• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGELOMPOKAN KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA BERDASARKAN FASILITAS KESEHATAN DASAR DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS KLASTER DUA TAHAP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGELOMPOKAN KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA BERDASARKAN FASILITAS KESEHATAN DASAR DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS KLASTER DUA TAHAP"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1.  Tingkatan pada CF Tree
Tabel 2.  Distribusi Klaster  Klaster  Banyak   Kabupaten  %  1  71  18,1  2  26  6,6  3  56  14,2  4  89  22,6  5  151  38,4  Jumlah  393  100

Referensi

Dokumen terkait

Kemudian hasil pengelompokan kabupaten/kota yang terbentuk dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam menentukan kebijakan yang tepat secara regional sesuai dengan

Berdasarkan masalah yang telah dikemukakan pada latar belakang diatas, maka dirumuskan suatu permasalahan yaitu pengelompokan kabupaten/ kota di Sumatera Utara

Pengelompokan kabupaten/kota di Jawa Timur berdasarkan indikator kemiskinan sesuai dengan jumlah cluster optimum menghasilkan bahwa pada pengelompokan dengan metode CM

Penelitian sebelumnya dilakukan oleh Amaliyah dan Wibawati pada tahun 2012 dengan judul “Pengelompokan Kabupaten/Kota Di Jawa Timur Berdasarkan Indikator Indonesia Sehat

Pada penelitian ini akan dilakukan pengelompokan kabupaten/kota Jawa Tengah menggunakan Fuzzy Gustafson Kessel dan dievaluasi menggunakan beberapa indeks validitas seperti Partition

Mengetahui karakteristik cluster yang terbentuk menggunakan metode Fuzzy Gustafson Kessel dalam pengelompokan kabupaten/kota Jawa Tengah berdasarkan indikator Kesejahteraan 1.4 Manfaat

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metode pengelompokan dengan Fuzzy C-Means Clustering dan penerapannya dalam pengelompokan Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan berdasarkan

Berdasarkan Gambar 3.7 diperoleh anggota-anggota cluster hasil pengelompokan kabupaten/kota dengan jarak Euclidean untuk tiga cluster yaitu: 1 Cluster I : Kabupaten Aceh Selatan, Aceh