• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Pemberian Pakan Kering dan Basah yang Disuplementasi Probiotik terhadap Performa Itik Peking Umur 3-8 Minggu - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Pemberian Pakan Kering dan Basah yang Disuplementasi Probiotik terhadap Performa Itik Peking Umur 3-8 Minggu - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

1

BAB I

PENDAHULUAN

Setiap tahun jumlah penduduk di Indonesia semakin meningkat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (2012) dapat diketahui jumlah penduduk Indonesia pada tahun 1970 berkisar 100 juta jiwa dan meningkat hingga mencapai 250 juta jiwa pada tahun 2010. Pertambahan jumlah penduduk tersebut harus diimbangi dengan pemenuhan sumber pangan berprotein tinggi,karenaprotein merupakan salah satu unsur terpenting untuk membantu regenerasi sel dan jaringan tubuh.Daging unggas merupakan solusi yang paling tepat, disamping harganya yang ekonomis serta kandungan proteinnya tinggi. Daging itik merupakan daging unggas yang menempati peringkat kedua setelah daging ayam disusul daging puyuh dan merpati. Produksi daging itik Di Indonesia tahun 2012 sebanyak 36.610 ton, tahun 2013 sebanyak 36.154 ton dan tahun 2014 sebanyak 36.889 ton (Ditjendnak dan Keswan, 2014), dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa produksi daging itik pada tahun terakhir mengalami peningkatan produksi.

(2)

2

menjadi lebih efisien untuk dideposisikan menjadi produk daging, namun pakan basah memiliki kelemahan yaitu mudah ditumbuhi oleh jamur. Pakan kering lebih praktis dalam penyajiannya serta tidak mudah ditumbuhi oleh jamur karena pakan kering memiliki kondisi pH, actifity of water (aw), suhu dan kelembaban yang berbeda sehingga bakteri pathogen sulit untuk berkembang, namun itik sulit untuk mengambil pakan yang teksturnya kering, hal ini dipengaruhi oleh bentuk paruh itik yang pipih sehingga pakan banyak tercecer. Produk feed aditif yang biasa digunakan sebagai probiotik salah satunya ialah Starbio®. Kandungan mikroba dari produk ini ialah celullomunas clostridium thermocellusa (pencerna lemak), agaricus dan coprinus (pencerna lignin), klepssiella dan trasiliensi (pencerna protein). Suplementasi probiotik pada pakan itik akan membantu meningkatkan kecernaan dan memperbaiki kondisi usus halus sehingga akan mengurangi mikroba patogen yang disebabkan oleh jamur.

Referensi

Dokumen terkait

Retensi nitrogen merupakan salah satu metode untuk menilai kualitas protein ransum dengan mengukur konsumsi nitrogen dan pengeluaran nitrogen dalam feses dan urin

Hari pertama dilakukan pemuasaan dan penampungan ekskreta untuk mengambil data nitrogen endogenus, hari kedua dilakukan pemberian pakan selama 24 jam setelah itu

Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkah laku makan itik Peking yang diberi ransum kering dan basah dengan level probiotik berbeda.. Komposisi ransum berupa

bagi mahasiswa khususnya dan bagi peternak umumnya sehingga dapat memberikan gambaran mengenai perlakuan ransum kering dan basah dengan penambahan probiotik

Penambahan probiotik starbio (0 gram/kg - 4,5 gram/kg) dalam pakan ayam mampu meningkatkan bobot potong, dengan penambahan 4,5 gram/kg menghasilkan bobot potong dan

Persiapan pakan itik (Analisis kandungan nutrien bahan pakan (Tabel 2), kebutuhan nutrien (Tabel 1), penyediaan bahan pakan dan penyusunan pakan), metode dan rancangan

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan mengevaluasi kualitas kimia daging itik Peking meliputi massa lemak, massa protein dan massa kalsium daging yang diberi

Proses metabolisme lemak menghasilkan asam lemak dan monoasilgliserol dalam lumen usus kemudian disatukan kembali menjadi trigliserida dikemas dalam bentuk portomikron