Pertumbuhan Kalus Tanaman Markisa (Passiflora sp.) dengan Penambahan Naphtalene Acetic Acid (NAA) dan 6-Benzyl Amino Purine (BAP)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Ernawati 1992 menyatakan bahwa keuntungan kultur kalus menggunakan teknik in vitro yaitu terdapat senyawa metabolit sekunder yang dihasilkan oleh suatu tanaman secara massal
Pada kombinasi konsentrasi BAP dan NAA berapakah yang paling efektif untuk induksi tunas aksilar Cendana Santalum album L.. 1.3 Tujuan Tujuan dalam penelitian ini dipaparkan
Induksi kalus tercepat dengan diameter kalus terbesar diperoleh pada media 2 mg/L BAP dan 3 mg/L
Keseimbangan konsentrasi auksin eksogen yang ditambahkan dalam media dengan hormon endogen mengakibatkan proses fisiologis dalam eksplan dapat berlangsung efektif
Hasil analisa sidik ragam menunjukkan bahwa terdapat interaksi yang sangat nyata antara perlakuan jumlah potongan dengan konsentrasi BAP terhadap persentase
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa, perlakuan kombinasi ekstrak taoge dan BAP, perlakuan tunggal ekstrak taoge dan perlakuan tunggal BAP,
Pengaruh utama BAP nyata terhadap umur muncul kalus dengan perlakuan terbaik pada perlakuan B2 1 mg/l dan persentase membentuk akar dengan perlakuan terbaik pada perlakuan B0 tanpa
Tunas yang terbentuk pada perlakuan T3B1 diduga karena adanya perimbangan zpt endogen dengan sitokinin dan auksin dari BAP dan ekstrak tomat yang ditambahkan dalam media kultur,