Pengelolaan Perbatasan dan Hubungan Antaretnis di Bengkayang
Teks penuh
Dokumen terkait
Kondisi ini dipertegaskan dengan menguatnya ancaman keamanan suau Negara non-tradisional yang kerap memosisikan Negara harus lebih tanggap dari sekedar mengamankan perbatasan,
Disamping pengelolaan tersebut, garis perbatasan antara kedua Negara yang belum disepakati masih terus diupayakan oleh pemerintah RDTL dan NKRI, beberapa faktor yang sulit
Sebagai wilayah perbatasan yang berhadapan langsung dengan dinamika lintas batas Negara baik dengan Negara Malaysia dan Pilipina, FBN Sebatik sebagai sebuah organisasi independent
Permasalahan yang timbul diantaranya adalah Pertama, Masalah kegiatan lintas batas di sekitar wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini berkaitan dengan kegiatan lintas
Guna mendorong terciptanya model kerjasama pengelolaan wilayah perbatasan negara yang dapat mengoptimalkan pemenuhan hak-hak ekonomi masyarakat perbatasan sekaligus
Badan Nasional Pengelola Perbatasan, yang selanjutnya disingkat BNPP adalah Badan Pengelola Batas Wilayah Negara dan kawasan perbatasan sebagaimana di maksud dalam Undang-Undang
Adapun ancaman penting di wilayah perbatasan adalah (1) kesenjangan sosial ekonomi antara wilayah perbatasan Indonesia dengan wilayah perbatasan negara lain, seperti Malaysia
Reorientasi paradigma pengelolaan batas wilayah negara dan kawasan perbatasan menjadi outward looking diwujudkan dalam kebijakan spasial nasional melalui