• Tidak ada hasil yang ditemukan

PAPARAN HASIL FGD PEMANTAUAN IMPLEMENTASI SKL DAN SI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PAPARAN HASIL FGD PEMANTAUAN IMPLEMENTASI SKL DAN SI"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN REKOMENDASI FOCUS GROUP DISCUSSION “PEMANTAUAN IMPLEMENTASI STANDAR KOMPETENSI

LULUSAN DAN STANDAR ISI

(2)

1. Peran Stakeholder

1. Perlu rumusan SKL yang lebih sistematis dan operasional serta mudah dipahami oleh guru.

2. Turunan dari SKL dalam bentuk standar Isi, Standar Proses dan Standar Penilaian harus disusun secara lebih sistematis dan terstruktur sehingga memudahkan bagi guru untuk mencapai SKL tersebut.

3. Pendekatan Scientifik tidak dijadikan satu-satunya pendekatan yang dapat digunakan dalam pembelajaran.

4. Pencapaian kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan hendaknya seimbang.

5. Perlu diterbitkan buku panduan-panduan yang berisi penguatan aspek sikap dan keterampilan.

Rekome ndasi

(3)

1. SKL dan SI perlu disosialisasikan secara berkesinambungan, cepat dan merata kepada semua guru melalui pelatihan, KKG, MGMP, dan MKKS.

2. SKL dan SI menjadi salah satu bagian dari materi kajian kurikulum di LPTK.

3. Pemerintah pusat dan daerah perlu menganggarkan dana untuk sosialisasi SKL dan SI.

4. Perlu melakukan advokasi kepada seluruh pemangku kepentingan secara ekosistem.

5. Perlu koordinasi secara sistematis dan terstruktur antarpemangku kepentingan.

6. Kompetensi guru perlu ditingkatkan secara terus menerus melalui pelatihan, seminar, studi banding, dan studi lanjut.

b. Implementasi : Sosialisasi program, penganggaran, advokasi, kendala dan solusi

1. Peran Stakeholder

(4)

c. Pencapaian

Perlu pemahaman konsep SKL dan SI secara utuh.

d. Evaluasi

1. Evaluasi kompetensi sikap perlu dilatihkan.

2. Guru membudayakan integrasi ranah sikap dalam proses pembelajaran.

1. Peran Stakeholder

(5)

2. Kebutuhan Pemangku

Kepentingan terhadap Standar

Nasional Pendidikan

1. Guru mengharapkan penyederhanaan rumusan SKL dengan bahasa yang mudah dipahami.

2. Guru mengharapkan pelatihan yang fokus pada pembahasan dan pemahaman SKL

3. Pemangku kepentingan mengharapkan ada kesinambungan kebijakan dalam pendidikan nasional.

4. Dokumen SKL dan SI disampaikan kepada semua pemangku kepentingan (dinas, pengawas, guru, komite) secara merata. 5. Perlu ada panduan yang mudah dipahami untuk evaluasi

ranah sikap.

6. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah hendaknya melengkapi sarana dan prasarana pembelajaran untuk memudahkan pencapaian SKL dan SI.

7. Kompetensi guru ditingkatkan secara terus menerus melalui berbagai pelatihan, seminar, studi banding, dan studi lanjut.

(6)

7. SKL dan SI menjadi salah satu bagian dari materi kajian kurikulum di LPTK.

8. Pemerintah pusat dan daerah perlu menganggarkan dana untuk sosialisasi SKL dan SI.

9. Guru mengharapkan penyederhanaan rumusan SKL dengan bahasa yang mudah dipahami.

10. Dokumen SKL dan SI disampaikan kepada semua pemangku kepentingan (dinas, pengawas, guru, komite) secara merata. 11. Pemerintah dan pemerintah daerah hendaknya melengkapi

sarana dan prasarana pembelajaran untuk memudahkan pencapaian SKL dan SI.

(7)

3. Standar Kompetensi

Lulusan dan Standar Isi

1. Perlu rumusan SKL yang lebih sistematis dan operasional serta mudah dipahami oleh guru.

2. Turunan dari SKL dalam bentuk standar Isi, Standar Proses dan Standar Penilaian harus disusun secara lebih sistematis dan terstruktur sehingga memudahkan bagi guru untuk

mencapai SKL tersebut.

3. Pendekatan Scientifik tidak dijadikan satu-satunya

pendekatan yang dapat digunakan dalam pembelajaran. 4. Rumusan SKL dan SI tidak menimbulkan penafsiran ganda

bagi guru.

5. Standar isi yang diterjemahkan menjadi KI, KD, Silabus dan Buku Pelajaran perlu disusun lebih sistematis/terstruktur. 6. SKL dan SI perlu disosialisasikan secara

(8)

B. Kesimpulan

1. SKL dan SI bahasanya sulit dipahami.

2. SKL dan SI kurang disosialisasikan kepada pemangku kepentingan.

(9)

C. Saran-saran

1. SKL dan SI perlu dirumuskan dengan bahasa yang mudah dipahami.

2. Sosialisasi SKL dan SI kepada semua pemangku

kepentingan harus dilakukan secara berkesinambungan. 3. Peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, seminar,

(10)

D. Tindak lanjut

(11)

Page 11

Referensi

Dokumen terkait