• Tidak ada hasil yang ditemukan

PT Express Transindo Utama Tbk

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PT Express Transindo Utama Tbk"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

IPO Update

Jadwal Penawaran Umum: (tentative)

Masa Penawaran Awal : 03-12 Oktober 2012 Pernyataan efektif : 23 Oktober 2012

Penawaran : 25, 29 dan 30 Oktober 2012

Penjatahan : 01 November 2012

Distribusi Saham Elektronik : 02 November 2012

Refund : 02 November 2012

Pencatatan di BEI : 05 November 2012

Penawaran Umum

PT Express Transindo Utama Tbk melakukan penawaran umum perdana saham sebanyak-banyaknya sejumlah 1,051,280,000 saham biasa dengan nilai nominal Rp 100 setiap lembar saham yang mewakili 48.997% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah Penawaran Umum, yang terdiri dari sebanyak-banyaknya 795,600,000 saham biasa atas nama baru yang dikeluarkan dari portepel Perseroan dan sebanyak-banyaknya 255,680,000 saham biasa milik Pemegang Saham Penjual, yang ditawarkan kepada masyarakat dengan harga penawaran Rp 440 -Rp 860 per lembar saham.

Perseroan juga menyelenggarakan Program Alokasi Saham Karyawan (ESA) sebanyak-banyaknya 15,920,000 saham serta Program Pemberian Opsi Pembelian Kembali Saham kepada Manajemen dan Karyawan (MESOP) dengan jumlah sebanyak-banyaknya 2.0% dari modal ditempatkan dan disetor setelah Penawaran Umum.

Adapun rencana penggunaan dana hasil penawaran umum ini adalah sebagai berikut:

1. Sebesar 63.00% akan digunakan untuk pengembangan investasi baru taksi regular dan perangkat pendukung lainnya.

2. Sekitar 20.00% akan digunakan untuk

 Pembayaran pokok pinjaman Perseroan kepada Bank BCA

 Pembayaran penalty untuk pelunasan utang yang dipercepat kepada Bank BCA sebesar 0.75%. Penalti harus dibayarkan untuk pinjaman yang pelunasaanya sebelum 3 tahun sejak tanggal penarikan pinjaman dilakukan

3. Sekitar 16.0% akan digunakan untuk akuisisi Perusahaan Target 4. Sekitar 1.0% akan digunakan untuk modal kerja Perseroan, yaitu

untuk menambah persediaan suku cadang kendaraan sejalan dengan peningkatan jumlah armada Perseroan.

Sekilas Emiten

 Perseroan bergerak dalam bi-dang usaha pengangkutan darat.  Perseroan adalah salah satu

operator taksi terbesar di In-donesia.

 Per 30 April 2012, Perseroan mengoperasikan 6,396 taksi reg-uler berlisensi dan melalui Perus-ahaan Asosiasi, 43 taksi premium di wilayah Jadetabek.

PT Express Transindo Utama Tbk

04 October 2012 Helen Vincentia

[email protected]

Industry : Transportaion Kisaran Harga :

IDR 440 –860 per lembar saham

Kisaran PER : 7.0x - 12.0x PER Industry : 11.4x Underwriter : PT Mandiri Sekuritas Sumber: perseroan Kantor Pusat Gedung Express

Jl. Sukarjo Wiryopranoto No. 11 Jakarta 11160 Indonesia

(2)

IPO Update

04 October 2012

Dewan Komisaris dan Direksi

 Dewan Komisaris:

Komisaris Utama : Stephen K. Sulistyo

Komisaris : Tan Tjoe Liang

Komisaris : Darjoto Setyawan

Komisaris Independen : Paul Capelle Komisaris Independen : S.Y. Wenas

 Dewan Direksi:

Direktur Utama : Daniel Podiman

Direktur : Herwan Gozali

Direktur : David Santoso

Direktur Tidak Tera iliasi : Shafruhan Sinungan

Kegiatan Usaha

Beroperasi sejak tahun 1989, Perseroan adalah salah satu operator taksi terbesar di Indo-nesia., yang melayani khususnya wilayah Jadetabek dan kota-kota besar lain di seluruh Indonesia. Perseroan mengoperasikan pelayanan taksi regular di Jakarta, Depok, Tange-rang, Bekasi, Surabaya, Semarang dan Medan dan melalui Perusahaan Asosiasi melayani bisnis taksi premium di wilayah Jadetabek.

Perseroan juga mengoperasikan value added transportation business (VATB) baik melalui Entitas Anak dan Perusahaan Asosiasi, yang termasuk pelayanan limosin di Bali, Bandung dan Lombok dan sejak Juli 2012, juga di wilayah Jakarta.

Menurut Euromonitor, per Juli 2012, Perseroan adalah operator taksi terbesar kedua di Indonesia dengan 10.2% pangsa pasar. Per 30 April 2012, Perseroan mengoperasikan 6,396 taksi reguler berlisensi dan melalui Perusahaan Asosiasi, 43 taksi premium di wila-yah Jadetabek.

Per 30 Juni 2012, Perseroan telah memperoleh tambahan 1,420 izin taksi regular, ber-encana untuk menambah 2,000 lisensi melalui akuisisi EMK terkait dengan rber-encana ek-spansi Perseroan di tahun 2012 dan 2013, dan meningkatkan jumlah armada taksi regular Perseroan yang beroperasi hingga 8,035 unit menjelang akhir tahun 2012.

Perseroan menyediakan jasa dalam tiga bidang usaha pokok berikut: 1. Pelayanan taksi reguler

2. Pelayanan taksi premium

(3)

IPO Update

04 October 2012

Sebelum Penawaran Umum

Sesudah Penawaran Umum

Sesudah Penawaran Umum dan Program ESA dan MESOP Exhibit 1. Struktur Kepemilikan Saham

Keterangan

Nilai Nominal Rp 100 Setiap Saham

% Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal (Rp) Modal Dasar 5,400,000,000 540,000,000,000

Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh

PT Rajawali Corpora 1,349,990,000

134,999,000,000 99.9993%

PT Karya Loka Persada 10,000

1,000,000 0.0007%

Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 1,350,000,000

135,000,000,000 100.0000%

Saham dalam Portepel 4,050,000,000

405,000,000,000

Keterangan

Nilai Nominal Rp 100 Setiap Saham

% Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal (Rp) Modal Dasar 5,400,000,000 540,000,000,000

Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh

PT Rajawali Corpora 1,094,310,000

109,431,000,000 51.0025%

PT Karya Loka Persada 10,000

1,000,000 0.0005%

Masyarakat 1,051,280,000

105,128,000,000 48.9970%

Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 2,145,600,000

214,560,000,000 100.0000%

Saham dalam Portepel 3,254,400,000

325,440,000,000

Keterangan

Nilai Nominal Rp 100 Setiap Saham

% Jumlah Saham Jumlah Nilai Nominal (Rp) Modal Dasar 5,400,000,000 540,000,000,000

Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh

PT Rajawali Corpora 1,094,310,000

109,431,000,000 50.0023%

PT Karya Loka Persada 10,000

1,000,000 0.0005% MESOP 42,920,000 4,292,000,000 1.9611% ESA 15,920,000 1,592,000,000 0.7274% Masyarakat 1,035,360,000 103,536,000,000 47.3087%

Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 2,188,520,000

218,852,000,000 100.0000%

Saham dalam Portepel 1,811,480,000

181,148,000,000

(4)

IPO Update

04 October 2012

Risiko Usaha

Perseroan menghadapi risiko usaha, antara lain adalah:

 Ekspansi armada taksi Perseroan dan Entitas Anak bergantung pada pemberian dan pemba-ruan izin oleh badan dan instansi pemerintah

 Kegiatan operasional Perseroan dan Entitas Anak bergantung pada kemampuan Perseroan dan Entitas Anak untuk merekrut dan melatih pengemudi

 Bisnis Perseroan dan Entitas Anak rentan terhadap risiko kurang setor dari para pengemudi  Adanya biaya tetap yang bersifat substantial yang merupakan ciri khas dari bisnis jasa

trans-portasi

 Perseroan dan Entitas Anak mungkin tidak memiliki sumber dana yang cukup untuk men-danai pertumbuhan armada Perseroan dan Entitas Anak atau untuk mengoperasikan bisnis Perseroan dan Entitas Anak

 Perseroan dan Entitas Anak menghadapi persaingan dari operator transportasi darat lainnya di Indonesia

 Perseroan dan Entitas Anak sangat bergantung pada sejumlah pabrikan kendaraan untuk penyediaan armada dan suku cadang tertentu

 Risiko tidak diperbaruinya perjanjian sewa dengan pemilik tempat dimana pool taksi Perseroan dan Entitas Anak berada.

Strategi Usaha

Strategi usaha dan rencana pengembangan Perseroan adalah:

1. Meningkatkan posisi pasar di kota-kota baik melalui kegiatan operasional baru dan kegiatan operasional yang telah ada

2. Mengembangkan dan meningkatkan spektrum nilai tambah yang ada

3. Menerapkan teknologi inovatif dan membangun platform pelayanan yang saling melengkapi untuk meningkatkan kenyamanan konsumen dan meningkatkan produktivitas dari para pengemudi

4. Fokus pada pengembangan sumber daya manusia dan kualitas pelayanan

Keunggulan Kompetitif

Perseroan meyakini memiliki keunggulan kompetitif sebagai berikut:

 Salah satu operator taksi terbesar dengan posisi pasar dominan dalam sektor transportasi darat di Indonesia

 Mempelopori model bisnis yang inovatif dengan sistem penghargaan yang sejalan antara pro-ibilitas Perseroan dengan kepentingan ekonomis dari para pengemudi

 Jumlah armada yang besar dengan penawaran pelayanan yang beragam dan komprehensif di Indonesia

 Platform yang kuat dengan riwayat pertumbuhan yang telah terbukti

 Bisnis dengan arus kas yang kuat dan stabil serta sistem manajemen kas yang bersifat ino-vatif

 Tim manajemen yang berpengalaman dalam bidang industri transportasi darat

 Sponsor yang kuat dengan riwayat yang telah terbukti dalam menciptakan nilai tambah

(5)

IPO Update

04 October 2012

Exhibit 2. Kinerja keuangan

Valuasi

Sesuai dengan paparan public expose dan due dilligent bahwa harga penawaran saham perseroan berkisar antara IDR 440 - IDR 860 pe lembar sahamnya. Dengan PER estimasi dari manajemen perseroan sekitar 7.0x - 12.0x berada di bawah rata-rata PER industri sebesar 11.4x.

Sumber: perseroan

dalam juta Rp 2007 2008 2009 2010 2011 Apr-12

Pendapatan 125,831 158,728 187,996 219,254 338,359 155,513

COGS (97,738) (124,774) (162,950) (163,405) (200,636) (99,699)

Gross Pro it 28,093 33,954 25,046 55,849 137,724 55,813 Laba sebelum Pajak (3,500) 3,787 3,417 46,337 81,787 37,395 Laba tahun berjalan (2,803) 1,537 2,868 35,455 60,196 28,357 Laba komprehensif

tahun berjalan (2,803) 1,537 2,868 35,455 60,196 28,357

dalam juta Rp 2007 2008 2009 2010 2011 Apr-12

ASET

Aset Lancar 82,803 86,646 69,293 182,893 133,951 167,421

Aset Tidak lancar 190,324 266,297 235,377 475,590 865,206 863,266

Total Aset 273,127 352,943 304,669 658,483 999,157 1,030,687

KEWAJIBAN

Kewajiban lancar 126,585 143,872 100,878 162,174 273,242 292,915

Kewajiban tidak lancar 125,804 163,797 155,647 354,372 518,778 502,278

Total Kewajiban 252,390 307,669 256,525 516,546 792,020 795,194

Minority 519 995 1,709 464 1,088 1,313

EKUITAS 20,738 45,274 48,145 141,937 207,137 235,493

EKUITAS & KEWAJIBAN 273,127 352,943 304,669 658,483 999,157 1,030,687

Growth 2007 2008 2009 2010 2011 Apr-12

Pendapatan n.a 26% 18% 17% 54% 52%

EBT n.a 208% -10% 1256% 77% 79%

Net Pro it n.a 155% 87% 1136% 70% 80%

Asset n.a 29% -14% 116% 52% 3%

Ekuitas n.a 118% 6% 195% 46% 14%

Rasio 2007 2008 2009 2010 2011 Apr-12

Gross pro it/ Revenue 22% 21% 13% 25% 41% 36%

EBITDA/ Revenue 68% 72% 64% 72% 69% 68%

GPM 22% 21% 13% 25% 41% 36%

NPM -2% 1% 2% 16% 18% 18%

ROA -14% 3% 6% 25% 29% 12%

(6)

IPO Update

04 October 2012

DISCLAIMER

This Document is for information only and for the use of the recipient. It is not to be reproduced or copied or made available to others. Under no circumstances is it to be considered as an offer to sell or solicitation to buy any security. Any recommendation contained in this report may not be suitable for all investors. Moreover, although the information contained herein has been obtained from sources believed to be reliable, its accuracy, completeness and reliability cannot be guaranteed. All rights reserved by PT Mega Capital Indonesia.

Danny Eugene [email protected]

Head of Research Economic, Mining, Misc. Industry Arief Fahruri

[email protected]

Research Analyst Banking, Plantation, Poultry Helen Vincentia

[email protected]

Research Analyst

Heavy Equipment, Cement, Consumer Goods Fadlillah Qudsi

[email protected] Technical Analyst

Equity Sales & Trading Tel. (6221) 7917 5571-76, 79175580

Fax.(6221) 7917 5032

Fixed Income Sales & Trading Tel. (6221) 79175559-62 Fax. (6221) 7919 3900 Research Department Tel. (6221) 7917 5599 Fax.(6221) 7917 5032 Investment Banking Tel. (6221) 7917 5599 Fax. (6221) 7919 3900

Referensi

Dokumen terkait

Dalam partisipasi masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak bumi dan bangunan di kecamatan palaran kota samarinda adalah yang menjadi faktor kendala atau

Hal ini mengindikasikan, bahwa kata- kata yang dipelajari subjek melalui metode Analisis Glass akan dimunculkan kembali secara cepat (20-30 detik) pada saat proses

a) Usahakan untuk selalu menggunakan helm yang sudah di standarisasi agar terjamin mutunya. Pergunakan helm yang memiliki logo SNI karena sudah melalui pengujian pemerintah. b)

Diluncurkan pada tahun 1979, RASFF pada dasarnya merupakan alat untuk pertukaran informasi antara badan yang berwenang pada pengiriman pangan dan pakan dalam kasus di mana

Kertas kerja adalah kertas berkolom yang digunakan untukmempermudah dalam menyusun laporan keuangan. Penggunaan kertas kerja untuk mengurangi kesalahan. Selain itu, juga

PENDAHULUAN.. Sebagai alat komunikasi dan alat interaksi yang hanya dimiliki oleh manusia, bahasa dapat dikaji secara internal maupun secara eksternal. Kajian

dari hasil pengolahan menggunakan SPSS, diperoleh tingkat sigifikansi SIMAK BMN (X4) sebesar 0,550 lebih besar dari α = 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa