STRATEGI MENDAPATKAN HIBAH
PENELITIAN DIKTI
Dr. Eri Prasetyo Wibowo
Pengurus Aptikom Pusat
Proposal Adalah Ide yang Harus
Dituliskan dan Dikirimkan
PROPOSAL HARUS DITULIS SESUAI DENGAN PANDUANNYA
Pemeringkatan PT
NO Kelompok 2011-2013 2014-2016 2017-2019 PTN PTS PTN PTS PTN PTS 1 PT MANDIRI 10 0 13 1 21 4 2 PT UTAMA 17 5 21 15 26 48 3 PT MADYA 27 44 24 61 18 142 4 PT BINAAN & POLITEKNIK 30 261 39 732 1219 TOTAL 84 310 97 809Kebijakan Penelitian
Penelitian berbasis output: Peraturan
Menteri Keuangan Nomor
106/PMK.02/2016
A. Penelitian Dasar
1. Penelitian fundamental (PF)
2. Penelitian kerja sama luar negeri dan
publikasi internasional (PKLN)
Penelitian dasar
No
Ske-ma Syarat ketua peneliti Wak-tu (thn) Biaya (juta Rp) 1 PF S2 LK atau doktor 2-3 50-100 2 PKLN Doktor 2-3 150-200 3 PBK Doktor 2-3 100-150
B. Penelitian Terapan
1. Penelitian produk terapan (PPT)
2. Penelitian strategis nasional (STRANAS)
3. Penelitian sosial, humaniora, dan
pendidikan(PSHP)
4. Penelitian penciptaan dan penyajian
seni(P3S)
Penelitian Terapan
No
Ske-ma Syarat ketua peneliti Wak-tu (thn) Biaya (juta Rp) 1 PPT S2 Lektor 2-3 50-75 2 STRA NA Doktor 2-3 75-100 3 PSHP Doktor atau S2 LK 2-3 100-150 4 P3S Doktor atau S2 LK 150-200
B. Penelitian Terapan (Lanjutan)
5. Penelitian masterplan percepatan dan
perluasan pembangunan ekonomi
Indonesia(MP3EI)
6. Penelitian unggulan perguruan tinggi
(PUPT)
7. Riset andalan perguruan tinggi dan
industri (RAPID)
8. Penelitian unggulan strategis nasional
(PUSNAS)
Penelitian Terapan (Lanjutan)
No Ske-ma Syarat ketua peneliti Wak-tu (thn) Biaya (juta Rp)5 MP3EI Doktor atau
S2 Lektor 2-3 150-200 6 PUPT Doktor atau
S2 LK 2-5 Min 100 7 RAPID Doktor 3 300-500 8 PUSNAS Doktor 500-1000
C. Peningkatan Kapasitas
1. Penelitian dosen pemula
2. Penelitian kerja sama antar perguruan
tinggi (PEKERTI)
3. Penelitian tim pasca sarjana (PPS)
4. Penelitian disertasi doktor (PDD)
5. Penelitian pendidikan master menuju
doktor untuk sarjana unggul (PMDSU)
6. Penelitian pasca doktor (PPD)
Penelitian Peningkatan kapasitas
No Ske-ma Syarat ketua peneliti Wak-tu (thn) Biaya (juta Rp) 1 PDP S2 Maks AA 1 15-25 2 PEKERTI TPP: S2 maks AA; TPM: doktor 2-3 100-150 3 PPS Doktor 2-3 150-200 4 PDD Mahasiswa aktif S3 1 50-60Penelitian Peningkatan kapasitas
(lanjutan)
No Ske-ma Syarat ketua peneliti Wak-tu (thn) Biaya (juta Rp) 5 PMDSU S2 Maks AA 3 50-60 6 PPD TPP: S2 maks AA; TPM: doktor 2 200-250Besaran tambahan biaya SBK
No Uraian jt Rp
1 Publikasi/artikel di jurnal nasional
tidak terakreditasi 3 2 Publikasi/artikel di jurnal nasional
terakreditasi 10 3 Publikasi/artikel di jurnal regional/internasional tidak terindeks 15 4 Publikasi/artikel di jurnal regional/internasional terindeks 50
Besaran tambahan biaya SBK (Lanjutan)
No Uraian jt Rp
5 Prototip R & D/digunakan dalam
kebijakan 60
6 Prototip laik industri/digunakan
dalam kebijakan 65
7 Paten/hak cipta terdaftar 75 8 Paten/hak cipta granted 80
Besaran tambahan biaya SBK (lanjutan)
No Uraian jt Rp
9 paten./hak cipta terpakai di
industri 90
10 Buku nasional 30
11 Buku internasional 65 12 Naskah kebijakan 25 13 Artikel populer di media cetak 2 14 Material/spesimen/jenis kekayaan
Besaran tambahan biaya SBK (lanjutan)
No Uraian jt Rp
15 Material/spesimen/jenis kekayaan
hayati baru 75
16 Material untuk produk biologi 50 17 Galur Perbaikan untuk seed/sistem
Besaran tambahan biaya SBK (lanjutan)
No Uraian jt Rp
18 Jenis hasil penangkaran 100 19 Temuan senyawa/squence DNA
penambahan 100
20 Temuan senyawa/squence DNA
baru 150
21 Temuan senyawa baru sintetis
Besaran tambahan biaya SBK (lanjutan)
No Uraian jt Rp
22 Temuan senyawa baru dari natural
resource untuk obat 150 23 Protokol riset kehati 150 24 Galur perbaikan 150 25 PVT/Varietas terdaftar 1000
Besaran tambahan biaya SBK (lanjutan)
No Uraian jt Rp
26 PVT/Varietas terdaftar ornamental 100 27 Jenis fauna penangkaran,
domestikasi, breeding 200 28 Jenis benih/bibit/varietas/strain
fauna unggul Hasil Propagasi, domestikasi, breeding
Besaran tambahan biaya SBK (lanjutan)
No Uraian jt Rp
29 Jenis Flora Hasil Propagasi,
domestikasi, breeding (ornamental) 100 30 Jenis benih/bibit/varietas flora
unggul Hasil Propagasi, domestikasi, breeding
500 31 Jenis isolasi/ekstraksi bioresources
untuk bahan pangan, obat dan energi
Besaran tambahan biaya SBK (lanjutan)
No Uraian jt Rp
32 Jenis Kehati sebagai bio indikator kualitas lingkungan dan sebagai penyerap Karbon
350 33 Produk biosimiliar, protein
therapeutic, vaksin, blood produk, atau kit diagnostik
1000 34 Prototype benih/seed telah
Besaran tambahan biaya SBK (lanjutan)
No Uraian jt Rp
35 Prototip laik preklinis 1000 36 Prototip memenuhi syarat pada
clinical trial fase 1 1000 37 Prototip memenuhi syarat pada
clinical trial fase 2 6000 38 Prototip memenuhi syarat pada
Wajib dibaca, dipahami, dan diikuti
:
1. Buku X Panduan pelaksanaan penelitian
dan pengabdian masyarakat
2. Peraturan Menteri Keuangan Republik
Indonesia Nomor 106/PMK.02/2016
3. Permenristekdikti Nomor 42 Tahun 2016:
Pengukuran dan penetapan Tingkat
WAJIB JELAJAH
1.
www.simlitabmas.ristekdikti.go.id
– Username: NIDN
– Password: operator Lembaga Penelitian
2.
www.lpdp.kemenkeu.go.id
– User name dan password: daftarkan sendiri
KETENTUAN UMUM
mengajukan usulan baru sampai janji dipenuhi Ketua peneliti & anggota: NIDN
Anggota yang bukan dosen: isi form kesediaan Pengusulan melalui LPPM setempat
Proposal unggah ke http://simlitabmas.dikti.go.id). Dalam setahun setiap peneliti hanya boleh menjadi 1
ketua dan 1 anggota, atau anggota dalam 2 skim yang berbeda.
1 PENELITIAN UNGGULAN PT
Tujuan
a. Mensinergikan penelitian di PT dengan kebijakan dan program pembangunan lokal/nasional/ internasional melalui pemanfaatan kepakaran PT, sarana & prasarana penelitian, dan atau sumber daya setempat
b. Memenuhi kebutuhan ipteks oleh pengguna sektor riil
c. Membangun jejaring antarpeneliti dalam bidang keilmuan dan minat yang sama sehingga mampu menumbuhkan kapasitas penelitian institusi dan inovasi teknologi frontier
Luaran
Harus terukur dalam kurun waktu tertentu:
a. Produk teknologi yang langsung dapat dimanfaatkan oleh pemangku kepentingan
b. Publikasi, HKI, kebijakan (pedoman, regulasi), model, rekayasa sosial, dll.
c. Pengkajian, pengembangan, dan penerapan ipteks
Kriteria, Persyaratan & Tata Cara
a.
Pengusul: ber-NIDN; di luar PTS Binaan
b.
Ketua tim: S-3 atau S-2 lektor kepala
c.
Tim 3–4 orang
d.
Track record
memadai
e.
Multitahun, 2-5 tahun
f.
Anggota tim peneliti dapat berganti setiap
tahun, dapat dari luar PT pengusul, sesuai
kebutuhan dan peta jalan
g.
Dana min. Rp. 50 juta/thn, bergantung pada
anggaran PT
Sistematika Usulan
Halaman pengesahan Abstrak penelitian
A. Pendahuluan
B. Tinjauan Pustaka dan Peta Jalan (bidang unggulan PT)
C. Metode
D. Indikator Capaian Tahunan Daftar Pustaka
Lampiran:
Dukungan sarana dan prasarana Jadwal (bentuk bar-chart)
Usulan anggaran
Biodata tim peneliti 3–5 tahun terakhir MOU dari mitra/stakeholders (bila ada)
2. PENELITIAN PRODUK TERAPAN
Ciri khas:
a. Diarahkan untuk menciptakan inovasi dan pengembangan ipteks (penelitian terapan)
b. Berorientasi pada produk yang berdampak ekonomi dalam waktu dekat
c. Produk juga dapat bersifat tak-benda (
intangible
), misalnya kajian untuk memperbaiki kebijakan institusi pemerintahKriteria dan Persyaratan
a. Min. S-2 dengan ketua min. lektor
b. Rekam jejak relevan dengan usul penelitian
c. Tim maks. 4 orang (diutamakan multidisiplin), dengan tugas dan peran yang jelas
d. Waktu: 2-3 tahun
e. Biaya Rp40 jt-Rp70 jt/judul/tahun f. Sampul oranye/jingga
Luaran
Wajib
a. Produk ipteks dan lainnya (metode, teknologi tepat guna, blue print, prototipe, sistem, kebijakan, model, rekayasa sosial)
b. Publikasi (ilmiah, populer,
booklet
,leaflet
, CD, lainnya)Tambahan a. HKI
EVALUASI DOKUMEN
NO Kriteria penilaian Bobt (%)
1 Perumusan masalah, tujuan, dan peta jalan penelitian 15 2 Luaran (proses dan produk):
a. produk , kebijakan, model, rekayasa sosial, dan b. HKI
c. Publikasi
35 3 Tinjauan pustaka (Studi pustaka/ kemajuan yang telah
dicapai dan studi pendahuluan) 15 4 Metode penelitian (Desain dan ketepatan metode
penelitian) 20
5 Kelayakan sumber daya : a. jadwal
b. Personalia
c. Biaya (rincian anggaran)
d. Dukungan sarana & prasarana
3 PENELITIAN KERJA SAMA
ANTARPERGURUAN TINGGI (PEKERTI
)
Tujuan:
a. Membina kemampuan kelompok peneliti (TPP) dengan memanfaatkan sarana dan keahlian kelompok di TPM
b. Membangun kerja sama penelitian antar-PT di Indonesia
c. Inovasi ipteks
Bidang penelitian: semua bidang ilmu
Hindari topik yang kegiatannya hanya dapat
dilaksanakan di TPM tetapi tak dapat dikembangkan di TPP
Ketentuan dan Persyaratan
1. Tim Peneliti Pengusul (TPP): a. Maks. 2 anggota, maks. S-2
b. Bukan mahasiswa; tidak menjabat (struktural)
c. Kelompok peneliti yang baru berkembang (kemampuan, pengalaman, sarana, dan prasarana)
2. Tim Peneliti Mitra (TPM): a. Ketua dan 1 anggota: S-3
b. Berasal dari kel. Peneliti/lab/pusat penelitian di PT c. Mempunyai rekam jejak memadai
d. TPM dapat berasal dari PT LN, min. 2 th sejak lulus bila TPP berasal dari PT tsb.
3. TPP dan TPM berasal dari PT yang berbeda 4. Topik penelitian yang diusulkan diharapkan
dapat dilaksanakan dan dikembangkan di TPP 5. Usulan dibuat untuk jangka 2 th
6. Biaya: Rp60 jt–Rp75 jt/th
7. Usulan dibuat bersama (TPP dan TPM) 8. Usulan harus disetujui ketua TPM
Anggaran (Rp60 jt–Rp75 jt/th)
A. Biaya TPP
1. Biaya operasional (th I: maks Rp15 jt/th I; th II: Rp20 jt/th)
2. Transport ke TPM (maks 2 org pp/tahun, at cost) 3. Biaya hidup di TPM (maks. Rp1.5 jt/bln)
3. Honorarium/orang (10 bulan @ Rp600 rb/bln) B. Biaya TPM
1. Biaya operasional (th I: maks. Rp 20 jt/th; th II:. Rp15 jt/th, termasuk bench fee dan biaya
administrasi). Biaya untuk TPM dibayarkan oleh LP TPP sesuai dengan tahapan kontrak
2. Honorarium (maks 6 bln @Rp1 jt/bln untuk ketua dan Rp800 rb/bln untuk anggota). TPM LN tidak ada honor
3. Biaya transport pp ke kota TPP (at cost) dan biaya akomodasi selama maks. 7 hari)
4
PENELITIAN DOSEN PEMULA
Tujuan: mengarahkan dan membina
kemampuan meneliti; diharapkan dapat
menjadi sarana latihan bagi dosen pemula
untuk mempublikasikan hasil penelitiannya
dalam jurnal ilmiah lokal atau nasional
Kriteria
a. Pengusul: dosen tetap di PTS Binaan
b. Tim: 2-3 orang, maks. S-2 dan maks. Lektor
c. Hanya boleh mendapatkan hibah ini 2 kali, baik sebagai anggota maupun sebagai ketua peneliti d. Usulan harus relevan dengan bidang ilmu yang
ditekuni dan mata kuliah yang diampu e. Waktu: 1 tahun
f. Biaya: Rp5 jt–Rp10 jt/judul g. Sampul merah muda
Luaran
Wajib:
a. Publikasi ilmiah dalam jurnal lokal atau jurnal nasional
Tambahan:
a. Prosiding pada seminar ilmiah baik yang berskala lokal, regional, maupun nasional
EVALUASI DOKUMEN
NO Kriteria penilaian Bobt (%)
1 Perumusan masalah:
A. Ketajaman perumusan masalah
B. Tujuan penelitian 25 2 Peluang luaran penelitian:
a. Publikasi ilmiah, b. HKI
c. Publikasi
25 3 Metode penelitian : ketepatan dan kesesuaian metode
yang digunakan 25
4 Tinjauan pustaka : a. relevansi
Kemutakhiran
Penyusunan daftar pustaka 15 5 Kelayakan sumber daya :
a. jadwal
b. Personalia
c. Biaya (rincian anggaran)
d. Dukungan sarana & prasarana
HIBAH KOMPETITIF
NASIONAL
5 PENELITIAN UNGGULAN STRATEGIS
NASIONAL (Ustranas)
a. Membantu menyelesaikan masalah strategis, penguatan riset berbasis kelembagaan,
membangun pusat penelitian unggulan (
research
center of excellence
)b. Berorientasi ke
market driven
dan kebutuhan pengguna (penelitian lanjut yang memerlukan sentuhan akhir untuk menuju ‘pasar’)Kriteria Ustranas
a. Tim maks. 6 orang dgn maks. 2 org dari mitra b. Dukungan dari mitra:
in kind
/in cash
c. Setiap PT: maks. 4 proposal
d. Usulan diawali dgn praproposal yang meliputi: permasalahan, potensi pasar, potensi ekonomi, dll
e. Penelitian dapat 2-3 tahun dgn anggaran Rp500jt-Rp1M
Luaran Ustranas
a. Proses dan produk teknologi/jasa yang mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi atau
kapasitas produksi
b. New technology
ataufrontier technology
c. Publikasi, artikel ilmiah nasional/ internasional d. Model pemberdayaan masyarakat yang dapat
didiseminasikan
e. Terjalinnya hubungan kerja sama dengan PT/balitbang/ pemda /mitra industri
Sistematika Proposal Ustranas
a. PRAPROPOSAL maks 5 hlm. (abstrak ½ hlm,
pendahuluan ½ hlm, kelayakan teknis 1 hlm,
metode/mekanisme alih teknologi/intervensi
sosial, pemanfaatan hasil, strategi pelembagaan industrialisasi ke arah karakter bangsa,
personalia, jadwal, 5 pustaka acuan yg relevan b. PROPOSAL LENGKAP: Proposal lengkap diajukan
setelah lolos seleksi tahap I, maks 25 hlm. di luar lampiran
6 RISET ANDALAN PT DAN INDUSTRI
(RAPID)
Menghasilkan temuan prospektif di pasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat
Mewujudkan kerja sama sinergis PT dan industri
Ruang lingkup RAPID (
topdown
)
Pertanian dan pangan Kesehatan
Teknologi informasi Energi
Teknologi manufaktur Kelautan dan perikanan Seni dan industri kreatif
Persyaratan RAPID
• Kelompok dosen/dosen yg bekerja sama dengan PT/lembaga lain
• Pengusul (dosen dan industri) mempunyai rekam jejak yg baik dan peta jalan riset /teknologi yang jelas
• Mitra harus menunjukkan kebutuhan teknologi yang memerlukan kerja sama penelitian dan prospek komersial penggunaan teknologi
Luaran RAPID
• Temuan teknologi dan atau produk yang siap dikomersialkan & dipasarkan
• Terbentuknya kerja sama antara PT dan industri
• Terwujudnya industri nasional yang mandiri, berbasis penelitian & pengembangan
• Kerja sama antara industri dan PT menjadi tempat pembelajaran bagi mahasiswa dan pihak lain yang berkepentingan
7 PENELITIAN KERJA SAMA LN DAN
PUBLIKASI INTERNASIONAL
• Guna membangun
network
yang lebih luas dan komunikasi yang lebih intens antara para peneliti DN dan peneliti LNPersyaratan
• Tim maks. 3 orang • S-3
• Mampu berbahasa Inggris
• Proposal dalam bahasa Inggris
• Ada MoU dengan mitra di LN yang sah secara institusi
Luaran
Wajib: Publikasi internasional
Tambahan:
Terciptanya jejaring (
network
) penelitian Invensi frontier bagi peneliti Indonesia yang
kepemilikannya mengacu pada konvensi internasional
8 PENELITIAN HIBAH KOMPETENSI
Tujuan
1. Meningkatkan profesionalisme & kompetensi dosen
2. Memperdalam, memperluas, mendiseminasikan hasil karya
3. Memetakan kompetensi dosen di Indonesia 4. Mengoptimumkan hasil penelitian melalui
pemanfaatannya, menjadi bahan ajar, dan untuk pengabdian kepada masyarakat
5. Mendorong terbentuknya payung penelitian 6. Menumbuhkembangkan budaya kerja sama
Persyaratan Hikom
1. Topik penelitian bebas
2. Ketua S-3; pengalaman pada bidangnya 5 th 3. Anggota maks. 3 orang
4. Tidak menjadi ketua/anggota pada Hikom lain 5. Memiliki rekam jejak yg baik di bidangnya
6. Keterlibatan mahasiswa dianjurkan
Luaran
Wajib:
1. Publikasi pada jurnal internasional atau min. nasional
2. Buku ajar pada tahun ke-2/ke-3 (terbit dan beredar secara nasional)
Tambahan:
HKI (bukti proses) , TTG, rekayasa sosial/
rumusan kebijakan publik, pengakuan sejawat (pembicara utama), jejaring antarlembaga
9 PENELITIAN STRATEGIS NASIONAL
(Stranas)
1. Meningkatkan kontribusi peneliti dalam
memecahkan masalah pembangunan = penelitian terapan
2. Tema: 1. Pengentasan kemiskinan; 2. Perubahan iklim & keragaman hayati; 3. Energi baru &
terbarukan; 4.Ketahanan & keamanan pangan; 5. Kesehatan, pennyakit tropis & obat-obatan; 6.
Pengelolaan & mitigasi bencana; 7. Integrasi nasional & harmoni sosial; 8.Otonomi daerah & desentralisasi; 9. Seni & budaya/industri kreatif;
10. Infrastruktur, transportasi dan teknologi
pertahanan; 11. Teknologi informasi & komunikasi;
12. Pembangunan manusia & daya saing bangsa.
3. Dianjurkan bekerja sama dengan
badan/departemen teknis (dana masing-masing)
4. Multitahun (peta jalan jelas dan memiliki rekam jejak)
Kriteria
1. Waktu: 2-3 th
2. Anggaran Rp75-100 jt/th (kecuali yang menghasilkan HKI)
3. Ketua S-3, maks. 4 orang, multidisplin 4. Biodata semua peneliti
5. Pelaksanaan harus terdokumentasi baik (logbook) termasuk penggunaan dana
Luaran
• Wajib: proses dan produk ipteks-sosbud (metode,
blue print, prototipe, sistem, kebijakan atau model), TTG, artikel jurnal nasional/internasional
Tujuan Penprinas MP3EI
1. Mengembangkan potensi unggulan di koridor 2. Mengidentifikasi peluang & strategi untuk
memanfaatkan sumber daya yang ada
3. Mengembangkan potensi PT untuk menopang pertumbuhan di koridor yang bersangkutan
4. Menyusun peta jalan pengembangan perluasan akses dan riset di PT yang relevan dengan
potensi SDA dan penekanan sektor-sektor pertumbuhan ekonomi
Sistem Tata Kelola Program
Dikti
Koridor I, II, III, IV, V ………..……… Koridor VI Koordinator I, II, III, IV, V Koordinator VI
Univ. B
Univ. A Univ. C Univ. A Univ. B Univ. C Acuan Pemetaan
Masing2 Koridor Acuan Pemetaan Masing2 Koridor Univ. B
Univ. A Univ. C Univ. A Univ. B Univ. C
PEMDA/INSTITUSI LAIN
2011
PT Koordinator Koridor tahun 2013
Sumatera : Univ. Lampung
Jawa : Institut Teknologi Bandung Kalimantan : Univ. Tanjungpura
Sulawesi : Univ. Hasanuddin Bali-Nusa Tenggara : Univ. Mataram
Indikator keberhasilan
a penerapan/invensi oleh pengguna industri, UKM,
dan atau masyarakat/pemerintah daerah
b prediksi peningkatan kesejahteraan masyarakat c prediksi perluasan penyerapan tenaga kerja
d prediksi perbaikan lingkungan hidup e prediksi peningkatan status ekonomi
Mekanisme pelaksanaan
• Sistematika proposal sudah ditentukan • Seleksi meja (
desk evaluation
)• Proposal dipaparkan sebagai tahap seleksi ke-2
• Koordinator koridor diberi peran • Pencairan dana: 70% dan 30% • Kemajuan penelitian dipantau
• Capaian (luaran) kegiatan dinilai sebagai
Kriteria
• Topik berdasarkan peta jalan yang menjadi kompetensinya
• Waktu 2–3 tahun
• Luaran dievaluasi setiap tahun
• Ketua : S-3, pengalaman penelitian 5 th terakhir • Anggota sesuai keperluan, maks 3 orang
• Pernyataan rencana kegiatan, target waktu,
strategi pencapaian target, dan luaran dari setiap kegiatan
Contoh judul penelitian MP3EI KE Kalimantan - 2012
• Energi: Analisis potensi energi angin untuk pembangkit
listrik pada daerah perbatasan terisolir
• Energi: Teknologi pembangkit listrik tenaga biogas dari
hasil pengolahan limbah cair pabrik kelapa sawit dengan produk samping pupuk organik
• Kelapa sawit: Kajian life cycle assessment pertanian
terpadu kelapa sawit-ternak di Kalimantan
• Kelapa sawit: Pembangunan pabrik pengolahan limbah
kelapa sawit mini dalam rangka meningkatkan nilai tambah cangkang kelapa sawit menjadi karbon aktif sebagai komponen filter
• Besi baja: Percepatan pembangunan industri baja
nasional melalui peningkatan kadar bijih besi di Koridor Kalimantan dengan metode enrichment washing
• Perkayuan: Pendirian industri gaharu di Kalimantan
11 PENELITIAN DISERTASI DOKTOR
Tujuan:
a. Bantuan penelitian disertasi
b. Substansi penelitian: bagian dari penelitian disertasi
c. Mempercepat penyelesaian studi S-3
d. Meningkatkan jumlah publikasi artikel ilmiah pada jurnal bereputasi internasional atau
nasional, penulisan buku ajar, HKI
e. Terciptanya iklim akademik yang lebih dinamis dan kondusif di lingkungan PT
Kriteria
a. Pengusul: dosen yang sedang S-3; aktif; PT mempunyai izin penyelenggaraan program S-3
b. Proposal telah disetujui pembimbing dan telah diseminarkan
c. Rekomendasi dari promotor dan diketahui oleh Direktur Pascasarjana/Dekan Fakultas
d. Proposal dikumpulkan di PT tempat asal dosen pengusul untuk PTN dan PTS di luar kelompok PTS Binaan; dosen yang berasal dari PTS Binaan proposal ke Kopertis
e. Sumber dana: dana desentralisasi di PT tempat asal pengusul atau dana desentralisasi di Kopertis
f. Waktu: 1 th
g. Dana Rp30 jt-Rp 50 jt/judul/th
h. Hanya 1 kali hibah selama studi S-3
Luaran
Wajib:
a. Disertasi (draf) yang telah disetujui pembimbing
b. Publikasi ilmiah dalam jurnal internasional Tambahan:
a. Publikasi ilmiah di jurnal nasional
b. Teknologi tepat guna, HKI, model, rekayasa sosial, dan lainnya
Ide penelitian
Ikuti perkembangan ilmu di bidang yang
ditekuni
Ikuti judul-judul penelitian yang didanai
dikti untuk setiap skim
Perhatikan sekeliling
Rumuskan ide penelitian yang multi
disiplin kecuali untuk fundamental
Ide penelitian
Ide harus punya nilai jual bagi dikti
Tuliskan ide tersebut dalam bentuk
proposal sesegera mungkin
Baca ulang dan diskusikan dengan yang
lebih berkompeten
Review kembali proposal/ide penelitian
yang sudah dituliskan beberapa waktu
sebelum batas waktu penyerahan ke
Dit.litamas
Proposal dikti
Baca panduan setiap skim dengan teliti
Ikuti panduan
Kesalahan mengikuti aturan warna cover,
sudah merupakan faktor pertama
kegagalan proposal
Perhatikan detil yang harus dieltakkan di
cover
Proposal dikti
Perhatikan batasan pada setiap bagian
Gunakan kalimat pasif dan aktif
Lesson to be learned
Abstrak : melebihi batas jumlah kata Latar belakang:
– melebihi halaman yang ditentukan – Tidak tajam
Urgensi/keutamaan penelitian: tidak tajam dan terlalu ringkas, sehingga tidak terlihat
urgensinya Landasan teori :
– melebihi halaman yang ditentukan
– Banyak yang tidak berhubungan dengan permasalahan
Lesson to be learned
Metode penelitian:
– Tidak detil
Lesson to be learned
Pembiayaan:
– Tidak terlihat benang merahnya dengan Metode Penelitian
– Tidak mengikuti panduan tentang pembiayaan yang diperkenankan
Lesson to be learned
Referensi:
– Bukan yang terbaru – Bukan primer
Lesson to be learned
Organisasi peneliti:
– Tidak sesuai dengan kualifikasi ketua peneliti
– Anggota peneliti tidak mewakili semua keahlian yang dibutuhkan