Pengaruh Beberapa Dosis Abu Janjang Kelapa Sawit Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Rosal (2004), mengemukakan abu janjang kelapa sawit dapat meningkatkan ketersediaan unsur hara dalam tanah yang di butuhkan tanaman, karena abu janjang kelapa
Tabel 3 menunjukkan bahwa pertambahan diameter bonggol bibit kelapa sawit yang diberi abu janjang kosong kelapa sawit berbeda tidak nyata dengan pemberian abu serbuk
terlihat pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, diam batang, luas daun, berat basah bibit, berat basah tajuk, berat basah akar, berat kering tajuk, berat
Penggunaan pupuk kandang ayam sebagai pupuk organik dapat memperbaiki sifat fisik, biologi dan kimia tanah menjadi lebih baik serta dengan kontribusi abu janjang
Pemberian pupuk urea nyata meningkatkan tinggi bibit tanaman kakao pada umur 6, 8, dan 10 MST sesuai dengan hasil analisis regresi yang linier positif yang tertinggi pada dosis
Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, jumlah klorofil daun, total luas daun, volume akar, bobot basah tajuk, bobot basah akar, bobot
Hasil analisis sidik ragam pada Tabel 1 menujukkan bahwa pemberian serat kelapa sawit sebagai bahan organik pada media tanam bibit kakao menunjukkan hasil
Pemberian pupuk urea nyata meningkatkan tinggi bibit tanaman kakao pada umur 6, 8, dan 10 MST sesuai dengan hasil analisis regresi yang linier positif yang tertinggi pada dosis