruangan. kamera dapat berputar ke sisi kanan dan sisi kiri sebesar 350 derajat dan bergerak ke atas dan ke bawah sebesar 160 derajat. Tidak perlu memasang kamera ini di dekat sumber listrik , pengiriman daya dan data menggunakan kabel Ethernet dengan teknologi Power over Ethernet ( PoE ). Fitur canggih termasuk rekaman deteksi gerak dengan dua jendela deteksi gerak , peringatan email , sesi rekaman yang dapat diatur , Samba klien menyimpan video ke perangkat penyimpanan jaringan , dual streaming, MPEG-4/MJPEG kompresi gambar , dukungan audio dua arah ( microphone dan speaker ) , input / port , digital zoom dan BNC konektor video -out analog output. Sebuah dinding / langit-langit yang disertakan dengan pemasangan kit dan perumahan IP kamera off-white yang menyatu (trendnet.com, 07/09/2012).

3.3.1.4 Switch

Switch adalah suatu perangkat yang di gunakan di layer data-link. Sama hal nya dengan hub, switch menghubungkan banyak hosts ke network. Namun tidak seperti hub, sebuah switch bisa langsung meneruskan pesan ke tempat

(22)

yang dituju tanpa membroadcast pesan tersebut ke semua host. Ketika suatu host mengirim pesan ke host lain dalam jangkauan switch, switch tersebut menerima dan menerjemahkan frame dari pesan tersebut untuk membaca MAC address nya.

Dalam melakukan pekerjaannya switch biasanya membuat sebuah tabel yang biasa disebut tabel MAC address. Tabel tersebut berisi daftar port-port yang aktif dan MAC address dari host – host yg terhubung dengan switch tersebut. Ketika pesan dikirimkan antar host, switch mengecek apakah alamat tujuan dari pesan tersebut ada di dalam tabelnya atau tidak. Jika ada, switch akan membuat koneksi sementara antara port pengirim dan penerima. Kemudian suatu jaringan khusus akan terbentuk sehingga kedua host tersebut bisa berkomunikasi. Host-host lain yang terhubung dengan switch tersebut tidak akan mendapakan share bandwith dari jaringan tersebut dan mereka tidak akan menerima kiriman yang memang tidak di tujukan kepada mereka.

Setiap ada pengiriman pesan baru, koneksi / jaringan khusus seperti di atas akan dibuat, hal ini mencegah terjadinya tabrakan pesan ketika ada 2 host mengirimkan pesan pada saat yang bersamaan.

Setiap host akan membandingkan mac address tujuan di dalam pesan tersebut dengan mac address mereka sendiri, jika cocok pesan tersebut akan diproses dan kemudian host tersebut akan merespon ke pengirim.

3.3.1.4.1 Switch layer 2

Layer 2 Switch adalah sebuah pengembangan dari HUB. Perbedaannya dengan HUB adalah Layer 2 Switch memiliki lebih dari satu collusion domain. Collusion domain pada Layer 2 Switch tergantung pada jumlah port yang dimiliki. Semakin banyak port yang dimiliki, semakin banyak pula collusion domain-nya. Sebagai contoh jika kita memiliki lima port, maka lima orang dapat

(23)

mengirim dan menerima pada waktu yang bersamaan. oleh karena itu pada dasarnya Layer 2 Switch sudah mengaplikasikan sistem full duplex.

Gambar 3.3.1.4.1 Switch Layer 2 di Unit-unit Faultas

3.3.1.4.2 Switch Layer 3

Jika pada Layer 2 Switch kita memerlukan bantuan router external untuk melakukan inter-vlan routing. Pada Layer 3 Switch, router tersebut sudah terintegrasi pada switch tersebut. Sehingga proses akan semakin lebih cepat jika dibandingkan dengan Layer 2 Switch

(24)

Gambar 3.3.1.4.2 Switch Layer 3 di pusat data (server)

3.3.1.5 Server

Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan atau network operating system. Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan memberikan akses kepada workstation anggota jaringan.

(25)

Fungsi server sangat banyak, misalnya untuk situs internet, ilmu pengetahuan, atau sekedar penyimpanan data. Namun yang paling umum adalah untuk mengkoneksikan komputer client ke Internet.

BAB IV PENUTUP

4.1 KESIMPULAN

Dari beberapa uraian diatas dapat disimpulkan sebagai berikut: a. CCTV adalah singkatan dari Closed Circuit Television (televisi

sirkuit tertutup). Jadi ia mengirimkan foto dari kamera video ke monitor baik melalui kabel, pemancar nirkabel atau melalui internet

(26)

b. Pemasangan Kamera CCTV di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bertujuan untuk menciptakan suasana yang kondusif di lingkungan kampus.

c. Kamera CCTV Trendnet IP612WN, IP322P dan TV-IP252P adalah kamera CCTV IP yang bisa dikontrol dari mana saja selagi terhubung dengan jaringan internet.

d. Spesifikasi Trendnet IP612WN, IP322P dan TV-IP252P sudah cukup memadai dalam hal pengambilan gambar dan penyimpanan data rekaman.

4.2 SARAN

a. Pustikom Universitas Negeri Gorontalo, hendaknya meningkatkan jumlah kamera CCTV yang terpasang di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo seiring dengan bertambahnya ruang-ruang kuliah baru di UNG.

Selain itu, Pustikom hendaknya meninngkatkan pengawasan pada setiap kamera yang terpasang di seluruh wilayah kampus, misalnya dengan menugaskan staf khusus sebagai pemantau kamera CCTV sehingga ketika terjadi hal-hal yang tidak di inginkan atau suatu pelanggaran di lingkungan kampus dapat segera diketahui dan di tangani.

(27)

b. Jurusan Teknik Elektro, agar dapat menigkatkan mutu dan fasilitas pendidikannya, terutama dalam hal pengadaan alat-alat praktikum.

c. Kepada rekan-rekan mahasiswa, hendaknya agar dapat memanfatkan ilmu yang telah diterima dibangku kuliah dengan sebaik-baiknya agar dapat berguna bagi keluarga, masyarakat, bangsa, negara, dan agama.

(28)

DAFTAR PUSTAKA

http://www.salatigacctv.com/?p=117 di akses tanggal 8 November 2012

http://blog.dlink.co.id/2008/09/akses-ip-camera-dari-internet-dalam.html di akses tanggal 10 November 2012

http://kameracctvmurah.net/pengertian-cctv/ di akses tanggal 10 November 2012

http://trendnet.com/products/proddetail.asp?status=view&prod=165_T V-IP322P&cat=192

(29)

Gambar

Gambar yang dikirimkan oleh IP camera ke layer 2 akan diteruskan  lagi ke layer 3.
Gambar 3.3.1.2 kamera CCTV TV-IP 322P
Gambar 3.3.1.4.1 Switch Layer 2 di Unit-unit Faultas  3.3.1.4.2 Switch Layer 3
Gambar 3.3.1.4.2 Switch Layer 3 di pusat data (server)

Referensi

Dokumen terkait

Praktek mengajar dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus 2015 sampai tanggal 11 September 2015. Pada tahap pelaksanaan, mahasiswa diberi kesempatan mengajar materi Nirmana

Sehubungan dengan Surat Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK) Universitas Hasanuddin nomor 47144/UN4.28/LK.34/2015 tanggal 27 November 2015 perihal

Alamat Aksi :General Manager/Ketua/Kepala/pimpinan/…….. Pelaksanaan penelitian

Target yang diharapkan selama Kerja Praktek di bidang Inovasi dan teknologi adalah Target dalam mengagendakan surat yang sudah masuk ke bidang Inovasi dan Teknologi dicatat dengan benar

1 Borang Pengesahan Spesifikasi Peralatan ICT UNIVERSITI MALAYSIA SARAWAK PUSAT KHIDMAT TEKNOLOGI MAKLUMAT & KOMUNIKASI BORANG PENGESAHAN SPESIFIKASI PERALATAN ICT a Spesifikasi

viii DAFTAR TABEL Tabel 1.1 Jam Kerja Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah 4 Tabel 1.2 Time Schedule Pelaksanaan Kegiatan Kerja Praktek 4 Tabel 3.1 Laporan Kegiatan Kerja Praktek

Penulis merasa sangat bersyukur selama melaksanakan kerja praktek di Dinas Komunikasi Informatika Dan Statistik Kabupaten Bengkalis, Karena dengan adanya pelaksanaan Kerja Praktek ini

BAB V TEMUAN 5.1 KETERLAKSANAAN Pelaksanaan praktek kerja industri prakerin ini dilaksanakan selama 4 bulan, yaitu mulai dari tanggal 1 Maret 2022 sampai tanggal 30 Juni 2022 yang