Pertumbuhan Tunas Lidah Buaya (Aloe barbadensis Mill.) Dengan Penambahan Naftalene Acetic Acid (NAA) dan Benzyl Amino Purine (BAP) Secara In Vitro
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Sedangkan persentase muncul kalus 100% pada eksplan dengan perimbangan NAA 0 ppm+ BAP 2 ppm dan eksplan browning 80% pada perimbangan NAA 2 ppm + BAP 0 ppm Dengan demikian
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian zat pengatur tumbuh BAP berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah tunas, jumlah akar, jumlah daun, berat eksplan namun
2). Mendapatkan konsentrasi zat pengatur tumbuh NAA dan BAP yang optimum untuk pertumbuhan tunas pisang cavendish melalui kultur in vitro. Mendapatkan kombinasi terbaik dari
Pada kombinasi konsentrasi BAP dan NAA berapakah yang paling efektif untuk induksi tunas aksilar Cendana Santalum album L.. 1.3 Tujuan Tujuan dalam penelitian ini dipaparkan
Penambahan zat pengatur tumbuh IBA, NAA, BAP dan kinetin pada media MS tidak perlu dilakukan dalam kultur meristem pisang barangan, dengan sumber eksplan telah berdaptasi di
Banyak jumlah tunas yang terbentuk karena tercapainya antara zat pengatur tumbuh eksogen dengan eksplan untuk merangsang pemunculan tunas-tunas baru, karena untuk
2). Mendapatkan konsentrasi zat pengatur tumbuh NAA dan BAP yang optimum untuk pertumbuhan tunas pisang cavendish melalui kultur in vitro. Mendapatkan kombinasi terbaik dari
Penelitian dilakukan selama 30 hari dengan penambahan zat pengatur tumbuh NAA dan BAP pada kultur in vitro eksplan daun tembakau Madura (Nicotiana tabacum L. Prancak