• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Beberapa Dosis Abu Janjang Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengaruh Beberapa Dosis Abu Janjang Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.)"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  3.  Rata-rata jumlah  daun  bibit  kakao  dengan  beberapa  dosis  abu  janjang      kelapa  sawit  pada umur 12 MST
Tabel 3 menunjukkan bahwa jumlah  daun  bibit  kakao  terbanyak    ditunjukkan   pada  dosis  450  g,  sedangkan  jumlah  daun  terendah  terdapat  pada  tanaman  kontrol
Tabel 5. Rasio akar tajuk kakao dengan beberapa dosis abu janjang kelapa sawit pada umur 12  MST

Referensi

Dokumen terkait

Rosal (2004), mengemukakan abu janjang kelapa sawit dapat meningkatkan ketersediaan unsur hara dalam tanah yang di butuhkan tanaman, karena abu janjang kelapa

Tabel 3 menunjukkan bahwa pertambahan diameter bonggol bibit kelapa sawit yang diberi abu janjang kosong kelapa sawit berbeda tidak nyata dengan pemberian abu serbuk

terlihat pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, diam batang, luas daun, berat basah bibit, berat basah tajuk, berat basah akar, berat kering tajuk, berat

Penggunaan pupuk kandang ayam sebagai pupuk organik dapat memperbaiki sifat fisik, biologi dan kimia tanah menjadi lebih baik serta dengan kontribusi abu janjang

Pemberian pupuk urea nyata meningkatkan tinggi bibit tanaman kakao pada umur 6, 8, dan 10 MST sesuai dengan hasil analisis regresi yang linier positif yang tertinggi pada dosis

Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, jumlah klorofil daun, total luas daun, volume akar, bobot basah tajuk, bobot basah akar, bobot

Hasil analisis sidik ragam pada Tabel 1 menujukkan bahwa pemberian serat kelapa sawit sebagai bahan organik pada media tanam bibit kakao menunjukkan hasil

Pemberian pupuk urea nyata meningkatkan tinggi bibit tanaman kakao pada umur 6, 8, dan 10 MST sesuai dengan hasil analisis regresi yang linier positif yang tertinggi pada dosis