• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS PEMASARAN RUMPUT LAUT DI WILAYAH POTENSIAL DI INDONESIA. Oleh : Yayan Hikmayani, Tenny Aprilliani dan Achmad Zamroni*

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISIS PEMASARAN RUMPUT LAUT DI WILAYAH POTENSIAL DI INDONESIA. Oleh : Yayan Hikmayani, Tenny Aprilliani dan Achmad Zamroni*"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Perbandingan  Secara  Umum  Bentuk-Bentuk  Struktur  Pasar  Table 1. General Comparation of Market Struktur Form
Tabel 2.  Perkembangan Jumlah Produksi Rumput Laut di Kabupaten Jeneponto, Tahun  2000 -  2004 (ton)
Table 3.  Seaweed Production Based on Sub Province/City in West Nusa Tenggara, Year 1999- 1999-2003
Gambar 1. Saluran Pemasaran Rumput Laut Figure 1.  Seaweed Marketing Chain
+4

Referensi

Dokumen terkait

Lembaga pernasaran yang terlibat dalam pemasaran teh di Kecarnatan Sukanagara meliputi TPH kelompok tani, pedagang pengumpul tingkat desa dan pabrik pengolahan

Rata-rata keuntungan pemasaran yang diterima oleh produsen adalahRp 5.939,-lkg, sedangkan rata-rata keuntungan pedagang pengumpul yang melakukan aktivitas pembelian rumput laut

Adapun lembaga pemasaran yang terlibat dalam pemasaran karet rakyat di Provinsi Jambi meliputi petani, pedagang pegumpul desa, pedagang pengumpul kecamatan,

Pada kegiatan pemasaran rumput laut Gracilaria , integrasi pasar dikategorikan efisien jika perubahan harga ditingkat pedagang akhir diikuti dengan perubahan harga di

Lembaga pemasaran yang terlibat dalam memasarkan ikan Kelemak dari desa Naumbai Kecamatan Kampar adalah pedagang pengumpul lokal, pedagang pengumpul luar daerah, pedagang

Lembaga pemasaran yang terlibat dalam pemasaran cabai rawit di Desa Tesbatan dan Desa Ponain adalah petani sebagai produsen, pedagang perantara yaitu pedagang pengumpul

Lembaga Pemasaran untuk Pedagang Pengumpul Efisiensi pemasaran pada tingkat lembaga pemasaran II yaitu rata-rata harga jual ternak sapi potong oleh pedagang pengumpul sampai kepada

Untuk mengetahui rata-rata marjin pemasaran di tingkat lembaga pemasaran usahatani kubis dari petani ke pedagang pengumpul desa PPD ke pedagang besar PB ke pedagang pengecer PP di Desa