• Tidak ada hasil yang ditemukan

STRATEGI MENDAPATKAN HIBAH PENELITIAN DIKTI. Dr. Eri Prasetyo Wibowo Pengurus Aptikom Pusat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STRATEGI MENDAPATKAN HIBAH PENELITIAN DIKTI. Dr. Eri Prasetyo Wibowo Pengurus Aptikom Pusat"

Copied!
97
0
0

Teks penuh

(1)

STRATEGI MENDAPATKAN HIBAH

PENELITIAN DIKTI

Dr. Eri Prasetyo Wibowo

Pengurus Aptikom Pusat

(2)
(3)
(4)

Proposal Adalah Ide yang Harus

Dituliskan dan Dikirimkan

(5)

PROPOSAL HARUS DITULIS SESUAI DENGAN PANDUANNYA

(6)

Pemeringkatan PT

NO Kelompok 2011-2013 2014-2016 2017-2019 PTN PTS PTN PTS PTN PTS 1 PT MANDIRI 10 0 13 1 21 4 2 PT UTAMA 17 5 21 15 26 48 3 PT MADYA 27 44 24 61 18 142 4 PT BINAAN & POLITEKNIK 30 261 39 732 1219 TOTAL 84 310 97 809

(7)

Kebijakan Penelitian

Penelitian berbasis output: Peraturan

Menteri Keuangan Nomor

106/PMK.02/2016

(8)

A. Penelitian Dasar

1. Penelitian fundamental (PF)

2. Penelitian kerja sama luar negeri dan

publikasi internasional (PKLN)

(9)

Penelitian dasar

No

Ske-ma Syarat ketua peneliti Wak-tu (thn) Biaya (juta Rp) 1 PF S2 LK atau doktor 2-3 50-100 2 PKLN Doktor 2-3 150-200 3 PBK Doktor 2-3 100-150

(10)

B. Penelitian Terapan

1. Penelitian produk terapan (PPT)

2. Penelitian strategis nasional (STRANAS)

3. Penelitian sosial, humaniora, dan

pendidikan(PSHP)

4. Penelitian penciptaan dan penyajian

seni(P3S)

(11)

Penelitian Terapan

No

Ske-ma Syarat ketua peneliti Wak-tu (thn) Biaya (juta Rp) 1 PPT S2 Lektor 2-3 50-75 2 STRA NA Doktor 2-3 75-100 3 PSHP Doktor atau S2 LK 2-3 100-150 4 P3S Doktor atau S2 LK 150-200

(12)

B. Penelitian Terapan (Lanjutan)

5. Penelitian masterplan percepatan dan

perluasan pembangunan ekonomi

Indonesia(MP3EI)

6. Penelitian unggulan perguruan tinggi

(PUPT)

7. Riset andalan perguruan tinggi dan

industri (RAPID)

8. Penelitian unggulan strategis nasional

(PUSNAS)

(13)

Penelitian Terapan (Lanjutan)

No Ske-ma Syarat ketua peneliti Wak-tu (thn) Biaya (juta Rp)

5 MP3EI Doktor atau

S2 Lektor 2-3 150-200 6 PUPT Doktor atau

S2 LK 2-5 Min 100 7 RAPID Doktor 3 300-500 8 PUSNAS Doktor 500-1000

(14)

C. Peningkatan Kapasitas

1. Penelitian dosen pemula

2. Penelitian kerja sama antar perguruan

tinggi (PEKERTI)

3. Penelitian tim pasca sarjana (PPS)

4. Penelitian disertasi doktor (PDD)

5. Penelitian pendidikan master menuju

doktor untuk sarjana unggul (PMDSU)

6. Penelitian pasca doktor (PPD)

(15)

Penelitian Peningkatan kapasitas

No Ske-ma Syarat ketua peneliti Wak-tu (thn) Biaya (juta Rp) 1 PDP S2 Maks AA 1 15-25 2 PEKERTI TPP: S2 maks AA; TPM: doktor 2-3 100-150 3 PPS Doktor 2-3 150-200 4 PDD Mahasiswa aktif S3 1 50-60

(16)

Penelitian Peningkatan kapasitas

(lanjutan)

No Ske-ma Syarat ketua peneliti Wak-tu (thn) Biaya (juta Rp) 5 PMDSU S2 Maks AA 3 50-60 6 PPD TPP: S2 maks AA; TPM: doktor 2 200-250

(17)

Besaran tambahan biaya SBK

No Uraian jt Rp

1 Publikasi/artikel di jurnal nasional

tidak terakreditasi 3 2 Publikasi/artikel di jurnal nasional

terakreditasi 10 3 Publikasi/artikel di jurnal regional/internasional tidak terindeks 15 4 Publikasi/artikel di jurnal regional/internasional terindeks 50

(18)

Besaran tambahan biaya SBK (Lanjutan)

No Uraian jt Rp

5 Prototip R & D/digunakan dalam

kebijakan 60

6 Prototip laik industri/digunakan

dalam kebijakan 65

7 Paten/hak cipta terdaftar 75 8 Paten/hak cipta granted 80

(19)

Besaran tambahan biaya SBK (lanjutan)

No Uraian jt Rp

9 paten./hak cipta terpakai di

industri 90

10 Buku nasional 30

11 Buku internasional 65 12 Naskah kebijakan 25 13 Artikel populer di media cetak 2 14 Material/spesimen/jenis kekayaan

(20)

Besaran tambahan biaya SBK (lanjutan)

No Uraian jt Rp

15 Material/spesimen/jenis kekayaan

hayati baru 75

16 Material untuk produk biologi 50 17 Galur Perbaikan untuk seed/sistem

(21)

Besaran tambahan biaya SBK (lanjutan)

No Uraian jt Rp

18 Jenis hasil penangkaran 100 19 Temuan senyawa/squence DNA

penambahan 100

20 Temuan senyawa/squence DNA

baru 150

21 Temuan senyawa baru sintetis

(22)

Besaran tambahan biaya SBK (lanjutan)

No Uraian jt Rp

22 Temuan senyawa baru dari natural

resource untuk obat 150 23 Protokol riset kehati 150 24 Galur perbaikan 150 25 PVT/Varietas terdaftar 1000

(23)

Besaran tambahan biaya SBK (lanjutan)

No Uraian jt Rp

26 PVT/Varietas terdaftar ornamental 100 27 Jenis fauna penangkaran,

domestikasi, breeding 200 28 Jenis benih/bibit/varietas/strain

fauna unggul Hasil Propagasi, domestikasi, breeding

(24)

Besaran tambahan biaya SBK (lanjutan)

No Uraian jt Rp

29 Jenis Flora Hasil Propagasi,

domestikasi, breeding (ornamental) 100 30 Jenis benih/bibit/varietas flora

unggul Hasil Propagasi, domestikasi, breeding

500 31 Jenis isolasi/ekstraksi bioresources

untuk bahan pangan, obat dan energi

(25)

Besaran tambahan biaya SBK (lanjutan)

No Uraian jt Rp

32 Jenis Kehati sebagai bio indikator kualitas lingkungan dan sebagai penyerap Karbon

350 33 Produk biosimiliar, protein

therapeutic, vaksin, blood produk, atau kit diagnostik

1000 34 Prototype benih/seed telah

(26)

Besaran tambahan biaya SBK (lanjutan)

No Uraian jt Rp

35 Prototip laik preklinis 1000 36 Prototip memenuhi syarat pada

clinical trial fase 1 1000 37 Prototip memenuhi syarat pada

clinical trial fase 2 6000 38 Prototip memenuhi syarat pada

(27)

Wajib dibaca, dipahami, dan diikuti

:

1. Buku X Panduan pelaksanaan penelitian

dan pengabdian masyarakat

2. Peraturan Menteri Keuangan Republik

Indonesia Nomor 106/PMK.02/2016

3. Permenristekdikti Nomor 42 Tahun 2016:

Pengukuran dan penetapan Tingkat

(28)

WAJIB JELAJAH

1.

www.simlitabmas.ristekdikti.go.id

– Username: NIDN

– Password: operator Lembaga Penelitian

2.

www.lpdp.kemenkeu.go.id

– User name dan password: daftarkan sendiri

(29)

KETENTUAN UMUM

 mengajukan usulan baru sampai janji dipenuhi  Ketua peneliti & anggota: NIDN

 Anggota yang bukan dosen: isi form kesediaan  Pengusulan melalui LPPM setempat

 Proposal unggah ke http://simlitabmas.dikti.go.id).  Dalam setahun setiap peneliti hanya boleh menjadi 1

ketua dan 1 anggota, atau anggota dalam 2 skim yang berbeda.

(30)

1 PENELITIAN UNGGULAN PT

Tujuan

a. Mensinergikan penelitian di PT dengan kebijakan dan program pembangunan lokal/nasional/ internasional melalui pemanfaatan kepakaran PT, sarana & prasarana penelitian, dan atau sumber daya setempat

b. Memenuhi kebutuhan ipteks oleh pengguna sektor riil

c. Membangun jejaring antarpeneliti dalam bidang keilmuan dan minat yang sama sehingga mampu menumbuhkan kapasitas penelitian institusi dan inovasi teknologi frontier

(31)

Luaran

Harus terukur dalam kurun waktu tertentu:

a. Produk teknologi yang langsung dapat dimanfaatkan oleh pemangku kepentingan

b. Publikasi, HKI, kebijakan (pedoman, regulasi), model, rekayasa sosial, dll.

c. Pengkajian, pengembangan, dan penerapan ipteks

(32)

Kriteria, Persyaratan & Tata Cara

a.

Pengusul: ber-NIDN; di luar PTS Binaan

b.

Ketua tim: S-3 atau S-2 lektor kepala

c.

Tim 3–4 orang

d.

Track record

memadai

e.

Multitahun, 2-5 tahun

f.

Anggota tim peneliti dapat berganti setiap

tahun, dapat dari luar PT pengusul, sesuai

kebutuhan dan peta jalan

g.

Dana min. Rp. 50 juta/thn, bergantung pada

anggaran PT

(33)

Sistematika Usulan

Halaman pengesahan Abstrak penelitian

A. Pendahuluan

B. Tinjauan Pustaka dan Peta Jalan (bidang unggulan PT)

C. Metode

D. Indikator Capaian Tahunan Daftar Pustaka

Lampiran:

 Dukungan sarana dan prasarana  Jadwal (bentuk bar-chart)

 Usulan anggaran

 Biodata tim peneliti 3–5 tahun terakhir  MOU dari mitra/stakeholders (bila ada)

(34)
(35)
(36)

2. PENELITIAN PRODUK TERAPAN

Ciri khas:

a. Diarahkan untuk menciptakan inovasi dan pengembangan ipteks (penelitian terapan)

b. Berorientasi pada produk yang berdampak ekonomi dalam waktu dekat

c. Produk juga dapat bersifat tak-benda (

intangible

), misalnya kajian untuk memperbaiki kebijakan institusi pemerintah

(37)

Kriteria dan Persyaratan

a. Min. S-2 dengan ketua min. lektor

b. Rekam jejak relevan dengan usul penelitian

c. Tim maks. 4 orang (diutamakan multidisiplin), dengan tugas dan peran yang jelas

d. Waktu: 2-3 tahun

e. Biaya Rp40 jt-Rp70 jt/judul/tahun f. Sampul oranye/jingga

(38)

Luaran

Wajib

a. Produk ipteks dan lainnya (metode, teknologi tepat guna, blue print, prototipe, sistem, kebijakan, model, rekayasa sosial)

b. Publikasi (ilmiah, populer,

booklet

,

leaflet

, CD, lainnya)

Tambahan a. HKI

(39)

EVALUASI DOKUMEN

NO Kriteria penilaian Bobt (%)

1 Perumusan masalah, tujuan, dan peta jalan penelitian 15 2 Luaran (proses dan produk):

a. produk , kebijakan, model, rekayasa sosial, dan b. HKI

c. Publikasi

35 3 Tinjauan pustaka (Studi pustaka/ kemajuan yang telah

dicapai dan studi pendahuluan) 15 4 Metode penelitian (Desain dan ketepatan metode

penelitian) 20

5 Kelayakan sumber daya : a. jadwal

b. Personalia

c. Biaya (rincian anggaran)

d. Dukungan sarana & prasarana

(40)
(41)

3 PENELITIAN KERJA SAMA

ANTARPERGURUAN TINGGI (PEKERTI

)

Tujuan:

a. Membina kemampuan kelompok peneliti (TPP) dengan memanfaatkan sarana dan keahlian kelompok di TPM

b. Membangun kerja sama penelitian antar-PT di Indonesia

c. Inovasi ipteks

 Bidang penelitian: semua bidang ilmu

 Hindari topik yang kegiatannya hanya dapat

dilaksanakan di TPM tetapi tak dapat dikembangkan di TPP

(42)

Ketentuan dan Persyaratan

1. Tim Peneliti Pengusul (TPP): a. Maks. 2 anggota, maks. S-2

b. Bukan mahasiswa; tidak menjabat (struktural)

c. Kelompok peneliti yang baru berkembang (kemampuan, pengalaman, sarana, dan prasarana)

2. Tim Peneliti Mitra (TPM): a. Ketua dan 1 anggota: S-3

b. Berasal dari kel. Peneliti/lab/pusat penelitian di PT c. Mempunyai rekam jejak memadai

d. TPM dapat berasal dari PT LN, min. 2 th sejak lulus bila TPP berasal dari PT tsb.

(43)

3. TPP dan TPM berasal dari PT yang berbeda 4. Topik penelitian yang diusulkan diharapkan

dapat dilaksanakan dan dikembangkan di TPP 5. Usulan dibuat untuk jangka 2 th

6. Biaya: Rp60 jt–Rp75 jt/th

7. Usulan dibuat bersama (TPP dan TPM) 8. Usulan harus disetujui ketua TPM

(44)

Anggaran (Rp60 jt–Rp75 jt/th)

A. Biaya TPP

1. Biaya operasional (th I: maks Rp15 jt/th I; th II: Rp20 jt/th)

2. Transport ke TPM (maks 2 org pp/tahun, at cost) 3. Biaya hidup di TPM (maks. Rp1.5 jt/bln)

3. Honorarium/orang (10 bulan @ Rp600 rb/bln) B. Biaya TPM

1. Biaya operasional (th I: maks. Rp 20 jt/th; th II:. Rp15 jt/th, termasuk bench fee dan biaya

administrasi). Biaya untuk TPM dibayarkan oleh LP TPP sesuai dengan tahapan kontrak

2. Honorarium (maks 6 bln @Rp1 jt/bln untuk ketua dan Rp800 rb/bln untuk anggota). TPM LN tidak ada honor

3. Biaya transport pp ke kota TPP (at cost) dan biaya akomodasi selama maks. 7 hari)

(45)

4

PENELITIAN DOSEN PEMULA

Tujuan: mengarahkan dan membina

kemampuan meneliti; diharapkan dapat

menjadi sarana latihan bagi dosen pemula

untuk mempublikasikan hasil penelitiannya

dalam jurnal ilmiah lokal atau nasional

(46)

Kriteria

a. Pengusul: dosen tetap di PTS Binaan

b. Tim: 2-3 orang, maks. S-2 dan maks. Lektor

c. Hanya boleh mendapatkan hibah ini 2 kali, baik sebagai anggota maupun sebagai ketua peneliti d. Usulan harus relevan dengan bidang ilmu yang

ditekuni dan mata kuliah yang diampu e. Waktu: 1 tahun

f. Biaya: Rp5 jt–Rp10 jt/judul g. Sampul merah muda

(47)

Luaran

Wajib:

a. Publikasi ilmiah dalam jurnal lokal atau jurnal nasional

Tambahan:

a. Prosiding pada seminar ilmiah baik yang berskala lokal, regional, maupun nasional

(48)

EVALUASI DOKUMEN

NO Kriteria penilaian Bobt (%)

1 Perumusan masalah:

A. Ketajaman perumusan masalah

B. Tujuan penelitian 25 2 Peluang luaran penelitian:

a. Publikasi ilmiah, b. HKI

c. Publikasi

25 3 Metode penelitian : ketepatan dan kesesuaian metode

yang digunakan 25

4 Tinjauan pustaka : a. relevansi

Kemutakhiran

Penyusunan daftar pustaka 15 5 Kelayakan sumber daya :

a. jadwal

b. Personalia

c. Biaya (rincian anggaran)

d. Dukungan sarana & prasarana

(49)

HIBAH KOMPETITIF

NASIONAL

(50)

5 PENELITIAN UNGGULAN STRATEGIS

NASIONAL (Ustranas)

a. Membantu menyelesaikan masalah strategis, penguatan riset berbasis kelembagaan,

membangun pusat penelitian unggulan (

research

center of excellence

)

b. Berorientasi ke

market driven

dan kebutuhan pengguna (penelitian lanjut yang memerlukan sentuhan akhir untuk menuju ‘pasar’)

(51)

Kriteria Ustranas

a. Tim maks. 6 orang dgn maks. 2 org dari mitra b. Dukungan dari mitra:

in kind

/

in cash

c. Setiap PT: maks. 4 proposal

d. Usulan diawali dgn praproposal yang meliputi: permasalahan, potensi pasar, potensi ekonomi, dll

e. Penelitian dapat 2-3 tahun dgn anggaran Rp500jt-Rp1M

(52)

Luaran Ustranas

a. Proses dan produk teknologi/jasa yang mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi atau

kapasitas produksi

b. New technology

atau

frontier technology

c. Publikasi, artikel ilmiah nasional/ internasional d. Model pemberdayaan masyarakat yang dapat

didiseminasikan

e. Terjalinnya hubungan kerja sama dengan PT/balitbang/ pemda /mitra industri

(53)

Sistematika Proposal Ustranas

a. PRAPROPOSAL maks 5 hlm. (abstrak ½ hlm,

pendahuluan ½ hlm, kelayakan teknis 1 hlm,

metode/mekanisme alih teknologi/intervensi

sosial, pemanfaatan hasil, strategi pelembagaan industrialisasi ke arah karakter bangsa,

personalia, jadwal, 5 pustaka acuan yg relevan b. PROPOSAL LENGKAP: Proposal lengkap diajukan

setelah lolos seleksi tahap I, maks 25 hlm. di luar lampiran

(54)
(55)

6 RISET ANDALAN PT DAN INDUSTRI

(RAPID)

 Menghasilkan temuan prospektif di pasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat

 Mewujudkan kerja sama sinergis PT dan industri

Ruang lingkup RAPID (

topdown

)

 Pertanian dan pangan  Kesehatan

 Teknologi informasi  Energi

 Teknologi manufaktur  Kelautan dan perikanan  Seni dan industri kreatif

(56)

Persyaratan RAPID

• Kelompok dosen/dosen yg bekerja sama dengan PT/lembaga lain

• Pengusul (dosen dan industri) mempunyai rekam jejak yg baik dan peta jalan riset /teknologi yang jelas

• Mitra harus menunjukkan kebutuhan teknologi yang memerlukan kerja sama penelitian dan prospek komersial penggunaan teknologi

(57)

Luaran RAPID

• Temuan teknologi dan atau produk yang siap dikomersialkan & dipasarkan

• Terbentuknya kerja sama antara PT dan industri

• Terwujudnya industri nasional yang mandiri, berbasis penelitian & pengembangan

• Kerja sama antara industri dan PT menjadi tempat pembelajaran bagi mahasiswa dan pihak lain yang berkepentingan

(58)
(59)

7 PENELITIAN KERJA SAMA LN DAN

PUBLIKASI INTERNASIONAL

• Guna membangun

network

yang lebih luas dan komunikasi yang lebih intens antara para peneliti DN dan peneliti LN

(60)

Persyaratan

• Tim maks. 3 orang • S-3

• Mampu berbahasa Inggris

• Proposal dalam bahasa Inggris

• Ada MoU dengan mitra di LN yang sah secara institusi

(61)

Luaran

Wajib: Publikasi internasional

Tambahan:

 Terciptanya jejaring (

network

) penelitian

 Invensi frontier bagi peneliti Indonesia yang

kepemilikannya mengacu pada konvensi internasional

(62)
(63)

8 PENELITIAN HIBAH KOMPETENSI

Tujuan

1. Meningkatkan profesionalisme & kompetensi dosen

2. Memperdalam, memperluas, mendiseminasikan hasil karya

3. Memetakan kompetensi dosen di Indonesia 4. Mengoptimumkan hasil penelitian melalui

pemanfaatannya, menjadi bahan ajar, dan untuk pengabdian kepada masyarakat

5. Mendorong terbentuknya payung penelitian 6. Menumbuhkembangkan budaya kerja sama

(64)

Persyaratan Hikom

1. Topik penelitian bebas

2. Ketua S-3; pengalaman pada bidangnya 5 th 3. Anggota maks. 3 orang

4. Tidak menjadi ketua/anggota pada Hikom lain 5. Memiliki rekam jejak yg baik di bidangnya

6. Keterlibatan mahasiswa dianjurkan

(65)

Luaran

Wajib:

1. Publikasi pada jurnal internasional atau min. nasional

2. Buku ajar pada tahun ke-2/ke-3 (terbit dan beredar secara nasional)

Tambahan:

HKI (bukti proses) , TTG, rekayasa sosial/

rumusan kebijakan publik, pengakuan sejawat (pembicara utama), jejaring antarlembaga

(66)
(67)

9 PENELITIAN STRATEGIS NASIONAL

(Stranas)

1. Meningkatkan kontribusi peneliti dalam

memecahkan masalah pembangunan = penelitian terapan

2. Tema: 1. Pengentasan kemiskinan; 2. Perubahan iklim & keragaman hayati; 3. Energi baru &

terbarukan; 4.Ketahanan & keamanan pangan; 5. Kesehatan, pennyakit tropis & obat-obatan; 6.

Pengelolaan & mitigasi bencana; 7. Integrasi nasional & harmoni sosial; 8.Otonomi daerah & desentralisasi; 9. Seni & budaya/industri kreatif;

10. Infrastruktur, transportasi dan teknologi

pertahanan; 11. Teknologi informasi & komunikasi;

12. Pembangunan manusia & daya saing bangsa.

3. Dianjurkan bekerja sama dengan

badan/departemen teknis (dana masing-masing)

4. Multitahun (peta jalan jelas dan memiliki rekam jejak)

(68)

Kriteria

1. Waktu: 2-3 th

2. Anggaran Rp75-100 jt/th (kecuali yang menghasilkan HKI)

3. Ketua S-3, maks. 4 orang, multidisplin 4. Biodata semua peneliti

5. Pelaksanaan harus terdokumentasi baik (logbook) termasuk penggunaan dana

Luaran

• Wajib: proses dan produk ipteks-sosbud (metode,

blue print, prototipe, sistem, kebijakan atau model), TTG, artikel jurnal nasional/internasional

(69)
(70)
(71)
(72)
(73)
(74)
(75)

Tujuan Penprinas MP3EI

1. Mengembangkan potensi unggulan di koridor 2. Mengidentifikasi peluang & strategi untuk

memanfaatkan sumber daya yang ada

3. Mengembangkan potensi PT untuk menopang pertumbuhan di koridor yang bersangkutan

4. Menyusun peta jalan pengembangan perluasan akses dan riset di PT yang relevan dengan

potensi SDA dan penekanan sektor-sektor pertumbuhan ekonomi

(76)

Sistem Tata Kelola Program

Dikti

Koridor I, II, III, IV, V ………..……… Koridor VI Koordinator I, II, III, IV, V Koordinator VI

Univ. B

Univ. A Univ. C Univ. A Univ. B Univ. C Acuan Pemetaan

Masing2 Koridor Acuan Pemetaan Masing2 Koridor Univ. B

Univ. A Univ. C Univ. A Univ. B Univ. C

PEMDA/INSTITUSI LAIN

2011

(77)

PT Koordinator Koridor tahun 2013

Sumatera : Univ. Lampung

Jawa : Institut Teknologi Bandung Kalimantan : Univ. Tanjungpura

Sulawesi : Univ. Hasanuddin Bali-Nusa Tenggara : Univ. Mataram

(78)

Indikator keberhasilan

a penerapan/invensi oleh pengguna industri, UKM,

dan atau masyarakat/pemerintah daerah

b prediksi peningkatan kesejahteraan masyarakat c prediksi perluasan penyerapan tenaga kerja

d prediksi perbaikan lingkungan hidup e prediksi peningkatan status ekonomi

(79)

Mekanisme pelaksanaan

• Sistematika proposal sudah ditentukan • Seleksi meja (

desk evaluation

)

• Proposal dipaparkan sebagai tahap seleksi ke-2

• Koordinator koridor diberi peran • Pencairan dana: 70% dan 30% • Kemajuan penelitian dipantau

• Capaian (luaran) kegiatan dinilai sebagai

(80)

Kriteria

• Topik berdasarkan peta jalan yang menjadi kompetensinya

• Waktu 2–3 tahun

• Luaran dievaluasi setiap tahun

• Ketua : S-3, pengalaman penelitian 5 th terakhir • Anggota sesuai keperluan, maks 3 orang

• Pernyataan rencana kegiatan, target waktu,

strategi pencapaian target, dan luaran dari setiap kegiatan

(81)

Contoh judul penelitian MP3EI KE Kalimantan - 2012

• Energi: Analisis potensi energi angin untuk pembangkit

listrik pada daerah perbatasan terisolir

• Energi: Teknologi pembangkit listrik tenaga biogas dari

hasil pengolahan limbah cair pabrik kelapa sawit dengan produk samping pupuk organik

• Kelapa sawit: Kajian life cycle assessment pertanian

terpadu kelapa sawit-ternak di Kalimantan

• Kelapa sawit: Pembangunan pabrik pengolahan limbah

kelapa sawit mini dalam rangka meningkatkan nilai tambah cangkang kelapa sawit menjadi karbon aktif sebagai komponen filter

• Besi baja: Percepatan pembangunan industri baja

nasional melalui peningkatan kadar bijih besi di Koridor Kalimantan dengan metode enrichment washing

• Perkayuan: Pendirian industri gaharu di Kalimantan

(82)

11 PENELITIAN DISERTASI DOKTOR

Tujuan:

a. Bantuan penelitian disertasi

b. Substansi penelitian: bagian dari penelitian disertasi

c. Mempercepat penyelesaian studi S-3

d. Meningkatkan jumlah publikasi artikel ilmiah pada jurnal bereputasi internasional atau

nasional, penulisan buku ajar, HKI

e. Terciptanya iklim akademik yang lebih dinamis dan kondusif di lingkungan PT

(83)

Kriteria

a. Pengusul: dosen yang sedang S-3; aktif; PT mempunyai izin penyelenggaraan program S-3

b. Proposal telah disetujui pembimbing dan telah diseminarkan

c. Rekomendasi dari promotor dan diketahui oleh Direktur Pascasarjana/Dekan Fakultas

d. Proposal dikumpulkan di PT tempat asal dosen pengusul untuk PTN dan PTS di luar kelompok PTS Binaan; dosen yang berasal dari PTS Binaan proposal ke Kopertis

e. Sumber dana: dana desentralisasi di PT tempat asal pengusul atau dana desentralisasi di Kopertis

f. Waktu: 1 th

g. Dana Rp30 jt-Rp 50 jt/judul/th

h. Hanya 1 kali hibah selama studi S-3

(84)

Luaran

Wajib:

a. Disertasi (draf) yang telah disetujui pembimbing

b. Publikasi ilmiah dalam jurnal internasional Tambahan:

a. Publikasi ilmiah di jurnal nasional

b. Teknologi tepat guna, HKI, model, rekayasa sosial, dan lainnya

(85)
(86)
(87)

Ide penelitian

Ikuti perkembangan ilmu di bidang yang

ditekuni

Ikuti judul-judul penelitian yang didanai

dikti untuk setiap skim

Perhatikan sekeliling

Rumuskan ide penelitian yang multi

disiplin kecuali untuk fundamental

(88)

Ide penelitian

Ide harus punya nilai jual bagi dikti

Tuliskan ide tersebut dalam bentuk

proposal sesegera mungkin

Baca ulang dan diskusikan dengan yang

lebih berkompeten

Review kembali proposal/ide penelitian

yang sudah dituliskan beberapa waktu

sebelum batas waktu penyerahan ke

Dit.litamas

(89)

Proposal dikti

Baca panduan setiap skim dengan teliti

Ikuti panduan

Kesalahan mengikuti aturan warna cover,

sudah merupakan faktor pertama

kegagalan proposal

Perhatikan detil yang harus dieltakkan di

cover

(90)

Proposal dikti

Perhatikan batasan pada setiap bagian

Gunakan kalimat pasif dan aktif

(91)

Lesson to be learned

Abstrak : melebihi batas jumlah kata Latar belakang:

– melebihi halaman yang ditentukan – Tidak tajam

Urgensi/keutamaan penelitian: tidak tajam dan terlalu ringkas, sehingga tidak terlihat

urgensinya Landasan teori :

– melebihi halaman yang ditentukan

– Banyak yang tidak berhubungan dengan permasalahan

(92)

Lesson to be learned

Metode penelitian:

– Tidak detil

(93)

Lesson to be learned

Pembiayaan:

– Tidak terlihat benang merahnya dengan Metode Penelitian

– Tidak mengikuti panduan tentang pembiayaan yang diperkenankan

(94)

Lesson to be learned

Referensi:

– Bukan yang terbaru – Bukan primer

(95)

Lesson to be learned

Organisasi peneliti:

– Tidak sesuai dengan kualifikasi ketua peneliti

– Anggota peneliti tidak mewakili semua keahlian yang dibutuhkan

(96)

SEKIAN

TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA

(97)

Referensi

Dokumen terkait

Tinggi badan (Tb) adalah dimensi yang diukur dari dasar lantai sampai kepala bagian atas secara vertikal dalam posisi berdiri dengan kepala tegak.. Tinggi mata berdiri (Tmb)

Berdasarkan hasil perbedaan yang signifikan dari kemampuan motorik kasar yang dilakukan pada 47 anak dari kelompok eksperimen bahwa hasil uji selisih dengan N-Gain

Ini terjadi dalil tentang haram hukumnya bagi istri menolak ajakan suami di tempat tidur anpa ada udzur (halangan) yang sesuai dengan syaria‟at. Kondisi haid bukanlah

 bahwa ini adalah karya asli saya / kami, dan tidak ada bagian dari tugas ini yang dikopi dari sumber atau orang lain kecuali jika telah tercantum dalam referensi..  tidak

Sikap merupakan faktor pendorong untuk terjadinya suatu perilaku seseorang, maka sikap negatif atau kurang setuju terhadap suatu pengobatan akan mendorong penderita tersebut

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media ekstrak Daun Lamtoro dengan salinitas berbeda berpengaruh terhadap kepadatan sel dan kandungan karotenoid

Fungsi air di dalam adukan beton adalah untuk memicu proses kimiawi semen sebagai bahan perekat dan melumasi agregat agar mudah dikerjakan. Semen baru bisa dipakai sebagai

Berdasarkan uji lanjut Tukey menunjukkan bahwa rata-rata pertumbuhan tinggi terbesar adalah bibit seleksi yang dihasilkan dari provenans Sungai Runtin, sedangkan pertumbuhan